28.6 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 30

Trans Sarbagita Segera Kembali Layani Kebutuhan Jasa Transportasi Masyarakat Bali

0

DENPASAR, MatahariTimur – Dinas Perhubungan Provinsi Bali menggelar rapat membahas Jadwal Beroperasinya Angkutan Umum Trans Sarbagita, diruang rapat Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Senin (31/1).

Layanan Jasa Angkutan Umum milik Pemprov Bali yang sebelumnya sempat dihentikan sementara, direncanakan kembali beroperasi per tanggal 2 Februari 2022. Tentunya dengan peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas kendaraan.

Pimpinan rapat, Kepala UPT Trans Bali/Trans Sarbagita Komang Hartajaya dalam arahannya menyampaikan segala persiapan yang dibahas dalam rangka beroperasinya Angkutan Umum Trans Sargita guna menyamakan persepsi di lapangan sehingga dapat melayani penumpang dengan baik.

“Mari kita laksanakan pelayanan yang Terbaik dan Handal, sehingga masyarakat umum pengguna jasa Trans Sarbagita terlayani dengan baik dan merasakan manfaatnya,” ujar Komang Hartajaya.

Ditambahkan Kepala Operasional UPTD Trans Bali/Trans Sarbagita terus mengingatkan kepada Pramudi dan Pramujasa hendaknya dalam melaksanakan tugas – tugasnya selalu berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan manajemen, serta SPM yang ditetapkan Kasi Operasional. Agar dapat dipatuhi sebagai dasar pelaksanaan tugas. Dalam rapat tersebut dipaparkan pula secara detail teknis tugas dan tanggungjawab para Pramudi dan Pramusaji.

“Hal ini dalam rangka mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat, terutama di bidang jasa transportasi umum. Dimana di Bali pemanfaatan jasa angkutan umum mulai menurun. Sedangkan di satu sisi jasa ini memberikan manfaat yang sangat besar untuk masyarakat, seperti efisiensi biaya dan waktu. Dengan mewujudkan layanan Trans Sarbagita yang berkualitas, semoga kedepan mendapatkan tanggapan yang positif dari masyarakat dan semakin banyak yang memanfaatkannya,” ujarnya.

Rapat diantaranya dihadiri Manager Cabang Bali Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta ( Perum PPD), Kepala Seksi Teknik Sarana dan Prasarana UPTD. Trans Bali/Trans Sarbagita, Kepala Seksi Operasional UPTD Trans Bali/Trans Sarbagita dan Kasubag Tata Usaha, serta Calon Pramudi dan Pramujasa.( MT – 001)

Gede Dana Ikuti Latihan Bersama KKI se-Bali

Denpasar, MatahariTimur – Usai dilantik sebulan lalu sebagai Ketua Umum KKI Provinsi Bali, Bupati Karangasem I Gede Dana antusias melakukan kegiatan latihan bersama anggota KKI, pada Minggu (30/1/2022).

Pada kesempatan tersebut, turut hadir jajaran pengurus KKI Provinsi Bali dan Ketua Pengurus KKI Kota Denpasar dan kabupaten se-Bali. Para pengurus nampak antusias pula menjalani latihan bersama.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Gede Dana yang merupakan kelahiran Desa Datah Kecamatan Abang Karangasem, menjabat pula sebagai Bupati Karangasem dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem. Gede Dana juga merupakan seorang karateka era tahun 70 – 80an, yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kushin Ryu Karate-Do Indonesia (KKI) Bali dan dilantik pada 26 Desember 2021.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Ijazah kyu 1 ke DAN I (sabuk coklat ke sabuk Hitam) sebanyak 65 orang, serta  DAN I ke DAN II  (Sabuk Hitam) sebanyak 22 orang, yang hanya diterima oleh beberapa perwakilan.

