27.1 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 34

Resmikan Program Sanimas, Bupati Dana: Pemerintah Ingin Masyarakatnya Sehat

0

Karangasem, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana didampingi anggota DPRD Karangasem Dapil Manggis Wayan Sunarta serta Camat Manggis Ida Wayan Astawa menghadiri acara serah terima dan peresmian sarana dan prasarana program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) tiga desa. Ketiga desa itu masing-masing adalah Desa Muncan, Pesedahan dan Desa Ngis. Kegiatan dipusatkan di Banjar Adat Pekarangan Desa Dinas Ngis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Selasa tanggal 23 November 2021.

Program Sanimas merupakan program untuk peningkatan kualitas di bidang sanitasi, khususnya dalam menyediakan prasarana pengolahan air limbah rumah tangga.

Melalui pelaksanaan sanitasi berbasis masyarakat ini, masyarakat memilih sendiri prasarana dan sarana air limbah domestik sesuai kebutuhannya, mulai dari membentuk kelompok swadaya, hingga menyusun rencana kerja masyarakat.

Sanimas membangun sistem pengolahan air limbah domestik terpusat yang dapat menampung air limbah domestik dari semua kegiatan rumah tangga, seperti WC, dapur, kamar mandi dan mencuci. Hasil yang diharapkan adalah air limbah rumah tangga dapat diolah menjadi ramah lingkungan dan tidak lagi menggenang di sekitar rumah. Dalam sistem ini, limbah yang menjadi lumpur akan tertinggal di dalam SPALD – T dan dikuras secara berkala.

Perbekel Desa Ngis Made Parwata mengatakan, air limbah dari setiap rumah tangga akan disalurkan melalui jaringan perpipaan menuju bangunan IPAL, selanjutnya limbah akan diolah dengan sistem pengolahan secara biologis, “Kami atas nama masyarakat mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Karangasem atas program bantuannya dan berkenan hadir untuk meresmikan sarana dan prasarana program sanitasi berbasis masyarakat, di mana nantinya masyarakat kami bisa melaksanakan pola hidup sehat,” ujar Made Parwata.

Pada tempat yang sama, Bupati Dana dalam sambutanya mengatakan, program Sanimas sangat bagus dan banyak manfaatnya, karena pemerintah pasti menginginkan masyarakatnya sehat. “Ke depannya agar kepala desa ikut terus mengawasi dengan baik sehingga program sanitasi ini bisa berjalan dan berlanjut dengan baik. Dan semoga sanitasi ini bermanfaat untuk masyarakat,” harapnya.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19, Bupati Dana juga tidak lupa berpesan kepada tokoh masyarakat. “Walaupun kasus Covid-19 di Karangasem sudah melandai, tetapi di tahun baru yang akan datang hendaknya tokoh – tokoh masyarakat bisa ikut mengantisipasi agar tidak ada klaster baru. Angka grafik kasus Covid-19 di Karangasem adalah yang terendah di Bali, mari kita tetap waspada dan jangan lengah,” ujarnya.( MT -001)

Enam Kali Berturut Turut Pemkab Karangasem Raih Plakat dan Piagam WTP dari Kanwil DJPb Provinsi Bali

0

Amlapura, MatahariTimur –  Plakat dan piagam penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2020 dari Kementerian Keuangan RI kembali diraih Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Penyerahan plakat dan piagam penghargaan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali Teguh Dwi Nugroho didampingi Kepala Bidang  PP2, Wayan Juena dan  Kepala Bidang PAPK, Ermina  dan jajaran diterima langsung Bupati  Gede Dana, didampingi Wabup Artha Dipa, Asisten III , Staf Ahli Bupati dan Kepala Bagian serta OPD terkait di Kantor Bupati Karangasem pada Senin (22/11).

Bupati Gede Dana, dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Keuangan RI yang disampaikan melalui Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali yang telah menyampaikan piagam penghargaan tersebut. “Terimakasih kami sampaikan atas apresiasi yang telah diberikan kepada Pemda Karangasem terkait opini WTP yang kami raih selama enam kali berturut-turut,” ujar Gede Dana.

