25 C
Bali
16 Desember 2025

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Bupati Dana Minta Masyarakat Patuhi Arahan MDA Bali Soal Panca Yadnya

Amlapura, MatahariTimur – Menindaklanjuti surat edaran bersama MDA dan PHDI Bali,  Bupati Gede Dana pun mengundang Majelis Desa Adat Kabupaten dan Kecamatan serta PHDI  membahas hal ini dalam rapat bersama Forkopimda Karangasem, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (16/8).

Gede Dana menyebutkan, rapat ini digelar sebagai upaya pemerintah daerah menekan tinggi dan ganasnya penularan Virus Covid-19 yang dicurigai sebagai virus varian delta yang baru. Ditandai dengan semakin meningkatnya kasus baru Covid-19 , tingkat kesembuhan yang menurun dan angka kematian yang cenderung meningkat.

Bupati mengajak Majelis Desa Adat Kabupaten dan Kecamatan untuk bersama-sama melakukan sosialisasi guna membangun kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan dalam menjalankan upacara yadnya, termasuk sosialisasi pentingnya vaksinasi Covid-19 dan mengimbau OTG yang isoman untuk isoter.

Di samping itu, Bupati Dana mengajak beraama sama meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa penanganan Virus Covid-19 ini , merupakan tanggung jawab bersama sekaligus mempercepat pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

Bupati Gede Dana juga meminta masyarakat untuk benar-benar disiplin dalam mematuhi surat edaran bersama  agar penyelenggaraan Panca Yadnya di Karangasem tidak memicu penyebaran Covid-19. Sebab, angka positiv Covid-19 di Bali, khususnya di Karangasem masih sangat tinggi.

Ia juga mengatakan, upaya pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan penularan virus varian Delta Covid-19 dilakukan demi keselamatan dan kerahayuan bersama. Tujuannya untuk melindungi masyarakat sehingga tatanan kehidupan segera kembali normal.

“Bulan Juli-Agustus dianggap sebagai penanggalan baik, untuk upacara adat kegiatan yadnya. Penyebaran delta 6,5 kali lipat lebih cepat menyebar dari Virus Corona biasa. Jika upacara adat yang masih bisa ditunda, ditunda dulu. Perantau jangan dulu pulang, ikut mendoakan dari rumah saja, atau dikurangi jumlah pesertanya dibatasi 15 orang maksimal 25 orang, dengan tetap prokes ketat,” jelas Bupati Karangasem.

Dengan upaya-upaya ini,  Gede Dana berharap, semoga angka positif Covid-19 segera menurun, masyarakat terselamatkan, ketersediaan ruangan di rumah sakit kembali normal dan pelaksanaan vaksinasi semakin lancar.

Sementara itu, Majelis Bendesa Adat Kabupaten Karangasem Ketut Alit Suardana mengatakan, MDA siap dilibatkan dalam mendukung upaya – upaya Pemerintah khususnya dalam menangani Covid-19 di Karangasem. (MT-010)

 

 

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles