23.5 C
Bali
3 November 2026
Beranda blog Halaman 19

Bupati Gede Dana Pantau Aktifitas Portal, Perbaikan Jalan Picu Kenaikkan PAD MBLB Hingga 150 Persen

AMLAPURA, MatahariTimur – Guna memastikan kondisi infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem, I Gede Dana, Selasa (27/12/2022) turun melaksanakan monitoring ke sejumlah tempat. Salah satunya ruas jalan di Banjar Dinas Uma Anyar, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem.

Saat monitoring tersebut, Bupati Gede Dana sempat menyambangi Portal pengawasan dan pemeriksaan Faktur Pajak yang berada di Banjar Dinas Uma Anyar, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem.

Dalam kesempatan itu, Bupati sempat berbincang dengan petugas Portal dan beberapa sopir truk Galian C yang melintas dan menyampaikan terimakasih kepada para sopir truk yang sudah ikut dan taat aturan dengan mengambil dan membayar faktur pajak MBLB.

“Kami selaku Pemerintah Daerah tentu sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas ketaatan pengusaha Galian C maupun para sopir truk yang membeli material, dalam memenuhi kewajibannya membayar faktur Pajak MBLB,” ucap Gede Dana.

Dari perbincangan itu, Bupati akhirnya memahami jika perbaikan dan kondisi infrastruktur jalan sangat mempengaruhi kenaikkan PAD di sektor Galian C. Dimana jalan yang bagus dan rata serta aman, akan menarik para sopir untuk mengambil atau membeli material Galian C di Uma Anyar dan di Butus, utamanya di lokasi usaha galian C berizin.

“Kami melihat perbaikan infrastruktur jalan yang telah dilakukan, berdampak positif bagi peningkatan jumlah truk Galian C yang membeli pasir di lokasi ini, karena mereka merasa lebih aman dan waktu tempuh mereka juga lebih cepat. Jadi dari awalanya hanya satu rit perhari, karena jalannya bagus dan aman mereka sehari bisa sampai dua rit,” beber Gede Dana.

Sementara dari penjelasan dan data petugas Portal, pasca dilakukannya perbaikkan ruas jalan, untuk pemasukan daerah dari galian C di Uma Anyar saat ini mengalami peningkatan hingga 150 persen dari bulan-bulan sebelumnya.

Sedangkan ketika dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika menyampaikan terkait peningkatan PAD di sektor pajak MBLB, “Untuk target PAD kita Tahun 2022 ini sebesar Rp. 87.5 Milyar, namun saat ini target sudah terlampaui dimana hingga Desember 2022 ini total PAD dari pajak MBLB sudah mencapai Rp. 95.1 Milyar,” ucap I Wayan Ardika.

Intinya sambung Ardika, pengetatan pengawasan serta perbaikan infrastruktur jalan yang telah dilaksanakan oleh Bapak Bupati menjadi pemicu peningkatan PAD dari sektor pajak MBLB.( MT – 001)

Sebulan Pasca Gempa Cianjur, Warga Syukuri Perayaan Natal di Tenda Depan Gereja

0

CIANJUR, MatahariTimur – Lima hari lalu tepat sebulan peristiwa gempa Cianjur yang membuat warga dirundung kesedihan. Kejadian yang merenggut lebih dari 600 jiwa meninggal dunia dan ribuan rumah rusak itu menyisakan kisah pilu yang membekas dalam ingatan.

Namun raut wajah kesedihan itu tidak nampak hari ini. Para warga umat nasrani berbondong-bondong menyambut dengan suka cita perayaan natal di Kota Cianjur. Senyum lebar terpancar dari setiap jemaat yang hadir pada acara perayaan natal di Gereja Santo Petrus, Kota Cianjur, Jawa Barat, pada Minggu (25/12).

Acara keagamaan ini dilaksanakan dengan menggunakan tenda yang didirikan di depan gereja. Tampak tenda besar bernuansa biru dan putih berdiri kokoh di halaman depan pintu masuk gereja.

Pemilihan lokasi ini dikarenakan kondisi Gereja Santo Petrus yang mengalami rusak berat pasca gempa. Selain itu, peniadaan kegiatan ibadah di dalem gereja juga untuk menghindari rasa trauma apabila terjadi gempa susulan yang dapat menggangu jalannya ibadah keagamaan.

