25.9 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 25

Bupati Karangasem Gede Dana dan Wabup Wayan Artha Dipa Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1443 H

AMLAPURA,MatahariTimur – Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, warga muslim di Kabupaten Karangasem terus memperbanyak amaliah Ramadhan untuk mencapai gelar Insan Muttaqin, hingga menyambut hari yang Fitri, hari kemenangan setelah sebulan penuh berjuang melawan hawa nafsu.

Selama Bulan Ramadhan, Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa dan anggota Forkopimda juga menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadhan bertajuk “Bupati Menyapa”, yakni mengunjungi kampung-kampung muslim guna beranjangsana untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga muslim di Bumi Lahar.

Tradisi rutin yang biasanya dilaksanakan oleh Pemkab Karangasem selama bertahun-tahun, yakni berbuka puasa bersama warga dan tokoh masyarakat muslim di Kantor Bupati, kini sedikit berubah dimana sebagai Pemerintah Daerah, Bupati Gede Dana bersama Wabup Wayan Artha Dipa dan anggota Forkopimda, balik yang beranjangsana ke kampung-kampung muslim untuk menyapa “Nyame Selam” (Suadara Muslim) , bersilaturahmi dan menyerap aspirasi dengan warga setempat.

Bupati Gede Dana mengaku sangat mengapresiasi tradisi menyame braya yang masih sangat kuat dan kental di kalangan Umat Muslim dan Umat Hindu di Karangasem. “Ini patut dijaga dengan baik, sehingga kehidupan harmonis bisa berlangsung dan terus terjaga,” ujar Gede Dana.

Banyak tradisi yang dilaksanakan umat muslim di Karangasem, utamanya saat berbuka puasa bersama, salah satunya tradisi Megibung di Banjar Saren Jawa, Tradisi Medulang di Kampung Gerembeng Atas, Tradisi Ngandang di Kampung Karangtebu dan banyak tradisi lainnya yang merupakan akulturasi budaya dan tradisi masyarakat di Karangasem.

Dan beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, warga muslim di Karangasem sudah mulai melakukan berbagai persiapan untuk merayakan hari kemenangan. Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Karangasem pada Idul Fitri tahun ini akan melaksanakan Shalat Ied di Lapangan tanah Aron, Amlapura. Dan terkait kegiatan ini, Pemkab Karangasem akan memfasilitasinya. Sementara untuk kegiatan Takbiran keliling untuk tahun PHBI Karangasem memutuskan untuk meniadakannya.

Terkait perayaan Idul Fitri yang masih dalam masa transisi dari Pandemi ke Endemi Covid-19, Bupati Gede Dana menyerukan untuk setiap kegiatan ibadah agar tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, utamanya mengenakan masker, namun tidak mengurangi kekhusyukan dan keceriaan Lebaran. “Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya Bupati Karangasem, I Gede Dana dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dan atas nama jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karangasem mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Bathin,” ucap Gede Dana. MT – 001)

Bupati Dana Resmi Dilantik Sebagai Ketum Pengprov KKI Bali Periode 2021-2025

Amlapura, MatahariTimur – Musyawvarah Provinsi (Musprov) Pengprov Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Bali yang telah dilaksanakan pada Desember 2021 lalu, memilih dan menetapkan Bupati Karangasem Gede Dana sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) KKI Bali periode 2021-2025. Ini  sekaligus menggantikan kepengurusan Ketua Umum Pengprov KKI Bali Sebelumnya yang dijabat oleh  Anak Agung Ngurah Mahendra selama dua kali berturut-turut sejak 2011-2016 dan 2016-2021. 

Pengukuhan dan pelantikan sendiri dilakukan langsung oleh Ketum PP KKI yang diwakili Sekjen PP KKI Ir Suhendri Nur SH MSi pada Sabtu (23/4/2022), di Grand Inna Bali Hotel. Di mana Gede Dana bersama 61 orang Pengurus yang berasal dari 9 kabupaten/kota yang ada di Bali ini dilantik secara resmi. 

Dalam Musprov yang telah dilaksanakan pada Desember lalu tersebut, dari 9 kabupaten/kota secara keseluruhan menerima laporan pertanggungjawaban Pengurus 2016-2021 tanpa ada catatan, dan secara mengejutkan masing-masing pengurus Kabupaten/Kota dalam pandangan umumnya mengusulkan satu nama yang sama yakni Gede Dana sebagai calon Ketum KKI Bali. 