“Ujian tingkat keanggotaan KKI Provinsi Bali, merupakan syarat jenjang ketingkatan baik materi yang diberikan oleh pelatih atas tahapan-tahapan yang wajib di lakukan keanggotaan, serta totalitas prestasi bertanding yang di raih selama menjadi anggota KKI,” ujar Gede Dana.(MT – 001)

Bupati Dana Lepas Ribuan Bibit Ikan dan Burung di Hari Raya Tumpek Uye

0

Amlapura, MatahariTimur – Tumpek Uye atau Tumpek Kandang merupakan hari raya untuk menghormati Hyang Rare Angon sebagai manifestasi Dewa Siwa sebagai penguasa dan penjaga segala jenis binatang dan hewan. Pada kesempatan ini, Bupati Karangasem Gede Dana melakukan upacara Danu Kerthi yang selaras dengan Visi Misi Pemerintah Provinsi Bali yaitu ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’. Kegiatan ini bertempat di Tukad Yeh Sah Telaga Waja, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, pada Sabtu tanggal 29 Januari 2022.

Upacara dipuput oleh Ida Pedande Gede Nur dari Gria Penyembahan Tampaksiring. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Wayan Arta Dipa, Sekda Karangasem Sedana Merta Ketua DPRD Karangasem Wayan Suastika, Ni Made Darmini anggota DPRD Bali   Fraksi PDIP Dapil Karangasem, MDA Karangasem beserta MDA Kecamatan se-Karangasem serta jajaran Forkopimda Karangasem.

Bupati Gede Dana mengatakan, Upacara Danu Kerthi dilaksanakan serentak di seluruh bali yang diselenggarakan pemerintah daerah masing-masing di setiap wilayah masing-masing. “Untuk Kabupaten Karangasem, kita adakan di Pura Pesucian Tukad Yeh Sah karena kebetulan aliran sungai ini juga mengaliri dua kabupaten Karangasem dan Klungkung. Airnya dimanfaatkan bagi dua kabupaten itu,” katanya.

Pelaksanaan Upacara Danu Kerthi juga untuk menghormati Betara Hyang Dewi Danu sebagai sumber mata air yang menghidupi segala yang hidup alam ini, di mana makna Danu Kerthi adalah hari penyucian dan pemuliaan danau, mata air, sungai dan laut beserta habitat di dalamnya, sebagai unsur alam yang diciptakan oleh Hyang Maha Kuasa, ucap Bupati Dana.

Selesai Upacara Danu Kertih, dilanjutkan dengan pelepasan berbagai jenis burung ke alam dan ribuan bibit ikan di sumber mata air yeh Sah Telaga Waja yang lokasinya berdekatan dengan tempat upacara. “Di Hari Raya Tumpek Uye ini kami juga melepas berbagai burung dan bibit ikan bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam, hutan dan juga di air di mana hari raya ini sangat baik untuk menghormati binatang dan hewan di alam dan sebagai penghormatan kepada Sang Rare Angon sebagai penjaga segala jenis hewan,” kata Bupati Dana.

Bupati juga berharap agar masyarakat  ikut merawat kebersihan sungai dan mata air, menjaga kelestarian alam dan isinya, dan juga agar tidak ada lagi perburuan burung dan penembakan burung di alam liar. ( MT – 001)

Gede Dana: Maknai Filosofi Tumpek Uye dengan ‘Mengandangkan’ atau Mengendalikan Pikiran

0

Amlapura, MatahariTimur – Di sela – sela kesibukan dan rutinitas sebagai pemimpin di Bumi Lahar, Bupati Karangasem Gede Dana menyempatkan diri melaksanakan otonan Tumpek Uye atau Tumpek Kandang untuk sapi piaraanya di kandang, yang terletak di dekat kediamannya di lingkungan Dukuh-Karangasem, pada Sabtu (29/1/2022) pagi.

Seperti diketahui, Tumpek Kandang dirayakan oleh umat Hindu Bali setiap enam bulan sekali atau setiap 210 hari, tepatnya pada hari Caniscara Kliwon Wuku Uye. Tumpek Kandang atau Tumpek Uye dirayakan sebagai wujud cinta kasih, rasa sayang manusia atau rasa terima kasih manusia kepada binatang, hewan peliharaan atau ternak. Dalam Yayur Weda disebutkan, binatang itu sangat membantu manusia dalam bekerja dan sebagai korban suci dalam upacara, serta dapat disembelih untuk dikonsumsi.

