23.2 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 10

Bupati I Gede Dana Membuka Rapat Koordinasi dan Rembug Stunting di Kabupaten Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana memimpin kegiatan Rapat Koordinasi dan Rembug Stunting tingkat Kabupaten Karangasem, yang diselenggarakan di Gedung MPP Karangasem pada Selasa (19/3). Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua TPPS Kabupaten Karangasem, Tim Satgas Stunting Provinsi Bali, para Kepala OPD terkait, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dana menegaskan komitmennya untuk membangun SDM yang handal dan meningkatkan sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas, dengan fokus pada percepatan penanganan keluarga berisiko stunting.

Bupati Dana menyoroti target penurunan stunting yang telah ditetapkan dalam Perpres Nomor 72 tahun 2021. Kabupaten Karangasem menargetkan penurunan prevalensi stunting di Indonesia tahun 2024 mencapai 14%, sementara untuk Bali sebesar 6,15%, dan Karangasem ditargetkan 13,44%.

“Kita patut bersyukur karena hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan Karangasem dengan prevalensi tertinggi di Bali, yaitu 22,9%, dapat turun menjadi 9,2% tahun 2022, dan menurun menjadi 5,02% menurut hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023,” ujar Bupati.

Strategi nasional dalam penanggulangan stunting menetapkan lima pilar pencegahan, antara lain komitmen dan visi kepemimpinan, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, konvergensi, koordinasi, konsolidasi program pusat, daerah, dan desa, serta ketahanan pangan dan gizi, serta pemantauan dan evaluasi.

“Dalam rangka pelaksanaan strategi tersebut, hari ini kita adakan rembug stunting dengan harapan terjadi peningkatan komitmen bersama, khususnya para Pimpinan Perangkat Daerah dan stakeholder terkait, dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karangasem,” tambahnya, sembari menekankan pentingnya intervensi spesifik dan sensitif serta kolaborasi antar sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Bupati Dana meminta dukungan dari seluruh pihak, termasuk kepala desa dan donatur, untuk bersatu dalam gerakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karangasem. Data menjadi kunci dalam upaya percepatan penurunan stunting, dengan hasil pengukuran di posyandu menjadi acuan untuk melakukan intervensi yang tepat.

Bupati juga meminta agar upaya meningkatkan partisipasi balita di posyandu menjadi fokus bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan para kepala desa. Dengan meningkatnya alokasi anggaran dana desa, diharapkan percepatan penurunan stunting dapat tercapai di wilayah masing-masing. ( MT – 001)

Bupati Karangasem dan Wakil Bupati Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1946

Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dengan sukacita mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi tahun Caka 1946 kepada seluruh masyarakat Karangasem, Kamis (7/3/2024) di Karangasem. Dalam momen yang sakral ini, kedua pemimpin tersebut mengajak warga untuk merayakan dengan penuh kekhidmatan.

Bupati dan Wakil Bupati juga mendorong seluruh masyarakat Hindu seDharma di Bali, khususnya di Kabupaten Karangasem, untuk mengamalkan Catur Brata Penyepian dengan sepenuh ketenangan dan kesadaran, akan nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya. Catur Brata penyepian, yang meliputi Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelunganan, dan Amati Lelanguan, dianggap sebagai landasan untuk mencapai kedamaian dan kesucian batin.

“Saya dan Wakil Bupati dengan tulus mengucapkan selamat menjalankan Nyepi kepada seluruh masyarakat Karangasem. Semoga dalam menjalankan Catur Brata Penyepian ini, kita semua dapat menemukan kedamaian dan kebersamaan dalam batin kita. Selamat Hari Raya Nyepi, semoga damai dan kesucian senantiasa menyertai kita semua,” ujar Bupati Gede Dana.

Hari Raya Nyepi adalah salah satu perayaan penting bagi umat Hindu di Bali dan seluruh Indonesia, di mana umat Hindu merayakannya dengan menjalankan tradisi puasa dan menyepi total selama 24 jam. Hal ini juga menjadi momen refleksi dan introspeksi diri bagi umat Hindu untuk memperbaiki diri dan meningkatkan spiritualitas.

