23.7 C
Bali
29 Juli 2026
Beranda blog Halaman 38

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Bupati Dana Minta Masyarakat Patuhi Arahan MDA Bali Soal Panca Yadnya

0

Amlapura, MatahariTimur – Menindaklanjuti surat edaran bersama MDA dan PHDI Bali,  Bupati Gede Dana pun mengundang Majelis Desa Adat Kabupaten dan Kecamatan serta PHDI  membahas hal ini dalam rapat bersama Forkopimda Karangasem, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (16/8).

Gede Dana menyebutkan, rapat ini digelar sebagai upaya pemerintah daerah menekan tinggi dan ganasnya penularan Virus Covid-19 yang dicurigai sebagai virus varian delta yang baru. Ditandai dengan semakin meningkatnya kasus baru Covid-19 , tingkat kesembuhan yang menurun dan angka kematian yang cenderung meningkat.

Bupati mengajak Majelis Desa Adat Kabupaten dan Kecamatan untuk bersama-sama melakukan sosialisasi guna membangun kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan dalam menjalankan upacara yadnya, termasuk sosialisasi pentingnya vaksinasi Covid-19 dan mengimbau OTG yang isoman untuk isoter.

Di samping itu, Bupati Dana mengajak beraama sama meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa penanganan Virus Covid-19 ini , merupakan tanggung jawab bersama sekaligus mempercepat pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

Bupati Gede Dana juga meminta masyarakat untuk benar-benar disiplin dalam mematuhi surat edaran bersama  agar penyelenggaraan Panca Yadnya di Karangasem tidak memicu penyebaran Covid-19. Sebab, angka positiv Covid-19 di Bali, khususnya di Karangasem masih sangat tinggi.

Ia juga mengatakan, upaya pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan penularan virus varian Delta Covid-19 dilakukan demi keselamatan dan kerahayuan bersama. Tujuannya untuk melindungi masyarakat sehingga tatanan kehidupan segera kembali normal.

“Bulan Juli-Agustus dianggap sebagai penanggalan baik, untuk upacara adat kegiatan yadnya. Penyebaran delta 6,5 kali lipat lebih cepat menyebar dari Virus Corona biasa. Jika upacara adat yang masih bisa ditunda, ditunda dulu. Perantau jangan dulu pulang, ikut mendoakan dari rumah saja, atau dikurangi jumlah pesertanya dibatasi 15 orang maksimal 25 orang, dengan tetap prokes ketat,” jelas Bupati Karangasem.

Dengan upaya-upaya ini,  Gede Dana berharap, semoga angka positif Covid-19 segera menurun, masyarakat terselamatkan, ketersediaan ruangan di rumah sakit kembali normal dan pelaksanaan vaksinasi semakin lancar.

Sementara itu, Majelis Bendesa Adat Kabupaten Karangasem Ketut Alit Suardana mengatakan, MDA siap dilibatkan dalam mendukung upaya – upaya Pemerintah khususnya dalam menangani Covid-19 di Karangasem. (MT-010)

 

 

 

Bagikan Beras Bantuan Gubernur, Bupati Dana: Pemerintah Selalu Berupaya Bantu Warga

0

Amlapura, Matahari Timur – Bantuan beras dari Gubernur Bali terus disalurkan Bupati Karangasem Gede Dana kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Karangasem.  Pemberian bantuan ini dilakukan, dikarenakan melihat dampak dari pandemi ini bagi masyarakat, khususnya di bidang ekonomi.

Pada pemberian bantuan kali ini, Gede Dana menyasar Kecamatan Selat dan Kecamatan Sidemen serta dilakukan hari Kamis (12/8). Beras dibagikan Bupati Gede Dana ke Kecamatan Selat sebanyak 120 zak beras, yang akan dibagikan ke delapan desa yang ada di kecamatan tersebut.

Sedangkan di Kecamatan Sidemen, 250 zak beras dibagikan untuk 10 desa yang menyebar di Kecamatan Sidemen. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor Camat Sidemen dengan dihadiri langsung oleh masing-masing perwakilan masing masing desa yang telah didata oleh perbekel di desanya masing – masing.

Di sela-sela penyerahan bantuan, Bupati I Gede Dana menyampaikan, pemerintah akan selalu berupaya untuk memberikan bantuan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Ia berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu, dan selanjutnya Bupati Dana terus mengingatkan agara masyarakat selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari paparan virus Covid-19.

