23.2 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 34

Cegah Lonjakan Harga Jelang Hari Raya, Bupati Gede Dana Blusukan ke Pasar- Pasar

0

Amlapura, MatahariTimur – Guna memastikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Galungan, Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Sekda Sedana Merta dan Kepala OPD terkait blusukan ke sejumlah pasar daerah, diantaranya Pasar Karangsokong Subagan, Pasar Barat dan Timur Amlapura, Sabtu 6 Nopember 2021.

Dari hasil pantauan Bupati, H-4 jelang Hari Raya Galungan ini, harga kebutuhan pokok di pasar memang mengalami kenaikan. Namun, kenaikan harga itu jelasnya masih dalam batas kewajaran. Dalam kesempatan itu, Ia juga meminta kepada para pedagang agar tidak mengambil keuntungan terlalu besar untuk menjaga kestabilan harga pasar.

“Dari sidak hari ini, semua masih normal-normal saja. Harga masih stabil, khsusunya untuk harga kebutuhan-kebutuhan pokok juga masih aman,” tutur Bupati Gede Dana dalam sesi wawancara bersama Tim Prokopim di Pasar Timur Amlapura.

Namun, untuk daging babi, buah buahan dan keperluan sarana persembahyangan keseluruhannya juga diakui memang mengalami kenaikan yang signifikan. Sebelum hari raya, untuk daging babi harga pokoknya hanya Rp 65 Ribu/kg kini bisa naik hingga Rp 85 Ribu/kg.

“Kita akan coba stabilkan harganya dengan mendatangi tukang potong hewan babi, sehingga harga bisa diturunkan. Tapi pada umumnya , Galungan harga daging babi memang naik dan kenaikan hari ini masih wajar,” imbuh Bupati Gede Dana sembari menghimbau masyarakat agar berbelanja seperlunya serta berusaha menggunakan produk buah dan jajan lokal untuk mendukung peningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Selain meninjau harga kebutuhan pokok, Bupati Gede Dana bersama rombongan juga memastikan ketersediaan bahan pangan. Stok kebutuhan pokok penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Galungan. Termasuk mengecak tata kelola pasar dan parkir.

“Tata kelola pasar kami perhatikan sudah semakin baik. Pedagang termasuk parkir, sudah rapi. Kalau plastik jatuh saat berjualan, itu juga sudah biasa. Yang terpenting kebersihan usai berjualan tetap dijaga dan jangan abaikan prokes, agar pembeli atau pengunjung pasar merasa nyaman. Jangan sampai, karena terlena dengan hiforia hari raya, kasus Covid-19 malah meningkat,” ujar Bupati Gede Dana yang terkenal sederhana ini.

Dalam kesempatan tersebut, kesederhanaan Bupati pun dirasakan para pedagang. Utamanya pedagang jajan, serombotan dan pekakas arit yang jualannya sempat dibeli oleh orang nomor satu di Karangasem ini.

“Saya senang Pak Bupati mau turun langsung memantau pasar, apalagi sampai membeli dagangan saya. Semoga Pak Bupati selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugasnya,” ucap Komang Oka , pedagang Pekakas di Pasar Timur Amlapura. ( MT – 001)

Bupati Gede Dana Ajak Masyarakat Gunakan Buah Lokal Untuk Keperluan Upacara

0

Amlapura, MatahariTimur – Guna memastikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Galungan, Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Sekda Sedana Merta dan Kepala OPD terkait blusukan ke sejumlah pasar daerah, diantaranya Pasar Karangsokong Subagan, Pasar Barat dan Timur Amlapura, Sabtu 6 Nopember 2021.

Dari hasil pantauan Bupati, H-4 jelang Hari Raya Galungan ini, harga kebutuhan pokok di pasar memang mengalami kenaikan. Namun, kenaikan harga itu jelasnya masih dalam batas kewajaran. Dalam kesempatan itu, Ia juga meminta kepada para pedagang agar tidak mengambil keuntungan terlalu besar untuk menjaga kestabilan harga pasar.

“Dari sidak hari ini, semua masih normal-normal saja. Harga masih stabil, khsusunya untuk harga kebutuhan-kebutuhan pokok juga masih aman,” tutur Bupati Gede Dana dalam sesi wawancara bersama Tim Prokopim di Pasar Timur Amlapura.