Artinya Gede Dana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KKI Provinsi Bali. Musprov juga memilih dan menetapkan I Wayan Ariana SH sebagai Ketua Dewan Guru serta Dr R Ardi Ganggas sebagai Ketua Majelis Sabuk Hitam. 

Usai pelantikan, Bupati Gede Dana ketika diwawancarai awak media, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin KKI Bali lima tahun ke depan. Pihaknya akan berupaya menyatukan dan melahirkan kepengurusan KKI yang mampu mengayomi, memberi semangat dan melindungi organisasi KKI.

“Saya yakin, dengan semangat yang sama, maka KKI Bali kedepan mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Bahkan Bupati Gede Dana mengungkapkan, salah satu anggota KKI Bali adalah seorang aktris yang menjadi publik figur yang baik untuk menarik semakin banyak mengenal olahraga karate. Aktris tersebut adalah Tamara Bleszynski. 

“Ya saya lihat tadi ada mbak Tamara Bleszynski juga yang dilantik. Beliau memang sudah dikenal sebagai aktris yang kemampuan aktingnya tak usah diragukan lagi. Ternyata Ia juga merupakan sosok yang gemar berolahraga, salah satunya karate. Semoga ke depannya hal ini semakin membuat KKI Bali lebih dikenal dan mampu menunjukan banyak prestasinya,” terangnya.

Bupati Dana dalam kesempatan itu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan terselenggaranya acara ini. Ia juga  berpesan kepada seluruh Pengurus KKI baik dari tingkat Provinsi sampai Kabupaten agar aktif berkoordinasi dengan perguruan perguruan tinggi Karate Bali yang ada. Sehingga nanti prestasi Karate Bali menjadi lebih baik. 

“Kami sebagai pengurus KKI Bali, pasti akan terus berkoordinasi dengan Ketua FORKI KONI dan Ketua KONI agar KKI Bali dapat berkontribusi dalam setiap pagelaran KONI,” tegasnya.

Dengan dilantiknya dirinya secara resmi, Gede Dana mengaku siap mengemban kepercayaan ini, dan akan serius memimpin organisasi KKI. Cita-citanya dalam memimpin KKI Bali agar olahraga ini dapat berkembang hingga ke desa, bukan hanya dari segi prestasi, namun juga pengembangan dari segi kuantitas yakni membumikan KKI di seluruh lapisan masyarakat sampai ke pelosok-pelosok.

“Mungkin bulan Juli- Agustus kami akan mengunjungi pengurus-pengurus di Kabupaten untuk memberikan support. Tidak boleh ada kata perpecahan. Di dalam hidup ini tidak ada yang luput dari kesalahan, jika ada kesalahan mari luruskan, kita perbaiki bersama sesuai dengan tema acara kita hari ini “Organisasi Kuat, Prestasi Kita Kuat”,” katanya.(MT – 001)

Bupati Dana Ajak BWS Teruskan Proyek Telaga Waja Yang Lama Tertunda

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wabup Karangasem I Wayan Artha Dipa didampingi Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta dan Kepala PUPR Weda Smara menggelar pertemuan dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, Kementerian PUPR di Hotel Asyana, Candidasa, Karangasem, Jumat 22 April 2022.

Dalam pertemuan kali ini selain membahas rencana penataan garis pantai di Candidasa, Bupati Dana juga menyampaikan niatnya mengajak pihak BWS untuk meneruskan proyek Telaga Waja yang sempat tertunda cukup lama.

Padahal, lanjut Bupati Dana, keberadaan proyek Telaga Waja sangat dibutuhkan warga agar kebutuhan air bersih di daerah-daerah kering seperti Seraya dan lainnya, dapat teratasi dengan baik.

Pada kesempatan ini, Kepala Satker PJSA Made Denny Satya Wijaya menyampaikan kesiapannya mendukung maksud Pemkab Karangasem. Namun sebelumnya, pihaknya meminta Pemkab Karangasem membentuk tim yang terdiri dari beberapa pihak Pemkab terkait dan BWS terlebih dahulu. Tujuannya agar perencanaan kelanjutan proyek Telaga Waja nantinya bermuara pada penyelesaian sesuai harapan masyarakat Karangasem.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan BWS Bali Penida yang menunjukkan dukungannya dalam pembangunan di Karangasem,” ucap Bupati Dana bersama Wabup Artha Dipa.

