24.4 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 25

HUT ke-21, Kembang Sari Lestari Berbagi Sembako dan Siapkan Beasiswa untuk Anak Karyawan

Karangasem, MatahariTimur – CV Kembang Sari Lestari, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ayam petelur dan penyediaan obat-obatan ayam mengadakan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-21. Perayaan ini dilaksanakan bertepatan pada momen antara hari Raya Galungan dan Kuningan.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Karangasem Wayan Arta Dipa dan anggota DPRD Dapil Manggis Wayan Sunarta, serta sejumlah tokoh Karangasem lainnya. Pada kesempatan ini, sekaligus diadakan penyerahan CSR berupa sembako kepada masyarakat sekitar desa sebanyak 200 paket sembako, beasiswa SD, SMP SMA, kepada anak anak karyawan dan staf perusahan, serta memberikan punia ke Desa Adat Pesedahan, Manggis, Karangasem.

Pendiri CV Kembang Sari Lestari, drh Nengah Rusmawan dalam sambutannya menyebutkan bahwa usia perusahaannya sudah mulai menginjak dewasa, dan saat ini telah memasuki suasana baru, yakni suasana dengan penurunan kasus Covid-19. “Di masa pandemi, tentu saja usaha kami juga terdampak. Penjualan telur sangat susah dan murah. Harga pakan terus merangkak naik. Mau ayam diafkir muda pun tidak ada yang beli. Tetapi kami sangat bersyukur bisa bertahan sampai saat ini. Kami selalu menerapkan safety baik stok pakan maupun stok dana untuk jaga-jaga bila situasi krisis melanda usaha kami. Juga kami selalu menerapkan efisiensi, terutama di sektor pakan dengan membuat harga pakan yang lebih murah,” ujar Nengah Rusmawan.

Dia melanjutkan, mengenai etos kerja yang ulet dan disiplin, selalu ditekankannya kepada para pegawai. “Bersyukur dengan etos kerja yang baik, akhirnya sampai saat ini populasi ayam kami tidak sampai berkurang banyak, dan para pegawai tidak ada yg kami rumahkan. Bahkan di awal pandemi, kami masih bisa menerima pegawai baru yang eks pegawai pariwisata. Sampai saat ini kami mempekerjakan 40-an orang pegawai yang rata-rata berasal dari desa Pesedahan. Secara bertahap kami akan terus menambah populasi sehingga bisa lebih banyak lagi menampung warga yang ingin bekerja di sektor ini,” ujarnya.

Mengenai perayaan hari ulang tahun kali ini, Nengah Rusmawan menyatakan bahwa pihaknya telah mengajak para pegawai berwisata ke Jogya untuk memupuk kebersamaan dan kekeluargaan. Pihaknya juga mengadakan lomba-lomba di interen pegawai, seperti lomba kebersihan kandang, lomba foto kegiatan, dan pemberian dana siswa kepada anak-anaknya pegawai kandang.

Nengah Rusmawan melanjutkan, pihaknya juga telah memberikan paket sembako kepada para orang tua atau manula yang saat ini berjumlah 200 paket. Kali ini, sudah kali yang ke-7 bagi sembako dilaksanakan dengan jumlah paket terus bertambah seiring perkembangan usaha Kembang Sari Lestari. Untuk desa adat, perusahaan juga rutin berdana punia walau jumlahnya tidak banyak, serta menjadi sponsor kegiatan pertandingan di wilayah desa setempat.

“Kami menyadari bahwa usaha yang kami geluti ini tidak bisa jalan bila tanpa ada dukungan dari berbagai pihak, terutama dari prajuru dan semeton krama Desa Adat Pesedahan. Untuk itu, izinkan kami menghaturkan banyak terima kasih atas diberikannya kesempatan untuk menjalankan usaha peternakan ayam di desa Pesedahan ini.
Juga, kami banyak disupport oleh para kolega dokter hewan dan teman-teman peternak, terutama sering berbagi informasi dan berdiskusi banyak hal tentang dunia perunggasan. Dukungan besar dari para pabrikan pakan dan obat juga menjadi andil dalam kemajuan usaha kami. Untuk itu, pada kesempatan ini kami ucapkan banyak terima kasih atas semua bantuannya selama ini dan semoga tetap menjadi mitra mitra terbaik kami,” ujarnya mengakhiri sambutan.