Dengan semangat kesatuan dan persatuan, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem berharap bahwa Hari Raya Nyepi tahun ini akan membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi semua masyarakat Karangasem serta seluruh umat Hindu di Indonesia. ( MT – 001)

Bupati Dana Tinjau Tempat Reservoir, Cek Distribusi Air Telagawaja bagi Warga Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Kepala UPT PAM Provinsi Bali Ida Bagus Raka Surya Atmaja, Direktur PDAM Tirta Tolangkir Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karangasem, Camat Abang, serta Balai Pemasyarakatan Pemukiman Wilayah (BPPW) Bali secara bersamaan meninjau dan mengecek langsung kelokasi tempat reservoir RD1 P A B RaD-Datah, Kamis (7/3/2024).

Bupati Gede Dana dalam kesempatan itu mengatakan resevoir RD1 P A B RaD-Datah KAPT : 700m3 mampu menampung volume air sekitar 100.000 liter untuk pemenuhan 80 pelanggan dengan pelanggan yang diperkirakan membutuhkan volume air sebanyak 1000M3.

“Penampungan air ini kiranya dpt dimanfaatkan secara menyeluruh dan terintregasi bertahap untuk pemenuhan dengan BAK penampungan akan terisi air kembali dari kapasitas mesin yang sudah memadai tinggal disambungkan dengan listrik tidak seperti dulu menggunakan fasilitas berupa mesin memakai bahan bakar solar yang merupakan bantuan Provinsi atas usulan dari Pemerintah Kabupaten Karangasem,” ujarnya.

Gede Dana juga berharap untuk bisa memastikan bagaimana teknis penyaluran pendestribusian pemanfaatan air Telagawaja dan bagaimana untuk teknis pengelolaannya dan pemliharaannya agar benar-benar terjaga, terutama pemenuhan kebutuhan air baik di waliyah khsususnya di Kabupaten Karangasem.

Berikutnya, bupati dan rombongan mengecek volume air resevoir RD 2 dengan kapasitas penampung bekisar 200M3. Dan selanjutnya, bupati sambil berjalan kaki menuruni jalan mengecek sambungan SR di rumah penduduk saluran air melalui keran PAM yang dipasang. Ternyata airnya mengalir sesuai harapan.

Bupati mengatakan, “Wah, airnya deras sekali.” Ia pun langsung meminumnya di depan undangan dan rombongan yang hadir bersama perwakilan warga setempat.

Perwakilan warga setempat, Nyoman Sandi Dan I Gede Karsa mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem telah berupaya membantu untuk memudahkan mereka memenuhi kebutuhan air di Desa Datah BR Lebah Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. (MT – 001)

BUPATI GEDE DANA BUKA SABHA YOWANA NIGHT FESTIVAL DI DESA ADAT DUDA

0

Amlapura, MatahariTimur – Dalam kesibukan merayakan Hari Raya Galungan, Bupati Karangasem I Gede Dana menunjukkan perhatian luar biasa terhadap generasi muda dengan hadir dan membuka acara Sabha Yowana Night Festival pada Rabu (28/2). Kehadiran Bupati Dana menandakan keseriusan dalam memperhatikan dan mendukung kegiatan para pemuda di wilayahnya.

Sabha Yowana, sebagai penghubung antara Seka Truna Truni di Desa Adat, memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan dan kemajuan kebudayaan. Di Desa Adat Duda, kehadiran Sabha Yowana telah memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan desa serta perkembangan tradisi dan kearifan lokal Bali. Untuk mendukung upaya tersebut, Sabha Yowana Desa Adat Duda menggelar acara bertajuk SAYONG FEST, yakni Sabha Yowana Night Festival.

Pasek Agung Wicaksana, Ketua panitia kegiatan, menjelaskan bahwa festival ini menampilkan beragam kegiatan seni, termasuk Parade Kidung Lansia pada 17 Februari 2024, Parade Balaganjur pada 28 Februari 2024, serta Lomba Karaoke dan pembinaan kesenian dan UMKM masyarakat Desa Adat Duda. Acara juga dihiasi dengan berbagai hiburan seperti konser musik.

“Berkat dukungan dari berbagai pihak, festival ini dapat terselenggara dengan sukses,” imbuhnya.

Bupati Dana dalam sambutannya mengucapkan apresiasi kepada panitia, Bendesa Desa Adat Duda, Prajuru Desa Adat Duda, serta para sponsor yang turut serta dalam kegiatan ini. Beliau juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya acara ini.