Pada akhir pertemuan ini, Bupati Dana menggarisbawahi bahwa saat ini masyarakat Karangasem memang sangat membutuhkan penataan pantai yang banyak mengalami abrasi dan penanganan kebutuhan air bersih, sehubungan wilayah Karangasem memang secara geografis adalah wilayah kering, di mana masyarakatnya sangat membutuhkan air bersih. ( MT – 001)

Tindak Lanjuti Audiensi WSC, Bupati Dana Tinjau Kolam Renang Gor Gunung Agung

Amlapura, MatahriTimur – Aksi sigap kembali diperlihatkan Bupati Gede Dana usai menerima audiensi dari WSC (Wijaya Swimming Club) pada Selasa (20/4) lalu. Dalam audensi tersebut disampaikan bahwa atlet renang karangasem belum memiliki fasilitas kolam berenang untuk berlatih. Menanggapi hal tersebut, Jumat (22-4-2022!) Bupati Gede Dana meninjau langsung Kolam renang yang terletak di GOR Gunung Agung.

Bupati Dana didampingi Wabup Artha Dipa, Sekda Sedana Mertha dan Kepala OPD terkait. Selanjutnya Bupati Gede Dana melihat kondisi kolam renang dan memerintahkan dinas terkait supaya segera melakukan penanganan, sehubungan penanganan kolam renang yang masih belum maksimal dalam pemanfaatannya.

“Kita memiliki fasilitas hanya saja belum dimanfaatkan dengan baik, di sinilah seharusnya para atlet berlatih untuk persiapan menyambut Porprov Bali 2022. Selain itu fasilitas kolam renang ini juga bisa dipakai untuk menjaring bibit atlet yang ada di Kabupaten Karangasem, sehingga nantinya kita punya atlet berprestasi yang bisa membawa nama dan membanggakan Karangasem” ujar Bupati Gede Dana. ( MT – 001)

Wabup Artha Dipa Hadiri Peringatan Hari Kartini ke-143

0

Amlapura, MatahariTimur – Peringatan Hari Kartini ke – 143 di Kabupaten Karangasem tahun ini diselenggarakan sederhana. Meski demikian, peringatan Hari Kartini yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa yang diberikan kepada Ketua Umum GOW Karangasem Nyonya Sarini Artha Dipa, tetap cita berlangsung suka cita dan penuh makna. Acara juga dihadiri Ketua DWP Kabupaten Karangasem Nyonya Nurhayati Sedana Merta.

Tema yang diangkat tahun ini “Dengan Semangat Kartini Kita Wujudkan Perempuan Yang Berdaya Dan Berhati Mulia Deni Terciptanya Keluarga Indonesia Yang Bahagia”. Selain perayaan seremonial, perayaan Hari Kartini juga diisi dengan kegiatan baksos penyerahan Paket Sembako di Kecamatan Sidemen, Selat dan Rendang. Selain itu diselenggarakan pula Baksos KB bekerjasama dengan Kantor KB dan Praktek Mandiri Bidan di Lingkungkan wilayah Karangasem yang dibuka secara simbolis oleh Ketua Umum GOW Nyonya Sarinii Artha Dipa bertempat di PMB Kecamatan Rendang.

Nyonya Sarini Artha Dipa dalam sambutannya mengungkapkan, dirinya cukup bahagia, disaat situasi yang masih dalam kondisi pandemi, GOW, dalam perayaan Hari Kartini saat ini, dapat terlaksana dengan sangat sederhana, namun tanpa mengurangi makna dari perayaan Hari Kartini tersebut.
“Kami berharap semangat Kartini terus hidup sampai sekarang dan sampai seterunya, ibu kartini telah meninggalkan semangat kesetaraan perempuan di hadapan laki-laki sehingga hampir disegala lini kehidupan perempuan sudah mewujudkan perannya,” ucapnya.
Sementara itu, Wabup Artha Dipa juga mengapresiasi terlaksananya peringatan Hari Kartini dengan baik di Karangasem. Ia pun setuju, saat ini masyarakat tidak lagi memandang perempuan terkekang di dalam rumah. Saat ini sebagaimana kaum laki-laki, Perempuan Indonesia mempunyai kesempatan yang sama di bidang sosial, ekonomi, hukum dan politik.
Kemudian, terang Wabup Artha Dipa, Hari Kartini diperingati untuk melihat kedudukan perempuan di keluarga, komunitas dan masyarakat. “Selain juga mengenang Raden Ajeng Kartini yang menginginkan perempuan memiliki kemandirian ekonomi dan kesetaraan secara jender,” tukasnya.

