23.2 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 33

Program Korpri Mengabdi, Bupati Dana Lepas 8 Truk Pengangkut Ribuan Kantong Beras

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana melepas 8 truk pengangkut ribuan beras untuk disebar ke 8 Kecamatan se Kabupaten Karangasem, yang juga dihadiri oleh seluruh Camat sekabupaten Karangasem dan beberapa OPD terkait, Rabu (17/11/2021) bertempat di Lapangan Tanah Aron, Amlapura.

Beras dengan total jumlah 7.755 kantong dimana perkantongnya seberat 5 Kg ini akan disalurkan kepada masyarakat Karangasem yang terdampak Pandemi Covid-19. Bantuan beras ini bersumber dari CSR sebanyak 1683 paket beras dan akan disebar ke Kecamatan Selat dan Kubu. Sedangkan sisanya sebanyak 6072 kantong bersumber dari Program KORPRI Mengabdi dan Bebagi Tahap II, dan akan disebarkan ke 6 kecamatan sisanya.

Sekda Karangasem Sedana Merta selaku Ketua KORPRI melaporkan, program KORPRI Mengabdi dan Berbagi Tahap I telah dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2021 dengan menyasar seluruh desa dan kelurahan di 8 Kecamatan se-Kabupaten Karangasem sebanyak 6000 paket beras kemasan 5 kg.

Bantuan ini merupakan program KORPRI Karangasem yang disambut baik masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang melanda, sehingga program ini dilanjutkan pada Tahap II dengan kegiatan yang sama yaitu penyaluran beras kemasan 5 kg kepada masyarakat terdampak Covid-19 serta Lansia di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Karangasem yang dilaksanakan pada tanggal 17 Nopember 2021. Mekanisme penyaluran, dari usulan Perbekel ke Camat akan disampaikan langsung ke KORPRI, lalu ke KORPRI kembali ke Pebekel untuk diteruskan ke masyarakat.

“Kami ingin ikut serta meringankan beban masyarakat apalagi menjelang hari raya Kuningan yang akan kita rayakan bersama pada tanggal 20 Nopember 2021. Bantuan beras bersumber dari petani lokal Karangasem ini dibeli dari sumbangsih dana sosial ribuan anggota Korpri secara berjenjang dari 78 desa se-Kabupaten Karangasem yang kemudian kami disalurkan kepada masyarakat yang terdampak di delapan kecamatan dalam bentuk paket beras 5 kilogram,” ujar Sekda Sedana Merta.

Bupati sangat mengapresiasi rasa gotong royong yang dilakukan anggota Korpri dalam menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat. Bupati berharap rasa gotong royong ini perlu dilanjutkan dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Saya sebagai Bupati sangat mengucapkan terimakasi kepada KORPRI. Semoga beras ini bermanfaat dan utamakan diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan,” imbuhnya.

Hadir dalam acara seluruh Camat se-Kabupaten Karangasem dan beberapa Kepala OPD terkait.( MT – 001)

Ny Nuriasih Dana Gelontorkan 4 Ton Beras Bagi Masyarakat Terdampak Pandemi

0

Amlapura, MatahariTimur – Ketua TP PKK Karangasem Ny Nuriasih Gede Dana menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada 9 orang Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Kubu dan 14 orang Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Abang. Sasaran yang dituju adalah masing-masing desa sebanyak lima orang kepala keluarga dan masing-masing orang menerima sebanyak 10 kg beras.

Ny Nuriasih Dana mengatakan beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat menjadi bantuan yang sangat penting disalurkan kepada masyarakat di masa pandemi ini. Hal tersebut ditekankan Nyonya Nuriasih Dana saat memberikan bantuan beras di Kantor Camat Kubu dan Kantor Camat Abang, Selasa (16/11/2021).

“Nantinya yang akan menerima bantuan beras ini adalah warga masyarakat yang terkena PHK Sektor Pariwisata sebagai dampak Pandemi Covid-19, warga lanjut usia, warga penyandang disabilitas dan kader PKK yang kurang mampu,” ujar Ny Nuriasih Dana dalam sambutannya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa sampai saat ini dampak Pandemi COVID-19 masih sangat dirasakan di masyarakat, di mana perputaran ekonomi belum berjalan normal sebagaimana biasa. Hal ini akan berpengaruh terhadap pendapatan dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya masyarakat yang ekonominya tergolong rendah.