Ia menambahkan, Opini WTP dari BPK RI ini merupakan harapan bersama dan tanggung jawab kepada masyarakat Karangasem sebagai sebuah kewajiban dalam menjalankan tata kelola keuangan daerah yang baik dan akuntabel. Tentunya, pencapaian tersebut juga telah melalui perjalanan panjang dalam membangun tata kelola keuangan yang benar sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, Gede Dana berharap ke depannya seluruh Kepala OPD juga diminta agar berupaya melakukan penyelesaian terhadap tindak lanjut hasil pemeriksaan secara maksimal dan berkelanjutan serta melakukan penyempurnaan atas sistem pengendalian internal Pemda terhadap temuan BPK. “Menjadi kewajiban kita bersama untuk tetap dapat mempertahankan predikat WTP di tahun-tahun mendatang,” tegasnya.

Kepala Kanwil DPJb BaliTeguh Dwi Nugroho  menyampaikan bahwa kedatanganya  khusus dari Denpasar ke Kabupaten Karangasem. Kedatangan Kami ini merupakan amanat dari Menteri Keuangan.karena Kabupaten Karangasem sudah selama enam kali berturut-turut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pengawan Keuangan (BPK).”  Ujar Kepala Kanwil DPJb Bali usai melakukan Penandatanganan MoU Kerja sama antara Kanwil DPJb Provinsi Bali dengan Pemda Karangasem. (MT – 001)

Karangasem Raih Piagam WTP, Bupati Dana Sampaikan Terima Kasih pada Kementerian Keuangan RI

0

Amlapura, MatahariTimur – Pemerintah Kabupaten Karangasem menerima plakat dan piagam penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2020 dari Kementerian Keuangan RI di Kantor Bupati Karangasem pada Senin (22/11).

Penyerahan plakat dan piagam penghargaan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali Teguh Dwi Nugroho didampingi Kepala Bidang PP2, Wayan Juena dan Kepala Bidang PAPK, Ermina dan jajaran diterima langsung Bupati Gede Dana, didampingi Wabup Artha Dipa, Asisten III, Staf Ahli Bupati dan Kepala Bagian serta OPD terkait.

“Izin Pak Bupati dan Wabup, kami sampaikan, kedatangannya kami dari Denpasar ke Kabupaten Karangasem merupakan amanat dari Menteri Keuangan karena Kabupaten Karangasem sudah selama enam kali berturut-turut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pengawan Keuangan (BPK),” ujar Kepala Kanwil DPJb Bali usai melakukan Penandatanganan MoU Kerja sama antara Kanwil DPJb Provinsi Bali dengan Pemda Karangasem.

Bupati Gede Dana, dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Keuangan RI yang disampaikan melalui Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali yang telah menyampaikan piagam penghargaan tersebut. “Terimakasih kami sampaikan atas apresiasi yang telah diberikan kepada Pemda Karangasem terkait opini WTP yang kami raih selama enam kali berturut-turut,” ujar Gede Dana.

Ia menambahkan, Opini WTP dari BPK RI ini merupakan harapan bersama dan tanggung jawab kepada masyarakat Karangasem sebagai sebuah kewajiban dalam menjalankan tata kelola keuangan daerah yang baik dan akuntabel. Tentunya, pencapaian tersebut juga telah melalui perjalanan panjang dalam membangun tata kelola keuangan yang benar sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, Gede Dana berharap ke depannya seluruh Kepala OPD juga diminta agar berupaya melakukan penyelesaian terhadap tindak lanjut hasil pemeriksaan secara maksimal dan berkelanjutan serta melakukan penyempurnaan atas sistem pengendalian internal Pemda terhadap temuan BPK.

“Menjadi kewajiban kita bersama untuk tetap dapat mempertahankan predikat WTP di tahun-tahun mendatang,” tegasnya.(MT -001)

Bupati Gede Dana Hadiri Dies Natalis STKIP Agama Hindu Amlapura ke 35

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana, tak enggan berjalan kaki dari kantornya menuju Kampus STKIP Agama Hindu Amlapura (AHA) karena letak kampus juga bersebelahan dengan Kantor Bupati Karangasem untuk memenuhi undangan hadir dalam acara Dies Natalis (Ulang Tahun) ke 35 Perguruan Tinggi Swasta satu-satunya di Karangasem ini, pada Rabu 17 November 2021.