“Kegiatan seperti Sabha Yowana Night Festival menjadi bukti nyata dari komitmen bersama untuk memajukan budaya dan tradisi lokal, serta memperkuat peran aktif generasi muda dalam pembangunan masyarakat,” ujar Bupati Dana (MT -001)

Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Nyepi Tahun 2024

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati (Wabup) I Wayan Artha Dipa menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Nyepi tahun 2024 kepada seluruh masyarakat Hindu di Kabupaten Karangasem, Senin (25/2/2024).

Tahun ini, Hari Raya Galungan pertama jatuh pada tanggal 28 Februari 2024, diikuti oleh Kuningan yang jatuh pada tanggal 9 Maret 2024. Sementara itu, Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 diperingati pada Senin, 11 Maret 2024.

Dalam pesannya, Bupati Dana mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan Galungan dan Kuningan dengan tetap memegang teguh tradisi dan kearifan lokal. Di samping itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan kerukunan antarumat beragama dalam merayakan keberagaman agama, khususnya di Kabupaten Karangasem.

Wabup Artha Dipa juga menambahkan harapannya agar momen suci ini membawa berkah, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh umat Hindu di Karangasem, serta bagi alam semesta secara keseluruhan.

“Selamat Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Nyepi Tahun 2024. Semoga keberkahan dan kedamaian senantiasa menyertai kita semua,” ucap Gede Dana didampingi Wabup Artha saat ditemui team Prokopim di Kantor Bupati Karangasem. ( MT – 001)

Bupati Gede Dana Bersama Forkopimda Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Sejumlah Pasar di Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Menyikapi kenaikkan harga sejumlah komoditas pasar utamanya Sembako dan jenis bumbu dapur, Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Wabup dan anggota Forkopimda serta dinas terkait, melaksanakan Sidak atau pemantauan harga dan ketersediiaan pasokan Sembako dan Bumbu Dapur di dua pasar di Kabupaten Karangasem, yakni Pasar Rakyat Karangsokong, Subagan dan Pasar Amlapura Timur, Karangasem, Jumat (23/2/2024).

Dalam pemantauan tersebut Bupati Gede Dana berdialog dengan sejumlah pedagang terkait pasokan barang komoditas pasar dan ketersediaannya, utamanya beras, daging ayam, cabai rawit, telur, gula pasir dan tomat yang saat ini harganya terus merangkak naik. Dalam kesempatan itu Bupati Gede Dana juga mencari tau terkait penyebab lonjakan harga yang terjadi pada jenis-jenis komoditas pasar tersebut.

“Kegiatan pemantauan ini rutin kami laksanakan pada setiap menjelang perayaan hari besar keagamaan. Seperti saat ini jelang Hari Raya Galungan, Nyepi dan masuknya Bulan Ramadhan bagi warga kami yang Muslim. Ini kita lakukan untuk mengetahui harga barang dan kebutuhan pokok secara riil, sehingga bisa kita tentukan langkah tepat untuk menekan laju inflasi,” ujar Gede Dana.

Diakuinya memang kecendrungan kenaikqn harga kebutuhan pokok dan jenis bumbu dapur di pasaran selau terjadi saat menjelang hari raya. Namun yang terpenting adalah bagaiamana pasokannya selalu terjaga. Sehingga saat masyarakat membutuhkannya untuk kebutuhan saat hari raya komoditas pasar tersebut tersedia dan stoknya ada.

“Saya sudah berdialog dengan beberapa pedagang, baik pedagang daging ayam, bumbu dapur dan sembako. Untuk saat ini ketersediaan dan pasokan masih aman kendati harganya memang merangkak naik. Kami juga menghimbau warga untuk tidak panik,” ucapnya. Jika harga kebutuhan pokok di pasaran sudah diluar dari kewajaran, pihaknya melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Karangasem, akan mengambil langkah-langkah untuk stabilisasi harga, salah satunya dengan menggelar pasar murah baik di tingkat kecamatan maupun desa.