Namun, untuk daging babi, buah buahan dan keperluan sarana persembahyangan keseluruhannya juga diakui memang mengalami kenaikan yang signifikan. Sebelum hari raya, untuk daging babi harga pokoknya hanya Rp 65 Ribu/kg kini bisa naik hingga Rp 85 Ribu/kg.

“Kita akan coba stabilkan harganya dengan mendatangi tukang potong hewan babi, sehingga harga bisa diturunkan. Tapi pada umumnya , Galungan harga daging babi memang naik dan kenaikan hari ini masih wajar,” imbuh Bupati Gede Dana sembari menghimbau masyarakat agar berbelanja seperlunya serta berusaha menggunakan produk buah dan jajan lokal untuk mendukung peningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Selain meninjau harga kebutuhan pokok, Bupati Gede Dana bersama rombongan juga memastikan ketersediaan bahan pangan. Stok kebutuhan pokok penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Galungan. Termasuk mengecak tata kelola pasar dan parkir.

“Tata kelola pasar kami perhatikan sudah semakin baik. Pedagang termasuk parkir, sudah rapi. Kalau plastik jatuh saat berjualan, itu juga sudah biasa. Yang terpenting kebersihan usai berjualan tetap dijaga dan jangan abaikan prokes, agar pembeli atau pengunjung pasar merasa nyaman. Jangan sampai, karena terlena dengan hiforia hari raya, kasus Covid-19 malah meningkat,” ujar Bupati Gede Dana yang terkenal sederhana ini.

Dalam kesempatan tersebut, kesederhanaan Bupati pun dirasakan para pedagang. Utamanya pedangang jajan, serombotan dan pekakas arit yang jualannya sempat dibeli oleh orang nomor satu di Karangasem ini.

“Saya senang Pak Bupati mau turun langsung memantau pasar, apalagi sampai membeli dagangan saya. Semoga Pak Bupati selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugasnya,” ucap Komang Oka , pedagang Pekakas di Pasar Timur Amlapura.(MT – 001)

Bupati Gede Dana dan Wabup Artha Dipa Kompak Dukung Program KBS

0

Amlapura, MatahariTimur – Pemerintah Kabupaten Karangasem sangat antusias mendukung Program Desa Kerthi Bali Sejahtera (KBS), dimana salah satu kegiatan prioritasnya adalah kegiatan Pengelolaan sampah. Hal tersebut nampak jelas dikala Bupati Gede Dana dan Wabup Artha Dipa memimpin Kegiatan Gerakan Pengurangan Timbulan Sampah Plastik di Wisata Budaya Bali Amed dan Wisata Desa Tabola, Sabtu (6/11/2021).

Meskipun memimpin kegiatan ditempat berbeda tidak menyurutkan semangat Para Pemimpin Karangasem untuk bersatu padu melaksanakan kegiatan yang merujuk pada PerGub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbunan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Pergub Nomor 24 Tahun 2020 Tentang perlindungan terhadap Danau, Mata Air,Sungai dan Laut. Dimana Kegiatan yang dipelopori Kabupaten Karangasem ini tidak hanya melakukan pembersihan sampah di darat saja, namun juga hingga di dasar laut.

Bupati Gede Dana yang dalam kesempatan ini memimpin Kegiatan gerakan pengurangan timbulan sampah plastik di Pantai Amed, Ds. Purwa Kerthi Kec. Abang, sangat antusias. Dimana, Usai kegiatan Dirinya menyampaikan bahwa
program KBS ini bertujuan tidak hanya bersih-bersih sampah melainkan untuk membangun desa, membangun adat dengan gotong royong.

“Saya berharap para koordinator jangan hanya datang secara seremonial saja melainkan dikerjakan secara bersungguh sungguh, ini harus di kawal dengan ketat, kordinator kabupaten harus mengawal program yang tujuannya sangat mulia ini,” Tegas Bupati Gede Dana yang didampingi oleh Kordinator KBS Kabupaten Gede Darmawa dan Sekda Sedana Merta.

Bupati Gede Dana juga menuturkan Program Gubernur Bali ini juga memiliki tujuan yang sangat bagus yaitu mendekatkan masyarakat yang walaupun merantau sejauh apapun untuk ikut kembali membangun kampung halaman. Selain hal tersebut, program ini juga bertujuan untuk memperkuat agama,tradisi budaya yang dimana juga ingin mewujudkan Bali yang bersih dari sampah plastik.

