24.2 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 9

Menuju Good and Clean Governance, Pemkab–Kejari Buleleng Tanda Tangani Nota Kesepakatan

0

Buleleng, Matahari Timur – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng menandatangani nota kesepakatan bersama dalam bidang perdata dan tata usaha negara. Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan bersih (clean governance). Penandatanganan dilakukan di Kantor Bupati Buleleng, Rabu (22/10).

Bupati Buleleng menyampaikan bahwa nota kesepakatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Kejaksaan dalam menjalankan roda pemerintahan yang semakin kompleks dan penuh dinamika kebijakan.

“Dalam jalannya pemerintahan, tentu ada berbagai persoalan yang mungkin timbul, terutama terkait kebijakan daerah. Di sinilah kami berharap adanya pendampingan dari pihak Kejaksaan, khususnya dalam penanganan permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara,” ujar Sutjidra

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya berlangsung dalam jangka waktu tertentu, tetapi diharapkan dapat terus berkelanjutan seiring dengan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Langkah ini dinilai penting untuk membangun sistem pendampingan hukum yang berkesinambungan dan adaptif terhadap perkembangan regulasi serta tantangan pemerintahan daerah.

“Semoga ke depan tidak hanya berlangsung satu tahun, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan masyarakat yang semakin kritis terhadap tata kelola pemerintahan, pendampingan dari Kejaksaan menjadi sangat penting agar setiap kebijakan tetap sesuai dengan prinsip hukum dan keadilan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak Pemkab Buleleng menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk dukungan nyata dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan berorientasi pada kepentingan publik. Dengan adanya pendampingan dari Kejari, pemerintah daerah dapat mengantisipasi potensi permasalahan hukum sejak dini dan meminimalisasi kerugian bagi keuangan maupun kebijakan daerah.

“Dengan penandatanganan nota kesepakatan ini, kami berharap kerjasama ini dapat mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Bagaimana pencegahan terhadap kerugian bagi pemerintahan daerah bisa kita diniminalkan menuju good and clean government di Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Buleleng Edi Irsan, sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas pelaksanaan penandatanganan kerja sama di bidang perdata dan tata usaha negara ini sebagai upaya untuk mengoptimalkan kewenangan yang diberikan oleh undang-undang. Kerja sama ini juga dinilai sebagai sarana menjaga sinergitas dan menguatkan hubungan antara Kejaksaan Negeri Buleleng dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng. Sebagai mitra kerja dalam memberikan pelayanan berupa penegakan hukum, Kejari Buleleng bisa memberikan bantuan penegakan hukum, pertimbangan hukum, juga pelayanan hukum dan tindakan hukum lain.

“Ini artinya bahwa Jaksa sebagai pengacara negara dengan surat kuasa khusus bisa mewakili pemerintah daerah baik dalam posisi tergugat maupun penggugat terkait permasalahan-permasalahan yang dihadapi, khususnya permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara,” paparnya. (MT-001)

Wabup Supriatna Dorong Santri Buleleng Kuasai Ilmu Agama dan Teknologi untuk Bangun Daerah

0

Buleleng, Matahari Timur – Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengajak para santri untuk menjadi generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga melek terhadap perkembangan teknologi dan pengetahuan modern.

Hal itu disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Rabu (22/10). Wabup Supriatna menekankan bahwa santri memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai kebangsaan dan turut berperan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, perpaduan antara pendidikan keagamaan dan akademis dapat menjadi bekal penting bagi santri dalam menghadapi tantangan zaman. Ia juga mengapresiasi pesantren yang selama ini berperan besar dalam pembentukan karakter bangsa serta mendukung lahirnya generasi berilmu dan berakhlak.

“Santri dari Kabupaten Buleleng yang mungkin menempuh pendidikan di luar daerah tetap bisa menimba ilmu, tidak hanya dari sisi keagamaan, tapi juga ilmu yang sesuai dengan kekinian seperti teknologi, sains, dan keterampilan yang bisa meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup Supriatna menyampaikan harapannya agar para santri mampu menjadi agen perubahan dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai budaya Buleleng merupakan jati diri yang harus dijaga di tengah kemajuan zaman.

