Amlapura, MatahariTimur – Setelah beberapa hari melakukan pemantauan pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa sekolah, Bupati Gede Dana tidak mau berpuas hati. Tanpa didampingi Kepala OPD terkait, kembali melakukan pemantauan PTM di Sekolah Dasar Negeri 4 Subagan, pada Kamis (7/10/2021).
Dalam pemantauan kali ini, Bupati Gede Dana menekankan dengan jumlah siswa mencapai 327 orang yang bersekolah di SD N 4 Subagan ini, maka guru harus bisa mengatur jadwal PTM. Selain itu, para guru harus menyiapkan masker guna mengantisipasi siswa yang lupa memakai masker atau maskernya rusak. “Saya ingin memastikan semuanya lancar. Atur jadwal supaya tidak ada kerumunan. Dengan percobaan PTM ini, jangan sampai kegiatan belajar tidak maksimal, jika ada kendala segera laporkan,” ujarnya.
Seperti sudah diketahui proses pembelajaran tatap muka (PTM) untuk jenjang pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA di Karangasem telah berlangsung selama tiga hari, yakni pada 04 – 06 September 2021. Sampai saat ini, PTM di Karangasem belum menemukan kendala. Kendati demikian, Bupati Gede Dana khawatir PTM bisa berpotensi menimbulkan kerumunan jika tidak dilakukan evaluasi, salah satunya pada pengaturan shift keluar masuk siswa ke dalam kelas.
“Selama tiga hari ini saya terus turun mengawasi proses PTM ini. Belum ada kendala berarti, tapi saya minta pihak sekolah memperpanjang jeda shift PTM,” jelas Bupati Gede Dana saat turun memantau proses PTM sekaligus meminta kepada pihak sekolah melonggarkan jarak per shift dari setengah jam menjadi 1 jam setengah. ( MT – 001)

