23.5 C
Bali
3 November 2026
Beranda blog Halaman 20

Penanggulangan Kebakaran, Bupati Gede Dana Lakukan Kesepakatan Antara Empat Kabupaten

Amlapura, MatahariTimur – Tingkatkan percepatan layanan dan kelancaran penanggulangan kebakaran dan penyelamatan, Bupati Gede Dana melakukan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Karangasem dengan Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Buleleng yang bertempat di Gedung parkir Manik Mas kawasan Suci Besakih, Kecamatan Rendang, Jumat (2/12/22).

Dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, penandatanganan yang dilaksanakan mengenai Kerjasama Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama tentang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan di Wilayah Berbatasan.

Penanganan kebakaran dan penyelamatan antar 4 Kabupaten yang dinamakan “Agni Lingkar Kubu” tersebut sesuai dengan Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerjasama Daerah, bahwa dapat dilakukan kerjasama antar Daerah dalam rangka penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah untuk kesejahteraan masyarakat dan percepatan pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Karangasem Gede Dana menyampaikan bahwa kerjasama penanganan kebakaran dan penyelamatan wilayah berbatasan ini, dinisiasi melibatkan Kabupaten berbatasan khususnya Kabupaten Klungkung, Bangli dan Buleleng, oleh karena di wilayah Kabupaten Karangasem terdapat beberapa kawasan, bangunan dan fasilitas umum yang memiliki nilai strategis tidak hanya untuk Karangasem tetapi bagi Provinsi Bali bahkan Nasional.

“Diantaranya Pelabuhan Padangbai yang merupakan pelabuhan regional, Depo Pertamina Manggis dengan cakupan layanan seluruh Bali, Kawasan Hutan Gunung Agung yang merupakan paru-parunya Bali, dan tempat kita berada ini Pura Besakih yang merupakan Pura terbesar warisan leluhur yang saat ini sedang dilakukan penataan oleh Bapak Gubernur dengan nilai kurang lebih 770 milyar,”Ungkap Bupati Gede Dana.

Lebih lanjut Bupati Gede Dana menuturkan hal-hal tersebut merupakan sebuah aset yang harus dipastikan dijaga keamanannya terutama dari bahaya kebakaran. Hal ini karena ke depannya akan ada ribuan kendaraan yang terparkir secara terpusat ke tempat ini. Disisi lain kondisi Kabupaten Karangasem khususnya Dinas Pemadam Kebakaran memiliki armada dan tenaga teknis yang terbatas, dan hanya memiliki 2 pos pemadam kebakaran.

“Untuk itulah dengan potensi dan keterbatasan yang ada kami menginisiasi kerjasama penyelenggaran urusan wajib di Daerah yang berkaitan dengan pelayanan dasar di bidang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat sub urusan kebakaran melalui penanganan kebakaran dan penyelamatan yang dituangkan dalam bentuk kerjasama yang tidak berorientasi keuntungan tetapi lebih kepada kemanfaatan secara bersama dan universal,”Terang Bupati Gede Dana. ( MT – 001 )

Bupati Karangasem Loncing Pelayanan Rekam Cetak KTP Dan KIA Di Kecamatan Tahun 2022

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Dari awal masa kepemimpinan Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wabup I Wayan Artha Dipa, berbagai terobosan dalam hal pelayanan telah dilaksanakan dan langsung tepat sasaran menyentuh ke lapisan masyarakat bawah. Program terobosan yang telah dinikmati masyarakat diantaranya, program unggulan Atma Kerthi, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 58 Thaun 2021 tentang Pemberian Penghargaan Atas Pengurusan Pencatatan Kematian, dari mulai tanggal 24 Pebruari sampai dengan tanggal 21 Nopember 2022 sudah dimohon sebanyak 1.444 pemohon disamping program-program Inovatif lainnya.

Kamis (24/11/2022) Bupati Karangasem, I Gede Dana melaunching secara resmi Pelayanan Rekam Cetak KTP dan KIA di Kecamatan, Tahun 2022. Ini sesuai apa yang tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem dengan Visi Nangun Sat Kethi Loka Bali di Kabupaten Karangasem, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti dan Nadi (Prakerthi Nadi).

