23.2 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 32

Bupati Dana Harapkan OPD Karangasem Berinovasi untuk Kesejahteraan Warga

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Gede Dana menerima Tim Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Pengembangan SDM. Rombongan tim dipimpin oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Pemerintahan Dalam Negeri, Dr Dra Rochayati Basra MPd.

Kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut dari Pembekalan Kepemimpinan Dalam Negeri kepada Kepala Daerah hasil Pilkada 2020. Bupati Gede Dana menyambut baik kehadiran dan perhatian Kementerian Dalam Negeri, utamanya terkait dengan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami menyambut baik dan merasa sangat senang, karena kita membangun tanpa dengan sumber daya manusia yang  handal tentunya kita tidak bisa membangun dengan hasil yang baik. Dengan adanya  rencana aksi ini tentunya akan ada peningkatan SDM. Kami sebagai Bupati tentunya akan merasa sangat terbantu karena dengan sumber daya yang unggul unggul tentu bisa mengimplementasikan dan mengeksekusi program-program yang telah dicanangkan dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati” ujar Gede Dana.

Ditambahkan pula bahwa kondisi di saat ini anggaran sangat – sangat berkurang baik transfer pusat, transfer provinsi maupun pendapatan daerah, “Kami sudah instruksikan kepada seluruh OPD yang kami bawahi, bisa tidak bekerja tanpa menggunakan APBD, tidak hanya bekerja yang ada di APBD saja dikerjakan tapi juga di luar itu yang tujuannya untuk membangun Karangasem dan mensejahterakan masyarakat sepanjang tidak menyalahi aturan dan mekanisme,” ucapnya.

Gede Dana juga berharap OPD OPD bisa berinovasi dan menuangkan gagasan – gagasanya karena dengan Sumber Daya Manusia yang handal bukan tidak mungkin itu akan tercapai untuk kesejahteraan masyarakat Karangasem. (MT – 001)

Bupati Karangasem Tanda Tangani Mou Penyediaan Cadangan Pangan Dengan Bulog

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Gede Dana dan Wabup Artha Dipa, bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Tim Koodinasi Kerjasama Pemerintah Daerah Kab Karangasem melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman kerja sama bersama Pimpinan Kanwil BULOG Perum Kantor Wilayah Bali, Muhamad Alexander.

MoU yang disepakati terkait Penyediaan Cadangan Pangan Pemerintah dan kerja sama Penyediaan Pangan Masyarakat di Kabupaten Karangasem bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Kabupaten Karangasem, pada Jumat tanggal 26 November 2021.

Bupati Gede Dana berharap dengan kerjasama ini nantinya Bulog dapat membantu mensuplai kebutuhan pangan masyarakat sehingga Karangasem tidak sampai mengalami krisis pangan.

Ketika dimintai keterangan, Bupati Dana menyatakan agar para petani di Kabupaten Karangasem lebih bersemangat untuk kembali bertani mengolah sawahnya dan tentunya agar dapat menghasilkan kualitas dan kuantitas beras yang lebih baik serta banyak. “Di masa pandemi ini para petani yang masih bisa bertahan, olah dan manfaatkan sawah dan ladang sebaikungkin agar menghasilkan karena ini juga akan menambah income, pemasukan para petani untuk kesejahteraan mereka,” ujar Gede Dana (MT – 001)

Anak Yatim Piatu dan Disabilitas Dapatkan Bantuan Sosial yang Diserahkan Bupati Dana

0

Amlapura, MatahariTimur – Sebanyak 58 anak yatim di Karangasem yang datanya telah di Asesmen dan verifikasi oleh Balai Efata Kupang atau BRSPDSRW “Efata” Kupang mendapatkan bantuan sosial yang diserahkan secara simbolis oleh Bapak Bupati Karangasem I Gede Dana yang didampingi Wakil Bupati Wayan Arta Dipa kepada anak yatim piatu akibat Covid -19, Jumat (26/11/2021) di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.

Balai Efata Kupang merupakan UPT Kementerian Sosial khusus memberikan pelayanan rehabilitasi Sosial di 10 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT dan 1 Kabupaten di Provinsi Bali, yakni Kabupaten Karangasem. 

Ketika dimintai keterangan Gede Dana mengatakan bahwa kebijakan dan pemberdayaan penyandang distabilitas di Kabupaten Karangasem diarahkan pada upaya memberikan pelayanan sosial dasar dan pengembangan diri sebagai bentuk  perhatian dan penghargaan sesuai kondisi penyandang disabilitas.

