25.9 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 26

Bupati Dana dan Wabup Artha Dipa Apresiasi Kegiatan Sosial Bali United

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Wakil Bupati Karangasem menerima kedatangan Manager Community bersama Tim Media Bali United, Selasa 5 April 2022 di Kantor Bupati Karangasem. Manager Bali United Anang Wahyudi menyampaikan tujuan kedatangannya memohon ijin melaksanakan kegiatan sosial atas kemenangan skuat Bali United.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Karangasem atas kegiatan tersebut, Bupati Gede Dana dan Wabup Artha Dipa berkesempatan menyerahkan secara simbolis 3 Paket bantuan sembako dari Bali United kepada perwakilan masyarakat, bertempat di Kantor Bupati Karangasem.

Bupati Gede Dana mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh para Serdadu Tridatu ini. Menurutnya, apa yang dilakukan Bali United bisa menjadi trend positif yang akan diikuti oleh para fans Club kebanggaan Semeton Dewata ini.

“Di Karangasem, Bali United memiliki tempat istimewa dihati masyrakat. Terbukti ketika Pemkab Karangasem menggelar nonton bareng di GOR Gunung Agung, meski disampaikan mendadak, tapi masyarakat sangat antusias hadir,” ucap Gede Dana dengan sambutan hangat kepada para Serdadu Tridatu yang telah berjuang meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2021-2022 kedua kalinya dalam sejarah di Indonesia bagi Pulau Dewata.

Sementara itu, Manajemen dan skuat Bali United, Anang Wahyudi mengatakan, Tim nya tak menggelar pesta Juara Liga 1 Indonesia 2021-2022. Meski berhasil mencetak sejarah sebagai klub pertama back to back Champions di Liga 1 Indonesia, menajemen tim justru tak ingin merayakan dengan acara super seperti musim 2019. Manajemen memilih ikut merasakan apa yang dialami masyarakat Bali di tengah pandemi Covid-19 sejak dua tahun terakhir. Donasi Bali United dan para sponsor diserahkan kepada 20 Yayasan yatim piatu di Bali, 10 ribu kepala keluarga warga kurang mampu, Lima ribu UMKM di Bali dan 1.400 bola untuk 70 SSB se Bali. Untuk Kabupaten Karangasem, sejumlah 390 KK siap menerima paket bantuan sembako dari Para Serdadu Bali United ini. (MT – 001)

Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Serahkan Langsung Akta Perkawinan

Amlapura, MatahariTimur – Upaya bupati I Gede Dana dan wakil bupati I Wayan Artha Dipa agar masyarakat Karangasem tertib administrasi terus dilaksanakan. Salah satunya dengan menyerahkan langsung akta perkawinan kepada masyarakat. Diharapkan, penyerahan secara langsung ini,masyarakat semakin antusias dalam mengurus adminitrasi kependudukanya. 

Seperti pada Selasa (5/4) kemarin, bupati I Gede Dana dan wakil bupati I Wayan Artha Dipa menyerahkan akta perkawinan kepada mempelai, I Kadek Agus Krisna Dwipayana dan Ni Kadek Ari Juliani warga banjar Buyan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang. Bupati I Gede Dana mengatakan, pemerintah kabupaten Karangasem berkomitmen dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat. Bahkan, di Disdukcapil Karangasem, pihaknya membuat 6 program inovasi kependudukan. “Kita sudah siapkan 6 inovasi dalam pemberian layanan kependudukan,” ujar bupati. 

Keenam inovasi kependudukan itu, kata bupati, Jana Kerti pelayanan administrasi kependudukan tuntas di Desa,dimana masyarakat mengajukan permohonan penerbitan akta Perkawinan hanya cukup sampai di Desa kemudian Petugas Admin di Desa mengirim persyaratan yang sudah lengkap dalam bentuk PDF ke WA online Disdukcapil. Kemudian,berkas yang dikirim oleh Desa diverifikasi oleh operator dan apabila persyaratan telah lengkap maka akan dikirim kembali PDF tersebut ke E-mail Desa dan sudah langsung bisa di cetak di Desa.

Selain itu, ada inovasi BELA DANA (Bayi Lahir Dapatkan Akta Kelahiran) yakni Pelayanan Penerbitan Akta Kelahiran di Rumah Sakit bekerja sama dengan RSUD Karangasem, RS Balimed dan Klinik Penta Medika dimana bayi yang baru lahir di Rumah Sakit akan langsung mendapatkan Akta Kelahiran dan KK. Sedangkan inovasi Si DANA (Siap Datang Melayani Anda) adalah Pelayanan Perekaman KTP-el dan cetak langsung bagi lansia, disabilitas dan ODGJ ke rumah-rumah dimana Data Penduduk tersebut yang belum memiliki KTP-el dikirim oleh Desa kemudian Disdukcapil menindaklanjuti dgn menjadwalkan Perekaman KTP-el dan cetak KTP ditempat perekaman. “Pemerintah Kabupaten juga memiliki inovasi PRAKERTI YOWANA adalah Pelayanan Perekaman KTP elektronik bagi Siswa yang sudah memenuhi persyaratan,” ujarnya. 

