23.7 C
Bali
29 Juli 2026
Beranda blog Halaman 39

Mohon Jagat Bali Terhindar Bencana, Gede Dana Gelar Upacara Aci Pakelem Hulu – Teben

0

Amlapura, MatahariTimur – Bertepatan dengan Rahine Tumpek Wayang hari Sabtu (Saniscara Kajeng Kliwon,) yang juga bertepatan dengan Purwani Tilem Bhadrawada/Sasih Karo, tanggal 7 Agustus 2021 Bupati Karangasem Gede Dana menggelar Aci Hulu – Teben ring panca segara bertempat di Pura Segara Manik Kembar Batu Belah, Desa Darah Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem.

Prosesi upakara ini di Puput Ida Pedanda Gede Made Demung Sogatha dari Griya Demung Tegal Kaang Kaang. Turut serta mendampingi Bupati, Kepala Biro Kesbang Provinsi Bali beserta Sekda Karangasem Sedana Merta.

Gede Dana dalam keteranganya mengatakan, Aca ini di laksanakan sesuai dengan surat edaran Gubernur Bali agar agar diadakan serentak di seluruh jagat Bali

“Upacara bhakti Aci Pakelem ini dilaksanakan sebagai wujud implementasi dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan upacara Segara Kertih dan Dhanu Kertih dan ini didukung penuh oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali dan Majelis Desa Adat beserta jajaran di masing-masing tingkat Kabupaten dan Kecamatan, serta Desa Adat setempat dengan tujuan mulia untuk Memohon kepada Hyang Widhi Wasa maraga Ida Bhatara Baruna agar saluwiring lara merana gering agung Covid-19 cepat dikembalikan ke asalnya, beserta dampak yang
menyertainya segera diakhiri, sehingga tatanan kehidupan krama Bali bisa berjalan normal,” ujarnya.

Bupati Gede Dana juga menambahkan tujuan Prosesi ritual ini juga bertujuan Memohon kepada Hyang Widhi Wasa maraga Hyang Siwa Tiga agar ‘beliau ledang arsa ngadegin’ saat acara ini digelar.

“Semoga dengan digelarnya upakara Pakelem ring Panca Sagara, Ida Bhatara Baruna ledang arsa sweca menghindarkan Bali dari bencana alam dahsyat, Memohon kepada Hyang Widhi Wasa maraga Hyang Siwa Tiga agar gering agung Covid-19 beserta semua dampaknya ini segera berakhir dan Jagat Bali mawali landuh ” ujarnya. (MT – 001)

Mohon Jagat Bali Terhindar Bencana, Gubernur Bali Gelar Upacara Aci Pakelem Hulu – Teben di Panca Segara

0

Bangli, MatahariTimur – Gubernur Bali Wayan Koster melaksanakan Upacara Aci Pakelem Hulu-Teben di Panca Sagara secara serentak pada hari Sabtu (Saniscara Kajeng Kliwon, Wayang/Tumpek Wayang) yang juga bertepatan dengan Purwani Tilem Bhadrawada/Sasih Karo, tanggal 7 Agustus 2021 mulai Pukul 08.00 Wita dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat dan penuh disiplin.

