27.1 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 11

Bupati Karangasem Buka Musrenbang RKPD 2024

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Karangasem Tahun 2024. Musrenbang RKPD 2024 dilaksanakan dalam rangka Penyusunan RKPD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2025, berlangsung di Wantilan Sabha Prakerthi Kantor Bupati Karangasem, Rabu (27/3). Penyusunan RKPD Tahun 2025 dirancang dengan tema “Peningkatan Ekonomi dan Sosial melalui Pembangunan Pertanian yang Tangguh dan Mandiri, Pengembangan SDM yang Handal, Pembangunan Pariwisata dan Budaya, Peningkatan Ketahanan Bencana didukung Infrastruktur yang Memadai.”

Dalam sambutannya, Bupati Karangasem I Gede Dana menekankan bahwa tujuan utama pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Indikator makro ekonomi suatu daerah, termasuk Laju Pertumbuhan Ekonomi, Persentase Kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Pengangguran Terbuka dan tingkat pemerataan pendapatan (Gini Rasio) menjadi fokus utama.

Sektor pertanian dan pariwisata menjadi kontributor terbesar untuk Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Karangasem. Namun, Bupati Dana mengungkapkan bahwa produktivitas dan daya saing pertanian masih rendah, sehingga diperlukan upaya inovatif untuk mengoptimalkan potensi di sektor ini.

Bupati Dana juga menyampaikan bahwa Persentase kemiskinan Kabupaten Karangasem Tahun 2023 masih menduduki posisi tertinggi diantara 9 Kabupaten/Kota di Bali. “Untuk itu kami mengajak seluruh komponen baik pemerintah dan swasta untuk bersama-sama secara serius berupaya menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Karangasem juga masih cukup rendah dibandingkan Kabupaten/Kota lain di Bali. Bupati menyebutkan, Hal ini diakibatkan oleh penduduk Karangasem yang berpendidikan SMA ke atas lebih banyak merantau ke luar Karangasem baik untuk melanjutkan kuliah atau untuk mencari pekerjaan. “Untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sudah kita persipakan melalui pendirian perguruan tinggi negeri di Karangasem bekerja sama dengan Politeknik Negeri Bali,” ungkapnya.

Namun, kata Bupati ,yang terpenting lagi adalah bagaimana Pemerintah Daerah mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan penigkatan investasi melalui kemudahan perizinan berusaha. “Selain itu juga tidak kalah penting bagaimana kita berupaya untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja kita melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi serta perluasan informasi ketenagakerjaan dengan program Job Fair melalui kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yangmembutuhkan tenaga kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.

“Hal ini akan menimbulkan multi player efek utamanya untuk menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka, meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, menurunkan persentase kemiskinan, peningkatan IPM yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Bupati Dana dalam sambutannya juga mengingatkan bahwa, dengan keterbatasan pendanaan yang Pemerintah miliki dan peningkatan kebutuhan belanja, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat memprioritaskan program kegiatan strategis yang mendukung pencapaian Visi, Misi, Arah Kebijakan dan Program Prioritas Pemerintah Kabupaten Karangasem sebagai bahan pertimbangan untuk mengalokasikan pagu di masing-masing Perangkat Daerah.

Kepala Bappeda kabupaten Karangasem, I Nyoman Sutirtayasa, mengatakan bahwa Musrenbang RKPD Kabupaten merupakan forum musyawarah antar pemangku kepentingan pembangunan di tingkat Kabupaten. Tujuannya adalah untuk membahas Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2025.

Sehingga nanti dapat Menyepakati permasalahan pembangunan Daerah. Menyepakati prioritas pembangunan Daerah. Menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi kegiatan. Penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi. Klarifikasi usulan program dan kegiatan Desa/Kelurahan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang Kecamatan.

Sutirtayasa melaporkan, dari serangkaian tahapan yang sudah Pemerintah lakukan, dalam Rancangan RKPD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem Tahun 2025, berdasarkan Rancangan Renja Perangkat Daerah Tahun 2025, terangkum usulan Program, Kegiatan dan Sub Kegiatan Perangkat Daerah sebanyak 207 Program, 504 Kegiatan, 1.533 Sub Kegiatan dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp 2.227.394.471.385,(Dua Trilyun Dua Ratus Dua Puluh Tujuh Milyar Tiga Ratus Sembilan Puluh Empat Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu Tiga Ratus Delapan Puluh Lima Rupiah).

