23.5 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 31

Kumpulkan Petugas AJP, Bupati Dana Evaluasi untuk Kinerja Pelayanan

0

Amlapura, MatahariTimur – Sektor pelayanan kesehatan AJP semakin diminati masyarakat  dan menjadi perhatian serius Bupati Karangasem Gede Dana di masa pandemi ini. Untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem pelayanan antar jemput pasien (AJP), Bupati Gede Dana memanggil seluruh petugas pelayanan AJP se-Kabupaten Karangasem untuk berdialog dan mengevaluasi kinerja serta pelayanan petugas kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini bertempat di Taman Sukasada Ujung Rabu, pada Rabu tanggal 8 Desember 2021.

Didampingi Wakil Bupati Karangasem Wayan Arta Dipa, Sekda Karangasem Ketut Sedana Merta, Kadis Kesehatan Gusti Bagus Putra Pertama dan dinas yang terkait, Bupati Gede Dana dalam keterangannya mengatakan bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Demikian pula dengan keberadaan program pelayanan antar jemput pasien AJP, memang dihadirkan untuk kepentingan rakyat Karangasem. Dan syukurnya, kegiatan ini mendapat respon sangat positif dari masyarakat, meski tentu saja masih ada kekurangan untuk dibenahi sehingga perlu diadakan evaluasi.

“Dalam 6 bulan perjalanan pelayanan AJP ini, kita perlu perlu mengadakan evalusi untuk mengetahui apa dan di mana saja sektor yang mesti dibenahi, sejauh ini jumlah masyarakat yang sudah di layani antar jemput pasien sudah mencapai 3697 pasien dan 183 jenasah. Pemerintah daerah juga akan mengadakan penambahan rayon Bandem dan Sidemen. Untuk kendaraan atau mobil AJP  serta tenaga pelayanan AJP, selanjutnya akan ditambah,” ujar Bupati Dana.

Bupati juga mengapresiasi kinerja para tenaga pelayanan APJ dan menekankan kepada para petugas APJ agar dalam  menjalankan tugas melayani, apabila menjumpai ada permasalahan masyarakat supaya sebisa mungkin  bisa dibantu. “Melayani dengan tulus, ramah dan tersenyum, itu akan menjadi pahala baik dan juga mensosialisasikan agar masyarakat tahu bahwa ada program APJ,” katanya seraya menambahkan pihaknya juga akan merancang program antar jenasah ke daerah masing – masing bagi masyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu salah satu petugas AJP Rayon Kubu Gede Dedi mewakili rekan rekan semua rayon mengatakan, banyak suka duka didapatkan ketika sedang melaksanakan tugas. “Banyak pengalaman yang kami dapatkan dengan menjumpai karakter masyarakat yang berbeda – beda. Meski demikian, kami sangat senang bisa dapat melayani masyarakat, sesuai pesan Bapak Bupati anggaplah itu yadnya. Kami selalu berusaha untuk melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. Bersyukur selama ini respon masyarakat yang membutuhkan pelayanan, mereka mengatakan sangat puas dengan program APJ dari Bapak Bupati Dana,” ujar Dedi.( MT – 001)

Karangasem Lakukan Langkah Awal Menuju Swasembada Kapas sebagai Bahan Benang Tenun

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana terus melakukan terobosan – terobosan baru mengingat Kabupaten Karangasem mempunyai potensi hasil tenun yang sangat unik dan beragam, dengan corak dan motif yang berbeda dengan kabupaten daerah lain. Kerajinan tenun tradisional juga menyerap ribuan tenaga kerja yang sebagian besar adalah tenaga kaum perempuan.

Menurut Bupati Gede Dana, selama ini para penenun mendapatkan benang sebagai bahan baku sebagian besar didatangkan dari luar Pulau Bali, sehingga harga bahan baku akan menjadi lebih mahal. “Padahal karangasem mempunyai potensi pengembangan budi daya tanaman kapas sebagai bahan baku kapas,” ujarnya.

Pada hari Minggu tanggal 5 Desember 2021, merupakan langkah awal Karangasem menjadi Swasembada kapas dan benang untuk bahan baku tenun, di mana Bupati Dana turun terjun langsung bersama kelompok tani Merta Sari Bulakan saat melakukan penanaman bibit kapas di Banjar Tegallanglangan Desa Datah Kecamatan Abang.

