23.4 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 39

Gerakan Masker Sadar Bencana, Bupati Gede Dana Bagikan Ribuan Masker

0

Amlapura, MatahariTimur – Semangat Bupati Karangasem I Gede Dana yang tak pernah surut dalam memerangi merebaknya dampak Covid-19 di Kabupaten Karangasem, terbukti saat Gede Dana turun langsung jam 06.30 pagi kelapangan untuk melakukan sosialisasi gerakan masker sadar bencana serta penyerahan ribuan masker kepada masyarakat, Rabu (25/8/2021) bertempat di Pasar Amlapura.

Bupati yang didampingi Sekda Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta dan beberapa kepala OPD tersebut bergerak mengelilingi luasnya Pasar Amlapura untuk melakukan sosialisasi prokes dibarengi pembagiaan masker.

Kegiatan gerakan masker sadar bencana sudah dimulai dari tanggal 19 Agustus 2021 sebelumnya. Dalam situasi tersebut, warga terlihat antusias dengan kedatangan Bupati Gede Dana,bahkan 5000 masker yang dibagikan habis diserbu masyarakat melebihi target perharinya 2000 masker.

Bupati dalam kesempatan tersebut terus menghimbau kepada masyarakat agar disiplin menerapkan prokes, terutama dalam pemakaian masker.

“Kita tumbuhkan kesadaran penggunaan masker ini dalam bencana Covid seperti sekarang. Oleh sebab itu mari kita gunakan masker dengan baik, dengan menutup mulut dan hidung demi tercipta sadar masker,” ucap Bupati Gede Dana sembari memakaikan double masker untuk para pedagang di pasar tersebut.

Gede Dana juga mengatakan bahwa Pemerintah tak henti hentinya untuk menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti prokes dengan menggunakan masker dengan baik dan benar.

“Disiplin diri sendiri adalah kunci dalam pencegahan Covid-19, oleh sebab itu mari kita sama sama disiplin untuk pencegahan penyebaran covid 19 di Kabupaten Karangasem,” ujarnya. (MT – 001)

 

Lepas Atlet untuk Berlaga di PON XX, Bupati Dana Berpesan Jaga Semangat dan Sportivitas

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana melepas dua atlet yang akan diterjunkan ke Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua. Selain atlet dari cabor (cabang olahraga) judo dan panjat tebing, Bupati Dana juga melepas dua pelatih untuk meningkatkan semangat dan memotivasi para atlet dalam ajang bergengsi ini.

Kedua atlet tersebut masing-masing bernama Made Wisnu Yasa (panjat tebing) dan  I Gede Agastya Dharma Wardana (judo). Pelepasan itu ditandai dengan penyerahan tali kasih Koni Kabupaten Karangasem melalui Bupati Karangasem I Gede Dana yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Karangasem, Selasa (24/8). “Tetap semangat, jaga selalu sportivitas dalam bertanding dan semoga membuahkan hasil yang memuaskan,” pesan Bupati Gede Dana.

Bupati sangat mengapresiasi kepada para atlet dan official yang sudah membawa nama Kabupaten Karangasem ke kancah perhelatan Pekan Olahraga Nasional ke XX di Papua. Dirinya juga menegaskan akan memberikan hadiah ketika para atlet berhasil menang nantinya. “Menang atau kalah itu pasti ada di dalam sebuah pertandingan. Namun kita harus menjaga optimisme mendapatkan medali di kejuaraan ini,” imbuh Gede Dana.

Gede Dana juga mengharapkan tidak hanya olah raga panjat tebing dan judo yang bisa berprestasi, melainkan seluruh cabang olahraga lainnya juga agar bisa berprestasi maksimal.

Dirinya juga menegaskan kepada Koni
Karangasem agar tidak membeli atlet dari luar untuk dipergunakan dalam ajang pertandingan. Pakai atlet sendiri, atlet yang memang asli Kabupaten Karangasem, latih dan didik agar berprestasi, tegasnya.