Sementara itu, anggota DPRD Dapil Manggis Wayan Sunarta menyatakan selamat atas pencapaian tahun ke-21 bagi perusahaan Kembang Sari Lestari, yang selama ini telah mengarungi laju usaha selama puluhan tahun dan sempat berada pada masa sulit ketika pandemi Covid-19. “Bersyukur hingga kini Kembang Sari Lestari tetap bisa melangkah dan eksis. Dan yang lebih membanggakan, mampu berbagi sembako untuk warga, berdana punia serta beasiswa. Ini membuktikan bahwa perusahaan ini memiliki empati dan kepedulian tinggi bagi sesama, sehingga doa tak putus mengalir. Terbukti meski mengarungi beragam masa sulit, akan tetapi tetap tidak membuat perusahaan ini karam, malah makin solid dan saling menguatkan satu sama lain. Selamat untuk Kembang Sari Lestari, moga terus berjaya di masa mendatang,” kata Wayan Sunarta.

Pada penghujung acara, dipersembahkan acara hiburan untuk masyarakat sekitar, yang dimeriahkan penyanyi Nanoe Biru yang terkenal dengan lagu ‘The Presiden of Baduda Republik’. Sejumlah penyanyi lain turut memeriahkan gelaran ulang tahun Kembang Sari Lestari kali ini.(MT – 001)8

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Gede Dana resmikan Ruang Hemodilisa Baru RSUD Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya penderita gagal ginjal, RSUD Kabupaten Karangasem meresmikan Ruang Hemodialisa atau ruang fasilitas cuci darah. Peresmian ruangan baru ini dilakukan oleh Bupati Karangasem bersama Wakil Bupati Karangasem dan didampingi Sekda Sedana Merta dengan ditandai pemotongan pita dan pemotongan tumpeng, Senin (6/6/2022).

Ada penambahan 12 alat cuci darah dari yang sebelumnya hanya 20 mesin hemodilisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya penderita gagal ginjal. Jadi sekarang RSUD Karangasem memiliki 32 alat cuci darah, dengan rata rata sebanyak 96 pasien per bulan yang harus dilayani hemodilisa.

“Drai hasil laporan pak Direktur,total tindakan pertahun sekitar 8344 pasien. Semoga dengan ini, masyarakat Karangasem Karangasem dengan penyakit ginjal kronis yang belum tertangani di RSUD sebelumnya, kini bisa menikmati layanan ini dan tak perlu cuci darah ke luar kota lagi,” imbuhnya.

Tidak hanya penambahan alat cuci darah, Bupati Gede Dana juga mengungkapkan harapannya dapat penambahan alat CT Scan untuk semakin meningkatkan dan mendekatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan terima kasih sekaligus mengapresiasi RSUD yang menyisihkan anggarannya untuk memenuhi kebutuhan urgent masyarakat Karangasem. Dengan adanya fasilitas tersebut, semoga pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat dan kepercayaan atau trust dari masyarakat kepada Pemerintah Daerah ikut meningkat.

“Melakukan cuci darah memang tidak menyembuhkan. Namun, sebagai upaya penjagaan dan pemeliharaan kesehatan sehingga tambahan alat ini akan sangat membantu penambahan jangkauan yang dilayani. Maka kita yang sehat ini juga seharusnya bersyukur,” kata Gede Dana.

Bupati juga menyebutkan, sebagai pilihan lain untuk pelayanan cuci darah atau dialisis RSUD Kabupaten Karangasem juga mengembangkan pelayanan CAPD (continuous ambulatory peritoneal dialis) .Sehingga masyarakat bisa melakukan cuci darah sendiri di rumah. Pelayanan CAPD di Bali baru tersedia di RSUD Sanglah dan kini mulai dikembangkan di Karangasem. Untuk mendekatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat pelayanan Hemodialisa juga berkolaborasi dengan pelayanan antar jemput pasien (AJP). Sehingga bagi pasien yang kurang mampu bisa tetap menjalani Hemodialisa tanpa harus terkendala transportasi.

“Semoga RSUD Kabupaten Karangasem bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengembangkan jenis layanan baru sumber daya manusia dan sarana prasarana lainnya sehingga visi misi Pemkab Karangasem bisa terwujud,” tutupnya.( MT – 001)

Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Ucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

AMLAPURA, MatahariTimur – Menjelang perayaan Galungan umat Hindu di Bali utamanya di Kabupaten Karangasem, mulai disibukkan dengan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana upakara, salah satunya berburu perlengkapan membuat penjor, buah dan bunga untuk sarana untuk membuat Banten atau Sesaji yang nantinya akan dihaturkan saat Hari Raya Galungan.

Menyikapi makin dekatnya perayaan Galungan, Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama dinas terkait, juga telah melakukan kegiatan monitoring harga buah, bunga dan berbagai kebutuhan pokok lainnya yang banyak dicari dan diperlukan oleh masyarakat khususnya umat Hindu. Bupati Gede Dana juga langsung memerintahkan Kadis Perindustrian Perdagangan dan Koperasi untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan agar tetap wajar.