Dalam sambutannya Bupati Gede Dana mengucapkan selamat merayakan Dies natalis untuk kampus STKIP AHA. Menurutnya STKIP juga memiliki peranan besar membangun Karangasem. Diantarnya, sudah sangat banyak sekali lulusan – lulusan STKIP AHA yang intelektual dan berkualitas. STKIP juga menjadi pencetus – pencetus pendidikan. Menjadikan lulusannya modern tetapi tetap untuk melestarikan budayanya. Serta menjadikan sumber daya manusia yang dinamis dan berkualitas juga mendorong lulusan memiliki jiwa enterpreneur.

“Jangan berkecil hati bagi yang ingin meneruskan pendidikan, kalian sudah tepat memilih kuliah di STKIP saja. Dalam Mengenyam pendidikan kita butuh proses, nikmati prosesnya. Karena ada proses pasti ada hasil juga,” ujar Bupati Dana. ( MT – 001)

Program Korpri Mengabdi, Bupati Dana Lepas 8 Truk Pengangkut Ribuan Kantong Beras

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana melepas 8 truk pengangkut ribuan beras untuk disebar ke 8 Kecamatan se Kabupaten Karangasem, yang juga dihadiri oleh seluruh Camat sekabupaten Karangasem dan beberapa OPD terkait, Rabu (17/11/2021) bertempat di Lapangan Tanah Aron, Amlapura.

Beras dengan total jumlah 7.755 kantong dimana perkantongnya seberat 5 Kg ini akan disalurkan kepada masyarakat Karangasem yang terdampak Pandemi Covid-19. Bantuan beras ini bersumber dari CSR sebanyak 1683 paket beras dan akan disebar ke Kecamatan Selat dan Kubu. Sedangkan sisanya sebanyak 6072 kantong bersumber dari Program KORPRI Mengabdi dan Bebagi Tahap II, dan akan disebarkan ke 6 kecamatan sisanya.

Sekda Karangasem Sedana Merta selaku Ketua KORPRI melaporkan, program KORPRI Mengabdi dan Berbagi Tahap I telah dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2021 dengan menyasar seluruh desa dan kelurahan di 8 Kecamatan se-Kabupaten Karangasem sebanyak 6000 paket beras kemasan 5 kg.

Bantuan ini merupakan program KORPRI Karangasem yang disambut baik masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang melanda, sehingga program ini dilanjutkan pada Tahap II dengan kegiatan yang sama yaitu penyaluran beras kemasan 5 kg kepada masyarakat terdampak Covid-19 serta Lansia di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Karangasem yang dilaksanakan pada tanggal 17 Nopember 2021. Mekanisme penyaluran, dari usulan Perbekel ke Camat akan disampaikan langsung ke KORPRI, lalu ke KORPRI kembali ke Pebekel untuk diteruskan ke masyarakat.

“Kami ingin ikut serta meringankan beban masyarakat apalagi menjelang hari raya Kuningan yang akan kita rayakan bersama pada tanggal 20 Nopember 2021. Bantuan beras bersumber dari petani lokal Karangasem ini dibeli dari sumbangsih dana sosial ribuan anggota Korpri secara berjenjang dari 78 desa se-Kabupaten Karangasem yang kemudian kami disalurkan kepada masyarakat yang terdampak di delapan kecamatan dalam bentuk paket beras 5 kilogram,” ujar Sekda Sedana Merta.

Bupati sangat mengapresiasi rasa gotong royong yang dilakukan anggota Korpri dalam menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat. Bupati berharap rasa gotong royong ini perlu dilanjutkan dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Saya sebagai Bupati sangat mengucapkan terimakasi kepada KORPRI. Semoga beras ini bermanfaat dan utamakan diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan,” imbuhnya.

Hadir dalam acara seluruh Camat se-Kabupaten Karangasem dan beberapa Kepala OPD terkait.( MT – 001)

Ny Nuriasih Dana Gelontorkan 4 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak Pandemi

0

Amlapura, MatahariTimur – Ketua TP PKK Karangasem Ny Nuriasih Gede Dana menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada 9 orang Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Kubu dan 14 orang Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Abang. Sasaran yang dituju adalah masing-masing desa sebanyak lima orang kepala keluarga dan masing-masing orang menerima sebanyak 10 kg beras.