Putu Toya selaku selaku Ketua KONI Kabupaten Karangasem mengatakan, pertemuannya dengan Bupati Karangasem kali ini untuk meminta izin para atlet untuk mengikuti PON XX Papua.(MT – 001)

 

Cegah Covid-19, Ny. Putri Koster Ajak Kaum Ibu Edukasi Anak-anak Displin Prokes

0

DENPASAR,MatahariTimur – Manggala Paiketan Krama Istri (PAKIS) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak kaum ibu mengedukasi anak-anak mereka tentang pentingnya menerapkan displin protokol kesehatan (Prokes). Terlebih dengan munculnya varian virus Covid-19 yang baru.

Ajakan itu disampaikan Ny. Putri Koster saat sebagai narasumber pada acara Dialog Kentongan di RRI Denpasar, Kamis (19/8) di Denpasar.
“Kaum ibu mempunyai peran penting dalam menjaga dan mengingatkan anak-anak untuk tertib menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan di manapun berada. Karena virus Covid-19 ini cepat menular melalui droplets dan tidak memandang usia, ” ujarnya.

Dengan menanamkan kesadaran disiplin Prokes kepada anak-anak, lanjut dia, tentu hal ini akan menghindari mereka terhadap penularan virus korona yang telah bermutasi dengan munculnya varian delta.
“Hal ini kita lakukan adalah demi menjaga dan menjamin kesehatan mereka agar tidak tertular virus corona,” tuturnya.
Dikatannya, bahwa tugas dan tantangan seorang ibu pada masa pandemi ini makin bertambah. Salah satunya, saat ini seorang ibu dituntut mengambil alih tanggungjawab sebagai guru pengajian di rumah. Selain tentunya tetap melaksanakan peran mereka sebagai guru rupaka.
“Selain kasih sayang sebagai ibu, ketegasan dan kesigapan seorang ibu juga ditutut saat membimbing anak-anak mereka ketika sedang belajar di rumah,” katanya.

Selanjutnya ia menuturkan, sebagai pendamping Orang Nomor Satu di Bali, ia juga memiliki tanggung jawab besar terhadap krama Bali. Salah satunya adalah mengedukasi masyarakat agar taat dan displin menerapkan Prokes supaya tidak terpapar Covid-19.

“Seperti yang sedang dihadapi saat pandemi, di mana pemerintah akan melakukan tindakan untuk melindungi masyarakatnya dari paparan virus, dengan beberapa imbauan dan aturan agar masyarakat tetap terlindungi dari Covid-19. Imbauan ini merupakan solusi berupa pola dalam menghindari paparan virus corona,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Ny. Putri Koster juga menyampaikan bahwa vaksinasi untuk diffabel akan dilaksanakan mulai Jumat (20/8) besok, di Wantilan DPRD Bali, Renon, Denpasar.(MT -001)

Tindak Lanjuti Arahan Menteri Luhut, Bupati Dana dan Ketua DPRD Tinjau Lokasi Isoter

0

Amlapura, MatahariTimur – Menindaklanjuti arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar  Panjaitan terkait terkait penanganan Covid-19 di Jawa dan Bali, Bupati Karangasem Gede Dana didampingi Ketua DPRD Kabupaten Karangasem Wayan Suastika bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karangasem meninjau langsung lokasi isolasi terpusat (Isoter) di Kabupaten Karangasem, bertepatan HUT ke-76 RI, tanggal 17 Agustus 2021.

Sejumlah tempat sudah dipersiapkan dengan baik untuk menjadi lokasi Isoter, antara lain Aman Surgawi Resort and Spa yang terletak di Kecamatan Karangasem dan Bayshore Hotel Kecamatan Manggis. Kedua tempat itu dipandang memenuhi persyaratan untuk  menjadi lokasi tempat Isoter bagi masyarakat yang terkonfirmasi terpapar Covid-19, sehingga dikunjungi rombongan Bupati Karangasem.

Berdasarkan hasil peninjauan, di  Aman Surgawi Resort and Spa Kecamatan Karangasem tersedia 61 unit bed, sementara di Hotel Bayshore Hotel telah disediakan 27 kamar dengan fasilitas dobel bed untuk menampung masyarakat yang terpapar Covid-19.

Berdasarkan data Satgas Covid19 Kabupaten Karangasem, telah disediakan 364 kamar hotel yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Karangasem, yang nantinya akan digunakan untuk lokasi isolasi terpusat.