Dalam hal ini Bupati Gede Dana juga berterimakasih kepada para penyelam profesional yang sudah turut serta dalam kegiatan KBS ini,”Kegiatan bersih sampah plastik ini tidak akan sempurna kalau hanya dilaksanakan di darat, oleh karena itu di dasar laut juga harus dibersihkan, saya sangat berterimakasih kepada para penyelam atas semangat dan kinerjanya dalam membersihkan sampah di dasar laut, begitupula dengan seluruh komponen yang turut hadir dan mengikuti kegiatan ini,”Ucap Bupati Gede Dana .

Bupati karangasem selain mendukung juga mengapresiasi program Gubernur bali ini. Dimana dalam kegiatan ini menurunkan seluruh komponen masyarakat, termasuk kalangan pelajar, mahasiswa hingga TNI/Polri. “Ini adalah momentum yang sangat bagus untuk membangkitkan semangat Bali untuk bersih sampah plastik, dan untuk kegiatan ini di Kabupaten Karangasem akan dilaksanakan secara berkelanjutan yaitu setiap 2 minggu sekali dengan lokasi yang berbeda-beda,” Ujar Bupati Gede Dana.

Senada dengan hal tersebut Wabup Artha Dipa juga memimpin kegiatan gerakan pengurangan timbulan sampah plastik di Desa Wisata Tebola, Ds. Tebola Kecamatan Sidemen. “Ini merupakan kegiatan yang sangat bagus, pasti akan terus didukung karna membawa dampak yang sangat positif bila terus dilaksanakan secara berkesinambungan,”Ucap Wabup Artha Dipa seraya memegang capit untuk mengangkat sampah di area saluran air. ( MT – 001)

Gede Dana ; Dalam Ngayah Melayani Masyarakat Harus Dengan Ketulusan Hati

0

Amlapura, MatahariTimur – Bertepatan dengan Rahinan Jagat Sugihan Bali, Bupati Gede Dana hadiri Peresmian Gedung MDA/ Majelis Desa Adat di Kecamatan Bebandem, Jumat 5 November 2021.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Dana mengucapkan selamat atas dibangunnya Gedung Sekretariat untuk MDA Kecamatan Bebandem dan juga mengingatkan agar Desa Adat tetap menjaga kekukuhan dresta adat, melestarikan agama dan budaya Bali.

Para bendesa juga dihimbau agar tidak kehilangan rasa untuk ngayah kepada masyarakat desa. “Baik buruk masyarakat desa, ada pada kendali para bendesa semua. Dalam ngayah harus ada ketulusan hati” imbuhnya.

Gede Dana juga mengatakan bahwa Adat merupakan benteng lestarinya budaya, dan agama di Bali dan berharap MDA semakin semangat dalam mengabdikan diri agar Dresta Bali semakin ajeg dan lestari.

Sejalan dengan Program Pemerintah Provinsi Bali, Pemkab Karangasem juga meminta agar MDA bersama Tim Desa KBS bisa terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan masyarakat untuk menyukseskan Program Desa Kertha Bali Sejahtera.( MT – 001 )

Bupati Karangasem Serahkan Dana Punia Kepada 268 Ida Sulinggih

0

Amlapura, MatahariTimur – Sebanyak 286 Ida Sulinggih mendapat Punia sebesar Rp 1.500.000,- dari Pemerintah Kabupaten Karangasem. Punia diserahkan langsung Bupati Gede Dana secara simbolis kepada 20 Sulinggih se Kabupaten Karangasem melalui acara Paruman Sulinggih Pemkab Karangasem tahun 2021  di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, 5 Nopember 2021. Punia ini telah sesuai dengan SK Bupati Karangasm no 294/HK/2021.

“Ini adalah simbol rasa saling memiliki dan perhatian pemerintah daerah kepada Ida Sulinggih sareng sami.  Semoga berkenan untuk diterima,” ucap Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati Gede Dana menyampaikan perjuangannya membangun Karangasem. Dirinya tidak ingin hanya membangun fisik saja, namun juga membangun di berbagai bidang Agama dan mental spiritual masyarakat agar nemu kerahayuan jagat.