Khusus untuk bahan sesaji, Bupati Gede Dana didampingi Wabup Wayan Artha Dipa, Minggu (5/6/2022) menghimbau sekaligus menyarankan kepada masyarakat agar menggunakan Bunga Kasna. Dikatakannya, Bunga Kasna memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Bali, karena mereka mempercayai jika Bunga Kasna adalah pemberian dari ida Betara yang berstana di Gunung Agung, warna Bunga Kasna yang putih dan bersih menjadi lambang kesucian dan kejernihan pikiran, aromanya yang sangat harum menjadi lambang daya tarik dan kewibaan, daunnya yang berwama hijau lembut melambangkan ketenteraman hati.

Bunga Kasna sendiri merupakan tumbuhan endemik Bali, hanya tumbuh di lereng Gunung Agung yang secara turun temurun telah memberikan nilai religius, budaya, sosial, dan ekonomi kepada masyarakat Karangasem, sehingga perlu dilindungi, dilestarikan, dikembangkan, serta telah menjadi identitas Daerah dalam mewujudhan visi pembangunan daerah, Nangun Sat Kerthl Loka Bali di Karangasem Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Karungasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Santhi, dan Nadi (Prakerthi Nadi).

“Bunga Kasna merupakan bunga khas Kabupaten Karangasem yang digunakan sebagai sarana Upakara Yadnya, jadi selaku pemerintah kami menghimbau masyarakat menggunakan Bunga Kasna sebagai sarana Upakara dalam setiap perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan,” himbau Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem ini.

Pemerintah Kabupaten dan Masyarakat Karangasem harus berpihak dan berkomitmen terhadap sumber daya lokal dengan berperan aktif untuk melindungi, melestarikan, mengembangkan, memberdayakan, don memanfiatken Bunga Kasna sebagai jati diri masyarakat Karangasem yang berkarakter dan berintegsitas.

Dalam perayaan Galungan dan Kuningan ini, Bupati Gede Dana mengajak masyarakat untuk meningkatkan Srada Bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, serta tetap menjaga dan melestrasikan adat, tradisi dan budaya adiluhung yang menjadi kepribadian masyarakat di Kabupaten Karangasem.

“Akhirnya kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karangasem mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa menganugrahkan kedamaian dan kesejahteraan bagi kita semua,” demikian ucap Bupati Gede Dana.( MT – 001)

Biznet Tingkatkan Kapasitas Bandwidth untuk Layanan Biznet Home Secara gratis Pada 1 Juni 2022

0

Jakarta, LAKSARA.ID – Biznet sebagai perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia, per tanggal 1 Juni 2022 telah resmi meningkatkan kapasitas bandwidth untuk layanan Biznet Home secara gratis.

“Dengan meningkatkan kapasitas bandwidth gratis bagi pelanggan Biznet Home, kami terus berupaya untuk mendukung masyarakat dalam menghadirkan layanan Internet terbaik. Kini Internet telah menjadi kebutuhan primer, bukan hanya untuk bekerja dan belajar saja, namun Internet di rumah juga dapat dimanfaatkan untuk entertainment, bermain game dan hal lainnya,” ujar Adi Kusma selaku President Director Biznet, di Jakarta, Kamis (2/6).

Lebih lanjut, Adi Kusma menyatakan bahwa pihaknya akan terus menciptakan inovasi baru yang dapat memberikan pengalaman berinternet yang lebih baik bagi pelanggan, salah satunya dengan memberikan kapasitas bandwidth yang lebih besar untuk layanan Biznet Home. “Sehingga dapat menjawab kebutuhan akan koneksi Internet WiFi terbaik dari layanan kami saat berada di rumah,” imbuhnya, menegaskan.

Memasuki momen liburan sekolah biasanya digunakan untuk pergi jalan-jalan atau traveling, mengingat saat ini aturan pemerintah telah diperbolehkan untuk bepergian. Namun tak jarang pula, karena situasi masih pandemi saat ini, mengisi liburan sekolah dapat dilakukan dengan berbagai aktivitas di rumah.

“Untuk memberikan pengalaman menarik selama liburan di rumah, upgrade bandwidth ini diharapkan dapat menjadi solusi akan kebutuhan pelanggan setia Biznet Home untuk koneksi Internet WiFi terbaik,” ungkap Adi Kusma kembali.