“Hal ini selaras dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Karangasem yaitu Nangun Sad Kerti Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Era Baru dan semoga bantuan ini bermanfaat untuk membantu di masa pandemi ini. Sekiranya ada yang belum mendapatkan bantuan, hal ini tentunya akan menjadi perhatian kita untuk bisa dibantu sesuai kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.

Data total bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang disalurkan di Kabupaten Karangasem sebesar Rp 180.400.000,- yang terdiri dari bantuan Atensi berbasis keluarga sebesar Rp 127.000.000,- dan Bantuan Atensi Yatim piatu sebesar Rp 53.400.000,- . Bantuan tersebut terdiri dari sembako serta pemenuhan gizi, peralatan sekolah dan modal usaha kemandirian bagi Penyandang Disabilitas.( MT – 001)

21 Desa di Karangasem Telah Memenuhi Syarat Sebagai Desa ODF

0

Amlapura, MatahariTimur – Masih Kurangnya kesadaran warga dan mengingat masih cukup banyaknya warga  masyarakat yang membuang air besar (BAB) di sembarang tempat, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem harus terus melakukan deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama saat dikonfirmasi di Amlapura, Jumat (26/11/2021) mengatakan, deklarasi ODF merupakan pernyataan desa yang telah bebas dari perilaku BAB di sembarang tempat, setelah memenuhi proses verifikasi yang telah diadakan sebelumnya.

“Sampai saat ini sudah ada 21 desa yang telah memenuhi syarat sebagai desa ODF di Kabupaten Karangasem,” kata Putra Pertama, mengungkapkan.

Oleh sebab itu, lanjut dia, tim gabungan dari Dinkes Karangasem dan Puskesmas yang ada, terus melakukan verifikasi ke desa-desa dengan harapan seluruh desa di Karangasem dapat memenuhi syarat sebagai desa ODF dengan mengakses jamban sehat.

“Kita akan terus berupaya supaya seluruh desa yang ada di Karangasem memenuhi syarat sebagai desa ODF. Dan untuk bulan Desember nanti tim akan melakukan verifikasi di Kelurahan Karangasem dan Desa Antiga Kelod,” kata Putra Pertama.

Putra Pertama menjelaskan, perilaku BAB sembarangan akan berdampak buruk terhadap kesehatan, terutama kesehatan lingkungan, karena akan membuat lingkungan menjadi tidak hygiene sehingga resiko warga tertular penyakit akan menjadi semakin tinggi.

“Jika perilaku buruk ini terus terjadi, maka resiko penyakit seperti diare dan yang lainnya akan semakin meningkat. Dan jika lingkungan sudah tidak sehat juga akan membuat tumbuh kembang anak menjadi terhambat hingga berisiko menjadi stunting,” ucap Putra Pertama. ( MT – 001)

Bupati Dana Serahkan Bantuan Kemensos untuk Anak Yatim Piatu dan Distabilitas

0

Amlapura, Matahari timur – Bupati Karangasem Gede Dana di dampingi Wakil Bupati Wayan Arta Dipa, Sekda Wayan Sedana Merta dan jajaran OPD terkait menyerahkan bantuan atensi berbasis keluarga serta atensi anak yatim piatu tahun 2021 oleh kementrian sosial melalui balai EFATA Kupang bertempat di wantilan kantor Bupati Karangasem Jumat 26 November 2021.

Adapun bantuan  atensi berbasis Keluarga serta atensi anak yatim piatu sasaranya adalah penyandang distabilitas rungu wicara dan anak – anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid -19. Adapun bantuan diberikan kepada 80 orang, dan yatim piatu sebanyak 58 orang se Kabupaten Karangasem.

Staf perwakilan kepala Balai EFATA Kupang  yang membawahi 10 wilayah, Muhamad  Nizar dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan bentuk tanggung Jawab pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. Adapun bantuan berupa bantuan sembako, bantuan alat alat sekolah, dan bantuan usaha kecil.

Bupati Karangasem Gede Dana dalam sambutanya mengatakan bahwa kebijakan dan pemberdayaan penyandang distabilitas di Kabupaten Karangasem diarahkan pada upaya memberikan pelayanan sosial dasar dan pengembangan diridiri sebagai bentuk  perhatian dan penghargaan sesuai kondisi penyandang distabilitas.