“Dan juga kami berharap para santri bisa berkontribusi buat pembangunan kabupaten Buleleng dan tentu tidak meninggalkan budaya-budaya lokal,” katanya.

Upacara HSN tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” dan diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Kepala Badan Kesbangpol Buleleng, Camat Gerokgak, jajaran pegawai Kementerian Agama, para penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan santri dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Buleleng.

Melalui momentum Hari Santri, Wabup Supriatna juga membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang menegaskan pentingnya peran santri dalam memperkuat semangat kebangsaan dan peradaban dunia yang damai. Ia berharap nilai perjuangan dan dedikasi para santri terus hidup di tengah masyarakat.

Dengan semangat Hari Santri, Wabup Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk terus mendukung pengembangan pendidikan keagamaan agar santri dapat menjadi generasi yang unggul, religius, dan berdaya saing di era modern. (MT-001)

Rahasia Kulit Glowing Alami: Temulawak, Bukan Skincare Mahal!

0

Denpasar, Matahari Timur – Temulawak bukan hanya terkenal sebagai tanaman herbal untuk menjaga stamina, tetapi juga punya segudang manfaat untuk kecantikan kulit. Tanaman dengan nama latin Curcuma xanthorrhiza ini mengandung zat aktif seperti kurkumin, minyak atsiri, dan antioksidan tinggi yang mampu menutrisi kulit dari dalam maupun luar.

Salah satu khasiat utama temulawak adalah membantu mencerahkan kulit. Kandungan kurkumin di dalamnya bekerja melawan radikal bebas dan membantu regenerasi sel kulit, sehingga wajah tampak lebih cerah dan segar. Selain itu, temulawak juga dikenal ampuh mengatasi jerawat berkat sifat antibakteri dan antiinflamasi alaminya yang menenangkan kulit meradang.

Bagi yang memiliki masalah kulit kusam atau berminyak, krim alami dari temulawak bisa menjadi solusi. Campuran bubuk temulawak dengan madu atau yogurt dapat membantu mengontrol produksi minyak berlebih sekaligus melembapkan kulit.

Tak hanya itu, konsumsi temulawak secara rutin dalam bentuk jamu juga dapat membantu menjaga kesehatan hati dan melancarkan metabolisme tubuh—dua faktor penting untuk kulit yang tampak sehat dan bercahaya dari dalam.

Dengan segudang manfaatnya, tak heran jika temulawak disebut sebagai rahasia kecantikan alami khas Indonesia yang patut dilestarikan. (MT-001)

BPBD Karangasem Lanjutkan Pemasangan Bronjong dan Distribusi Air Bersih di Desa Antiga

0

Karangasem, 21 Oktober 2025 — Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem terus melakukan upaya mitigasi banjir di wilayah Desa Antiga, Kecamatan Manggis, pascainsiden banjir yang terjadi pada Rabu, 10 September 2025 lalu.

Kepala BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, menyampaikan bahwa tim TRC kembali melakukan pemantauan terhadap progres pemasangan bronjong atau kawat batu di aliran Sungai Betel, Banjar Dinas Tengading. Pemasangan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi musim hujan yang segera tiba.

“Untuk progres pemasangan bronjong di tikungan sungai yang sebelumnya menjadi penyebab air masuk ke permukiman warga sudah selesai sepanjang 58 meter. Pekerjaan dilanjutkan di hilir sungai bagian barat sepanjang 10 meter yang juga telah rampung, dan hari ini dilanjutkan di sisi timur dengan target 20 meter dari total rencana 80 meter, dengan ketinggian 2,5 meter atau setara lima tingkat bronjong,” jelas Arimbawa.

Selain melakukan pengawasan terhadap proyek bronjong, tim TRC BPBD Karangasem juga menyalurkan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada masyarakat di Desa Antiga. Distribusi air bersih ini merupakan respons atas permintaan warga yang masih kesulitan mendapatkan air layak konsumsi, karena sebagian sumur di wilayah tersebut tercemar akibat banjir.

Dalam penanganan di lapangan, BPBD Karangasem melibatkan Tim TRC, pekerja proyek, Linmas, serta masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir risiko bencana serupa dan membantu pemulihan kebutuhan dasar warga terdampak.