Gede Dana dalam kesempatan itu mengatakan bahwa ‘kandang’ dalam makna filosofi juga mengandung makna ‘mengandangkan’ pikiran yang begitu liar. Diibaratkan seperti hewan yang harus dikendalikan, sehingga mampu membatasi atau mengekang keinginan yang bersifat seperti binatang. Misalnya hidup tanpa tata krama, liar, malas dan sebagainya.

“Kalau dilihat dari Urip Caniscara Kliwon Uye berjumlah 7 dan itu dianggap sebagai hari yang bersifat rajas yang disejajarkan dengan watak sato atau binatang. Untuk itu, pada hari Tumpek Kandang kita perlu menyucikan diri atau nyomia atau menetralisir kekuatan binatang pada diri kita. Karena daging yang kita makan akan bersemayam dalam tubuh manusia dan akan berpengaruh pada sifat dan tabiat atau karakter manusia,” ujar Gede Dana.

Gede Dana juga mengatakan, Caniscara Uye merupakan hari raya untuk mengupacarai segala jenis binatang dan ternak seperti sapi, babi dan lainnya. “Dalam lontar dan piteket para penglingsir mengatakan, Caniscara Wuku Uye pinaka Prakertaning sarwo sato, artinya pada hari itu hendaknya dijadikan sebagai hari melestarikan segala jenis hewan dan pada tumpek kandang hendaknya umat menghaturkan sesembahan kepada Sangyang Rare Angon sebagai manifestasi dari Dewa Siwa yang berfungsi sebagai penguasa dan penjaga semua binatang, dengan tujuan untuk diberikan keselamatan pada semua hewan piaraan dan termasuk diberikan hasil yang melimpah sesuai harapan dari pemiliknya,” ucapnya.

Dia menambahkan, kebetulan juga dirinya sudah memelihara ternak sapi yang dikandangkan di kebun. “Memang sedari kecil saya petani dan terbiasa ngangon sapi. Sampai sekarangpun masih memelihara sapi. Selain memang hobi, itu juga hiburan bagi saya di waktu senggang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu pula Gede Dana memvaksin seluruh anjing piaraanya, karena menurutnya, anjing juga hewan piaraan yang bertugas menjaga rumah sehingga perlu dirawat dan dijaga kesehatannya. “Itu juga bentuk menghargai hewan piaraan di Tumpek Uye,” kata Bupati Dana. ( MT – 001)

Dishub Denpasar Pindahkan Pedagang di Terminal Wangaya Ke Pasar Cokroaminoto.

0

Denpasar, MatahariTimur – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar  memindahkan (merelokasi) pedagang yang berjualan di Terminal Wangaya, Jl. Kartini ke Pasar Cokro (eks Tiara Grosir). 23 pedagang dari 113 pedagang belum pindah dan membongkar kios, akhirnya Jumat (28/1) dibongkar dan pedagang dipindah ke Pasar Cokroaminoto.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Ketut Sriawan, S.E., didampingi Kasatpol PP Kota Denpasar, AAN Bawa Nendra mengatakan, pemindahan pedagang di Terminal Wangaya ke Pasar Cokro kolaborasi gotong royong Dishub Kota Denpasar dengan pedagang, Satpol PP Kota Denpasar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, dan kepolisian. Apa yang menjadi harapan bersama untuk mengembalikan fungsi terminal bisa diwujudkan dengan baik.

”Kami bersama isntansi terkait mengawasi pembongkaran kios yang dilakukan para pedagang yang tetap ingin berjualan di Terminal Wangaya. Sebelum dilakukan pembongkaran kios yang tersisa sudah dilakukan koordinasi, sehingga mereka sendiri membongkar,’’ kata Sriawan.

Sriawan mengungkapkan, relokasi pedagang di Terminal Wangaya sudah diberikan tempat oleh Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar di Pasar Cokro, Jl. Cokroaminoto dan para pedagang ingin kembali berjualan. Setelah dilakukan penataan aset difungsikan kembali sebagai Terminal Wangaya, para pedagang akhirnya menyadari dan mengerti.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pedagang dengan sadar membongkar sendiri kiosnya. Manfaatkan ruang dan tempat yang sudah disiapkan Perumda Pasar Sewakadharma sebagai tempat berjualan,’’ ucap Sriawan.

