23.4 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 32

Biznet Dukung Masyarakat Sanur Bersih-bersih Pantai Pasca Banjir dan Cuaca Ekstrim

0

Denpasar, MatahariTimur – Pandemi Covid 19 yang mulai melandai tak mengurangi Biznet dalam membangkitkan semangat gotong royong bersama masyarakat dalam rangka menjaga kebersihan pantai Sanur, Bali.

Gerakan sosial bersih-bersih pantai kali ini dilakukan berkolaborasi dengan pihak hotel untuk bersama-bersama menjaga dan merawat pantai tersebut agar tetap bersih. Pasca gulungan ombak saat cuaca ekstrim beberapa waktu lalu, pasir pantai Sanur naik dan menumpuk tinggi menutupi jalan setapak pinggir pantai sepanjang pantai Sanur. Sehingga nampak pantai ini tidak elok seperti biasanya. Inilah yang menggerakkan Biznet mengerahkan 1 jenis traktor dan 1 mobil truk mendukung kegiatan masyarakat perhotelan di Sanur.

Kegiatan sosial ini juga didasari atas surat edaran dari Camat Denpasar Selatan (Densel), untuk bahu-membahu membersikan pantai. Hal ini dikatakan, Krishna Wasudewa S selaku Branch Leader Biznet saat ditemui pada Minggu (12/12/2021).

“Kami dari Biznet siap membantu apapun itu bentuknya, Kami dari Biznet sangat mendukung dengan kegiatan sosial ini. Memang menurut surat edaran pak Camat bahwa hari ini kegiatan Beach cleaning,” ujarnya.

Dikatakan Krishna, kegiatan bakti sosial yang dilakukan Biznet bukan cuma hari ini, tapi sebelumnya Biznet juga sudah melakukan Beach cleaning di pantai Kuta.

“Beach cleaning ini tidak hanya dilakukan di pantai Sanur, tapi dilakukan di pantai Legian, Kuta. Itu juga sudah rutin sekali kami lakukan, dan partisipasi masyarakat di sana pun sangat tinggi,” katanya.

Lanjutnya, kedepannya Biznet akan lebih terbuka dengan siapa saja dan kelompok mana saja, apalagi yang berkaitan dengan kegiatan sosial, yang pasti Biznet pasti mendukung .

“Memang kedepannya siapa pun yang membutuhkan bantuan Biznet, atau ingin bekerja sama dengan Biznet terutama dalam melakukan kegiatan sosial, Kami siap membantu,” katanya.

Dilain pihak, senada dengan Krishna, dari pihak hotel melalui Safety Security Manager, Ngurah Adi mengatakan kegiatan hari ini berdasarkan surat edaran dari Camat Densel yang mana meminta seluruh pengusaha untuk saling bahu-membahu dengan melakukan kegiatan sosial berupa beach cleaning di pantai Sanur.

“Kita diminta pemerintahan kecamatan Denpasar Selatan (Densel) untuk membersihkan pantai. Kemudian kita koordinasikan dengan sesama pengusaha yang mau mendukung bakti sosial ini. Dan kebetulan Biznet mau mendukung sehingga pagi ini (Minggu, red) sama-sama kita melakukan kegiatan ini untuk menjaga agar pantai Sanur kembali seperti semula pasca cuaca buruk beberapa pekan lalu,” pungkasnya.( MT – 001)

Terjalin Akrab, Sinergitas TNI-POLRI Bersama Desa Adat Ngis

0

Amlapura, MatahariTimur – Menjelang akhir tahun, berbagai kegiatan dilakuan dalam menjalin kebersamaan dan komunikasi antara TNI – Polri bersama Desa Adat dan masyarakat. Salah satunya adalah gotong – royong antara jajaran TNI-Polri yang dilakukan di Pura Luhur Biaung, Desa Adat Ngis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Sabtu tanggal 11 Desember 2021.

Kegiatan gotong royong dilakukan atas inisiatif Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Ngis, di mana melihat antusias masyarakat Desa Ngis yang tanpa lelah terus-menerus melakukan gotong royong untuk mengangkut material batu dan pasir, untuk diangkut secara manual guna memperbaiki senderan kawasan Pura Luhur Biaung yang jebol. Di mana Pura Biaung merupakan Pura Kahyangan Desa yang terletak di lereng perbukitan.

Kegiatan ini juga dihadiri Kapolsek Manggis dan Danramil Manggis beserta Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di masing masing desa di wilayah Kecamatan Manggis.