“Oleh karena itu berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten untuk membantu masyarakat agar bisa segera keluar dari situasi seperti sekarang ini. Saya juga tidak ingin bantuan ini tertumpuk terlalu lama mengingat ini adalah kebutuhan pokok masyarakat, sehingga pada kesempatan yang baik ini bantuan beras langsung saya salurkan,” ujarnya.

Ny Nuriasih Gede Dana juga menekankan agar bantuan ini dapat langsung diteruskan kepada masyarakatnya yang memenuhi kriteria tersebut. “Melalui kesempatan ini kami dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem juga terus mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan serta meningkatkan kerjasama dalam upaya mencegah dan mengurangi penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ny Nuriasih juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ny Putri Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Bali atas sumbangan beras yang telah diberikan kepada masyarakat Karangasem dan semoga bantuan ini bermanfaat.

Penyerahan bantuan ini akan terus berlangsung hingga 2 hari ke depan yaitu ke Kecamatan Bebandem, Manggis, Karangasem, Sidemen, Selat, Rendang. ( MT – 001)

Minimalisir Dampak Pandemi, Ny Nuriasih Gede Dana Gelontorkan 4 Ton Beras

0

Amlapura, MatahariTimur – Beras yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat menjadi bantuan yang sangat penting disalurkan kepada masyarakat dimasa pandemi ini. Hal tersebut ditekankan Nyonya Nuriasih Gede Dana selaku Ketua TP. PKK Kabupaten Karangasem, saat memberikan bantuan beras di Kantor Camat Kubu dan Kantor Camat Abang, Selasa (16/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut Ny. Nuriasih Gede Dana menyerahkan bantuan beras tersebut secara simbolis kepada 9 orang Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Kubu dan 14 orang Ketua Tim Penggerak PKK Desa se-Kecamatan Abang dengan sasaran masing-masing Desa sebanyak 5 (lima) orang Kepala Keluarga dan masing-masing orang menerima sebanyak 10 (sepuluh) Kg beras.

“Nantinya yang akan menerima bantuan beras ini adalah warga masyarakat yang terkena PHK Sektor Pariwisata sebagai dampak Pandemi Covid-19, Warga Lanjut Usia, warga Penyandang Disabilitas dan Kader PKK yang kurang mampu,” ujar Ny. Nuriasih Gede Dana dalam sambutannya.

Lebih lanjut Dirinya menyampaikan bahwa sampai saat ini dampak Pandemi COVID-19 masih sangat dirasakan di masyarakat, dimana perputaran ekonomi belum berjalan normal sebagaimana biasa, hal ini akan berpengaruh terhadap pendapatan dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya masyarakat yang ekonominya tergolong rendah.

“Oleh karena itu berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Propinsi maupun Kabupaten untuk membantu masyarakat agar bisa segera keluar dari situasi seperti sekarang ini. Saya juga tidak ingin bantuan ini tertumpuk terlalu lama mengingat ini adalah kebutuhan pokok masyarakat, sehingga pada kesempatan yang baik ini bantuan beras langsung saya salurkan,” ungkap Ny. Nuriasih Gede Dana.

Ny. Nuriasih Gede Dana juga menekankan agar bantuan ini dapat langsung diteruskan kepada masyarakatnya yang memenuhi kriteria tersebut. “Melalui kesempatan ini kami dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem juga terus mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan serta meningkatkan kerjasama dalam upaya mencegah dan mengurangi penyebaran Covid-19 ini,”

Penyerahan bantuan ini akan terus berlangsung hingga 2 hari kedepan yaitu ke Kecamatan Bebandem,l Manggis, Karangasem, Sidemen, Selat, Rendang.( MT – 001)

Monitoring Proyek Jalan dan Jembatan di Rendang, Bupati Dana Kecewa Kualitas Pengerjaan

0

Amlapura, Matahari Timur – Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya melakukan peningkatan ruas jalan kabupaten yang saat ini pengerjaanya sedang berlangsung di beberapa kecamatan.

Untuk memastikan kualitas pengerjaannya sesuai dengan yang diharapkan, Bupati Karangasem I Gede Dana, Senin (15/11/2021) turun langsung secara mendadak untuk melaksanakan monitoring proyek peningkatan ruas jalan dan jembatan yang tengah berlangsung di Kecamatan Rendang.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan tersebut, Bupati Dana mengaku kecewa dan kurang puas dengan kualitas dan hasil pengerjaannya karena sangat jauh dari yang diharapkan.