“Karangasem menjadi sentra kapas adalah impian kami, impian masyarakat. Ini adalah langkah kami untuk menyiapkan swasembada benang. Kami berharap penanaman kapas seluas 15 hektare ini akan dilanjutkan di tempat lain sebagai wujud dari visi misi Nangun Sat Kerthi Lpka Bali dengan penguatan sektor pertanian yang dapat menunjang kebutuhan benang untuk kain tenun endek dan bagian dari sandang,” ujar Bupati Dana.

Selain di Banjar Dinas Tegallanglangan, penanaman bibit kapas juga dilaksanakan di Banjar kelodan dan Banjar Muntig Desa Tulamben. “Setelah kapas kita tanam harapanya ada investor yang bakal membangun pabrik pemintalan sehingga produksi kapas menjadi benang dapat menekna biaya produksi para penenun dan membuka lapangan pekerjaan dan tentunya akan menguntungkan kita semua,” ujarnya. (MT – 001)

Bupati Dana Ajak Masyarakat Memanfaatkan Lahan untuk Kembali Bertani

0

Amlapura, MatahariTimur – Sektor pertanian menjadi perhatian khusus Bupati Karangasem Gede Dana di tengah situasi pandemi Covid-19 ini. Sehubungan dengan itu, Bupati Dana mengajak masyarakat kembali bertani. Menurutnya, sektor pertanian bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang sebelumnya kehilangan pekerjaan akibat situasi pandemi Covid-19.

“Warga dapat bergerak kembali ke sektor pertanian secara langsung dalam bidang bercocok tanam,” ujarnya.

Ia mencontohkan bahawasanya hasil pertanian yang dipanen petani, setidaknya dapat dikonsumsi sendiri sebelum dijual. Dengan begitu, maka ketersediaan makanan masyarakat bisa terpenuhi untuk kebutuhan sehari hari.

“Dengan banyaknya ujian kita saat pandemi dan pariwisata anjlok kita kesusahan, mari kita kembali bertani. Jangan tinggalkan pertanian, walau bagaimanapun pertanian adalah sumber pangan kita, paling tidak kita bisa makan. Mari kita bertani bersama-sama, sedikitpun luas lahan yang kita miliki ayo kita manfaatkan lahan itu untuk bertani,” ujarnya ketika dimintai keterangan di sela sela acara penanaman bibit pohon kapas di Desa Datah Kecamatan Abang, Minggu tanggal 5 Desember 2021.( MT – 2021 )

Gempa M5,3 Dirasakan Sedang Warga Kota Jayapura, Tak Ada Dampak Kerusakan

0

JAKARTA, MatahariTimur – Gempa bumi dengan magnitudo (M)5,3 terjadi pada Minggu (5/12), pukul 08.10 WIB. Guncangan dirasakan warga Kota Jayapura, Provinsi Papua. Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat guncangan gempa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura menginformasikan guncangan dirasakan sedang oleh warganya. Guncangan berlangsung sekitar 2 hingga 3 detik. Tidak ada laporan kepanikan warga akibat guncangan gempa pagi tadi. Menurut BPBD, gempa tidak memicu terjadinya tsunami.

Sementara itu, parameter gempa berada pada 87 km barat laut Jayapura dengan kedalaman 10 km. Berdasarkan analisis dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI), kekuatan guncangan di Jayapura pada II – III MMI dan Sentani II MMI. Sedangkan pada analisis inaRISK, Kota Jayapura memiliki potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 5 kecamatan yang berada pada potensi tersebut, antara lain Muara Tami, Abepura, Heram, Jayapura Selatan dan Jayapura Utara.

Menyikapi fenomena gempa,
Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengimbau agar warga setempat diharapkan tetap waspada dan siaga potensi bahaya yang ditimbulkan. BNPB mengimbau warga untuk memiliki rencana kesiapsiagaan bencana, seperti mengidentifikasi kondisi bangunan tempat tinggal, rencana evakuasi menuju titik kumpul, kontak darurat atau pun tas siaga bencana. ( MT – 001)

Sebanyak 13 Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Semeru

0

JAKARTA, MatahariTimur – Penanganan darurat terus dilakukan paska kejadian erupsi Gunung Semeru yang berlangsung pada Sabtu kemarin (4/12). BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan masih meneruskan proses pencarian dan evakuasi warga yang terdampak atau pun yang diperkirakan hilang.