Kapolsek Manggis Kompol I Ketut Jaya S.Sos MA dalam ketika dimintai keterangan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk mendekatkan polisi dan masyarakat.
“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Kegiatan yang sangat bagus, di mana kita bisa berbaur bergotong royong bersama secara langsung, karena polisi adalah juga pelayan masyarakat,” ujar Kapolsek Ketut Jaya.

Hal senada juga disampaikan Danramil Manggis Kapten CAJ Nyoman Mangku. “Kami siap mengajak anggota TNI bertugas di wilayah Koramil Manggis untuk kembali bergotong royong dengan masyarakat jika diperlukan. Dan bisa dilihat sendiri bagaimana antara TNI – Polri berbaur bersama masyarakat, kami sama-sama sangat bersemangat,” kata Danramil.

Sementara itu Penglingsir Desa Adat Ngis, Jro Kubayan Gede Antara Diputra yang didampingi Penglingsir Jro Pasek dan Jro Nyarikan dalam kesempatan itu mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada Jajaran Polsek Manggis dan Koramil Manggis yang telah ikut bersama kegiatan gotong Royong di Desa Adat Ngis. “Seperti yang sudah diketahui bahwa dalam memperbaiki pura ataupun areal pura di desa kami memang terkendala pengangkutan material yang mesti diangkut secara manual, itu akan membutuhkan waktu yang agak lama, bersyukur masyarakat kami di sini tanpa kenal lelah mau ngayah,” ujar Jro Kubayan.

Dia menambahkan dengan mengucapkan terima kasih pada Jajaran Polsek Manggis dan Koramil Manggis. “Terima kasih karena Bapak-Bapak yang sudah dengan suka rela bersama sama melakukan gotong royong bersama masyarakat kami. Ini juga menjadi momentum yang sangat baik untuk menjalin komunikasi yang baik antara TNI – Polri dengan masyarakat, sehingga tidak ada kesan bahwa aparat itu ditakuti, di sini akan terjadi keakraban, sehingga seandainya ada hal – hal yang sifatnya mengganggu stabilitas keamanan akan lebih cepat terkoordinasi antara masyarakat dengan aparat baik TNI maupun Polri,” tambahnya.(MT – 001)

Share Education Gelar Grand Opening, Tawarkan Terobosan Kolaboratif

0

DENPASAR, MatahariTimur – Sabtu, 11 Desember 2021,  Share Education Wilayah Bali menggelar Grand Opening yang dikemas dalam bentuk Talk Show Pendidikan dengan mengusung tema “Sumber Daya Manusia Yang Maju Dan Gemilang Dengan Pendidikan Kolaboratif.”

Menghadirkan Keynote Speaker I Ketut Sudarma, S.Sos Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, juga Narasumber Dr. Wayan Surata, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Bali, Misbakhul Munir, S.Pd, MM Pembina Share Education Pusat dimoderatori oleh Dr. Mashudi, S.Pd, MM Pembina Share Education Wilayah Bali serta dihadiri oleh pimpinan Lembaga Pendidikan Negeri maupun Swasta se-Bali.

Share Education sebagai sebuah komunitas pendidikan yang memiliki perhatian dalam pembentukan sumber daya manusia berkualitas, sehingga mampu bekerjasama dan berkolaborasi dalam memberikan solusi  terhadap tantangan peradaban yang dinamis.

Bapak I Ketut Sudarma, S.Sos selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali yg membuka Talk Show Pendidikan dan Grand Opening Share Education Bali ini menyampaikan,
ada dua isu strategis yang dihadapi dunia pendidikan kita saat ini.
Pertama adalah ketidakmerataan akses pendidikan, kemudian yang kedua adalah Mutu pendidikan (pendidik dan tenaga kependidikan)

Dan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah, khususnya dinas pendidikan provinsi Bali terkait isu strategis tsb, adalah melakukan penyuluhan sarana dan prasarana sekolah, kemudian upaya lain yang dilakukan adalah mengadakan workshop di satuan pendidikan.

“Keterbukaan adalah suatu yang pasti tidak bisa dibendung, untuk itu kita gunakan konsep share atau berbagi, saling menguatkan bergandengan tangan untuk kemajuan Lembaga Pendidikan. Tagline Share Education adalah Berbagi dan Mengisi” kata Misbakhul Munir saat berlangsungnya Talk Show Pendidikan.

Pulau Bali telah memberikan inspirasi bagi Pendiri Share Education. Karena Bali memiliki keragaman, serta bisa menjawab kegelisahan dirinya terhadap krisis yang menimpa bangsa.