Petugas keamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri terlihat berjaga di pintu masuk. Setelah pintu masuk, nampak sejumlah panitia melakukan _screening_ awal berupa pengecekan suhu tubuh, pemberian handsanitizer dan pembagian masker bagi jemaat yang tidak membawa. Hal ini dilakukan dalam rangka penerapan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

Tanpa mengurangi kekhusyukan acara, warga melaksanakan seluruh rangkaian keagamaan dengan khidmat.

Intan Simarmata selaku ketua panitia natal di Gereja Santo Petrus menuturkan, warga cukup antusias dalam perayaan natal di tengah kondisi pascagempa.

“Malam (24/12) sama pagi ini (25/12), sepertinya ada 700 warga yang hadir disini, cukup antusias sekali walaupun situasi seperti ini, warga tetap suka cita untuk bergabung merayakan natal bersama,” ujar Intan.

Hal senada juga diungkapkan Supri salah satu jemaat Gereja Santo Petrus, dirinya mengaku ingin bangkit setelah kejadian pascagempa.

“Saya sangat optimis terhadap kebangkitan cianjur, toleransi antar umat beragama dalam masa darurat kemarin juga telah menjadi bukti bahwa kita bisa bangkit bersama,” Ungkap Supri.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan warga cianjur dengan sikap toleransi antarumat beragama dalam menghadapi situasi pascagempa. Seperti diketahui, masa tanggap darurat kini sudah beralih ke masa transisi pemulihan. BNPB juga secara konsisten terus mendampingi pemerintah daerah dalam masa tanggap darurat, transisi pemulihan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.( MT – 001)

Bupati Gede Dana dan Forkopimda Gelar Operasi Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Nataru

AMLAPURA, MatahariTimur – Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, serta untuk menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta dan Forkopimda serta TPID, Kamis (22/12/2022) melaksanakan operasi pasar dan pemantauan harga kebutuhan pokok dengan turun langsung ke dua pasar besar di Karangasem, masing-masing Pasar Terminal Karangsokong dan Pasar Amlapura Timur.

Dalam Sidak tersebut Bupati Gede Dana berdialog dengan pedagang pasar untuk menanyakan sendiri secara langsung sejumlah harga kebutuhan pokok, seperti beras, telur ayam, daging ayam, bumbu dapur dan sayur mayur.

Kepada awak media, usai melaksanakan Sidak tersebut, Bupati Gede Dana menjelaskan, dari hasil Sidak atau turun langsung ke pasar yang dilaksanakannya tersebut, pihaknya belum menemukan adanya kenaikkan harga kebutuhan pokok yang signifikan. Dimana rata-rata kenaikkan setiap item atau komoditas pasar sebesar Rp. 2000. Ini menurut Bupati relatif masih stabil artinya kenaikkan harga kebutuhan pokok masih pada batas wajar.

“Dari hasil pengecekkan tadi yang kami lakukan, memang terjadi kenaikkan harga utamanya pada harga beras, harga telur ayam dan beberapa jenis bumbu seperti cabai dan bawang merah. Namun naik turunnya itu menurut kami masih batas wajar,” sebutnya.

Pihaknya juga telah memerintahkan Disperindagkop dan TPID untuk terus melakukan pemantauan perkembangan harga kebutuhan pokok dipasaran. Jika kenaikkan harga atau inflasi yang terjadi sudah melebihi batas wajar, pihaknya akan mengambil langkah cepat dengan menggelar operasi pasar termasuk menggelar pasar murah.

Sementara itu, saat ini harga telur ayam yang ukuran besar atau TB 1 dari pantauan yakni sebesar Rp. 50.000 per krat isian 30 butir. Sedangkan kalau untuk telur ayam kwalitas super harganya saat ini menurut sejumlah pedagang bisa mencapai Rp. 56.000 perkrat. Harga bawang merah dari sebelumnya Rp. 25.000 perkilo sekarang naik menjadi Rp. 28.000 perkilo. Harga cabai rawit merah dari sebelumnya Rp. 30.000 perkilo sekarang naik menjadi Rp. 40.000 perkilo.( MT -001)

Pemkab Karangasem Laksanakan Upacara Ngrastiti Jagat dan Ngaturang Guru Piduka

AMLAPURA, MatahariTimur – Menjelang akhir Tahun 2022, Bupati Karangasem bersama Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, jajaran OPD di lingkungan Pemkab Karangasem, melaksanakan upacara ritual Ngrastiti Bakti, dan Ngaturang Guru Piduka, menghaturkan bakti dan memohon doa keselamatan kepada sang pencipta Ida Sang Hyang Widhi Wasa, agar Kabupaten Karangasem senantiasa diberikan keselamatan, kerahayuan serta diberikan kemudadan dalam menghadapi berbagai cobaan skala dan niskala di Tahun 2023 mendatang.