Pelaksanaan Upacara Aci Pakelem Hulu-Teben di Panca Sagara dipuput secara langsung oleh 5 sulinggih, yakni 1). Ida Pedanda Gede Made Demung Sogata (Wakil Dharma Upapatthi PHDI Kabupaten Karangasem) di Sagara Batu Belah, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem; 2). Ida Pandita Mpu Jaya Reka Merta Yoga (Dharma Upapatthi PHDI Kabupaten Badung) di Sagara Dalem Pakendungan, Desa Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung; 3). Ida Pedanda Gede Anom Manuaba (Dharma Upapatthi PHDI Kabupaten Jembrana) di Sagara Rupek, Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng; 4). Ida pandita Mpu Dharma Mukti Sidha Kerti (Dharma Upapatthi PHDI Kabupaten Buleleng) di Sagara Negara Gambur Anglayang, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng; dan 5). Ratu Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun (Bhagawanta Gubernur dan Wakil Gubernur Bali) di Hulun Sagara Danu Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Upacara bhakti Aci Pakelem yang dilaksanakan sebagai wujud implementasi dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan upacara Segara Kertih dan Dhanu Kertih ini didukung penuh oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali dan Majelis Desa Adat beserta jajaran di masing-masing tingkat Kabupaten dan Kecamatan, serta Desa Adat setempat dengan tujuan mulia untuk 1). Memohon kepada Hyang Widhi Wasa maraga Ida Bhatara Baruna agar saluwiring lara merana gering agung Covid-19 cepat dikembalikan ke asalnya, beserta dampak yang
menyertainya segera diakhiri, sehingga tatanan kehidupan Krama Bali bisa berjalan normal kembali; 2). Memohon kepada Hyang Widhi Wasa maraga Hyang Siwa Tiga (Siwa Agni, Siwa Pasupati, Siwa Amerta/Ider Bhuwana/Panyejeg Jagat/Paneduh Bhumi) agar Beliau ledang arsa ngadegin saat Murddhaning Jagat Bali ngaturang Aci Pakelem ring Panca Sagara dan Ida Bhatara Baruna ledang arsa sweca menghindarkan Bali dari bencana alam dahsyat, seperti tsunami, sehingga Alam, Krama, dan Kebudayaan Bali tetap rajeg; dan 3). Memohon kepada Hyang Widhi Wasa maraga Hyang Siwa Tiga agar Jagat Bali mawali landuh, tata tentrem kreta raharja, gemah ripah loh jinawi, tan kirang sandang pangan papan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali, Wayan Koster hadir langsung mabhakti dan dilanjutkan Upacara Aci Pakelem di Pura Sagara Danu Batur yang didampingi oleh Bupati Bangli, Sekretaris Daerah, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala BPBD, Kepala Biro Umum dan Protokol Provinsi Bali, serta Panyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, dan MDA Kabupaten Bangli.
Sementara di Pura Segara Dalem Pakendungan, Desa Kuta, Badung dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

Sedangkan pelaksanaan Upacara di Tiga Pura Sagara yang lain, Gubernur memberikan mandat kepada Kepala Perangkat Daerah untuk melaksanakan Upacara Mabhakti dan Pakelem atas nama Gubernur Bali.(MT-001)

 

 

Percepat Penanganan Covid-19, Bupati Dana Sampaikan Karangasem Butuh Sistem Pelaporan Terintegrasi

0

Amlapura, MatahariTimur – Pemerintah terus berupaya dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19. Terbaru, pemerintah pusat melalui Satgas Covid-19 Nasional menggelar kegiatan kajian operasional dalam rangka membangun kepemimpin kolaboratif, baik pada pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah.

Untuk mewujudkannya, tim pakar Satgas Covid-19 menyelenggarakan beberapa tahapan kegiatan seperti, pendampingan secara daring dengan melibatkan pimpinan daerah yang ada di 128 kabupaten atau kota di 7 provinsi se Jawa-Bali.

Kegiatan pendampingan secara daring itu seperti yang diikuti oleh Pemkab Karangasem, Jumat (6/8). Bertempat di Ruang KMC Pemkab Karangasem itu langsung oleh Bupati Gede Dana didampingi Sekda Sedana Merta dan Kapolres Karangasem AKBP Ricko Abdilah.

“Untuk Kabupaten Karangasem saat ini masih menjalankan PPKM Level 4, dengan jumlah kasus aktif sebanyak 386 Jiwa. Aktivitas pengendalian di Kabupaten Karangasem diantaranya, penerapan 3 M di masyarakat yang kini mengalami peningkatan kesadaran masyarakat”. ujar Gede Dana.