Untuk stabilisasi harga beras, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Bulog Bali untuk menambah pasokan beras SPHP ke pasar-pasar tradisional di Karangasem. Sementara itu, untuk harga Cabai Rawit saat ini suudah menyentuh Rp. 70.000 dari harga sebelumnya 40.000 perkilo, harga tomat dari sebelumnya sebebsar Rp. 8000 perkilo saat ini naik menjadi Rp. 28.000 perkilo. Sementara harga daging ayam saat ini juga mengalami kenaikkan dari sebelumnya Rp. 40.000 meenjadi 43.000 perkilo.

“Naik pak dari sebelumnya Rp. 40.000 perkilo, sekarang jelang Hari Raya Galungan dan masuknya Bulan Ramadhan ini naik lagi Rp. 3000 menjadi Rp. 43.000 perkilo,” sebut Diah, saah satu pedagang daging ayam di Pasar Karangsokong.( MT – 001)

TMMD Kembali Digelar di Karangasem, Bupati Gede Dana Beri Apresiasi Bantu Masyarakat

0

Amlapura, MatahariTimur- TNI Manunggal Membangun Desa (TMDD) ke-119 Tahun Anggaran 2024 kembali di gelar di Karangasem. TMDD ini digelar untuk membantu percepatan pengembangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya daerah pedesaan.

TMMD ke 119 TA 2024 yang digelar di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Karangasem, Selasa (20/2/2024) dibuka langsung Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Dandim Letnan Kolonel Infantri Sutikno, S.M.

Dalam sambutannya, Dandim Letnan Kolonel Infantri Sutikno, S.M mengatakan kegiatan TMMD ini untuk membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khususnya daerah pedesaan melalui pembangunan fisik serta memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat untuk menciptakan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh.

Sutikno menjelaskan, sasaran yang menjadi target kegiatan ini utamanya kegiatan fisik yang meliputi pembukaan badan jalan sepanjang 2.510 meter dengan lebar 5 meter, senderan seluas 632.93 meter persegi di 11 titik, pengerjaan gorong-gotong ,pengerjaan beton, dan pengerjaan leneng sepanjang 250 meter.

Selain itu juga ada sasaran non fisik meliputi
Penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan penanggulangan bencana alam, penyuluhan bidang pertanian dan peternakan. “Ada juga sasaran tambahan yang kami kerjaan seperti ketahanan pangan, RTLH, manunggal air bersih serta penurunan stunting,” ungkap Sutikno.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan direalisasikan berdasarkan anggaran dari mabes TNI sebesar Rp 484.500.000 ditujukan untuk logistik yang berkekuatan 150 personel. APBD Rp 1.611.131.000 untuk pembangunan fisik. Rp 122.320.000 untuk pembukaan dan penutupan acara.

Sementara Bupati Karangasem I Gede Dana mengapresiasi kegiatan yang dilakukan TMMD. Menurut dia, kegiatan TMDD setiap tahun banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini kata Bupati Gede Dana sejalan dengan upaya pemerintah dalam percepatan dan pemerataan pembangunan.

Disamping itu, program TMMD ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program-program pemerintah baik Pusat maupun Daerah. “terutama dalam penanganan dan pembangunan berbagai infrastuktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah pedesaan,” jelasnya.

Dengan kemanunggalan TNI kata dia, Pemerintah Kabupaten Karangasem dan masyarakat berharap menjadi salah satu jalan bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah di Kabupaten Karangasem

Bupati Gede Dana berpesan Kepada masyarakat yang daerahnya menjadi lokasi TMMD agar ikut berpartisipasi dan mendukung sepenuhnya selama 30 hari pelaksanaan TMMD. “Masyarakat dan kepala wilayah kami harapkan ikut mendukung program ini. Saya berharap, apa yang dihasilkan dalam program TMMD ini dapat berguna dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama,” imbuhnya. ( MT – 001)

Jembatan Tukad Yeh Banges Dilakukan Tahun Ini

0

Amlapura, MatahariTimur – Keluhan masyarakat terhadap Jembatan Yeh Banges di Desa Seraya, Karangasem akhirnya terjawab. Pemprov Bali melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali akan melakukan proses penanganan jembatan pada tahun 2024 ini.

Percepat pembangunan dilakukan setelah Bupati Karangasem I Gede Dana memerintahkan Dinas PUPR Perkim Karangasem untuk melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Bali.