Ia juga mengatakan, Pemerintah juga telah berjuang mengusahakan langkah sekala niskala agar masyarakat tetap sehat dan terhindar dari badai Pandemi Covid-19. Peran para Sulinggih juga dianggap penting dalam mensosialisasikan Prokes kepada masyarakat utamanya saat menggelar berbagai bentuk upacara yadnya.

“Saya harap dan mohonkan agar Ida Sulinggih tidak bosan dan lelah dalam menuntun umat agar tidak bingung mencari kebenaran isi isi satra Agama yang sesuai dengan kehidupan kita saat ini,” ujarnya.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Karangasem, I Wayan Witrawan mengatakan , tujuan digelarnya Paruman Sulinggih tahun ini adalah memfasilitasi keinginan para Sulinggih dalam pelaksanaan Upacara Agama Pamilayu Bhumi dan Nangluk Merana saat ditimpa bencana Pandemi Covid-19.

Menindaklanjuti hasil kesepakatan tentang Yadnya Pamilayu Bhumi dan Nangluk Merana yang dilaksanakan oleh peserta rapat yang akan disampaikan kepada semua umat, kemudian bisa dijadikan pedoman oleh umat saat melaksanakan karya/yadnya. Serta meningkatkan pelaksanaan inti sari sastra, Agama dan Sradha Bhakti yang menjadi sarana menuju kerahayuan Alam Semesta.( MT – 001)

Pimpin HLM TPID, Bupati Dana Tegaskan OPD Terkait Supaya Bersungguh – Sungguh

0

Amlapura, MatahariTimur – Dalam rangka memperkuat strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem I Gede Dana yang juga  selaku Ketua TPID Kabupaten Karangasem pimpin  kegiatan rapat High Level Meeting (HLM) TPID yang ke 2 di tahun 2021, Kamis (4/11) bertempat di Wantilan Kontor Bupati Karangasem.

Kegiatan yang bertujuan untuk mecapai keberhasilan pada pelaksanaan pengendalian inflasi daerah tersebut dihadiri Ahli Ekonomi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Donny H. Heatubun, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta,Kabag Ops Kompol I Ketut Suartika Adnyana serta seluruh kepala OPD terkait Se- Kabupaten Karangasem.

Dalam acara High Level Meeting (HLM) TPID Bupati Karangasem I Gede Dana mengemukakan bahwa pemerintah melalui  Dinas Perindag Dalam mengantisipasi kelonjakan harga dan menjaga Inflasi di Kabupaten Karangasem menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan telah melaksanakan Pasar Murah di 8 Kecamatan dan mendapat respon positif dari masyarakat.Dirinya juga menerangkan bahwa Untuk mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional melalui peningkatan Peran Digitalisasi UMKM, pemerintah telah membuat Aplikasi “PEKENAN” ( Pemasaran Karangasem Era Baru Prakerti Nadi) sebagai sarana pemasaran secara Online bagi para pelaku UMKM dan IKM di Kabupaten Karangasem sehingga dapat memperluas jaringan pemasaran.

Bupati lanjut mengatakan bahwa terkait dengan pelaksanaan TPID AWARD kepada Bapak Kepala Bank Indonesia dapat membantu agar TPID Kabupaten Karangasem bisa ikut berpartisifasi dalan pelaksanaan TPID AWARD dengan harapan bisa meraih juara. ,”Maka dari itu OPD terkait agar mendukung kegiatan ini, dengan menyiapkan data program unggulan yang dapat membantu mewujudkan keterjangkauan harga, ketersediaan stok, kelancaran distribusi dan menjalin komunikasi yang efektif,” Tegasnya (MT – 001)

Salak Sibetan Dipatenkan, Resmi Jadi Salah Satu Ikon Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem,I Gede Dana menyerahkan langsung Sertifikat Indikasi Geografis (SIG) untuk salak sibetan kepada Kelompok Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) salak sibetan, Karangasem, Bali. Penyerahan SIG tersebut berlangsung di Wantilan Pura Bale Agung, Desa Sibetan, Sabtu (30/10/2021).

Pada kesempatan tersebut Bupati Dana menyampaikan, berdasarkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2016 dijelaskan bahwa Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang atau produk karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan reputasi kualitas dan karakteristik tertentu pada barang atau produk yang dihasilkan.