Ditanya jumlah pedagang yang berjualan di Terminal Wangaya, Sriawan menjelaskan, tercatat 113 pedagang. Dari 113 pedagang ternyata 23 pedagang yang tersisa dan belum pindah ke Pasar Cokro. Ke 23 pedagang tersebut masih ingin berjualan di Terminal Wangaya langsung diarahkn berjuaan ke Pasar Cokro agar Terminal Wangaya bisa difungsikan kembali sesuai peruntukan.

“Kami kerjasama dengan pedagang membongkar kios yang belum dibongkar. Kami menyiapkan armada angkutan untuk mengangkut bongkaran kios dan barang dagangan, Namun mereka semua membawa mobil dan kita bersama DLHK membersihkan sampah yang ada,’’ ucapnya.

Sriawan menegaskan, pemindahan  pedagang yang berjualan di Terminal Wangaya adalah batas terakhir, sehingga wajah Kota Denpasar betul-betul bersih dan asri. Sebab, Terimnal Wangaya berada dijantung Kota Denpasar Jl. Kartini arus lalu lintas cukup padat ditata kembali agar bersih, asri dan rindang.

“Terminal Wangaya luasnya 19 are dan kalau sudah bersih difungsikan kembali untuk AKDP (Angkutan Kota Dalam Propinsi jurusan Denpasar-Plaga Badung. Angkutan tersebut masuk ke terminal melayani simpul-simpul transportasi, baik kunjungan ke Pasar Badung  maupun objek wisata yang ada di Kota Denpasar, sehingga fungsi ruang jelas sesuai peruntukannya’’ terang Sriawan.

Disinggung pedagang yang masih berjualan di trotoar dan badan Jl. Kartini dan Jl. Kumba Karna, Sriawan menyatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait menertibkan pedagag tumpah yang ada. ”Setelah Terimnal Wangaya bersih, kita lakukan penataan di Jl. Kartini dan sekitar. Kalau ada pedagang mengganggu arus lalu lintas, kita berkoordinasi dengan adat, kepala lingkungan dan semua stakeholder. Siapa mengkoodinir pedagang dipinggir jalan mengganggu lalu lintas kita koordinasikan dengan instansi terkait,’’ paparnya. ( MT – 001)

Bupati Karangasem Launching AJP Rayon Bandem dan Sidemen Untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Mobil layanan Antar Jemput Pasien (AJP) yang merupakan program Bupati Karangasem dalam bidang layanan kesehatan, terbukti sangat diminati dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat.

Betapa  tidak dengan layanan mobil AJP tersebut masyarakat yang tinggal di daerah terpencil yang jauh dan kesulitan kendaraan menuju tempat atau fasilitas kesehatan seperti Puskesmas maupun RSUD Karangasem, kini makin dipermudah dengan fasilitas tersebut secara grartis dan dengan layanan maksimaml yang humanis dari petugas AJP.

Melihat hal tersebut, Bupati Karangasem, I Gede Dana terus berupaya memaksimalkan layanan AJP tersebut, salah satunya dengan penambahan armada kendaraan AJP. Dan Selasa (18/1/2022) Bupati Gede Dana didampingi Wakil Bupati, Sekda, Camat Bandem, Camat Sidemen, Prebekel, Kepala Puskesmas, dan koordinator AJP Kecamatan Bandem dan Sidemen, secara resmi meloncing armada AJP untuk beberapa kecamatan yang sebelumnya layanan AJP nya masih bergabung dengan rayon atau kecamatan lain. Loncing kendaraan layanan AJP tersebut dilaksanakan di Puskesmas Bebandem.

Jika sebelumnya layanan AJP  Rayon Sidemen bergabung dengan Rayon Selat, kemudian Rayon Bebandem bergabung dengan Rayon Karangasem, kini Rayon Sidemen dan Bebandem masing-masing sudah memiliki armada AJP sendiri.

