23.8 C
Bali
3 November 2026
Beranda blog Halaman 21

Bupati Gede Dana Kunjungi Warga Tedampak Banjir dan Longsor di Banjar Sega dan Basangalas

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Usai menindaklanjuti kejadian Bencana Banjir di Kecamatan Bebandem, Bupati Karangasem, bersama Kalaksa BPBD Karangasem, Kadis PU Karangasem, dan Camat Abang Rabu (19/10/2022) pagi mengecek kerusakan dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Abang.
Lokasi bencana pertama yang dikunjungi Bupati Gede Dana, adalah bencana banjir dan longsor yang terjadi di Dusun Sega, perbekelan Bunutan, Kecamatan Abang Karangasem. Dimana tebing tinggi longsor dan menutup akses jalan warga dari dan menuju Dusun Sega. Longsor tersebut praktis membuat 59 Kepala Keluarga (KK) di desa ini terisolir, mengingat itu adalah akses jalan satu-satunya yang ada di desa tersebut.
“Begitu menerima laporan, saya langsung perintahkan BPBD dan Dinas PU untuk mendatangkan alat berat guna mempercepat penanganan longsor. Semoga dalam dua hari ini alat berat sudah bisa masuk ke Sega untuk penanganan longsor,” ujar Gede Dana, kepada awak media saat pengecekkan ke lokasi bencana tersebut.
Dari laporan lapangan yang diterimanya, ada sebanyak 18 KK di Dusun Sega yang terdampak langsung bencana longsor. Dan dalam kesempatan itu Bupati Gede Dana langsung menyerahkan bantuan kompor gas, selimut, matras dan paket sembako yang secara simbolis diterima oleh 5 KK. Dari laporan Kadus Sega I Komang Kariana, ada sebanyak 15 sepeda motor yang hanyut terbawa banjir, dan dua diantaranya sampai saat ini belum ditemukan. Kejadian banjir bandang yang terjadi pada Senin pagi tersebut juga mengakibatkan satu orang warga atas nama I Made Mudiasa mengalami luka-luka akibat terseret banjir hingga 150 meter.
“Untuk warga yang mengalami luka-luka akibat terseret banjir, saat ini sudah dirawat di RSUP Sanglah karena mengalami patah tulang,” ucap Gede Dana sembari mengungkapkan keprihatinannya atas bencana banjir yang melanda warganya tersebut.
Usai pengecekkan dampak bencana di Dusun Sega, Gede Dana melanjutkan pengecekkan dampak bencana ke Banjar Basangalas Kangin, Desa Tribuana, Kecamatan Abang. Sedikitnya ada sebanyak 17 KK di desa ini yang mengungsi ke rumah kerabat mereka dan di Balai Banjar karena akses jalan menuju tempat tinggal mereka sepanjang.
“Untuk kerusakan akses jalan, tadi saya sudah turun langsung bersama dengan Dinas PU, diupayakan secepatnya untuk dilakukan perbaikan, karena akses jalan itu satu-satunya akses ekonomi dan akses pendidikan warga dan anak-anak,” tegas Gede Dana. Dalam kesempatan itu, Gede Dana juga menyerahkan bantuan kompor gas, matras, selimut, dan sembako kepada 17 KK yang mengungsi.
Mengingat kondisi cuaca ekstrim seperti sekarang ini, Bupati Gede Dana menghimbau masyarakat Karangasem untuk tetap waspada, utamanya warga yang berada di rawan bencana untuk sementara waktu bergeser ketempat yang aman terutama malam hari dan saat terjadi hujan.( MT – 001)

Gunakan Mobil Layanan AJP, Bupati Gede Dana Antar Pasien Pulang Usai Berobat di RSUD Karangasem

AMLAPURA,MatahariTimur – Kendati melelahkan, tugas mengantar jemput pasien diperlukan keikhlasan dan semangat meyadnya untuk menolong sesama yang tengah membutuhkan, demikian diungkapkan oleh Bupati Karangasem I Gede Dana, menyadari tugas yang harus diemban oleh petugas Antar Jemput Pasien (AJP) cukup melelahkan.

