Amlapura, MatahariTimur – Tanpa didampingi oleh pejabat lainnya yang ada di lingkungan Pemkab Karangasem, secara mendadak Bupati Karangasem I Gede Dana pantau pembangunan ruas jalan jembatan penghubung antara Desa Subagan dan Desa Asak pada Kamis (7/10/2021).
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Karangasem tersebut ke lokasi pembangunan jembatan adalah untuk memastikan pengerjaan proyek pembangunan jembatan tidak lagi asal-asalan sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama oleh masyarakat sekitar.
“Saya hanya ingin pastikan jembatan ini dibangun dengan baik tidak asal-asalan supaya tidak cepat jebol nantinya. Saya juga berharap masyarakat sekitar ikut serta mengawasi pengerjaan jembatan ini,” ucap Bupati Dana
Selain itu, Kedatangan Bupati Dana adalah ingin melihat secara langsung sejauh mana proses pengerjaan jembatan yang menelan dana APBD miliaran tersebut telah berjalan sekaligus memberi semangat kepada para pekerja proyek.
Sedangkan kepada pihak kontraktor pelaksana, Bupati Dana berharap agar mampu menghasilkan pekerjaan fisik jembatan sesuai dengan perencanaan. Sebab, harapan masyarakat terhadap jembatan ini sangat besar, karena warga dari beberapa desa selama ini sangat terbantu dengan adanya jembatan itu.
Harapan masyarakat segera dibangun kembali jembatan terlihat ketika jembatan ini bertahun-tahun rusak tanpa ada perbaikan dari pemerintah daerah. Protes masyarakat sangat banyak. Mereka terus mempertanyakan kenapa jembatan tidak kunjung diperbaiki.
Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang ini memastikan detail struktur jembatan yang akan dibangun. Struktur jembatan akan menggunakan box culvert. “Dananya diambil dari APBD Karangasem Tahun Anggaran 2021 senilai Rp1.212.058.000. Proyek ini akan dikerjakan selama 150 hari kalender,” kata Bupati Dana.(MT – 001)

