23.7 C
Bali
29 Juli 2026
Beranda blog Halaman 37

Sikapi Keluhan Masyarakat, Bupati Dana Minta BPJS Kesehatan Jangan Persulit Warga.

0

Amlapura, MatahariTimur – Untuk menjamin kepastian kesejahteraan sosial di bidang kesehatan, Bupati Karangasem I Gede Dana melanjutkan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Karangasem dengan BPJS Kesehatan. Kelanjutan kerja sama disepkati dalam forum pertemuan Jumat (10/8/2021) bertempat di Ruang Rapat Bupati Karangasem.

Dalam forum pertemuan tahap 2 tersebut hal yang ditekankan terkait solusi permasalahan JKN untuk Pemda Karangasem serta penyamaan persepsi terkait pelayanan,anggaran dan permasalahan lain sebagainya.

Gede dana dalam forum menekankan supaya pihak BPJS tidak mempersulit masyarakat. Menurutnya banyak masyarakat yang merasa pelayanan pengunaan BPJS tidak bagus karena proses pelayanan yang terlalu lama dan kurang maksimal.
“Jangan sampai masyarakat merasa terbebani karena ketidak fleksibelan syarat untuk menggunakan BPJS”, ujar Gede Dana.

Gede Dana juga berharap agar pihak BPJS Kesehatan mencarikan solusi permasalahan terkait banyaknya tunggakan yang ada oleh peserta BPJS mungkin dikarenakan dampak dari Covid-19 yang mengkibatkan turunya taraf ekonomi masyarakat. “Saya yakini masyarakat yang menunggak pembayaran adalah masyarakat yang kurang mampu, disini pemerintah juga akan mencarikan solusi terkait hal tersebut,” ucapnya.

dr. Endang Triana Simanjuntak selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung mengatakan, banyak permasalahan yang dirasakan masyarakat dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat terkait prosedur yang diberlakukan pihak BPJS .”Istilahnya Mis Komunikasi”, ucapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa masyarakat tidak ditolak. Jika sifatnya mendadak dan mendesak, sesuai prosedur BPJS memberikan waktu 3 hari untuk menyiapkan persyarakat penggunaan BPJS. “Kami juga akan pastikan bahwa tidak ada masyarakat yang ditolak karena kesalahan administrasi. Misalnya keterlambatan penyiapan berkas yang diperlukan,”ucap Endang.

Endang Triana juga mengatakan bahwa di Kabupaten Karangasem selama ini pelaksanaan BPJS kesehatan sangat bagus. Proses pembuatan kartu BPJS juga tidak sulit. Jika masyarakat ingin memiliki kartu BPJS, bisa langsung berkoordinasi dengan pegawai BPJS. Dalam rentan waktu 1 kali 24 jam, kartu BPJS pasti akan selesai. “Bisa atau tidaknya pembuatan kartu BPJS dikarenakan valid atau tidaknya data dari Disdukcapil,”imbuhnya.

Dihari yang sama, pihak BPJS kesehatan memberikan bantuan berupa sembako yang bersumber dari anggaran OSR (Organization social Responsibility) BPJS Kesehatan, yang diterima Bupati Karangasem I Gede Dana. Endang Triana mengatakan, bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Karangasem.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Karangasem dan juga bisa meringankan beban Pemerintah,” ujarnya. (MT – 001)

 

Percepat Vaksinasi, Ny Putri Koster Bawa Tim Vaksinator Datangi Rumah Kaum Difabel

0

Karangasem, MatahariTimur – Guna mempercepat penuntasan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok difabel, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster melakukan jemput bola dengan mendatangi rumah mereka di Banjar Jangu, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Jumat (3/9/2021).

Ny Putri Koster bersama rombongan TP PKK Provinsi Bali mengawali peninjauan di SMAN 1 Selat, Kabupaten Karangsem yang menjadi salah satu lokasi vaksinasi bagi kelompok difabel. Akan tetapi, dari pantauan di lokasi vaksinasi, tak banyak kaum difabel yang datang sehingga Ny Putri Koster memutuskan untuk membawa tim vaksinator mendatangi kediaman mereka. Dua kediaman penyandang disabilitas yang didatangi yaitu I Kadek Dwi Arta Primantara (28), seorang pemuda yang mengalami lumpuh layu di Banjar Jangu, Desa Duda. Masih di banjar yang sama, Ny Putri Koster dan rombongan juga menyambangi kediaman Ni Wayan Kutang, seorang perempuan tunanetra.