Gede Dana juga mengatakan bahwa, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial ekonomi kepada masyarakat baik itu PKH yang sudah diterima masyarakat sebanyak 18.350 KK, BPNT 28.501 KK, BST 7.119, Beras Dampak Kemensos 3000 zak. Termasuk meningkatkan pelaksaan testing dan tracing, penyediaan pelayanan faskes di 12 puskesmas dan 3 rumah sakit, pelaksanaan vaksin dan pembentukan posko satgas di 78 desa/kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gede Dana sempat menyampaikan dukungan yang dibutuhkan di daerahnya, diantaranya sistem pelaporan terintegrasi dan juga bantuan sosial kepada masyarakat Karangasem.(MT – 001)

Bupati Gede Dana Gelontorkan Ribuan Sak Bantuan Beras

0

Amlapura, MatahariTimur, – Bupati Karangasem Gede Dana, mulai salurkan ribuan sak bantuan beras yang nantinya akan  diserahkan kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid -19 di Kabupaten Karangasem.

Bantuan yang nantinya juga akan di distribusikan secara bertahap  ke Semua Kecamatan di Kabupaten Karangasem bersumber dari Pemerintah Propinsi Bali sebanyak 1000 sak beras dan sisanya sebanyak 170 sak beras bersumber dari bank Mandiri.

“Bantuan beras ini kami bagikan bertahap ke dua Kecamatan dulu, Kecamatan Karangasem dan Kecamatan Manggis” ujar Gede Dana di sela – sela pendistribusian beras yang di terima langsung Camat Karangasem Cokorda Alit Surya Pratama bertempat Kantor Camat Karangasem, kamis 5 Agustus 2021.

Gede Dana menyebutkan bantuan beras ini yang nantinya di sebar ke 8 Desa dan 3 Kelurahan se Kecamatan Karangasem.

Selanjutnya Gede Dana juga membagikan bantuan beras di Kecamatan Manggis yang di Terima Camat Manggis Ida Nyoman Astawa bertempat di Kantor camat Manggis sebanyak 180 kantong beras yang nantinya di sebar ke 12 Desa di Kecamatan Manggis.

Pada kesempatan ini Gede Dana mengimbau kepada seluruh kepala Desa agar mengawal proses pendistribusian bantuan ini, karena tentunya data – data masyarakat yang kurang mampu atau belu tersentuh bantuan ada di Kepala Desa.

“Saya harap bantuan ini nantinya tepat sasaran, agar masyarakat yang belum tersentuh bantuan Covid-19 bisa mendapatkan nya, dan semoga bantuan ini bermanfaat di masa Pandemi ini,” ujar Gede Dana.( MT – 001)

 

 

Kodam IX/Udayana Launching Pompa Hidram Tahap III dan Kegiatan Gejala di Bali-Nusra

0

Denpasar, MatahariTimur – Upaya Kodam IX/Udayana untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah Bali-Nusra semakin intens dilakukan melalui kegiatan non program, salah satunya dalam program mendukung ketersedian air untuk warga yang masih kesulitan mendapatkan air bersih yang diwujudkan dengan pemasangan pompa hidram pada sumber air yang sulit dicapai oleh masyarakat.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., secara Virtual atau melalui Video Comference (Vidcon) bertempat di Ruang Airlangga Puskodalops Kodam IX/Udayana, pada Kamis (5/7/2021) melaksanakan kegiatan Launching Pompa Hidram Tahap III, Peresmian Rehab Gereja, dan kegiatan Gerakan Jaga Alam dan Lingkungan (Gejala) di wilayah Bali-Nusra.

Pangdam menyampaikan, kegiatan Launching Pompa Hidram Tahap III ini merupakan awal dan dimulainya kembali pembangunan pompa hidram sebanyak 54 titik yang tersebar di wilayah Bali-Nusra. Pada tahap I dan II sebelumnya telah dibangun pompa hidram sebanyak 137 titik juga tersebar di wilayah Bali-Nusra serta saat ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat.

