22.5 C
Bali
18 September 2026
Beranda blog Halaman 18

Bupati Gede Dana Menjadi Keluarga Pertama Yang Dicoklit Pantarlih KPU Karangasem

AMLAPURA,MatahariTimur – Proses Pencocokkan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih, hari ini resmi dimulai oleh KPU Karangasem, dengan melibatkan sebanyak 1.676 orang Petugas Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih) KPU Karangasem. Dimana untuk di Kabupaten Karangasem ada sebanyak 390.311 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang harus dimutahirkan oleh Pantarlih melalui Coklit langsung ke rumah pemilih sesuai daftar.

Hari pertama pelaksanaan Coklit DPT oleh Pantarlih, Bupati Karangasem, I Gede Dana menjadi orang pertama yang di Coklit oleh Pantarlih KPU Karangasem. Hadir langsung dalam Coklit di kediaman keluarga Bupati tersebut, Ketua KPU Karangasem, Ngurah Gede Maharjana dan Ketua Panwaslu Karangasem, I Putu Gede Suastrawan, bersama petugas Pantarlih dan PPK.

Petugas Pantarlih memeriksa dengan teliti Kartu Keluarga dan KTP Bupati Gede Dana beserta anggota keluarga dalam Kartu Keluarga yang sudah memiliki hak pilih dan namanya masuk dalam DPT. Setelah dipastikan cocok dan sesuai, Petugas Pantarlih kemudian mengisi Formulir untuk selanjutnya di tandatangani oleh Bupati. Selanjutnya Petuags Pantarlih menempelkan stiker di pintu rumah Bupati yang menandakan telah dilaksanakan Coklit.

Bupati Karangasem, I Gede Dana dalam kesempatan tersebut menyambut baik proses tahapan Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU Karangasem tersebut. Menurutnya Coklit DPT ini sangat penting guna memastikan akurasi dan kemutakhiran data pemilih yang ada di s eluruh TPS di Kabupaten Karangasem.

Untuk itu selaku Pemerintah Daerah, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk turut serta membantu Petugas Pantarlih yang melakukan Coklit, salah satunya dengan memberikan data yang diberikan seperti KTP dan Kartu Keluarga. “Untuk pemilih yang sudah meninggal dunia dan belum mengurus akta kematian, kami himbau kepada pihak keluarga untuk segera mengurus akte kematian. Kami sudah meluncurkan program Atma Kerti, jadi ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” tegas Gede Dana.

Sementara itu, Ketua KPU Karangasem Ngurah Gede Maharjana, kepada awak media menyampaikan, Pantarlih ini akan bertugas semala dua bulan. Dimana proses Coklit ini Pantarlih akan mendatangi rumah pemilih dan mencocokkan data DPT dengan Kartu Keluarga dan KTP pemilih. “Dengan Coklit ini secara otomatis data pemilih akan termutakhirkan, dan pasti akan diketahui apakah pemilih tersebut masih ada atau sudah pindah, atau seudah meninggal,” sebut Ngurah Maharjana.

Jika ada pemilih yang telah meninggal dunia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Disdukcapil agar segera dikeluarkan akta kematian, sehingga pemilih tersebut bisa dihapus dari DPT.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Serahkan Kunci 4 Unit Rumah Bantuan CSR BPD-Korpri Kepada Warga Kurang Mampu

AMLAPURA, MatahariTimur – Haru dan bahagia menyelimuti wajah Ni Nengah Siti warga Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem, dan I Gusti Ngurah Suparta warga Desa Selat serta I Wayan Subadra warga Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Setelah penantian panjang, impiannya untuk memiliki rumah layak huni yang nyaman bagi keluarganya akhirnya terwujud, setelah Bupati Karangasem, I Gede Dana dengan program pembangunan rumah layak huni untuk keluarga kurang mampu, bekerjasa sama dengan BPD Bali melalui dana CSR, membangunkan rumah untuk mereka.

Ketiga warga kurang mampu dengan penghasilan rendah ini, kini sudah bisa menempati rumah impiannya, dimana pada Minggu (12/2/12023) Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, bertempat di Banjar Dinas Santi, Desa Selat, Kecamatan Selat, secara resmi menyerahkan kunci rumah untuk mereka.

Selain tiga warga di Selat dan Sibetan, Bupati Gede Dana juga mengahadiri upacara pemlaspasan dan penyerahan kunci bantuan bedah rumah, kepada penerima I Wayan Sudiarsa warga di Desa Tribuana, Kecamatan Abang.

Bupati Karangasem I Gede Dana dalam kesempatan itu menyampaikan, bantuan bedah rumah ini memrupakan sinergi antara CSR Bank BPD Bali dengan bantuan CSR Korpri Kabupaten Karangasem. Dimana bantuan bedah rumah yang diserahkan tersebut memiliki 2 kamar tidur,1 dapur dan 1 kamar mandi.