“Artinya seluruh Rayon yang ada di seluruh kecamatan di Karangasem sudah memiliki armada layanan AJP masing-masing. Sehingga kami harapkan pelayanan kepada masyarakat yang sedang sakit yang membutuhkan kendaraan menuju Fasilitas Kesehatan (Paskes) atau ke Rumah Sakit bisa maksimal dan seluruh masyarakat yang membutuhkan bisa terlayani dengan baik,” tegas Gede Dana,

Lanjut Bupati I Gede Dana menekankan kepada para Koordinator AJP baik Prebekel, Camat, maupun   Dinas Kesehatan, agar dapat mensosialisasikan dan yang terpenting saling berkoordinasi dengan baik untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga masyarakat khususnya di Kabupaten Karangasem yang memang membutuhkan palayanan ini.

Untuk diketahui, layanan AJP ini merupakan program yang dicetusan oleh Bupati Karangasem, dalam rangka memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat, utamanya yang tinggal di desa terpencil yang mengalami kesulitan kendaraan menuju ke tempat-tempat Faskes. Menyadari topografi dan kondisi masyarakat di Kabupaten Karangasem tersebut, Bupati Gede Dana berjuang guna mewujudkan program tersebut.

Dan saat ini, program tersebut telah terwujud dan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Saat ini masing-masing rayon di seluruh kecamatan sudah memiliki armada layanan AJP. Dengan demikian  masyarakat yang bembutuhkan kendaraan untuk membawa keluarga atau kerabatnya yang sakit, tinggal menghubungi layanan AJP maka petugas dengan mobil layanan AJP akan datang menjemput kerumah warga bersangkutan. Sementara dalam kesempatan itu, Pemkab Karangasem juga menerima bantuan CSR BPD Karangasem, berupa satu unit Mobil Ambulalnce.

“Nantinya Mobil Ambulance ini terintegrasi dengan AJP dan ini dirasa sangat penting dan sudah dapat di laksanakan, karena diraasakan sangat membantu,” tandasnya. Ini merupakan salah satu program unggulan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Karangasem menuju Karangssem Era Baru yang Pradnyan,Kerthi, Santhi dan Nadi.( MT – 001)

Tingkatkan Layanan Kesehatan Bupati Gede Dana Resmikan Puskesmas Bang 1

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana, terus berupaya memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Karangasem. Selain program mobil Antar Jemput Pasien (AJP) yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, saat ini Pemkab Karangasem juga terus berupaya melakukan rehab gedung. Termasuk pembangunan gedung puskesmas baru, meski dengan keterbatasan anggaran.

Salah satu yang paling dinanti masyarakat, adalah pembangunan gedung baru Puskesmas Abang I yang dibangun di lahan seluas 30 Are di Banjar Desa Tista Gede, Desa Tista Kecamatan Abang. Diresmikan langsung oleh Bupati Gede, Puskesmas Abang I yang kini dilengkapi dengan fasilitas rawat inap merupakan jawaban atas penantian puluhan tahun warga Abang.

Peresmian sekaligus Melapas dan Rsi Gana Gedung Puskesmas Abang I, diawali dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Karang Manuaba saking Griya Bungaya. Selanjutnya, ditandai dengan penandatangan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Gede Dana bersama Wabup Artha Dipa dan didampingi Asisten Administrasi Umum Ida Bagus Putu Swastika serta Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama.

Sebelumnya, Puskesmas Abang I sudah berdiri sejak tahun 1976 di Banjar Desa, Abang Kaler, Desa Abang Kecamatan Abang. Saat itu hanya melayani rawat jalan. Lokasinya pun dulu kurang refresentatif dan sempit diatas lahan milik perorangan seluas 13 are. Sehingga tidak bisa memaksimalkan pelayanan. Dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat menuju Karangasem Era Baru di bidang Kesehatan, Pemkab Karangasem bersurat ke Pemprov Bali mengajukan permohonan pinjam pakai lahan milik Pemprov Bali. Lahan tersebut digunakan untuk pembangunan gedung Puskesmas Abang I yang baru.

Permohonan pinjam pakai lahan tersebut langsung disetujui oleh Pemerintah Provinsi Bali. Pemprov Bali memberikan hak guna pakai lahan/tanah sesuai SK Perjanjian Pinjam Pakai antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemerintah Kabupaten Karangasem, nomor 593/1039/UPTD.PBMD tentang Pemanfaatan Tanah Hak Pakai Pemerintah Provinsi Bali yang terletak di Desa Tista Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem.