Kegiatan upacara ritual Ngrastitiang Bakti dan Ngaturang Guru Piduka ini dilaksanakan di Penataran Pura Lempuyang, Kecamatan Abang, dan di Piura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, Rabu (21/12/2022). Upacara ritual ini selain memohon keselamatan juga merupakan ritual untuk menyeimbangkan Buana Agung dan Buana alit.

Usai melaksanakan persembahyangan, Bupati Karangasem, I Gede Dana menyampaikan, kegiatan persembahyangan tersebut dilaksanakan untuk memohon keselamatan serta keseimbangan alam semesta, mengingat sebelumnya Kabupaten Karangasem terkena musibah bencana alam gempa bumi yang terjadi secara beruntun, hingga mengakibatkan beberapa rumah warga yang roboh, dan juga aktivitas perawatan kesehatan di rumah sakit menjadi kurang kondusif.

“Menyikapi berbagai kejadian bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem mengadakan persembahyangan untuk memohon keselamatan dan perlindungan secara skala dan niskala kepada Sang Pencipta Alam Semesta,” ucap Gede Dana.

Lanjut Bupati menyampaikan, persembahyangan yang dilaksanakan ini juga untuk memohon kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan di tahun 2023 yang akan datang, dimana ancaman resesi ekonomi juga menjadi atensi pemerintah di Kabupaten Karangasem.

“Tentunya tantangan pasti akan lebih berat, mudah mudahan di tahun 2023 yang akan datang perjalanan kepemerintahan Kabupaten Karangasem bisa dilancarkan dan juga bisa Gemah Ripah Loh Jinawi,” ucapnya. ( MT – 001)

Dari Akar Ranting Sampai Jajaran DPC PDI Perjuangan Karangasem Solid Dukung Wayan Koster Dua Periode Jadi Gubernur Bali

0

Amlapura, MatahariTimur – Gelora dukungan terhadap Wayan Koster agar menduduki posisi sebagai pemimpin Bali 1 atau Gubernur Bali selama dua periode, terus membahana di berbagai daerah di Pulau Dewata. Termasuk di wilayah Bumi Lahar Karangasem.

“Kader-kader dan simpatisan partai PDI Perjuangan Karangasem dari akar rumput, anak ranting, ranting, PAC, sampai ke DPC totalitas dan solid mendukung Wayan Koster menjadi Bali 1 dua periode,” kata Gede Dana selaku Ketua DPC PDIP Karangasem Gede Dana, pada Rabu (22/12/2022) saat ditemui di Kantor Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem.

Gede Dana melanjutkan, pihaknya tidak bisa membendung usulan kader-kader partai terkait dukungan terhadap Wayan Koster, kendati perhelatan pesta politik masih jauh pada tahun 2024 mendatang. Dukungan ini diberikan mengingat sejumlah langkah gemilang Wayan Koster telah terbukti dalam membangun Bali sekala niskala.

“Pak Koster itu mampu membawa kebaikan untuk Bali, di mana banyak anggaran pusat yang dibawa ke Bali. Seperti, Pura Besakih ditata dengan maksimal. Pusat Kebudayaan Bali juga dibangun dengan dengan baik, yang letaknya dekat perbatasan Klungkung-Karangasem. Kemudian pelabuhan segitiga emas Klungkung menyamai seperti di Singapura,” kata Gede Dana yang juga menjabat sebagai Bupati Karangasem.

Pria kelahiran Datah ini menyatakan, prestasi lain dari Wayan Koster adalah pembangunan tol dan shortcut. Selain itu, Wayan Koster juga tidak mengabaikan pembangunan seni budaya, sehingga ada Perda khusus yang mengatur regulasi adat, seni, serta budaya di Bali. “Arak juga malah kini menjadi bergaung di dunia berkat Pak Koster, dikarenakan setiap ada tamu yang merupakan duta asing, tidak lupa Pak Koster memperkenalkan arak Bali yang tidak kalah mutunya dengan produk minuman luar negeri seperti sake di Jepang,” ujar Gede Dana antusias.