Peningkatan bandwidth secara gratis pada layanan Biznet Home ini didorong oleh kebutuhan layanan Internet yang terus meningkat saat berada di rumah. Hal ini menjadi solusi serta inovasi yang diberikan oleh Biznet untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggannya. Berbagai aktivitas dapat dilakukan dengan produktif dan efisien karena memiliki akses Internet. Untuk itu, layanan Biznet Home hadir sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan digital serta menemani liburan masyarakat di rumah, ujarnya. (MT-SV)

Buka Rangkaian Peringatan Bulan Bung Karno, Bupati Gede Dana Tekankan Konsep Tri Sakti Bung Karno

AMLAPURA, MatahariTimur – Bupati Karangasem,I Gede Dana membuka secara resmi rangkaian peringatan Bulan Bung Karno ke IV yang disinkrunkan dengan Perayaan HUT Kota Amlapura, di Lapangan Budaya Chandra Buana, Amlapura, Rabu (1/6/2022) petang. Pembukaan peringatan Bulan Bung Karno tersebut berlangsung meriah dimana kehadiran Wayang Ceng Blong cukup memukau dan mendapat antusias ribuan masyarakat Karagasem yang datang langsung menonton pertunjukan wayang tersebut.

Sebelum pertunjukan Wayang Ceng Blong, masyarakat Karangasem dihibur oleh sejumlah artis Pop Bali hingga acara pembukaan dilaksanakan. Bupati Karangasem, I Gede Dana, kepada awak media usai mengunjungi dan mencoba menu kuliner di stand hidangan menyampaikan, perayaan Bulan Bung Karno kali ini adalah yang paling meriah dari tahun sebelumnya, karena saat ini sudah masa transisi dari Pandemi Covid-19 ke Endemi, dimana saai ini di Kabupaten Karangasem sudah sangat melandai dan nyaris sudah tidak ada kasus baru lagi, sehingga kegiatan perjayaan bisa dilaksanakan secara normal seperti tahun sebelumnya sebelum masa Pandemi.

“Ini perayaan Bulan Bung Karno yang paling meriah, kami menghadirkan hiburan rakyat untuk masyarakat Karangasem, selain itu kami juga menghadirkan Stand Kuliner dan UMKM. Karena konsep Bung Karno ini kan, membagikan dari masyarakat kecil,” ujar Gede Dana.

Sehingga pada perayaan Bulan Bung Karno kali ini, dipentaskan pagelaran budaya dan kesenian rakyat, seperti pertunjungan Wayang Ceng Blong yang sangat terkenal dan merakyat di kalangan masyarakat Bali, serta pementasan tari dan lagu-lagu Bali dengan menghadirkan sejumlah artis Pop Bali. “Ini mengingatkan kita dengan perjuangan yang dilakukan oleh Bung Karno,” sebut Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem ini.

Setelah pembukaan, maka perayaan Bulan Bung Karno yang disinkrunkan dengan perayaan HUT Kota Amlapura ini, nantinya berangsung hingga satu bulan penuh, dimana seluruh acara yang dilaksanakan akan dilaksanakan di Lapangan Budaya Candra Buana, Amlapura.

“Perayaan Bulan Bung Karno ini kan berlangsung selama satu bulan, yakni dari Tanggal 1 Juni sampai deengan Tanggal 30 Juni, sedangkan perayaan HUT Kota Amlapura jatuh pada Tanggal 22 Juni. Jadi kita sinkrunkan, artinya setelah perayaan HUT Kota Amlapura, perayaan Bulan Bung Karno masih berlangsung,” bebernya.

Jadi menurutnya semua dirangkai dalam sebulan, untuk mengenang dan memaknai perjuangan yang dilakukan oleh Bung Karno. Jadi tegas Gede Dana, inti dari peringatan Bulan Bung Karno ini adalah bagaimana mengingat dan memaknai perjuangan Bung Karno, dan mengajarkan kepada generasi muda tentang konsep Tri Sakti Bung Karno, yakni Berdaulat Dibidang Politik, Berdikari Dibidang Ekonomi dan Berkepribadian Dalam Kebudayaan. “Konsep ini tidak akan pernah lekang dimakan zaman, dan inspirasi Bung Karno ini selalu hidup dari masa-kemasa,” ulas Gede Dana menyampaikan point Peringatan Bulan Bung Karno(MT – 001)

Bupati Gede Dana Apresiasi, Putra Putri Karangasem Borong Wakili Bali Dalam Paskibraka Nasional

AMLAPURA, MatahariTimut – Dimasa transisi dari Pandemi Covid-19 ke Endemi, pada perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 77 nanti, pemerintah akan kembali menggelar Apel peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2022 mendatang secara normal seperti sebelum masa Pandemi Covid-19 dulu. Jelang pelaksanaan perayaan HUT Kemerdekaan RI tersebut, seleksi ketat Paskibraka telah dilakukan mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi hingga di tingkat Nasional.