Banjir di Banjar Dinas Tengading sebelumnya terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Manggis pada Rabu, 10 September 2025, sekitar pukul 06.03 Wita. Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh Camat Manggis, Bapak Eka, pada pukul 08.10 Wita di hari yang sama.

Langkah cepat yang dilakukan BPBD Karangasem ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di musim penghujan. (MT-001)

Dorong Kemandirian Ekonomi, Gubernur Koster Ajak Bali Tingkatkan Daya Saing Daerah

0

Denpasar, Matahari Timur – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan untuk menjadikan Bali tetap eksis dan berdaya saing hingga masa mendatang, maka Bali yang dihuni oleh jutaan warga heterogen bisa ini bertahan dengan sumber daya alam yang dimiliki, terutama untuk kebutuhan pangan yang bersifat primer.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, Gubernur Koster Sampaikan Perekonomian Bali di Bangun dari Bawah, di Hyatt Regency Sanur, Senin (20/10/2025).

“Secara global Bali hingga saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan primer, terutama pangan dari sumber daya yang dimilikinya, seperti beras, umbi – umbian, bawang merah, cabai, sayur mayur, coklat dan kopi, kecuali bawang putih. Karena bawang putih yang diproduksi lokal Bali, sekalipun memiliki rasa yang lebih kuat, namun terganjal dengan harga jual yang lebih mahal, sehingga bawang putih import hingga saat ini masih mendominasi pasar. Ini yang membuat petani Bali belum menanam sendiri di tanahnya”, ungkap Gubernur Koster.

Untuk itu, Gubernur Koster mengajak semua membenahi daya saing kualitas bahan pangan. Bali saat ini juga sedang bertumbuh memanfaatkan sandang lokal, khususnya pakaian yang terbuat dari kain tenun tradisional berupa endek dan songket. Hal ini harus terus didukung agar perekonomian Bali dapat terus berputar dan berada di posisi aman. Dimana bahan sandang dan bahan pokok pangan di hasilkan oleh orang Bali sendiri, digunakan/ dimanfaatin oleh orang Bali juga.

“Hal ini tentu akan memberikan upaya yang positif dan masif bagi perkembangan perekonomian kreatif di Bali,” ujarnya.

Meskipun tak mudah. Karena ada beberapa tantangan dan permasalahan yang harus diselesaikan. Seperti alih fungsi lahan sawah yang terus meningkat, kapasitas infrastruktur dan transportasi publik yang belum memadai serta terdapat tindakan penodaan tempat suci yang masih sering terjadi.

Gubernur Koster menyampaikan optimis akan mampu membangun Bali melalui visinya “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Era Baru 100 tahun kedepan, dengan menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama bali yang sejahtera dan bahagia baik secara sekala maupun Niskala.

Ditambahkannya, untuk mewujudkan Bali yang berkarakteristik dan kuat dengan sumberdayanya, pembangunan Bali akan dilakukan dalam satu kesatuan wilayah, yakni 1 Pulau, 1 Pola dan 1 Tata Kelola demi nindihin gumi Bali.

Deputi Komisioner Hubungan Internasional Anti Pencucian Yang dan Pencegahan Pendaan Terorisme (APU PPT) Bambang Mukti Riyadi yang hadir langsung pada kesempatan ini, menyampaikan bahwa OJK sebagai industri keuangan bisa optimal melaksanakan fungsi penggerak ekonomi kreatif di tengah masyarakat, baik itu di sektor perkebunan, peternakan dan pertanian.

Untuk mewujudkan ekonomi kreatif yang mampu menjadi energi perputaran perekonomian masyarakat, pihaknya secara bersinergi, berkolaborasi dan berkoordinasi dengan kemitraan terpadu daerah dan tim percepatan akselerasi ekonomi daerah tergabung dalam Forum Pengembangan Ekonomi Daerah, untuk mewujudkan ekonomi kreatif sebagai pilar pengembangan ekonomi daerah. (MT-001)

Bupati Sutjidra Cek Kesiapan Renovasi Gedung RSUD Buleleng

0

Buleleng, Matahari Timur – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi eksisting rumah sakit dan rancangan tata letak (site plan) pembangunan gedung baru. Peninjauan ini dilakukan untuk memantapkan rencana renovasi sesuai dengan rancangan tata letak (site plan) yang telah dibuat.