Menatap masa depan Lembaga Pendidikan dengan membangun jembatan-jembatan baru sebanyak mungkin untuk berkolaborasi. Bukan saatnya bergerak sendirian, karena tantangan di depan terlalu besar. Sekarang saatnya kita berkolaborasi membangun Bangsa Indonesia lewat jalur pendidikan. (MT -001)

Artha Dipa ; Vaksin Adalah Tujuan Pemerintah Menyelamatkan Masyarakat

0

Amlapura, MatahariTimur – Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa meninjau vaksinasi massal dan door to door yang digelar BIN Dearah Bali di SMKN 1 Amlapura, Kamis (9/12/2021). Dalam kesempatan tersebut, Artha Dipa menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Bali yang ikut serta mempercepat vaksinasi Covid-19 yang menyasar para pelajar, lansia dan penyandang disabilitas khususnya di Kabupaten Karangasem.

Wabup menjelaskan, program vaksinasi merupakan arahan Presiden Joko Widodo. Dia mengatakan, vaksinasi dapat menyelamatkan diri sendiri dan keluarga. “Vaksin disamping menyelamatkan diri kita sendiri masing-masing juga menyelamatkan orang lain terutama keluarga terdekat kita,” ujar Wabup Artha Dipa didampingi Kepala BIN Daerah Bali, Brigjen Hadi Purnomo, Kapolres Karangasem AKBP Ricko A.A Taruna, PBNU Karangasem dan Ansor.

Artha Dipa juga menyebutkan, target untuk vaksinasi di Kabupaten Karangasem sudah tercapai. Vaksin tahap pertama sudah mencapai 89 persen lebih, digabung penduduk di luar daerah, maka target vaksinasi hampir 100 persen. Sedangkan tahap kedua sudah mencapai 76 persen lebih.

“Kita bekerjasama dengan seluruh komponen dan jajaran , termasuk dengan BIN Daerah Bali saat ini, untuk terus mensosialisasikan, memberikan rangsangan, supaya masyarakat memahami tujuan pemerintah. Karena tujuan pemerintah menyelamatkan, demi kesehatan.” terangnya.

Ditanya mengenai kendala dalam pelaksanaan vaksinasi,Artha Dipa menambahkan, memang ada masyarakat terutama lansia yang belum berani di vaksin karena memiliki penyakit Comorbit. Selain itu, ditemukan pula kendala bagi para penyandang disabilitas yang tidak memiliki sanak keluarga untuk mengantarkan mereka. Jadi, menurutnya, dengan program Door to Door yang digagas BIN Daerah Bali, diharapkan dapat meningkatkan capaian target Nasional tuntas vaksin khususnya di Daerah Bali dan Kabupaten Karangasem.

Di kesempatan sama, Kepala BIN Daerah Bali , Brigjen Hadi Purnomo mengungkapkan, Adapun program vaksinasi massal dan door to door kepada masyarakat ditargetkan kepada 13.600 orang. Kegiatan yang sama telah dilaksanakan di hampir seluruh Kabupaten di Bali. Untuk Karangasem, mendapatkan 1250 dosis vaksin dengan target capaian sebesar 60 persen.

“Jenis vaksin yang kamis siapkan, dari BIN Sinovac. Bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Bali jenis Astrazeneca 250 dosis. Kedepan kami siap bersinergi denganpemerintah daerah untuk melaksanakan vaksinasi tahap ke tiga,” tutupnya.
Untuk diketahui dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini melibatkan 16 tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Karangasem, dan 27 orang tenaga kesehatan dari Polres Karangasem. Sedangkan untuk pengamanan menerjunkan 4 personel anggota TNI, 35 orang perseonel Polri dan 11 orang Barisan Ansor Serbaguna (Banser). (MT – 001)

Kumpulkan Petugas AJP, Bupati Dana Evaluasi untuk Kinerja Pelayanan

0

Amlapura, MatahariTimur – Sektor pelayanan kesehatan AJP semakin diminati masyarakat  dan menjadi perhatian serius Bupati Karangasem Gede Dana di masa pandemi ini. Untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem pelayanan antar jemput pasien (AJP), Bupati Gede Dana memanggil seluruh petugas pelayanan AJP se-Kabupaten Karangasem untuk berdialog dan mengevaluasi kinerja serta pelayanan petugas kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini bertempat di Taman Sukasada Ujung Rabu, pada Rabu tanggal 8 Desember 2021.