Dalam seleksi anggota Paskibraka tersebut, sebanyak empat pasang anggota Paskibraka Kabupaten Karangasem, mengikuti kegiatan seleksi Paskibraka Provinsi dan Persiapan Wakil Bali Untuk Paskibraka Nasional, dimana sepasang anggota Paskibraka asal Karangasem, lolos sekaligus mewakili Karangasem untuk Paskibraka Nasional. Mereka adalah I Kadek Kemala Permana Putra siswa SMA N 2 Amlapura dan Ni Ketut Pande Suastini yang merupakan siswi SMK N 1 Manggis.

Bupati Karangasem, I Gede Dana mengaku bangga dan sangat mengaresiasi prestasi dua anggota Paskibraka asal Karangasem yang mewakili Bali untuk Paskibraka Nasional, sekaligus memberikan ucapan selamat kepada dua wakil Karangasem tersebut dalam sebuah acara di Wantilan Kantor Bupati Karangasem pada Selasa (31/5/2022).

Pada kesempatan tersebut Bupati Gede Dana menyampaikan bahwa menjadi seorang Paskibraka Nasional, bukan hal yang instan, selain sebagai bentuk pengabdian kepada negara, juga bisa menjadi motivasi, inspirasi, dan pemicu untuk siswa-siswi lain agar lebih bersemangat menorehkan prestasi.

“Adik-adik yang lolos seleksi dan mewakili Bali menjadi bagian dari Pasukan Paskibraka Nasional merupakan prestasi yang luar biasa. Selaku Pemerintah Daerah, kami sangat mengapresiasi, dan ini harus menjadi inspirasi bagi siswa dan siswi lainnya,” ucap Gede Dana.

Untuk diketahui, kegiatan seleksi Paskibraka Provinsi dan Persiapan Wakil Bali Untuk Paskibraka Nasional dilaknsakan dari Tanggal 13 hingga 15 Mei 2022, bertempat di Gor Lila Buana Provinsi Bali. Dan dalam seleksi yang sangat ketat tersebut, Kabupaten Karangasem mengirim empat Pasang calon anggota Paskibraka, masing-masing I Kadek Kemala Permana Putra, Ni Ketut pande suastini, I Made Windu Aryadi, Ni Luh Pradnyan Wulandari, Ida Ayu Putu Citra Widyawati, I Komang Arik Kusuma Sudiarsna, I Putu Gede Bendesa Saputra dan Gusti Ayu Windy Purnawati.

Dari empat pasang yang di kirim seleksi Paskibraka Provinsi dan Persiapan Calon Paskibraka Nasional Asal Bali tersebut di putuskan yang mewakiliBali untuk Paskibraka Nasional yaitu Kabupaten Karangasem atas nama I Kadek Kemala Permana Putra, siswa SMA N 2 Amlapura dan Ni Ketut Pande Suastini siswi SMK N 1 Manggis. Sementara satu orang lainnya yakni I Made Windu Aryadi siswa SMA N 2 Amlapura, menjadi cadangan Paskibraka Nasional.

Dua orang yang tidak lolos menjadi anggota Paskibraka Nasional masing-masing Ni Luh Pradnyan Wulandari dan Ida Ayu Putu Citra Widyawati terpilih mewakili Karangasem untuk Paskibraka Provinsi, sedangkan yang lainnya yakni I Komang Arik Kusuma Sudiarsna, siswa SMA N 1 Amlapura, I Putu Gede Bendesa Saputra, siswa SMK N 1 Amlapura dan Gusti Ayu Windy Purnawati SMA N 2 Amlapura yang gagal seleksi di Provinsi Bali, kembali akan bertugas dan bergabung ke pasukan Paskibraka Kabupaten Karangasem.Prokopim (MT – 001)

Pemkab Karangasem Berhasil Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut  

AMLAPURA, MatahariTimur – Reformasi birokrasi dan pembenahan tata kelola keuangan daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem, dibawah kepemimpinan Dana-Dipa, sukses mengantarkan Pemkab Karangasem meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ketujuh kalinya secara berturut-turut dari BPK-RI.

Penyerahan WTP ini dilaksanakan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Wahyu Priyono di Gedung DPRD Provinsi Bali, Selasa (17/5/2022), dan diterima langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika. Penyeraham WTP ini juga diikuti oleh Ketua DPRD dan Bupati/Walikota se- Bali, dan disaksikan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Wahyu Priyono mengapresiasi kerja keras Pemkab Karangasem bersama DPRD Kabupaten Karangasem. Sehingga menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel.
Pihaknya berpesan agar Pemkab Karangasem terus menyempurnakan perbaikan terhadap beberapa catatan yang ditemukan, untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali serta Kabupaten /kota se Bali yang telah menyerahkan LKPD tepat waktu, sehingga hasil pemeriksaannya dapat kami serahkan kembali dengan cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gede Dana, usai menerima penghargaan WTP tersebut menyampaikan terimakasih kepada BPK-RI atas penghargaan tersebut. Gede Dana juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh OPD dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Karangasem yang telah bekerja keras dan teguh menjalankan prinsip Clean Governance, transparansi, dan tata kelola keuangan daerah yang baik, cermat dan akuntable.