Peserta Musrenbang Kabupaten Karangasem Tahun 2024 adalah Perwakilan DPRD, Perangkat Daerah, Delegasi Desa, Majelis Desa Adat, Organisasi Profesi dan Stakeholder lainnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan program dan kegiatan yang berdampak pada pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Karangasem.( MT – 001)

Pemerintah Daerah Karangasem Bersinergi Dengan KPK RI untuk Meningkatkan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana, memimpin Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Tahun 2024 yang diadakan di Wantilan Sabha Prakerthi pada hari Selasa, (26/3) di Wantilan Sabha Prakerthi Kantor Bupati Karangasem. Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kasatgas Korsup Wilayah V KPK RI, Nurul Ichsan Alhuda, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karangasem menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kasatgas Korsup Wilayah V KPK RI dan jajarannya yang hadir di Kabupaten Karangasem. Pemerintah Kabupaten Karangasem juga memberikan apresiasi dan dukungan atas komitmen KPK RI dalam upaya bersinergi dengan Kabupaten Karangasem dalam pencegahan dan pemberantasan TPK pada Pemerintah Daerah melalui perbaikan sistem, terutama melalui MCP (Monitoring Center for Prevention).

MCP merupakan sistem yang memberikan informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dilaksanakan oleh seluruh Pemerintahan Daerah di Indonesia.

“Berdasarkan capaian penilaian MCP Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Karangasem mendapatkan nilai sebesar 92,31% dan berada di peringkat ke-9 dari 10 Pemerintah Daerah dan Provinsi Bali, serta peringkat ke-55 tingkat Nasional. Meskipun telah ada program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkannya,” ujarnya.

Bupati Dana mengatakan, pedoman MCP Tahun 2024 memberikan beberapa perubahan pada area pencegahan korupsi, termasuk pemisahan area Perencanaan dan Penganggaran yang sebelumnya menjadi satu area pada Tahun 2023. Selain itu, area Tata Kelola Dana Desa tidak termasuk sebagai area pencegahan korupsi, tetapi tetap harus dilakukan pengawasan karena Desa mengelola dana yang besar. Beberapa area lain juga diperluas, seperti pada area perizinan yang memasukkan sektor layanan publik sebagai area pencegahan korupsi.

“Saya minta OPD Pengampu MCP untuk memperhatikan pedoman ini dengan serius, berkoordinasi dengan instansi terkait dan menghubungi admin MCP jika ada hal yang kurang dimengerti,”tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Karangasem memiliki harapan besar terhadap Tim Korsup Wilayah V KPK RI untuk membantu dan memfasilitasi peningkatan capaian di Tahun 2024. Bupati Karangasem juga meminta komitmen dari para Kepala OPD Pengampu dan OPD/Instansi terkait dengan MCP yang dikoordinir oleh Sekretaris Daerah untuk bersama-sama meningkatkan capaian di Tahun 2024.

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta, serta berbagai pihak lainnya seperti Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Bali, Kepala Kantah BPN Kabupaten Karangasem, dan Kasi Datun Kejaksaan Negeri Karangasem. Kehadiran Tim Korsup Wilayah V KPK RI menunjukkan komitmen tinggi KPK RI terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kabupaten Karangasem.

Pemerintah Daerah Karangasem berkomitmen untuk menindaklanjuti rapat ini dengan mencermati pedoman yang telah diberikan, mengikuti arahan yang diberikan, dan memenuhi dokumen-dokumen yang harus dipenuhi sebagai bentuk komitmen dalam mencegah dan memberantas korupsi di Kabupaten Karangasem. ( MT – 001 )

Pemkab Karangasem Tanggapi Catatan Dewan Terkait Catatan Strategis dan Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Tahun 2023

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana menghadiri Rapat Paripurna Istimewa tentang penyampaian catatan strategis dan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Karangasem Tahun 2023 yang di laksanakan di Gedung DPRD Karangasem, Senin (25/3/2024). Dimana berbagai catatan strategis disampaikan dewan berkaitan dengan pelaksanaan APBD Karangasem Tahun 2023.

Kepada awak media, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, Selasa (26/3/2024) menyampaikan jika materi LKPJ yang disampaikan tersebut telah mendapatkan pembahasan secara internal di DPRD Karangasem. Dan ada beberapa catatan strategis yang disampaikan dewan, salah satunya terkait dengan Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (SILPA).

