24.4 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 24

Bupati Gede Dana Buka Loka Sabha III Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana membuka secara resmi Loka Sabha ke III Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas bertempat di Wantilan Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Karangasem, Saniscara Wage Medangsia (2/7/2022).

Loka Sabha yang digelar dalam rangka penyegaran pengurus ini akhirnya memilih Kepengurusan Periode 2022-2027 sebagai Ketua I Ketut Udiana, SH, Sekretaris, I Nyoman Orta Susila, S.Sos dan Bendahara, I Nyoman Mardana Wimbawa, ST. Dihadiri langsung oleh Ketua Pusat Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas I Ketut Suadnyana, Ketua DPRD Karangasem I Wayan Swastika, Tokoh, Pengurus dan anggota sebanyak 600 orang. Seluruh undangan merupakan Semeton Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas dari Kecamatan se Kabupaten Karangasem serta perwakilan dari Kabupaten Gianyar, Buleleng hingga Lombok.

Bupati Gede Dana dalam sambutannya berharap pengurus baru yang terbentuk nantinya dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Ia juga berharap acara Loka Sabha ini menjadi momentum persatuan baik internal dan eksternal untuk masyarakat Bali pada umumnya, bersama-sama membangun Karangasem pada khususnya.

“Saya berharap Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas, ikut serta membangun Karangasem menuju Karangasem yang Prakethi Nadi. Pradnyan, Kertha, Santhi lan Nadi, menuju Karangasem Era Baru. Karangasem yang lebih baik,” pesannya.

Bupati juga berpesan agar Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas, bisa benar-benar berbakti dengan leluhurnya, bersama-sama menjaga keajegan Bali. Tidak ada maksud mengkotak kotakan pasemetonan, tapi benar benar menyadarkan para semeton agar menghargai sejarah perjalanan leluhurnya hingga sampai ke Karangasem.

“Jangan mudah terprovokasi oleh isu hoax. Tetap ngajegang budaya Bali meski teknologi terus menggempur,tetap pertahankan persatuan Pasemetonan,”tegasnya kembali.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat I Ketut Suadnyana, menyampaiakan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya Loka Sabha ke III Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas di Kabupaten Karangasem.

Ketut Suadnyana menyebutkan, barometer keberadaan Pasemetonan yang ada di Bali terletak di Kabupaten Karangasem. Hal ini dikarenakan dari sejarah, dahulunya pasemetonan Pratisentana Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas ditugaskan secara khusus oleh Raja untuk memimpin Karangasem. Untuk itulah bersama-sama Pasemetonan dari seluruh Bali hingga luar Bali yang hadir pada Loka Sabha ini diajak menyatukan tujuan, mendukung serta membantu Pemerintah Kabupaten Karangasem mewujudkan pembangunan, seperti apa yang diharapkan oleh Bupati Karangasem.

“Saya mengajak seluruh pasemetonan untuk mendukung visi misi pembangunan di Karangasem. Mendukung program pemerintah, bahu membahu membangun Karangasem melaksanakan dharma agama sesuai dengan bishama Bhatara Kawitan masing-masing. Terutama dalam menjaga keajegan Bali dari gempuran pengaruh luar, agar Bali tetap berbudaya,” tutup Ketut Suadnyana.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Tutup Pameran Pagelaran Budaya Bulan Bung Karno dan HUT Kota Amlapura ke 382

Amlapura’ MatahariTimur -;Lautan Manusia menjadi saksi ditutupnya Pameran dan Pagelaran Kebudayaan Dalam Rangka Bung Karno dan HUT Kota Amlapura ke 382 pada 30 Juni 2022. Dimeriahkan dengan Band Rocker Bali “Lolot Band” , tak hanya masyarakat Karangasem namun juga masyarakat dari Kabupaten lain disekitarnya pun tampak antusias memenuhi Taman Budaya Candra Buana, Karangasem.

Grup band Lolot juga mendampatkan penghargaan dari Pemkab Karangasem, setelah tampil memukau dan berhasil menciptakan kedamaian para penggemarnya,
Penghargaan yang diserahkan langsung Bupati I Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa dan Sekda I Ketut Sedana Merta, itu merupakan penghargaan partisipasi, karena grup band beraliran rock alternative ini, ikut ambil peran dalam memeriahkan Hut Kota Amlapura tahun ini.