Berdasarkan informasi langsung pukul 09.20 dari Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos, M.M, yang saat itu sedang menuju Lumajang, total 13 orang dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Adapun yang baru teridentifikasi dua orang berasal dari Curah Kobokan dan Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, sebanyak 41 orang yang mengalami luka-luka, khususnya luka bakar, telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal. Selanjutnya mereka dirujuk menuju RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara. Sementara itu, warga luka lainnya ditangani pada beberapa fasilitas kesehatan, yaitu 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang di Puskesmas Candipuro, serta 10 orang lain di Puskesmas Penanggal di antaranya terdapat dua orang ibu hamil.

TIm gabungan juga berhasil melakukan evakuasi warga yang tadi malam dilaporkan Wakil Bupati Lumajang terjebak di kantor pemilik tambang. Saat ini para warga telah ditempatkan di Pos Curah Kobokan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.( MT – 001)

Aktifitas Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru Berdampak pada Masyarakat di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang

0

JAKARTA, MatahariTimur – Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB.

Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

Sebagai respon cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepajang Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.

Anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya segera menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya yang dianggap perlu dalam penanganan darurat.

Tim BPBD Kabupaten Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Hingga siaran pers ini diturunkan belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang. Sementara itu kerugian materil dan dampak lainnya dari erupsi Gunung Semeru masih dalam pendataan. (MT – 001)

Pantau Pembangunan Puskesmas Rawat Inap, Bupati Pastikan Masyarakat Dapatkan Pelayanan Maksimal

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Kadis Kesehatan Gusti Bagus Putra Pertama dan Kadis Pendidikan I Wayan Sutrisna pantau relokasi pembangunan proyek Puskesmas Abang 1, Rabu (1/12/2021) bertempat di Desa Tista Kecamatan Abang.

Dalam pemantauannya Bupati menyampaikan bahwa  pelayan kesehatan terhadap masyarakat perlu di tingkatkan, hal tersebut dikarenakan masyarak di jaman sekarang sudah sadar terkait pengobatan secara medis. ,”Oleh sebab itu pemerintah menangani dan memberikan pelayanan yang maksimal dengan  membangun puskesmas rawat inap,”ucapnya

Lanjut dirinya menyampaikan pembangunan Puskesmas Rawat Inap khususnya di kecamatan Abang dikarenakan penduduknya lumayan banyak sehingga kami fokus untuk peningkatan pasilitas dan pelayanan sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas yang memadai di bidang kesehatan.

Gede Dana juga menerangkan bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugasnya tinggal melengkapi dengan tenaga medisnya saja sehingga puskesmas rawat inap ini bisa betul betus bermanfaat untuk masyarakat abang dan juga masyarakat lainnya,Bupati lanjut mengatakan bahwa dilihat dari proses pengerjaan bangunannya sudah cukup bagus,” kami dari pemerintah pastinya akan memaksimalkannya lagi supaya masyarakat abang bisa terlayani dengan baik dan maksimal,”Tegas Bupati.

Bupati Gede Dana juga mengimbau masyarakat abang supaya memanfaatkan puskesmas rawat inap dengan sebaik baiknya ,”Saya sampaikan kepada masyarakat abang, kalau membutuhkan penanganan kesehat bisa datang ke puskesmas abang 1 dan misalnya harus di rujuk, pastinya kita akan rujuk ke rumah sakit,”imbuhnya

Tidak hanya sampai disana ,proyek pembangunan gedung sekolah SMP N 6 Abang tidak luput pula dari pantauan Bupati I Gede Dana, dalam kesempatan tersebut Bupati menegaskan kepada pekerja supaya bekerja dengan maksimal dan menyelesaikan proyek bangunan sekolah tepat waktu,,”dengan anggaran yang cukup besar, saya harapkan mendapat hasil yang maksimal, jangan bekerja asal asalan,”tegas Bupati

I Ketut Slamet Ariasa Perbekel Desa Tista mengatakan bahwa dirinya sangat berterimakasih sekali kepada Bupati Karangasem karena sudah antusias sekali memperjuangkan lahan yang sekarang dijadikan lahan Puskesmas Rawat Inap dan juga lahan sekolah di Kecamatan Abang sehingga masyarakat abang khususnya desa Tista bisa menikmati adanya pelayanan kesehat yang memadai.