Selasa (18/10/2022) saat akan melakukan kegiatan monitoring ke RSUD Karangasem, Bupati Gede Dana melihat salah seorang pasien yang akan diantarkan pulang oleh petugas AJP usai mendapatkan perawatan medis rutin di RSUD Karangasem. Gede Dana kemudian menyapa pasien tersebut dan berbincang singkat sebelum kemudian menawarkan untuk mengantar langsung pasien tersebut kerumahnya menggunakan mobil layanan AJP.

“Biar saya antar langsung pulang (pasien tersebut,red) kerumah, sekaligus ingin mengetahui seberapa jauh program ini bisa menyentuh dan dirasakan masyarakat, termasuk soal kondisi kelaikkan mobil operasional AJP ini,” ujar Gede Dana kepada petugas AJP sembari membuka pintu mobil layanan AJP dan membantu I Ketut Pasek pasien pengguna layanan AJP tersebut masuk dan duduk dengan nyaman di dalam mobil.

Sepanjang rute perjalanan menuju rumah pasien tersebut, Gede Dana berbincang-bincang terkait pelayanan AJP Karangasem, sembari memberikan semangat kepada pasien dan berpesan untuk mempergunakan program mobil layanan AJP ini sebaik-baiknya. “Kapanpun bapak membutuhkan layanan, tinggal menghubungi rayon AJP terdekat maka petugas kami akan langsung menjemput. Program AJP ini dibuat untuk kepentingan masyarakat di Karangasem karena kondisi masyarakat dan topografi Karangasem,” bincang Gede Dana.

Lanjut Gede Dana berpesan, agar masyarakat tidak segan-segan untuk menyampaikan jika ada kekurangan dari petugas pelayanan AJP Karangasem. Pihaknya juga mengakui, jika program AJP ini masih baru sehingga masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Namun demikian hingga saat ini jumlah masyarakat Karangasem yang memanfaatkan AJP cukup tinggi.

“Mohon maaf jika ada keterlambatan dalam mengantar ataupun menjemput karena mobil dan petugas kita masih terbatas,” kata bupati sambil fokus mengemudi hingga mobil layanan AJP itu sampai dirumah I Ketut Pasek di Banjar Dinas Tenggang, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem.

Selain mengobrol dengan pasien, Gede Dana juga berpesan kepada petugas AJP dalam mengantar pasien untuk selalu memberikan support kepada pasien yang masih sakit. Apalagi, kata bupati, dalam sehari petugas bisa mengantar jemput pasien cukup banyak.

“Baru setengah hari sudah enam kali mengantar dan menjemput pasien, tentu itu sangat capek, tapi itu merupakan bagian dari Yadnya kita dalam membantu sesama” ujar bupati kepada Petugas sekembalinya dari mengantar pasien. Menyadari tugas yang cukup melelahkan itu, Gede Dana berjanji akan meningkatkan pendapatan para petugas AJP agar bisa mendapatkan upah yang layak. “Untuk sementara jangan berkecil hati, saya tahu bapak dan ibu yang bertugas di AJP pasti sangat melelahkan, apalagi melaksanakan tugasnya bisa sampai malam,” ujarnya lagi.

Sementara itu, pasien I Ketut Pasek yang didampingi istrinya, tak bisa menyembunyikan keharuannya. Dia tidak menyangka akan diantar langsung oleh Bupati Karangasem dengan mempergunakan mobil AJP. Ia mengakui, sudah lebih dari 100 kali mempergunakan layanan AJP ini untuk berobat ke RSUD Karangasem. “Untungnya ada AJP, dalam seminggu dua kali harus ke RSUD untuk berobat,” ucapnya.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Ambil Langkah Cepat Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor

AMLAPURA, MatahariTimur – Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem pada Senin (17/10/2022) memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang memakan korban jiwa dan luka-luka di beberapa tempat.