Gede Dana didampingi Kadis PUPR Perkim Karangasem, Wedasmara, Selasa, (6/2/2024) mengatakan, setelah melakukan berbagai kajian bersama Dinas PUPR Provinsi Bali, pembuatanperencanaan termasuk pengajuan anggaran untuk pembangunan Jembatan Yeh Banges langsung direalisasikan.

Dipercepatnya pelaksanaan pembangunan Jembatan Tukad Yeh Banges tersebut karena melihat urgensitas dan dampak resiko yang ditimbulkan saat terjadi banjir bandang saat musim hujan. Akses jalan tersebut cukup membahayakan masyarakat yang melintas akibat arus sungai yang cukup deras.

“Ini sudah masuk dalam perencanaan tahun lalu saya sudah minta Dinas PUPR Perkim untuk berkoordiinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Bali karena status jalan tersebut merupakan jalan provinsi. Pembangunannya akan dilakukan Provinsi di tahun 2024 ini. Saat ini sudah dalam proses persiapan dokumen sebelum dilakukan tender atau lelang,” ujar Gede Dana.

Kata dia, proses pembangunan jembatan tersebut sudah dipersiapkan Dinas PUPR Provinsi Bali, karena kewenangannya pembangunan ada di Provinsi. Proses pengerjaan nantinya rekanan akan dipilih melalui sistem e-purchasing. Pembangunan jembatan tersebut Pemprov Bali dengan Pagu Anggaran Rp 3 miliar. ( MT -001)

Welcome Dinner di Kabupaten Karangasem, Fokus Pelestarian Salak Agroforestry System

0

Amlapura, MatahariTimur – Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar acara *Welcome Dinner* untuk Tim Ahli *Scientific Advisory Group (SAG)* dari *Globally Important Agriculture Heritage System (GIAHS) – Food and Agriculture Organization (FAO)*, Jumat, (2/2/2024).

Kegiatan ini menandai dimulainya verifikasi lapangan di lokasi usulan GIAHS Indonesia, *”Salak Agroforestry System in Karangasem,”* yang berlangsung dari 1 hingga 4 Februari 2024 di Desa Adat Sibetan, Kecamatan Bebandem.

Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, menyampaikan selamat datang kepada Dr. Patricia Bustamante dan timnya. Dalam sambutannya, Wabup Artha Dipa menyoroti potensi pertanian tinggi di Kabupaten Karangasem, baik di lahan kering maupun sawah. Meskipun luas lahan pertanian besar, hasilnya belum optimal karena belum dioptimalkan.

Salak, sebagai komoditas hortikultura unggulan di Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem, mendapat perhatian khusus. Luas tanaman salak mencapai 4.188 hektar dengan produksi 240.608 kuintal/tahun pada 2023. Kecamatan Bebandem, terutama Desa Adat Sibetan, menjadi pusat produksi utama.

Wabup menekankan keunikan Desa Adat Sibetan dalam budidaya salak. Desa ini dikenal tidak hanya oleh masyarakat lokal, tetapi juga manca negara, karena produk lokalnya, seperti wine salak, keripik, pia, dan bumbu rujak, mendapat sambutan positif di berbagai kios dan pasar modern di Bali.

Meski potensi pertanian besar, Artha Dipa mengakui bahwa Kabupaten Karangasem masih dihadapkan pada tantangan seperti alih fungsi lahan, krisis regenerasi petani muda, dan rantai pasok yang panjang. Stabilitas harga saat musim panen menjadi perhatian utama.

Pemerintah Kabupaten Karangasem berkomitmen mendukung upaya Kementerian Pertanian dalam mendorong sektor pertanian sebagai prioritas utama. Kegiatan Site GIAHS untuk tanaman salak dianggap sebagai langkah strategis dalam pelestarian budidaya salak dan warisan budaya lokal.

“Kami, Pemerintah Kabupaten Karangasem, sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh Kementriaan Pertanian melalui Biro KLN, Ditjen PSP dan Ditjen Hortikultura apalagi mendorong apa yang menjadi Visi Misi kami menempatkan sektor pertanian menjadi prioritas utama untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani serta nelayan,” tegasnya.

Wabup Artha Dipa mengharapkan agar Salak, yang menjadi ikon Kabupaten Karangasem, diakui oleh FAO sebagai warisan dunia. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pertanian, terutama petani salak.

