Karangasem, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana kembali turun memantau progres pembangunan beberapa infrastruktur di Kabupaten Karangasem. Setelah sebelumnya melihat langsung proses pembangunan Jembatan Subagan, kali ini Bupati Gede Dana mengecek tiga titik pembangunan jembatan dan jalan dengan didampingi Tim Pelaksana Dinas PUPR Kabupaten Karangasem, Rabu (28/7/2021).
“Saya sengaja menggunakan mobil ‘double cabin’ milik Satpol PP, mengingat kondisi jalan yang rusak dan medan yang cukup berat,” ujar Bupati Dana saat sampai di lokasi pengecekan pertama yaitu pembangunan Jembatan Tukad Butus Ruas Jalan Budakeling-Tanah Aron.
Bupati menambahkan, “Pembangunan Jembatan ini sangat vital, karena merupakan akses jalur evakuasi erupsi Gunung Agung dan sekaligus jalur perekonomian masyarakat sekitar”.
Berlatar belakang pada tahun 2017 lalu, lanjut Bupati Karangasem, ketika terjadi erupsi Gunung Agung sehingga warga menjadi panik dan gelombang pengungsian warga pun tidak terelakkan. Dengan demikian, diharapkan semoga kejadian kepanikan ini tidak terjadi lagi di Karangasem. “Bencana alam tentu tidak bisa diprediksi, namun dengan insfrastruktur yang memadai, akan mengurangi kekhawatiran warga jika terjadi sesuatu dan mereka harus mengungsi. Namun tentu diharapkan tidak ada bahaya erupsi lagi di Karangasem,” harap Bupati Dana.
Menurut Gede Dana, proyek pembangunan jembatan ini bernilai 3,8 miliar yang bersumber dari APBD Tahun 2021, dengan panjang jembatan 30 Meter dan Lebar 8,5 Meter. (MT – 001)

