Karangasem, MatahariTimur – Bupati Karangasem Gede Dana didampingi anggota DPRD Karangasem Dapil Manggis Wayan Sunarta serta Camat Manggis Ida Wayan Astawa menghadiri acara serah terima dan peresmian sarana dan prasarana program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) tiga desa. Ketiga desa itu masing-masing adalah Desa Muncan, Pesedahan dan Desa Ngis. Kegiatan dipusatkan di Banjar Adat Pekarangan Desa Dinas Ngis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, pada Selasa tanggal 23 November 2021.
Program Sanimas merupakan program untuk peningkatan kualitas di bidang sanitasi, khususnya dalam menyediakan prasarana pengolahan air limbah rumah tangga.
Melalui pelaksanaan sanitasi berbasis masyarakat ini, masyarakat memilih sendiri prasarana dan sarana air limbah domestik sesuai kebutuhannya, mulai dari membentuk kelompok swadaya, hingga menyusun rencana kerja masyarakat.
Sanimas membangun sistem pengolahan air limbah domestik terpusat yang dapat menampung air limbah domestik dari semua kegiatan rumah tangga, seperti WC, dapur, kamar mandi dan mencuci. Hasil yang diharapkan adalah air limbah rumah tangga dapat diolah menjadi ramah lingkungan dan tidak lagi menggenang di sekitar rumah. Dalam sistem ini, limbah yang menjadi lumpur akan tertinggal di dalam SPALD – T dan dikuras secara berkala.
Perbekel Desa Ngis Made Parwata mengatakan, air limbah dari setiap rumah tangga akan disalurkan melalui jaringan perpipaan menuju bangunan IPAL, selanjutnya limbah akan diolah dengan sistem pengolahan secara biologis, “Kami atas nama masyarakat mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Karangasem atas program bantuannya dan berkenan hadir untuk meresmikan sarana dan prasarana program sanitasi berbasis masyarakat, di mana nantinya masyarakat kami bisa melaksanakan pola hidup sehat,” ujar Made Parwata.
Pada tempat yang sama, Bupati Dana dalam sambutanya mengatakan, program Sanimas sangat bagus dan banyak manfaatnya, karena pemerintah pasti menginginkan masyarakatnya sehat. “Ke depannya agar kepala desa ikut terus mengawasi dengan baik sehingga program sanitasi ini bisa berjalan dan berlanjut dengan baik. Dan semoga sanitasi ini bermanfaat untuk masyarakat,” harapnya.
Berkaitan dengan pandemi Covid-19, Bupati Dana juga tidak lupa berpesan kepada tokoh masyarakat. “Walaupun kasus Covid-19 di Karangasem sudah melandai, tetapi di tahun baru yang akan datang hendaknya tokoh – tokoh masyarakat bisa ikut mengantisipasi agar tidak ada klaster baru. Angka grafik kasus Covid-19 di Karangasem adalah yang terendah di Bali, mari kita tetap waspada dan jangan lengah,” ujarnya.( MT -001)

