24.2 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 43

Ringankan Beban Masyarakat di Masa Pandemi, Kodam IX/ Udayana Distribusikan 50 Ton Beras.

0

Denpasar, MatahariTimur – Kodam IX/Udayana secara terbuka mempersilahkan bagi para donatur yang ingin menyalurkan donasi untuk didistribusikan kepada masyarakat guna membantu meringankan beban di tengah masa pandemi Covid-19 dan PPKM yang membatasi kegiatan mobilitas masyarakat.

Terkait hal tersebut, Kodam IX/Udayana bersinergi bersama Shopee Indonesia menggelar kegiatan sosial kemanusiaan bertajuk Peduli Covid-19 dengan melaksanakan penyerahan bantuan sembako yang ditandai dengan acara pemberangkatan pendistribusian oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., di Makodam IX/Udayana, Denpasar, pada Jumat (23/7/2021).

“Hari ini kita akan melepas pendistribusian bantuan sembako berupa beras yang diberikan oleh Shopee sebanyak 50 Ton beras. Seperti yang telah kita ketahui juga bahwa kemarin di Korem juga telah mendistribusikan bantuan dari Pemerintah sebanyak 150 Ton. Jadi yang saat ini adalah dukungan tambahan bantuan yang sebetulnya sudah ada dari Pemerintah,” ungkap Pangdam.

Dikarenakan bantuan sembako cukup banyak, Pangdam mengatakan bahwa kali ini pihaknya mendistribusikan bantuan sembako tersebut secara random kepada masyarakat. Adapun sasarannya yaitu dibagikan kepada masyarakat menengah ke bawah, seperti ojek online, pedagang kaki lima, tukang parkir maupun tuna wisma yang dijumpai di sepanjang rute yang dilalui.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa sedikit membantu masyarakat untuk dapat bertahan. Karena, jika kita tidak bersama-sama bergotong-royong, maka kita tidak akan pernah bisa melalui Pandemi ini dengan baik. Jadi kita semua harus kompak dan saya yakin kita pasti bisa melalui ini dengan baik kalau kita kompak,” ucap Pangdam.

Selanjutnya, Pangdam juga menyebutkan bahwa sebenarnya di Indonesia mempunyai kultur yang sangat luar biasa. Pangdam merasa sangat yakin bahwa warga Indonesia yang baik tidak akan membiarkan tetangganya kelaparan selama masih ada beras untuk diberikan.

“Dengan dasar pemikiran itulah, kita terus mencari cara dan akan selalu berupaya dengan maksimal agar bagaimana caranya bantuan-bantuan yang disalurkan kepada Kodam IX/Udayana ini bisa didistribusikan dan tersebar sesuai sasaran dengan baik,” tegas Pangdam.

Sebelumnya, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa pendistribusian beras dilaksanakan secara mobile, yang mana satu orang akan mendapatkan 1 paket berupa 5 Kg beras dan setiap harinya menyasar sebanyak 2.000 orang, serta menggerakkan 5 unit kendaran dengan masing-masing membawa 200 paket.

“Beras yang akan didistribusikan ini sebanyak 50 Ton dengan sasaran sebanyak 10.000 orang di wilayah Provinsi Bali dan dilaksanakan selama 5 hari dengan 2.000 orang perharinya. Untuk mekanisme pelaksanaannya, perhari akan dibagi menjadi 2 gelombang pemberangkatan dengan pertimbangan waktu aktivitas ramai masyarakat yaitu sekitar pukul 08.00 sampai dengan 10.00 Wita dan pukul 14.00 sampai dengan 18.00 Wita,” demikian jelas Aslog. (MT -001)

 

Cegah Penyebaran Covid- 19, Polres Klungkung Bagikan Multivitamin Kepada Masyarakat

0

Klungkung, MatahariTimur – Untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan menjaga stamina agar tubuh tetap sehat, Polres Klungkung membagikan multivitamin kepada warga yang membutuhkan saat pandemi Covid-19, pada Jumat (23/7).

Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana,S.I.K.,M.H.,  mengatakan pembagian multivitamin ini kepada warga dilakukan di wilayah Kecamatan klungkung tepatnya di Lingkungan Pande Besang Kangin sebagai bentuk peduli kepada masyarakat dalam memutus penyebaran Virus Covid-19.

“Pembagian multivitamin ini bertujuan untuk mencegah penyebaran dan menjaga kesehatan/menjaga stamina masyarakat agar terhindar dari Virus Covid-19,” Ucap Kapolres

Selain membagikan multivitamin personel yang membagikan multivitamin juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk pentingnya menjaga imun tubuh saat  pandemi Covid-19 ini dengan cara mengkonsumsi vitamin yang cukup, agar tubuh kita selalu fit serta selalu menerapkan protokol kesehatan supaya terhindar dari Virus Covid-19. Imbuhnya.( MT – 001)

 

Serahkan Ribuan Bantuan kepada para KPM, Bupati Dana : Jangan Sampai Salah Sasaran.

0

Karangasem, MatahariTimur – Dengan Semangat Fokus, Tulus dan Lurus, Bupati Karangasem I Gede Dana terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat Karangasem, khususnya kepada warga yang kurang mampu di tengah pandemi Covid-19 walaupun dalam situasi

Pada Rabu (21/7), didampingi Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem Gede Dana menyerahkan sebanyak 51.427 bantuan kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM.

“Kami terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat Karangasem. Kali ini bantuan yang kami serahkan berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunia (BST) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang jumlahnya mencapai 51.427,” ujar Bupati Dana.

Bupati Dana menjelaskan, 51.427 bantuan yang akan disebarkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) rinciannya adalah 18.350 untuk PKH, 6.576 untuk BST dan 26.501 untuk BPNT.

“Saya ingin semuanya bisa tersebar rata di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem. Selain itu, saya juga minta kepada Dinas Sosial Kabupaten Karangasem agar mendata masyarakat secara benar,” tegas Bupati Dana.

Hal tersebut dilakukan agar masyarakat yang menerima bantuan tersebut adalah yang benar-benar berhak dan tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pokoknya di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Ini merupakan upaya pemerintah dalam meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dengan harapan yang menerima bantuan ini tentunya tepat sasaran, jangan sampai dobel, dan jangan sampai salah sasaran,” kata Bupati Dana.

Selain itu, Bupati Dana juga meminta kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan agar bersabar, karena Pemkab Karangasem pasti akan berusaha memberikan yang terbaik, dan juga mengajak masyarakat yang mampu dalam situasi seperti ini ikut memberi kepada yang kurang mampu.

Perlu untuk diketahui bantuan yang akan disebar adalah untuk BPNT di Kecamatan Abang sebanyak 6.113, Bebandem 3.134, Kubu 4.538, Manggis 1.392, Rendang 1.154, Selat 2.260, Sidemen 1.659 dan Kecamatan Karangasem 6.140.

BST di Kecamatan Abang 1.125, Bebandem 640, Kubu 935, Manggis 610, Rendang 344, Selat 919, Sidemen 446 dan Kecamatan Karangasem 1.626.

PKH di Kecamatan Abang 3.932, Bebandem 2.125, Kubu 3.500, Manggis 1.156, Rendang 807, Selat 1.369, Sidemen 1.208 dan Kecamatan Karangasem 4.253. (MT -001)

Korem 163 Wira Satya Bersama Jajaran Salurkan Bantuan Sembako Bagi Masyarakat Terdampak

0

Denpasar, MatahariTimur – Memasuki masa perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang sudah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo hingga tanggal 25 Juli 2021 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  Level 3 (tiga), guna menghadapi COVID-19 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Guna memastikan kelancaran pelaksanaan PPKM Level 3 tersebut di masyarakat, Jajaran TNI AD Kodam IX/Udayana melalui Korem 163/Wira Satya bersama Kodim Jajaran mulai menyalurkan bantuan non tunai atau bantuan Sembako kepada masyarakat di Bali yang terdampak akibat Pandemi COVID-19.

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., memimpin kegiatan penyaluran dan pelepasan bantuan Sembako tersebut bertempat Makodim 1611/Badung, Rabu (21/07/2021).