“Terimakasih kami sampaikan atas apresiasi yang telah diberikan kepada Pemda Karangasem terkait opini WTP yang kami raih selama tujuh kali berturut-turut. Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel, sesuai dengan visi dan misi kami,” ujar Gede Dana.

Opini WTP dari BPK RI ini merupakan harapan bersama dan tanggung jawab kepada masyarakat Karangasem sebagai sebuah kewajiban dalam menjalankan tata kelola keuangan daerah yang bersih. Tentunya, pencapaian tersebut juga telah melalui perjalanan panjang dalam membangun tata kelola keuangan yang benar sesuai ketentuan.

Kedepan ini prinsip-prinsip bersih dan akuntable serta kecermatan dalam mengelola keuangan dan aset daerah ini diharapkannya bisa terus dipertahankan oleh masing-masing Kepala OPD. “Tentu kedepannya saya mengharapkan agar seluruh Kepala OPD juga diminta agar terus melakukan inovasi dan melakukan penyempurnaan atas sistem pengendalian internal Pemda serta menindak lanjuti apa yang menjadi  temuan BPK,” tandasnya.

LHP BPK ini berisikan informasi yang begitu sarat dan kaya akan informasi mengenai tata kelola dan penatausahaan sumber daya yang ada. Oleh karenanya, informasi yang kaya ini akan dimanfaatkannya untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah di masa yang akan datang. Begitu pula terhadap temuan-temuan yang masih terjadi dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem Anggaran 2021. 

“Hal ini menjadi komitmen saya dan jajaran untuk menindaklanjutinya dalam waktu segera sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, Bupati Gede Dana menegaskan agar seluruh aparat di Pemerintah Kabupaten Karangasem senantiasa meningkatkan kinerjanya dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya kesesuaian antara pelaksanaan dengan pertanggungjawaban laporan keuangan.

“Saya juga mengharapkan peran lebih dan kerja keras dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah untuk mewujudkan Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti dan Nadhi,” tuntasnya.(MT – 001)

Serahkan SK Ratusan CPNS dan PPPK, Bupati Dana: Tunjukkan Kinerja Terbaik

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima SK CPNS dan PPPK menjadi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan Bupati dalam sambutannya saat memimpin Apel memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2022 di Karangasem, Jumat (13/5).

Puncak Peringatan Hardiknas yang ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera bertempat di Lapangan Tanah Aron juga dirangkaikan dengan acara penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi 115 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2021 dan 2 orang CPNS dari Kerjasama Sekolah Tinggi Perhubungan Darat ( STHD) serta 528 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional Guru serta sekaligus melantik dalam jabatan fungsional guru pertama kali.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gede Dana menyampaikan pesan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) RI, Nadiem Makarim.

Menurutnya, secara garis besar kurikulum merdeka terbukti mampu mengurangi hilangnya dampak hilangnya pembelajaran. “Di tahun ketiga ini, kurikulum merdeka sudah diterapkan di sekitar 140 ribu satuan pendidikan yang ada di seluruh Indonesia. Itu berarti ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang lebih baik, menyenangkan dan memerdekakan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, para siswa sekarang tidak lagi perlu belajar dengan tes kelulusan nasional. “Karena asesmen nasional yang digunakan sekarang tidak menghukum guru dan murid. Tetapi sebagai referensi mendorong agar guru terus belajar, serta supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif,” tambahnya.

Usai membacakan Pidato Mendikbud-Ristek RI, Bupati juga menambahkan, bahwa Kabupaten Karangasem saat ini sangat membutuhkan tenaga ASN dalam memajukan pembangunan daerah. Untuk itu, Ia berpesan kepada para penerima SK, jangan pernah ada lagi yang mempunyai keinginan mengajukan permohonan pindah. Karena sebagaimana surat perjanjian yang telah ditandatangani, ASN yang dilantik wajib mengabdikan diri di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem paling singkat 15 tahun.

“Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 27 Tahun 2021, khususnya Pasal 52 ayat (2) yang menyatakan, dalam hal pelamar sudah dinyatakan lulus oleh PPK, jika tetap mengajukan pindah, maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri,” jelas Bupati.