Bupati juga menyampaikan aspirasi yang setingginya kepada masyarakat Karangasem atas partisipasinya dalam menyukseskan pertunjukan terakhir gelaran budaya Hut Kota Amlapura tersebut.“Atas partisipasinya dalam memeriahkan Hut ke-382 Kota Amlapura, semua pihak yang terlibat kami berikan penghargaan partisipasi, termasuk juga grup band Lolot,” kata Bupati Gede Dana didampingi Wabup I Wayan Artha Dipa dan Sekda I Ketut Sedana Merta ditemui usai pertunjukkan grup band kebanggaan masyarakat Bali itu.

Di sela acara, diserahkan pula bantuan berupa minyak goreng, gula pasir, teh, handsainiteser dan masker kepada Yayasan Sosial di Karangasem, diantaranya Yayasan Yasa Kerthi, Yayasan Yasika, Yayasan Widhi Asih dan Yayasan Permata hati.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karangasem, kami mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya. Pertunjukan band Lolot berjalan sangat aman, lancar damai dan indah. Ini semua berkat partisipasi puluhan ribu penonton yang memadati lapangan Taman Budaya Candra Buana. Kami juga mengucapkan terimakasih untuk para pedagang, UMKM dan seluruh pihak yang sudah ikut memeriahkan serta mensukseskan pagelaran budaya dalam rangka Bulan Bung Karno dan Hut ke-382 Kota Amlapura ,” tandas Gede Dana.(MT -001)

Penutupan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Karangasem Berikan Beasiswa Untuk Anak Yatim Piatu

Amlapura, MatahariTimur – Serangkaian kegiatan penutupan Bulan Bung Karno dan HUT PDI Perjuangan 1 Juni, maka DPC PDI Perjuangan Karangasem mengucurkan sejumlah bantuan beasiswa kepada anak-anak yatim piatu, berprestasi dan kurang mampu. Anak-anak yang mendapatkan bantuan berjumlah 104 siswa, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan SLB. Pemberian bantuan itu dilakukan pada hari Kamis (30/5/2022), bertempat di aula sekretariat DPC PDI Perjuangan Karangasem.

Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem yang juga Bupati Karangasem Gede Dana mengucapkan rasa syukur bahwa rangkaian Bulan Bung Karno yang berjalan selama 1 bulan penuh telah berjalan dengan baik. “Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno dan HUT PDI Perjuangan diisi dengan berbagai kegiatan lomba-lomba, seperti memasak masakan tradisional Nusantara, mengolah hasil pertanian, lomba motif kain endek dan sebagainya” ujarnya.

Gede Dana juga menambahkan, dalam kegiatan penutupan ini DPC PDI Perjuangan Karangasem menyerahan bea siswa ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu. “Bantuan diberikan kepada 8 siswa sekolah luar biasa (SLB), 25 siswa SD, 26 siswa SMP, 25 siswa SMA dan 20 siswa SMK. Pemberian beasiswa ini adalah hasil dari gotong royong para kader,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa hal ini adalah bentuk nyata bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang pro-rakyat. “Walaupun jumlahnya tidak begitu besar, semoga bantuan ini berguna dan bermanfaat. Ke depan apa yang bisa kami bantu segala sesuatunya agar disampaikan melalui kepala sekolahnya,” katanya seraya berpesan agar para siswa selalu rajin belajar untuk mencapai cita citanya. Tidak lupa, Gede Dana mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang sudah berkenan hadir di DPC PDI Perjuangan Karangasem.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan sekabupaten Karangasem, serta para guru dan orang tua wali murid 6ang menerima bantuan (MT- 001)

Hindarkan Pernikahan Dini, Bupati Dana Harapkan Forum Genre Sosialisasikan Generasi Berencana

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana mengucapkan banyak terimakasih kepada Forum Genre dalam Pagelaran Hiburan dan Seni Budaya di Pameran HUT Kota Amlapura ke 382 bertempat di Taman Budaya Candra Buana, Rabu 29 Juni 2022.

Dalam sambutannya Bupati Dana berharap semoga Forum Genre bisa melaksanakan program kerjanya dengan sebaik mungkin. Terutama dalam sosialisasi generasi berencana, menghindari pernikahan dini.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Gede Dana juga berpesan kepada generasi muda, terutama siswa SMP dan SMA yang umurnya di bawah 19 tahun tidak terburu-buru ingin menikah, karena tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap kesiapan psikologis dan juga berdampak tidak baik bagi kesehatan reproduksi.