Produk Bali lain yang tidak kalah mendunia adalah kain tradisional endek yang kini menembus pasar dunia, di mana saat ini telah terjalin kerja sama dengan rumah mode internasional Christian Dior. “Berbagai prestasi luar biasa dari Pak Wayan Koster inilah yang membuat beliau sangat tepat mendapat dukungan dua periode, karena benar-benar serius membangun Bali dan mempunyai jaringan luas sehingga anggaran pusat mudah turun ke Bali,” katanya mengakhiri pembicaraan.( MT – 001)

Wana Wisata Hutan Pinus Glagalinggah Dibuka Secara Resmi, Gubernur Koster Harap Berguna Bagi Kesejahteraan Masyarakat

0

Kintamani, MatahariTimur – Gubernur Bali Wayan Koster, mendukung penuh pengembangan kawasan hutan yang dikelola untuk menjadi wana wisata guna memunculkan destinasi-destinasi wisata baru berbasiskan perhutanan di Pulau Dewata. “ Kita juga dukung pengembangan inovasi, jasa lingkungan yang tepat guna serta untuk memasarkan produk secara digital marketing sehingga menembus pasar tanpa batas,” kata Gubernur Koster dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Lingkungan HIdup dan Kehutanan Provinsi Bali, I Made Teja dalam peresmian Wana Wisata Hutan Pinus Glagalinggah , pada Selasa ( 20/12) pagi di Amphitheater Wana Wisata Hutan Pinus Glagalinggah Desa Kintamani, Kabupaten Bangli.

Upaya pengelolaan hutan sebagai kawasan wisata tersebut menurut Teja juga merupakan suatu momentum bagi kawasan-kawasan hutan lain di Bali, agar bisa bersemangat pula untuk mengupayakan pengembangan kawasan hutannya. “ Sehingga tidak hanya dijaga kelestariannya tapi juga bisa memberikan manfaat, kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” tandas Teja.

Dilanjutkannya dalam sambutan tersebut Teja juga menekankan kembali pesan Presiden Jokowi, agar hak pengelolaan yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk usaha produktif tanpa mengganggu kelestarian hutan. “ Provinsi Bali saat ini telah menerbitkan 120 SK Kehutanan Sosial yang luasnya kurang lebih 4.300an hektar untuk kemitraan dan hutan adat 971 hektar dan hutan tanaman rakyat 177 hektar HKM 2.124 hektar dan hutan desa 14.400 hektar,” katanya.

Program kehutanan sosial tersebut menurutnya sangat strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerataan ekonomi di sekitar hutan serta mengatasi konflik lahan dan membuka akses lapangan kerja bagi masyarakat. “ Terlebih, dalam visi Gubernur Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali terkandung konsep Wana Kertih yang merupakan upaya untuk melestarikan hutan dan Danu Kerthi yang merupakan kebijakan perlindungan mata air,” tandasnya lagi.

Made Teja juga menekankan, apabila sudah berjalan dengan berkelanjutan dirinya mengharapkan pengelola serta masyarakat sekitar hutan yang memperoleh manfaat tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan mencegah timbulan sampah plastik. Terlebih Gubernur Bali telah mengeluarkan kebijakan berupa Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

Sementara itu di kesempatan yang sama Direktur Kemitraan Lingkungan (Ditjen PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jo Kumala Dewi, menggarisbawahi pentingnya pelestarian hutan sebagai warisan untuk generasi mendatang alias generasi penerus bangsa. “ Harus ditekankan bahwa pembangunan berkelanjutan bukan berarti pembangunan terus menerus, habis-habisan, namun pembangunan yang memperhatikan kelestarian alam guna diwariskan pada generasi selanjutnya,” kata Kumala

Kumala juga mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengajak masyarakat memanfaatkan hutan sosial, hutan adat, dan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) sebagai lahan produktif yang memiliki nilai ekonomi tinggi.“Setiap Saya kira akan banyak sekali komoditas yang bisa dikembangkan. Tidak hanya agroforestry, tetapi juga bisa bisnis ekowisata, seperti yang dikembangkan di Glagalinggah ini,” tandasnya.

Kumala juga menerangkan pemerintah melalui Peraturan menteri (Permen) LHK no 9 tahun 2021 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial adalah aturan pelaksanaan dari ketentuan Pasal 247 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan. Perhutanan Sosial adalah sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau Hutan Hak/Hutan Adat yang dilaksanakan oleh Masyarakat Setempat atau Masyarakat Hukum Adat sebagai pelaku utama untuk meningkatkan kesejahteraannya, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya dalam bentuk Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan kemitraan kehutanan.” Dan Wana Wisata Glagalinggah kami harapkan jadi role model pengelolaan hutan wisata untuk Indonesia kedepannya,” tutur Kumala.