Sedana Merta mengaku telah mengkonfirmasi hal tersebut dengan Kepala BPKAD Kabupaten Karangasem, I Wayan Ardika. BPKAD mengklarifikasi angka yang disebutkan oleh dewan, dimana SILPA Tahun 2023 itu bukan Rp. 238 Milyar melainkan sebesar Rp. 177 Milyar.

“DPRD menyampaikan total Silpa 2023 sejumlah Rp 238 milyar, itu sebenarnya data sementara, yang dikirim BPKAD pada saat penyusunan LKPJ 2023 pada 20 Januari 2024,” ungkap Sedana Merta.

Sekda menambahkan, bahwa nilai besaran SILPA Tahun 2023 itu sejatinya belum bisa dipastikan karena Laporan Keuangan Pemerintah Daerah 2023 masih dalam audit BPK. Pada saat itu Silpa belum bisa ditentukan berapa angka pastinya karena masih menunggu laporan pendapatan dan belanja Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang dikelola Disdikpora dan Dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) yang dikelola Dinas kesehatan.

“Baru setelah tanggal 28 Januari 2024 dapat diketahui keseluruhan pendapatan dan belanja disemua OPD, sehingga muncul catatan laporan Keuangan Pemkab Karangasem UNAUDITED BPK SILPA 2023, sejumlah Rp. 177 Milyar,” jelas Sekda Sedana Merta.

Dari jumlah 177 Milyar itu, dapat dirinci pengunaan nya kedepan dengan rincian SILPA terikat sekitar Rp. 53 Milyar, untuk menutupi Devisit/SILPA berjalan 2024 sebesar 61 M, dan silpa yg sifatnya bebas sekitar Rp. 61 M. SILPA bebas ini akibat adanya pelampauan pendapatan dan sisa tender proyek.

Dikonfirmasi kembali, terkait dengan target dan capaian PAD 2023, Sekda Sedana Merta juga mengatakan telah mendapatkan laporan dari Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika. Pihaknya juga mengklarifikasi angka realisasi PAD yang disebutkan oleh dewan sebesar Rp. 253 Milyar, yang benar adalah RP. 381 Milyar. “Terkait target dan capaian PAD merupakan keputusan dan kesepakatan yang dicapai dalam pembahasan antara legislatif dan eksekutif. Namun, sesuai dengan usul dan saran anggota DPRD Karangasem, kami akan terus menggali potensi-potensi yang dimiliki Karangasem dalam rangka meningkatkan PAD Kabupaten Karangasem,” imbuhnya.

Dan peningkatan PAD ini akan digunakan untuk belanja BKK ke Desa Adat, Banjar Adat dan Subak serta tambahan untuk Dana Desa yang merupakan Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah. Juga peningkatan pendapatan ini akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan antar jemput pasien.

Dalam konferensi pers, Sekda Sedana Merta juga menjelaskan berkaitan dengan jumlah tenaga kontrak atau pegawai Non ASN yang jumlahnya melebihi jumlah PNS dan PPPK yang masuk dalam catatan Dewan. Diakuinya keberadaan tenaga Non ASN dalam lingkup pemeritahan daerah sangat penting untuk memenuhi kekurangan tenagga PNS dan PPPK.

“Memang dari sisi gaji yang diberikan kepada tenaga non ASN saat belum maksimal sesuai dengan UMK, namun demikian kami tetap berusaha memberikan yang terbaik dan penghasilan yang layak menyesuaikaan dengan kemampuan keuangan daerah,” ujar Sedana Merta.

Dari hasil Rakor Bupati Karangasem dengan Kementrian PANRB beberapa waktu lalu, untuk tahun ini, ditegaskan Sedana Merta, Pemkab Karangasem mendapatkan alokasi formasi ASN sebanyak 2.848 orang, terdiri dari formasi PNS sebanyak 172 dan formasi PPPK sebanyak 2.676. Formasi PPPK sebanyak 2.676 ini, sesuai dengan usulan kebutuhan yang sebelumnya telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Karangasem, dimana tenaga non ASN sesuai pada pangkalan database BKN tercatatkan sebanyak 2.676 orang. Hal ini selaras dengan kebijakan pemerintah pusat berencana menuntaskan keberadaan tenaga non ASN sampai akhir tahun 2024.