Selain mengecek status vaksinasi keduanya, wanita yang akrab disapa Bunda Putri juga memberi edukasi terkait pentingnya manfaat vaksinasi. Ia menekankan, dengan vaksinasi, bukan berarti virus tak bisa masuk ke dalam tubuh seseorang. Tetapi, jika sudah memperoleh vaksinasi, tubuh akan membentuk sistem imunitas yang mampu mencegah gejala berat ketika terpapar Virus Vorona. “Karena itu, saya ingatkan lagi. Protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan dengan disiplin,” ujarnya mengingatkan.

Terkait dengan vaksinasi dengan sasaran khusus kelompok difabel, ia menginformasikan bahwa ini merupakan perhatian khusus dari Presiden RI Joko Widodo yang memberikan 22.600 dosis vaksin Covid-19 jenis sinopharm bantuan Uni Emirat Arab untuk Bali. Vaksin ini secara khusus diperuntukkan bagi kaum difabel serta Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sudah berusia 18 tahun. Untuk mempercepat pendistribusian dan penggunaan vaksin, ia mengerahkan seluruh kader PKK mulai tingkat kabupaten/kota, kecamatan hingga desa untuk bersinergi dan bergotong-royong menyukseskan program vaksinasi bagi kaum difabel di seluruh Bali. Dilaksanakan dari tanggal 2-4 September 2021, vaksinasi digelar secara bergantian di tingkat kabupaten dengan memanfaatkan sekolah sebagai tempat vaksinasi.

Hanya saja, dari hasil evaluasi selama dua hari berjalan, jumlah difabel yang mengikuti vaksinasi tak begitu banyak. Menurutnya, hal tersebut bukan disebabkan rendahnya animo para difabel, namun karena sebagian dari mereka telah diikutkan pada vaksinasi di banjar masing-masing. Berdasarkan hasil evaluasi itu, untuk mengantisipasi masa kadaluwarsa, alokasi vaksin sinopharm itu nantinya juga akan diberikan kepada masyarakat umum yang belum divaksin.

“Silahkan ajak saudaranya yang belum divaksin, ini gratis dari pemerintah,” ucapnya.

Yang jelas, lanjut Ny Putri Koster, TP PKK akan terus berperan aktif untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada tenaga kesehatan dan petugas vaksinator yang punya andil besar dalam penanganan Covid-19. Sebagai wujud terima kasih, ia mengajak masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, menghindari kerumunan (menjaga jarak fisik) dan mengurangi mobilitas. Kepada penyandang disabilitas yang divaksin, Ny Putri Koster menyerahkan bingkisan berupa paket sembako yang merupakan pemberian dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina menyampaikan, jumlah penyandang disabilitas yang terdata sebanyak 10.703 dan 88,56 persen telah berusia 18 tahun ke atas. Disebutkan olehnya, kelompok inilah yang menjadi sasaran pelaksanaan vaksinasi sinopharm yang difasilitasi TP PKK Provinsi Bali.

Pada kunjungan kali ini, selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, rombongan TP PKK Bali yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem Nuriasih Gede Dana, Ketua K3S Karangasem dan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Karangasem Ny Sumawati Sukerana juga berkunjung ke Taman Edelweis di Desa Temukus, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Dalam kunjungannya, Ny Putri Koster kembali mengutarakan kecintaannya pada edelweis atau bunga kasna. Ia berharap, bunga kasna bisa menjadi ikon Karangasem dan menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat setempat.( MT -001)

Bupati Dana Berharap Pusat Perhatikan Desa Seraya yang Kekurangan Air Bersih

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa turun langsung, untuk menyerahkan bantuan penampungan air dan pipa penyaluran air, bagi warga Banjar Kayu Wit Dusun Kayu Wit, Seraya Tengah, Kamis (2/9/2021).

