25.9 C
Bali
29 Juli 2026
Beranda blog Halaman 42

Gandeng IDI dan FK Unud, Pemkot Denpasar Gelar Konseling Pasien Isoman

0

Denpasar, MatahariTimur – Pemkot Denpasar bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Denpasar dan Fakultas Kedokteran (FK) Uinversitas Udayana untuk menyelenggarakan tele konseling kesehatan bagi masyarakat yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).

Pemkot Denpasar menyambut baik Program Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Denpasar dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana (Unud) yang akan menggelar tele konseling kesehatan bagi masyarakat yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman). Hal ini tentu memberikan angin segar sebagai upaya mendukung proses kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Kami menyambut baik dan mendukung program ini sebagai upaya mendukung dan mempercepat kesembuhan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri, ini juga bisa menghindari kejenuhan pasien, sekaligus menjadi wahana edukasi kesehatan,” ujar IGN Jaya Negara pada Kamis (22/7) di Kantor Walikota Denpasar.

Lebih lanjut, Jaya Negara menyampaikan program telekonseling ini akan di sinergikan dengan program DEVI (Denpasar Virtual Assistant) dan penyediaan home care di setiap kecamatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi warga Denpasar yang melakukan isolasi mandiri.

Dekan Fakultas Kedokteran Unud, I Ketut Suyasa menyampaikan bahwa IDI Denpasar dan FK Unud telah menjalin kerjasama untuk memberikan layanan telekonseling Kesehatan bagi warga yang menjalani Isoman. Saat ini, tele konseling yang dilakukan masih terbatas pada kelompok dan ada jadwal tertentu. Dengan kerjasama yang akan dilakukan dengan pemerintah penyediaan tele konseling akan bisa digunakan setiap saat.

“Saat ini, kami telah melatih dan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi admin telekonseling jika dilaksanakan setiap saat. Dengan adanya layanan telekonseling ini, diharapkan pasien isoman mendapatkan advice yang tepat dan penanganan cepat untuk proses kesembuhannya,” ujar I Ketut Suyasa. (MT – 001)

Pemkot Denpasar Salurkan Sembako Bagi Warga Yang Isolasi

0

Denpasar, MatahariTimur – Guna mempercepat penanganan serta membantu masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar kali ini  melalui Kelurahan Tonja melakukan penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako bagi warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dirumah. Penyerahan bantuan sembako kali ini diserahkan di wilayah Banjar Tegehsari dan Banjar Tangguntiti, Denpasar Utara, Minggu (19/7).

Lurah Tonja, Ade Indahsari Putri saat dikonfirmasi mengatakan penyaluran sembako ini k
bersama satgas kelurahan, dan satgas banjar setempat.

“Ini salah satu upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya kepada orang yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dirumah,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, penyerahan bantuan kali ini berupa paket sembako kepada warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri. Adapun paket sembako yang diserahkan kali ini berupa kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula, serta bahan-bahan lainnya.

“Dengan dilaksanakannya penyerahan sembako ini kami berharap agar dapat memenuhi kebutuhan dapur serta dapat meringankan beban keluarga. Dan untuk sementara waktu kepada warga yang  sedang melaksanakn isolasi mandiri agar tidak keluar rumah ataupun kontak dengan warga lainnya, sehingga  dapat mempercepat memutus penyebaran virus covid 19. Serta kami berharap untuk kedepannya, seluruh masyarakat agar tidak lengah dan selalu waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat mempercepat memutus rantai penyebaran virus di wilayah Kelurahan Tonja dan di Kota Denpasar umumnya,” ujarnya

Selebihnya dikatakan Ade Indahsari Putri, untuk warga yang berada di sekitar lingkungan warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri agar saling bahu membahu membantu dan mensupport masyarakat yang sedang isolasi agar dapat segera pulih kembali. Sementara Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan untuk memutus rantai penularan covid 19 pada kluster keluarga, Pemkot Denpasar sudah menyiapkan 3 hotel sebagai lokasi karantina terpusat. “Kami siapkan 3 hotel sebagai tempat isolasi bagi pasien tanpa gejala OTG, sehingga pengawasan lebih mudah disamping juga bisa mutus rantai penularan covid 19,” katanya.( MT – 001)

 

Soroti Perumda Tirta Tohlangkir Terkait Proses Tender Pemasangan Sambungan MBR, DPRD: Ada Kejanggalan!