Bupati Gede Dana dalam kesempatan itu menyampaikan, sebelumnya telah diluncurkan enam program inovasi pelayanan administrasi kependudukan, yakni Jana Kerthi, Beladana, Si Dana, Prakerti Yowana, Bhisma Dana dan terakhir Pelayanan Inovasi Administrasi Kependudukan Atma Kerthi.

“Semua inovasi pelayanan administrasi kependudukan tersebut telah di loncing pada tanggal 21 Maret 2022 yang lalu dan pada hari ini saya lengkapi dengan meloncing Pelayanan Cetak Rekam KTP dan KIA di Kecamatan,” ujar Gede Dana.

Artinya pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten atau di Mall Lelayanan Publik (MPP) namun pelayanan cetak rekam KTP dan KIA sekarang ini sudah bisa dilaksanakan di masing-masing Kecamatan di Karangasem. Pelayanan ini bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan pelayanan Rekam Cetak KTP dan KIA di Kecamatan masyarakat dapat menghemat biaya transport dan waktu yang digunakan untuk datang ke Mall Pelayanan Publik dan kini cukup datang ke Kantor Camat. Pada intinya inovasi-inovasi yang telah dilakukan bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan,” lontarnya.

Launching Pelayanan Rekam Cetak KTP dan KIA di Kecamatan hari ini tidak terlepas dari terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identisa Anak. Secara filosofis pemberian KIA pada anak menunjukan negara hadir memuliakan dan mendorong kemandirian anak serta memberikan perlakuan non diskriminatif bahwa anak memiliki identitasnya sendiri sebagai seorang WNI.

Kegunaan kartu Indentitas Anak atau KIA perlu diketahui para orang tua, hal ini lantaran KIA menjadi identitas resmi bagi anak-anak yang belum dapat KTP. Tak hanya sebagai data penduduk, KIA juga punya banyak manfaat bagi anak salah satunya bisa digunakan untuk keperluan persyaratan mendaftar sekolah, sebagai syarat mengurus perbankan, yaitu ketika anak ingin memiliki tabungan sendiri. KIA juga digunakan sebagai syarat mendaftar BPJS, serta mengurus klaim asuransi.

“Hal ini dalam kasus jika si anak mengalami kecelakaan dan meninggal dunia, KIA adalah alat untuk mengidentifikasi dan juga mengurus klaim kesehatan. Selain itu, KIA digunakan dalam pengurusan imigrasi dan juga untuk mencegah perdagangan anak,” tuntasnya, sembari meminta kepada para Camat, Perbekel/Lurah untuk mendukung pelaksanaan program ini guna Bersama sama memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan saya minta dinas Capil terus melakukan peningkatan dan perbaikan layanan.( MT – 001 )

Bupati Gede Dana Laksanakan Peletakkan Batu Pertama Bantuan Empat Bedah Rumah

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Mewujudkan impian dan harapan masyarakat Kabupaten Karangasem berpenghasilan rendah untuk memiliki sebuah rumah layak huni, perlahan namun pasti berhasil diwujudkan oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana dengan perjuangan melobi pemerintah pusat, provinsi dan menggandeng BUMN dalam penyaluran CSR untuk bantuan bedah rumah.

Ini menjadi komitmen Bupati Karangasem dalam menuntaskan visi-misi dan program pembangunan Prakerti Nadhi Bupati-Wakil Bupati Karangasem, untuk pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu dan berpenghasilan rendah, diantaranya dengan program bantuan bedah rumah dan rumah bersubsidi.

Rabu (23/11/2022) bertepatan dengan Tilem Sasih Kelima atau bulan kelima dalam penanggalan Umat Hindu Bali, Guntur Umah atu Graha yang merupakan hari baik atau dewasaning ayu untuk membangun atau memindahkan rumah, Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Sekda Karangasem, yang juga Ketua Korpri Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, melaksanakan ritual peletakkan batu pertama untuk pembangunan bantuan empat unit bedah rumah bagi warga di tiga lokasi di Karangasem.