Bupati Karangasem, I Gede Dana dan Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika, bergerak cepat dan langsung turun ke lokasi bencana untuk membantu korban bencana bersama anggota dari BPBD Karangasem. Di Banjar Dinas Santhi, Desa Selat, Bupati langsung bergabung dengan Tim SAR untuk bersama melakukan pencarian terhadap korban terseret banjir atas nama I Gusti Ngurah Wedana Putra bocah berusia 8 tahun.

Dengan menggunakan cangkul, Bupati bersama Tim SAR menggali material banjir berupa batu pasir dan kerikil dalam rumah korban yang hancur, karena pencarian titik pertama difokuskan di rumah korban, sebab diperkirakan korban tertimbun material banjir di dalam rumahnya. Namun setelah dilakukan penggalian korban tidak dkitemukan, baru beberapa jam kemudian Tim SAR gabungan bersama warga akhirnya berhasil menemukan korban sekitar 10 meter di sebelah barat rumahnya yang hancur diterjang banjir. Sementara sebelumnya korban atas nama I Gusti Ayu Pradnya ditemukan meninggal dunia di pematang sawah yang tergenang banjir sekitar 700 meter dari rumahnya.

Bupati Gede Dana saat itu juga langsung menjenguk korban meninggal di Pusekesmas Selat dan berbincang dengan pihak keluarga. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karangasem mengungkapkan keprihatinan dan duka cita mendalam atas korban yang meninggal akibat bencana alam.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Karangasem mengungkapkan duka cita atas jatuhnya korban meninggal akibat bencana,” ungkap Gede Dana.

Pihaknya dalam kesempatan itu langsung memerintahkan instansi terkait untuk mengambil langkah-langkah termasuk mencari tau penyebab terjadinya banjir bandang tersebut. “Memang kondisi alam dan cuaca tidak bisa kita prediksi, tapi langkah mitigasi dan pemetaan rawan bencana perlu di cermati ulang, agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegas Gede Dana.

Pasca kejadian itu, Gede Dana juga memerintahkan BPBD Karangasem untuk melakukan assesment dan mengambil langkah yang diperlukan untuk membantu korban bencana dan penanganan pasca bencana. Dalam kesempatan itu Bupati Gede Dana secara pribadi menyerahkan bantuan kompor. Selimut, sembako dan uang santunan kepada para keluarga korban bencana.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat utamanya yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrim dengan curah hujan yang tinggi yang terjadi saat ini dan beberapa hari kedepan.

Di Banjar Abian Tihing, Desa Jungutran, Kecamatan Bebandem, seorang warga terpaksa dievakuasi Tim SAR jarena mengalami luka-kuka setelah diterjang banjir, sementara di wilayah tersebut belasan rumah terendam banjir dan beberapa diantaranya mengalami kerusakan dan warga harus mengungsi di Balai Banjar. (MT – 001)

Wakil Bupati Artha Dipa Tinjau Jalan Amblas dan Tanah Longsor di Dusun Pangleg Jungutan

Amlapura, MatahariTimur – Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa didampingi Kadis PUPR Weda Semara dan Camat Bebandem I Gusti Ngurah Wiranata tinjau jalan amblas penghubung Desa Yeh Kori dengan Desa Bebandem, bencana amblasnya jalan tersebut dikarenakan situasi curah hujan yang cukup deras yang terjadi di Kabupaten Karangasem, Snin (17/10/2022) di Dusun Pangleg, Perbekelan Jungutan.

Selain meninjau jalan amlas, Wakil Bupati Artha Dipa juga meninjau bencana tanah longsor yang menyebabkan kerusakan rumah warga. Dampak yang diakibatkan akibat longsor tanah setinggi kurang lebih 30 meter tersebut yaitu rusaknya beberapa pelinggih, ruang kamar mandi, bak penampungan air serta 3 buah speda motor pemilik atas nama I Made Duduk.