0

Karangasem, MatahariTimur – Proses tender pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dilakukan Perumda Tirta Tohlangkir (PDAM) Karangasem, menuai sorotan karena dinilai ada kejanggalan atau ketidakwajaran, sehingga mengisyaratkan seolah pemenang sudah diatur sejak awal.

Pada rapat kerja gabungan antara Komisi I dan III DPRD Karangasem, yang berlangsung di Amlapura, Jumat (16/7/2021), hal ini terungkap, dikarenakan sebelumnya telah ada rekanan yang telah digugurkan dalam proses lelang, akhirnya mengadu ke dewan perihal kejanggalan yang dialaminya.

Rapat ini juga dihadiri oleh perwakilan dari pihak Perumda Tirta Tohlangkir. Di mana sejumlah anggota dewan pun lantas mengkritisi mengapa Pokja Perumda Tirta Tohlangkir semenjak awal proses tender, sudah menyebutkan tentang merek pengadaan barang yang harus mendapatkan persetujuan dari pabrik. Hal ini dinilai sudah mengarah pada salah satu rekanan untuk kemudian menjadi pemenang tender.

Selanjutnya, pada rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika yang didampingi Wakil Ketua Wayan Parka, menyebutkan bahwa Perumda Tirta Tohlangkir tidak melakukan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah. Indikasi ini terlihal dalam pelaksanaan tender, yang mana Perumda Tirta Tohlangkir tidak melibatkan Pokja ULP milik Pemda setempat.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi III, I Wayan Sunarta menegaskan supaya Dewan Pengawas Perumda Tirta Tohlangkir mengkaji ulang tender itu, karena dinilai ada kejanggalan yang terjadi. “Ini dalam proses tender terlihat ada kejanggalan, seolah pemenang sudah diatur dari awal. Kami mengharapkan supaya Dewan Pengawas Perumda Tirta Tohlangkir untuk secepatnya melakukan kaji ulang atas proses tender pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini,” tegas Sunarta.

Sunarta melanjutkan, mengkaji ulang atas proses tender perlu dilakukan, mengingat adanya indikasi yang kental dengan kesan bahwa tender itu sudah dikondisikan. “Makanya harus dikaji ulang. Dan agar secepatnya dilakukan kaji ulang proses tender ini,” katanya mengingatkan.

Di sisi lain, Sunarta juga mempertanyakan tentang uang kontribusi yang diberikan Perumda Tirta Tohlangkir kepada pihak Tirta Ujung sebesar Rp 5 juta per bulan. Hal ini sudah dilakukan sejak tahun 2017. “Yang jadi pertanyaan, kenapa ada uang kontribusi? Bukankah tanah itu sudah dibeli Pemda? Persoalan ini akhirnya ditanyakan ke pengelola Tirta Ujung dan dijawab pemberian uang kontribusi sudah dihentikan sejak Mei 2021 karena baru diketahui Perumda Tirta Tohlangkir bahwa tanah itu milik Pemda. Kenapa lama sekali baru terungkap kalau tanah itu sudah dibeli Pemda, sehingga pemberian uang kontribusi baru dihentikan Mei 2021?” ujar Sunarta dengan heran mempertanyakan.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, I Kadek Wirta, lantas menyoroti masa sanggah dalam proses tender pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Kenapa masa sanggah itu tidak dipublikasikan di media massa, sehingga rekanan yang ikut tender merasa dirugikan. “Akhirnya rekanan yang dinyatakan gagal tidak bisa melakukan sanggahan. Selain itu, indikasi kejanggalan proses tender itu nampak nyata, karena Pokja Pemilihan dari Perumda Tirta Tohlangkir hanya mengumumkan pada dua rekanan. Padahal semestinya kan berdasarkan aturan, pemenang tender itu tiga rekanan atau bahkan lebih. Inilah, jadi makin jelas terlihat ada kejanggalan,” ucap Wirta.

Wirta kemudian melanjutkan dengan mengkritisi tunjangan yang diberikan untuk Dirut PDAM ini dinilai berlebihan, mengingat saat ini tengah dalam kondisi pandemi sehingga semua anggaran mesti dirasionalisasi. “Sewa mobil untuk Dirut PDAM sebesar Rp 17 juta per bulan, juga ada sewa rumah dinas. Kan ini berlebihan nilainya, apalagi sekarang masa pandemi?,” katanya mempertanyakan.