Sampai saat ini Kodam IX/Udayana telah dan sedang membangun sebanyak 191 titik yang tersebar di wilayah Bali-Nusra. Target pembangunan pompa hidram di wilayah Bali-Nusra dengan jumlah keseluruhan sebanyak 202 titik tersebut diharapkan bisa selesai sampai akhir bulan Oktober 2021.

“Melalui survey maupun kajian, kita juga telah memulai kegiatan untuk sumur bor pompa air dalam, namun kegiatan ini masih sangat terbatas karena alat bornya hanya ada tiga unit dan sedang mengerjakan di tiga tempat. Kita juga akan terus diupayakan semaksimal mungkin dengan dukungan dari berbagai pihak, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan secara maksimal”, jelas Pangdam.

Selanjutnya, terkait tempat-tempat ibadah dan tempat-tempat kegiatan masyarakat yang memerlukan bantuan agar didata oleh para Babinsa dan dibantu Bhabinkantibmas di wilayah masing-masing. Semoga Kodam IX/Udayana secara bersinergi bisa membantu dan mengerjakannya.

“Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini Kamis, 5 Agustus 2021, Pengerjaan Pompa Hidram Tahap III, Peresmian Rehab Gereja, dan kegiatan Gerakan Jaga Alam dan Lingkungan (Gejala) di wilayah Bali-Nusra, saya nyatakan dimulai”, ucap Pangdam.

Pada kesempatan tersebut Pangdam juga mengingatkan apa yang telah disampaikan oleh pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan, upayakan selalu menerapkan 5 M. jangan anggap remeh Covid-19 dan jangan terlalu takut, karena 90 % pasien Covid-19 bisa sembuh asalkan laksanakan isolasi dengan baik dan sebaiknya laksanakan isolasi terpusat sehingga tidak menimbulkan klaster baru.

“Kepada TNI dan Polri, kita harus menjadi penegak dan membantu Pemda diwilayahnya dalam melakukan tracing, tracking dan testing semaksimal mungkin untuk mengantisipasi berkembangnya pandemi Covid-19 ini. Laksanakan isolasi terpusat dan upayakan mulai dari Desa sampai Kecamatan mempunyai tempat-tempat isolasi terpusat untuk menanggulangi penyebaran Covid-19”, harap Pangdam.

Dalam acara tersebut, Pangdam juga melakukan interaktif dan tanya jawab dengan beberapa Kepala Daerah, Tomas, Toga, Todat dan Organisasi Kepemudaan yang mengikuti kegiatan Vidcon tersebut, yang intinya semua mengucapkan terimaksih atas nama masyarakat yang telah dibantu Kodam IX/Udayana atas pembangunan Pompa Hidram dan Rehab pembangunan Gereja yang telah selesai dilaksanakan sehingga dapat mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AL, LO AU dan para Dan/Kabalakdam IX/Udayana serta secara terpisah diikuti juga oleh para Danrem dan Dandim jajaran Kodam IX/Udayana. ( MT – 001 )

Wagub Cok Ace Apresiasi Penyerahan Santunan Jasa Raharja Bagi Keluarga Korban Tenggelamnya Kapal Yunice

0

Denpasar, MatahariTimur – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas tanggap bencana dari PT. Jasa Raharja dan PT. Jasa Raharja Putera yang telah memberikan santunan bagi keluarga korban yang mengalami musibah tenggelamnya Kapal Motor penumpang Yunice rute Ketapang-Gilimanum pada Selasa 29 Juni 2021 sekitar pukul 19.00 Wita di wilayah perairan pelabuhan Gilimanuk lalu.

Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, Wagub Cok Ace menyampaikan belasungkawa dan berharap para keluarga korban diberikan ketabahan. Demikian disampaikan Wagub Cok Ace saat menyaksikan penyerahan santunan bagi para korban kecelakaan kapal KMP Yunicee dan bantuan sembako bagi para pelaku transportasi angkutan umum yang terdampak Covid 19 di Provinsi Bali, yang diserahkan oleh PT. Jasa Raharja dan PT. Jasa Raharja Putera bertempat di ruang rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali-Denpasar pada Rabu (4/8).

“Ini merupakan musibah yang tidak bisa kita tebak, dan pada saat tersebut memang sedang ramai-ramainya yang menyebrang ke Ketapang karena ada upacara di Pura Semeru, tapi semoga dengan musibah ini juga memberikan kita suatu pelajaran baik bagi pengelola kapal maupun penumpang sendiri agar lebih waspada”, ucapnya.

“Semoga dengan adanya santunan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban dan korban yang masih sakit semoga cepat dipulihkan dan dapat beraktifitas sebagaimana mestinya”, imbuh Wagub Cok Ace.

Sementarta itu, Direktur Operasional PT. Jasa Raharja Cabang Bali Dewi Aryani Suzana mengatakan bahwa manajemen PT Jasa Raharja mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada stakeholders atas koordinasi dan sinergi dalam penanganan kejadian tersebut, sehingga santunan bagi para penumpang dapat terselenggara dengan lancar.

Lebih lanjut, Dewi Aryani mengatakan penyerahan santunan secara simbolis ini sekaligus menjadi bentuk empati dan silaturahmi kami kepada keluarga penumpang KMP Yunicee. Santunan secara langsung telah diserahkan kepada keluarga penumpang, melalui kunjungan langsung secara jemput bola, dan selanjutnya santunan diserahkan melalui transfer.

“Dapat kami sampaikan tindak lanjut santunan bagi para penumpang yang telah kami proses adalah sebagai berikut: Jumlah penumpang sebanyak 27 orang; Total santunan Meninggal Dunia Rp. 862 Juta telah
diserahkan sebanyak 20 Penumpang; Seluruh Santunan kami serahkan sesuai alamat
keluarga yang berada di 6 kota asal yaitu: Surabaya (1 orang), Banyuwangi (7 orang) Denpasar (5 orang), Singaraja (5 orang), Pamekasan (1 orang) dan Tasikmalaya (1 orang) serta jaminan biaya perawatan bagi penumpang yang mengalami luka-luka sebanyak 7 Penumpang” ujarnya.

Disampaikan pula, sebagaimana ketentuan akibat kecelakaan alat angkutan umum bahwa Setiap korban meninggal dunia memperoleh santunan sebagai bentuk Perlindungan Dasar Pemerintah sebesar Rp.50 juta rupiah , dan bagi korban luka – luka di rumah sakit diberikan penjaminan biaya rawatan secara overbooking sampai dengan Rp. 20 Juta Rupiah, serta bagi korban yang tanpa ahli waris diserahkan santunan biaya penguburan sebesar Rp. 4 Juta. Besaran tersebut sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No.15 Tahun 2017.

“PT Jasa Raharja sebagai Member of Indonesia Financial Group (IFG) senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud Negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan Lalu Lintas Jalan”, lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan santunan oleh PT. Jasa Raharja Putera kepada keluarga korban yang meninggal dunia sebesar Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah, juga diserahkan bantuan sembako kepada perwakilan penerima bantuan.(MT – 001)

Jenguk Korban Longsor, Bupati Dana Ingatkan Warga Waspada di Musim Hujan

0

Amlapura, MatahariTimur – Hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem, mengakibatkan bencana tanah longsor yang terjadi di Banjar Dinas Pejeng, Desa Menanga,  Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

Akibat bencana tersebut mengakibatkan I Komang Putra Adnyana, bocah berusia lima tahun meninggal dunia ditimpa reruntuhan bongkahan tembok rumah yang roboh pada Selasa (3/8/2021) pagi.

Mendengar warganya tertimpa bencana, Bupati Karangasem, Gede Dana tak tinggal diam, usai meninjau kegiatan vaksinasi masyarakat, Gede Dana langsung bergegas ke lokasi bencana mengunjungi keluarga korban untuk memastikan keadaan keluarga korban dan memberikan penanganan pasca terjadinya longsor.

“Saya atas nama pemerintah dan pribadi turut berduka cita dan menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga I Putu Merta Nadi, nantinya kami akan memberikan bantuan di tengah musibah yang terjadi,” ujar Gede Dana.

Menyikapi potensi bahaya yang ada dan kondisi yang memasuki musim penghujan, masyarakat diimbau untuk membangun kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“Melihat kejadian ini saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati apalagi saat musim penghujan karena di wilayah Karangasem yang secara geografis masyarakatnya banyak tinggal di wilayah bebukitan tentunya ini sangat rawan dan berpotensi terjadi tanah longsor, karena tanah menjadi tidak stabil,” kata Bupati Gede Dana.

Perbekel Desa Menanga I Wayan Suartana mengatakan, peristiwa tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerahnya sejak Senin (2/8) kemarin hingga membuat tanah menjadi labil. Terlebih, di sekitar rumah korban terdapat tebing-tebing yang menjulang cukup tinggi, sehingga cukup rawan terjadi bencana longsor saat hujan turun cukup deras.

“Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari dan suasananya juga masih cukup gelap, sehingga korban tidak sempat untuk menyelamatkan diri karena kejadiannya sangat cepat. Selain itu, saat kejadian juga sedang turun hujan yang cukup deras,” ujar Suartana menambahkan.( MT – 001)

 

Polsek Nusa Penida Tangkap Pencuri Brankas Kantor Desa Sakti

0

Semara Pura, MatahariTimur – Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus pencurian brankas di Kantor Desa Sakti Br Sakti Desa Sakti Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung yang terjadi pada hari Jumat tanggal 11 Juni 2021.

Pemuda berinisial Iks alias Tekor (40) diamankan Polsek Nusa Penida setelah melakukan aksi pencurian. Pelaku mencuri sejumlah surat surat berharga seperti BPKB dan Sertifikat Tanah dengan membongkar brangkas yang disimpan di Kantor Desa Sakti Br Sakti Desa Sakti Kecamatan Nusa Penida.

Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K,M.H., melalui Kapolsek Nusa Penida Akp I Gede Sukadana,S.H., menyampaikan kasus pencurian yang dilakukan tersangka Iks alias Tekor terungkap saat personel Reskrim Polsek Nusa Penida mendapatkan informasi dari masyarkat bahwa ada seseorang dengan ciri ciri seperti pelaku menggadaikan sertifikat tanah di wilayah Desa Kutampi Nusa Penida.

Dari informasi yang diterima, kemudian Personel Polsek Nusa Penida melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka dirumahnya pada hari Sabtu (31/7/2021), Selain itu petugas juga menyita sejumlah barang bukti 1 (satu) buah berangkas warna hitam terbuat dari baja ringan dengan ukuran panjang 30 cm lebar 25 cm dan tinggi 20 Cm, 1 (satu) Buah pengungkit daging buah kelapa ( penyuluhan ),1 (satu) buah baju kaos warna hitam notif bunga,1 (satu) buah acu 70 ah warna merah hitam merk yuasa,1 (satu) buah BPKB truck hino nomor BPKB C-4850827 an. Kompyang Suailowati.

“Dari pemeriksaan awal tersangka mengaku menyantroni Kantor Desa Sakti Br Sakti Desa Sakti Kecamatan Nusa Penida, pelaku masuk melalui jendela bagaian timur dengan memakai pengungkit kelapa namun pelaku tidak bisa masuk mengingat jendela tersebut terdapat terali. Sehingga saat itu pelaku berjalan menuju pintu depan dengan mendobrak secara paksa kemudian pelaku masuk keruang penyimpanan brangkas yang terpasang pada tembok Sehingga baut bautnya bisa dilepas. Setelah itu pelaku membawa kotak berangkas tersebut dengan berjalan kaki dan disembunyikan di semak- semak” ujar AKP I Gede Sukadana S.H.,