Bupati Sutjidra didampingi oleh Plt. Direktur RSUD Buleleng dr. Ketut Suteja Wibawa beserta jajaran direksi rumah sakit dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) I Putu Adiptha Eka Putra melakukan peninjauan ke Gedung RSUD Buleleng, Senin (20/10). Mereka melakukan pengamatan langsung menjelang akan direnovasinya beberapa ruangan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Sutjidra menyatakan bahwa kondisi beberapa gedung lama di RSUD Buleleng sudah tidak layak dan memerlukan renovasi atau rehabilitasi segera. “Memang kalau dari pengamatan hari ini, sangat-sangat krodit sekali dan beberapa gedung di sini terutama Gedung yang lama memang sudah tidak layak seperti di Jempiring sudah tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk perawatan,” ujarnya.

Pembangunan gedung baru ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Buleleng. Bupati Sutjidra menambahkan tidak sedikit pasien yang melaporkan kondisi gedung yang sudah tidak layak, seperti plafon yang jebol dan ruang tunggu yang bocor. “Nanti ke depan ya seperti kita lihat sekarang, pasien sampai membludak sampai di gang-gang ini. Ini yang menjadi hal yang harus diperbaiki. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” katanya.

Dengan pembangunan gedung baru ini, diharapkan RSUD Buleleng dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan memadai bagi masyarakat Buleleng. (MT-001)

Gubernur Koster Bahas Peluang Kerja Sama Ekonomi dengan Delegasi Arizona

0

Denpasar, Matahari Timur – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat, dalam rangka Misi Perdagangan Legislatif Arizona ke Indonesia. Pertemuan berlangsung di rumah dinas Gubernur Bali di Denpasar, Sabtu (18/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama ekonomi, termasuk rencana pendirian kamar dagang internasional di Bali.
“Satu ide yang akan kami bawa pulang adalah rencana pendirian kamar dagang antara perusahaan Arizona dan perusahaan Indonesia, serta sebaliknya,” kata Ketua DPR Arizona, Tony Rivero, usai berdiskusi dengan Gubernur Bali.

Rivero menjelaskan, rencana ini merupakan bagian dari diplomasi ekonomi yang telah terjalin antara Indonesia dan Arizona selama lima tahun terakhir, khususnya di sektor perdagangan internasional semikonduktor. Ia menambahkan, selain perdagangan, pihaknya juga melihat potensi besar kerja sama di bidang pariwisata dan kesehatan.

“Kami berkesempatan berkunjung ke fasilitas kesehatan besar di Bali yang mempromosikan pariwisata medis. Jadi, saya pikir akan ada banyak potensi bisnis seperti yang sudah kami diskusikan dengan Pak Gubernur,” kata Rivero.

Menurut Rivero, Bali juga sudah sangat dikenal masyarakat Arizona, terutama generasi muda berusia 18 tahun ke atas. Hal ini dinilainya membuka peluang investasi di berbagai sektor.

Gubernur Koster menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan, Bali siap menjadi pusat investasi, perdagangan berkelanjutan, dan pariwisata kesehatan internasional. “Saya akan membentuk tim untuk melihat potensi kerja sama antara Indonesia dengan Arizona, terutama sekali untuk Bali,” ujarnya.

Koster menyinggung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur yang tengah difokuskan pada pariwisata kesehatan, termasuk layanan medis modern dan kesehatan tradisional Bali. “Itu rumah sakit berkelas dunia yang kebanyakan pasiennya orang asing. Ini salah satu yang kami promosikan,” katanya.

Berdasarkan data pembangunan, Bali mencatat pertumbuhan ekonomi 5,48% pada 2024, lebih tinggi dari nasional (5,03%), dengan tingkat kemiskinan 3,80% dan pengangguran terbuka 1,79%, keduanya terendah di Indonesia.