Sebagai mantan anggota DPRD Karangasem yang pernah menjabat Ketua Komisi II yang membidangi pembangunan dan mantan Ketua DPRD Karangasem, Bupati Dana tentu sangat paham dengan bidang tersebut karena sering turun melakukan pengawasan terhadap proyek yang tengah berlangsung sebelum-sebelumnya.

“Saya lihat kualitasnya sangat buruk, Dari sisi pengawasan, pelaksanaan dan pengerjaan proyek ini harusnya benar-benar dicermati oleh Konsultan Pengawas. Terutama senderannya, Dinas PU dan Pengawas harus serius. Penawaran sudah sedikit, tapi kerjaan tidak becus. Semua kualitas pekerjaannya tidak ada yang bagus,” ujar Bupati Dana dengan mimik wajah yang kecewa.

Bupati Dana mengatakan, pengawasan yang dilakukan baik oleh Dinas PU maupun Konsultan Pengawas, sangatlah penting guna memastikan pengerjaan dan material yang dipergunakan dalam proyek tersebut. “Harus dipastikan, apakah sudah sesuai dengan ‘spek’ dan ‘bestek’. Dengan demikian, hasilnya tentu akan sesuai dengan perencanaan, dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama,” katanya, menegaskan.

Melihat kualitas pengerjaan yang kurang bagus dan tidak sesuai harapan tersebut, Bupati Dana langsung memerintahkan Dinas PU dan Pengawas lainnya untuk memperketat pengawasan dan melaporkan hasil pengawasan secara berkala, agar bisa dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek yang kini tengah berlangsung.

Pada kesempatan tersebut Bupati Dana melakukan monitoring di dua lokasi proyek yang ada di Kecamatan Rendang, yang pertama proyek peningkatan ruas jalan Pemuteran-Puragai yang dilaksanakan oleh PT Sanur Jaya Utama dengan nilai kontrak Rp6.177.373.000.

Dalam monitoring siang itu progres pengerjaan proyek tersebut telah mencapai 59,446 persen dari yang direncanakan 58,60 persen dengan deviasi 0,838 persen.

Selanjutnya adalah proyek pembangunan jembatan Box Culvert, Tukad Dalem penghubung ruas jalan Junggul-Pura Panggul Besi yang dilaksanakan oleh rekanan CV Karya Budi dengan nilai kontrak Rp1.463.432.000, di mana progresnya baru mencapai 66.181 persen dari yang direncanakan sesuai jadwal 76.704 persen dengan deviasi 0.483 persen.( MT – 001)

Bupati Dana Sidak ke Proyek Pembangunan Jembatan Tukad Bah Api

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana terus melakukan monitoring ke beberapa lokasi proyek yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Berawal dari kekecewaan saat monitoring proyek ruas jalan Pemuteran-Puragai di Kecamatan Rendang yang dinilainya kurang beres, semakin mendorong Bupati Dana untuk melanjutkan sidak ke beberapa proyek pembangunan jalan dan jembatan di beberapa lokasi di wilayah Bali bagian timur.

Pada hari Senin (15/11/2021), sidak dilakukan Bupati Dana ke proyek pembangunan jembatan Tukad Bah Api di Desa Butus, Kecamatan Bebandem, sekaligus memantau pelaksanaan proyek peningkatan ruas jalan Budakeling-Tanah Aron yang dilaksanakan oleh CV Sumber Jadi dengan nilai kontrak Rp3.886.378.000.

Di tengah cuaca hujan deras dan air bah di sekitar lokasi proyek, Bupati Dana tidak menghentikan pemantauannya terhadap pengerjaan proyek tersebut. Seperti sidak yang dilakukan pada proyek-proyek lainnya, Bupati Dana mengecek secara cermat ‘spek’ dan ‘bestek’ proyek jembatan ini disesuaikan dengan yang ada di buku kontrak kegiatan.

Masalahnya, jembatan tersebut sudah sangat ditunggu oleh masyarakat karena menjadi jembatan penghubung akses ekonomi dan pendidikan warga di beberapa dusun di lereng atas Gunung Agung, seperti Dusun Kemoning, Dusun Nangka dan Dusun Tanah Aron. Selain itu juga menjadi jembatan penghubung jalur evakuasi warga jika terjadi erupsi Gunung Agung.