“Tentu kita tidak bisa selalu mengandalkan bantuan pemerintah, karena anggaran pemerintah juga terbatas. Tapi bagaimanapun langkahnya, kami akan selalu ada di tengah – tengah masyarakat dan berupaya memberikan yang terbaik yang kami bisa lakukan kepada masyarakat. Pemerintah juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berbagi secara spontan di masa sulit ini. Semoga pandemi ini segera berlalu,” ujar Gede Dana.( MT – 001)

Bupati Dana Serahkan Bantuan Beras dari Bumdesma Manggis untuk Masyarakat Kurang Mampu

0

Amlapura, MatahariTimur – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Sekda Karangasem Sedana Merta, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Karangasem Dapil Manggis I Wayan Sunarta dan Camat Manggis Ida Nyoman Astawa SSTP, membagikan    paket sembako kepada perwakilan masyarakat kurang mampu dari masing – masing desa se-Kecamatan Manggis, pada Jumat tanggal 13 Agustus 2021. Kegiatan ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan dan bertempat di Wantilan Sabalanga Kantor Camat Manggis.

Bantuan bersumber dari dana sosial sisa hasil usaha (SHU) Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma). Adapun sasaran pembagian paket sembako diberikan kepada warga terdampak pandemi Covid-19, utamanya masyarakat
kalangan ekonomi ke bawah yang kurang mampu.

Bupati GedeDana dalam arahannya mengatakan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga pihaknya secara berkesinambungan akan terus berupaya memberikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, juga akan selalu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait pandemi Covid-19 ini.

“Kita tetap utamakan protokol kesehatan, sehingga saat membagikan dilakukan secara simbolis dan perwakilan agar tidak terjadi kerumunan, dan semoga bantuan ini bermanfaat,” ujar Gede Dana.

Selain membagian bantuan Gede Dana juga mengimbau dan berpesan kepada kepala Desa yang hadir agar turut serta jangan pernah lelah untuk tetap memberikan pengarahan kepada warganya supaya tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Saya mengimbau kepada warga untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memperhatikan 5 M, serta tetap berada di rumah apabila tidak ada kepentingan yang urgent,” ucapnya.

Salah satu perwakilan warga, Komang Santiasa dari Desa Tenganan Dauh Tukad dalam kesempatan itu mengucapkan banyak  terima kasih atas bantuan yang diberikan. ” Saya sangat terharu bisa berjabat tangan langsung dengan Bapak Bupati yang mau turun langsung memperhatikan warganya. Terima kasih saya ucapkan dan semoga pemberian bantuan ini juga bisa diberikan kepada warga lainnya yang membutuhkan,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah  kepala desa se-Kecamatan Manggis, serta dihadiri Kapolsek Manggis Kompol Anak Agung Gede Arka SH MH dan Ketua Bumdesma Kecamatan Manggis Nengah Sukadana.( MT – 001 )

 

Luhut Harap Pasien Positif Langsung di Isoter, Tito Karnavian Akui Prokes di Bali Sudah Cukup Baik

0

DENPASAR, MatahariTimur – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, dan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di DPRD Provinsi Bali, hingga tempat Isolasi Terpusat (Isoter) yang berlokasi di Werdhapura Village Center Sanur Denpasar dan di Hotel Primesbiz Kuta Badung pada, Kamis (Wraspati Kliwon, Klawu) tanggal 12 Agustus 2021.

Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan dalam kunjungannya menyampaikan pentingnya Isolasi Terpusat (IsoTer), Tracing dan Testing untuk mengurangi penyebaran pandemi Covid-19 di Bali yang hingga saat ini masih di angka
ribuan. Dihadapan awak media, Menko Marves juga mengharapkan pasien yang sudah dinyatakan positif, agar langsung diarahkan Isoter sebanyak – banyaknya.

“Ini jadi kunci mengurangi terjadinya klaster keluarga yang rentan tertular apabila isolasi mandiri,” ujarnya seraya mengajak seluruh pemerintah daerah baik Pemprov dan Pemkab/Pemkot se Bali meningkatkan tracing dan testing
terhadap orang yang berinteraksi erat dengan pasien yang positif Covid.