Berkenaan dengan itu, lanjut Bupati Dana, untuk memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis ini diperlukan cukup waktu, administrasi, anggaran dan dukungan dari semua pihak, baik desa adat dan tokoh masyarakat, maupun kelompok-kelompok petani untuk ikut bersama-sama mensukseskan perolehan Sertifikat Indikasi Geografis tersebut.

Selaku pemerintah daerah, kata Gede Dana, pihaknya sangat mengapresiasi dan bangga dengan masyarakat yang ada di Desa Sibetan, utamanya Ketua MPIG yaitu Ida Bagus Putu Adnyana yang telah membantu dari segi administrasi dan anggaran, sehingga tahapan demi tahapan dapat dilalui dan akhirnya pada tanggal 13 Mei 2020 salak Sibetan didaftarkan di Kemenkumham RI, yang akhirnya sertifikat SIG dapat diserahkan pada tahun ini.

“Dengan diterimanya Sertifikat Indikasi Geografis ini, maka salak Sibetan sudah mendapat perlindungan secara hukum oleh negara, sehingga pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Dengan tersertifikasinya salak sibetan secara hukum dan sudah dipatenkan serta mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis (SIG) dari Kementrian Hukum dan Ham, artinya secara geografis salak atau agrowisata/perkebunan salak di Desa Sibetan sudah menjadi salah satu ikon Karangasem.

Warga di Desa Sibetan juga telah membentuk Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) yang ikut menjaga kelestarian varietas salak nangka, salak porong dan salak gula pasir yang sudah sangat terkenal di dalam negeri maupun di manca negara. Termasuk menjaga agar lahan perkebunan salak tidak beralih fungsi menjadi lahan persawahan atau perkebunan lain.

Dalam kesempatan itu, Bupati Gede Dana mengatakan, penyerahan SIG ini adalah bentuk dukungan dan apresiasi Pemkab Karangasem terhadap komoditas pertanian khas di Kabupaten Karangasem, salah satunya salak nangka dan salak gula pasir, sudah terkenal yang hanya bisa ditemui di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem.(MT – 001)

Bupati Dana Cek Kesiapan Forum Sipandu Beradat dan Bakamda

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menghadiri upacara apel pengecekan kesiapan forum Sipandu Beradat dan Bakamda di wilayah hukum Polres Karangasem. Acara yang dipimpin Kombes Pol Arun Priono juga dihadiri juga Forkopimda Karangasem serta MDA Karangasem, dan dilangsungkan pada Selasa (26/10/2021) bertempat di Lapangan Tanah Aron Amlapura.

Sipandu Beradat merupakan sistem keamanan yang berbasis Tri Hita Karana atau adat Bali yang merujuk pada Pergub Bali no 26 tahun 2020. Sistem pengamanan sangat jelas dibentuk secara terstruktur, dari tingkat desa, kecamatan kabupaten sampai tingkat provinsi.

Bupati Gede Dana ketika dimintai keterangannya mengatakan, dengan alur koordinasi dan penyelesaian permasalahan oleh pihak Kepolisian, TNI dan Satpol PP, keberadaan Sipandu Beradat memliki fungsi antara lain sebagai berikut di antaranya: mengumpulkan data yang berpotensi mengganggu situasi Kamtibmas di masing-masing wilayah, menerima pengaduan permasalahan yang ada di desa adat, melakukan analisis dan memberikan solusi guna memecahkan permasalahan tersebut dan melaporkan temuan potensi kerawanan situasi Kamtibmas kepada pejabat berwenang.

“Di Bali ini terdiri dari sekian banyak desa adat. Dengan demikian, banyak terjadi permasalahan permasalahan adat yang pastinya juga proses penanganan dan penyelesaiannya juga secara pendekatan adat. Forum Sipandu Beradat dan Bakamda ini nanti anggotanya adalah masyarakat di Desa Adat setempat yang tahu betul karakteristik masyarakatnya. Tentunya juga forum Sipandu Beradat dan Bakamda harus tetap menjalin komunikasi dan berkordinasi dengan aparat hukum yang berwenang agar dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan Prosedur,” ujar Bupati Dana. ( MT – 001)

Bupati Dana ; Walapun Covid Mulai Melandai Masyarakat Jangan Lengah

0

Amlapura, MatahariTimur – Meskipun kasus Covid di Kabupaten Karangasem sedang melandai, Bupati Gede Dana tidak mau lengah, bersama Wabup Artha Dipa terus memantau dan melakukan sweeping ke masyarakat yang belum melakukan Vaksinasi.