Selain itu, untuk CPNS yang menerima SK, Bupati mengatakan, mereka akan menjalani masa percobaan selama satu tahun. Sehingga belum ada jaminan pasti akan diangkat menjadi PNS. Demikian juga dengan PPPK, tentu akan ada evaluasi terhadap disiplin dan kinerja yang akan berdampak pada pemutusan hubungan perjanjian kerja jika terjadi. “Mari tunjukan kinerja terbaik kalian dalam memajukan Kabupaten Karangasem,” tutupnya.( MT – 001)

Gunakan Dana Pribadi, Bupati Gede Dana Bantu Rehab Rumah Warga di Ababi

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana menginap dan melihat secara langsung kondisi rumah dan kehidupan keluarga I Wayan Pasek (70), warga kurang mampu asal Banjar Dinas Gunaksa, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem, beberapa waktu lalu.

Melihat kondisi rumah yang bangunannya sudah lapuk, Bupati Gede Dana langsung bergerak cepat membantu rehab rumah warga yang sehari-hari bekerja sebagai buruh panjat kelapa tersebut, pada hari Kamis (12/5/2022).

Bupati Gede Dana bersama staf Prokopim turun langsung memimpin gotong royong untuk merehab rumah Wayan Pasek bersama warga, Kawil dan Perbekel setempat.

Bupati I Gede Dana dalam kesempatan itu menyampaikan, perbaikan atau rehab rumah Wayan Pasek memang diupayakan agar secepatnya dilakukan karena kondisi rumah warga tersebut sudah sangat memprihatinkan, atapnya, serta utamanya pada bagian atap yang sudah hampir ambruk.

“Kasian kalau tidak segera diperbaiki, atap rumahnya bisa ambruk. Apalagi sudah mendekati musim hujan beberapa bulan lagi,” ujar Bupati Dana.

Gede Dana juga mengajak warga untuk bergotong – royong melakukan rehab rumah pak Wayan Pasek. “Saya mengajak warga untuk bersama – sama membiasakan hidup saling peduli, tolong – menolong antar sesama, membangkitkan kembali tradisi bergotong royong yang sudah kita warisi sejak dulu,” kata Bupati Asal Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem ini.

Untuk rehab sendiri dilaksanakan dengan dana pribadi dan sumbangan dari para donatur. “Pakai dana pribadi dan sumbangan dari donatur, karena ini harus segera jadi kalau menunggu anggaran Bedah Rumah dari APBD prosesnya membutuhkan waktu,” tegas Gede Dana, sembari mengatakan sesuai rencana rehab rumah Wayan Pasek tersebut diupayakan selesai dalam sehari.

Selain itu, sesuai aturan bantuan bedah rumah syaratnya harus lahan milik pribadi, sementara keluarga Wayan Pasek ini istilahnya nyakap atau penggarap dan tinggal di lahan milik warga lainnya. Sehingga yang paling bisa dilakukan adalah dengan dana pribadi dan bantuan donatur yang dilaksanakan secara bergotong royong.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Bupati Gede Dana sering blusukan dan menginap di rumah warga kurang mampu untuk mendengar keluhan masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakatnya, mendengar keluhan warga secara langsung dan menyerap aspirasi masyarakat.

Salah satu agenda blusukan yang dilakukan adalah ke rumah Wayan Pasek. Di mana diketahui, Wayan Pasek sendiri tinggal bersama istri Ni Ketut Rai dan salah seorang anaknya, Nyoman Yasa. Keluarga yang tinggal di lahan milik orang ini, menggantungkan hidup sebagai tukang panjat kelapa. Wayan Pasek dan Ni Ketut Rai sendiri lebih banyak tinggal di rumah lantaran faktor usia. “Ada enam orang anak, tetapi hanya satu yang masih tinggal di rumah, sisanya ada merantau,” sebut Ketut Rai.

Dikatakan Ni Ketut Rai, untuk memenuhi kebutuhan hidup, selain dibantu oleh anak-anaknya, juga bergantung kepada Nyoman Yasa yang berprofesi sebagai tukang panjat kelapa. Dari hasil menjadi tukang panjat kelapa, hanya bisa untuk bertahan hidup karena tidak tentu ada orang yang mencari tukang panjat. “Kadang seminggu dua kali, setiap kali bisa sampai 35 pohon dengan upah Rp 6000 per pohon,” kesahnya.