Bantuan ini merupakan CSR TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) dari PLN Peduli berupa Tempat Penampungan Pipa Air Dan Pipa Penyaluran Air senilai Rp 50 Juta yang difasilitasi I GN Kesuma Kelakan dari Komisi XIII DPRD RI Fraksi PDI. Bantuan ini secara simbolis diterima I Wayan Sunara selaku Ketua Kelompok Tirta Ayu Gede.

IGN Kesuma Kelakan dalam kesempatan tersebut mengatakan, dirinya diberikan kesempatann untuk berkoordinasi dengan perusahaan BUMN.  Mendengan kabar bahwa salah satu kelompok warga di desa Seraya membutuhkan bantuan dana untuk ketersediaan air bersih warganya, maka ia mengusahakan bantuan tersebut sampai kepada masyarakat.

Ia menambahkan, meski nilainya tidak banyak, namun diharapkan bantuan ini cukup untuk membuat cubang air di desa tersebut. Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi manusia. Sehingga perlu adanya peran dari pemerintah guna memberikan fasilitas terhadap air yang bersih dan layak konsumsi bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Gede Dana yang didampingi Wabup Artha Dipa mengucapkan terimakasih kepada IGN Kesuma Kelakan yang sudah membantu warganya  di Kabupaten Karangasem khususnya di Desa Seraya. “Pembangunan cubang atau tempat penampungan air dilengkapi pipa penyaluran air sangat memberikan manfaat bagi masyarakat. Terlebih pada saat musim kemarau nantinya sehingga masyarakat tidak kesusahan dalam memperoleh air bersih,” imbuhnya.

Bupati Gede Dana juga menyampaikan harapannya, melalui Ajik Kelakan, Kementerian RI dapat memberikan perhatian lebih kepada Kabupaten Karangasem, karena Kabupaten Karangasem khususnya desa Seraya masih banyak yang kekurangan air bersih. “Walaupun Karangasem terdapat banyak sumber air bersih, kenyataannya seperti ini. Masih banyak masyarakat yang belum bisa menikmatinya,” ujarnya.

Hal ini dibenarkan Ketua Kelompok Tirta Ayu Gede. Desa seraya adalah salah satu desa di Kabupaten Karangasem yang tingkat kekeringannya sangat tinggi dengan tingkat debit air yang sangat kecil. Masyarakat di Desa Seraya khususnya di Banjar Kayu Wit Dusun Kayu Wit , Seraya Tengah dan sekitar, bahkan rela untuk menempuh perjalanan sejauh 6 kilometer dengan rentan waktu sekitar 6 jam perjalanan, untuk mencari sumber mata air, dengan kondisi medan jalan yang sangat rusak karena sumber air terletak di atas pegunungan.

Karena keterbatasan debit air dan jarak tempuh yang sangat jauh inilah, maka warga Kayu Wit Desa Seraya Tengah membentuk suatu kelompok Tirta Ayu Gede yang di mana didalam kelompok tersebut adalah sekumpulan orang yang menginginkan untuk mempermudah penyaluran air sampe ke pemukiman warga. Kelompok yang terbentuk sekitaran tahun 2014 ini mempunyai anggota sekitaran 150 orang dari 40 KK yang terdaftar.

“Sebelumnya, anggota kelompok pernah berinisiatif memasang pipa tetapi hasilnya juga tidak maksimal karena debit air yang ada sangat kecil tidak cukup untuk memenuhin kebutuhan air bagi warga sekitar,”  ujar Wayan Sunara.

I Wayan Sunara selaku ketua kelompok menjelaskan, saat ini pengerjaan proyek penampungan air sudah dimulai dari tanggal 20 Agustus dan baru diselesaikan sekitar 80 persen dengan proses pengerjaannya dilakukan secara swadaya oleh kelompok tersebut. “Dengan pembuatan penampungan air ini diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat Kayu Wit. Apalagi di musim panas yang mengakibatkan debit air di desa seraya sangat kecil,” ucapnya.(MT – 001)

 

Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMPN 6 Abang, Bupati Dana: Siapkan Karangasem Lebih Maju

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMP Negeri 6 Abang, di Desa Tista Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem, yang bertepatan dengan Rahinan Jagat Pagerwesi, Rabu Kliwon Sinta tanggal 1 September 2021.