Gede Dana dalam keterangannya mengatakan, di Kabupaten Karangasem tempat dan kamar untuk Isoter sudah disiapkan dengan baik. “Kami sudah cek seluruhnya, mulai hari ini sudah bisa digunakan untuk isolasi terpusat. Pemerintah Kabupaten Karangasem sudah siap dan kami juga lihat yang isolasi tidak lebih dari 150 orang, sehingga kamar yang kami sediakan masih cukup,” ujarnya.

Gede Dana juga mengapresiasi para pelaku pariwisata di Kabupaten Karangasem yang ikut berpartisipasi dalam percepatan penanganan Covid-19, dengan mengizinkan hotelnya untuk difungsikan menjadi tempat isolasi terpusat.

Sementara itu, Manajer Operasional Bayshore Hotel Pande Kadek Sudiarta mengatakan, ” Kita dari pihak manajemen Bayshore Hotel berusaha ikut membantu semaksimal yang kami bisa, biar pandemi ini cepat berlalu dan kami tidak mematok harga. Kami minta cukup untuk pembayaran listrik saja,” ujar Pande Sudiarta. (MT – 001)

 

 

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Bupati Dana Minta Masyarakat Patuhi Arahan MDA Bali Soal Panca Yadnya

0

Amlapura, MatahariTimur – Menindaklanjuti surat edaran bersama MDA dan PHDI Bali,  Bupati Gede Dana pun mengundang Majelis Desa Adat Kabupaten dan Kecamatan serta PHDI  membahas hal ini dalam rapat bersama Forkopimda Karangasem, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (16/8).

Gede Dana menyebutkan, rapat ini digelar sebagai upaya pemerintah daerah menekan tinggi dan ganasnya penularan Virus Covid-19 yang dicurigai sebagai virus varian delta yang baru. Ditandai dengan semakin meningkatnya kasus baru Covid-19 , tingkat kesembuhan yang menurun dan angka kematian yang cenderung meningkat.

Bupati mengajak Majelis Desa Adat Kabupaten dan Kecamatan untuk bersama-sama melakukan sosialisasi guna membangun kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan dalam menjalankan upacara yadnya, termasuk sosialisasi pentingnya vaksinasi Covid-19 dan mengimbau OTG yang isoman untuk isoter.

Di samping itu, Bupati Dana mengajak beraama sama meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa penanganan Virus Covid-19 ini , merupakan tanggung jawab bersama sekaligus mempercepat pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

Bupati Gede Dana juga meminta masyarakat untuk benar-benar disiplin dalam mematuhi surat edaran bersama  agar penyelenggaraan Panca Yadnya di Karangasem tidak memicu penyebaran Covid-19. Sebab, angka positiv Covid-19 di Bali, khususnya di Karangasem masih sangat tinggi.

Ia juga mengatakan, upaya pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan penularan virus varian Delta Covid-19 dilakukan demi keselamatan dan kerahayuan bersama. Tujuannya untuk melindungi masyarakat sehingga tatanan kehidupan segera kembali normal.

“Bulan Juli-Agustus dianggap sebagai penanggalan baik, untuk upacara adat kegiatan yadnya. Penyebaran delta 6,5 kali lipat lebih cepat menyebar dari Virus Corona biasa. Jika upacara adat yang masih bisa ditunda, ditunda dulu. Perantau jangan dulu pulang, ikut mendoakan dari rumah saja, atau dikurangi jumlah pesertanya dibatasi 15 orang maksimal 25 orang, dengan tetap prokes ketat,” jelas Bupati Karangasem.

Dengan upaya-upaya ini,  Gede Dana berharap, semoga angka positif Covid-19 segera menurun, masyarakat terselamatkan, ketersediaan ruangan di rumah sakit kembali normal dan pelaksanaan vaksinasi semakin lancar.

Sementara itu, Majelis Bendesa Adat Kabupaten Karangasem Ketut Alit Suardana mengatakan, MDA siap dilibatkan dalam mendukung upaya – upaya Pemerintah khususnya dalam menangani Covid-19 di Karangasem. (MT-010)

 

 

 

Bagikan Beras Bantuan Gubernur, Bupati Dana: Pemerintah Selalu Berupaya Bantu Warga

0

Amlapura, Matahari Timur – Bantuan beras dari Gubernur Bali terus disalurkan Bupati Karangasem Gede Dana kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Karangasem.  Pemberian bantuan ini dilakukan, dikarenakan melihat dampak dari pandemi ini bagi masyarakat, khususnya di bidang ekonomi.