Lebih rinci, empat unit bedah rumah tersebut masing-masing, di Kecamatan Selat sebanyak dua unit yang diterima oleh Ni Nengah Siti warga Banjar Dinas Peringsari, Desa Duda Utara dan I Gusti Ngurah Suparta warga Banjar Dinas Santi, Desa Selat, Kecamatan Selat Karangasem. Di Kecamatan Bebandem sebanyak satu unit yang diterima oleh I Wayan Subadra, warga Banjar Dinas Karanganyar, Desa Sibetan, Bebadem, dan satu unit lainnya di Kecamatan Abang yang diterima oleh I Wayan Sudiarsa, warga Banjar Dinas Purwayu, Desa Tribuana, Abang Karangasem.

Bupati Karangasem, I Gede Dana, usai peletakkan batu pertama pembangunan bantuan bedah rumah tersebut menyampaikan jika bantuan bedah rumah tersebut merupakan kolaborasi dari Bank BPD Bali yang menyaliurkan dana CSR sebesar Rp. 25 Juta dan bantuan dari Korpri dalam rangka HUT Korpri senilai Rp. 15 Juta, sehingga total bantuan seluruhnya sebesar Ro. 40 Juta.

“Ini komitmen kami untuk membantu masyarakat kurang mampu di Karangasem yang tinggal di rumah tak layak huni, agar bisa memiliki rumah yang bersih, aman dari sisi kontruksi, nyaman dan layak untuk ditempati,” ujar Bupati Gede Dana.

Sesuai data yang dimilikinya, memang masih banyak warganya yang tinggal di rumah tak layak huni. Untuk itu pihaknya akan terus berjuang agar seluruh masyarakat di Karangasem yang tinggal dirumah tak layak huni bisa mendapatkan bantuan bedah rumah dan atau bantuan rehab rumah.

Belum lama ini, dari perjuangan Bupati Gede Dana bersama Gubernur Bali I Wayan Koster, Pemkab Karangasem mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) National Affordablle Housing Program (NAHP) Tahun Anggaran 2022 dari Pemerintah Pusat senilai 4,7 Milyar.

Tidak hanya itu, untuk mempercepat penuntasan program bantuan bedah rumah sebagai upaya penyediaan rumah yang layak huni, yang sehat, aman dan nyaman untuk warga kurang mampu atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Karangasem, Bupati juga menggandeng BUMN yang memiliki dana CSR dan pihak swasta. Dengan demikian pihaknya optimis warga yang tinggal di rumah tak layak huni sesuai data yang dimilikinya bisa segera entaskan dengan bantuan bedah rumah tersebut.( MT – 001)

Tujuh Kali Raih WTP, Pemkab Karangasem Terima Reward DID Dari Pemerintah Pusat

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Prestasi predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih selama tujuh kali berturut-turut oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem, mendapat apresiasi dan perhatian dari Pemerintah Pusat. Atas prestasi WTP Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama tujuh kali berturut-turut dari Tahun 2015-2021, Pemerintah Republik Indonesia menganugrahkan penghargaan dalam bentuk sertifikat dan plakat.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari Kementerian Keuangan atas terjaganya kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021. Dimana Plakat diserahkan kepada Pemda yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima kali berturut-turut, tujuh kali hingga sepuluh tahun berturut-turut.

Terjaganya kualitas laporan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai bukti komitmen para Kepala Daerah dan seluruh pengelola keuangan daerah, dalam menjalankan tata kelola keuangan yang baik. Hal ini berlangsung dalam kondisi tekanan Pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2021.