“Inilah perjuangan Bapak Bupati, dan kami beraharap tenaga Non ASN bisa mempersiapkan diri untuk bisa ikut dalam seleksi CPNS dan PPPK yang sesuai rencana akan dilaksanakan tahun 2024 ini,” tegasnya.

Sementara, terkait Pokir sejatinya semuanya usulannya sudah masuk dalam Musrenbang secara berjenjang, hanya saja usulan-usulan yang mendesak atau urgen yang masuk skala prioritas utama untuk dianggarkan dan dilaksanakan lebih dulu. Sementara usulan lainnya akan dilaksanakan pada tahun anggaran berikutnya menyesuaikan dengan kondisi anggaran pemerintah.

Sekda Sedana Merta juga menyampaikan pesan Bupati Karangasem bahwa rekomendasi dan catatan strategis DPRD yang diberikan terhadap LKPJ Kepala Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2023 sangat positif bagi pemerintahan daerah. “Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, rekomendasi DPRD terhadap LKPJ kami jadikan sebagai bahan dalam Penyusunan perencanaan pada tahun berjalan dan tahun berikutnya, Penyusunan anggaran pada tahun berjalan dan tahun berikutnya dan Penyusunan Peraturan Daerah, Peraturan Bupati dan atau kebijakan strategis kepala daerah,” jelasnya.

“Bapak Bupati mengucapkan terima kasih atas pembahasan yang telah dilaksanakan terhadap LKPJ Kepala Daerah Kabupaten Karangasem Tahun 2023 dan atas rekomendasi dan catatan strategis DPRD yang sudah dirumuskan kemarin. Menurutnya, hal tersebut adalah demi kemajuan Kabupaten Karangasem,” tutupnya. ( MT – 001)

Wujud Komitmen Pemerintah Daerah Tingkatkan Kerukunan Antar Umat Beragama di Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana kembali menyapa umat Muslim, terutama pada Bulan Suci Ramadan tahun 2024. Acara bertempat di Masjid Ar Rahman, Banjar Dinas Karang Cermen, Desa Tegallinggah, Kecamatan Karangasem, Selasa (19/3/2024) sore, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem Ketut Sedana Merta dan Forkopimda Karangasem.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Bupati Dana menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa atas nama Pemerintahan Daerah Kabupaten Karangasem kepada umat Muslim yang telah memulainya sejak 12 Maret 2024. Dia berharap agar mereka diberikan kemudahan dan kesehatan dalam menjalankan kewajiban tersebut.

Menyapa umat Muslim merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem, atas usulan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karangasem. Ini sejalan dengan Visi Misi Pembangunan Karangasem, terutama dalam implementasi Program Prioritas Bidang 4, yang mencakup Adat, Agama, Tradisi, Seni, dan Budaya.

Bupati Dana menekankan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk moderasi beragama untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Karangasem. Ia mengingatkan bahwa keberadaan umat Muslim di sana tidak dapat dipisahkan dari sejarah, dimulai sejak abad ke-16. Hubungan dekat antara umat beragama di Karangasem telah melahirkan akulturasi budaya unik yang menggabungkan elemen-elemen Bali dan Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dana mengajak seluruh hadirin untuk menjaga toleransi, kerukunan, dan akulturasi budaya sebagai aset berharga dalam konsep “Menyama Braya”. Dia juga mengajak para tokoh masyarakat dan ulama untuk bersama-sama memperkuat moderasi beragama guna menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Karangasem.

Tak hanya itu, Bupati Dana juga mengingatkan umat Muslim untuk bersinergi dengan Pemerintah daerah dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam mewujudkan “Karangasem Era Baru” yang pradnyan, kertih, shanti, dan nadi melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana.

“Semoga acara ini dapat menjadi langkah konkret dalam memperkokoh solidaritas dan kebersamaan dalam mewujudkan kemajuan bagi Kabupaten Karangasem,”tutupnya. ( MT – 001)

Bupati I Gede Dana Membuka Rapat Koordinasi dan Rembug Stunting di Kabupaten Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana memimpin kegiatan Rapat Koordinasi dan Rembug Stunting tingkat Kabupaten Karangasem, yang diselenggarakan di Gedung MPP Karangasem pada Selasa (19/3). Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua TPPS Kabupaten Karangasem, Tim Satgas Stunting Provinsi Bali, para Kepala OPD terkait, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dana menegaskan komitmennya untuk membangun SDM yang handal dan meningkatkan sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas, dengan fokus pada percepatan penanganan keluarga berisiko stunting.