Dalam kesempatan yang sama, Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo menyampaikan bahwa Wana Wisata Hutan Pinus Glagalinggah merupakan kawasan wisata sekaligus wahana edukasi yang bisa menginspirasi banyak orang. Upaya ini juga menginspirasi kami,” katanya.

Upaya tersebut menurut Karyanto, juga menjadi faktor utama bagi Danone Indonesia terutama Aqua MAmbal untuk membantu pengembangan kawasan tersebut dengan memberikan bantuan berupa CSR dan pendampingan pasa pengelola dan masyarakat setempat. “ Ini adalah komitmen kami pula, untuk menjaga kawasan hulu yang merupakan daerah resapan dan sumber air bagi kawasan hilir,” tandasnya.

Wana Wisata Hutan Pinus Glagalinggah sendiri dikelola langsung oleh sekitar 220 KK di desa setempat, dengan konsep yang dirancang untuk tetap melestarikan hutan. Juga didukung dengan kearifan lokal dan konsep Tri Hita Karana.

Hadir pula dalam kesempatan tersbeut, Dirjen Daerah Aliran SUngai dan Rehabilitasi Hutan, Balai PSKL Wilayah Jawa-Bali, Nusra, KPH se-Bali, jajaran Perangkat Daerah Provinsi Bali dan Kabupaten bangli serta warga masyarakat Desa Adat Glagalinggah, ( MT – 001)

Rangkaian HKSN, Disabilitas dan Lansia, Bupati Gede Dana Ajak Masyarakat Tingkatkan Jiwa Sosial dan Rasa Persaudaraan

AMLAPURA, MatahariTimur – Untuk memperingati rangakaian Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang jatuh pada 20 Desember dan Hari Ibu pada 22 Desember 2022, Bupati Karangasem bersama jajaran Pemkab Karangasem menggandeng Kementrian Sosial-RI, Senin (19/12/2022) melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon serta penyerahan 100 paket Sembako kepada warga kurang mampu, penyandang Distbilitas dan Warga Lanjut Usia (Lansia) di Pura Jagat Natha, Amlapura, Karangasem.

Dari Kementrian Sosial-RI dalam hal ini diwakili oleh Direktur Mira Ryati Kurniasih. Dalam kegiatan tersebut diawali dengan penanaman pohon untuk keperluan upacara keagamaan diantaranya Pohon Bunga Cempaka sebanyak 20 pohon dan Bunga Kenanga 10 pohon.

Usai kegiatan bersih-bersih areal pelataran pura, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan tong sampah, sapu, alat pel, ember dari Kementrian Sosial sebelum kemudian dilaksanakan penyerahan bantuan 100 paket Sembako kepada warga kurang mampu, Lansia dan penyandang Disabilitas.

“Kegiatan ini sebagai bagian dari rangakaian hari HKSN hari Disabilitas dan Hari Ibu, selain kegiatan ini ada kegiatan lain juga hingga puncaknya pada peringatan Hari Ibu 22 Desember mendatang,” ucap Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Direktur dari Kemensos Ri, Mira Ryati Kurniasih.

Untuk mendukung program visi dan misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem, kata Gede Dana pihaknya mengarahkan seluruh kegiatan peringatan hari besar nasional dengan kegiatan-kegiatan sosial yang menyentuh langsung ke masyarakat, seperti bedah rumah, rehab rumah, perbaikan atau pembangunan innfnrastruktur dan fasilitas sosial bagi masyarakat di pedesaan, utamanya menyasar warga kurang mampu di desa-desa terpencil.

Dengan mengangkat tema, Bangkit Bersama Membangun Bangsa, untuk peringatan HKSN, Hari Ibu, Hari Lansia dan Hari Disabilitas, Bupati Gede Dana berharap rasa kesetiakawanan dan rasa persaudaraan, Paras Paros, Sarpanaya, Salunglung Sabayantake yang menjadi ciri khas masyarakat Bali, bisa makin kuat. Sehingga warga kurang mampu, penyandang Disabilitas, dan Lansia bisa menjadi tanggung jawab bersama, pemerintah, lembaga sosial kemasyarakatan, pengusaha dan warga berada.