Perempuan Indonesia boleh menuntut ilmu setinggi yang Ia bisa raih. Perempuan boleh mencari pasangannya tanpa dipaksa oleh orangtuanya. Perempuan boleh menjadi polisi, jaksa, dan hakim. Perempuan bisa menjadi guru, manajer, direktur. Perempuan boleh menduduki jabatan kepemimpinan di dari jabatan Lurah, Camat, Bupati, Gubernur, Menteri, Wakil Presiden, Bahkan Presiden. Dalam hal pekerjaan, perempuan boleh sama seperti kaum lelaki.

Untuk itu, Wabup mengharapkan kepada ibu-ibu yang hadir di acara tersebut agar terus memberikan kontribusi di berbagai bidang bagi Bangsa dan Negara tercinta. Karena sejatinya, setiap wanita bisa dan mampu menjadi Kartini dengan cara dan upaya masing-masing. “Selain itu dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan pembangunan dan bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Karangasem. Jadi momen ini juga ada baiknya digunakan untuk melihat dampak pandemi Covid-19 pada perempuan,” paparnya.(MT – 001)

Gede Dana Siap Wujudkan Karangasem Sebagai Sentra Kapas

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem turun bersama para petani kapas melaksanakan panen raya kapas dan temu kemitraan bersama para petani di Dusun Tegallanglangan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Selasa 12 April 2022. Dari panen raya ketiga di awal bulan april ini, sebanyak 20 kg kapas jenis kanesia 20 berhasil dikumpulkan Bupati bersama para petani Kapas KWT Merta Sari Bulakan.

Usai memanen Kapas, Bupati Karangasem juga menyempatkan diri menyapa petani serta pengepul kapas dalam acara temu kemitraan di Wantilan Pura Manik Kembar, Dusun Tegallanglangan. “Gerakan panen secara bersama tadi dimaksudkan untuk menunjukkan komitmen saya pada pengembangan kapas yang perlu dikawal sampai bisa mewujudkan Karangasem sebagai sentralnya kapas di Bali dalam rangka menyediakan kebutuhan akan benang upacara dan benang tenun,” ujar Bupati Dana.

Bupati Dana kedepannya berencana akan tetap mendorong pengembangan kapas di wilayah Dusun Tegallanglangan, supaya nanti kapas bisa dikembangkan secara mandiri dan betul-betul bisa meningkatkan pendapatan petani dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bahkan, untuk tahun 2022, Bupati Dana berkomitmen mengembangkan 100 Ha lagi yang dibiayai dari APBD Kabupaten Karangasem. Bentuk kegiatannya adalah berupa pengembangan kawasan, dengan memfasilitasi bantuan berupa sarana produksi secara lengkap dari benih, pupuk, pengendali OPT, serta sarana pendukung lainnya.

Kedepannya penanganan pasca panen akan diperbaiki, pengolahan kapas menjadi benang tukelan dan benang untuk industri tenun, tetap akan menjadi prioritas untuk difasilitasi dan dikembangkan. Oleh karena itu, Ia meminta kepada OPD Pengampu yaitu Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan yang mempunyai tugas dan fungsi tersebut, jangan bosan-bosan untuk melayani petani.

“Saya minta supaya terus berinovasi, terus bekerja keras, terus memberikan pendampingan kepada petani, sehingga petani kapas tetap semangat untuk berproduksi dan bisa meningkat kesejahteraannya”, ujar Bupati Dana sembari meminta Petani kapas supaya tetap melakukan cara budidaya kapas yang baik, karena menurutnya jika dilakukan dengan iklas dan semangat, niscaya hasil yang baik akan didapatkan oleh para petani kapas.