Menurut Gede Dana, dibangunnya sekolah menengah pertama di Kecamatan Abang untuk memenuhi kebutuhan keberadaan sekolah untuk masyarakat sekitar guna melanjutkan ke tingkat SMP. Dengan demikian, keinginan adanya bangunan sekolah SMP bagi anak-anak di wilayah Abang segera terwujud.

“Dengan dibangunnya gedung sekolah ini, saya berharap kepada satuan-satuan pendidik betul- betul serius menangani anak anak didiknya nanti. Pemerintah sudah menyiapkan segala pirantinya, bagaimanapun para siswa itu adalah generasi penerus kita. Kalau kita tidak persiapkan dari sekarang, bagaimana Karangasem bisa lebih maju dan dapat bersaing dengan daerah lain?”, ujar Gede Dana.

Ke depannya, harapnya, diharapkan tidak ada lagi keterbatasan ruang kelas pada saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur zonasi. Dampaknya, berikutnya akan berimbas langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Karangasem, untuk mewujudkan misi “Menuju Karangasem Era Baru”.

Pembangunan dedung sekolah ini menggunakan anggaran dengan nilai kontrak Rp 3,1 miliar untuk pembangunan 12 ruang kelas, pagar penyengker dan toilet yang rencananya akan selesai pada 15 Desember 2021 dan diharapkan dapat difungsikan untuk proses belajar mengajar tahun ajaran 2021 – 2022. ( MT – 001)

Hadapi Pandemi Bupati Gede Dana Ajak PHRI Kolaborasikan Pariwisata dengan Pertanian dan UMKM

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana mengajak sektor Pariwisata dapat melakukan kolaborasi dengan UMKM dan sektor pertanian untuk bertahan di masa Pandemi Covid-19 yang belum melandai.

“Artinya, kami berharap para pelaku pariwisata tidak merasa terpuruk,” kata Bupati dalam acara Afternoon Tea Kepariwisataan Karangasem, Selasa (30/8/2021) bertempat di Vila Wava Di Uma Resort, Sidemen, salah satu vila terbaik ke 6 Dunia.

Acara yang juga dilaksanakan secara daring tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Wayan Suastika, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta beserta beberapa Kepala OPD dan perwakilan dari Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) cabang Karangasem.

Gede Dana menuturkan dirinya ingin membuat regulasi terkait insentif pertanian. Bagaimana mengatur sektor pertanian menjadi objek wisata dan menampilkan wisata wisata yang baru.

“Kita belum ada arah pengembangan yang pas untuk sektor pariwisata. Pemerintah hanya baru memiliki konsep pemikiran ,sedangkan potensi alam Kabupaten Karangasem sangat luas, hanya saja infrastruktur jalan tidak memadai, diperlukan konsep yang bagus dalam pengembangan pariwisata di Karangasem dan ini butuh dukungan semua pihak, termasuk PHRI,” ujarnya. (MT – 001)

Terungkap, Lahan Tirta Ujung Sudah Dibeli Pemkab, Tapi Mas Sumatri Minta Kontribusi Rp 5 Juta Per Bulan

0

Amlapura, MatahariTimur – Retribusi lahan Tirta Ujung menjadi pembahasan pada rapat kerja (Raker) dengan Direktur Utama dan Dewan Pengawas Perumda Tirta Tohlangkir. Rapat ini mengagendakan pembahasan tentang evaluasi kinerja perusahaan daerah dan Tirta Ujung, dan berlangsung di ruang rapat DPRD Karangasem, pada Kamis (26/8/2021).

Ditemui usai rapat, Ketua Komisi III DPRD Karangasem I Wayan Sunarta menjelaskan bahwa pembahasan dalam rapat akhirnya mengungkapkan secara gamblang tentang tanah di Tirta Ujung yang sejak tahun 2016 akhir, dimohonkan uang kontribusi ke PDAM Karangasem (Perumda Tirta Tohlangkir) senilai Rp 5 juta per bulan.