Pada akhir kunjungan, Bupati Dana mengatakan sebagai wakil pemerintah, dirinya memiliki tanggung jawab terhadap kondisi masyarakat di Karangasem. Pihaknya berharap dengan bantuan rehab ini, keluarga Wayan Pasek bisa tinggal di rumah yang layak huni. Ke depan gerakan bersama membantu masyarakat kurang mampu semacam ini akan terus dilaksanakan.( MT – 001)

Turun ke Manggis, Bupati Dana Serap Aspirasi Warga dan Sosialisasikan AJP

Karangasem, MatahriTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana kembali turun ke masyarakat untuk menyapa masyarakat, bertatap muka dan menyerap aspirasi masyarakat di empat desa di wilayah Kecamatan Manggis, Desa Gegelang, Desa Antiga Kelod Desa Antiga Induk dan Desa Manggis, pada hari Sabtu tanggal 7 Mei 2022. Kegiatan ini dilakukan di sela- sela masa libur bersama terkait hari raya Idul Fitri.

Pada kegiatan ini, Bupati Dana nampak didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Karangasem Sedana Merta, para OPD, Camat Manggis, dan anggota DPRD Dapil Manggis Wayan Sunarta serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Selanjutnya, Bupati Dana menyampaikan bahwa kegiatan turun ke masyarakat ini bertujuan untuk menyampaikan program yang sudah berjalan, melakukan diskusi dan mencari solusi, atas permasalahan-permasalan yang belum terpecahkan dalam pembangunan, untuk menuju kesejahteraan masyarakat Karangasem.

Pada kesempatan ini, Bupati Dana juga mensosialisasikan pelayanan antar jemput pasien dan jenazah (AJP) yang sudah berjalan, supaya masyarakat lebih banyak yang mengetahui informasinya, dan bisa memanfaatkan dengan baik. Tujuannya agar masyarakat yang kurang mampu, atau yang tinggal di pelosok pedesaan tidak mengeluarkan biaya lagi jika ada keluarganya yang sakit atau meninggal dunia.

“Di masa pandemi ini, di wilayah lain kebanyakan sejumlah bantuan untuk rakyat dikurangi. Akan tetapi di Karangasem ini, astungkare justru bantuan bisa terus ditambah. Untuk pendidikan, kita bersyukur untuk tahun ini bisa menerima mahasiswa baru untuk perguruan tinggi negeri. Untuk tahun ini untuk bantuan, subak, dan banjar adat akan dinaikkan menjadi sebanyak 709 banjar adat untuk tahun 2022. Selanjutnya untuk tahun 2023, sudah dirancang lagi akan dinaikkan lagi sesuai dengan PAD,” ujarnya.

Sementara itu, warga dan tokoh masyarakat Manggis nampak sangat gembira bisa bertemu langsung dengan Bupati Dana. Warga dengan lugas menyampaikan, hal tersebut dikarenakan belum ada pemimpin yang rela begitu banyak menghabiskan waktunya untuk langsung melihat kondisi rakyatnya. Bahkan beberapa tokoh masyarakat mengaku siap ikut serta mendukung program program Pemerintah Kabupaten Karangasem selama Kepemimpinan Bupati Gede Dana.

Ketut Deresta SH salah seorang tokoh masyarakat Antiga Kelod menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kehadiran Bupati Dana. “Kami sangat bangga sebagai masyarakat, bahwa ketika saat sedang libur seperti sekarang, akan tetapi Bapak Bupati tetap meluangkan waktunya dengan kegiatan menyapa masyarakat, yang sebelumnya belum pernah kami rasakan. Dan selama rentang waktu setahun kepemimpinan Bapak Gede Dana, betul-betul merakyat dan dalam setahun bisa melakukan terobosan-terobosan yang pro-rakyat walaupun dalam masa pandemi. Dengan Karangasem dipimpin Bapak Gede Dana, saya yakin segala program pro-rakyat bisa bisa terlaksana, termasuk program AJP memang sangat dirasakan masyarakat” katanya dengan ekspresi bahagia.

Menjelang akhir kunjungan Bupati Dana, beberapa warga sempat mengajukan usulan, yang terkait di permasalahan insfratruktur, terutama di jalan kabupaten agar dimaksimalkan kondisinya. Selain itu, usulan supaya BPJS Kesehatan dan bantuan ngaben masal difasilitasi.

Mendengar hal ini, Bupati Dana berjanji akan memfasilitasi, sekaligus mencari jalan keluar agar usulan masyarakat bisa terealisasikan. Bupati Dana juga mengatakan, semua aspirasi masyarakat akan ditampung dan akan dijadikan dasar evaluasi kinerja OPD terkait untuk merampungkan setiap permasalah yang terjadi di tengah masyarakat. Meski tak dapat diselesaikan di tahun ini, ia berjanji akan berusaha semaksimal mungkin selama dirinya memimpin Bumi Lahar.( MT – 001)