Kegiatan penyaluran bantuan Sembako di Makodim 1611/Badung nantinya diberikan untuk masyarakat terdampak di wilayah Badung dan Kota Denpasar melalui Koramil Jajaran Kodim 1611/Badung yaitu oleh Para Babinsa dan Bhabinkamtibmas Polsek setempat.

Penyerahan bantuan Sembako tersebut juga disaksikan oleh Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Ketut Suardana dan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, serta Perwakilan Kajari Denpasar.

Pada kesempatan tersebut Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., mengatakan, bantuan ini nantinya akan diserahkan langsung kepada masyarakat yang berhak menerima dan sangat terdampak dari kebijakan PPKM Darurat yang saat ini disebut PPKM Level 3 yang menjadi keputusan terbaru oleh pemerintah.

“Ada sekitar 150 ton beras dan 18.000 liter minyak goreng yang akan didistribusikan kepada masyarakat Bali sampai dengan tanggal 3 Agustus 2021 mendatang”, jelas Jenderal Bintang Satu tersebut.

Sedangkan untuk tahap pertama hari ini (21/07) pihaknya menyerahkan 5 ton beras dan ribuan liter minyak goreng, untuk diserahkan kepada masyarakat dalam menghadapi pemberlakuan PPKM Level 3 kali ini.

“Dengan adanya kebijakan PPKM lanjutan kali ini, pasti mempunyai konsekuensi yang cukup berat untuk masyarakat. Terutama untuk Bali yang kontraksinya sudah di angka 10 dan ini sangat berat lebih tinggi dari angka nasional. Menghadapi hal tersebut, tentunya pemerintah tidak tinggal diam, sehingga kegiatan hari ini (21/07/2021) kita akan melaksanakan pembagian Sembako yang akan kita laksanakan sampai tanggal 3 Agustus 2021″, ujar Danrem.

Selanjutnya, dalam pendistribusian bantuan Sembako di wilayah Badung dan Denpasar, secara khusus, Komandan Kodim (Dandim) 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana menuturkan, yang menjadi sasaran kali ini adalah masyarakat Badung dan Denpasar yang benar-benar sangat terdampak oleh kebijakan PPKM ini, sehingga nanti pendistribusiannya akan langsung dilakukan oleh Babinsa yang ada di setiap Koramil Jajaran Kodim 1611/Badung.

“Sasarannya tentu, masyarakat yang sangat-sangat membutuhkan, di luar yang sudah mendapatkan BLT dari pemerintah. Seperti pedagang kaki lima, kemudian pedagang asongan, yang mereka sangat terdampak akibat kebijakan ini. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, bisa benar-benar membantu masyarakat,” ungkap Dandim Made Alit.

Selain itu, mendukung kegiatan yang dilakukan oleh jajaran TNI AD tersebut, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menambahkan, ada sedikit kelonggaran yang diberikan pemerintah dalam pelaksanaan PPKM Level 3 kali ini, yang tadinya pedagang hanya boleh berjualan hingga jam 20.00 Wita, di kebijakan yang baru diberikan kelonggaran hingga jam 21.00 Wita Pihaknya juga sangat mengapresiasi pemberian bantuan yang diberikan, agar kedepannya masyarakat tetap dapat mematuhi imbauan yang ada untuk tetap di rumah dalam pelaksanaan PPKM lanjutan kali ini.

“Kami tetap mengikuti arahan Gubernur. Sambil menunggu keputusan lebih lanjut tanggal 25 Juli 2021, jadi kita akan mendistribusikan bantuan Sembako ini langsung ke masyarakat”, tutup Walikota IGN Jaya Negara.(MT-001)

 

Gandeng IDI dan FK Unud, Pemkot Denpasar Gelar Konseling Pasien Isoman

0

Denpasar, MatahariTimur – Pemkot Denpasar bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Denpasar dan Fakultas Kedokteran (FK) Uinversitas Udayana untuk menyelenggarakan tele konseling kesehatan bagi masyarakat yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).