“Sebaiknya direncanakan dulu agar siap secara mental dan lainnya. Karena berencana itu keren,”tutup Bupati Gede Dana dalam pesan singkatnya setelah dinobatkan sebagai Ayah Genre bersama Nyonya Nuriasih Gede Dana yang juga dinobatkan sebagai Bunda Genre.

Selain penyerahan Penghargaan Pemenang Duta GenRe Kabupaten Karangasem tahun 2022 oleh Bupati Gede Dana, Nyonya Nuriasih Gede Dana, Wabup Artha Dipa dan Nyonya Sarini Artha Dipa, diserahkan pula penghargaan kepada para pemenang Lomba Mixologi Arak.

Dan untuk hiburan mengisi acara yang ditampilkan Pemkab Karangasem diantaranya Sekaa Bondres Taruna Praja, Sekaa Gong Santi Suara Disdikpora, Sekaa Gong Wanagiri Asri Banjar Dinas Siig Manggis, Sekaa Gong Poleng Br. Baler Pasar, Rendang. Para pengisi acara juga mendapatkan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh para pimpinan daerah.( MT -001)

Gede Dana: Pemilu Sangat Penting Bagi Perjalanan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

AMLAPURA, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana, membuka acara Pembinaan Pendidikan Politik Bagi Elemen Masyarakat di Kabupaten Karangasem Rabu 29/06/2022, bertempat di Balai Banjar Tihingan, Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat.

Bupati mengatakan bahwa berbagai persoalan sering kita dengar terkait dengan proses pemilihan baik Pilkades, Pilkada maupun Pemilu. Karena demokrasi di Indonesia yang berjalan selama ini dirasa belum mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh dalam konteks keadilan sosial yang merata.

“Hal ini semakin menambah krisis kepercayaan kepada siapapun. Untuk itu pendidikan politik seperti saat ini, sangat penting sebagai upaya penyadaran politik bagi penyadaran masyarakat.”ujarnya.

Gede Dana juga menyebutkan, bahwa pemilu sejatinya sangat penting bagi perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara, banyak yang apriori dengan partai politik. Padahal Partai Politik adalah pilarnya bangsa dan negara.
“Bayangkan jika sebuah bangsa yang diumpakan dengan bangunan tanpa partai politik sebagai pilarnya, pasti akan roboh, ucapnya.

Setiap ketidak kepuasan masyarakat biasanya dikarenakan oknumnya, bukan partainya. “Karena sejatinya dalam kehidupan sehari hari kita telah menerapkan kehidupan berpolitik, jadi mari kita sadari itu sebagai pedoman hidup dan berpolitik secara santun,” imbuhnya.( MT-001)

HUT ke-46 Perumda Tirta Tohlangkir, Bupati Dana: Muliakan Air Untuk Kesejahteraan Manusia

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana menghadiri Peringatan HUT ke 46 Perumda Tirta Tohlangkir
ditandai dengan natab banten otonan natab sesayut pageh tuwuh bertempat di Kantor PDAM Karangasem pada Rabu 29 Juni 2022.

Bupati Gede Dana dalam sambutannya meminta agar Perumda Tirta Tohlangkir dalam program kerjanya sejalan dengan Tema HUT Kota Amlapura ke 382 yakni Udhaka Anjali Kerthi, Memuliakan Air Untuk Kesejahteraan Manusia, Bupati juga minta agar mengimplementasikan hal tersebut. “Air merupakan komponen yang sangat penting dalam kehidupan di bumi ini. Dengan melestarikan, melindungi, memelihara sumber- sumber mata air yang ada di Kabupaten Karangasem, kedepan agar dapat dinikmati banyak masyarakat hingga anak cucu kita” ujarnya.

Bupati juga juga berharap Perumda Tirta Tohlangkir dapat mewujudkan Motto perusahaan dengan sebaik mungkin, yakni SANTHI (Senyum, Antusias, Niat, Tekad, Harmonis dan Inovasi). ” Motto ini memiliki makna, melayani dengan senyum, antusias, niat dan tekad yang kuat, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis serta terus berinovasi dan kreatif dalam memberikan pelayanan.” Ucapnya.