Setelah disetujui oleh Pemprov Bali, Dinas Kesehatan Karangasem mengajukan anggaran pembangunan ke Pemerintah Pusat. Gayung bersambut, Pemerintah Pusat menyetujui dan mengucurkan Anggaran Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021 dengan anggaran sebesar Rp 5,6 Miliar. “Anggaran tersebut meliputi Belanja Perencanaan, Belanja Modal Gedung dan Belanja Pengawasan,” tegas Kadis Kesehatan Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama.

Sementara, dalam proses pengadaan barang jasa (tender) kegiatan pelaksanaan pembangunan dimenangkan oleh PT. Alam Indah Anugerah dengan surat perjanjian kontrak, nomor 027/103/SPK/DISKES/2021, tertanggal 08 jul 2021 sebesar Rp 4.840.000.000.

Kadiskes Putra Pertama menegaskan, proses kegiatan pelaksanaan pembangunan Puskesmas Abang I dimulai pada tanggal 12 Juli 2021 sampai dengan 27 Desember 2021 (169 hari kalender). Ini sudah berjalan sesuai perencanaan dan tetap dilakukan pengawasan oleh Konsultan Pengawas CV. Cahya Wedhana. Monitoring dilaksanakan oleh Tim Teknis unsur Dinas PUPR dan Unsur Bappelitbangda, Bagian Pengendali Pembangunan Sekda Karangasem, Inspektur Daerah Kabupaten Karangasem.

“Pembangunan ini juga mendapat pendampingan hukum dari Kejaksaan Negeri Karangasem, sehingga Serah Terima Pembangunan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2021,” tandasnya sembari menyampaikan terimakasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gede Dana sangat mengapresiasi pembangunan dan pengoperasian gedung baru Puskesmas Abang 1 ini. Pihaknya berharap beroperasinya Puskesmas tersebut bisa mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Abang, utamanya layanan rawat inap serta pelayanan medis 24 jam untuk masyarakat. “Dengan demikian, masyarakat di Kecamatan Abang sudah bisa mendapatkan pelayanan medis 24 jam serta layanan kegawatdaruratan hingga layanan rawat inap dengan cepat, tanpa harus jauh-jauh ke RSUD Karangasem,” tegas Gede Dana.

Untuk layanan medis 24 jam dan kegawatdaruratan sudah bisa dinikmati, sedangkan untuk layanan rawat inap, ruangan dan fasilitasnya sudah siap tinggal menunggu registrasi dari Kementrian Kesehatan. Sejak tanggal 2 Januari 2022 Puskesmas Abang I ini sudah mulai memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, namun masih menggunakan alat-alat kesehatan, serta saran prasarana dari puskesmas yang lama. “Nanti kami akan mengupayakan untuk pengadaan kelengkapan alat medisnya dan sarana prasarana untuk menunjang pelayanan Puskesmas Rawat Inap,” imbuh Bupati.

Guna membuat masyarakat merasa nyaman , Bupati juga meminta Kadiskes untuk mengagendakan kunjungan Dokter Spesialis ke Puskesmas Puskesma yang memiliki fasilitas rawat inap. “Saya yakin , para dokter spesialis yang melamar menjadi ASN juga bersedia mengabdikan diri tidak hanya di rumah sakit umum daerah tapi juga di daerah daerah seperti di Puskesmas yang ada di tiap desa,”tutup Bupati Gede Dana.

Setelah dibangunnya gedung baru Puskesmas Abang I, masyarakat Karangasem khususnya Kecamatan Abang, menyampaikan terimakasih atas kepemimpinan Bupati Gede Dana. Karena mampu mewujudkan fasilitas kesehatan yang pro rakyat kecil. Sebab, ini sudah menjadi hal yang dicita-citakan masyarakat sejak puluhan tahun silam “Suksma Pak Bupati, kami bisa lebih dekat dan cepat untuk menerima pelayanan kesehatan,”ungkap salah satu pasien , Ketut Kode asal Desa Kesimpar yang tetap mendapat pelayanan meski Puskesmas Abang sedang ada acara seremonial.