Wakil Bupati Karangasem dalam peninjauaanya mengatakan bahwa dirinya mengetahui kejadian ini melalui media sosial seperti Facebook, ,”saya selalu pantau melalui media sosial dan juga dari keluhan warga, sehingga saya mengetahui ada bencana di beberapa titik di Karangasem,” tegasnya

Artha Dipa memerintahkan kepada dinas terkait seperti PUPR dan BPBD supaya secara tepat tanggap dalam penyelesaian bencana ini sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti semula. Diterangkan olehnya bahwa Pemerintah akan sigap dan mengambil langkah langkah dalam penanganan ini,”pemerintah akan mengambil langkah yang konkrit, seperti langsung meninjau di beberapa tmpat terdampak dan merapatkan sehingga bisa menentukan langkah, sehingga ini tidak berlarut larut,”Tegasnya

Dilanjutkan oleh Wakil Bupati bahwa Camat, Kepala Desa dan jajaran harus sigap membuat laporan dengan data yang pasti ketika terjadi bencana bencana alam, sehingga pemerintah juga bisa secara cepat mengambil sikap. Wakil Bupati Artha Dipa juga memberikan suport kepada masyarakat terdampak,”kepada masyarakat yang terdampak saya harapkan tidak larut dalam kesedihan, pemerintah pastinya akan memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya,”imbuh Artha Dipa.

Terkait bencana alam tersebut Kepala dinas PUPR Weda Semara mengatakan bahwa PUPR bersama BPBD akan segera turun kelapangan melakukan pengecekan data ,”setelah data terkumpul, kami akan merapatkan dengan instansi terkait, sehingga penanganan bisa lebih cepat dan akurat,”ucapnya

Dirinya juga mengatakan akan mencarikan solusi terkait jalan yang amblas sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitasnya,”kmungkinan kita akan membuatkan jalan alternatif sehingga jalan bisa dilewati, dan masyarajat visa beraktivitas seperti semula”imbuhnya ( MT – 001)

Bupati Gede Dana Menerima Tim Verifikasi Lapangan Pendirian Politeknik Negeri Bali Kampus Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Komitmen Bupati Gede Dana dalam meningkatkan mutu pendidikan di Karangasem bukan sekedar isapan jempol. Tahun depan ditargetkan, Poltek Negeri Bali Karangasem, yang merupakan perguruan tinggi negeri ini siap hadir di tengah masyarakat. Hal ini terungkap dalam pertemuan Bupati Karangasem I Gede Dana bersama pihak Politeknik Negeri Bali (PNB) di Rumah Jabatan Bupati Karangasem, Jumat 14 Oktober 2022.

Seperti yang sudah diketahui, PNB kini siap menjalin kerjasama Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) bersama Pemkab Karangasem. Saat ini proses PSDKU telah memasuki babak Visitasi. Visitasi sendiri adalah kegiatan verifikasi dan klarifikasi isian instrumen akreditasi, instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung (IPDIP).

Segala persyaratannya telah disiapkan untuk selanjutnya diajukan melalui silemkerma, atau sistem informasi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Jika izinnya sudah disetujui dan segala persiapan telah rampung, maka tahun depan sudah bisa menerima mahasiswa baru.

Bupati Gede Dana mengatakan dari hasil verifikasi secara umum, seperti verifikasi administrasi sejatinya kabupaten Karangasem sudah siap menerima mahasiswa baru. Namun, tim verifikasi perlu melakukan pengecekan kelapangan.

“Adapun dua tempat yang kami siapkan, yakni Gedung SKB Jasri dan kantor Disnakertrans Karangasem. Kedua lokasi ini, memiliki lahan yang cukup luas dan memadai” ucapnya.

Dikatakan juga bahwa Pemkab Karangasem akan selalu mendukung penuh pendirian PNB Kampus Karangasem mulai dari bekerjasama dengan industry pariwisata untuk menampung lulusan, serta bersama-sama menyusun kurikulum,menyiapkan praktisi untuk bisa mengajar di kampus Karangasem.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih atas pertemuan hari. Semoga kita dapat segera merealisasikan mimpi masyarakat kami memiliki Perguruan Tinggi sendiri. Kami (Pemkab) siap terus mendukung setiap prosesnya,” ujar Bupati Gede Dana.( MT – 001)

Bupati Gede Dana dan TP PKK Provinsi Gelar Pasar Rakyat dan Pasar Gotong Royong

AMLAPURA,MatahariTimur – Berbagai upaya dilaksanakan oleh Pemkab Karangasem untuk menekan laju inflasi atau kenaikkan harga kebutuhan pokok di pasaran, salah satunya dengan menggelar Pasar Rakyat dan Pasar Gotong Royong di Lapangan Budaya Chandra Buana, Amlapura, Jumat (14/10/2022).