Pada kesempatan itu, Pokja Perumda Tirta Tohlangkir menanggapi masukan dan sorotan yang dilakukan sejumlah anggota dewan di DPRD Karangasem. Sekretaris Pokja Pemilihan Perumda Tirta Tohlangkir, Ni Nyoman Sri Ariani Mahyuni mengatakan bahwa sebelumnya tender pemasangan sambungan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah dilaksanakan sejak 24 Mei 2021.

Dikatakan Nyoman Sri Ariani, sebelumnya sudah disediakan masa sanggah selama seminggu, yakni mulai tanggal 7 Juli hingga 14 Juli 2021. Akan tetapi, saat itu tidak ada calon rekanan yang mengajukan sanggahan. “Proses dimulai dengan pengumuman adanya tender, itu dilakukan pada awal bulan, yakni 2 Juli 2021, yang mencakup pendaftaran, dokumen, evaluasi, kualifikasi dan selanjutnya pengumuman pemenang tanggal 7 Juli 2021. Setelah diumumkan pemenang dan disediakan pula masa sanggah, tetapi tidak ada yang melakukan sanggahan. Jadi tahap yang kini berjalan adalah kita akan lakukan rapat untuk mempersiapkan SPPJ,” kata Nyoman Sri Ariani, disertai penjelasan pula bahwa mengenai tunjangan untuk Dirut PDAM sudah berjalan sejak dulu, semenjak direktur sebelumnya.

Rapat kerja gabungan ini dihadiri pula oleh Asisten I dan Kabag Hukum, Kabag Ekonomi, Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Gusti Singarsih dan Dewan Pengawas Perumda Tirta Tohlangkir. (MT-001)

Relawan Bali dan Tokoh Masyarakat Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

0

Klungkung, MatahariTimur – Berbagi Untuk Warga yang membutuhkan Relawan Bali bersama Tokoh Masyarakat membagikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu dan terdampak pandemi covid-19 saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Klungkung

Kali ini bagi bagi bagi sembako di laksanakan pada 3 titik lokasi,Kelurahan Semarapura Kangin Paket Sembako diserahkan oleh Rinzani Ketua RW I Kampung Lebah ,Wilayah Desa Adat Semarapura diserahkan oleh Penyarikan Desa Adat, sedangkan di Desa Besang Kawan diserahkan oleh Dewa Made Tirta selaku Ketua MDA Kab. Klungkung
Dari Relawan Bali dan Tokoh Masyarakat yang diwakilikan oleh Dewa Made Tirta selaku Ketua MDA Kabupaten Klungkung mengatakan paket sembako yang di berikan hari ini untuk kepada lansia atau warga yang membutuhkan di tengah pandemi covid-19. Karena selama berdiam diri di rumah, mereka tidak bisa mendapatkan penghasilan,” Ungkap Dewa tirta
“Dalam kondisi PPKM ini kita berbagi atas kesulitan warga yang saat ini kondisi ekonomi tidak berjalan dengan normal maka kita membagi paket paket sembako yang bekerja sama dengan Relawan Bali. Kali ini kegiatan dilakukan pada 3 titik di wilayah kecamatan klungkung.Terangnya

Saat membagikan paket sembako kami juga selalu menghimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, untuk selama PPKM Darurat ini agar dibatasi mobilitas keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang mendesak, Imbuhnya. (MT – 001)

Berbagi di Masa Pandemi, PDIP Karangasem Serahkan Bantuan untuk Ibu Hamil dan Balita

Karangasem, MatahariTimur – Kehidupan masyarakat yang sulit di masa pandemi Covid-19, menimbulkan keprihatinan tersendiri. Menyikapi situasi ini, DPC PDI Perjuangan Karangasem memutuskan untuk berbagi makanan tambahan, khususnya kepada ibu hamil dan balita, yang dilaksanakan di tiga kecamatan, meliputi Kecamatan Kubu, Abang dan Kecamatan Rendang. Pembagian bantuan ini dilakukan pada Jumat (9/7/2021).