Sementara, Inovasi BHISMA DANA (Bahagiakan Masyarakat Dengan Pelayanan Administrasi Kependudukan ke Desa) dan Inovasi ATMA KERTHI yang khusus untuk Program Inovatif Atma Kerthi mulai dilaksanakan Tahun Anggaran 2022 berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 58 Tahun 2021 tentang Pemberian Penghargaan Atas Pengurusan Pencatatan Kematian sebesar Rp 1 juta. “Tujuan kami, agar pelayanan administrasi kepada masyarakat benar-benar lebih cepat,” ujarnya. 

Sedangkan, Kadisdukcapil Made Kusuma Negara yang mendampingi penyerahan akta perkawinan langsung ini mengatakan, sesuai visi misi yang tertuang dalam RPJMD,yakni pelayanan cepat administrasi kependudukan. Dikatakan, setiap pelayanan administrasi kependudukan, sudah bisa tuntas di desa. “Untuk E-KTP dan pencetakan KK memang masih harus di ke Disdukcapil, kalau lainya sudah bida tuntas di desa,” ujarnya. ( MT – 001)

Bupati Gede Dana Buka Musrenbang Kabupaten Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, Gede Dana bersama Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, membuka secara langsung Musrenbang RKPD Kabupaten Karangasem Kamis (31/3) di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.

Tema Pembangunan Kabupaten Karangasem adalah “Pengembangan Ekonomi dan Sosial melalui Pembangunan Pertanian yang Tangguh dan Mandiri, Pengembangan SDM yang Handal, Pembangunan Pariwisata dan Budaya, Peningkatan Ketahanan Bencana didukung Infrastruktur yang Memadai.” Dengan fokus pembangunan diarahkan pada 7 Bidang Prioritas yaitu, Pangan, Sandang, dan Papan, Kesehatan dan Pendidikan, Jaminan Sosial dan 0Ketenagakerjaan, Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya, Pariwisata, Penguatan Infrastruktur, Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik.

Bupati Dana dalam sambutannya mengatakan, untuk mewujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti dan Nadi (Karangasem Prakerthi Nadi), Dirinya mengajak seluruh stakeholder, pimpinan dan aparatur perangkat daerah untuk berpikiran terbuka, memiliki visi, inovasi dan integritas sehingga mampu menjawab permasalahan dan isi-isu strategis yang dihadapai secara tepat dan cepat.
“Untuk itu dalam Musrenbang ini harapan saya agar seluruh peserta berperan aktif, bersinergi dan berkolaborasi, berdiskusi memberikan masukan, kritik dan saran dalam penyusunan RKPD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2023,” ujarnya.

Bupati juga menambahkan, seluruh pemangku kepentingan agar fokus membangun Kabupaten Karangasen dalam RPJMD 2021 agar bisa mengejar rata-rata Provinsi Bali. Untuk penanganan kemiskinan, OPD terkait harus melihat kebutuhan masyarakat dalam menangani pengentasan kemiskinan di Kabupaten Karangasem. Pemangku kebijakan harus mampu membuat inovasi yang efektif sehingga anggaran yang dikeluarkan dapat dimanfaakan seefektif mungkin. Pembangunan infrastruktur yang belum merata diakui karena terhalang Pandemi yang mengharuskan anggaran fokus ke penanganan Covid -19. Namun Bunpati tetap berharap celah kecil di tahun 2023 untuk meneruskan pembangunan-pembangunan yang dirasa urgent atau penting dilaksanakan.

Namun, Bupati Dana juga menyadari, selama ini belum terciptanya trend sesuai tema pengembangan ekonomi dan sosial melalui pertanian yang tanguh dan mandiri. Maka dari itu, khususu bidang ini , Bupati berharap, seluruh peserta Musrenbang berperan aktif memberikan masukan kritik dan saran untuk mengetahui potensi yang ada di masing masing daerah. “Saring juga usulan dari masyarakat tapi jangan sampai keluar dari RPJMD, usulan masyarakat harus sejalan dengn RPJMD. Dengan keterbatasaan angaran, dimohonkan cermat dalam menyusun anggaran,”lanjutnya.

Disampakan juga dari serangkaian tahapan yang sudah dilakukan, dalam Rancangan RKPD Semesta Berencana Kabupaten Karangaasem Tahun 2023, berdasarkan Rancangan Renja Perangkat Daerah Tahun 2023, terangkum usulan Program, Kegiatan dan Sub Kegiatan Perangkat Daerah sebanyak 243. Sementara itu , Program, 541 Kegiatan, 1.957 Sub Kegiatan dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp 1.938.229.518.784,- (satu trilyun sembilan ratus tiga puluh delapan milyar dua ratus dua puluh sembilan juta lima ratus depalan belas ribu tujuh ratus delapan puluh empat rupiah).

Dengan keterbatasan pendanaan yang Pemerintah Kabupaten Karangasem miliki dan peningkatan kebutuhan belanja dalam rangka pelaksanaan Pilkada tahun 2024, Bupati Dana berharap seluruh perangkat daerah dapat memprioritaskan program kegiatan strategis yang mendukung pencapaian Visi, Misi, Arah Kebijakan dan Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Karangasem sebagai bahan pertimbangan untuk mengalokasikan pagu di masing-masing Perangkat Daerah.( MT -001)

Bupati Dana Launching Program Atma Kerthi, Beri Reward untuk Warga yang Aktif Lapor

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Wabup Artha Dipa dan didampingi Sekda Sedana Merta secara resmi melaunching program Atma Kerthi, yang bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, pada Senin (21/3/2021). Program ini digagas secara langsung oleh Bupati Gede Dana sebagai implementasi visi dan misi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Pakerthi Nadi.

Program ini merupakan satu dari enam inovasi yang digagas oleh Bupati Dana sebagai upaya mendekatkan, mempercepat dan mempermudah layanan pemerintah dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil Karangasem), sekaligus pemberian reward terhadap masyarakat yang secara aktif melapor dan mengurus segera akta kematian saudara atau keluarga mereka yang meninggal dunia.

Bupati Dana secara rinci memaparkan pola kerja Atma Kerthi bahwa layanan administrasi kependudukan merupakan program nasional dalam bentuk pemenuhan kewajiban negara bagi masyarakat sebagai wujud kehadiran negara dalam menjamin kemudahan. Di mana sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 dalam pasal 44 disebutkan tentang pelaporan kematian yang wajib dilaporkan kepada instansi pelaksana setempat paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal kematian.

Dalam rangka mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Karangasem, menurut Bupati Dana, sangat diperlukan partisipasi masyarakat dalam melaporkan peristiwa penting kependudukan yang dialami khususnya pelaporan kematian masyarakat yang sudah masuk database kependudukan, sehingga muncul Program Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Atma Kerthi. “Ini sebagai bentuk penghargaan kami selaku Pemerintah Kabupaten Karangasem kepada masyarakat yang telah melaksanakan tertib administrasi dengan mengurus Akta Kematian keluarganya dengan memberikan penghargaan berupa uang sebesar Rp 1.000.000, dengan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan sesuai Perbup Nomor 58 tahun 2021,” ujar Bupati Dana.

Bupati Dana juga menjelaskan mengenai apa saja yang diperlukan masyarakat untuk mengurus dokumen kematian, yang pertama harus segera mengurus akta kematian dalam jangka waktu 30 hari kalender sejak kematian keluarganya dengan melengkapi sejumlah persyaratan di antaranya Surat Kematian dari Kedesaan/Rumah Sakit, KTP yang meninggal, KTP saksi 2 orang, KTP pelapor, KK yang meninggal dan mengisi formulir.

Selanjutnya apabila Kutipan Akta Kematian sudah terbit, dipersilahkan kepada Ahli Waris untuk mengurus Penghargaan Atas Pengurusan Pencatatan Kematian ke Disdukcapil Kabupaten Karangasem, dan setelah dilakukan verifikasi kelengkapan dokumen Ahli waris akan menandatangani kwitansi. “Kurang lebih 5 hari kerja setelah penandatangan kwitansi, uang penghargaan akan ditransfer ke nomor rekening bank milik ahli waris,” ujar Bupati Gede Dana.

Dijelaskan pula bahwa pelaksanaan program inovatif ini sudah dipersiapkan dari tahun sebelumnya mulai dari pembahasan dan penyusunan Peraturan Bupati Nomor 58 tahun 2021 hingga ditetapkan dan diundangkan pada tanggal 28 Desember 2021 lalu, sedangkan sosialisasinya telah dilaksanakan dengan melibatkan perbekel/lurah se-Kabupaten Karangasem.

Program ini diluncurkan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan di wilayah Kabupaten Karangasem sehingga sangat diperlukan partisipasi masyarakat dalam melaporkan peristiwa penting kependudukan yang dialami khususnya pelaporan kematian masyarakat. Cakupan kepemilikan Akta Kematian di Kabupaten Karangasem diakuinya masih rendah dan hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kematian keluarganya. Inilah juga yang menyebabkan kurang validnya data kependudukan di Kabupaten Karangasem. “Dengan adanya Program Layanan Atma Kerthi ini akan membantu masyarakat dan memberikan motivasi untuk mengurus Dokumen Administrasi Kependudukan berupa Akta Kematian sehingga dengan semakin tertibnya masyarakat akan secara otomatis berdampak terhadap keabsahan database kependudukan di Kabupaten Karangasem,” ucapnya.

Untuk diketahui, program inovatif Atma Kerthi berupa penghargaan berbentuk uang diambilkan dari anggaran APBD dan untuk tahun 2022 di Anggaran Induk. Sementara menurut data Disdukcapil Karangasem, sejak diluncurkannya program ini sampai saat ini yang telah mengajukan permohonan sudah sebanyak 202 orang pemohon. Dari jumlah pemohon tersebut sampai hari ini yang sudah masuk ke rekening masing-masing ahli waris adalah sebesar Rp. 113.000.000. ( MT -001)

PERPANI BALI  Dukung Ngurah Oka Dharmawan jadi Ketua KONI 2022-2024

0

Denpasar, MatahariTimur – Ketua Perpani Bali, secara resmi menyerahkan surat  dukungan kepada I Gusti Ngurah Oka Dharmawan agar bisa mencalonkan diri sebagai Ketua KONI  pada Musprov KONI yang agak diselenggarakan pada tanggal 19 Maret 2022. Surat tersebut langsung diserahkan Ketua Umum Perpani Bali  Made Rentin  yang didampingi sekretaris Perpani Perpani , Fajar,  kepada  I Gusti Ngurah Oka Dharmawan  di kantor KONI Bali, GOR Ngurah Rai Jalan Melati, Denpasar, Jumat  (11/3).

Menurut Rentin ada yang menarik dari I Gusti  Ngurah Oka Dharmawan  yang menjadikan dirinya dan organisasi yang dipimpinnya  memberikan dukungan kepada   Ngurah Oka untuk menjadi calon Ketua KONI adalah konsep tentang Sustainability Leadership, yang secara sederhana dapat dimaknai sebagai kepemimpinan dalam organisasi yang concern terhadap keberlanjutan dalam jangka panjang, baik bisnis maupun lingkungan di mana manusia hidup. “Perpani Bali dukung Pak Oka Pimpin KONI,  dengan Spirit Sustainable Leadership Hilangkan Kesan Status Quo,” tegasnya.

Ngurah Oka  ketka diwawancara media menyampaikan apresiasi kepada Cabang Olah Raga Perpani khususnya ketua Umum Perpani yang telah datang langsung dan meyerahkan dukungan kepada dirinya untuk maju menjadi  calon ketua KONI pada Musprov yang akan datang. Menurutnya  karena kepercayaan itu mahal, maka dari itu  ia akan lakukan yang terbaik  jika terpilih demi  kepentingan yang lebih besar  kepentingan buat olah raga di Bali. ”Bukan hanya buat PERPANI tetapi buat  KONI dan semua cabang-cabang olah raga yang ada”, tambahnya .

  “Yang saya butuhkan adalah doa dari semua sehingga pada Musprov tanggal 19 Maret 2022 ini menghasilkan hal terbaik tidak hanya pada saat pemilihan ketua saja akan tetapi juga menghasilkan  program-program  selama empat tahun ke depan, sehingga kita tahu apa yang harus kita lakukan dari evaluasi-evaluasi olah raga selama empat tahun sebelumnya”, imbuhnya.

Kalau nantinya terpilih jadi ketua, ia  berjanji akan melakukan beberapa perubahan menuju yang lebih baik meskipun tidak bisa dilakukan secara mendadak dan  harus melaui proses akan tetapi hal-hal itu  tidak perlu di sampaikan saat ini cukup dicatat saja dulu. “Hal yang perlu kita jaga adalah sinergitas,  sinergitas anata KONI dengan Cabor-cabor , sinergitas antar pengurus di cabang olah raga, dengan atlet dan dengan pelatih dan lain sebagainya.  Semua permasalahan harus dibedah dan dikelola sehingga nantinya bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik”, pungkasnya.(MT-001)

Dua Kecamatan Terendam Akibat Banjir di Aceh Utara

0

JAKARTA, MatahariTimur – Banjir melanda dua kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Utara pada Kamis (10/3), sekitar pukul 07.00 WIB. Banjir terjadi setelah hujan deras melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara dan Bener Meriah hingga menyebabkan air Sungai Krueng Keureuto dan Krueng Pirak meluap. Banjir merendam ruas-ruas jalan hingga mengalir ke pemukiman penduduk di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara mencatat dua kecamatan terdampak yakni Kecamatan Matangkuli dan Tanah Luas. Pada Kecamatan Matangkuli terdapat 9 gampong yang terdampak antara lain Gampong Alue Euntok, Tumpok Barat, Hagu, Leubok Pirak, Pante Pirak, Tanjung Haji Muda, Lawang, Meuria dan Panti Mangkuli. Sementara terdapat dua gampong di Kecamatan Tanah Luas yang juga terdampak banjir yakni Gampong Serba Jaman Baroh dan Tanjung Mesjid.

Menurut pantauan tim reaksi cepat BPBD Aceh Utara sedikitnya terdapat 631 unit rumah warga yang terendam banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 10 hingga 50 cm. Diperkirakan air masih dapat naik karena di sebagian lokasi masih turun hujan. Selain rumah warga, air juga menggenangi satu unit Sekolah Dasar dan ruas-ruas jalan di dua kecamatan terdampak.

Terdapat 631 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.242 jiwa terdampak banjir, namun belum ada informasi warga yang mengungsi akibat kejadian ini. Petugas masih melakukan pemantauan di lokasi banjir dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan darurat.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Simeulue, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Nagan Raya, Aceh Tengah, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Singkil, Aceh utara, dan sekitarnya pada Kamis (10/3) hingga Sabtu (12/3).