“Hal ini selaras dengan visi dan misi pembangunan kondisi Kabupaten Karangasem yaitu Nagun Sad Kerti Loka Bali,  melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Era Baru dan semoga bantuan ini bermanfaat untuk membantu di masa pandemi ini. Sekiranya ada yang belum mendapatkan bantuan, hal ini tentunya akan menjadi perhatian kita untuk bisa dibantu sesuai kemampuan anggaran daerah” Ujarnya. ( MT – 001)

Bupati Gede Dana Resmikan IPAL Komunal di Tiga Desa di Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur, Bupati Karangasem I Gede Dana meresmikan IPAL Komunal Sanimas Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat  (SPALD-T) skala permukiman, Selasa (24/11/2021) di Tiga Desa di Karangasem, diantaranya di Desa Ngis, Desa Pesedahan Kecamatan Manggis dan Desa Muncan Kecamatan Selat.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bali yang diwakili Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah II , Ni Made Dhina Avianti Irawan, anggota DPRD Dapil Manggis Wayan Sunarta dan Camat Manggis Ida Wayan Astawa.

Bupati Gede Dana mengungkapkan tantangan terbesar Kabupaten Karangasem dalam bidang sanitasi , masih tingginya angka BABS (Buang Air Besar Sembarangan) yang masih berada di angka 12,93%. Untuk mempercepat peningkatan layanan sanitasi tahun 2022, Pemkab Karangasem telah mengajukan pembangunan IPAL melalui dana alokasi khusus serta memperoleh alokasi pembangunan sanitasi pedesaan (Sandes) dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bali.

“Sektor Sanitasi ini sangat penting, khususnya bagi kesehatan masyarakat. Untuk itu saya ucapkan terimakasih kepada Kepala Balai telah membangun sanitasi ini di Karangasem. Kami harap masyarakat dapat menggunakan dan merawat sanitasi ini, agar bisa digunakan dalam jangka waktu panjang,” ujar Gede Dana.

Bupati Gede Dana juga menyebutkan, sejauh ini Kabupaten Karangasem telah mempunyai Prasaranan IPAL Komunal Sebanyak 29 unit yang tersebar di beberapa kecamatan. Tahun 2021 dibangun kembali 3 unit IPAL MAKA sekarang Kabupaten Karangasem memiliki total 32 IPAL. Dengan terbangunnya 3 unit SPALD-T lewat program Sanimas di Desa Ngis, Desa Pesedahan Kecamatan Manggis dan Desa Muncan Kecamatan Selat.
Tahun 2021 diharapkan dapat meningkatkan layanan sanitasi sesuai dengan target RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem tahun 2021-2026 sebesar 90 % sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat.

Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah II , Ni Made Dhina Avianti Irawan menyampaikan Program Sanimas ini merupakan program swadaya masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang didampingi oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) bidang teknik dan pemberdayaan. Dengan program Sanimas ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat, untuk melaksanakan pola hidup bersih dan sehat.

Sementara, Ketua KSM Pesedahan Putu Ayu Santi Suwandiari memberikan laporannya terkait pembangunan Sanimas IPAL komunal ini. Di Dusun Pekarangan, Desa Ngis, Kecamatan Manggis, telah terbangun sarana dan prasarana SANIMAS, berupa Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat atau SPALD-T skala permukiman, Kombinasi MCK yang terdiri dari 1 buah IPAL , 4 Bilik MCK beserta jaringan perpipaan yang melayani 72 KK atau mencakup 360 Jiwa. Dilaksanakan oleh KSM Pule Asri bersama dengan Tenaga Fasilitator Lapangan atau TFL dimulai dari minggu ketiga bulan juni Sampai dengan minggu ketiga bulan oktober tahun 2021

Di Banjar Dinas Kanginan, Desa Pesedahan, Kecamatan Manggis, telah terbangun sarana dan prasarana SANIMAS, berupa Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat atau SPALD-T skala permukiman, yang terdiri dari 1 buah IPAL beserta jaringan perpipaan yang melayani 75 kk atau mencakup 238 Jiwa. Dilaksanakan oleh KSM Sari Graha bersama dengan TFL dimulai dari tanggal 7 Juni sampai dengan 17 Oktober 2021.

Di Banjar Dinas Pemuhunan, Desa Muncan, Kecamatan Selat, telah terbangun sarana dan prasarana SANIMAS berupa Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat atau SPALD-T skala permukiman, yang terdiri dari 1 buah IPAL, 1 Bilik MCK beserta jaringan perpipaan yang melayani 61 KK atau mencakup 256 Jiwa. Dilaksanakan oleh KSM Tukad Asri bersama dengan TFL dimulai dari tanggal 7 Juni sampai dengan 17 Oktober 2021.(MT – 001)

Resmikan Program Sanimas, Bupati Dana: Pemerintah Ingin Masyarakatnya Sehat

0

Karangasem, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana didampingi anggota DPRD Karangasem Dapil Manggis Wayan Sunarta serta Camat Manggis Ida Wayan Astawa menghadiri acara serah terima dan peresmian sarana dan prasarana program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) tiga desa. Ketiga desa itu masing-masing adalah Desa Muncan, Pesedahan dan Desa Ngis. Kegiatan dipusatkan di Banjar Adat Pekarangan Desa Dinas Ngis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Selasa tanggal 23 November 2021.