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) Ke – 5 e,
dengan unsur-unsur tindak pidana pencurian dengan pemberatan, barang siapa mengambil barang, sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki dengan masuk ketempat melakukan kejahatan atau sampai pada barang yang diambil dilakukan dengan nerusak, memotong atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu secara melwan hukum diancam dengan pencurian
dengan pemberatan.” tambah Kapolsek (MT – 001)

Program Antar-Jemput Pasien Disambut Haru, Warga: Terima Kasih Bupati Gede Dana

0

Amlapura, MatahariTimur – Program Layanan ‘Antar-Jemput Pasien’ yang beroperasi melayani masyarakat Karangasem, terutama warga yang kurang mampu, telah berjalan sekitar sebulan. Dan seperti yang diharapkan, program yang populer disebut Pelayanan AJP ini, telah menyasar banyak warga yang membutuhkan mobilitas untuk mengantar dan menjemput mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas terdekat atau di rumah sakit.

Sesuai komitmen, Pemerintah Kabupaten Karangasem di bawah kepemimpinan Bupati Gede Dana, akan terus berupaya meningkatkan kualitas Program Layanan AJP, agar benar-benar dirasakan manfaatnya dan semakin banyak bisa melayani masyarakat bahkan hingga ke pelosok.

Menurut Gede Dana, Karangasem yang terletak di ujung timur Pulau Bali dengan luas wilayah lebih dari 839.000 kilometer persegi dan jumlah penduduk lebih dari 500 ribu jiwa dan letak geografis yang penduduknya kebanyakan tinggal di wilayah berbukit-bukit, tentunya pelayanan masyarakat di bidang kesehatan sangat kurang mampu menjangkaunya.

Dengan adanya kondisi seperti ini, lanjutnya, maka Pemerintah Kabupaten Karangasem hadir dengan  program AJP  bagi warga yang kurang mampu atas dasar merealisasikan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem Era Baru.

“Semoga dengan program ini dapat mengurangi beban masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu, Terima kasih juga kepada para petugas, tenaga medis , camat hingga perbekel, yang ikut mendukung suksesnya Pelayanan AJP,” lanjutnya.

Sementara itu, Wayan Suara selaku Perbekel Desa Amerta Bhuana menyambut positif dan gembira program Bupati Karangasem. “Warga sangat terbantu dengan adanya program ini. Banyak warga yang merasa terharu dan menyatakan terima kasih dengan adanya Pelayanan AJP yang merupakan gagasan inovatif Bapak Bupati Gede Dana. Ini benar-benar program yang dibutuhkan warga selama ini, karena memang banyak masyarakat yang tinggal di pelosok,” katanya.  (MT – 001)

Gubernur Koster: Pemerintah Selalu Hadir untuk Penuhi Hak – Hak Dasar Penyandang Disabilitas

0

Denpasar, MatahariTimur – Gubernur Bali Wayan Koster membuka Musyawarah Daerah (Musda) Pertuni ke-7 secara virtual dari kediaman resmi Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (Soma Kliwon Wayang, 2/8/2021).

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda ke-VII Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Bali yang dilaksanakan secara daring. Gubernur juga berharap, ke depan Pertuni bisa terus berkontribusi untuk pembangunan Bali.

Dalam kesempatan itu pula, alumni ITB Bandung ini mengajak Pertuni untuk bersama dan bekerja sama menyukseskan pembangunan di Bali. “Saya berharap Musda bisa melahirkan kebijakan yang inovatif, serta bisa mendukung terus Pemerintah Provinsi Bali dalam memajukan kesejahteraan penyandang disabilitas bahkan masyarakat umum,” ujar mantan anggota DPR RI tiga periode berturut-turut ini.

Gubernur yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menegaskan, pemerintah akan selalu hadir dalam pemenuhan hak-hak dasar penyandang disabilitas, terutama penyandang tuna netra.

“Berbagai keputusan dan keperluan dasar yang dirumuskan Pertuni nanti bisa dijadikan acuan pemerintah dalam merumuskan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap penyandang disabilitas,” ujarnya. ( MT – 001)