Warga di tiga kecamatan yang dituju, terlihat antusias dan terharu atas pemberian bantuan yang diberikan. Meski demikian, tidak serta bantuan diberikan langsung, melainkan dengan perwakilan. Hal ini dikarenakan situasi pandemi, sehingga tetap harus diberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan berbagi kasih kemanusiaan ini dihadiri Sekretaris DPC PDIP Karangasem Wayan Sudira, Bendahara DPC PDIP Karangasem Made Ruspita, dan Pengurus DPC Nyoman Oka Antara serta sejumlah pengurus lainnya.

Sekretaris DPC PDIP Karangasem Wayan Sudira menyebutkan bahwa Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana meminta maaf tidak bisa turun langsung untuk memberikan bantuan kepada warga, khususnya ibu hamil dan balita. Hal ini dikarenakan padatnya acara Gede Dana, yang sekaligus merupakan Bupati Karangasem. “Beliau menyampaikan permohonan maaf, karena banyak tugas urgent yang harus ditangani berhubung saat ini masa pandemi Covid-19,” ujar Wayan Sudira.

Dia melanjutkan, Ketua DPC PDIP Karangasem telah memberikan arahan supaya masyarakat serta kader partai hendaknya mematuhi imbauan atau aturan pemerintah, demi memutus rantai penyebaran Covid-19. “Hindari bepergian atau lalu lalang jika tidak ada keperluan penting, dikarenakan Covid-19 varian Delta ingin sangat berbahaya, penyebarannya sangat cepat. Jadi ibu hamil atau balita khususnya, lebih baik berdiam di rumah agar tidak terpapar virus. Demikian juga masyarakat umum, jika tidak ada kepentingan mendesak, lebih baik menghindari bepergian,” kata Sudira, sembari menekankan hendaknya teknis pemberian bantuan sesuai protokol kesehatan.

Selanjutnya Bendahara DPC PDIP Karangasem Made Ruspita kembali menegaskan supaya warga menahan diri tidak banyak keluar rumah atau lalu lalang, terutama pada masa PPKM saat ini yang berlangsung sampai tanggal 20 Juli 2021. Pengawasan saat ini sangat ketat, tanpa surat sertifikat vaksin dan surat keterangan kerja, tidak akan diperbolehkan lewat, ini demi kebaikan bersama,” kata Ruspita. (MT-001)

 

Terjun Langsung ke Empat Kecamatan, Gede Dana Bagikan Bantuan untuk Ibu Hamil dan Menyusui

0

Karangasem, MatahariTimur – Masa pandemi Covid-19 yang belum usai, sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian.

Prihatin atas kondisi ini, Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem I Gede Dana terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan bantuan, mengingat saat ini pandemi Covid-19 belum juga usai. Kondisi ini tentu sangat berpengaruh terhadap perekonomian dan kesehatan warga, sehingga Gede Dana memutuskan untuk turun langsung ke masyarakat dan memberikan bantuan kepada masyarakat terutama yang sangat membutuhkan seperti ibu-ibu hamil dan menyusui.

Hal ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 Juli 2021, yang mana Gede Dana turun langsung menyerahka bantuan tambahan pada empat kecamatan wilayah barat, yakni Kecamatan Bandem, Selat, Manggis dan Kecamatan Karangasem. Bantuan diserahkan secara simbolis ke perwakilan yang nantinya diserahkan ke masing masing ibu-ibu yang membutuhkan bantuan.

Di sela-sela pemberian bantuan, Gede Dana mengatakan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 dengan varian Delta yang terbaru, tentunya ekonomi sekarang sangatlah sulit. “Kami sebagai kader PDIP yang dekat dengan rakyat tentunya berusaha sebisa mungkin untuk membantu masyarakat, terutama yang sangat membutuhkan, utamanya ibu-ibu hamil dan balita, karena nantinya merekalah calon calon penerus kita natinya, semoga dengan adanya bantuan ini sedikit tidaknya bisa membantu mengurang beban masyarakat,” ujar Gede Dana.

Gede Dana selanjutnya menghimbau agar dalam situasi PPKM seperti sekarang ini, hendaknya masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah dan menghindari kerumunan, karena Varian Covid terbaru ini sangat berbahaya dan sangat cepat penularanya. “Jangan abai untuk menerapkan protokol kesehatan agar penularan Wabah ini akan terputus,” imbaunya. (MT-001)