Ny Nuriasih Dana mengatakan beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat menjadi bantuan yang sangat penting disalurkan kepada masyarakat di masa pandemi ini. Hal tersebut ditekankan Nyonya Nuriasih Dana saat memberikan bantuan beras di Kantor Camat Kubu dan Kantor Camat Abang, Selasa (16/11/2021).

“Nantinya yang akan menerima bantuan beras ini adalah warga masyarakat yang terkena PHK Sektor Pariwisata sebagai dampak Pandemi Covid-19, warga lanjut usia, warga penyandang disabilitas dan kader PKK yang kurang mampu,” ujar Ny Nuriasih Dana dalam sambutannya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa sampai saat ini dampak Pandemi COVID-19 masih sangat dirasakan di masyarakat, di mana perputaran ekonomi belum berjalan normal sebagaimana biasa. Hal ini akan berpengaruh terhadap pendapatan dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya masyarakat yang ekonominya tergolong rendah.

“Oleh karena itu berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten untuk membantu masyarakat agar bisa segera keluar dari situasi seperti sekarang ini. Saya juga tidak ingin bantuan ini tertumpuk terlalu lama mengingat ini adalah kebutuhan pokok masyarakat, sehingga pada kesempatan yang baik ini bantuan beras langsung saya salurkan,” ujarnya.

Ny Nuriasih Gede Dana juga menekankan agar bantuan ini dapat langsung diteruskan kepada masyarakatnya yang memenuhi kriteria tersebut. “Melalui kesempatan ini kami dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem juga terus mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan serta meningkatkan kerjasama dalam upaya mencegah dan mengurangi penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ny Nuriasih juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ny Putri Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Bali atas sumbangan beras yang telah diberikan kepada masyarakat Karangasem dan semoga bantuan ini bermanfaat.

Penyerahan bantuan ini akan terus berlangsung hingga 2 hari ke depan yaitu ke Kecamatan Bebandem, Manggis, Karangasem, Sidemen, Selat, Rendang. ( MT – 001)

Minimalisir Dampak Pandemi, Ny Nuriasih Gede Dana Gelontorkan 4 Ton Beras

0

Amlapura, MatahariTimur – Beras yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat menjadi bantuan yang sangat penting disalurkan kepada masyarakat dimasa pandemi ini. Hal tersebut ditekankan Nyonya Nuriasih Gede Dana selaku Ketua TP. PKK Kabupaten Karangasem, saat memberikan bantuan beras di Kantor Camat Kubu dan Kantor Camat Abang, Selasa (16/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut Ny. Nuriasih Gede Dana menyerahkan bantuan beras tersebut secara simbolis kepada 9 orang Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Kubu dan 14 orang Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Abang dengan sasaran masing-masing Desa sebanyak 5 (lima) orang Kepala Keluarga dan masing-masing orang menerima sebanyak 10 (sepuluh) Kg beras.

“Nantinya yang akan menerima bantuan beras ini adalah warga masyarakat yang terkena PHK Sektor Pariwisata sebagai dampak Pandemi Covid-19, Warga Lanjut Usia, warga Penyandang Disabilitas dan Kader PKK yang kurang mampu,” ujar Ny. Nuriasih Gede Dana dalam sambutannya.

Lebih lanjut Dirinya menyampaikan bahwa sampai saat ini dampak Pandemi COVID-19 masih sangat dirasakan di masyarakat, dimana perputaran ekonomi belum berjalan normal sebagaimana biasa, hal ini akan berpengaruh terhadap pendapatan dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya masyarakat yang ekonominya tergolong rendah.

“Oleh karena itu berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Propinsi maupun Kabupaten untuk membantu masyarakat agar bisa segera keluar dari situasi seperti sekarang ini. Saya juga tidak ingin bantuan ini tertumpuk terlalu lama mengingat ini adalah kebutuhan pokok masyarakat, sehingga pada kesempatan yang baik ini bantuan beras langsung saya salurkan,” ungkap Ny. Nuriasih Gede Dana.