“Jadi tanah itu luas lahan total 5,4 are. Sejak tahun 2003, lahan yang memiliki sumber air seluas 2 are dibeli oleh Pemkab. Pada tahun 2003, tidak ada kontribusi karena memang kan sudah akta jual beli dan akta pelepasan hak atas tanah tertanggal 24 Desember 2003, sudah ditandatangani pemilik tanah sebelumnya yaitu I Gusti Ayu Mas Sumatri,” ucapnya.

Dia melanjutkan, ketika Mas Sumatri menjabat sebagai Bupati Karangasem, per akhir 2016 mendadak dimohonkan kontribusi ke PDAM senilai Rp 5 juta.  Tahun 2017, disepakati pemberian kontribusi kepada pemilik tanah yang dikuasakan kepada anaknya I Gusti Ayu Mas Sumatri (I Gusti Subagiarta). “Kontribusi akhirnya diberikan selama kurun waktu tahun 2017 sampai 2021. Padahal kenyataannya, tanah itu sudah dibeli oleh pihak Pemkab Karangasem sejak tahun 2003,” ujar Sunarta gamblang.

Per bulan Mei 2021, lanjut Sunarta, pemberian kontribusi dihentikan, dengan alasan baru diketahui jika tanah itu milik Pemkab. “Kan ini ironis, masa ketahuan setelah bertahun-tahun? Seharusnya ini menjadi kesadaran dari pemilik tanah ketika sudah menjual lahannya, seharusnya tidak meminta kontribusi lagi,” kata Sunarta seraya menegaskan bahwa Komisi III DPRD Karangasem telah sepakat merekomendasikan kepada Dewan Pengawas Perumda Tirta Tohlangkir untuk menindaklanjuti permasalahan ini agar tidak ada masalah hukum. Selanjutnya Komisi III akan turun langsung mengecek di mana keberadaan atau ke lokasi aset tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Tohlangkir I Gusti Made Singarsi mengatakan, terkait dengan pemberian kontribusi Tirta  Ujung itu dimulai sejak tahun 2017 atas permintaan dari pemilik tanah karena pada saat itu sang pemilik tanah menunjukkan sertifikat asli.

“Tapi, sejak bulan Mei 2021 pembayarannya kita berhentikan karena berdasarkan informasi yang kita peroleh bahwa tanah tersebut sudah dialihkan,” kata Singarsi.

Singarsi mengatakan, meskipun pembayarannya distop pada bulan Mei 2021, tapi pihaknya masih tetap menganggarkan, karena jika nanti sang pemilik tanah memang benar masih memiliki tanah tersebut akan diberikan lagi biaya kontribusinya tersebut.

“Terkait dengan masalah ini, sesuai dengan instruksi dari dewan, nanti kita akan koordinasikan lagi dengan dewan pengawas untuk mencari tahu siapa sebenarnya pemilik dari tanah tersebut,” kata Singarsi, menjelaskan. ( MT – 001)

 

Gerakan Masker Sadar Bencana, Bupati Gede Dana Bagikan Ribuan Masker

0

Amlapura, MatahariTimur – Semangat Bupati Karangasem I Gede Dana yang tak pernah surut dalam memerangi merebaknya dampak Covid-19 di Kabupaten Karangasem, terbukti saat Gede Dana turun langsung jam 06.30 pagi kelapangan untuk melakukan sosialisasi gerakan masker sadar bencana serta penyerahan ribuan masker kepada masyarakat, Rabu (25/8/2021) bertempat di Pasar Amlapura.

Bupati yang didampingi Sekda Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta dan beberapa kepala OPD tersebut bergerak mengelilingi luasnya Pasar Amlapura untuk melakukan sosialisasi prokes dibarengi pembagiaan masker.

Kegiatan gerakan masker sadar bencana sudah dimulai dari tanggal 19 Agustus 2021 sebelumnya. Dalam situasi tersebut, warga terlihat antusias dengan kedatangan Bupati Gede Dana,bahkan 5000 masker yang dibagikan habis diserbu masyarakat melebihi target perharinya 2000 masker.

Bupati dalam kesempatan tersebut terus menghimbau kepada masyarakat agar disiplin menerapkan prokes, terutama dalam pemakaian masker.