Menko Luhut juga meyakinkan bahwa bagi yang dinyatakan Covid harus masuk isoter. “Karena di sini ditangani dan dilayani dengan baik, apalagi ada dokter, obat – obatan yang cukup, dan ada oksigen yang cukup. Jadi semua
disiapkan pemerintah, tempatnya juga bagus, baru positif jangan berkecil hati, ini bukan aib,” ajaknya seraya mencontohkan keluarganya turut menjadi keganasan pandemi Covid – 19, mulai anak, menantu hingga cucu, yang kesemuanya melewati proses penyembuhan di lokasi isoter.

Di sisi lain, Luhut Binsar Panjaitan mengajak seluruh pemegang kebijakan di Bali untuk bersatu padu menangani penyebaran pandemi, mengingat tingkat kasus di Pulau Bali yang dinilainya masih tetap stagnan. “Ayo kita semua sama – sama perbaiki diri, jangan saling salah – salahan, patuhilah anjuran dan kebijakan pemerintah, karena kami mengkaji semua itu dari semua sudut, kami lihat dari semua disiplin ilmu baik dari epilognya, sosialnya, baik dari ekonominya, hingga ketahanan politik. Tak ada satu pun satu pejabat, institusi atau negara yang punya pengalaman menangani kasus seperti ini sepanjang sejarah, semenjak terakhir terjadinya wabah flu puluhan tahun lalu atau sekitar tahun 1917,” jelasnya.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya mengakui protokol kesehatan di Bali sudah cukup baik, seperti disiplin memakai masker. Begitu juga kemampuan testing lumayan baik. “Jadi sudah satu setengah tahun lebih kita berhadapan dengan pandemi dan polanya sudah tahu kita, yakni menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M yaitu, Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, dan Mengurangi mobilitas, Kemudian melakukan testing dan tracing, serta mengikuti vaksinasi,” ujarnya.

Sebagai penutup Menkes, Budi Gunadi dalam kesempatannya mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Jangan lupa protokol kesehatannya, pakai masker dimanapun, untuk upacara keagamaan jangan terlalu berkerumun,” ujarnya.

Selain meninjau vaksinasi dan tempat Isolasi Terpusat (Isoter) di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Mendagri RI, Tito Karnavian, dan Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin yang didampingi oleh Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati pada hari yang sama juga meninjau tempat Isoter di Kabupaten Buleleng.(MT – 001)

Satgas Denpasar Gencarkan Pemantauan ProkesTekan Penyebaran Covid 19.

0

Denpasar, MatahariTimur – Tim Yustisi Kota Denpasar kembali melaksanakan operasi pemantauan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran penularan virus covid-19 di Kota Denpasar. Kegiatan kali ini dilaksanakan di simpang Jalan Kebo iwa – Jalan Taman Wedasari Desa Pedangsambian Kaja Kecamatan Denpasar Barat, pada Kamis (12/8) pagi.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan ini dalam rangka menindak lanjuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV. Dalam pelaksanaan penerapan disiplin protokol kesehatan ini kami lebih menyasar kepada masyarakat dan pengendara yang belum mentaati protokol Kesehatan yang melintas di simpang Jalan Kebo iwa – Jalan Taman Wedasari Desa Pedangsambian Kaja Kecamatan Denpasar Barat.

Lebih lanjut, Dewa Sayoga mengatakan setiap penertiban jika ditemukan ada yang tidak menggunakan masker maka akan di denda ditempat. Sedangkan bagi yang salah menggunakan masker akan diberikan pembinaan. “Seperti hari ini kami tidak menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker tetapi kami menemukan 5 orang yang salah menggunakan masker kami berikan pembinaan,” ujar Dewa Sayoga.

“Dengan rutin dan gencar dilaksanakan pemantauan protokol kesehatan ini, kami berharap dapat meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan prokes khususnya di masa pandemi ini, baik itu menjaga kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan, dan menggunakan sanitizer. Dengan taat menerapkan prokes dari diri sendiri, kami berharap penyebaran covid 19 ini dapat diminimalisir dan pandemi ini cepat berlalu sehingga ekonomi dan kegiatan masyarakat lainnya dapat segera pulih kembali,” ucap Dewa Sayoga.(MT – 001)

Tiga Menteri Turun Meninjau Penanganan Covid-19 di Buleleng

0

Singaraja, MatahariTimur – Tiga Menteri yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin turun langsung meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Kamis (12/8/2021).

Dalam kegiatan peninjauan itu, rombongan menteri didampingi Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, SH. M.Si, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Sumanjuntak, M.Sc, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan jajaran Forkopimda Kabupaten Buleleng.