Hal tersebut nampak ketika meninjau vaksin di Desa Bunutan, Kecamatan Abang, mendampingi Menteri PPPA Bintang Puspayoga, Senin (25/10/2021).

“Walaupun situasi Covid di Karangasem melandai dan menunjukan trend positif saya harap masyarakat juga jangan merasa sudah aman, dan kami akan pantau terus. Kami tetap menghimbau masyarakat agar masih tetap menjalankan protokol kesehatan dan bagi yang belum di vaksin agar segera melakukan vaksin,” ucap Gede Dana. 

Selain meninjau vaksinasi, Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada 3 Ibu hamil dan 3 anak-anak di Desa Bunutan dari total 100 paket sembako yang juga akan dibagikan kepada peserta vaksin.

Ibu Menteri Bintang didampingi dan jajaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Juga mengunjungi perempuan dan anak korban terdampak bencana di Pos Kantor Perbekel Ban, di Ban Kecamatan Kubu

Selain meninjau proses pendampingan psikososial bagi perempuan dan anak, Menteri Bintang juga turut menyerahkan secara simbolis paket pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak, kerja sama Kemen PPPA dengan PT Unilever Indonesia Tbk. Sejumlah paket yang diberikan terdiri dari paket kebutuhan spesifik anak, paket sembako, dan obat-obatan.

“Terimakasih atas kedatangan Ibu Menteri bersama rombongan dan juga Yayasan Gajah Tunggal, Yayasan Upaya Indonesia damai yang juga membantu proses penyelenggaraan vaksinasi begitupula dengan UNICEF, semoga kedepannya kerjasama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Bupati Gede Dana di sela-sela meninjau proses vaksinasi. (MT – 001)

Bupati Dana Masak untuk Relawan Gempa Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Pemkab Karangasem terus melakukan pemantauan, terutama terkait pemenuhan kebutuhan pangan untuk para korban gempa. Selain itu juga soal pendirian hunian sementara yang melibatkan berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, relawan dan juga warga desa setempat. 

Berkaitan dengan hal tersebut, pada Minggu (24/10/2021) Bupati Karangasem I Gede Dana turun langsung bersama dinas terkait untuk memantau pelaksanaan tanggap darurat setelah diperpanjang selama 7 hari tersebut. Pemantauan diawali dari Posko Rendang, dilanjutkan ke posko tanggap darurat di Kantor Desa Ban, Kubu. 

Selanjutnya, Bupati Dana memberikan semangat sekaligus berdialog dengan tim tanggap darurat dan para relawan yang tanpa kenal lelah bekerja membantu para korban terdampak bencana yang membutuhkan penanganan khusus.

Perhatian tak hanya ditujukan kepada warga setempat yang menjadi korban tetapi juga kepada para relawan, dan tanpa segan  Bupati Gede Dana, langsung ikut serta membantu distribusi logistik bagi korban gempa.

Tak sampai distu saja, Ia pun dengan semangat menuju dapur umum membantu relawan menyiapkan makanan sekaligus menuangkan keahliannya dalam memasak menu makanan untuk para relawan dan warga korban gempa pada kunjungan langsungnya ke Pos Pemantauan Kubu, Minggu 24 Oktober 2021.

“Sekarang giliran saya yang memasak untuk bapak ibu relawan yang telah sepekan berjibaku melayani masyarakat kami,” ucap Gede Dana disambut senyum bahagia para relawan yang tidak menyangka orang nomor satu di Karangasem ini akan berbaur bersama mereka.

“Kami Pemerintah Karangasem sangat mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh anggota TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial dan para relawan serta donatur dalam membantu warga korban gempa,” ujar Bupati Dana, sembari mengecek ketersediaan stok logistik untuk warga korban gempa.

Pada kesempatan itu, Bupati Dana juga menerima bantuan perlengkapan rumah tinggal sementara untuk korban bencana gempa yang diserahkan oleh BPBD Bali di Kantor Desa Pempatan. Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala BPD Bali, OJK, Kalaksa BPBD Karangasem dan Camat Rendang.( MT – 001)