Usai melakukan monitoring di Kecamatan Bebandem, Bupati Dana melanjutkan kegiatan serupa ke lokasi proyek pembangunan jembatan Box Culvert, Tukad Pedih, yang menghubungkan ruas jalan Asak-Subagan, Kecamatan Karangasem, senilai Rp1.212.058.000 yang dilaksanakan oleh CV Karya Budi Arta.

Sama halnya dengan Jembatan Tukad Bah Api, Butus, keberadaan jembatan Tukad Pedih ini juga sangat vital karena selain menjadi akses ekonomi dan pendidikan warga. Jembatan tersebut juga menghubungkan jalan lingkar Subagan-Asak yang menjadi jalur alternatif jika terjadi kemacetan di jalur utama Bugbug-Perasi.

Bupati Dana mengatakan, kedua jembatan itu sangat penting bagi akses masyarakat, yang tentu saja sama dengan jembatan-jembatan lainnya. Tetapi, di tengah keterbatasan anggaran akibat dampak Covid-19, penyelesaian jembatan harus dilakukan satu persatu.

“Jembatan yang dibangun dengan mempergunakan uang rakyat ini, harus tetap dilakukan pengawasan. Kita tidak ingin pembangunan jembatan dilakukan asal-asalan. Sehingga setiap ada kesempatan, saya selalu memantau pengerjaan proyek-proyek ini,” ucapnya dengan mimik wajah penuh semangat.

Astungkara, lanjut mantan Ketua DPRD Karangasem itu, pengerjaan kedua jembatan sudah hampir rampung 80 persen. “Dan jika tidak ada halangan, pertengahan bulan Desember nanti, jembatan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya, menandaskan. ( MT – 001)

Maknai Hari Pahlawan, Selaras Dengan Kemenangan Dharma Melawan Adharma

0

Amlapura, MatahariTimur – Bertepatan dengan Hari Raya Galungan Pemkab Karangasem menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Gede Dana , Rabu (10/11/2021) di halaman Kantor Bupati. Meskipun demikian, tidak menyurutkan semangat peserta upacara untuk mengenang dan memperingati jasa para pahlawan.

Dalam Pidato Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini yang dibacakan Bupati Gede Dana menyatakan Negeri ini mengalami tekanan yang panjang dan menyakitkan.

Pemberontakan lokal dikobarkan terhadap penjajahan dalam kurun waktu 350 tahun, namun selalu mengalami kegagalan. Ratusan tahun kita terpecah-pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba.  Berkali-kali Para pendiri bangsa ini menyadarinya dengan membangun identitas bahwa kita semua bersaudara, sebangsa dan setanah air. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Gede Dana juga mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk Umat Sedharma, “Semoga dalam perayaannya yang mempunyai makna Kemenangan Dharma melawan Adharma selaras dengan makna Hari Pahlawan 10 Nopember, kiranya perjuangan para pahlawan dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan,” ujar Bupati Gede Dana lalu dalam acara tambahan sekaligus menyerahkan Penghargaan Tali Kasih kepada I Gede Agastya Dharma Wardana sebagai atlet Berprestasi pada PON ke-XX Papua 2021 .

Apel dihadiri oleh undangan Wabup Artha Dipa, Sekda Sedana Merta, anggota Forkopimda Kabupaten Karangasem dan diikuti oleh para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Karangasem dan Para Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah Kabuparen Karangasem serta para Veteran.( MT – 001)

Satu Jembatan Rusak Berat Akibat Banjir Bandang di Kabupaten Garut

0

JAKARTA, MatahariTimur – Hujan lebat memicu terjadinya banjir bandang di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (6/11) pukul 17.00 WIB yang menyebabkan satu jembatan rusak berat.

Jembatan yang berlokasi di Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi ini merupakan akses jalan yang menghubungkan Desa Sukalilah ke Kampung Cipelag. Hal ini membuat sebanyak 335 KK terisolir dengan rincian 42 orang lanjut usia, 25 ibu hamil, 48 balita, 1 orang berkebutuhan khusus. Selain itu, terdapat 5 KK yang telah melakukan evakuasi mandiri ke rumah saudara terdekat.