Peninjauan diawali di Asrama Kampus Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Desa Jineng Dalem yang dijadikan tempat isolasi terpusat (isoter) bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanda gejala (OTG) atau bergejala ringan. Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, SE.M.I.K. yang sekaligus sebagai Wakil Ketua Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng menjelaskan bahwa tempat isoter Kampus Undhiksa sudah merawat 523 pasien dan 193 diantaranya telah dinyatakan sembuh. Selain memanfaatkan satu blok asrama mahasiswa Kampus Undiksha Jineng Dalem, isoter pasien Covid-19 di Buleleng juga dilakukan di asrama SMK dan SMA Bali Mandara serta KIPAN C Air Sanih.

Menurut Dandim, pihaknya berusaha menciptakan suasana isoter menjadi senyaman mungkin sehingga pasien dapat sembuh lebih cepat. Selain itu, ia menilai pola isoter lebih efektif karena pemberian obat dan konsultasi tenaga medis dapat dilakukan lebih intensif. Untuk mempercepat pengendalian Covid-19 di wilayah Buleleng, jajarannya terus melakukan pendataan warga terkonformasi positif yang masih melakukan isolasi secara mandiri di rumah. “Kami akan jemput dan arahkan untuk menjalani isolasi di isoter,” jelasnya. Selain meninjau lokasi isoter Kampus Jineng Dalem, rombongan menteri juga menyambangi SDN 3 Jineng Dalem yang menjadi salah satu tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Menko Marves Luhut Panjaitan dalam keterangan persnya usai melakukan peninjauan menyampaikan bahwa Bali mencatat capaian vaksinasi paling baik jika dibandingkan daerah lain. Persoalannya adalah keberadaan tempat isoter yang menurutnya harus lebih diperbanyak di kabupaten/kota. “Vaksin tak ada masalah, masalahnya adalah isoter,” ucapnya.

Setelah memantau langsung manajemen isoter di Asrama Kampus Undhiksa, ia menyebut Buleleng bisa dijadikan model dalam pengelolaan isoter di kabupaten lain. “Dari laporan tadi, semua yang menjalani isolasi di sini sembuh dan sejauh ini belum ada yang meninggal,” imbuhnya.

Bercermin dari apa yang dilakukan di daerah lain yang telah berhasil mengendalikan angka Covid-19, Luhut mendorong semua kabupaten/kota di Bali membuat isoter. “Di tempat isoter itu tempat tidur bagus, makan bagus, dokter dan perawat ada, obatnya juga ada, olah raga dikoordinir. Yang masih melakukan isolasi mandiri di rumah harus ke isoter agar tak menyebarkan lagi ke anggota keluarga yang lain,” tambahnya.Ia berharap, isoter yang terkelola dengan baik menjadi kunci dalam upaya menurunkan kasus Covid-19 di Daerah Bali. Karena jika kasusnya masih tinggi, orang luar akan menilai kalau Bali tak disiplin.(MT – 001)

PPKM Level 4 di Bali Diperpanjang, PPDN ke Bali Tetap Tunjukkan SWAB PCR Negatif

0

Denpasar, MatahariTimur:- Menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 30 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, level 3 dan level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan SE nomor 14 tahu 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 Corona Virus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, untuk memperpanjang PPKM level 4 di Bali sesuai dengan diatur dalam SE Nomor 12 tahun 2021 sebelumnya.

Baik dalam Inmendagri maupun SE Gubernur mengatur tentang penerapan kegiatan selama PPKM berlangsung, yang mirip dengan Instruksi maupun SE sebelumnya. Akan tetapi, hal yang berbeda terjadi pada peraturan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri. Gubernur Koster secara tegas mewajibkan PPDN ke Bali agar mengantongi hasil negatif tes SWAB PCR meskipun telah mendapatkan vaksinasi kedua. Sedangkan dalam Inmendagri nomor 30 tahun 2021, PPDN bisa menggunakan hasil negatif SWAB Antigen (H-1) bagi PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

Ketentuan tersebut diputuskan setelah menimbang masih tingginya kasus baru Covid-19 akibat semakin cepat dan ganasnya penularan virus tersebut di Bali. Selain itu Gubernur juga mengingatkan masyarakat akan pentignya menjaga kesehatan, keamanan, kenyamanan dan keselamatan jwa masyarakat denga pemberlakukan protokol kesehatan 5M dengan penuh disiplin.