“Kita tumbuhkan kesadaran penggunaan masker ini dalam bencana Covid seperti sekarang. Oleh sebab itu mari kita gunakan masker dengan baik, dengan menutup mulut dan hidung demi tercipta sadar masker,” ucap Bupati Gede Dana sembari memakaikan double masker untuk para pedagang di pasar tersebut.

Gede Dana juga mengatakan bahwa Pemerintah tak henti hentinya untuk menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti prokes dengan menggunakan masker dengan baik dan benar.

“Disiplin diri sendiri adalah kunci dalam pencegahan Covid-19, oleh sebab itu mari kita sama sama disiplin untuk pencegahan penyebaran covid 19 di Kabupaten Karangasem,” ujarnya. (MT – 001)

 

Lepas Atlet untuk Berlaga di PON XX, Bupati Dana Berpesan Jaga Semangat dan Sportivitas

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana melepas dua atlet yang akan diterjunkan ke Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua. Selain atlet dari cabor (cabang olahraga) judo dan panjat tebing, Bupati Dana juga melepas dua pelatih untuk meningkatkan semangat dan memotivasi para atlet dalam ajang bergengsi ini.

Kedua atlet tersebut masing-masing bernama Made Wisnu Yasa (panjat tebing) dan  I Gede Agastya Dharma Wardana (judo). Pelepasan itu ditandai dengan penyerahan tali kasih Koni Kabupaten Karangasem melalui Bupati Karangasem I Gede Dana yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Karangasem, Selasa (24/8). “Tetap semangat, jaga selalu sportivitas dalam bertanding dan semoga membuahkan hasil yang memuaskan,” pesan Bupati Gede Dana.

Bupati sangat mengapresiasi kepada para atlet dan official yang sudah membawa nama Kabupaten Karangasem ke kancah perhelatan Pekan Olahraga Nasional ke XX di Papua. Dirinya juga menegaskan akan memberikan hadiah ketika para atlet berhasil menang nantinya. “Menang atau kalah itu pasti ada di dalam sebuah pertandingan. Namun kita harus menjaga optimisme mendapatkan medali di kejuaraan ini,” imbuh Gede Dana.

Gede Dana juga mengharapkan tidak hanya olah raga panjat tebing dan judo yang bisa berprestasi, melainkan seluruh cabang olahraga lainnya juga agar bisa berprestasi maksimal.

Dirinya juga menegaskan kepada Koni
Karangasem agar tidak membeli atlet dari luar untuk dipergunakan dalam ajang pertandingan. Pakai atlet sendiri, atlet yang memang asli Kabupaten Karangasem, latih dan didik agar berprestasi, tegasnya.

Putu Toya selaku selaku Ketua KONI Kabupaten Karangasem mengatakan, pertemuannya dengan Bupati Karangasem kali ini untuk meminta izin para atlet untuk mengikuti PON XX Papua.(MT – 001)

 

Cegah Covid-19, Ny. Putri Koster Ajak Kaum Ibu Edukasi Anak-anak Displin Prokes

0

DENPASAR,MatahariTimur – Manggala Paiketan Krama Istri (PAKIS) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak kaum ibu mengedukasi anak-anak mereka tentang pentingnya menerapkan displin protokol kesehatan (Prokes). Terlebih dengan munculnya varian virus Covid-19 yang baru.

Ajakan itu disampaikan Ny. Putri Koster saat sebagai narasumber pada acara Dialog Kentongan di RRI Denpasar, Kamis (19/8) di Denpasar.
“Kaum ibu mempunyai peran penting dalam menjaga dan mengingatkan anak-anak untuk tertib menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan di manapun berada. Karena virus Covid-19 ini cepat menular melalui droplets dan tidak memandang usia, ” ujarnya.