Pemkot Denpasar menyambut baik Program Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Denpasar dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana (Unud) yang akan menggelar tele konseling kesehatan bagi masyarakat yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman). Hal ini tentu memberikan angin segar sebagai upaya mendukung proses kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Kami menyambut baik dan mendukung program ini sebagai upaya mendukung dan mempercepat kesembuhan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri, ini juga bisa menghindari kejenuhan pasien, sekaligus menjadi wahana edukasi kesehatan,” ujar IGN Jaya Negara pada Kamis (22/7) di Kantor Walikota Denpasar.

Lebih lanjut, Jaya Negara menyampaikan program telekonseling ini akan di sinergikan dengan program DEVI (Denpasar Virtual Assistant) dan penyediaan home care di setiap kecamatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi warga Denpasar yang melakukan isolasi mandiri.

Dekan Fakultas Kedokteran Unud, I Ketut Suyasa menyampaikan bahwa IDI Denpasar dan FK Unud telah menjalin kerjasama untuk memberikan layanan telekonseling Kesehatan bagi warga yang menjalani Isoman. Saat ini, tele konseling yang dilakukan masih terbatas pada kelompok dan ada jadwal tertentu. Dengan kerjasama yang akan dilakukan dengan pemerintah penyediaan tele konseling akan bisa digunakan setiap saat.

“Saat ini, kami telah melatih dan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi admin telekonseling jika dilaksanakan setiap saat. Dengan adanya layanan telekonseling ini, diharapkan pasien isoman mendapatkan advice yang tepat dan penanganan cepat untuk proses kesembuhannya,” ujar I Ketut Suyasa. (MT – 001)

Pemkot Denpasar Salurkan Sembako Bagi Warga Yang Isolasi

0

Denpasar, MatahariTimur – Guna mempercepat penanganan serta membantu masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar kali ini  melalui Kelurahan Tonja melakukan penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako bagi warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dirumah. Penyerahan bantuan sembako kali ini diserahkan di wilayah Banjar Tegehsari dan Banjar Tangguntiti, Denpasar Utara, Minggu (19/7).

Lurah Tonja, Ade Indahsari Putri saat dikonfirmasi mengatakan penyaluran sembako ini k
bersama satgas kelurahan, dan satgas banjar setempat.

“Ini salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya kepada orang yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dirumah,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, penyerahan bantuan kali ini berupa paket sembako kepada warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri. Adapun paket sembako yang diserahkan kali ini berupa kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula, serta bahan-bahan lainnya.

“Dengan dilaksanakannya penyerahan sembako ini kami berharap agar dapat memenuhi kebutuhan dapur serta dapat meringankan beban keluarga. Dan untuk sementara waktu kepada warga yang  sedang melaksanakn isolasi mandiri agar tidak keluar rumah ataupun kontak dengan warga lainnya, sehingga  dapat mempercepat memutus penyebaran virus covid 19. Serta kami berharap untuk kedepannya, seluruh masyarakat agar tidak lengah dan selalu waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat mempercepat memutus rantai penyebaran virus di wilayah Kelurahan Tonja dan di Kota Denpasar umumnya,” ujarnya

Selebihnya dikatakan Ade Indahsari Putri, untuk warga yang berada di sekitar lingkungan warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri agar saling bahu membahu membantu dan mensupport masyarakat yang sedang isolasi agar dapat segera pulih kembali. Sementara Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan untuk memutus rantai penularan covid 19 pada kluster keluarga, Pemkot Denpasar sudah menyiapkan 3 hotel sebagai lokasi karantina terpusat. “Kami siapkan 3 hotel sebagai tempat isolasi bagi pasien tanpa gejala OTG, sehingga pengawasan lebih mudah disamping juga bisa mutus rantai penularan covid 19,” katanya.( MT – 001)

 

Soroti Perumda Tirta Tohlangkir Terkait Proses Tender Pemasangan Sambungan MBR, DPRD: Ada Kejanggalan!

0

Karangasem, MatahariTimur – Proses tender pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dilakukan Perumda Tirta Tohlangkir (PDAM) Karangasem, menuai sorotan karena dinilai ada kejanggalan atau ketidakwajaran, sehingga mengisyaratkan seolah pemenang sudah diatur sejak awal.