Koster berharap kunjungan delegasi Arizona ini menjadi momentum lahirnya kolaborasi strategis yang saling menguntungkan. “Kemitraan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat hubungan perdagangan dan investasi bilateral,” katanya. (MT-001)

Wabup Supriatna Apresiasi Kesiapan Venue Kejuaraan Dunia Vovinam

0

Buleleng, Matahari Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng secara resmi mempersiapkan diri sebagai tuan rumah perhelatan internasional, Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 pada tahun 2025. Persiapan tersebut memasuki tahap signifikan dengan dilakukannya peninjauan langsung terhadap venue utama yang akan digunakan, yaitu GOR Tenis Indoor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng.

Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, yang juga bertindak sebagai Ketua Umum Panitia Penyelenggara kejuaraan tersebut, Minggu (19/10/2025). Didampingi seluruh jajaran panitia, Supriatna memeriksa secara detail kesiapan infrastruktur dan penataan venue untuk memastikan kesiapan yang optimal dalam menyambut peserta dari berbagai negara.

“Kita hari ini sama panitia seluruh kejuaraan dunia Vovinam ke-8 yang akan diselenggarakan di Buleleng, kita melakukan pengecekan lapangan untuk mengetahui secara lebih mendetail kesiapan tempat ini,” ujar Supriatna di lokasi.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mempersiapkan segalanya dengan matang untuk memberikan yang terbaik bagi para atlet dan delegasi internasional. Menurutnya, kondisi venue saat ini sudah sangat representatif dan tinggal menyempurnakan beberapa aspek penunjang.

“Kita tinggal rapikan saja. Mungkin ada tanaman-tanaman yang perlu dirapikan. Kemudian jalan-jalan sepanjang menuju ke lokasi. Di jalan utama misalnya ada lobang kita akan perbaiki. Kemudian di tengah lokasi masuk kawasan kampus ini kita akan coba rapikan,” paparnya lebih lanjut. Dalam proses persiapan ini, Pemkab Buleleng melibatkan secara gotong royong seluruh elemen, termasuk berbagai dinas terkait, perangkat desa seperti perbekel, bendesa adar, serta Kecamatan. “Semua pihak mendukung kegiatan ini karena kita sebagai tuan rumah kejuaraan dunia,” tegasnya.

Dukungan penuh juga datang dari pihak universitas selaku pemilik venue. Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha, I Ketut Yoda, menyatakan kesiapan dan kelayakan tempat tersebut untuk even bergengsi tingkat dunia. “Kita dianggap layak oleh tim dari federasi. Jadi kita mendukung, kita siapkan kondisi kita seperti ini dan mereka sudah menyatakan bahwa tempat yang akan digunakan, lapangan tenis indoor ini, dianggap sangat layak untuk menyelenggarakan kejuaraan dunia,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa seluruh fasilitas pendukung pertandingan telah disiapkan. “Tempat pertandingan kita siap dengan tribunnya. Kemudian ada ruangan-ruangan untuk bersalin, semua kita siapkan. Kemudian tempat parkir, tempat UMKM. Jadi memungkinkan, itu sudah hasil observasi dari tim dan panitia,” imbuhnya. Untuk kapasitas, venue ini dapat menampung sekitar 500 penonton di tribun. Dengan lahan parkir yang sangat luas di area FOK sehingga tidak menjadi kendala.

Dengan demikian, peninjauan ini semakin mengokohkan kesiapan Buleleng dalam menyongsong even olahraga internasional. Kolaborasi yang erat antara Pemkab Buleleng, Undiksha, dan seluruh komponen masyarakat menjadi modal utama untuk menyukseskan Kejuaraan Dunia Vovinam 2025 sekaligus mempromosikan Buleleng di kancah global. (MT-001)

Eksotisnya Pantai Jemeluk Karangasem: Surga Bawah Laut di Timur Bali

0

Karangasem, Matahari Timur – Terletak di Desa Amed, Kabupaten Karangasem, Pantai Jemeluk adalah salah satu permata tersembunyi di Bali bagian timur yang semakin populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Jauh dari keramaian kawasan wisata seperti Kuta atau Seminyak, Pantai Jemeluk menawarkan suasana yang tenang, alami, dan penuh pesona. Keindahan pantai ini tidak hanya terlihat dari permukaan, tetapi juga dari keajaiban bawah lautnya yang memukau.