Berbagai barang kebutuhan pokok dengan harga murah di jual dalam Pasar Rakyat dan Pasar Gotong Royong yang dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem I Gede Dana, Wabup Wayan Artha Dipa dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Nyonya Suastini Koster ini, mulai dari beras super, telur ayam, minyak goreng, berbagai jenis bumbu dapur hingga hasil kerajinan tenun dan UMKM.

Bupati Karangasem, I Gede Dana kepada wartawan dalam kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan Pasar Rakyat dan Pasar Gotong Royong ini diselenggarakan oleh Pemkab Karangasem bekerjasama dengan TP PKK Provinsi Bali. “Pasar rakyat ini serentak dilaksanakan di seluruh Bali oleh TP PKK Provinsi Bali, kami disini mensupport dengan Pasar Gotong Royong,” tegas Gede Dana.

Ini merupakan upaya Pemkab Karangasem untuk menstabilkan harga kebutuhan pokon di pasaran. “Kegiatan ini nantinya akan kami laksanakan di masing-masing desa, saat ini saya bersama Disperindagkop masih terus memantau harga beras di pasaran. Jika terjadi peningkatan harga yang tidak wajar, kami akan langsung melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan harga,” ujar Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, ini.

Selain harga beras, pihaknya bersama Tum Pemantau Inflasi Daerah juga tehrus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok lainnya, seperti telur ayam dan minyak goreng termasuk bumbu dapur penyebab inflasi yakni cabai, bawang merah dan bawang putih.

“Kita pantau terus, utamanya beras. Kemarin dari pemantauan kami di sejumlah pasar, harga beras masih di kisaran Rp. 10.500 hingga Rp. 11.000. Kita akan berupaya menekan harganya lagi dengan berbagai langkah, kalau bisa harga beras bisa dibawah Rp. 10.000,” tandas Gede Dana didampingi Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika dan Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta.

Kegiatan pasar rakyat dan pasar gotong royong ini disambut antusias dan diserbu warga di Karangasem yang ingin mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga murah. “Harganya sedikit lebih murah yakni sekiytar Rp. 1000 lebih murah dari harga di pasar. Bagus kalau sering ada kegitan Pasar Raykat dan Pasar Gotong Royong seperti ini,” kata Fatimah, salah satu pengunjung asal Lingkungan Karanglangko, Amlapura.

Selain itu, kegitan ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK masng-masing kabupaten di Bali, dan dalam kesempatan itu juga diserahkan ratusan paket bantuan untuk warga kurang mampu di Karangasem.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Tinjau Dua Lokasi Lahan Pembangunan Wantilan Serbaguna

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Kadis PUPR Weda Semara meninjau 2 lahan yang nantinya akan dijadikan Wantilan Serbaguna, Kamis (13/10/222). Lokasi pertama yang didatangi yakni di Kecamatan Abang, tepatnya di belakang Kantor Camat Abang. Diketahui bahwa lahan yang nantinya akan dijadikan Wantilan Serbaguna tersebut dulunya merupakan lahan bekas Rumah Jabatan Camat Abang yang sekaligus juga lahan tersebut merupakan lahan kepemilikan Pemerintah Provinsi Bali.

Dari usaha Bupati Karangasem I Gede Dana yang melobi ke Provinsi, lahan yang dulunya milik Provinsi bisa dihibahkan untuk Kabupaten dan bisa dipergunakan sesuai dengan kebutuhan. Bupati Gede Dana dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa sebelumnya dirinya sudah bersurat ke Gubernur Bali untuk mempergunakan lahan sebagai Wantilan Serbaguna. “Untuk sekarang masih dalam proses perencanaan dan akan dikerjakan di tahun depan,” ucap Gede Dana.