Pada rapat kerja gabungan antara Komisi I dan III DPRD Karangasem, yang berlangsung di Amlapura, Jumat (16/7/2021), hal ini terungkap, dikarenakan sebelumnya telah ada rekanan yang telah digugurkan dalam proses lelang, akhirnya mengadu ke dewan perihal kejanggalan yang dialaminya.

Rapat ini juga dihadiri oleh perwakilan dari pihak Perumda Tirta Tohlangkir. Di mana sejumlah anggota dewan pun lantas mengkritisi mengapa Pokja Perumda Tirta Tohlangkir semenjak awal proses tender, sudah menyebutkan tentang merek pengadaan barang yang harus mendapatkan persetujuan dari pabrik. Hal ini dinilai sudah mengarah pada salah satu rekanan untuk kemudian menjadi pemenang tender.

Selanjutnya, pada rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika yang didampingi Wakil Ketua Wayan Parka, menyebutkan bahwa Perumda Tirta Tohlangkir tidak melakukan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah. Indikasi ini terlihal dalam pelaksanaan tender, yang mana Perumda Tirta Tohlangkir tidak melibatkan Pokja ULP milik Pemda setempat.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi III, I Wayan Sunarta menegaskan supaya Dewan Pengawas Perumda Tirta Tohlangkir mengkaji ulang tender itu, karena dinilai ada kejanggalan yang terjadi. “Ini dalam proses tender terlihat ada kejanggalan, seolah pemenang sudah diatur dari awal. Kami mengharapkan supaya Dewan Pengawas Perumda Tirta Tohlangkir untuk secepatnya melakukan kaji ulang atas proses tender pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini,” tegas Sunarta.

Sunarta melanjutkan, mengkaji ulang atas proses tender perlu dilakukan, mengingat adanya indikasi yang kental dengan kesan bahwa tender itu sudah dikondisikan. “Makanya harus dikaji ulang. Dan agar secepatnya dilakukan kaji ulang proses tender ini,” katanya mengingatkan.

Di sisi lain, Sunarta juga mempertanyakan tentang uang kontribusi yang diberikan Perumda Tirta Tohlangkir kepada pihak Tirta Ujung sebesar Rp 5 juta per bulan. Hal ini sudah dilakukan sejak tahun 2017. “Yang jadi pertanyaan, kenapa ada uang kontribusi? Bukankah tanah itu sudah dibeli Pemda? Persoalan ini akhirnya ditanyakan ke pengelola Tirta Ujung dan dijawab pemberian uang kontribusi sudah dihentikan sejak Mei 2021 karena baru diketahui Perumda Tirta Tohlangkir bahwa tanah itu milik Pemda. Kenapa lama sekali baru terungkap kalau tanah itu sudah dibeli Pemda, sehingga pemberian uang kontribusi baru dihentikan Mei 2021?” ujar Sunarta dengan heran mempertanyakan.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, I Kadek Wirta, lantas menyoroti masa sanggah dalam proses tender pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Kenapa masa sanggah itu tidak dipublikasikan di media massa, sehingga rekanan yang ikut tender merasa dirugikan. “Akhirnya rekanan yang dinyatakan gagal tidak bisa melakukan sanggahan. Selain itu, indikasi kejanggalan proses tender itu nampak nyata, karena Pokja Pemilihan dari Perumda Tirta Tohlangkir hanya mengumumkan pada dua rekanan. Padahal semestinya kan berdasarkan aturan, pemenang tender itu tiga rekanan atau bahkan lebih. Inilah, jadi makin jelas terlihat ada kejanggalan,” ucap Wirta.

Wirta kemudian melanjutkan dengan mengkritisi tunjangan yang diberikan untuk Dirut PDAM ini dinilai berlebihan, mengingat saat ini tengah dalam kondisi pandemi sehingga semua anggaran mesti dirasionalisasi. “Sewa mobil untuk Dirut PDAM sebesar Rp 17 juta per bulan, juga ada sewa rumah dinas. Kan ini berlebihan nilainya, apalagi sekarang masa pandemi?,” katanya mempertanyakan.