Pemerintah Kabupaten Karangasem telah mendapat opini WTP tujuh tahun berturut-turut sejak 2015 hingga tahun 2021. Prestasi ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk terus memperbaiki tata kelola dan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang menjadi tanggungjawabnya. Hal ini menunjukkan adanya proses akuntabilitas transaksi keuangan kepada masyarakat, sehingga bisa memunculkan kepercayaan kepada institusi publik terutama Pemerintah Daerah

Perkembangan pelaksanaan APBN tahun 2022 di Kabupaten Karangasem per 31 Oktober 2022 untuk Realisasi belanja negara atas Belanja Pemerintah Pusat mencapai Rp. 206,86 Miliar merupakan 79,48% dari pagu Rp.260,25 Miliar. Realisasi Dana Transfer ke Daerah Kabupaten Karangasem sebesar Rp.940,97 Miliar (85,63%) dari total pagu sebesar Rp.1.098,92 Miliar.

Bupati Karangasem, I Gede Dana Senin (7/11/2022) menyampaikan, walaupun dalam kondisi menghadapi pandemi COVID 19 namun pencatatan dan tata kelola keuangan daerah dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik atau good governance dari tahun ke tahun terus mengalami perbaikan. Sehingga Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Karangasem Tahun 2021 masih mampu mempertahankan kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian.

Opini WTP tersebut adalah suatu wujud komitmen pimpinan daerah serta jajarannya dalam pengelolaan keuangan daerah yang semaksimal mungkin, yang sudah dilakukan oleh seluruh stakeholder di dalam rangka untuk selalu mematuhi peraturan dan perundang undangan dengan prinsip menjaga kehati-hatian, dan dalam rangka proses akuntabilitas kepada masyarakat sehingga bisa memunculkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik terutama pemerintah daerah.

“Kami menyadari betul untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian adalah tidak mudah. Hal ini sangat memerlukan kerja keras dan kerja sama kita, baik dijajaran eksekutif maupun dukungan dan kontrol dari lembaga legislatif,” sebut Gede Dana. Selain itu juga komitmen dalam membangun Sistem Pengendalian Intern, bekerja sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku, bekerja dengan prinsip kehati-hatian, menindaklanjuti temuan-temuan hasil audit baik eksternal maupun internal serta melakukan penataan aset-aset Pemerintah Daerah secara bertahap dan berkelanjutan.

Dikatakannya, apresiasi dan reward pemerintah pusat atas opini WTP yang sudah diraih berupa Luncuran Dana Insentif Daerah (DID) sangatlah besar manfaatnya bagi pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem. Walaupun DID perolehannya fluktuatif seperti tahun ini. “Untuk itu kami mengucapkan terimakasih atas alokasi dana tersebut dan besar harapan kami untuk tahun-tahun mendatang opini WTP bisa kami pertahankan sehingga pembangunan di Kabupaten Karangasem semakin bisa ditingkatkan,” tutupnya. ( MT – 001)

Layanan Antar Jemput Pasien Masuk Finalis Indonesia Healthcare Innovation Awards VI-2022

AMLAPURA, MatahariTimur – Layanan Antar Jemput Pasien (AJP) merupakan inovasi layanan kesehatan yang digagas oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana. Sebuah layanan dasar kesehatan bagi masyarakat sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah terpencil yang sulit dijangkau.

Namun siapa menyangka layanan AJP yang digagas Bupati Gede Dana untuk menuntaskan Visi Misi, Nangun Sat Kerthi Loka Bali Kabupaten Karangasem untuk mewujudkan Pakerthi Nadi ini menarik perhatian Kementrian Kesehatan, karena dianggap sebagai sebuah innovasi layanan kegawat daruratan terpadu yang paling dibutuhkan oleh masyarakat.

Layanan AJP masuk sebagai satu dari puluhan Finalis Indonesia Healthcare Innovation Awards VI-2022 (IHIA VI-2022) dalam kategori Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu.

Indonesia Healthcare Innovation Awards VI-2022 (IHIA VI-2022) sendiri merupakan kegiatan yang digelar oleh Indonesia Healthcare Forum (Indohcf) sebagai penghargaan atas inovasi anak bangsa dibidang kesehatan, baik sifatnya perorangan maupun lembaga. Penghargaan diberikan dalam lima kategori masing-masing, Inovasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS, Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu atau SPGDT, Inovasi Mutu Pelayanan Kesehatan, Inovasi Alat Kesehatan atau ALKES, dan Inovasi IT Kesehatan.