Tiga unit bantuan bedah rumah di Kecamatan Selat dibiayai senilai Rp 25 juta dari CSR BPD Bali dan Rp 15 Juta dari Korpri. Sedangkan 1 unit bantuan bedah rumah di Banjar Tribuana,Purwayu, Kecamatan Abang dibiayai dari Korpri senilai Rp 40 Juta. Pembangunannya secara gotong royong dari warga, Korpri dan TNI Polri.

“Bantuan bedah rumah ini adalah bentuk usaha dan perhatian Pemerintah Daerah untuk meringankan beban penerima yang merupakan korban bencana tanah longsor pada Oktober 2022 lalu,” ucap Bupati Gede Dana.

Kendati dengan keterbatasa anggaran, Bupati Gede Dana akan berusaha dengan berbagai cara untuk mengentaskan program pembangunan rumah layak huni untuk warga kurang mampu dan benar-benar membutuhkan di Karangasem sesuai dengan data yang ada. Dalam kesempatan itu, Gede Dana juga kembali menyampaikan ucapan belasungkawa kepada peneriman bantuan yang sebelumnya tidak hanya kehilangan rumah tapi juga sampai kehilangan keluarga akibat bencana longsor yang diakibatkan besarnya curah hujan pada saat itu.

“Semoga dengan bantuan ini,memberikan harapan untuk tetap bersemangat menjalani kehidupan sehari-hari dan tidak larut dalam duka,” ujar Bupati Dana.

Sementara itu, Gusti Ngurah Suparta (43) yang menerima bantuan menyampaikan terimakasih kepada Bupati. Dirinya mengungkapkan, hujan lebat pada oktober tahun lalu mengakibatkan aliran sungai mati di sebelah rumahnya meluap dan menerjang rumahnya. tidak hanya kehilangan rumah dia juga kehilangan kedua anaknya, yang meninggal terseret banjir.

“Sekali lagi terimakasih Pak Bupati atas bantuannya. Kalau dulu saya harus menumpang dirumah saudara. Sekarang saya sekarang sudah memiliki rumah sendiri. Saya sudah bisa melanjutkan hidup bersama anak dan istri saya kembali,” ucapnya.( MT – 001 )

Inovasi Layanan Publik Semesta Berencana, Bupati Gede Dana Terima Penghargaan Dari Ombudsman RI

AMLAPURA, MatahariTimur – Inovasi – inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Karangasem, dibawah kepemimpinan Bupati Karangasem, I Gede Dana dan Wabup Wayan Artha Dipa, dalam hal peningkatan layanan publik dalam hal ini kepada masyarakat Karangasem, dengan visi-misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem, Pembangunan semesta berencana Kabupateb Karangasem, mendapat penilaian positif dari Ombudsman RI Perwakilan Bali.

Untuk pelayanan publik optimal yang dilakukan Pemkab Karangasem ini, Ombudsman RI Perwakilan Bali memberikan penghargaan berupa piagam kepada Pemkab Karangasem, yang diserahkan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti dan diterima langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana, di Wantilan Disdikpora Karangaem, Jumat (3/2/2023).

Hadir dalam penyerahan piagam penghargaan tersebut, Wabup Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, Direktur RSUD Karangasem dan RS Pratama serta para Kepala Pusekesmas dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Karangasem.

Bupati Karangsem, I Gede Dana dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas perhatian Ombudsman RI terhadap aktifitaa pemerintahan dan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Pemkab Karangasem.

Disampaikannya, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali bersama jajaran ke Kabupaten Karangasem untuk kesekian kalinya. “Kehadiran ini tentunya bisa kita
maknai sebagai wujud komitmen Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali dalam mengawal penyelenggaraan pelayanan publik yang prima di
seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bali,” ujar Gede Dana.

Disebutkannya, pelayanan Publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 merupakan salah satu esensi dari penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Karangasem berkomitmen dan senantiasa berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan
pelayanan publik yang tertuang pada Misi ke-6 RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Karangasem yaitu, mengembangkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik,
Bebas Korupsi, serta Pelayanan Publik Yang Prima.

Keberhasilan misi tersebut tercermin dari hasil Evaluasi, baik dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi maupun yang dilaksanakan oleh Ombudsman
RI, yang mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hasil evaluasi pada Tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2021 memperoleh Nilai Kepatuhan 73,36, dengan Opini Sedang dan zonasi Kuning, sementara
meningkat ditahun 2022 dengan Nilai Kepatuhan 90,47, dengan Opini Kualitas Tinggi dan zonasi Hijau.