“Dengan pemberian bantuan ini, tentu saya harap kegiatan-kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut, mari kita saling membantu, saling berbagi,” tutup Bupati Gede Dana.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Buka Kegiatan Bimtek SPIP Melakui Zoom Meeting

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana melalui zoom meeting membuka acara Bimbingan Teknis Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem, Senin (19/12/2022) bertempat di Aula Sabha Widia Praja Disdikpora Karangasem

Dihadiri pula Sekda Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta, dalam kesempatan tersebut Bupati I Gede Dana sangat mengapresiasi serta menyambut baik pelaksanaan Bimbingan Teknis terkait SPIP Terintegrasi ini dirinya mengatakan kegiatan ini adalah sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan good governance, clean government dan open government dengan membenahi kinerja dan pengelolaan keuangan di Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Bupati lanjut menjelaskan bahwa salah satu Misi Pemerintah Kabupaten Karangasem yaitu Mengembangkan tata kelola pemerintahan yang baik, bebas korupsi serta pelayanan publik yang prima, mendapat respon yang baik dari eksekutif dan legislatif sehingga terjadi peningkatan yang signifikan atas kinerja dan pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Karangasem yang berbuah penghargaan yaitu opini WTP sebanyak 7 kali berturut-turut yang diberikan oleh BPK terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Ditegaskan bahwa Penerapan SPIP bukan sekedar formalitas untuk memenuhi suatu ketentuan peraturan perundang-undangan. Penyelenggaraan SPIP dilandasi pada pemikiran bahwa Sistem Pengendalian Intern merupakan sesuatu yang melekat sepanjang kegiatan dan dipengaruhi oleh sumber daya manusia.

Bupati Gede Dana mengakui bahwa Setiap program yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah tentunya tidak terlepas dari adanya risiko yang dapat berpengaruh dalam pencapaian tujuan. Oleh sebab itu, upaya implementasi manajemen risiko perlu dikembangkan lebih lanjut, mulai dari proses perencanaan yang merupakan pondasi bagi suatu instansi dalam mengembangkan program dan kegiatan yang lebih besar.

Gede Dana berharap bahwa dengan penyelenggaran SPIP terintegrasi yang baik, Pemerintah Daerah dapat melakukan perbaikan kualitas perencanaan secara berkelanjutan, dapat mengenali dan mengatasi risiko-risiko atas pelaksanaan program dan kegiatan, meminimalisasi risiko terjadinya korupsi/fraud, menggunakan sumber daya secara efisien dan efektif, meningkatkan kualitas pengendalian intern secara berkelanjutan sehingga sasaran- sasaran strategis Pemerintah Daerah dapat segera tercapai.

Mengingat pentingnya SPIP Bupati I Gede Dana menghimbau kepada seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kabupaten Karangasem untuk menyelenggarakan SPIP serta menerapkan Manajemen Risiko secara menyeluruh, tidak hanya pada unit kerja terkecil tapi hingga kepada masing-masing individu sehingga dapat menghasilkan efektivitas pelaporan dan kepatuhan di lingkungan Pemerintah Daerah Karangasem.

Sekda Karangasem I Ketut Sedana Mera dalam kesempatan tersebut mengharapkan di tahun 2023 dalam pengolahan SPIP supaya lebih baik lagi, “kita masih di Lv 3, tetapi kapabilitasnya masih 2,” imbuh Sekda.

Sedana Merta juga menegaskan para peserta Bimtek harus serius, ,”mari kita optimal bekerja walaupun di akhir tahun ini sangat banyak ada kesibukan, tetapi pengolahan sistem pengendalian internal pemerintah harus bagus,”ucapnya

Ida Bagus Ketut Suastika Plt Kepala Inspekturat Daerah mengatakan bahwa tujuan Pelaksanaan Bimbingan Teknis SPIP ini adalah untuk Meningkatkan pemahaman Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem dan juga Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel.

Dirinya melaporkan bahwa Peserta Bimbingan Teknis Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi terdiri dari Sekretaris dan Pejabat Fungsional Perencana/Kasubag UK/staf yang membidangi SPIP di Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem.( MT – 001)

Raih Predikat WBBM dari Kemenpan RB, RS Mata Bali Mandara Makin Giat Genjot Inovasi Pelayanan

0

DENPASAR, MatahariTimur – Rumah Sakit Mata Bali Mandara telah berhasil meraih Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementrian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Penganugerahan ini diberikan pada tanggal 6 Desember 2022 dalam acara Penganugerahan Bersama Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi diselenggarakan secara hybrid di Hotel Bidakara Jakarta. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur RS Mata Bali Mandara Provinsi Bali dr. Ni Made Yuniti,MM secara daring.