Diharapkan bagi warga yang tinggal disekitar aliran sungai lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terlebih pada kondisi hujan. Warga dapat melakukan pengecekan secala berkala terhadap kenaikan debit air ketika hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi. Selain itu, penting dilakukan pembersihan terhadap material yang menghambat aliran air secara berkala.( MT – 001)

Biznet Serahkan Bantuan Masker Bentuk Kepedulian Dalam Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19.

0

Denpasar, MatahariTimur – Dalam rangka peringatan HUT ke-234 Kota Denpasar serta untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19, Biznet menyerahkan 16,000 Pcs Masker PrimaMedix di wilayah Kota Denpasar, Bali.

Masker di serahkan pada Selasa, 22 Februari 2022 oleh Biznet dan di terima oleh masing-masing Aparatur Kecamatan di Kota Denpasar dengan alokasi 4000 Pcs Per Kecamatan yaitu Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar Timur, Denpasar Selatan dan Denpasar Barat.

Camat Denpasar Timur mengucapkan terima kasih atas support maskernya. Ia berharap bisa terus bersinergi antara Biznet dengan Kecamatan Denpasar Timur. Bantuan masker dinilai tepat sasaran untuk nantinya dibagikan kepada anggota Satgas Covid-19 Denpasar Timur

Ucapan senada juga disampaikan Camat Denpasar Utara yang menyatakan terima kasih atas sumbangsih Biznet yang selalu terbuka dengan segala bentuk kerja sama, terutama dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Ke depan pihaknya berharap kerja sama ini dapat dilanjutkan dalam membantu masyarakat, khususnya di lingkungan Kecamatan Denpasar Utara. Semoga pandemi ini cepat berakhir.

Dedy Pramulia, Senior Manager Territory East 3 Area Bali Nusra & Sulawesi, mengatakan, penyerahan masker ini adalah salah satu bentuk kepedulian Biznet di Kota Denpasar dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu, moment penyerahan masker ini juga sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-234 Kota Denpasar.

“Kami berharap semoga dengan support masker ini kita semua bisa tetap saling menjaga protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19,” ucapnya, mengharapkan.(MT-001)

Program Inovasi Setahun Kepemimpinan Gede Dana-Wayan Artha Dipa di Tengah Pandemi

AMLAPURA, MatahariTimur – Satu tahun resmi menjalankan tugas semenjak dilantik sebagai Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama Wakil Bupatinya Wayan Artha Dipa, memastikan masyarakat bahwa Pemerintah akan selalu siap ada di tengah masyarakat dan melayani masyarakat.

Program inovasi yang telah berjalan selama setahun disampaikan detail oleh Bupati Dana dan Wabup Artha Dipa dalam acara Peringatan 1 tahun kepemimpinan Dana – Dipa yang dipusatkan di Wantilan Kantor Bupati  Sabtu 26 Februari 2022, yang bisa disaksikan seluruh masyarakat, ASN, Non ASN ,Pejabat Daerah dari tingkat OPD hingga Desa lewat Zoom Meeting, Channel YouTube Pemkab Karangasem dan Facebook Prokopim Kabupaten Karangasem.

Gede Dana memaparkan dalam situasi pandemi Covid – 19 yang sedang melanda tentunya ini merupakan suatu pekerjaan dan tantangan yang sangat berat, namun beberapa program bisa tercapai untuk mewujudkan Visi Misi Kabupaten Karangasem. Selain pelayanan kesehatan yaitu program antar jemput pasien ( AJP) yg  sangat di terima dan di respon bagus masyarakat, layanan Atma Kerthi juga merupakan salah satu innovasi lainnya setahun kepemimpinan Gede Dana yang paling ditunggu oleh masyarakat dan saat ini tengah gencar disosialisasikan yakni pemberian penghargaan atas pengurusan pencatatan kematian. Itu diberikan kepada masyarakat yang mengurus akta kematian kerabat atau keluarganya di Disdukcapil kurang dari 30 hari kalender sejak tanggal kematian. Uang penghargaan diberikan kepada ahli waris sebesar satu juta rupiah.

Inovasi ini dilaksanakan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan, mengingat perlunya partisipasi masyarakat dalam melaporkan peristiwa penting kependudukan yang dialami. Syaratnya keluarga ahli waris mengajukan surat permohonan penghargaan bermaterai Rp. 10.000, Fotokopi Nomor Rekening Bank, Surat Pernyataan sebagai Ahli Waris bermaterai Rp. 10.000,- yang diketahui oleh Perbekel/Lurah serta Fotokopi Kutipan Akta Kematian.

“Akta kematian itu sangat penting untuk mencegah agar data Almarhum tidak disalah gunakan,” tandasnya. Selain itu manfaat akta kematian untuk memastikan keakuratan data Penduduk, Mengurus penetapan Ahli Waris, Mengurus Klaim Asuransi dan Persyaratan untuk melakukan perkawinan kembali bagi suami/istri Almarhum. Pemberian Penghargaan ini mulai dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2022 dengan  alokasi anggaran Rp. 600 Juta.