Hal ini juga memengaruhi aktivitas belajar mengajar yang membuat sejumlah siswa tidak dapat berangkat ke sekolah, antara lain 48 anak PAUD, 111 siswa sekolah dasar, 69 siswa sekolah menengah pertama dan 33 siswa menengah atas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut melakukan upaya tanggap darurat untuk membantu warga yang masih terisolir akibat banjir.

Pemerintah Kabupaten Garut telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Nomor 362/3598/BPBD/2021 selama 7 hari mulai tanggal 8 sampai 15 November 2021. Saat ini pemerintah daerah dan BPBD Kabupaten Garut memfokuskan penanggulangan banjir bandang pada perbaikan jembatan agar dapat segera menghubungkan kembali akses jalan bagi warga yang terisolasi.

Banjir bandang juga merusak sejumlah rumah warga, antara lain satu unit rumah rusak berat, dua unit rumah rusak sedang, dua unit rumah rusak ringan serta merendam lahan pertanian yang siap panen seluas 2 hektar.

BPBD Kabupaten Garut bekerja sama dengan unsur Polri, Brimob, Forkopimcam, Tagana Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas PUPR, Dinas Perkim, relawan serta masyarakat setempat untuk membersihan material pascabanjir bandang, membuat jembatan darurat dan membersihkan material lumpur yang masuk ke rumah warga. Wakil Bupati Garut dan Dandim 0611 Garut juga turut meninjau langsung lokasi kejadian.

Adapun kebutuhan mendesak saat ini adalah air bersih, makanan dan alat untuk perbaikan sarana umum seperti jalan dan jembatan.( MT-001)

Penuh Kesederhanaan, Bupati Dana Adakan Tradisi ‘Mebat’ Bersama Keluarga

0

Amlapura, MatahariTimur – Sehari sebelum Hari Raya Galungan,  ada upacara penampahan yang umumnya masyarakat Hindu di Bali melakukan pemotongan hewan. Pada acara penampahan Galungan ini, interaksi dan kebersamaan mewarnai sebuah keluarga di Bali.

Hal ini juga dilakukan Bupati Karangasem Gede Dana, yang tidak melupakan tradisi mengadakan mebat dan dilakukan bersama keluarga. Pada acara yang digelar hari Selasa tanggal 9 November 2021 pagi, terlihat kekompakan Bupati Dana bersama keluarga mengadakan mebat, yang meski dilakukan dalam suasana kesederhanaan, namun sarat kekompakan. Dalam momen memasak bersama, tidak jarang diwarnai dengan canda dan guyonan yang mempererat jalinan kekeluargaan. Kegiatan ini diakhiri dengan makan bersama, dipenuhi rasa syukur atas segenap anugerah Sang Hyang Widhi Wasa.

Setelah acara mebat, Gede Dana menyempatkan diri berbincang-bincang tentang memaknai penampahan dan filosofi hari Raya Galungan. “Saya sudah biasa melakukan sendiri kegiatan mebat pada hari penampahan Galungan namun secara sederhana. Seperti bikin lawar paye dan lawar kacang hasil kebun sendiri untuk banten segehan yang dipersembahkan kepada Butha Kala untuk ‘nyomya’ agar tidak mengganggu keharmonisan alam dan untuk dinikmati. Kita tidak mesti memaksakan diri dan harus nampah atau memotong babi, karena ngelawar atau bikin sate itu eforia atau rasa syukur. Penampahan juga bermakna nampah, atau membunuh sifat – sifat malas pada babi, sifat tamas dalam Triguna atau sifat malas pada diri manusia” ujarnya.

Gede Dana juga menuturkan bahwa Galungan dirayakan umat Hindu Bali pada Hari Buda Kliwon Wuku Dungulan dan Kuningan dirayakan pada Caniscara Kliwon Wuku Kuningan atau sepuluh hari setelah Galungan. Hari Raya Galungan dimaknai sebagai hari kemenangan darma melawan adarma.