Surat Edaran ini mulai diberlakukan pada selasa (Anggara Pon, Kelawu), tanggal 10 Agustus 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.(MT -001)

Edukasi Warga, Bupati Dana: Vaksinasi Pelajar Sangat Penting Dilakukan

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem,Gede Dana tak kenal lelah untuk tetap terjun langsung memantau setiap kegiatan vaksinasi guna mempercepat pemerataan vaksinasi bagi masyarakat di Karangasem, yang diadakan Dinas Kesehatan di beberapa wilayah.

Seperti yang di lakukan pada hari Senin, (9/8/2021) Gede Dana meninjau langsung dilaksanakannya vaksinasi bagi 780 pelajar di SMA N 1 Selat dan  853 pelajar di SMA N 1 Rendang.

Pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar ini guna  mempercepat tercapainya kekebalan imunitas di kalangan siswa terhadap Virus Covid-19  saat nanti Pemerintah Pusat menginstruksikan diselenggarakannya kembali pelajaran tatap muka.

Ketika dimintai keterangan terkait vaksinasi di kalangan pelajar Gede Dana mengatakan bahwa selain untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat bahwa vaksinasi di kalangan pelajar sangat perlu dan penting untuk dilaksanakan.

“Para pelajar dan para pemuda adalah penerus dan harapan bangsa ini kedepanya. Saya sangat perduli dengan para generasi muda dan pelajar karena tanggung jawab bangsa ini ada di pundak mereka ke depannya, jadi mereka harus sehat agar cita – cita mulia mereka tercapai ” katanya.

Gede Dana juga menambahkan, kegiatan pemantauan langsung selain untuk memastikan vaksinasi berjalan aman dan lancar, juga untuk memberikan semangat kepada para pelajar juga memberikan suport kepada para tenaga kesehatan. “Kegiatan serupa akan terus diserselenggaran hingga pelajar atau anak usia 12-17 tahun di Kabupaten Karangasem seluruhnya mendapatkan vaksin jenis sinovac ini”. Imbuhnya.( MT – 001)

Pandemi Akibat COVID-19, Asosiasi UMKM Sumut Melakukan Ekspor ke Singapura

0

Medan, MatahariTimur – Melalui PT. Alpha Gemilang Sejahtera, perusahaan eksportir asal Sumatera Utara, pelepasan perdana produk-produk UMKM Sumatera Utara berbasis makanan dan minuman olahan menuju pasar Singapura di masa pandemi akibat COVID-19 dilepas Ketua Umum Asosiasi UMKM Sumatera Utara, Ujiana Boru Sianturi atau biasa disapa Anna Sianturi pada Senin (9/8/2021) di Warehouse Cargo Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang.

“Ini bukti dan komitmen kami dari Asosiasi UMKM Sumut bahwa di kondisi pandemi akibat COVID-19 yang masih melanda negeri, kami berbuat, berkontribusi dan terus mendukung UMKM Sumatera Utara untuk semakin maju dan bangkit dengan melakukan ekspor ke Singapura, artinya tak ada alasan karena pandemi COVID-19”, jelas Anna.

“Ada penurunan omzet sebanyak 60% selama pandemi dan ini dialami para pelaku UMKM Sumatera Utara, sebagaimana diketahui para pelaku UMKM adalah para pahlawan ekonomi nasional bahkan dalam kondisi kritis saat ini, ada sekitar 60 jenis produk yang lulus seleksi dari 33 kabupaten/kota untuk dikirimkan kepada importir di Singapura”, sambung Anna yang juga salah seorang pengurus di DPP Perkumpulan Pengusaha Hotel dan Restoran (PPHRI).

Dengan didampingi Kepala Bidang Kepabeaan dan Cuka Kanwil DJBC Sumatera Utara, Iwan Riswanto, Kepala Bea Cukai Kuala Namu Elvi Haris bersama sejumlah pejabat eselon III kantor wilayah DJBC Sumatera Utara, pelepasan ekspor di Cargo pengiriman milik PT. Garuda Indonesia, Tbk di kawasan Bandara Internasional Kuala Namu berjalan lancar meski dengan cara sederhana dan di tengah cuaca hujan.