Terkait temu kemitraan yang digelar usai panen raya, Bupati Dana juga menyebutkan sengaja menghadirkan pengepul, pemintal dan penenun adalah untuk menjamin kesejahteraan petani kapas. Produksi kapas yang dihasilkan petani haruslah mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya untuk meningkatan pendapatan petani. Kapas yang petani hasilkan harus laku terjual dengan harga pasar yang pantas. Jangan sampai ada riak atau keluhan petani yang menanam kapas, hasilnya tidak laku bahkan tidak dapat dijual. Disinilah peran Pemerintah harus dapat hadir untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.

“Saya minta partisipasinya untuk bisa membeli kapas asli Karangasem dengan harga yang pantas dengan prinsip saling menguntungkan. Ayolah mulai mencintai produksi daerah sendiri, semuanya bisa dikomunikasikan untuk mendapatkan mitra bisnis yang sesuai, “Jele melah nyama Karangasem,” imbuhnya.

Dalam temu kemitraan ini juga dilaksanakan penandatanganan beberapa MoU antara Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem dengan Tim Peneliti Roguing Tanaman Kapas dan Balitas (Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat) Malang. Kemudian antara Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Pemkab Karangasem dengan Pengawas Benih Tanaman dari UPTD Balai Perbenihan Pengawasan, Sertifikasi Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. MoU selanjutnya juga ditandatangani oleh Pengepul Kapas dengan Kelompok Tani, Pengepul Kapas dengan Pemintal Benang Tukelan dan Kelompok Tani Merta Sari Bulakan dengan Pemilik Tenun Karya Sari Warna Alam Tenun Kain Bebali.

Kehadirin Tim Roguing/Tim Peneliti Pemulia Tanaman Kapas dari Balai Penelitian Tanaman Serat dan Pemanis Malang dalam rangka melakukan seleksi tanaman kapas yang selanjutnya bisa menghasilkan Dokumen Benih sebagai persyaratan untuk pengajuan Sertikiasi benih kapas. Sedangkan dihadirkan Tim Pengawas Benih Tanaman Perkebunan dari UPTD Perbenihan, Pengawasan Sertifikasi Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali untuk melakukan pendampingan sekaligus memfasilitasi proses sertifikasi benih kapas yang diproduksi di Karangasem saat ini, sehingga Karangasem bisa menghasilkan Benih Sebar kapas secara mandiri, bermutu dan bersertifikat untuk pengembangan kapas selanjutnya.

Sebagai informasi, Panen Raya ini telah berlangsung 3 kali, diantaranya pada pertengahan Maret, Akhir Maret dan Awal April. Kapas yang dipanen merupakan jenis bibit kapas Kanesia 20 yang 4 bulan lalu ditanam Pemkab Karangasem bersama-sama pada demplot kapas dari luasan total yang ditanami sebanyak 15 Ha yang dilaksanakan oleh 3 kelompok tani. Kegiatan itu bisa berjalan berkat partisipasi dari PT. Bank BPD Bali yang telah menggelontorkan Dana CSR nya untuk pengembangan kapas tersebut.( MT- 001)

Evaluasi Tri Wulan, Bupati Dana Apresiasi Kinerja Tenaga AJP

Amlapura, MatahariTimur – Evaluasi AJP ( Antar Jemput Pasien ) dan jenasah di Kabupaten memasuki bulan ke sembilan dihadiri oleh Dinas kesehatan, kepala Puskesmas, Camat, dan kordinator AJP Sekabupaten Karangasem yang laksanakan di Gedung Wantilan Kantor Bupati Karangasem Selasa 12- April – 2022

Dari hasil rapat evaluasi ini dilaporkan sebanyak 3847 pelayanan AJP telah dilaksanakan selama bulan Januari hingga Maret 202 dan sebanyak 140 layanan jenazah telah dilaksanakan selama triwulan pertama di tahun ini.

Bupati Dana selaku pembina AJP mengatakan,
program AJP yang di Launching pada tanggal 22 Juni 2021 sampai bulan Maret 2022 tentang AJP dengan ketersediaan 22 unit mobil operasional untuk semua rayon masih ada beberapa permasalahan terkait jumlah petugas yang masih belum mencukupi mengingat luasnya wilayah pelayanan, akan dipenuhi secara bertahap sambil menunggu rampungnya regulasi untuk menyempurnakan Progam Unggulan bidang kesehatan di Karangasem ini. Selain itu, Bupati Dana juga meminta semua pihak dari Kadus, Perbekel hingga Camat, tetap bersinergi untuk kelancaran pelayanan.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada semua tenaga AJP yang sudah bekerja melayani masyarakat dengan tulus dan baik, tingkat kepuasan masyarakat sangat baik dengan pelayanan keramahan.