Menurut, dr. Made Yuniti kepada awak media bahwa dalam penganugerahan tersebut, terdapat 209 instansi pemerintah yang mengusulkan 1061 unit kerja untuk Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. Dari 1061 unit kerja tersebut 102 berhasil mendapat predikat Menuju WBK dan 17 unit kerja mendapat predikat Menuju WBBM termasuk RS Mata Bali Mandara. Predikat WBBM ini semakin menyempurnakan Pembangunan Zona Integritas setelah tahun 2019 RS Mata Bali Mandara telah meraih predikat menuju WBK.

“Diraihnya predikat WBBM pada tahun 2022 tidak lepas dari usaha dan kerja keras seluruh pihak yang diawali dengan niat untuk melakukan pembangunan Zona Integritas sejak tahun 2016. Berbagai usaha kami lakukan mulai dari perbaikan tata kelola dan menciptakan inovasi-inovasi yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dan pegawai,” ujar dr. Yuniti sapaan akrab nya.

Lebih lanjut, disampaikan juga bahwa Predikat WBBM ini semakin menguatkan insan hospitalia di RS Mata Bali Mandara untuk mewujudkan birokrasi yang lebih sederhana, lincah dan cepat serta birokrasi berorientasi hasil.
Sehingga semakin memacu seluruh pihak di Rumah Sakit untuk semakin berbenah, menciptakan inovasi baru dan masyarakat semakin nyaman dalam menerima pelayanan rumah sakit.

Ditegaskan, dr. Yuniti bahwa salah satu dari inovasi yang menjadi unggulan RS Mata Bali Mandara adalah sistem pendaftaran mandiri (KIOSK), sistem ini membuat pasien tidak perlu mengantri di loket pendaftaran karena pasien dapat melakukan pendaftaran di anjungan pendaftaran mandiri dengan menscan kartu berobat dan memilih dokter yang akan dikunjungi. Hal ini menyebabkan waktu tunggu pasien di loket pendaftaran menjadi berkurang secara signifikan serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pelayanan publik.

Guna memudahkan pelayanan RSMBM telah mengimplementasikan smart hospital yang terdiri dari digitalisasi layanan, manajemen dan juga digitalisasi pengawasan yang terintegrasi. Digitalisasi pelayanan dilakukan mulai dari pendaftaran online, e-rekam medis, e-resep, dan e-payment. Digitalisasi manajemen antara lain adalah SIPETASAN, yang digunakan untuk sistem keuangan di RS Mata Bali Mandara. Untuk proses pengawasan dan pengendalian, RS Mata Bali Mandara melakukan digitalisasi berupa SIPRIMA yang berfungsi untuk proses manajemen risiko, SI EDIS CETAR untuk proses SPJ, SISMADAK untuk pemantauan indikator mutu serta SIKEDOK dan SIKIPER yang digunakan untuk evaluasi kinerja dokter dan perawat. Guna pengendalian infeksi RS Mata Bali Mandara telah menerapkan sistem SINOPPI. Sistem tersebut akan terus dikembangkan oleh pihak Rumah Sakit sehingga menjadi sistem informasi dengan tingkat maturitas terus meningkat.

Saat ini RSMBM mengembangan pelayanan VIP dan Lasik yang bersinergi dengan Travel Medicine. Usaha ini diharapkan rumah sakit semakin dipercaya di lingkup lokal namun juga menjadi pilihan pelayanan kesehatan mata di tingkat nasional dan internasional.

“Seiring dengan predikat WBBM maka harapan masyarakat bahwa RS Mata Bali Mandara akan memberikan kepastian layanan dan pelayanan yang cepat. Sehingga insan hospitalia akan semakin giat berinovasi sehingga terciptanya pandangan masyarakat bahwa berobat ke RS Mata Bali Mandara adalah berobat ke rumah sakit pemerintah tapi pelayanan yang mereka dapatkan bagaikan berkunjung ke rumah sakit swasta,” pungkasnya. ( MT -001 )

Maknai Tumpek Wariga Bupati Karangasem Tanam Pohon di Pura Bhur Buah Swah

Amlapura, MatahariTimur – Perayaan tumpek wariga dilakukan oleh umat hindu setiap enam bulan sekali, ( 210 hari ) yaitu setiap hari saniscara keliwon wuku wariga, tumpek wariga sering disebut tumpek pengatag, tumpek pengarah, atau tumpek bubuh, tepat 25 hari sebelum Hari Raya Galungan.