HUT ke 46 Perumda Tirta Tohlangkir ditandai dengan natab banten otonan natab sesayut pageh tuwuh sebagai simbol memperoleh umur panjang dirgayusa dan ngeset aledan peras sebagai simbolisasi untuk memperoleh keberhasilan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Karangasem, Perumda Tirta Tohlangkir juga membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu yang penyerahan secara simbolisnya diserahkan langsung Bupati I Gede Dana, Sekda Ketut Sedana Merta dan Direktur Perumda Tirta Tohlangkir I Komang Haryadi Parwata.( MT-001)

Menginap Dirumah Murdika, Bupati Gede Dana Akan Gelontorkan Bantuan Bedah Rumah

AMLAPURA,MatahariTimur – Menjadi berkah tersendiri bagi bagi keluarga I Wayan Murdika, warga kurang mampu di Banjar Dinas Poh, Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Pasalnya pada Jumat (24/6/2023) Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Karangasem, secara tiba-tiba menyambangi dusun tercintanya dan menginap di gubuknya dengan segala apa adanya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga didampingi Camat Bebandem bersama Sekcam Bebandem dan sejumlah tokoh diantaranya, I Made Ruspita, I Wayan Sudira, Kepala Dusun dan Bendesa Adat setempat. Kegiatan menyambangi langsung warga dan menginap di dusun yang disambangi menjadi bagian dari kegiatan Bupati Gede Dana yang kerap dilakukan saat waktu senggang ditengah padatnya aktifitas kerja di pemerintahan. Bahkan selama menjadi anggota DPRD, hingga empat periode, politisi PDIP ini sering mengajak kader dan pengurus partainya untuk menginap di rumah warga.

Kegiatan menyambangi warga desa dan menginap di rumah warga kali ini, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno. Jadi bagaimana meneladani nilai-nilai yang diajarkan oleh Bung Karno, yang dikenal sangat dekat dengan kaum Marhaenis.

“Sangat menyenangkan, bisa menikmati suasana desa, berdialog dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari warga,” ungkap Gede Dana.

Menginap di rumah Wayan Murdika, Gede Dana disuguhkan menu trasisional sederhana khas warga pegunungan, yakni Urap Ubi yakni Ubi Sela rebus yang disajikan dengan parutan kelapa.

“Sebelum menginap, kami bersama Bendesa dan Kepala Dusus sempat berdiskusi santai dengan warga. Ada banyak hal yang disampaikan warga utamanya soal perbaikan infrastruktur dan program bedah rumah,” ucap Gede Dana.

Warga di Banjar Poh menyampaikan sangat terbantu dengan adanya program mobil layanan Antar Jemput Pasien (AJP). Dimana dengan layanan ini warga yang sakit segera bisa diantar ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit.

Dikatakan Bupati Gede Dana, warga juga bisa mengakses berbagai program yang diluncurkan pemerintah, seperti Jana Kerthi, Atma Kerti, dan program lainnya yang menyentuh langsung masyarakat.

Sementara Wayan Murdika mengaku tidak menyangka kalau Bupati Gede Dana mau menginap di gubuknya. “Tidak menyangka, saya senang Pak Bupati menginap. Ya beginilah kehidupan saya, hanya bisa menyuguhkan apa adanya yang saya punya,” ujar Murdika.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan bantuan beras 20 Kilogram, minyak goreng 2 Kilogram, Kopi 2 Kilogram, gula 2 Kiligram, serta memberikan bantuan uang untuk keluarga Murdika.

“Melihat kondisi rumah Pak Wayan Murdika yang tidak layak huni, saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, dan nantinya akan dibantu program bedah rumah, karena memenuhi persyaratan,” tuntas Gede Dana.(MT- 001)

HUT ke-382 Kota Amlapura Ditandai Dengan Ritual Otonan

AMLAPURA, MatahariTimur – Perayaan HUT Kota Amlapura ke 382, yang diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pawai hingga pameran seni dan budaya selama 14 hari penuh. Digelar dengan penuh kesederhanaan namun demikian perayaan berlangsung begitu meriah.

Selain itu ada sesuatu yang unik dalam perayaan HUT Kota Amalpura tahun ini yang belum pernah dilaksanakan, dimana peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-382, ditandai dengan prosesi agama Hindu yaitu ngaturang banten otonan yang diselenggarakan di Taman Budaya Candra Bhuana, Rabu (22/6/22) malam.