“Sebagai Bupati saya sangat mengapresiasi kinerja para tenaga AJP. Layanan ini perlu di pertahankan ini akan dijadikan inovasi Kabupaten Karangasem yg akan di pertandingan di tingkat nasional, karena tidak banyak kabupaten di Indonesia yg bisa melaksanakan program seperti ini, apalagi saat Pandemi dengan anggaran daerah yang kecil.” Ujarnya.

Bupati Dana juga menambahkan bahwa tugas para petugas tidak cukup dengan melayani dan antar jemput saja, perlu kordinasi dengan dinas sosial dan yang terkait hal- hal mana perlu di evaluasi, permasalahan biasanya hanya masalah teknis.

“Suatu kebanggaan dan kebahagiaan bila bisa membantu sesama. Untuk pelayanan antar jemput pasien dan jenasah yang mau di kremasi, ataupun ke kuburan jika memang sangat perlu di bantu di upayakan bisa di bantu tapi tentunya dengan segala regulasi yang diatur dan prosedurnya, contoh jika warga Karangasem yang merantau meninggal masih ber KTP Karangasem dan keadaanya kurang mampu meninggal di wilayah kabupaten lain dan membutuhkan bantuan mobil jenasah untuk bisa di antar pulang bisa di bantu, ujarnya.

Sementara itu Kordinator AJP Manggis Made Dwi Novita Sari ketika di wawancarai mengatakan, program pelayanan Antar Jemput Pasien di sambut sangat baik masyarakat. “Sebagian besar pasien dan keluarga pasien mengucapkan Terimakasih kepada bapak Bupati atas adanya program AJP, sehingga masyarakat yang kurang mampu di pelosok bisa dilayani, kendala di wilayah Manggis biasanya kadus yang ada di pelosok susah di hubungi karena susah sinyal, seperti di Desa Ngis, dan di Abian canang Ulakan karena Medan yg berat. Tapi ini juga menjadi tantangan bagi kami, kami juga senang bisa melayani masyarakat” ujarnya. ( MT – 001)

Bupati Dana : Kerukunan dan Toleransi AntarUmat Sudah Diwariskan Sejak Dulu

Amlapura, MatahariTimur – Dalam rangka menciptakan kerukunan, menjaga silahturahmi dan keharmonisan antar umat beragama di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem Gede Dana Menyapa masyarakat Muslim di Masjid At-Taubah, Banjar Dinas Lebah Sari, Desa Bungaya Kecamatan Bebandem, Karangasem, Senin (11/4/2022).

Kedatangan Bupati Gede Dana menyapa masyarakat yang memang sudah di kenal murah senyum, ramah dan merakyat disambut sangat ramah dan baik oleh warga Muslim di Masjid At- Taubah yang kesehariannya berdampingan erat berbaur dengan Warga Hindu di Desa Bungaya.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Gede Dana yang hadir bersama Anggota Forkopimda Kabupaten Karangasem, Ketua MUI Karangasem, Ketua FKUB Karangasem dan Perbekel Bungaya menyampaikan bahwa toleransi antar umat beragama dikarangasem sangat rukun dan saling menghormati. Bupati juga berharap agar hal ini untuk tetap bisa di jaga.

“Kerukunan dan Toleransi di Karangasem sudah terjalin sejak dulu, sudah di wariskan sejak jaman Kerajaan. Saya harap untuk urusan kepercayaan jangan sampai dijadikan sekat antar masyarakat. Mari kita tetap jaga kerukunan dan keharmonisan antar umat ini agar Karangasem menjadi Kabupaten yang aman, dan karena kerukunan juga kita akan merasakan nyaman dan tentram” harap Bupati Gede Dana.

Bupati juga menyampaikan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa dan selamat berbuka puasa untuk umat Muslim, ” Semoga di Bulan Puasa Ramadan ini kita diberikan Hidayah, dan bisa melatih pengendalikan diri dari segala godaan dan sebagai sarana Mensyukuri nikmat Tuhan tutup Bupati. ( MT -001)

Wabup Artha Dipa Sambut Asobsi Kelola Sampah di Karangasem

Karangasem, MatahariTimur – Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa mengapresiasi rencana program pengelolaan sampah di Kabupaten Karangasem, yang dilaksanakan oleh Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi). Terutama dalam rencana menjadikan Kabupaten Karangasem sebagai daerah percontohan Bali Recycle Center, menciptakan lingkungan pengelolaan sampah terpadu.