Begitu tiba di Jemeluk, pengunjung akan disambut oleh pemandangan laut biru yang jernih dengan latar Gunung Agung yang megah di kejauhan. Garis pantainya yang melengkung indah dengan pasir hitam keabu-abuan, hasil dari aktivitas vulkanik masa lalu, memberikan karakter unik dibanding pantai-pantai berpasir putih di sisi selatan Bali. Air laut di sini terkenal sangat jernih, memungkinkan pengunjung untuk melihat kehidupan bawah laut hanya dengan snorkeling dari tepi pantai. Jangan lupa siapkan sunscreen agar kulit anda terlindungi selama berwisata di Jemeluk, dengan rekomendasi sunscreen berkualitas terbaik.

Pantai Jemeluk adalah surga bagi para pecinta snorkeling dan diving. Terumbu karangnya terjaga dengan baik dan menjadi rumah bagi beragam biota laut seperti ikan badut, ikan parrotfish, penyu, hingga terumbu karang warna-warni yang menakjubkan. Salah satu daya tarik bawah laut Jemeluk adalah adanya patung Dewa Wisnu yang berdiri megah di dasar laut, menjadi spot favorit bagi penyelam untuk berfoto. Bagi pemula, tak perlu khawatir, karena arus di pantai ini relatif tenang dan banyak penyedia jasa sewa alat snorkeling maupun instruktur diving yang siap membantu.

Menjelang sore, suasana di Pantai Jemeluk berubah menjadi sangat romantis. Dari bibir pantai, pengunjung bisa menikmati pemandangan matahari terbenam yang perlahan turun di balik Gunung Agung. Banyak wisatawan yang memilih bersantai di kafe-kafe tepi pantai sambil menikmati minuman segar dan alunan musik akustik. Pemandangan langit oranye keemasan berpadu dengan siluet perahu nelayan menciptakan panorama yang begitu mempesona.

Selain keindahan alamnya, kehidupan masyarakat di sekitar Pantai Jemeluk juga menarik untuk disimak. Penduduk lokal yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan dan penyelam tradisional sangat ramah terhadap wisatawan. Beberapa di antara mereka juga mengelola homestay sederhana dengan nuansa khas Bali, menawarkan pengalaman menginap yang tenang dan dekat dengan alam.

Biar lebih, alangkah asyiknya kalau anda tidak melupakan untuk membawa bekal jajanan seperti: bakso aci pedas yang rasanya nendang, cemilan kulit ayam crispy yang gurih aduhai, atau kue samosa isi abon ayam. Dijamin liburan di Pantai Jemeluk makin mengesankan.

Pantai Jemeluk memang bukan tempat untuk berpesta atau berbelanja mewah. Namun bagi siapa pun yang mencari ketenangan, keindahan alami, dan pengalaman menikmati kehidupan bawah laut yang luar biasa, pantai ini adalah destinasi yang sempurna. Jemeluk bukan sekadar pantai, melainkan potongan surga di ujung timur Pulau Dewata yang menyimpan kedamaian dan pesona yang sulit dilupakan. (MT-001)

Pemkab Buleleng Dorong PAUD yang Unggul dan Berkarakter Lewat Pendekatan Holistik

0

Buleleng, Matahari Timur – Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG (K), menekankan pentingnya penerapan layanan PAUD Holistik Integratif sebagai bagian dari upaya menciptakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkarakter.

Menurutnya, layanan PAUD tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan, gizi, pengasuhan, serta perlindungan anak secara terpadu.

“PAUD yang berkualitas tidak hanya mendidik, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan layanan yang menyeluruh. Ini juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan stunting,” ujar Bupati Sutjidra.

Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, tanpa adanya tes baca, tulis, dan hitung (calistung). Kebijakan ini, kata Sutjidra, diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang bahagia dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sutjidra juga mengharapkan para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Ia mengajak seluruh pihak—pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat—untuk berkolaborasi dalam mewujudkan layanan PAUD yang unggul dan berkarakter.

“Jadilah pahlawan tanpa tanda jasa bagi masa depan anak-anak Buleleng. Mari kita bersama-sama menyiapkan generasi emas yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pesannya. (MT-010)