Pemujaan pada Tumpek Uduh adalah persembahan kepada manifestasi Tuhan sebagai Dewa Sangkara penguasa Tumbuh-tumbuhan. Momentum ini sangat baik untuk manusia begitu pentingnya tanaman dan alam dalam arti yang sangat luas, sehingga menjadi harmoni dalam kehidupan ini.
Disebut juga Tumpek Bubuh, karena saat itu dihaturkan bubur sumsum yang terbuat dari tepung. Disebut Tumpek Pangatag, karena mantra yang digunakan untuk mengupacarai tumbuhan disertai dengan prosesi ngatag, menggetok-getok batang tumbuhan yang diupacarai.

Pada hari ini Sabtu, 10 Desember 2022 bertempat di Pura Bhur Bhwah Swah di desa adat Seraya, desa Seraya Tengah Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem dipergunakan sebagai tempat kegiatan perayaan rahina Tumpek Wariga di Kabupaten Karangasem.

Berdasarkan instruksi Gubernur Bali no 6 Tahun 2022 tentang perayaan tumpek Wariga dengan upacara wana kerthi sebagai pelaksanaan tata titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai nilai kearifan lokal sat kerthi dalam Bali era baru, dilaksanakan secara niskala dan kegiatan secara sekala. Kegiatan sekala perayaan Tumpek Wariga dalam tatanan kehidupan masyarakat bali melalui kearifan lokal sat kerthi loka bali, telah dilaksanakan penanaman bibit pohon kelapa, pohon pinang, pohon nagasari dan jenis tanaman untuk kelengkapan upacara keagamaan serangkaian perayaan hari / rahinan Tumpek Wariga/Uduh/Bubuh/Pengatag.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Bupati Karangasem I Gede Dana, S.Pd.,M.Si didampingi Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, dan Ketua DPRD I Wayan Suastika serta , perwakilan dari Forkompimda, Sekda Karangasem beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa, keliang banjar dinas dan masyarakat desa adat Seraya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem Ir. I Ketut Sedana Merta, ST.,MT bertindak selaku ketua panitia penyelenggara perayaan hari Tumpek Wariga di Kabupaten Karangasem melaporkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah sebagai bentuk penghormatan umat manusia kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa atas anugrah terkait alam semesta yang telah memberikan kesejahteraan kepada umat manusia.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Pelaksanaan perayaan Tumpek Wariga ini merupakan wujud pelaksanaan ajaran Tri Hita Karana tiga hubungan harmonis penyebab kebahagiaan), yaitu hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, hubungan harmonis antara manusia dengan manusia serta terutama hubungan harmonis manusia dengan alam (tumbuh-tumbuhan) Makna terpenting dari perayaan Tumpek Wariga adalah rasa terima kasih yang sangat dalam terhadap kekayaan alam yang melimpah ruah. Semua puja dan puji dilantunkan para pendeta, pemangku atau pemimpin upacara penuh dengan intisari terima kasih terhadap alam.

Kegiatan perayaan hari Tumpek Wariga kali ini di Kabupaten Karangasem di tandai dengan ngaturang banten Pengatag oleh Bupati Karangasem yang selanjutnya di lakukan acara sembahyang bersama di pelataran pura Bhur Buah Swah oleh semua pemedek yang hadir.
Sementara itu Bupati Karangasem I Gede Dana, SPd., M.Si, dalam arahannya mengajak Seluruh masyarakat untuk lebih serius dalam mentransformasikan spirit nilai Tumpek Wariga tersebut.Esensi dari perayaan tumpek Wariga adalah ungkapan rasa sukur kehadapan Ida Hyang Widi wasa, atas anugrah dan kerta wara nugrahanya telah melimpahkan kesuburan alam semesta, sehingga semua tumbuhan dapat hidup dengan subur, berbunga dan berbuah yang berguna bagi manusia dalam mewujudkan kebahagiaan hidup baik jasmani maupun rohani secara harmonis.

“Secara jasmaniah manusia dapat menghirup oksigen, memanfaatkan akar, batang umbi buah, bunga dan daun dari tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita. Sedangkan secara rohaniah, manusia bisa menikmati keindahan alam, kesegaran dan kebugaran, sehingga pikiran manusia cerah dan bersih, bahagia aman dan sentosa” pungkasnya. ( MT – 001 )