Hal ini disampaikan Wabup Artha Dipa saat menerima audiensi Asobsi (Asosiasi Bank Sampah Indonesia) yang dipimpin Sekjen Asobsi Ni Wayan Riawati bersama rombongan dengan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem I Nyoman Tari di Ruang Rapat Wakil Bupati Karangasem, pada Jumat (8/4/2022).

Menurut Wabup, keinginan Asobsi tersebut sesuai dengan agenda dan program yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk pengolahan sampah secara modern yang tidak hanya memindahkan ke tempat pembuangan akhir, tapi juga bisa diolah dan dimanfaatkan sebagai pupuk dan pakan ternak serta bernilai ekonomi tinggi.

“Saya sangat apresiasi kehadiran serta keinginan dari Asobsi untuk melaksanakan program pengolahan sampah di Karangasem. Permasalahan sampah memang tidak bisa hanya diteorikan saja tapi harus ada praktek nyatanya, sehingga dapat ditanggulangi dengan baik,” ujar Wabup Artha Dipa.

Wabup berharap dengan sinergi bersama Asobsi, persoalan pengolahan sampah di Karangasem bisa semakin baik, dari tingkat perumahan kota bahkan hingga ke tingkat desa, sehingga selain bisa membuat lingkungan bersih dan sehat, juga diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Sekjen Absosi Ria dalam pemaparannya menyatakan kesiapannya membantu Pemkab Karangasem dalam pengelolaan sampah. Sebagaimana telah sukses dilakukan di berbagai daerah lainnya.

“Setiap Kabupaten saya rasa harus memiliki lembaga pengolahan sampah yang baik. Sebab sangat banyak manfaatnya dan bisa menambah penghasilan. Kami dari asosiasi siap membantu Pemkab Karangasem. Kita bahkan sudah menyewa lahan di lingkungan Jeruk Manis seluas 50 Are sebagai lokasi percontohan Program yang akan kami laksanakan di Karangasem. Kami siap menjadikan Karangasem sebagai salah satu wilayah Bali Reycle Center,” ujarnya.

Keberadaan Recycle Center, Ria berharap nantinya dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang masih kebingungan dalam mengelola sampahnya, Dengan begitu, diharapkan permasalahan sampah khususnya di Karangasem bisa teratasi. (MT-001)

Bupati Karangasem Blusukan ke Sekolah dan Puskesmas

Amlapura, MatahariTimur – Mengingat pentingnya peran sekolah dalam membangun sektor pendidikan di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem I Gede Dana, selalu berupaya menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah. Kunjungan ini tentu saja untuk melihat secara langsung pelaksanaan sistem pendidikan, kedisiplinan siswa dan guru serta sejumlah persoalan atau masalah yang dihadapi oleh sekolah.

Seperti yang dilakukan oleh Bupati Gede Dana, Jumat (08/04). Usai kegiatan Gotong Royong di Kawasan Suci Pura Besakih, Bupati menyempatkan dirinya menyambangi SMPN 1 Selat dan SDN 1 Selat Kecamatan Selat dan SDN 7 Sibetan Kecamatan Bebandem.

Pada kesempatan kunjungan itu, Bupati tampak berbincang-bincang dengan sejumlah guru, serta memantau proses belajar-mengajar di ruang kelas. Bahkan ada pemandangan unik, dimana saat mengunjungi SDN 1 Selat, Bupati Dana tampak dengan ramah mendekati sekelompok anak sekolah yang sedang berkumpul menyantap bekal sarapan mereka.

Bupati Dana juga tampak memberikan motivasi kepada para siswa tentang pentingnya pendidikan dan menyemangati siswa untuk bersungguh-sungguh dalam meraih cita-cita demi masa depan yang gemilang.

Tidak hanya itu, usai menyambangi beberapa sekolah tersebut, Bupati lanjut mengunjungi Puskesmas 1 Selat. Kunjungan ini juga untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di puskesmas itu berjalan dengan baik, utamanya memantau pelayanan vaksinasi Booster yang masih berlanjut hingga saat ini. (MT-001)