Ditambahkan pula bahwa dalam Lontar Sunari Gama disebutkan Buda Kliwon Dungulan adalah hari Galungan, mengarahkan bersatunya rohani supaya mendapatkan pandangan yang terang untuk melenyapkan segala kekacauan pikiran. “Jadi inti Hari Raya Galungan adalah untuk menyatukan  kekuatan rohani agar mendapatkan pikiran yang terang. Bersatunya rohani dan pikiran yang terang dan seimbang inilah wujud dharma dalam diri, sedangkan kekacauan pikiran adalah wujud adharma. Di hari raya inilah kita mengucapkan rasa syukur ke hadapan Ida sangyang Widi Wasa atas terciptanya dunia dan karunia yang dilimpahkan,” ujar Bupati Dana.

Dalam kesempatan ini, Gede Dana juga menyampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada semua masyarakat dan berpesan agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi. “Marilah kita sama – sama mulat sarira, intropeksi diri dan di saat pandemi ini kita sama sama memohon agar, agar pandemi ini segera berlalu,” ujarnya.(MT – 001 )

Hari Raya Galungan – Kuningan, Bupati – Wabup Karangasem Ajak Mulat Sarira

0

Amlapura, MatahariTimur – Memaknai perayaan Hari Raya Galungan di tengah suasana pandemi Covid-19  yang jatuh pada tanggal 10 November 2021 , Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, mengajak seluruh umat Hindu senantiasa mulat sarira dalam perayaan Galungan.

Mengingat pandemi global yang sudah berjalan menuju endemi, pihaknya berharap  agar masyarakat dapat merayakan Hari Raya Galungan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Serta menerapkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya. Guna mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, secara Sekalaa-Niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno, yakni Berdaulat secara Politik, Berdikari secara ekonomi dan berkepribadian  alam kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi.

Bupati Gede Dana juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Karangasem agar tetap mengimplementasikan nilai adiluhung leluhur kita yaitu “segilik seguluk salunglung sabayantaka”.

Terkait dengan kondisi dan situasi yang sudah membaik menuju endemi, dimana pariwisata sudah akan mulai bangkit kembali, Bupati Gede Dana juga sudah meresmikan beberapa ikon khas Karangasem. Diantaranya Buah Salak Sibetan dan juga Bunga Kasna. Kedepan diharapkan masyarakat mampu menjaga produk asli Karangasem ini agar dikenal dunia.

“Perayaan Hari Raya Galungan menjadi kesempatan untuk kita memakai produk khas Karangasem seperti Salak Sibetan serta Bunga Kasna sebagai sarana, agar dapat diperkenalkan serta dilestarikan. Rahajeng nyanggre Rahina Galungan Lan Kuningan. Rahayu  Rahayu Rahayu, ” tandas Gede Dana.(MT – 001)

Bupati Dana Blusukan ke Pasar Tradisional Pantau Kestabilan Harga Bahan Pokok Jelang Galungan

0

Amlapura, Mataharitimur – H – 4 menjelang hari raya Galungan, Bupati Karangasem Gede Dana didampingi Sekda Sedana Merta dan kepala OPD terkait blusukan ke sejumlah pasar daerah, diantaranya pasar Karangsokong Subagan dan pasar barat dan timur Amlapura Sabtu 6 November 2021.

Maksud dan tujuan blusukan adalah untuk memantau kestabilan harga harga barang kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan terutama harga daging babi agar tidak mengalami lonjakan yang begitu tinggi.

Dalam Keterangannya Gede Dana mengungkapkan bahwa dalam situasi Covid seperti ini hendaknya para pedagang dan pembeli tetap menjalankan protokol kesehatan karena pasti akan terjadi banyak kerumunan agar tidak ada lagi lonjakan kasus Covid baru.

“Dalam situasi Covid – 19 tentunya ekonomi masyarakat juga belum stabil, saya sarankan berbelanjalah yang  secukupnya. Dalam situasi seperti ini mana yang penting – penting itulah dulu yang kita beli tidak usah ber mewah – mewah, dan sebisa mungkin gunakan hasil pertanian lokal, buah buahan juga buah buahan lokal kita pakai hasil dari para petani Karangasem” Ujarnya.

Bupati Dana juga menambahkan kalau dari hasil sidak situasi pasar masih normal – normal saja, pasarnya juga sudah bagus, bersih bahkan cukup rapi, “masalah harga – harga saya lihat masih stabil dan kebutuhan – kebutuhan pokok masih aman masih tercukupi dan  saya rasa sampai hari raya ini Karangasem tidak ada masalah mengenai harga – harga kebutuhan pokok” Ucapnya.( MT – 001)