Pada pemberian bantuan kali ini, Gede Dana menyasar Kecamatan Selat dan Kecamatan Sidemen serta dilakukan hari Kamis (12/8). Beras dibagikan Bupati Gede Dana ke Kecamatan Selat sebanyak 120 zak beras, yang akan dibagikan ke delapan desa yang ada di kecamatan tersebut.

Sedangkan di Kecamatan Sidemen, 250 zak beras dibagikan untuk 10 desa yang menyebar di Kecamatan Sidemen. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor Camat Sidemen dengan dihadiri langsung oleh masing-masing perwakilan masing masing desa yang telah didata oleh perbekel di desanya masing – masing.

Di sela-sela penyerahan bantuan, Bupati I Gede Dana menyampaikan, pemerintah akan selalu berupaya untuk memberikan bantuan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Ia berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu, dan selanjutnya Bupati Dana terus mengingatkan agara masyarakat selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari paparan virus Covid-19.

“Tentu kita tidak bisa selalu mengandalkan bantuan pemerintah, karena anggaran pemerintah juga terbatas. Tapi bagaimanapun langkahnya, kami akan selalu ada di tengah – tengah masyarakat dan berupaya memberikan yang terbaik yang kami bisa lakukan kepada masyarakat. Pemerintah juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berbagi secara spontan di masa sulit ini. Semoga pandemi ini segera berlalu,” ujar Gede Dana.( MT – 001)

Bupati Dana Serahkan Bantuan Beras dari Bumdesma Manggis untuk Masyarakat Kurang Mampu

0

Amlapura, MatahariTimur – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Sekda Karangasem Sedana Merta, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Karangasem Dapil Manggis I Wayan Sunarta dan Camat Manggis Ida Nyoman Astawa SSTP, membagikan    paket sembako kepada perwakilan masyarakat kurang mampu dari masing – masing desa se-Kecamatan Manggis, pada Jumat tanggal 13 Agustus 2021. Kegiatan ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan dan bertempat di Wantilan Sabalanga Kantor Camat Manggis.

Bantuan bersumber dari dana sosial sisa hasil usaha (SHU) Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma). Adapun sasaran pembagian paket sembako diberikan kepada warga terdampak pandemi Covid-19, utamanya masyarakat
kalangan ekonomi ke bawah yang kurang mampu.

Bupati GedeDana dalam arahannya mengatakan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga pihaknya secara berkesinambungan akan terus berupaya memberikan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, juga akan selalu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait pandemi Covid-19 ini.

“Kita tetap utamakan protokol kesehatan, sehingga saat membagikan dilakukan secara simbolis dan perwakilan agar tidak terjadi kerumunan, dan semoga bantuan ini bermanfaat,” ujar Gede Dana.

Selain membagian bantuan Gede Dana juga mengimbau dan berpesan kepada kepala Desa yang hadir agar turut serta jangan pernah lelah untuk tetap memberikan pengarahan kepada warganya supaya tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Saya mengimbau kepada warga untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dengan selalu memperhatikan 5 M, serta tetap berada di rumah apabila tidak ada kepentingan yang urgent,” ucapnya.

Salah satu perwakilan warga, Komang Santiasa dari Desa Tenganan Dauh Tukad dalam kesempatan itu mengucapkan banyak  terima kasih atas bantuan yang diberikan. ” Saya sangat terharu bisa berjabat tangan langsung dengan Bapak Bupati yang mau turun langsung memperhatikan warganya. Terima kasih saya ucapkan dan semoga pemberian bantuan ini juga bisa diberikan kepada warga lainnya yang membutuhkan,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah  kepala desa se-Kecamatan Manggis, serta dihadiri Kapolsek Manggis Kompol Anak Agung Gede Arka SH MH dan Ketua Bumdesma Kecamatan Manggis Nengah Sukadana.( MT – 001 )

 

Luhut Harap Pasien Positif Langsung di Isoter, Tito Karnavian Akui Prokes di Bali Sudah Cukup Baik

0

DENPASAR, MatahariTimur – Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, dan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di DPRD Provinsi Bali, hingga tempat Isolasi Terpusat (Isoter) yang berlokasi di Werdhapura Village Center Sanur Denpasar dan di Hotel Primesbiz Kuta Badung pada, Kamis (Wraspati Kliwon, Klawu) tanggal 12 Agustus 2021.

Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan dalam kunjungannya menyampaikan pentingnya Isolasi Terpusat (IsoTer), Tracing dan Testing untuk mengurangi penyebaran pandemi Covid-19 di Bali yang hingga saat ini masih di angka
ribuan. Dihadapan awak media, Menko Marves juga mengharapkan pasien yang sudah dinyatakan positif, agar langsung diarahkan Isoter sebanyak – banyaknya.

“Ini jadi kunci mengurangi terjadinya klaster keluarga yang rentan tertular apabila isolasi mandiri,” ujarnya seraya mengajak seluruh pemerintah daerah baik Pemprov dan Pemkab/Pemkot se Bali meningkatkan tracing dan testing
terhadap orang yang berinteraksi erat dengan pasien yang positif Covid.

Menko Luhut juga meyakinkan bahwa bagi yang dinyatakan Covid harus masuk isoter. “Karena di sini ditangani dan dilayani dengan baik, apalagi ada dokter, obat – obatan yang cukup, dan ada oksigen yang cukup. Jadi semua
disiapkan pemerintah, tempatnya juga bagus, baru positif jangan berkecil hati, ini bukan aib,” ajaknya seraya mencontohkan keluarganya turut menjadi keganasan pandemi Covid – 19, mulai anak, menantu hingga cucu, yang kesemuanya melewati proses penyembuhan di lokasi isoter.

Di sisi lain, Luhut Binsar Panjaitan mengajak seluruh pemegang kebijakan di Bali untuk bersatu padu menangani penyebaran pandemi, mengingat tingkat kasus di Pulau Bali yang dinilainya masih tetap stagnan. “Ayo kita semua sama – sama perbaiki diri, jangan saling salah – salahan, patuhilah anjuran dan kebijakan pemerintah, karena kami mengkaji semua itu dari semua sudut, kami lihat dari semua disiplin ilmu baik dari epilognya, sosialnya, baik dari ekonominya, hingga ketahanan politik. Tak ada satu pun satu pejabat, institusi atau negara yang punya pengalaman menangani kasus seperti ini sepanjang sejarah, semenjak terakhir terjadinya wabah flu puluhan tahun lalu atau sekitar tahun 1917,” jelasnya.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya mengakui protokol kesehatan di Bali sudah cukup baik, seperti disiplin memakai masker. Begitu juga kemampuan testing lumayan baik. “Jadi sudah satu setengah tahun lebih kita berhadapan dengan pandemi dan polanya sudah tahu kita, yakni menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M yaitu, Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, dan Mengurangi mobilitas, Kemudian melakukan testing dan tracing, serta mengikuti vaksinasi,” ujarnya.

Sebagai penutup Menkes, Budi Gunadi dalam kesempatannya mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Jangan lupa protokol kesehatannya, pakai masker dimanapun, untuk upacara keagamaan jangan terlalu berkerumun,” ujarnya.

Selain meninjau vaksinasi dan tempat Isolasi Terpusat (Isoter) di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Mendagri RI, Tito Karnavian, dan Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin yang didampingi oleh Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati pada hari yang sama juga meninjau tempat Isoter di Kabupaten Buleleng.(MT – 001)

Satgas Denpasar Gencarkan Pemantauan ProkesTekan Penyebaran Covid 19.

0

Denpasar, MatahariTimur – Tim Yustisi Kota Denpasar kembali melaksanakan operasi pemantauan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran penularan virus covid-19 di Kota Denpasar. Kegiatan kali ini dilaksanakan di simpang Jalan Kebo iwa – Jalan Taman Wedasari Desa Pedangsambian Kaja Kecamatan Denpasar Barat, pada Kamis (12/8) pagi.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan ini dalam rangka menindak lanjuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV. Dalam pelaksanaan penerapan disiplin protokol kesehatan ini kami lebih menyasar kepada masyarakat dan pengendara yang belum mentaati protokol Kesehatan yang melintas di simpang Jalan Kebo iwa – Jalan Taman Wedasari Desa Pedangsambian Kaja Kecamatan Denpasar Barat.