Ny. Nuriasih Gede Dana juga menekankan agar bantuan ini dapat langsung diteruskan kepada masyarakatnya yang memenuhi kriteria tersebut. “Melalui kesempatan ini kami dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem juga terus mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan serta meningkatkan kerjasama dalam upaya mencegah dan mengurangi penyebaran Covid-19 ini,”

Penyerahan bantuan ini akan terus berlangsung hingga 2 hari kedepan yaitu ke Kecamatan Bebandem,l Manggis, Karangasem, Sidemen, Selat, Rendang.( MT – 001)

Monitoring Proyek Jalan dan Jembatan di Rendang, Bupati Dana Kecewa Kualitas Pengerjaan

0

Amlapura, Matahari Timur – Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya melakukan peningkatan ruas jalan kabupaten yang saat ini pengerjaanya sedang berlangsung di beberapa kecamatan.

Untuk memastikan kualitas pengerjaannya sesuai dengan yang diharapkan, Bupati Karangasem I Gede Dana, Senin (15/11/2021) turun langsung secara mendadak untuk melaksanakan monitoring proyek peningkatan ruas jalan dan jembatan yang tengah berlangsung di Kecamatan Rendang.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan tersebut, Bupati Dana mengaku kecewa dan kurang puas dengan kualitas dan hasil pengerjaannya karena sangat jauh dari yang diharapkan.

Sebagai mantan anggota DPRD Karangasem yang pernah menjabat Ketua Komisi II yang membidangi pembangunan dan mantan Ketua DPRD Karangasem, Bupati Dana tentu sangat paham dengan bidang tersebut karena sering turun melakukan pengawasan terhadap proyek yang tengah berlangsung sebelum-sebelumnya.

“Saya lihat kualitasnya sangat buruk, Dari sisi pengawasan, pelaksanaan dan pengerjaan proyek ini harusnya benar-benar dicermati oleh Konsultan Pengawas. Terutama senderannya, Dinas PU dan Pengawas harus serius. Penawaran sudah sedikit, tapi kerjaan tidak becus. Semua kualitas pekerjaannya tidak ada yang bagus,” ujar Bupati Dana dengan mimik wajah yang kecewa.

Bupati Dana mengatakan, pengawasan yang dilakukan baik oleh Dinas PU maupun Konsultan Pengawas, sangatlah penting guna memastikan pengerjaan dan material yang dipergunakan dalam proyek tersebut. “Harus dipastikan, apakah sudah sesuai dengan ‘spek’ dan ‘bestek’. Dengan demikian, hasilnya tentu akan sesuai dengan perencanaan, dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama,” katanya, menegaskan.

Melihat kualitas pengerjaan yang kurang bagus dan tidak sesuai harapan tersebut, Bupati Dana langsung memerintahkan Dinas PU dan Pengawas lainnya untuk memperketat pengawasan dan melaporkan hasil pengawasan secara berkala, agar bisa dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek yang kini tengah berlangsung.

Pada kesempatan tersebut Bupati Dana melakukan monitoring di dua lokasi proyek yang ada di Kecamatan Rendang, yang pertama proyek peningkatan ruas jalan Pemuteran-Puragai yang dilaksanakan oleh PT Sanur Jaya Utama dengan nilai kontrak Rp6.177.373.000.

Dalam monitoring siang itu progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai 59,446 persen dari yang direncanakan 58,60 persen dengan deviasi 0,838 persen.

Selanjutnya adalah proyek pembangunan jembatan Box Culvert, Tukad Dalem penghubung ruas jalan Junggul-Pura Panggul Besi yang dilaksanakan oleh rekanan CV Karya Budi dengan nilai kontrak Rp1.463.432.000, di mana progresnya baru mencapai 66.181 persen dari yang direncanakan sesuai jadwal 76.704 persen dengan deviasi 0.483 persen.( MT – 001)

Bupati Dana Sidak ke Proyek Pembangunan Jembatan Tukad Bah Api

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana terus melakukan monitoring ke beberapa lokasi proyek yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Berawal dari kekecewaan saat monitoring proyek ruas jalan Pemuteran-Puragai di Kecamatan Rendang yang dinilainya kurang beres, semakin mendorong Bupati Dana untuk melanjutkan sidak ke beberapa proyek pembangunan jalan dan jembatan di beberapa lokasi di wilayah Bali bagian timur.

Pada hari Senin (15/11/2021), sidak dilakukan Bupati Dana ke proyek pembangunan jembatan Tukad Bah Api di Desa Butus, Kecamatan Bebandem, sekaligus memantau pelaksanaan proyek peningkatan ruas jalan Budakeling-Tanah Aron yang dilaksanakan oleh CV Sumber Jadi dengan nilai kontrak Rp3.886.378.000.