Pada kesempatan itu, Pokja Perumda Tirta Tohlangkir menanggapi masukan dan sorotan yang dilakukan sejumlah anggota dewan di DPRD Karangasem. Sekretaris Pokja Pemilihan Perumda Tirta Tohlangkir, Ni Nyoman Sri Ariani Mahyuni mengatakan bahwa sebelumnya tender pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah dilaksanakan sejak 24 Mei 2021.

Dikatakan Nyoman Sri Ariani, sebelumnya sudah disediakan masa sanggah selama seminggu, yakni mulai tanggal 7 Juli hingga 14 Juli 2021. Akan tetapi, saat itu tidak ada calon rekanan yang mengajukan sanggahan. “Proses dimulai dengan pengumuman adanya tender, itu dilakukan pada awal bulan, yakni 2 Juli 2021, yang mencakup pendaftaran, dokumen, evaluasi, kualifikasi dan selanjutnya pengumuman pemenang tanggal 7 Juli 2021. Setelah diumumkan pemenang dan disediakan pula masa sanggah, tetapi tidak ada yang melakukan sanggahan. Jadi tahap yang kini berjalan adalah kita akan lakukan rapat untuk mempersiapkan SPPJ,” kata Nyoman Sri Ariani, disertai penjelasan pula bahwa mengenai tunjangan untuk Dirut PDAM sudah berjalan sejak dulu, semenjak direktur sebelumnya.

Rapat kerja gabungan ini dihadiri pula oleh Asisten I dan Kabag Hukum, Kabag Ekonomi, Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Gusti Singarsih dan Dewan Pengawas Perumda Tirta Tohlangkir. (MT-001)

Relawan Bali dan Tokoh Masyarakat Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

0

Klungkung, MatahariTimur – Berbagi Untuk Warga yang membutuhkan Relawan Bali bersama Tokoh Masyarakat membagikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu dan terdampak pandemi covid-19 saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Klungkung

Kali ini bagi bagi bagi sembako di laksanakan pada 3 titik lokasi,Kelurahan Semarapura Kangin Paket Sembako diserahkan oleh Rinzani Ketua RW I Kampung Lebah ,Wilayah Desa Adat Semarapura diserahkan oleh Penyarikan Desa Adat, sedangkan di Desa Besang Kawan diserahkan oleh Dewa Made Tirta selaku Ketua MDA Kab. Klungkung
Dari Relawan Bali dan Tokoh Masyarakat yang diwakilikan oleh Dewa Made Tirta selaku Ketua MDA Kabupaten Klungkung mengatakan paket sembako yang di berikan hari ini untuk kepada lansia atau warga yang membutuhkan di tengah pandemi covid-19. Karena selama berdiam diri di rumah, mereka tidak bisa mendapatkan penghasilan,” Ungkap Dewa tirta
“Dalam kondisi PPKM ini kita berbagi atas kesulitan warga yang saat ini kondisi ekonomi tidak berjalan dengan normal maka kita membagi paket paket sembako yang bekerja sama dengan Relawan Bali. Kali ini kegiatan dilakukan pada 3 titik di wilayah kecamatan klungkung.Terangnya

Saat membagikan paket sembako kami juga selalu menghimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, untuk selama PPKM Darurat ini agar dibatasi mobilitas keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang mendesak, Imbuhnya. (MT – 001)

Berbagi di Masa Pandemi, PDIP Karangasem Serahkan Bantuan untuk Ibu Hamil dan Balita

Karangasem, MatahariTimur – Kehidupan masyarakat yang sulit di masa pandemi Covid-19, menimbulkan keprihatinan tersendiri. Menyikapi situasi ini, DPC PDI Perjuangan Karangasem memutuskan untuk berbagi makanan tambahan, khususnya kepada ibu hamil dan balita, yang dilaksanakan di tiga kecamatan, meliputi Kecamatan Kubu, Abang dan Kecamatan Rendang. Pembagian bantuan ini dilakukan pada Jumat (9/7/2021).