Bupati Gede Dana, kepada awak media menyampaikan, HUT Kota Amlapura kali ini tidak ada pemotongan tumpeng. Sebab, menurutnya, peringatan Hari Ulang Tahun di Bali identik dengan Otonan. Sehingga upakara sesayut pageh tuwuh yang menjadi sarana upacara peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-382 dipakai untuk memperoleh umur panjang dirgayusa dan simbol ngeset aledan peras adalah sebagai simbolisasi untuk memperoleh keberhasilan.

“Otonan adalah hari dimana seseorang memperingati hari kelahirannya, ditujukan untuk memanjatkan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi atas napas dan kehidupan yang telah diberikan,”ulasnya.

Lanjut dia, manusia dilahirkan ke dunia diberikan kesempatan untuk memperbanyak perbuatan baik, sehingga bisa meningkatkan kualitas hidupnya. Melalui otonan, seseorang diharapkan bisa mengubah perilakunya menjadi lebih baik, bijaksana, dan welas asih baik kepada orangtua, saudara, keluarga, serta masyarakat.

“Peringatan Hari Ulang Tahun adalah identik dengan hari lahir, Sehingga upakara sesayut pageh tuwuh yang menjadi sarana upacara hari ulang tahun dipakai untuk memperoleh umur panjang dirgayusa dan Simbol ngeset aledan peras adalah sebagai simbolisasi untuk memperoleh keberhasilan. Harapan panjang umur dan berhasil adalah impian semua orang melalui peringatan Hari lahirnya,” jabarnya menilik tradisi ritual dan budaya yang ada di masyarakat.

Selain itu, Bupati Gede Dana menyatakan, hari jadi Kota Amlapura ke-382 mengangkat tema yakni “UDHAKA ANJALI KERTHI” yaitu memuliakan Air untuk Kesejahteraan Manusia, dengan logo berbentuk Gunung, Gapura, Candi Bentar, Bunga Padma dan Angka 382 yang yang mengandung makna bahwa landasan filosofis dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Karangasem adalah Padma Bhuwana yang memberikan prioritas pada bidang pertanian dan pelestarian adat budaya untuk mendukung pembangunan kepariwisataan.

“Mulai hari ini akan diselenggarakan pameran hasil-hasil komoditi Kabupaten Karangasem yang diikuti oleh para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Karangasem. Disela-sela kegiatan pameran juga akan ditampilkan pagelaran seni dan budaya untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Karangasem,” cetus Bupati Gede Dana, menutup statementnya.( MT – 001)

Rangkaian Hari Jadi Kota Amlapura ke-382, Pemkab Karangasem Gelar Penanaman Pohon dan Sebar Benih Ikan

Amlapura, MatahariTimur – Pemkab Karangasem menggelar Penanaman Pohon Penghijauan dan Penyebaran benih ikan. Kegiatan yang juga merupakan rangkaian Bulan Bung Karno, dimana hari ini bertepaan dengan hari wafatnya sang Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden RI pertama, Soekarno. Selain itu juga dirangkaikan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bertempat di Sumber Mata air Yehaa, Desa Ababi, Kec. Abang, Selasa (21/6/22).

Kegiatan yang dipimpin Bupati Gede Dana bersama Wabup Artha Dipa serta Ketua DPRD Karangasem I Wayan Swastika dan diikut oleh Forkopimda Kab. Karangasem, Jajaran Pemkab Karangasem, Krama Desa Ababi dan Krama Subak Empelan gel-gel ini, juga sebagai kegiatan mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Amlapura ke-382 pada 22 Juni 2022.

“Besok adalah puncak perayaan HUT Kota Amlapura, kegiatan ini juga kami rangkaikan sebagai awal menyambut itu (HUT Kota Amlapura k 382*red),” ujar Bupati Dana.

Dalam kesempatan yang baik tersebut Bupati Gede Dana menyampaikan bahwa melalui gerakan penanaman pohon penghijauan yang sekarang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan tutupan lahan, resapan air tanah dan menambah keaneka ragaman hayati. Hal ini sesuai dengan Tema HUT Kota Amlapura, Udhaka Anjali Kerthi, Memuliakan Air Untuk Kesejahteraan Manus. Sesuai dengan Tema HUT Kota Amlapura, Udhaka Anjali Kerthi, Memuliakan Air Untuk Kesejahteraan Manusia “Jangan hanya menjadi kegiatan serimonial saja. Akan tetapi betul-betul dilaksanakan dengan baik dan tanaman yang ditanam harus dipelihara,” tegas Bupati Gede Dana.