Di tengah cuaca hujan deras dan air bah di sekitar lokasi proyek, Bupati Dana tidak menghentikan pemantauannya terhadap pengerjaan proyek tersebut. Seperti sidak yang dilakukan pada proyek-proyek lainnya, Bupati Dana mengecek secara cermat ‘spek’ dan ‘bestek’ proyek jembatan ini disesuaikan dengan yang ada di buku kontrak kegiatan.

Masalahnya, jembatan tersebut sudah sangat ditunggu oleh masyarakat karena menjadi jembatan penghubung akses ekonomi dan pendidikan warga di beberapa dusun di lereng atas Gunung Agung, seperti Dusun Kemoning, Dusun Nangka dan Dusun Tanah Aron. Selain itu juga menjadi jembatan penghubung jalur evakuasi warga jika terjadi erupsi Gunung Agung.

Usai melakukan monitoring di Kecamatan Bebandem, Bupati Dana melanjutkan kegiatan serupa ke lokasi proyek pembangunan jembatan Box Culvert, Tukad Pedih, yang menghubungkan ruas jalan Asak-Subagan, Kecamatan Karangasem, senilai Rp1.212.058.000 yang dilaksanakan oleh CV Karya Budi Arta.

Sama halnya dengan Jembatan Tukad Bah Api, Butus, keberadaan jembatan Tukad Pedih ini juga sangat vital karena selain menjadi akses ekonomi dan pendidikan warga. Jembatan tersebut juga menghubungkan jalan lingkar Subagan-Asak yang menjadi jalur alternatif jika terjadi kemacetan di jalur utama Bugbug-Perasi.

Bupati Dana mengatakan, kedua jembatan itu sangat penting bagi akses masyarakat, yang tentu saja sama dengan jembatan-jembatan lainnya. Tetapi, di tengah keterbatasan anggaran akibat dampak Covid-19, penyelesaian jembatan harus dilakukan satu persatu.

“Jembatan yang dibangun dengan mempergunakan uang rakyat ini, harus tetap dilakukan pengawasan. Kita tidak ingin pembangunan jembatan dilakukan asal-asalan. Sehingga setiap ada kesempatan, saya selalu memantau pengerjaan proyek-proyek ini,” ucapnya dengan mimik wajah penuh semangat.

Astungkara, lanjut mantan Ketua DPRD Karangasem itu, pengerjaan kedua jembatan sudah hampir rampung 80 persen. “Dan jika tidak ada halangan, pertengahan bulan Desember nanti, jembatan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya, menandaskan. ( MT – 001)

Maknai Hari Pahlawan, Selaras Dengan Kemenangan Dharma Melawan Adharma

0

Amlapura, MatahariTimur – Bertepatan dengan Hari Raya Galungan Pemkab Karangasem menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Gede Dana , Rabu (10/11/2021) di halaman Kantor Bupati. Meskipun demikian, tidak menyurutkan semangat peserta upacara untuk mengenang dan memperingati jasa para pahlawan.

Dalam Pidato Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini yang dibacakan Bupati Gede Dana menyatakan Negeri ini mengalami tekanan yang panjang dan menyakitkan.

Pemberontakan lokal dikobarkan terhadap penjajahan dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan. Ratusan tahun kita terpecah-pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba.  Berkali-kali Para pendiri bangsa ini menyadarinya dengan membangun identitas bahwa kita semua bersaudara, sebangsa dan setanah air. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Gede Dana juga mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk Umat Sedharma, “Semoga dalam perayaannya yang mempunyai makna Kemenangan Dharma melawan Adharma selaras dengan makna Hari Pahlawan 10 Nopember, kiranya perjuangan para pahlawan dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan,” ujar Bupati Gede Dana lalu dalam acara tambahan sekaligus menyerahkan Penghargaan Tali Kasih kepada I Gede Agastya Dharma Wardana sebagai atlet Berprestasi pada PON ke-XX Papua 2021 .

Apel dihadiri oleh undangan Wabup Artha Dipa, Sekda Sedana Merta, anggota Forkopimda Kabupaten Karangasem dan diikuti oleh para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Karangasem dan Para Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah Kabuparen Karangasem serta para Veteran.( MT – 001)