Dirinya juga mengatakan bahwa masyarakat sangat mengapresiai dan sangat antusias kaitnnya dengan beberapa proyek pembangunan yang sekarang sedang di kerjakan ,”sekali lagi, saya dan seluruh masyarakat yang ada disini sangat mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem,”ucapnya, ( MT – 001)

Dukung Aktivitas Digital Kota Makassar, Biznet Terus Perluas Jaringan

0

Makassar, MatahariTimur – Sebagai bagian dari komitmen dan upaya menghadirkan layanan Internet WiFi yang cepat dan stabil di lebih banyak area di Pulau Sulawesi, Biznet resmi mengumumkan perluasan jaringan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Perluasan jaringan ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan koneksi Internet WiFi yang cepat dan stabil di wilayah tersebut untuk mendukung aktivitas dan gaya hidup digital yang semakin berkembang.

Perluasan jaringan ini juga dibarengi dengan peresmian dua kantor cabang baru, yakni Biznet Branch Makassar Maccini yang beralamat di Jalan Gunung Bawakaraeng No.111H, Tompo Balang, Bontoala, Makassar 90151, dan juga Biznet Branch Makassar Parang Tambung yang beralamat di Ruko Permata Mutiara Blok B, No.21, Jalan Dg Tata, Makassar 90223.

Sebagai ibu kota Sulawesi Selatan, Makassar merupakan salah satu kota yang telah berkembang cukup pesat termasuk dari segi pertumbuhan teknologi digital. Selain itu, kota ini juga akan dikembangkan menjadi kota metropolitan dalam beberapa tahun ke depan. Perkembangan kota yang pesat ini tentunya tidak lepas dari peran teknologi yang handal dan juga berkualitas. Karena itu, Biznet melakukan perluasan jaringan ke Kota Makassar, yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakatnya untuk dapat memanfaatkan layanan Internet dalam menjalankan aktivitas digital di segala sektor dan industri.

Saat ini, jaringan Biznet telah tersedia di beberapa wilayah di Makassar termasuk di Kelurahan Ujung Pandang Baru, Kelurahan Lembo, Kelurahan Karuwisi Utara, Kelurahan Malimongan Baru, Kelurahan Suangga, Kelurahan Kalukuang, Kelurahan Wala-Walaya, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kelurahan Timungan Lompoa, Kelurahan Bontoala, Kelurahan La’latang, Kelurahan Baraya, Kelurahan Tallo dan Kelurahan Ujung Tanah.

“Melihat perkembangan yang cukup pesat di Kota Makassar, Biznet semakin yakin untuk memperluas jaringan dan layanan kami, sehingga dapat mendukung seluruh aktivitas digital masyarakat Kota Makassar yang semakin beragam. Selain itu, kami juga menyadari bahwa pesatnya perkembangan teknologi saat ini telah mengubah gaya hidup masyarakat serta memberikan banyak manfaat untuk kita semua. Karena itu, kehadiran Biznet di sini diharapkan dapat menjadi solusi atas kebutuhan Internet berkualitas yang semakin tinggi di tengah era digitalisasi,” ujar Adi Kusma, President Director Biznet.

Di masa seperti sekarang ini, teknologi Internet kian menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, di mana seluruh aktivitas sudah serba digital dan online. Termasuk, Internet dan teknologi yang memiliki peran penting dalam proses pengembangan bisnis. Kehadiran Biznet juga diharapkan dapat memberikan pilihan layanan Internet yang sesuai untuk melengkapi pilihan yang ada selama ini, sehingga masyarakat dapat memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan, ucapnya.

Untuk wilayah Makassar, Biznet menghadirkan beberapa paket layanan yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan segmen market yang berbeda, di antaranya:
 Layanan Biznet Home, yaitu layanan Internet untuk segmen perumahan/apartemen yang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 330,000/bulan dengan bandwidth 30 Mbps.
 Layanan Biznet Metronet, yaitu layanan Internet untuk segmen UKM atau startup, yang menawarkan beberapa paket layanan mulai dari 30 Mbps dengan harga Rp 1,200,000/bulan.