Dimana Finalis yang meraih penghargaan akan diumumkan pada acara Grand Final Penganugerahan IHIA VI 2022, di Ballroom Djakarta Theater 24 November 2022 mendatang. Masuknya program Layanan AJP sebagai salah satu Finalis Indonesia Healthcare Innovation Awards VI-2022, diapresiasi oleh Bupati Gede Dana.

“Kami sangat mengapresiasi layanan AJP masuk sebagai Finalis IHIA VI 2022. Ini gagasan kami untuk memenuhi hak dasar masyarakat di Kabupaten Karangasem. Dengan layanan ini masyarakat sangat dimudahkan dan bisa dengan cepat menuju ke fasilitas dan layanan kesehatan,” ujar Gede Dana, didampingi Kadis Kesehatan Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama.

Selain AJP berbagai innovasi juga dilakukan Gede Dana untuk menuntaskan program kerja dan Visi-Misi Dana-Dipa, seperti Janakerthih, Atma Kerthi dan lainnya.( MT – 001)

Wabup Artha Dipa Buka Gladi Peringatan Dini Bencana Erupsi Gunung Agung

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Belajar dari kejadian Erupsi Gunung Agung pada Tahun 2017-2018 lalu, melatih kesiap siagaan masyarakat di lereng Gunung Agung akan ancaman bahaya Erupsi Gunug Agung mulai dari mengenal tanda-tanda akan terjadinya erupsi, evakuasi mandiri dalam rangka menyelamatkan diri ke lokasi aman dan ke tempat pengungsian, sangat penting dalam rangka mengantisipasi bencana Erupsi Gunung Agung yang kapan saja bisa terjadi.

Terkait hal ini, BPBD Karangasem bekerjasama dengan BNPB melaksanakan Gladi Peringatan Dini Bencana Erupsi Gunung Api, yang dilaksanakan di Banjar Dinas Pucang, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, Sabtu (29/10/2022). Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langnsung oleh Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa.

Wabup Wayan Artha Dipa yang membacakan sambutan Bupati Karangasem, I Gede Dana, dalam kesempatan tersebut menerangkan, jika mengenang bencana erupsi Gunung Agung tahun 2017 lalu, kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun kesadaran dalam rangka menghadapi bencana gunung api.

Untuk membangun kesadaran tanggap bencana ini, maka Pemkab Karangasem melalui BPBD Karangasem didukung BNPB dan Pemerintah Desa Ban menggelar acara Gladi penanganan kejadian darurat Erupsi Gunung Agung bertempat di Dusun Pucung, Desa Ban, Kecamatan Kubu.

Dengan membentuk Tim Siaga Bencana Desa Ban Kecamatan Kubu dan diikuti oleh masyarakat setempat, kegiatan gladi berlangsung dengan lancar. “Pemilihan Dusun Pucung Desa Ban sebagai lokasi kegiatan, dikarenakan Dusun Pucung masuk sebagai Dusun terdampak yang berada di wilayah rawan ancaman erupsi Gunung Agung.” Sebutnya.

Dengan digelar simulasi ini, diharapkan dapat menjadikan masyarakat lebih sigap tanggap sehingga aman bila bencana terjadi. “Nantinya kalau terjadi erupsi Gunung Api Agung, kapan waktunya kita tidak tau, karena sudah menjadi kehendak alam, masyrakat sudah siap, tidak panik dan sigap,” terang Wabup Artha Dipa.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Wayan Artha Dipa juga menyampaikan terimakasih dan selamat datang kepada pihak BNPB yang dipimpin Deputi Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi dan Direktur Peringatan Dini BNPB Afrial Rosa bersama rombongan serta BPBD Provinsi Bali, BAPENAS dan OPD terkait yang ikut hadir dalam gladi simulasi bencana tersebut.

Sementara itu Deputi Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi, menyampaikan kegiatan gladi ini juga melibatkan unsur relawan dari Desa Besakih. Ditegaskannya Gladi ini sangat pennting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat termasuk mengenali akan tanda-tanda akan terjadinya bencana erupsi, sehingga bisa memberikan peringatan dini kepada masayarakat untuk segera mengambil langkah penyelamatan diri dan evakuasi keluarga secara mandiri ke lokasi yang aman.

“Ini penting untuk mengurangi resiko bahaya dan jatuhnya korban jiwa saat terjadi Erupsi Gunung Api, karena kesadaran masyarakat sudah terbangun dan masyarakat sudah terinformasikan dengan jelas tanda-tanda akan terjadinya bencana Eruspi Gunug Api,” lugasnya. ( MT – 001)

Kembali Jadi Pelabuhan Cruise, Pemkab Karangasem Berpeluang Ikut Dalam Operasional Dermaga Tanah Ampo

AMLAPURA, MatahariTimur – Pemkab Karangasem berpeluang untuk ikut ambil bagian dalam pengelolaan oprasional Pelabuhan Cruise Tanah Ampo, kepastian tersebut disampaikan oleh Plt. Sesditjen Perhubungan Laut (Hubla) Kementrian Perhubungan RI, Lollan Andy Sutomo Pandjaitan saat meninjau kesiapan pengoperasian Kapal Cepat atau Fast Boat rute Dermaga Cruise Tanah Ampo-Gili Trawangan Lombok dan arah sebaliknya, di Pelabuhan Tanah Ampo, Manggis Kamis (27/10/2022) pagi.

Kepada awak media, Lollan menyampaikan untuk bisa bersama dalam pengelolaan Pelabuhan Tanah Ampo, Pemkab harus membentuk badan usaha “Kedepannya kami juga akan melibatkan Pemkab Karangasem dalam pembentukan badan usaha untuk bisa mendukung beroperasinya PelabuhanCruise Tanah Ampo ini,” ujarnya.

Lollan menegaskan kembali jika status Pelabuhan Cruise Tanah Ampo tetap sebagai pelabuhan pariwisata, kendati demikian aktifitas bongkar muat kapal dengan kategori tertentu juga bisa bersandar dan melakukan aktifitas bongkar muat di Dermaga Tanaha Ampo. “Memang peruntukkan dari Dermaga Tanah Ampo ini adalah untuk pariwisata, tapi namun pelabuhan itu sifatnya juga bisa menampung kapal diluar pariwisata,” lontarnya.

Ini juga menurutnya untuk memancing agar kapal-kapal bisa bersandar dan bongkar muat serta melayani rute penyeberangan dari dan menuju Pelabuhan tanah Ampo. Dan saat ini kata dia sudah ada kapal cepat yang mulai beroperasi melayani penyebrangan dari Dermaga Tanah Ampo menuju Gili Trawangan, Lombok.

Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa yang hadir menerima kunjungan Plt. Sesditjen Hubla tersebut menyambut baik dengan rencana tersebut. Saat ini Pemkab Karangasem sudah memiliki PT Karangasem Sejahtera (KS) yang memang sebelumnya dibentuk untuk mengelola Pelabuhan Cruise Tanah Ampo.

“Yang penting prinsip dan peruntukkan Dermaga Cruise Tanah Ampo ini tetap sebagai pelabuhan pariwisata, meski dari aturannya membolehkan aktiifitas bongkar muat selain pariwisata,” sambut Arta Dipa. Pihaknya berharap aktifitas bongkar muat kapal cepat dan kapal Cruise di Tanah Ampo akan ramai dan bisa membangkitkan sektor ekonomi dan pariwisata di Karangasem.

Untuk memaksimalkan fungsi dan operasional Pelabuhan Cruise Tanah Ampo, memang perlu dilakukan berbagai studi sehingga pelabuhan tersebut bisa beroperasi sesuai dengan fungsi dan peruntukan sebagaimana mestinya. Artinya Cruise atau Kapal Pesiar tidak hanya kapal berukuran besar, namun kapal cepat dan Yatch juga merupakan kapal Cruise yang melayani penyeberangan wisatawan.( MT – 001)

Aksi Bulan Cinta Laut, Bupati Gede Dana Gelorakan Kesadaran Melawan Sampah di Laut

AMLAPURA, MatahariTimur – Sampah Laut merupakan salah satu masalah lingkungan yang dihadapi oleh hampir seluruh Negara di Dunia. Menangani hal tersebut Bupati Gede Dana ajak seluruh nelayan melawan sampah dilaut, pesan tersebut disampaikan saat Membuka secara resmi Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut, di Pantai Sukun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kamis (27/10/22).

Kegiatan yang dihadiri oleh Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Bayu Segara Kecamatan Kubu, Yayasan Yowana Bakti Segara serta kelompok dan relawan konservasi se Kecamatan Kubu secara serentak berpartisipasi melaksanakan bersih-bersih di kawasan pantai dalam rangka menjaga ekosistem perairan laut Karangasem dari cemaran sampah.

Bupati Gede Dana dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap tahunnya lautan sering kali dipenuhi oleh sampah plastik, “kondisi ini jelas akan berpengaruh pada kelestarian ekosistem laut, apabila tidak mendapat perhatian dan penanganan yang serius dari kita bersama. Karena kesehatan laut merupakan kunci kegiatan ekonomi maupun sosial kehidupan masyarakat yang berkesinambungan,” tegas Bupati Gede Dana.

Lebih lanjut Bupati Gede Dana menjelaskan bahwa Pantai Karangasem yang sepanjang 87km merupakan satu sumberdaya alam yang memberikan kontribusi yang relatif besar dalam pembangunan di Karangasem, baik sebagai sumber mata pencaharian, produksi ikannya sebagai sumber protein hewani dan sebagai daya tarik investasi di bidang pariwisata.

“Saya sangat mendukung terlaksananya kegiatan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut di Kabupaten Karangasem, karena kelestarian ekosistemnya dan kebersihan lautnya menjadi sangat penting untuk kita jaga bersama, saya harap aksi ini dijadikan agenda tetap,” ujar Bupati Gede Dana.

Melalui pelaksanaan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut kita dapat menumbuhkan pemahaman akan dampak dan bahaya sampah plastik dilaut terhadap biota laut dan ekosistem, menumbuhkan pemahaman masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian sampah plastik dilaut.

Selain itu melaksanakan pembersihan sampah ditengah laut sangat diperlukan persiapan yang matang, baik keselamatan peserta, mekanisme sampah yang telah dikumpulkan agar disesuaikan dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan dan selalu bekerjasama dengan pemangku yang terkait. ( MT – 001)

Turun ke Lokasi Bencana, Bupati Gede Dana Minta Dinas PU Rencanakan Normalisasi DAS

AMLAPURA,MatahariTimur – Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem pada Selasa (25/10/2022) hingga Rabu (26/10/2022) pagi, mengakibatkan bencana longsor dan banjir di sejumlah tempat. Di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, sebuah bangunan rumah hancur tertimpa longsor. Sedangkan di Desa Seraya Timur, bangunan pura dan halaman rumah milik warga juga rusak karena longsor.

Sementara di Banjar Dinas Tukad Sabuh, Desa Duda, Kecamatan Selat, banjir kembali menerjang Sungai Tukad Panti, setelah hujan lebat terjadi di lereng Gunung Agung. Dua buah rumah yang ditempati tiga Kepala Keluarga (KK) jebol dan seluruh kamar dan ruangan yang ada dua rumah tersebut tergenang banjir dan lumpur.

Mendapat laporan kejadian bencana tersebut, Bupati Karangasem, I Gede Dana langsung turun bersama BPBD Karangasem, Sekda Karangasem serta instansi terkait, untuk mengecek langsung kondisi bangunan yang tertimpa longsor serta tofografi daerah yang terjadi bencana tersebut.

Pengecekkan langsung diawali di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sibetan, Bebandem. Di lokasi tersebut Bupati Gede Dana menemukan bangunan yang tertimpa longsor milik I Nengah Subrati tersebut rusask parah dihantam material longsoran. “Lokasinya rumah yang tertimpa longsor ini kan tepat berada di bawah tebing, karena memang sebagian besar warga di sini tinggal di tengah perkebunan dengan kontur dan tofografi tanah tebing dan areal perkebunan salak,” ujar Gede Dana kepad awak media yang ikut ke lokasi kejadian.