Program Sanimas merupakan program untuk peningkatan kualitas di bidang sanitasi, khususnya dalam menyediakan prasarana pengolahan air limbah rumah tangga.

Melalui pelaksanaan sanitasi berbasis masyarakat ini, masyarakat memilih sendiri prasarana dan sarana air limbah domestik sesuai kebutuhannya, mulai dari membentuk kelompok swadaya, hingga menyusun rencana kerja masyarakat.

Sanimas membangun sistem pengolahan air limbah domestik terpusat yang dapat menampung air limbah domestik dari semua kegiatan rumah tangga, seperti WC, dapur, kamar mandi dan mencuci. Hasil yang diharapkan adalah air limbah rumah tangga dapat diolah menjadi ramah lingkungan dan tidak lagi menggenang di sekitar rumah. Dalam sistem ini, limbah yang menjadi lumpur akan tertinggal di dalam SPALD – T dan dikuras secara berkala.

Perbekel Desa Ngis Made Parwata mengatakan, air limbah dari setiap rumah tangga akan disalurkan melalui jaringan perpipaan menuju bangunan IPAL, selanjutnya limbah akan diolah dengan sistem pengolahan secara biologis, “Kami atas nama masyarakat mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Karangasem atas program bantuannya dan berkenan hadir untuk meresmikan sarana dan prasarana program sanitasi berbasis masyarakat, di mana nantinya masyarakat kami bisa melaksanakan pola hidup sehat,” ujar Made Parwata.

Pada tempat yang sama, Bupati Dana dalam sambutanya mengatakan, program Sanimas sangat bagus dan banyak manfaatnya, karena pemerintah pasti menginginkan masyarakatnya sehat. “Ke depannya agar kepala desa ikut terus mengawasi dengan baik sehingga program sanitasi ini bisa berjalan dan berlanjut dengan baik. Dan semoga sanitasi ini bermanfaat untuk masyarakat,” harapnya.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19, Bupati Dana juga tidak lupa berpesan kepada tokoh masyarakat. “Walaupun kasus Covid-19 di Karangasem sudah melandai, tetapi di tahun baru yang akan datang hendaknya tokoh – tokoh masyarakat bisa ikut mengantisipasi agar tidak ada klaster baru. Angka grafik kasus Covid-19 di Karangasem adalah yang terendah di Bali, mari kita tetap waspada dan jangan lengah,” ujarnya.( MT -001)

Enam Kali Berturut Turut Pemkab Karangasem Raih Plakat dan Piagam WTP dari Kanwil DJPb Provinsi Bali

0

Amlapura, MatahariTimur –  Plakat dan piagam penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2020 dari Kementerian Keuangan RI kembali diraih Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Penyerahan plakat dan piagam penghargaan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali Teguh Dwi Nugroho didampingi Kepala Bidang  PP2, Wayan Juena dan  Kepala Bidang PAPK, Ermina  dan jajaran diterima langsung Bupati  Gede Dana, didampingi Wabup Artha Dipa, Asisten III , Staf Ahli Bupati dan Kepala Bagian serta OPD terkait di Kantor Bupati Karangasem pada Senin (22/11).

Bupati Gede Dana, dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Keuangan RI yang disampaikan melalui Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali yang telah menyampaikan piagam penghargaan tersebut. “Terimakasih kami sampaikan atas apresiasi yang telah diberikan kepada Pemda Karangasem terkait opini WTP yang kami raih selama enam kali berturut-turut,” ujar Gede Dana.

Ia menambahkan, Opini WTP dari BPK RI ini merupakan harapan bersama dan tanggung jawab kepada masyarakat Karangasem sebagai sebuah kewajiban dalam menjalankan tata kelola keuangan daerah yang baik dan akuntabel. Tentunya, pencapaian tersebut juga telah melalui perjalanan panjang dalam membangun tata kelola keuangan yang benar sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, Gede Dana berharap ke depannya seluruh Kepala OPD juga diminta agar berupaya melakukan penyelesaian terhadap tindak lanjut hasil pemeriksaan secara maksimal dan berkelanjutan serta melakukan penyempurnaan atas sistem pengendalian internal Pemda terhadap temuan BPK. “Menjadi kewajiban kita bersama untuk tetap dapat mempertahankan predikat WTP di tahun-tahun mendatang,” tegasnya.