“Bea Cukai sangat mengapresiasi dan mendukung upaya ekspor produk UMKM ke luar negeri yang dilakukan Asosiasi UMKM Sumut di situasi pandemi ini, dengan memberikan dorongan dan merealisasikan upaya yang telah dilakukan melalui kemudahan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku, bea cukai sendiri juga memiliki binaan UMKM dan kegiatan bimtek sehingga bisa disinergikan juga”, ungkap Iwan Riswanto.

Sementara itu perihal perizinan diperjelas kembali Elvi Haris bahwa akan menjadi masukan kepada bea cukai karena kemudahan perizinan itu memang diperlukan dari hulu sampai hilir.

“Kalau dari bea dan cukai sebagai pemegang kewenangan soal ekspor akan terus mendukung UMKM tidak hanya dari hilir tapi dari hulu juga sebagaimana negara mengharapkan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, bea cukai harus mendukung semua kegiatan UMKM,” jelas Haris.

Adapun jenis produk olahan makanan dan minuman yang diekspor ke Singapura sebanyak 60 jenis, diantaranya berupa kopi bubuk, keripik singkong, keripik kentang, keripik pisang, sambal teri andaliman, tauco, bubuk teh kelor, sirup jeruk kasturi, sirup rosella, bandrek jahe, granule kunyit, bawang merah goreng, bawang putih goreng, dan lainnya yang semuanya telah lulus perizinan untuk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Acara pelepasan produk UMKM berbasis makanan dan minuman olahan ke Singapura dipersaksikan langsung General Manager Garuda Indonesia Tbk, Cabang Medan Geraldi Petro yang sangat mengapresiasi upaya Asosiasi UMKM Sumut dan berterima kasih karena memilih Garuda Indonesia, Tbk untuk pengiriman produk sampai ke Singapura. Selain itu juga dipersaksikan Ketua Koperasi Sinergy Maju Makmur, Sarrani Devi, perwakilan dari Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Nelson Lumban Toruan, MASATA DPD Sumut Yan Djuna, Dinas Pariwisata dan Budaya Serdang Bedagai, Nurintan Siregar, Kadin Sumatera Utara dan insan-insan pelaku UMKM Sumatera Utara.

Pelepasan ekspor perdana produk makanan dan minuman olahan UMKM ke Singapura mendapat dukungan dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang seharusnya juga menghadiri acara dan berjalan dengan semua yang hadir mengikuti protokoler kesehatan. Dan kegiatan ekspor oleh PT. Alpha Gemilang Sejahtera ini akan terus berlanjut secara berkala dan tetap melalui Asosiasi UMKM Sumut dengan kemungkinan produk-produk lainnya termasuk kerajinan dan dengan negara-negara yang berbeda. (Nm)

Yan Djuna
Kepala Biro UMKM dan Pariwisata DPD PPWI Sumatera Utara.
Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran DPP Perkumpulan Pengusaha dan Restoran Indonesia (MT – 001)

Wagub Cok Ace Ikuti Upacara Nuwasen Pemugaran Mudra Gelung Agung Kori Pura Besakih

0

KARANGASEM, MatahariTimur – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dan Ratu Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun (Bhagawanta Gubernur dan Wakil Gubernur Bali) bersama beberapa pimpinan OPD terkait di Provinsi Bali, melakukan upacara Nuwasen Pemugaran yang bertempat di depan Kori Agung Penataran Pura Agung Besakih, pada Minggu (8/8).

Seperti diketahui, Mudra atau Puncak Gelung Agung Kori Pura Besakih sempat tersambar petir pada Sabtu, 28 Maret 2020. Dikarenakan situasi pandemi Covid-19 maka baru waktu dekat ini akan dilakukan pemugaran total kori agung tersebut. Diharapkan pemugaran kori agung ini akan memberi kebaikan bagi umat.

Upacara yang berlangsung dengan protokol kesehatan ketat tersebut, dipuput oleh Ida Pedanda Griya Aan Klungkung dan Ratu Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun dengan rangkaian prosesi yang diawali dengan pecaruan, dilanjutkan dengan sembahyang bersama, ngelung kori dan beberapa prosesi lainnya.

Tujuan dari upacara nuwasen tersebut adalah memohon ijin dan restu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk dilakukan pemugaran ditempat tersebut, hal itu ditandai dengan “ngelung kori”. Sehingga prosesi pemugaran nanti dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Pimpinan OPD Kabupaten Karangasem, Bendesa Adat Besakih, serta para prajuru yang ada di lingkungan Besakih.(MT – 001)