Untuk Diketahui, Puskesma di Karangasem berjumlah 12 Puskesmas, dengan fasilitas rawat jalan sebanyak 6 Puskesmas dan 6 Puskesmas lainnya sudah memiliki fasilitas rawat Inap . Pelayanan rawat inap pada Puskesmas di Karangasem sudah berjalan di hampir seluruh kecamatan kecuali di Kecamatan Bebandem. Diantaranya, Puskesmas Manggis I sudah melayani rawat inap sejak tahun 1986, Puskesmas Sidemen tahun 1994, Puskesmas Selat tahun 2007, Puskesmas Rendang tahun 2008, Puskesmas Kubu I tahun 2014 dan Puskesmas Karangasem II sejak tahun 2010. Kini ditambah Puskesmas Abang I di Wilayah Abang.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Tinjau Vaksinasi Booster di Karangasem

0

Amlapura, MatahriTimur – Bupati Gede Dana bersama Forkopimda meninjau pelaksanaan vaksin dosis lanjutan (booster) atau tahap tiga Covid – 19 untuk masyarakat usia 18 tahun keatas, lansia dan kelompok rentan (Comoorbid) , Sabtu (15/1/2022) bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Karangasem.

Di Kabupaten Karangasem kegiatan vaksinasi dimulai dari tanggal 15 januari 2022.
Program ini salah satu bentuk upaya lanjutan dari vaksinasi primer atau dosis penuh bagi 1 kali atau 2 kali suntik tergantung jenis vaksinnya. Vaksinasi booster ialah upaya mengembalikan imunitas dan proteksi klinis yang menurun.

Bupati Gede Dana mengungkapkan, untuk hari ini , target tervaksin sekitaran kurang lebih 50 orang lansia. Jenis vaksin yang digunakan diantaranya astra zeneka, moderna dan pfizer.

“Hari ini saya memantau vaksin yang ketiga, atau booster di Karangasem, Astungkara masyarakat senang banyak yang datang dengan kesadaran tanpa ada iming – iming, tanpa ada hadiah, tanpa ada paksaan,” ucap Bupati.

Bupati mengapresiasi atas antusiasme masyarakat, khususnya para lansia yang hadir untuk divaksin, karena dengan kesadaran tersebut menjadi bentuk kerja sama dengan pemerintah dalam mewujudkan kekebalan kelompok.

Menurut Bupatu Gede Dana, Pemda Karangasem memiliki cukup dosis vaksinasi untuk disebar ke masyarakat sesuai terget sasaran. Sistem yang akan dilakukan adalah door to door yang dilakukan para nakes yang ditempatkan pada Puskesma Desa. Nakes akan mengedukasi dan mencarai para lansia rentan yang sudah memenuhi kriteria untuk divaksin booster.

Bupati mengajak agar masyarakat yang belum divaksin untuk segera mengikuti vaksinasi tahap ketiga, terutama bagi lansia. Bagi keluarga yang punya orang tua diharapkan dengan sukarela untuk mengantarnya ke sarana vaksinasi.

“Kami sudah melaksanakan dari tahap pertama, mungkin saat pertama masih banyak kendala permasalahan dan kekurangan, saat kedua disempurnakan, ketiga semoga lebih baik dan tidak ada kendala berarti,” harapnya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk segera divaksin karena gratis. Vaksin ini bukan hanya untuk kesehatan diri sendiri, tapi untuk kesehatan kita semua. Masyarakat yang punya orang tuam ayok dianter,” imbuhnya.

Diketahui, vaksin penguat atau booster ini bisa diberikan kepada lansia tanpa melihat kriteria cakupan vaksinasi suatu daerah. Hanya saja, calon penerima diharuskan sudah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap lebih dari enam bulan sebelumnya. (MT – 001))

Bupati Dana: mitigasi Adalah Langkah Baik Dalam Menekan Kerugian Pasca Bencana.