Masih dibidang Kependudukan dan Catatan Sipil. Bupati Gede Dana juga meluncurkan layanan Jana Kerthi, yang merupakan adalah Pelayanan Administrasi Kependudukan Tuntas di Desa, dimana masyarakat mengajukan permohonan penerbitan Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Kematian dan KK hanya cukup sampai di Desa kemudian Petugas Admin di Desa mengirim persyaratan yang sudah lengkap dalam bentuk PDF ke WA online Capil (081 246 635 659).

Berkas yang dikirim oleh Desa diverifikasi oleh operator dan apabila persyaratan telah lengkap maka akan dikirim kembali PDF tersebut ke E-mail Desa dan sudah langsung bisa di cetak di Desa. Penyerahan Akta Perkawinan, KTP dan KK dilaksanakan di tempat acara Pernikahan (Persyaratan diurus 2 hari menjelang hari H)

Layanan Beladana (Bayi Lahir Dapatkan Akta Kelahiran) Pelayanan ini adalah Pelayanan Penerbitan Akta Kelahiran di Rumah Sakit bekerja sama dengan RSUD Karangasem, RS Balimed dan Klinik Penta Medika dimana bayi yang baru lahir di Rumah Sakit akan langsung mendapatkan Akta Kelahiran dan KK
Persyaratan penerbitan Akta Kelahiran diserahkan ke Admin Petugas RS selanjutnya dikirim ke e-mail Capil (pelayanan.dukcapilkarangasem@gmail.com).

Apabila persyaratan sudah lengkap dikirim kembali ke e-mail RS dan Akta Kelahiran sudah bisa langsung dicetak di masing-masing Rumah Sakit.

Inovasi Si Dana (Siap Datang Melayani Anda) adalah Pelayanan Perekaman KTP-el dan cetak langsung bagi lansia, disabilitas dan ODGJ ke rumah-rumah dimana Data Penduduk tersebut yang belum memiliki KTP-el dikirim oleh Desa kemudian Disdukcapil menindaklanjuti dgn menjadwalkan Perekaman KTP-el dan cetak KTP ditempat perekaman. Inovasi lainnya yakni Prakerti Yowana, yang merupakan Pelayanan Perekaman KTP elektronik bagi siswa. Layanan Bismadana (Bahagiakan Masyarakat Dengan Pelayanan Administrasi Kependudukan ke Desa).

“Untuk Inovasi Jana Kerthi Pelayanan Tuntas di Desa, masih ada beberapa desa yang belum melaksanakan inovasi ini, dikarenakan mungkin terkendala jaringan WiFi yang tidak bagus/blank spot
Diharapkan di tahun 2022 semua Desa dapat melaksanakan Pelayanan Tuntas di Desa karena sangat membantu masyarakat dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” bebernya.

Sedangkan realisasi PAD secara keseluruhan Tahun 2021 sebesar Rp. 252.77 Milyar atau sebesar 114.96 persen dari target 219.88 Milyar. Secara rinci realisasi pajak daerah sebesar Rp. 85.66 Milyar dari target 77.09 Milyar atau sebesar 33.8 persen. Retribusi Daerah realiasasinya 9.18 Milyar dari target Rp. 9.40 Milyar atau sebesar 3.7 persen. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, realisasinya sebesar Rp. 10.7 Milyar dari target Rp. 11.01 Milyar atau sebesar 4.3 persen.

“Upaya optimalisasi pajak daerah kita lakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak,” ulasnya. Intensifikasi dengan cara pengoptimalan pengawasan pajak daerah khususnya pajak MBLB (Mineral Bukan Logam dan Batuan) atau Galian C dengan monitoring pajak MBLB pada pos pengawasan BPKAD. Ekstensifikasi pajak diantaranya melalui pengoptimalan pendataan wajib pajak baru.
Optimalisasi pajak MBLB telah dilakukan pada Karangasem Era Baru dengan capaian realisasi pajak MBLB Tahun 2021 sebesar 51,90Milyar (111%) dari Target yang ditetapkan 46,50Milyar. Peningkatan signifikan pun diraih pajak MBLB mengingat realisasi pajak MBLB Tahun 2021 51,90 Milyar ini mengalami peningkatan 30,15Milyat (138%) daripada realisasi pajak MBLB Tahun 2020 sebesar 21,75 Milyar. Pengoptimalan pajak MBLB terus dilakukan mengingat kondisi saat ini hanya pajak MBLB yang memungkinkan dioptimalkan dengan potensi pajak yang sangat besar serta target pajak tahun 2022 sejumlah 75,6 Milyar

“Untuk pajak MBLB saat ini pemungutan pajak sudah di digitalisasi dilakukan menggunakan faktur MBLB Barcode dan QR Code untuk meminimalkan kebocooran,” pointnya. Selain digitalisasi faktur pajak, pihaknya juga akan segera  menerapkan Toll Gate MBLB di tahun 2022 ini.( MT – 001)

Setahun Kepemimpinan Dana-Dipa Membangun Karangasem Ditengah Beratnya Dampak Pandemi Covid-19

AMLAPURA, MatahariTimur – Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir dua tahun lebih berdampak cukup berat terhadap perekonomian masyarakat, tidak terkecuali di Kabupaten Karangasem. Berbagai innovasi terus dilakukan oleh Bupati Gede Dana agar pembangunan diberbagai sektor seperti sektor ekonomi, pendidikan dan kesehatan utamanya pembangunan fisik bisa terus berlangsung sesuai dengan visi-misi dan program pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Pakerthi Nadhi yang dicanangkan pasangan Bupati Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa), kendati dengan keterbatasan anggaran akibat dampak Pandemi.