Kepala Kanwil DPJb BaliTeguh Dwi Nugroho  menyampaikan bahwa kedatanganya  khusus dari Denpasar ke Kabupaten Karangasem. Kedatangan Kami ini merupakan amanat dari Menteri Keuangan.karena Kabupaten Karangasem sudah selama enam kali berturut-turut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pengawan Keuangan (BPK).”  Ujar Kepala Kanwil DPJb Bali usai melakukan Penandatanganan MoU Kerja sama antara Kanwil DPJb Provinsi Bali dengan Pemda Karangasem. (MT – 001)

Karangasem Raih Piagam WTP, Bupati Dana Sampaikan Terima Kasih pada Kementerian Keuangan RI

0

Amlapura, MatahariTimur – Pemerintah Kabupaten Karangasem menerima plakat dan piagam penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2020 dari Kementerian Keuangan RI di Kantor Bupati Karangasem pada Senin (22/11).

Penyerahan plakat dan piagam penghargaan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali Teguh Dwi Nugroho didampingi Kepala Bidang PP2, Wayan Juena dan Kepala Bidang PAPK, Ermina dan jajaran diterima langsung Bupati Gede Dana, didampingi Wabup Artha Dipa, Asisten III, Staf Ahli Bupati dan Kepala Bagian serta OPD terkait.

“Izin Pak Bupati dan Wabup, kami sampaikan, kedatangannya kami dari Denpasar ke Kabupaten Karangasem merupakan amanat dari Menteri Keuangan karena Kabupaten Karangasem sudah selama enam kali berturut-turut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pengawan Keuangan (BPK),” ujar Kepala Kanwil DPJb Bali usai melakukan Penandatanganan MoU Kerja sama antara Kanwil DPJb Provinsi Bali dengan Pemda Karangasem.

Bupati Gede Dana, dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Keuangan RI yang disampaikan melalui Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali yang telah menyampaikan piagam penghargaan tersebut. “Terimakasih kami sampaikan atas apresiasi yang telah diberikan kepada Pemda Karangasem terkait opini WTP yang kami raih selama enam kali berturut-turut,” ujar Gede Dana.

Ia menambahkan, Opini WTP dari BPK RI ini merupakan harapan bersama dan tanggung jawab kepada masyarakat Karangasem sebagai sebuah kewajiban dalam menjalankan tata kelola keuangan daerah yang baik dan akuntabel. Tentunya, pencapaian tersebut juga telah melalui perjalanan panjang dalam membangun tata kelola keuangan yang benar sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, Gede Dana berharap ke depannya seluruh Kepala OPD juga diminta agar berupaya melakukan penyelesaian terhadap tindak lanjut hasil pemeriksaan secara maksimal dan berkelanjutan serta melakukan penyempurnaan atas sistem pengendalian internal Pemda terhadap temuan BPK.

“Menjadi kewajiban kita bersama untuk tetap dapat mempertahankan predikat WTP di tahun-tahun mendatang,” tegasnya.(MT -001)

Bupati Gede Dana Hadiri Dies Natalis STKIP Agama Hindu Amlapura ke 35

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana, tak enggan berjalan kaki dari kantornya menuju Kampus STKIP Agama Hindu Amlapura (AHA) karena letak kampus juga bersebelahan dengan Kantor Bupati Karangasem untuk memenuhi undangan hadir dalam acara Dies Natalis (Ulang Tahun) ke 35 Perguruan Tinggi Swasta satu-satunya di Karangasem ini, pada Rabu 17 November 2021.

Dalam sambutannya Bupati Gede Dana mengucapkan selamat merayakan Dies natalis untuk kampus STKIP AHA. Menurutnya STKIP juga memiliki peranan besar membangun Karangasem. Diantarnya, sudah sangat banyak sekali lulusan – lulusan STKIP AHA yang intelektual dan berkualitas. STKIP juga menjadi pencetus – pencetus pendidikan. Menjadikan lulusannya modern tetapi tetap untuk melestarikan budayanya. Serta menjadikan sumber daya manusia yang dinamis dan berkualitas juga mendorong lulusan memiliki jiwa enterpreneur.

“Jangan berkecil hati bagi yang ingin meneruskan pendidikan, kalian sudah tepat memilih kuliah di STKIP saja. Dalam Mengenyam pendidikan kita butuh proses, nikmati prosesnya. Karena ada proses pasti ada hasil juga,” ujar Bupati Dana. ( MT – 001)