Warga di tiga kecamatan yang dituju, terlihat antusias dan terharu atas pemberian bantuan yang diberikan. Meski demikian, tidak serta bantuan diberikan langsung, melainkan dengan perwakilan. Hal ini dikarenakan situasi pandemi, sehingga tetap harus diberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan berbagi kasih kemanusiaan ini dihadiri Sekretaris DPC PDIP Karangasem Wayan Sudira, Bendahara DPC PDIP Karangasem Made Ruspita, dan Pengurus DPC Nyoman Oka Antara serta sejumlah pengurus lainnya.

Sekretaris DPC PDIP Karangasem Wayan Sudira menyebutkan bahwa Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana meminta maaf tidak bisa turun langsung untuk memberikan bantuan kepada warga, khususnya ibu hamil dan balita. Hal ini dikarenakan padatnya acara Gede Dana, yang sekaligus merupakan Bupati Karangasem. “Beliau menyampaikan permohonan maaf, karena banyak tugas urgent yang harus ditangani berhubung saat ini masa pandemi Covid-19,” ujar Wayan Sudira.

Dia melanjutkan, Ketua DPC PDIP Karangasem telah memberikan arahan supaya masyarakat serta kader partai hendaknya mematuhi imbauan atau aturan pemerintah, demi memutus rantai penyebaran Covid-19. “Hindari bepergian atau lalu lalang jika tidak ada keperluan penting, dikarenakan Covid-19 varian Delta ingin sangat berbahaya, penyebarannya sangat cepat. Jadi ibu hamil atau balita khususnya, lebih baik berdiam di rumah agar tidak terpapar virus. Demikian juga masyarakat umum, jika tidak ada kepentingan mendesak, lebih baik menghindari bepergian,” kata Sudira, sembari menekankan hendaknya teknis pemberian bantuan sesuai protokol kesehatan.

Selanjutnya Bendahara DPC PDIP Karangasem Made Ruspita kembali menegaskan supaya warga menahan diri tidak banyak keluar rumah atau lalu lalang, terutama pada masa PPKM saat ini yang berlangsung sampai tanggal 20 Juli 2021. Pengawasan saat ini sangat ketat, tanpa surat sertifikat vaksin dan surat keterangan kerja, tidak akan diperbolehkan lewat, ini demi kebaikan bersama,” kata Ruspita. (MT-001)

 

Terjun Langsung ke Empat Kecamatan, Gede Dana Bagikan Bantuan untuk Ibu Hamil dan Menyusui

0

Karangasem, MatahariTimur – Masa pandemi Covid-19 yang belum usai, sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian.

Prihatin atas kondisi ini, Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem I Gede Dana terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan bantuan, mengingat saat ini pandemi Covid-19 belum juga usai. Kondisi ini tentu sangat berpengaruh terhadap perekonomian dan kesehatan warga, sehingga Gede Dana memutuskan untuk turun langsung ke masyarakat dan memberikan bantuan kepada masyarakat terutama yang sangat membutuhkan seperti ibu-ibu hamil dan menyusui.

Hal ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 Juli 2021, yang mana Gede Dana turun langsung menyerahka bantuan tambahan pada empat kecamatan wilayah barat, yakni Kecamatan Bandem, Selat, Manggis dan Kecamatan Karangasem. Bantuan diserahkan secara simbolis ke perwakilan yang nantinya diserahkan ke masing masing ibu-ibu yang membutuhkan bantuan.

Di sela-sela pemberian bantuan, Gede Dana mengatakan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 dengan varian Delta yang terbaru, tentunya ekonomi sekarang sangatlah sulit. “Kami sebagai kader PDIP yang dekat dengan rakyat tentunya berusaha sebisa mungkin untuk membantu masyarakat, terutama yang sangat membutuhkan, utamanya ibu-ibu hamil dan balita, karena nantinya merekalah calon calon penerus kita natinya, semoga dengan adanya bantuan ini sedikit tidaknya bisa membantu mengurang beban masyarakat,” ujar Gede Dana.

Gede Dana selanjutnya menghimbau agar dalam situasi PPKM seperti sekarang ini, hendaknya masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah dan menghindari kerumunan, karena Varian Covid terbaru ini sangat berbahaya dan sangat cepat penularanya. “Jangan abai untuk menerapkan protokol kesehatan agar penularan Wabah ini akan terputus,” imbaunya. (MT-001)