Lebih lanjut, Dewa Sayoga mengatakan setiap penertiban jika ditemukan ada yang tidak menggunakan masker maka akan di denda ditempat. Sedangkan bagi yang salah menggunakan masker akan diberikan pembinaan. “Seperti hari ini kami tidak menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker tetapi kami menemukan 5 orang yang salah menggunakan masker kami berikan pembinaan,” ujar Dewa Sayoga.

“Dengan rutin dan gencar dilaksanakan pemantauan protokol kesehatan ini, kami berharap dapat meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan prokes khususnya di masa pandemi ini, baik itu menjaga kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan, dan menggunakan sanitizer. Dengan taat menerapkan prokes dari diri sendiri, kami berharap penyebaran covid 19 ini dapat diminimalisir dan pandemi ini cepat berlalu sehingga ekonomi dan kegiatan masyarakat lainnya dapat segera pulih kembali,” ucap Dewa Sayoga.(MT – 001)

Tiga Menteri Turun Meninjau Penanganan Covid-19 di Buleleng

0

Singaraja, MatahariTimur – Tiga Menteri yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin turun langsung meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Kamis (12/8/2021).

Dalam kegiatan peninjauan itu, rombongan menteri didampingi Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, SH. M.Si, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Sumanjuntak, M.Sc, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan jajaran Forkopimda Kabupaten Buleleng.

Peninjauan diawali di Asrama Kampus Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Desa Jineng Dalem yang dijadikan tempat isolasi terpusat (isoter) bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanda gejala (OTG) atau bergejala ringan. Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, SE.M.I.K. yang sekaligus sebagai Wakil Ketua Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng menjelaskan bahwa tempat isoter Kampus Undhiksa sudah merawat 523 pasien dan 193 diantaranya telah dinyatakan sembuh. Selain memanfaatkan satu blok asrama mahasiswa Kampus Undiksha Jineng Dalem, isoter pasien Covid-19 di Buleleng juga dilakukan di asrama SMK dan SMA Bali Mandara serta KIPAN C Air Sanih.

Menurut Dandim, pihaknya berusaha menciptakan suasana isoter menjadi senyaman mungkin sehingga pasien dapat sembuh lebih cepat. Selain itu, ia menilai pola isoter lebih efektif karena pemberian obat dan konsultasi tenaga medis dapat dilakukan lebih intensif. Untuk mempercepat pengendalian Covid-19 di wilayah Buleleng, jajarannya terus melakukan pendataan warga terkonformasi positif yang masih melakukan isolasi secara mandiri di rumah. “Kami akan jemput dan arahkan untuk menjalani isolasi di isoter,” jelasnya. Selain meninjau lokasi isoter Kampus Jineng Dalem, rombongan menteri juga menyambangi SDN 3 Jineng Dalem yang menjadi salah satu tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Menko Marves Luhut Panjaitan dalam keterangan persnya usai melakukan peninjauan menyampaikan bahwa Bali mencatat capaian vaksinasi paling baik jika dibandingkan daerah lain. Persoalannya adalah keberadaan tempat isoter yang menurutnya harus lebih diperbanyak di kabupaten/kota. “Vaksin tak ada masalah, masalahnya adalah isoter,” ucapnya.

Setelah memantau langsung manajemen isoter di Asrama Kampus Undhiksa, ia menyebut Buleleng bisa dijadikan model dalam pengelolaan isoter di kabupaten lain. “Dari laporan tadi, semua yang menjalani isolasi di sini sembuh dan sejauh ini belum ada yang meninggal,” imbuhnya.

Bercermin dari apa yang dilakukan di daerah lain yang telah berhasil mengendalikan angka Covid-19, Luhut mendorong semua kabupaten/kota di Bali membuat isoter. “Di tempat isoter itu tempat tidur bagus, makan bagus, dokter dan perawat ada, obatnya juga ada, olah raga dikoordinir. Yang masih melakukan isolasi mandiri di rumah harus ke isoter agar tak menyebarkan lagi ke anggota keluarga yang lain,” tambahnya.Ia berharap, isoter yang terkelola dengan baik menjadi kunci dalam upaya menurunkan kasus Covid-19 di Daerah Bali. Karena jika kasusnya masih tinggi, orang luar akan menilai kalau Bali tak disiplin.(MT – 001)