Dirinya juga menegaskan, pihak atau instansi yang akan mengerjakan supaya mempercepat proses dengan perencanaan yang matang. Segera diproses dengan perencanaan dan rancangan yang matang sehingga bisa berjalan sesuai perencanaan,”imbuhnya.

Berlanjut ke lokasi yang ke 2. Berbeda halnya dengan lokasi yang pertama, lokasi yang ke dua ini merupakan lahan yang dimiliki oleh Kabupaten. Lahan kedua yang ingin di bangun Wantilan tersebut berlokasi di Jalan Veteran Jalur 11 dekat Dispendik. Diketahui lahan yang sudah lama terbengkalai tersebut rencananya akan didirikan Wantilan yang bisa menampung banyak orang. Hal tersebut dirancang supaya ketika ada acara atau event besar tidak sulit mencari tempat.

Selain hal tersebut, Bupati Gede Dana juga mengatakan bahwa selain pembuatan Wantilan, dirinya juga merancang akan membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) di lahan tersebut. Sama halnya seperti yang di Kecamatan Abang, Proyek pembangunan Wantilan dan MPP untuk sekarang masih dalam proses perancangan dan akan dikerjakan di tahun berikutnya. “Ini masih dirancang dan akan bisa dikerjakan di tahun depan,”ucap Bupati. ( MT – 001)

Karangasem Terima 235 Unit Bantuan Rehab Rumah untuk MBR senilai 4,7 Milyar

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Perjuangan Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dalam upaya penyediaan rumah yang layak huni, yang sehat, aman dan nyaman untuk warga kurang mampu atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Karangasem, dengan mengajukan permohonan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ke Balai Pelaksana Perumahan, Kementerian Perumahan Rakyat, akhirnya membuahkan hasil. Pemkab Karangasem akhirnya mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, National Affordablle Housing Program (NAHP) Tahun Anggaran 2022 dari Pemerintah Pusat senilai 4,7 Milyar
Bupati Karangasem I Gede Dana usai acara serah terima Buku Tabungan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Aula Kantor Disdikpora Karangaem, Rabu (12/10/2022) menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah untuk membantu masyarakat memiliki rumah yang layak huni secara swadaya.
Di Kabupaten Karangasem sendiri menurut Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang ini, masih banyak keluarga yang belum memiliki rumah yang layak huni sehingga dengan Program kegiatan BSPS ini dapat meringankan beban masyarakat di wilayah Kabupaten Karangasem dalam meningkatkan kualitas rumah, sehingga jumlah rumah tidak layak huni di Karangasem ini dapat berkurang secara bertahap.
“Harapan saya setelah serah terima buku tabungan ini kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ini dapat berjalan sesuai rencana. Termasuk berbagai tahapan-tahapan yang harus dipenuhi di dalam Proses Pelaksanaan kegiatan juga bisa berjalan sesuai rencana,” tegasnya.
Diharapkannya, pola-pola Pelaksanaan yang harus dipenuhi, dan pelaku-pelaku yang terlibat didalammnya Seperti Tim Verifikasi, Koordinator kabupaten (Korkab) Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) agar bisa bekerja maksimal termasuk Juga Camat dan Perbekel agar ikut serta membantu masyarakatnya di dalam Proses Pembangunan nantinya, karena pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan Sistem Swakelola maka masayarakat penerima sebagai pelaku utama sehingga di Perlukan peran serta semua Stake Holder.
“Pada kesempatan ini juga, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu dari Balai Penyediaan Perumahan Jawa IV, seluruh pelaksana program di tingkat pusat, para Satker dari provinsi, Tim Pelaksana Kabupaten, beserta Lurah dan Kepala Desa,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu bantuan diserahkan kepada 235 orang penerima rehab rumah dengan total 20 juta per unit dari 3 kecamatan, 2 kelurahan di 3 desa. Dan secara simbolis diserahkan kepada 2 orang perwakilan penerima atas nama I Ketut Ngurah asal Banjar Dinas Butus, Kecamatan Bebandem dan I Nyoman Sutama asal Banjar Dinas Asah Dulu, Desa Datah, Kecamatan Abang.

Sementara itu, I Made Wardiha Selaku Kasi Wilayah 1 Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV Dalam sambutannya mengatakan penerima BSPS tahun anggaran 2022 ini tersebar pada 7 Kabupaten di Provinsi Bali salah satunya adalah Kabupaten Karangasem. Alokasi sebanyak 235 Unit, terdiri dari 5 Desa dan 2 Kelurahan yaitu Desa Datah (50 Unit tahap I dan 35 Unit Tahap II), Desa Ababi (30 Unit), Desa Tista (18 Unit), Desa Buana Giri (15 Unit), Desa Bungaya (17 Unit), Kelurahan Padang Kerta (30 Unit) dan Kelurahan Karangasem (40 Unit).
“Pada Kegiatan pelaksanaan BSPS ini besar harapan kami Penerima Bantuan didampingi Koordinator Kabupaten, Tenaga Fasilitator Lapangan serta Tim Verifikasi dapat menyelesaikan kegiatan BSPS tepat waktu, tepat sasaran, tepat mutu dan akuntabel sesuai dengan panduan teknis yang berlaku,” pintanya.
Diharapkan Pemerintah Kabupaten dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di bidang penyediaan perumahan dan dapat turut serta dalam pengawasan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan BSPS tahun ini. ( MT – 001)

Bupati Gede Dana dan Perwakilan Kementan Turun Langsung Pantau Percepatan Vaksinasi PMK di Bebandem

AMLAPURA, MatahariTimur – Pemkab Karangasem mengambil langkah kongkrit dalam upaya pengendalian penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Karangasem. Bupati Karangasem I Gede Dana bersama perwakilan dari Kementrian Pertanian (Kementan) dan dari Dinas Pertanian Provinsi Bali, turun langsung memantau gerakan percepatan Vaksinasi PMK di Kecamatan Bebandem, Karangasem.

Dalam pemantauan yang dilakukan di Desa Bhuana Giri, Bupati Gede Dana bersama Perwakilan dari Kementan, berdialog dengan petani dan peternak di dua desa tersebut, menyerap berbagai informasi dan aspirasi dari masyarakat. Ini penting dalam rangka upaya percepatan Vaksinasi PMK, utamanya informasi petani yang memiliki ternak sapi yang tinggal jauh di tengah tegalan di lereng Gunung Agung.

“Informasi ini penting, sehingga Tim Vaksinator bisa langsung ke lokasi disebutkan itu untuk memaksin sapi atau ternak lain miloik petani bersangkutan,” tegas Gede Dana, dalam kegiatan pemantauan yang dilakukan usai memimpin Apel Kesiapan Pelaksanaan Percepatan Vaksinasi PMK di Bumi Lahar Karangasem, Jumat (7/10/2022).

Gede Dana menyampaikan PMK sudah merebak di Kabupaten Karangasem sejak akhir Juni 2022, masyarakat yang memiliki sapi menjadi khawatir ternak sapinya sakit dan tertular virus PMK, dan masyarakat mohon penanganan dari Pemerintah.

Pasca ditemukannya kasus PMK pertama kali di Karangasem, Satgas Penanganan PMK Kabupaten Karangasem terus berupaya melakukan sosialisasi dan koordinasi untuk menampung laporan atau keluhan dari masyarakat.

Disebutkannya, salah satu upaya yang paling efektif mencegah penularan penyakit PMK adalah dengan melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak yang rentan PMK, seperti Sapi, Kerbau, Kambing, dan Babi. “Selama kurang lebih tiga bulan. Tim Vaksinasi PMK Kabupaten Karangasem sudah berupaya secara optimal dalam melakukan Vaksinasi pada hewan sapi, kerbau dan babi,” ucap Gede Dana.

Secara rinci sejauh ini petugas Vaksinasi PMK di Kabupaten Karangasem sudah memaksin sebanyak 34.284 ekor sapi pada tahap pertama, dan 8.799 ekor sapi untuk tahap kedua. Sedangkan jumlah populasi ternak yang ada di Kabupaten Karangasem yakni sebanyak 246.036 ekor, jumpah tersebut terdiri dari Sapi Bali sebanyak 134.101 ekor, Kerbau 26 ekor, Kambing 12.013 ekor dan Babi 99.896 ekor.