0

Amlapura, MatahariTimur – Mitigasi  bencana merupakan langkah penting untuk menekan kerugian pasca bencana. Hal ini diungkapkan Bupati Gede Dana dihadapan para pemuda KMHDI Karangasem dalam acara pembukaan Sabha ke V PC. KMHDI ( Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia ) , Sabtu (!5/1/2022) di Aula Sabha Widya Praja Disdikpora Kabupaten Karangasem. Pembukaan Sabha PC KMHDI ini diisi dengan Seminar Mitigasi Bencana mengambil tema “Mahasiswa Penggerak  Karangasem Tanggap Bencana”.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gede Dana meminta para pemuda khususnya KMHDI tetap bersinergi dengan pemerintah untuk melakukan mitigasi, mulai dengan langkah sederhana seperti memberitahu bahwa _”Sing Dadi Kene, Yen Kene, Kene Dadina”_ (Tidak boleh begini, jika begini, begini jadinya*red).  Atau dengan kata lain jika kita melakukan hal yang menimbulkan potensi besar terjadinya bencana seperti membuang sampah sembarangan, menghabiskan hutan maka sudah pasti akan menyebabkan bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Bupati  juga mengungkapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada para pemuda yang telah bergerak bersama pemerintah membantu masyarakat Karangasem saat tertimpa bencana.

“Saya sangat mengapresiasi para pemuda yang telah membantu masyarakat Karangasem yang tertimpa bencana baik bencana alam maupun bencana non alam seperti Covid-19.” ucapnya.

Gede Dana juga menambahkan,  mitigasi merupakan langkah yang lebih baik dalam menekan kerugian pasca bencana. Sebab dengan mitigasi bencana yang berpotensi terjadi di suatu tempat dapat diminimalisir dampaknya maupun dicegah kerusakannya yang lebih parah.

Diakhir sambutan, Gede Dana mengajak seluruh pemuda Karangasem untuk tidak pernah takut juga untuk menyuarakan saran, masukan, bahkan kritik ke Pemerintah sebab pemuda memiliki daya serap dan kepekaan yang tinggi terhadap isu-isu yang terjadi di masyarakat.

“Jangan pernah takut atau malu memberikan kritik, saran, dan masukan bersama kami. Karena, hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor kemajuan pembangunan Karangasem,” tambahnya.

Ketua PC KMHDI Karangasem Putri Cahyaningsih mengatakan, pelaksanaan Sabha ke V ini disinkronkan dengan pelaksanaan seminar mitigasi bencana mengingat Karangasem merupakan wilayah yang rawan bencana dan sekaligus memberikan pemahaman lebih kepada para pemuda untuk lebih tanggap bencana khususnya dalam hal mitigasi.

“Sabha merupakan tingkat musyawarah tertinggi dalam cabang, dan dalam kesempatan ini bersamaan dengan sabha juga dilaksanakan seminar mitigasi bencana untuk mengajak semua pemuda melek terhadap pencegahan bencana,” ucapnya. ( MT – 001)

Tinjau Pameran IKM Bali Bangkit, Presiden Apresiasi Produk Pengrajin Bali

0

Denpasar, MatahariTimur – Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi terhadap produk yang dihasilkan oleh para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Provinsi Bali. Presiden menilai produk yang dihasilkan oleh IKM Bali memiliki kualitas yang sangat baik.

“Saya sangat menghargai pameran ini. Kita bisa melihat secara jelas betapa karya-karya, desain dari IKM-IKM di Provinsi Bali sangat, sangat memiliki kualitas yang sangat baik,” ujar Presiden dalam keterangannya seusai meninjau Pameran IKM Bali Bangkit di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar pada Senin, 27 Desember 2021.

Dalam pameran tersebut, terdapat sekitar 35 pelaku IKM di Provinsi Bali yang memamerkan beragam produk seperti kain tradisional, kerajinan rakyat, perhiasan tradisional, furnitur, dan produk seni unggulan lainnya. Tampak Presiden Jokowi meninjau dan berbincang dengan beberapa pelaku IKM di antaranya adalah pengrajin kursi, kain tenun, serta lukisan.

Selama peninjauan, Presiden Jokowi tampak dipandu oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Ni Luh Putu Putri Suastini Koster.

Presiden berharap produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku IKM tersebut dapat dipilih dan dijadikan suvenir saat perhelatan G20 yang akan dilaksanakan di Bali pada 2022.

“Kita harapkan ini nanti akan kita tunjukkan kepada dunia saat G20 ditambah dengan produk-produk yang akan kita seleksi dari provinsi-provinsi yang lain,” ungkap Presiden.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau pameran tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.(MT-001)