Melihat dari kontur dan tofografi serta melihat data peta daerah rawan bencana BPBD, itu merupakan daerah rawan bencana. Untuk itu Gede Dana meminta warga yang tinggal di wayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, ditengah kondisi cuaca buruk dengan curah hujan yang tinggi yang diperkirakan akan terjadi hingga Februari 2023 mendatang. Lanjut Gede Dana menyerahkan bantuan kepada pemilik bangunan yang tertimpa longsor tersebut.

Pengecekkan dilanjutkan ke Banjar Liligundi, Desa Buanagiri, Bebandem. Di lokasi tersebut Bupati Gede Dana menyerahkan paket bantuan kepada keluarga yang terdampak bencana. Sementara untuk kejadian bencana Banjir di Tukas Sabuh, Desa Duda, Kecamatan Selat, Bupati memerintahkan BPBD Karangasem dan Dinas terkait untuk melakukan assesment serta merencanakan upaya normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang terjadi pendangkalan akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

“Itu (DAS Tukad Panti,red) memang harus dilakukan normalisasi karena sudah terjadi pendangkalan pasca banjir bandang 17 Oktober lalu. Kalau tidak hektaran sawah dan kebun serta pemukiman warga bisa terancam jika banjir kembali terjadi,” tegas Gede Dana, karena sungai merupakan kewenangan dari Balai, pihaknya meminta Dinas PU dan BPBD untuk berkoordinasi dengan Balai Sungai.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Lepas Tiga Kontingen Atlet Karangasem ke Ajang Popnas

Amlapura, MatahariTimur – Sebanyak 5 Atlet Karangasem di 3 kontingen Siap bertanding di ajang Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Nasional ( POPNAS) Tahun 2022 yang akan digelar di Kalimantan Barat pada 27 Oktober sampai dengan 03 Nopember 2022. Akan hal tersebut Bupati Gede Dana berikan motivasi dan dukungan penuh kepada para atlet, Selasa (25/10/22).

Komang Budiarta Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga Kab. Karangasem mengungkapkan POPNAS adalah kejuaraan multi even dikalangan pelajar yang berlangsung 2 tahunan, dimana sebelumnya telah dilakukan seleksi ditingkat Kabupaten kemudian ditingkat Provinsi dan Atlet Karangasem hanya lolos 5 orang atlet.

Selain itu para atlet juga telah mengikuti Pemusatan Latihan (Traning Camp) Atlet PraPOPNAS Tahun 2022 pada tanggal 13 Oktober sampai dengan 24 Oktober 2022 di Hotel Hotel Ganandra dan Hotel Batukaru Garden 3 Denpasar.

Atlet tersebut diantaranya I Komang Angga Widi Nata dan Nyoman Raya Abiguna Yoga Cabang Olahraga Sepak Bola, kemudian I Kadek Astawa dan I Gede Pariata Cabang Olahraga Pencak Silat dan I Gede wahyu wiguna putra Cabang Olahraga Tinju, masing-masing atlet berasal dari SMA N 1 Amlapura, SMA N 1 Abang dan SMA N 1 Manggis.

Sambut hangat hal tersebut Bupati Gede Dana berikan dukungan dan motivasi kepada para atlet, dan berharap agar ajang ini benar-benar dijadikan para atlet untuk menunjukkan performa terbaiknya dalam setiap pertandingan.

“Jagalah semangat optimisme dan junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik Daerah, Saya yakin kalian adalah orang-orang pilihan yang tentunya akan mengharumkan nama Daerah, ingat tetap jaga kesehatan,” harap Bupati Gede Dana

Tak lupa Bupati Gede Dana menyampaikan rasa terimakasihnya atas semangat para atlet yang telah lolos tingkat provinsi hingga siap berjuang di ajang POPNAS yang nantinya akan menjadi ajang penyaringan atlet untuk Asean Schools Games dan Youth Olympic.( MT – 001)