Bupati Dana menyoroti target penurunan stunting yang telah ditetapkan dalam Perpres Nomor 72 tahun 2021. Kabupaten Karangasem menargetkan penurunan prevalensi stunting di Indonesia tahun 2024 mencapai 14%, sementara untuk Bali sebesar 6,15%, dan Karangasem ditargetkan 13,44%.

“Kita patut bersyukur karena hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 menunjukkan Karangasem dengan prevalensi tertinggi di Bali, yaitu 22,9%, dapat turun menjadi 9,2% tahun 2022, dan menurun menjadi 5,02% menurut hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023,” ujar Bupati.

Strategi nasional dalam penanggulangan stunting menetapkan lima pilar pencegahan, antara lain komitmen dan visi kepemimpinan, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, konvergensi, koordinasi, konsolidasi program pusat, daerah, dan desa, serta ketahanan pangan dan gizi, serta pemantauan dan evaluasi.

“Dalam rangka pelaksanaan strategi tersebut, hari ini kita adakan rembug stunting dengan harapan terjadi peningkatan komitmen bersama, khususnya para Pimpinan Perangkat Daerah dan stakeholder terkait, dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karangasem,” tambahnya, sembari menekankan pentingnya intervensi spesifik dan sensitif serta kolaborasi antar sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Bupati Dana meminta dukungan dari seluruh pihak, termasuk kepala desa dan donatur, untuk bersatu dalam gerakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karangasem. Data menjadi kunci dalam upaya percepatan penurunan stunting, dengan hasil pengukuran di posyandu menjadi acuan untuk melakukan intervensi yang tepat.

Bupati juga meminta agar upaya meningkatkan partisipasi balita di posyandu menjadi fokus bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan para kepala desa. Dengan meningkatnya alokasi anggaran dana desa, diharapkan percepatan penurunan stunting dapat tercapai di wilayah masing-masing. ( MT – 001)

Bupati Karangasem dan Wakil Bupati Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1946

Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dengan sukacita mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi tahun Caka 1946 kepada seluruh masyarakat Karangasem, Kamis (7/3/2024) di Karangasem. Dalam momen yang sakral ini, kedua pemimpin tersebut mengajak warga untuk merayakan dengan penuh kekhidmatan.

Bupati dan Wakil Bupati juga mendorong seluruh masyarakat Hindu seDharma di Bali, khususnya di Kabupaten Karangasem, untuk mengamalkan Catur Brata Penyepian dengan sepenuh ketenangan dan kesadaran, akan nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya. Catur Brata penyepian, yang meliputi Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelunganan, dan Amati Lelanguan, dianggap sebagai landasan untuk mencapai kedamaian dan kesucian batin.

“Saya dan Wakil Bupati dengan tulus mengucapkan selamat menjalankan Nyepi kepada seluruh masyarakat Karangasem. Semoga dalam menjalankan Catur Brata Penyepian ini, kita semua dapat menemukan kedamaian dan kebersamaan dalam batin kita. Selamat Hari Raya Nyepi, semoga damai dan kesucian senantiasa menyertai kita semua,” ujar Bupati Gede Dana.

Hari Raya Nyepi adalah salah satu perayaan penting bagi umat Hindu di Bali dan seluruh Indonesia, di mana umat Hindu merayakannya dengan menjalankan tradisi puasa dan menyepi total selama 24 jam. Hal ini juga menjadi momen refleksi dan introspeksi diri bagi umat Hindu untuk memperbaiki diri dan meningkatkan spiritualitas.

Dengan semangat kesatuan dan persatuan, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem berharap bahwa Hari Raya Nyepi tahun ini akan membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi semua masyarakat Karangasem serta seluruh umat Hindu di Indonesia. ( MT – 001)

Bupati Dana Tinjau Tempat Reservoir, Cek Distribusi Air Telagawaja bagi Warga Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Kepala UPT PAM Provinsi Bali Ida Bagus Raka Surya Atmaja, Direktur PDAM Tirta Tolangkir Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karangasem, Camat Abang, serta Balai Pemasyarakatan Pemukiman Wilayah (BPPW) Bali secara bersamaan meninjau dan mengecek langsung kelokasi tempat reservoir RD1 P A B RaD-Datah, Kamis (7/3/2024).