Didampingi Wakil Bupati Karangasem Wayan Arta Dipa, Sekda Karangasem Ketut Sedana Merta, Kadis Kesehatan Gusti Bagus Putra Pertama dan dinas yang terkait, Bupati Gede Dana dalam keterangannya mengatakan bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat. Demikian pula dengan keberadaan program pelayanan antar jemput pasien AJP, memang dihadirkan untuk kepentingan rakyat Karangasem. Dan syukurnya, kegiatan ini mendapat respon sangat positif dari masyarakat, meski tentu saja masih ada kekurangan untuk dibenahi sehingga perlu diadakan evaluasi.

“Dalam 6 bulan perjalanan pelayanan AJP ini, kita perlu perlu mengadakan evalusi untuk mengetahui apa dan di mana saja sektor yang mesti dibenahi, sejauh ini jumlah masyarakat yang sudah di layani antar jemput pasien sudah mencapai 3697 pasien dan 183 jenasah. Pemerintah daerah juga akan mengadakan penambahan rayon Bandem dan Sidemen. Untuk kendaraan atau mobil AJP  serta tenaga pelayanan AJP, selanjutnya akan ditambah,” ujar Bupati Dana.

Bupati juga mengapresiasi kinerja para tenaga pelayanan APJ dan menekankan kepada para petugas APJ agar dalam  menjalankan tugas melayani, apabila menjumpai ada permasalahan masyarakat supaya sebisa mungkin  bisa dibantu. “Melayani dengan tulus, ramah dan tersenyum, itu akan menjadi pahala baik dan juga mensosialisasikan agar masyarakat tahu bahwa ada program APJ,” katanya seraya menambahkan pihaknya juga akan merancang program antar jenasah ke daerah masing – masing bagi masyarakat yang kurang mampu.

Sementara itu salah satu petugas AJP Rayon Kubu Gede Dedi mewakili rekan rekan semua rayon mengatakan, banyak suka duka didapatkan ketika sedang melaksanakan tugas. “Banyak pengalaman yang kami dapatkan dengan menjumpai karakter masyarakat yang berbeda – beda. Meski demikian, kami sangat senang bisa dapat melayani masyarakat, sesuai pesan Bapak Bupati anggaplah itu yadnya. Kami selalu berusaha untuk melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. Bersyukur selama ini respon masyarakat yang membutuhkan pelayanan, mereka mengatakan sangat puas dengan program APJ dari Bapak Bupati Dana,” ujar Dedi.( MT – 001)

Karangasem Lakukan Langkah Awal Menuju Swasembada Kapas sebagai Bahan Benang Tenun

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana terus melakukan terobosan – terobosan baru mengingat Kabupaten Karangasem mempunyai potensi hasil tenun yang sangat unik dan beragam, dengan corak dan motif yang berbeda dengan kabupaten daerah lain. Kerajinan tenun tradisional juga menyerap ribuan tenaga kerja yang sebagian besar adalah tenaga kaum perempuan.

Menurut Bupati Gede Dana, selama ini para penenun mendapatkan benang sebagai bahan baku sebagian besar didatangkan dari luar Pulau Bali, sehingga harga bahan baku akan menjadi lebih mahal. “Padahal karangasem mempunyai potensi pengembangan budi daya tanaman kapas sebagai bahan baku kapas,” ujarnya.

Pada hari Minggu tanggal 5 Desember 2021, merupakan langkah awal Karangasem menjadi Swasembada kapas dan benang untuk bahan baku tenun, di mana Bupati Dana turun terjun langsung bersama kelompok tani Merta Sari Bulakan saat melakukan penanaman bibit kapas di Banjar Tegallanglangan Desa Datah Kecamatan Abang.

“Karangasem menjadi sentra kapas adalah impian kami, impian masyarakat. Ini adalah langkah kami untuk menyiapkan swasembada benang. Kami berharap penanaman kapas seluas 15 hektare ini akan dilanjutkan di tempat lain sebagai wujud dari visi misi Nangun Sat Kerthi Lpka Bali dengan penguatan sektor pertanian yang dapat menunjang kebutuhan benang untuk kain tenun endek dan bagian dari sandang,” ujar Bupati Dana.

Selain di Banjar Dinas Tegallanglangan, penanaman bibit kapas juga dilaksanakan di Banjar kelodan dan Banjar Muntig Desa Tulamben. “Setelah kapas kita tanam harapanya ada investor yang bakal membangun pabrik pemintalan sehingga produksi kapas menjadi benang dapat menekna biaya produksi para penenun dan membuka lapangan pekerjaan dan tentunya akan menguntungkan kita semua,” ujarnya. (MT – 001)

Bupati Dana Ajak Masyarakat Memanfaatkan Lahan untuk Kembali Bertani

0

Amlapura, MatahariTimur – Sektor pertanian menjadi perhatian khusus Bupati Karangasem Gede Dana di tengah situasi pandemi Covid-19 ini. Sehubungan dengan itu, Bupati Dana mengajak masyarakat kembali bertani. Menurutnya, sektor pertanian bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang sebelumnya kehilangan pekerjaan akibat situasi pandemi Covid-19.