Dengan menanamkan kesadaran disiplin Prokes kepada anak-anak, lanjut dia, tentu hal ini akan menghindari mereka terhadap penularan virus korona yang telah bermutasi dengan munculnya varian delta.
“Hal ini kita lakukan adalah demi menjaga dan menjamin kesehatan mereka agar tidak tertular virus corona,” tuturnya.
Dikatannya, bahwa tugas dan tantangan seorang ibu pada masa pandemi ini makin bertambah. Salah satunya, saat ini seorang ibu dituntut mengambil alih tanggungjawab sebagai guru pengajian di rumah. Selain tentunya tetap melaksanakan peran mereka sebagai guru rupaka.
“Selain kasih sayang sebagai ibu, ketegasan dan kesigapan seorang ibu juga ditutut saat membimbing anak-anak mereka ketika sedang belajar di rumah,” katanya.

Selanjutnya ia menuturkan, sebagai pendamping Orang Nomor Satu di Bali, ia juga memiliki tanggung jawab besar terhadap krama Bali. Salah satunya adalah mengedukasi masyarakat agar taat dan displin menerapkan Prokes supaya tidak terpapar Covid-19.

“Seperti yang sedang dihadapi saat pandemi, di mana pemerintah akan melakukan tindakan untuk melindungi masyarakatnya dari paparan virus, dengan beberapa imbauan dan aturan agar masyarakat tetap terlindungi dari Covid-19. Imbauan ini merupakan solusi berupa pola dalam menghindari paparan virus corona,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Ny. Putri Koster juga menyampaikan bahwa vaksinasi untuk diffabel akan dilaksanakan mulai Jumat (20/8) besok, di Wantilan DPRD Bali, Renon, Denpasar.(MT -001)

Tindak Lanjuti Arahan Menteri Luhut, Bupati Dana dan Ketua DPRD Tinjau Lokasi Isoter

0

Amlapura, MatahariTimur – Menindaklanjuti arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar  Panjaitan terkait terkait penanganan Covid-19 di Jawa dan Bali, Bupati Karangasem Gede Dana didampingi Ketua DPRD Kabupaten Karangasem Wayan Suastika bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karangasem meninjau langsung lokasi isolasi terpusat (Isoter) di Kabupaten Karangasem, bertepatan HUT ke-76 RI, tanggal 17 Agustus 2021.

Sejumlah tempat sudah dipersiapkan dengan baik untuk menjadi lokasi Isoter, antara lain Aman Surgawi Resort and Spa yang terletak di Kecamatan Karangasem dan Bayshore Hotel Kecamatan Manggis. Kedua tempat itu dipandang memenuhi persyaratan untuk  menjadi lokasi tempat Isoter bagi masyarakat yang terkonfirmasi terpapar Covid-19, sehingga dikunjungi rombongan Bupati Karangasem.

Berdasarkan hasil peninjauan, di  Aman Surgawi Resort and Spa Kecamatan Karangasem tersedia 61 unit bed, sementara di Hotel Bayshore Hotel telah disediakan 27 kamar dengan fasilitas dobel bed untuk menampung masyarakat yang terpapar Covid-19.

Berdasarkan data Satgas Covid19 Kabupaten Karangasem, telah disediakan 364 kamar hotel yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Karangasem, yang nantinya akan digunakan untuk lokasi isolasi terpusat.

Gede Dana dalam keterangannya mengatakan, di Kabupaten Karangasem tempat dan kamar untuk Isoter sudah disiapkan dengan baik. “Kami sudah cek seluruhnya, mulai hari ini sudah bisa digunakan untuk isolasi terpusat. Pemerintah Kabupaten Karangasem sudah siap dan kami juga lihat yang isolasi tidak lebih dari 150 orang, sehingga kamar yang kami sediakan masih cukup,” ujarnya.

Gede Dana juga mengapresiasi para pelaku pariwisata di Kabupaten Karangasem yang ikut berpartisipasi dalam percepatan penanganan Covid-19, dengan mengizinkan hotelnya untuk difungsikan menjadi tempat isolasi terpusat.

Sementara itu, Manajer Operasional Bayshore Hotel Pande Kadek Sudiarta mengatakan, ” Kita dari pihak manajemen Bayshore Hotel berusaha ikut membantu semaksimal yang kami bisa, biar pandemi ini cepat berlalu dan kami tidak mematok harga. Kami minta cukup untuk pembayaran listrik saja,” ujar Pande Sudiarta. (MT – 001)