Bupati Gede Dana dalam kesempatan itu mengatakan resevoir RD1 P A B RaD-Datah KAPT : 700m3 mampu menampung volume air sekitar 100.000 liter untuk pemenuhan 80 pelanggan dengan pelanggan yang diperkirakan membutuhkan volume air sebanyak 1000M3.

“Penampungan air ini kiranya dpt dimanfaatkan secara menyeluruh dan terintregasi bertahap untuk pemenuhan dengan BAK penampungan akan terisi air kembali dari kapasitas mesin yang sudah memadai tinggal disambungkan dengan listrik tidak seperti dulu menggunakan fasilitas berupa mesin memakai bahan bakar solar yang merupakan bantuan Provinsi atas usulan dari Pemerintah Kabupaten Karangasem,” ujarnya.

Gede Dana juga berharap untuk bisa memastikan bagaimana teknis penyaluran pendestribusian pemanfaatan air Telagawaja dan bagaimana untuk teknis pengelolaannya dan pemliharaannya agar benar-benar terjaga, terutama pemenuhan kebutuhan air baik di waliyah khsususnya di Kabupaten Karangasem.

Berikutnya, bupati dan rombongan mengecek volume air resevoir RD 2 dengan kapasitas penampung bekisar 200M3. Dan selanjutnya, bupati sambil berjalan kaki menuruni jalan mengecek sambungan SR di rumah penduduk saluran air melalui keran PAM yang dipasang. Ternyata airnya mengalir sesuai harapan.

Bupati mengatakan, “Wah, airnya deras sekali.” Ia pun langsung meminumnya di depan undangan dan rombongan yang hadir bersama perwakilan warga setempat.

Perwakilan warga setempat, Nyoman Sandi Dan I Gede Karsa mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem telah berupaya membantu untuk memudahkan mereka memenuhi kebutuhan air di Desa Datah BR Lebah Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. (MT – 001)

BUPATI GEDE DANA BUKA SABHA YOWANA NIGHT FESTIVAL DI DESA ADAT DUDA

0

Amlapura, MatahariTimur – Dalam kesibukan merayakan Hari Raya Galungan, Bupati Karangasem I Gede Dana menunjukkan perhatian luar biasa terhadap generasi muda dengan hadir dan membuka acara Sabha Yowana Night Festival pada Rabu (28/2). Kehadiran Bupati Dana menandakan keseriusan dalam memperhatikan dan mendukung kegiatan para pemuda di wilayahnya.

Sabha Yowana, sebagai penghubung antara Seka Truna Truni di Desa Adat, memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan dan kemajuan kebudayaan. Di Desa Adat Duda, kehadiran Sabha Yowana telah memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan desa serta perkembangan tradisi dan kearifan lokal Bali. Untuk mendukung upaya tersebut, Sabha Yowana Desa Adat Duda menggelar acara bertajuk SAYONG FEST, yakni Sabha Yowana Night Festival.

Pasek Agung Wicaksana, Ketua panitia kegiatan, menjelaskan bahwa festival ini menampilkan beragam kegiatan seni, termasuk Parade Kidung Lansia pada 17 Februari 2024, Parade Balaganjur pada 28 Februari 2024, serta Lomba Karaoke dan pembinaan kesenian dan UMKM masyarakat Desa Adat Duda. Acara juga dihiasi dengan berbagai hiburan seperti konser musik.

“Berkat dukungan dari berbagai pihak, festival ini dapat terselenggara dengan sukses,” imbuhnya.

Bupati Dana dalam sambutannya mengucapkan apresiasi kepada panitia, Bendesa Desa Adat Duda, Prajuru Desa Adat Duda, serta para sponsor yang turut serta dalam kegiatan ini. Beliau juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya acara ini.

“Kegiatan seperti Sabha Yowana Night Festival menjadi bukti nyata dari komitmen bersama untuk memajukan budaya dan tradisi lokal, serta memperkuat peran aktif generasi muda dalam pembangunan masyarakat,” ujar Bupati Dana (MT -001)

Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Nyepi Tahun 2024

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati (Wabup) I Wayan Artha Dipa menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Nyepi tahun 2024 kepada seluruh masyarakat Hindu di Kabupaten Karangasem, Senin (25/2/2024).