Layanan Biznet Dedicated Internet, yang merupakan layanan Internet dedicated untuk perusahaan berskala besar atau korporasi, yang menawarkan paket layanan Internet mulai dari 30 Mbps dengan harga Rp 6.000.000/bulan.

Tidak hanya itu, untuk menyambut akhir tahun 2021, bagi pelanggan baru dan pelanggan setia Biznet Home, Biznet menghadirkan promo spesial Gebyar Akhir Tahun yang pastinya bisa membuat pelanggan menjadi lebih hemat sampai dengan 40%. Di mana dengan membeli layanan Biznet Home 8 bulan di awal, pelanggan akan mendapatkan gratis 4 bulan berlangganan Biznet Home, jadi total masa berlangganan yang akan didapatkan adalah 12 bulan, katanya dengan menyebutkan, untuk informasi lengkap mengenai promo dan layanan Biznet yang tersedia di Kota Makassar, silakan kunjungi biznet.id/makassar. ( 001)

Bupati Dana Berharap Minuman Tradisional Olahan Jamu Bisa di Kembangkan.

0

Amlapura, MatahariTimur – Di sela sela acara Rapat Koordinasi, Penyelenggaraan Penyuluhan Pertaninan di Kecamatan Rendang,
Bupati Gede Dana bersama Sekda Sedana Merta berkesempatan mencicipi minuman herbal Jamu kunyit dan minuman Sari Pala olahan POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan ) Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem sambil meninjau rencana Pengembangan Bumi Banten di Kecamatan Rendang bertempat di BPP Kec. Rendang Sabtu (27/11).

Bupati Gede Dana dalam kesempatan itu ketika diintai keterangan mengatakan, minuman tradisional jamu adalah minuman tradisiolal warisan nenek moyang yang sangat adiluhung yang sudah terkenal dan terbukti kasiatnya yang patut di lestarikan dan di kembangkan sehingga bisa menjadi industri yang menghasilkan dan mensejahterakan masyarakat.

“Minuman ramuan jamu sangat berkhasiat untuk kesehatan menjaga stamina dan imun tubuh, sehingga menambah semangat untuk bekerja, apalagi di musim Pandemi Covid – 19 ini, kita dituntut harus punya imun dan stamina tubuh yang bagus, apalagi ini bahanya herbal jadi tidak ada efek sampingnya” Ujar Gede Dana.

Gede Dana juga berharap minuman olahan ini dapat di kembangkan dipasaran sehingga menjadi satu usaha produksi hasil dari olahan pertanian asli Karangasem dan membuka lapangan kerja. ( MT – 001)

Sektor Perhatian menjadi Perhatian Serius Bupati Gede Dana

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, Gede Dana hadir secara langsung dalam Rapat Koordinasi Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Karangasem yang dipusatkan di Kecamatan Rendang Sabtu 27/11/2021

Rapat ini juga dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Perencanaan dan Pembangunan, Sekda Setda Kabupaten Karangasem, Camat Rendang, Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Puskeswan, Ketua KTNA Kabupaten Karangasem dan perwakilan koordinator di masing – masing kecamatan, beserta perwakilan Para Penyuluh PPL 53 orang dan POPT 8 orang tiap-tiap
Kecamatan.

Bupati Dana menaruh perhatian serius terhadap sektor Pertanian di Kabupaten Karangasem, iBupati bahkan secara tegas meminta Kadis Pertanian menunjukan hasil kerja secara maksimalnya dalam kurun waktu setahun kedepan. Khusus untuk di Tahun 2022 diprioritaskan agar Kabupaten Karangasem dapat meningkatkan Produksi Hasil Pertanian. “Untuk mendukung program – program tersebut, Pemerintah Daerah siap mengupayakan hal yang berkaitan dengan masalah anggaran” Ujar Gede Dana.

Penyuluh pertanian pun diminta agar membuat sistem kerja, “Para penyuluh lapangan saya minta bikin pelaporan dan sistem pengawasan serta karakter wilayahnya masing-masing, agar bisa mengetahui kondisi dan potensi di wilayahnya bertugas” tambahnya. (MT – 001)