Sejak dilantik pada Februari 2021 lalu atau setahun kepemimpinan Dana – Dipa, Bupati Gede Dana selain fokus melakukan pembenahan ditataran birokrasi termasuk penyederhanaan birokrasi yang bertujuan memudahkan masyarakat Karangasem untuk mendapatkan layanan pemerintah, Gede Dana juga berusaha bergerak cepat di tengah keterbatasan anggaran tadi untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Alhasil, dalam setahun kepemimpinannya, beberapa jembatan penghubung yang menjadi akses perekonomian dan pendidikan masyarakat, tuntas dibangun. Beberapa diantaranya yakni Jembatan Tukad Bah Api, Desa Butus, Bebandem, dan Jembatan Asak-Subagan, Karangasem.

Di bidang pendidikan, Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, ini juga berhasil membangun beberapa sekolah, diantaranya SMA Negeri 1 Abang, dan SMP 6 Abang. “Dengan adanya dua sekolah itu, anak-anak yang tinggal di pegunungan tidak perlu jauh-jauh lagi bersekolah, karena sudah ada sekolah yang dekat dengan tempat tinggal mereka,” ujar Bupati Gede Dana, Jumat (25/2/2022).

Dunia pendidikan di Karangasem masih perlu diperjuangkan. Bupati Gede Dana menyampaikan hingga kini, IPM Karangasem masih rendah. Ia sangat ingin, di masa kepemimpinannya, Perguruan Tinggi dapat dibangun.
Keseriusan Bupati yang dikenal sederhana ini dibuktikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Politeknik Negeri Bali (PNB), tentang Peningkatan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Karangasem. Nota Kesepakatan ditandatangani oleh Bupati I Gede Dana dan Direktur PNB I Nyoman Abdi , pada acara Workshop Pemetaan Potensi Bisnis Politeknik Negeri Bali, di Hotel IBIS Style Benoa, Selasa (22/02/2022) lalu.

“Semoga MoU yang telah ditandatangani ini dapat segera merealisasikan mimpi masyarakat kami memiliki Perguruan Tingginya sendiri,” harapnya.
Selain mendekatkan akses pendidikan, tentu hal ini akan sangat berpengaruh terhadap meningkatnya kualitas pendidikan di Karangasem di tengah menurunnya perekonomian Global.

“Saya tidak ingin hanya karena terkendala banyaknya biaya kuliah di luar daerah, membuat masyarakat enggan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” imbuhnya.
Disampaikan Bupati Dana, setiap tahunnya, Kabupaten Karangasem memiliki angkatan yang menamatkan Siswa SMA kira kira 5000 orang lebih. Siswa yang tamat ini butuh tempat belajar yang nyaman seperti Politeknik Negeri.

Menurut Bupati, Politeknik negeri tamatannya atau lulusannya sudah siap kerja. Langkah ini sejalan dengan program prioritas di bidang pendidikan yang masuk dalam  visi misi  Nangun Sat Kerthi Loka Bali,  melalui pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem Era Baru.
Ditanya terkait lokasi, Bupati Dana menyebutkan, pemkab telah menyiapkan 2 Lokasi untuk PNB di Karangasem. Diantaranya, di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) Jasri seluas 1 hektar lebih dan di BLK Dinas Tenaga Kerja Kelurahan Subagan seluas 2 hektar.

Peningkatan ruas jalan juga terus dilaksanakan di hampir seluruh kecamatan di Karangasem, dengan menyasar akses jalan yang kondisinya memprihatinkan, utamanya di wilayah Kecamatan Bebandem, Abang dan Kubu. “Itu kita laksanakan secara bertahap karena keterbatasan anggaran. Akses jalan yang memadai dan aman itu penting dalam rangka memperlancar akses perekonomian masyarakat. Karena usulan paling banyak dari masayrakat itu adalah perbaikan ruas jalan,” sebutnya.
Adapun ruas jalan yang sudah di kerkalan selama 2021 sepanjang 36,082 Km dan akan dilanjutkan pada tahun 2022 sepanjang 52,305 Km

Di bidang kesehatan, pembangunan dan rehab gedung Pusat Layanan Kesehan Masyarakat dan optimalisasi layanan kesehatan kepada masyarakat Karangasem menjadi prioritas. Satu Puskesmas diantaranya yang sudah diresmikan oleh Gede Dana yakni Puskesmas Abang 1 yang merupakan Puskesmas Rawat Inap dengan layanan kegawat daruratan 24 jam.
Dan inovasi Bupati Gede Dana yang paling diminati dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yakni, layanan  Mobil Antar Jemput Pasien (AJP).