“Warga dapat bergerak kembali ke sektor pertanian secara langsung dalam bidang bercocok tanam,” ujarnya.

Ia mencontohkan bahawasanya hasil pertanian yang dipanen petani, setidaknya dapat dikonsumsi sendiri sebelum dijual. Dengan begitu, maka ketersediaan makanan masyarakat bisa terpenuhi untuk kebutuhan sehari hari.

“Dengan banyaknya ujian kita saat pandemi dan pariwisata anjlok kita kesusahan, mari kita kembali bertani. Jangan tinggalkan pertanian, walau bagaimanapun pertanian adalah sumber pangan kita, paling tidak kita bisa makan. Mari kita bertani bersama-sama, sedikitpun luas lahan yang kita miliki ayo kita manfaatkan lahan itu untuk bertani,” ujarnya ketika dimintai keterangan di sela sela acara penanaman bibit pohon kapas di Desa Datah Kecamatan Abang, Minggu tanggal 5 Desember 2021.( MT – 2021 )

Gempa M5,3 Dirasakan Sedang Warga Kota Jayapura, Tak Ada Dampak Kerusakan

0

JAKARTA, MatahariTimur – Gempa bumi dengan magnitudo (M)5,3 terjadi pada Minggu (5/12), pukul 08.10 WIB. Guncangan dirasakan warga Kota Jayapura, Provinsi Papua. Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat guncangan gempa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura menginformasikan guncangan dirasakan sedang oleh warganya. Guncangan berlangsung sekitar 2 hingga 3 detik. Tidak ada laporan kepanikan warga akibat guncangan gempa pagi tadi. Menurut BPBD, gempa tidak memicu terjadinya tsunami.

Sementara itu, parameter gempa berada pada 87 km barat laut Jayapura dengan kedalaman 10 km. Berdasarkan analisis dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI), kekuatan guncangan di Jayapura pada II – III MMI dan Sentani II MMI. Sedangkan pada analisis inaRISK, Kota Jayapura memiliki potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 5 kecamatan yang berada pada potensi tersebut, antara lain Muara Tami, Abepura, Heram, Jayapura Selatan dan Jayapura Utara.

Menyikapi fenomena gempa,
Abdul Muhari, Ph.D.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengimbau agar warga setempat diharapkan tetap waspada dan siaga potensi bahaya yang ditimbulkan. BNPB mengimbau warga untuk memiliki rencana kesiapsiagaan bencana, seperti mengidentifikasi kondisi bangunan tempat tinggal, rencana evakuasi menuju titik kumpul, kontak darurat atau pun tas siaga bencana. ( MT – 001)

Sebanyak 13 Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Semeru

0

JAKARTA, MatahariTimur – Penanganan darurat terus dilakukan paska kejadian erupsi Gunung Semeru yang berlangsung pada Sabtu kemarin (4/12). BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan masih meneruskan proses pencarian dan evakuasi warga yang terdampak atau pun yang diperkirakan hilang.

Berdasarkan informasi langsung pukul 09.20 dari Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos, M.M, yang saat itu sedang menuju Lumajang, total 13 orang dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Adapun yang baru teridentifikasi dua orang berasal dari Curah Kobokan dan Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, sebanyak 41 orang yang mengalami luka-luka, khususnya luka bakar, telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal. Selanjutnya mereka dirujuk menuju RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara. Sementara itu, warga luka lainnya ditangani pada beberapa fasilitas kesehatan, yaitu 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang di Puskesmas Candipuro, serta 10 orang lain di Puskesmas Penanggal di antaranya terdapat dua orang ibu hamil.

TIm gabungan juga berhasil melakukan evakuasi warga yang tadi malam dilaporkan Wakil Bupati Lumajang terjebak di kantor pemilik tambang. Saat ini para warga telah ditempatkan di Pos Curah Kobokan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.( MT – 001)

Aktifitas Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru Berdampak pada Masyarakat di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang

0

JAKARTA, MatahariTimur – Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB.

Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.

Sebagai respon cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepajang Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.

Anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya segera menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya yang dianggap perlu dalam penanganan darurat.

Tim BPBD Kabupaten Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Hingga siaran pers ini diturunkan belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang. Sementara itu kerugian materil dan dampak lainnya dari erupsi Gunung Semeru masih dalam pendataan. (MT – 001)