“Untuk hasil vaksinasi PMK sendiri saat ini baru mencapai 17,5 persen dari target minimal 80 persen. Capaian Vaksinasi, jadi dilihat dari prosentase capaian tersebut masih jauh dari jumlah populasi ternak yang ada Kabupaten Karangasem, untuk itu perlu dilakukan percepatan vaksinasi PMK untuk mencapai target 80 persen dari jumlah populasi ternak atau sebanyak 196.828 ekor,” beber Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem ini.

Dijelaskannya, untuk Tim Vaksinasi PMK yang pada awalnya terdiri dar 33 Tim, sekarang sudah ditambah lagi 24 Tim sehingga Tim Vaksinasi PMK sekarang ini totalnya berjumlah 57 Tim. “Dengan penambahan Tim Vaksinasi PMK ini, kami menargetkan pada akhir Bulan Oktober ini sudah tercapai 80 persen dari total populasi Hewan Rentan PMK (HRP),” tegasnya.

“Saya mengharapkan, Satgas PMK, Tim Vaksinasi, Pemerintah Desa dan Masyarakat bekerjasama menggerakkan percepatan Vaksinasi PMK ini. Semoga masyarakat kami semakin sadar dan mengerti tentang pentingnya Vaksinasi PMK karena penyakit ini sangat menular yang mengakibatkan kerugian ekonomi yang tinggi disamping berpengaruh pada Pariwisata dan Perhelatan Presidensi G-20 yang akan dilaksanakan pada bulan November 2022 mendatang,” sambungnya.

Ditegaskannya kembali, penanggulangan dan pencegahan PMK ini hanya bisa dilakukan dengan Vaksinasi, Biosecurty, Tresing, Testing, dan Penandaan pada Hewan Rentan yang telah dilakukan Vaksinasi PMK. Dengan percepatan Vaksinasi PMK dapat menanggulangi wabah PMK sehingga keseimbangan Bali Menuju Karangasem yang Pradnya Kertha Santhi dan Nadi.( MT – 001)

Pasca Kembali Dibukanya Pasar Hewan, Transaksi Perekonomian Kian Menggeliat

Amlapura, MatahariTimur – Pasca kembali dibukanya pasar hewan di Kabupaten Karangasem semenjak melandainya kasus penyakit mulut fan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi, membuat transaksi perekonomian di pasar hewan di bumi lahar kian menggeliat.

Bupati Karangasem, I Gede Dana, Senin (3/10) mengungkapkan, pasca dibukanya kembali pasar hewan, transaksi perekonomian di pasar hewan terus menggeliat. Dicontohkan, jika sebelumnya transaksi di pasar hewan Bebandem tercatat nilai transaksinya mencapai kurang lebih Rp 297,4 Juta.

“Tadi saya turun ke pasar hewan Bebandem untuk melihat secara langsung aktivitas di pasar tersebut. Untuk pasaran hari ini, nilai transaksi mencapai kiasaran Rp. 530.000.000. . Sementara untuk sapi yang masuk sebanyak 140 ekor dan laku 74 ekor.
Semoga kedepannya transaksi terus mengalami peningkatan,” ujarnya.

Gede Dana, menambahkan, mengingat aktivitas di pasar hewan kembali berjalan, maka pihaknya meminta Dinas Pertanian untuk membuat pos pengawasan kesehatan hewan di masing-masing pasar, dan menugaskan beberapa Medik Veteriner pada setiap pasaran hewan.

“Prosedur keamanan dan kesehatan hewan juga harus terus diperhatikan. Dan setiap kendaraan pengangkut hewan yang keluar masuk areal pasar harus di semprot cairan disinfektan. Intinya prosedur penanganan sapi jika ditemukan bergejala PMK harus dilaksanakan dengan baik sehingga tidak ada penyebaran kasus PMK lagi,” katanya. ( MT – 001)