Tingginya permintaan layanan dari masyarakat tersebut, direspon cepat pemerintah dengan melengkapi seluruh rayon di Karangasem dengan armada memadai dengan petugasnya. Untuk permintaan layanan AJP dalam sehari untuk satu rayon rata-rata 18-20 permintaan layanan.
Dari pengecekkan yang dilakukannya tersebut, dalam sehari saat permintaan layanan dari masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk antar jemput bagi keluarga mereka yang sakit, dalam seharinya bisa mencapai 18 hingga 20 kali permintaan layanan.

“Pernah dalam sehari itu sampai ada 20 kali layanan AJP. Ini menunjukan jika program layanan  kesehatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ucap Gede Dana. Kalau ditotal seluruh rayon, dalam sehari bisa lebih dari 80 permintaan layanan AJP yang diberikan petugas di lapangan untuk masyarakat.
Dari awal louncing Program AJP dengan jumlah armada sebanyak 25 unit dan petugas sebanyak 103 orang sudah melayani antar jemput pasien sebanyak 7.533 pasien dang jenasah yang sudah diantar sebanyak 289 jenasah.(MT-001)

Wagub Cok Ace Minta KPA Provinsi Bali Siapkan Penjabaran Bahaya HIV AIDS dan Narkotika dijabarkan melalui E_book.

0

Denpasar, MatahariTimur – Tiga tahun berlalu, pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Kasus yang menyebabkan banyaknya nyawa melayang sia-sia bahkan belum berakhir hingga saat ini, selain menimbulkan perekonomian terjun bebas akibat sektor pariwisata yang menopang Bali anjlok, juga mengakibatkan fokus terhadap penyakit lain khususnya penderita HIV AIDS terabaikan.

Para ODHA yang juga mengalami dampak akibat Covid-19, yang diketahui lebih memilih untuk menghentikan pengobatan rutinnya. Selain mereka merasa minder dengan penyakit yang dianggap memalukan ini, mereka juga enggan mengambil obat di rumah sakit, yang tergolong memiliki jarak jauh dari lokasi tempat tinggal mereka. “Sebagian besar Orang Dengan HIV AIDs (ODHA) yang memilih pulang kampung dan merasa kesulitan ekonomi untuk pergi ke kota mengambil obat. Sehingga sebagian dari mereka lebih memilih untuk membiarkan hidup mereka tanpa penanganan obat. Laporan harian pandemi Covid-19 menyebabkan kasus pengidap HIV AIDS menjadi sedikit dilupakan penambahan kasusnya, namun seperti yang kita ketahui semua bahwa layanan pengobatan pengidap HIV AIDS tetap dilakukan dengan baik oleh para medis,” hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati saat menerima audensi dari Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali AA Ngurah Patria Nugraha dan rombongannya, di ruang tamu Wagub Bali, Kamis (24/2).

Ditambahkan oleh Wagub Cok Ace, merujuk dari kondisi saat ini pihaknya sangat mendukung jika kader desa peduli AIDS dan Narkotika kembali di aktifkan untuk melakukan sosialisasi bahayanya pergaulan bebas para generasi muda, yang merupakan masa depan bangsa. “Saya sangat setuju dan mengapresiasi keberadaan kader desa peduli AIDS dan Narkotika yang memang memiliki tugas untuk melakukan sosialisasi dan pendekatan moril kepada anak-anak khususnya remaja di desa, baik itu melalui sekolah dan juga pertemuan khusus disiapkan oleh pihak terkait. Karena tanpa adanya penyebaran informasi dan pemahaman terkait apa itu HIV AIDS serta Narkotika dan bahaya yang ditimbulkan, maka masyarakat terutama generasi muda tidak akan tahu bagaimana cara untuk menghindari dan terlepas dari pergaulan bebas,” imbuhnya.

Selama pandemi Covid-19 yang menyulitkan komisi penanggulangan AIDS untuk turun ke lapangan, sesuai laporan yang disampaikan oleh Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Patria Nugraha bahwa pihaknya memiliki dua (2) buah buku yang siap untuk disalurkan ke KPA seluruh Bali, yang siap untuk disosialisasikan di tahun 2022 ini, salah satunya berjudul “aku tahu tentang AIDS dan Narkotika”.

Menganggapi hal ini, Wagub Cok Ace meminta agar Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali juga menyiapkan sosialisasi yang baik dan terarah, yang mudah dicerna oleh generasi muda melalui penyiapan elektronik_book (E_book), dimana didalamnya menjabarkan informasi terkait apa itu HIV AIDS, apa penyebab utamanya dan bagaimana cara menghindarinya, dan tentunya mudah ditampilkan dan diakses oleh banyak orang.

Selain E_book, ketersediaan obat bagi Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) juga diharapkan dapat dipermudah, yakni disiapkan pada tingkat puskesmas, sehingga bagi mereka yang menjalani pengobatan secara rutin dapat lebih mudah untuk mendapatkan obat dan penanganan medisnya.(MT-001)