Tahun ini, Hari Raya Galungan pertama jatuh pada tanggal 28 Februari 2024, diikuti oleh Kuningan yang jatuh pada tanggal 9 Maret 2024. Sementara itu, Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 diperingati pada Senin, 11 Maret 2024.

Dalam pesannya, Bupati Dana mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan Galungan dan Kuningan dengan tetap memegang teguh tradisi dan kearifan lokal. Di samping itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan kerukunan antarumat beragama dalam merayakan keberagaman agama, khususnya di Kabupaten Karangasem.

Wabup Artha Dipa juga menambahkan harapannya agar momen suci ini membawa berkah, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh umat Hindu di Karangasem, serta bagi alam semesta secara keseluruhan.

“Selamat Hari Raya Galungan, Kuningan, dan Nyepi Tahun 2024. Semoga keberkahan dan kedamaian senantiasa menyertai kita semua,” ucap Gede Dana didampingi Wabup Artha saat ditemui team Prokopim di Kantor Bupati Karangasem. ( MT – 001)

Bupati Gede Dana Bersama Forkopimda Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Sejumlah Pasar di Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Menyikapi kenaikkan harga sejumlah komoditas pasar utamanya Sembako dan jenis bumbu dapur, Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Wabup dan anggota Forkopimda serta dinas terkait, melaksanakan Sidak atau pemantauan harga dan ketersediiaan pasokan Sembako dan Bumbu Dapur di dua pasar di Kabupaten Karangasem, yakni Pasar Rakyat Karangsokong, Subagan dan Pasar Amlapura Timur, Karangasem, Jumat (23/2/2024).

Dalam pemantauan tersebut Bupati Gede Dana berdialog dengan sejumlah pedagang terkait pasokan barang komoditas pasar dan ketersediaannya, utamanya beras, daging ayam, cabai rawit, telur, gula pasir dan tomat yang saat ini harganya terus merangkak naik. Dalam kesempatan itu Bupati Gede Dana juga mencari tau terkait penyebab lonjakan harga yang terjadi pada jenis-jenis komoditas pasar tersebut.

“Kegiatan pemantauan ini rutin kami laksanakan pada setiap menjelang perayaan hari besar keagamaan. Seperti saat ini jelang Hari Raya Galungan, Nyepi dan masuknya Bulan Ramadhan bagi warga kami yang Muslim. Ini kita lakukan untuk mengetahui harga barang dan kebutuhan pokok secara riil, sehingga bisa kita tentukan langkah tepat untuk menekan laju inflasi,” ujar Gede Dana.

Diakuinya memang kecendrungan kenaikqn harga kebutuhan pokok dan jenis bumbu dapur di pasaran selau terjadi saat menjelang hari raya. Namun yang terpenting adalah bagaiamana pasokannya selalu terjaga. Sehingga saat masyarakat membutuhkannya untuk kebutuhan saat hari raya komoditas pasar tersebut tersedia dan stoknya ada.

“Saya sudah berdialog dengan beberapa pedagang, baik pedagang daging ayam, bumbu dapur dan sembako. Untuk saat ini ketersediaan dan pasokan masih aman kendati harganya memang merangkak naik. Kami juga menghimbau warga untuk tidak panik,” ucapnya. Jika harga kebutuhan pokok di pasaran sudah diluar dari kewajaran, pihaknya melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Karangasem, akan mengambil langkah-langkah untuk stabilisasi harga, salah satunya dengan menggelar pasar murah baik di tingkat kecamatan maupun desa.

Untuk stabilisasi harga beras, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Bulog Bali untuk menambah pasokan beras SPHP ke pasar-pasar tradisional di Karangasem. Sementara itu, untuk harga Cabai Rawit saat ini suudah menyentuh Rp. 70.000 dari harga sebelumnya 40.000 perkilo, harga tomat dari sebelumnya sebebsar Rp. 8000 perkilo saat ini naik menjadi Rp. 28.000 perkilo. Sementara harga daging ayam saat ini juga mengalami kenaikkan dari sebelumnya Rp. 40.000 meenjadi 43.000 perkilo.

“Naik pak dari sebelumnya Rp. 40.000 perkilo, sekarang jelang Hari Raya Galungan dan masuknya Bulan Ramadhan ini naik lagi Rp. 3000 menjadi Rp. 43.000 perkilo,” sebut Diah, saah satu pedagang daging ayam di Pasar Karangsokong.( MT – 001)