“Saya sangat berharap dengan adanya kegiatan ini Salak yang menjadi ikon Karangasem bisa benar-benar menjadi warisan dunia yang diakui oleh FAO sehingga produksi salak yang selama ini dinikmati bisa bertahan dan diwariskan kepada generasi muda untuk mampu memberikan nilai tambah daya saing dipasaran. Dengan begitu pendapatan dan kesejahteraan petani salak bisa meningkat,”imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Karangasem menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam mendukung kegiatan Site GIAHS “Salak Agroforestry System in Karangasem. ”Semoga tujuan dari SITE GIAHS, yang menjadi satu-satunya di Indonesia, dapat terwujud dengan baik,” tutupnya.

*Welcome Dinner* yang diselenggarakan oleh Pemkab Karangasem dihadiri oleh berbagai tokoh penting yang turut memeriahkan acara. Di antaranya, Dr. Patricia Bustamante dan Tim SAG GIAHS menjadi tamu kehormatan dalam acara tersebut. DPRD Kabupaten Karangasem, Bapak Rajendra dan Bapak I Wayan Tambun, sebagai perwakilan FAO Indonesia dan KBRI di Roma.

Selain itu, acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait dari tingkat nasional hingga daerah, seperti Kepala Biro Kementrian Luar Negeri, Direktur Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktur Jendral Tanaman Hortkultura, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Bali. Kepala Bappeda, BPSB, dan BSIP Propinsi Bali.

Partisipasi aktif dari Pemerintah Kabupaten Karangasem terlihat dari kehadiran Para Kepala OPD, Kabag, Camat, Perbekel, Bendesa Adat, Kawil, Kepala Pasar, dan Kelompok Tani Se-Kabupaten Karangasem. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan komitmen dalam mendukung upaya pelestarian dan pengembangan *Salak Agroforestry System* di Kabupaten Karangasem. Semua pihak diharapkan dapat bersinergi untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan program tersebut. (MT – 001)

Sekda Karangasem Dukung Aktivitas Positif Forum Genre

0

Amlapura, MatahariTimur – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem, Ketut Sedana Merta, didampingi oleh Kepala Dinas Sosial dan Staf Ahli Kabupaten Karangasem, menerima audiensi dari Forum GenRe. Wakil Ketua GenRe Kabupaten Karangasem, Ni Putu Ariwati Widnyani, dan beberapa pengurus GenRe meminta izin dan dukungan dalam kegiatan mereka.

Forum GenRe Kabupaten Karangasem, sebuah program yang diinisiasi oleh pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), merupakan organisasi remaja tingkat kabupaten yang hasil penggabungan antara Pusat Informasi Konseling Remaja/Mahasiswa. Kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam setahun mendatang mencakup PILDUGEN Karangasem 2024, penguatan forum, perayaan HUT Forum GenRe, Karangasem Festival GenRe, GenRe eAkrab, GenRe Rekreasi, Musyawarah Anggota Jamboree, dan GenRe Tirta Yatra.

Dana sebesar 27 juta, sepenuhnya berasal dari APBD DP3ADPKB. Program-program seperti PILDUGEN jilid 1 dan 2, GenRe Go to School, GenRe Akrab, BISIK (Bincang Asik melalui live Instagram @genre_karangasem), dan Jamboree telah berhasil dicapai pada tahun sebelumnya.

Wakil Ketua Kum GenRe menyampaikan tujuan Forum GenRe untuk membantu pemerintah Kabupaten Karangasem menggali, membina, dan mengembangkan potensi, kreativitas, serta intelektualitas remaja se-Kabupaten Karangasem. Mereka berkomitmen untuk mewujudkan generasi remaja yang unggul dan berkualitas menuju Generasi Emas 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial menyampaikan terima kasih kepada Forum GenRe atas kontribusinya dalam kegiatan pencegahan stunting. Sekda Sedana Merta mengapresiasi kegiatan GenRe dan mengajak mereka untuk lebih mendekatkan diri kepada orang tua. Sekda juga mengingatkan anggota GenRe untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden mendatang.

Terkait fasilitasi kegiatan, Sekda menyarankan koordinasi dengan Dinas Sosial. Dengan demikian, pemerintah daerah mengapresiasi kontribusi positif Forum GenRe dalam pembangunan Kabupaten Karangasem.( MT -001)