Lebih lanjut Bupati Gede Dana menuturkan kegiatan ini juga sejalan dengan Visi dan Misi Kabupaten Karangasem dalam upaya melestarikan lingkungan melalui pola Pembangunan Semesta Berencana untuk mewujudkan Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Santhi dan Nadi ( Prakerthi Nadi) di Kabupaten Karangasem. “Yaitu dengan membangun pertanian yang mandiri dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan untuk seluruh masyarakat Karangasem,” ujar Bupati Gede Dana.

Pada akhir sambutan Bupati Gede Dana meminta partisipasi dari seluruh steakholder khususnya kepada krama Subak Empelan Gelgel yang ada di Ababi, untuk menjaga dan melestarikan tempat ini sebagai sumber kehidupan. “Mari kita jaga, sucikan dan muliakan sumber Mata Air, Karena tanpa air kita tidak bisa hidup dan tanaman tidak akan bisa tumbuh subur,” pinta Bupati Gede Dana.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nyoman Tari menyampaikan bahwa kegiatan penanaman Pohon penghijauan ini Pemkab Karangasem menanam tanaman sarana Upakara yaitu 10 bibit pohon Kelapa Gading, 15 bibit tanaman Sandat, dan 15 bibit tanaman cempaka dan lain-lain.

Usai penanaman pohon, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan persembahyangan bersama di Pura Ayu Lempuyang yang dipuput oleh Jero Mangku Nyoman Pasek, kegiatan persembahyagan dalam rangka memohon keselematan dan kelancaran untuk menyambut dan memperingati Hari Jadi Kota Amlapura yang Ke 382.( MT – 001)

Implementasi Tri Hita Karana, Jajaran PAC PDI Perjuangan Manggis Gelar Donor Darah

Amlapura, MatahariTimur – PAC PDI Perjuangan Kecamatan Manggis bekerja sama dengan PMI Karangasem mengadakan kegiatan donor darah, yang bertempat di Gedung Sabelange Kantor Camat Manggis, pada hari Selasa tanggal 21 Juni 2022. Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati Bulan Bung Karno dan Hari Lahirnya Pancasila jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang.

Kegiatan donor darah diikuti jajaran pengurus dari Korwil Kecamatan, pengurus PAC, pengurus Ranting dan anak ranting kedesaan se-Kecamatan Manggis dan para simpatisan PDI Perjuangan yang di komandoi Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Manggis yang juga anggota DPRD fraksi PDIP Dapil Manggis Wayan Sunarta dan Korwil PDIP Kecamatan Manggis Made Ruspita.

Sunarta menyampaikan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan HUT ke-382 Kota Amlapura. “Selain kegiatan donor darah, juga akan diadakan acara bakti sosial gotong royong bersih – bersih di areal Pura Luhur Andakasa dan dilanjutkan dengan sembahyang bersama tanggal 25 Juli 2022. Kami berusaha untuk menanamkan nilai-nilai luhur ajaran Bung Karno di masyarakat yaitu berbagi ke masyarakat, dan bergotong royong, ujarnya.

Ditambahkan pula bahwa kegiatan ini mengambil konsep Tri Hita Karana, “Kami ada bersama masyarakat, menyatu dengan alam dan mendekatkan diri Kepada Tuhan. Sebagai realisasi, kami mengajak para relawan untuk berbagi ke sesama menyumbangkan darah, melakukan kegiatan bersih bersih di alam, dan menghaturkan bakti sebagai wujud syukur ke hadapan Ida Sanghyang Widi,” tambahnya

Sementara itu Made Ruspita mengapresiasi sikap antusiasme simpatisan, relawan dan masyarakat yang dengan suka rela juga hadir untuk mengikuti acara donor darah ini. “Setetes darah sangat berguna bagi kemanusiaan,” ucapnya.

Wayan Sunarta dalam kesempatan itu juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Manggis dan jajarannya yang telah memfasilitasi kegiatan ini, juga kepada PMI dan seluruh Jajaran pengurus PAC PDI Perjuangan manggis, beserta relawan dan simpatisan yang telah meluangkan waktunya untuk ikut kegiatan donor darah.( MT – 001)