“Saya berharap kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, Direktur dan Kepala UPTD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem tidak terlena dengan hasil yang kita peroleh ini. Kedepanya semakin
besar tantangan dan standar kualitas pelayanan publik yang diinginkan masyarakat, untuk itu mari semua
berlomba-lomba menciptakan inovasi untuk
meningkatkan kulitas pelayanan Publik di Kabupaten Karangasem, lebih efektif, efisien, dapat meningkatkan kepuasan Krama Karangasem secara menyeluruh,” lontarnya.

Pemerintah Kabupaten Karangasem juga terus berupaya menciptakan inovasi-inovasi dalam peningkatan penyelenggaraan pelayanan publik, diantaranya Program Layanan Antar Jemput Pasien dan
Jenazah (AJP), Jana Kerthi, Atma Kerthi, Sidana, Beladana, Bhismadana, Prakerthi yowana dan inovasi lainnya.

Beberapa hal yang belum optimal, seperti pada aspek sarana prasarana pelayanan yang belum memadai karena keterbatasan anggaran, akan tetap diupayakan secara bertahap sehingga penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Karangasem pada tahun-tahun mendatang menjadi
lebih paripurna. ” Karena itu dibutuhkan komitmen dan kolaborasi dengan banyak pihak untuk mewujudkan pelayanan prima di
Kabupaten Karangasem, termasuk melalui dukungan, support dan kerja sama dengan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali sehingga tujuan utama dari penyelenggaraan pelayanan publik yaitu kepuasan masyarakat Karangasem dapat tercapai, dan visi
“Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem, melalui pola pembangunan Semesta Berencana Menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan Santhi dan Nadhi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti, mengatakan Penilaian penyelenggaraan
pelayanan publik merupakan salah satu upaya pencegahan maladministrasi dengan menilai kondisi penyelenggaraan pelayanan publik secara komprehensif, dimana menghasilkan opini pengawasan pelayanan publik yang dijadikan acuan kualitas.

“Maksud penilaian ini yakni untuk mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik baik dari pemenuhan standar pelayanan, sarana prasarana, kompetensi penyelenggara layanan dan pengelolaan pengaduan,” sebutnya.

Tujuannya kata Widhiyanti, untuk perbaikan peningkatan kualitas pelayanan publik serta pencegahan terhadap maladministrasi
melalui pemenuhan standar pelayanan,
pemenuhan sarana prasarana, peningkatan
kompetensi penyelenggara layanan, serta kualitas pengelola pengaduan pada tiap unit pelayanan publik baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.( MT – 001 )

Bupati Gede Dana dan Wabup Wayan Artha Dipa Disuntik Vaksin Booster Kedua

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana bersama wakil bupati I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, dan jajaran OPD di lingkungan Pemkab Karangasem, mengikuti vaksinasi booster kedua yang dilaksanakan di RSUD Karangasem, Kamis (2/2-2023).

Vaksinasi ini menandai gerakan percepatan vaksinasi Booster kedua di Kabupaten Karangasem. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gede Dana, kepada awak media menegaskan, sejak dimulainya vaksinasi booster kedua untuk masyarakat umum beberapa waktu lalu, pihaknya telah memerintahkan Kadis Kesehatan untuk melakukan akselerasi dalam rangka mempercepat penuntasan program Vaksinasi booster kedua ini.

Berdasarkan data yang diterimanya dari Dinas Kesehatan Karangasem, untuk vaksinasi dosis pertama di Karangasem sudah mencapai 92,01 persen dan vaksinasi dosis kedua sebanyak persen 80,18 persen. Sementara vaksinasi boster pertama telah mencapai 75,82 persen.

“Kalau gerakan vaksinasi booster kedua ini kan baru dimulai dan sedang berjalan. Nah inilah yang kita percepat agar tuntas sesuai dengan target dan arahan Bapak Gubernur Bali,” tegasnya sembari menyebutkan untuk jumlah vaksin yang diterima Kabupaten Karangasem jumlahnya mencukupi.

Diakuinya memang belum banyak masyarakat yang menjalani vaksinasi booster kedua ini. Mungkin saja masyarakat belum banyak yang mengetahui kalau vaksinasi booster kedua sudah dimulai. “Nah melihat ini, kami menekankan keppada Dinas Kesehatan untuk melakukan berbagai upaya untuk menarik masyarakat agar melaksanakan vaksin booster kedua,” terangnya.

“Mungkin saja sosialisasinya masih kurang, makanya belum begitu banyak warga yang menjalani vaksin booster kedua ini sehingga sosialisasi perlu digencarkan lagi dibawah. Jadi, kami harap masyarakat mau menjalani vaksinasi booster ini, mengingat pernyataan pandemi masih berlangsung hingga saat ini,” sambungnya.

Kendati kasus Covid 19 di Karangasem terus melandai dan bahkan nyaris nol kasus, namun pihaknya menghimbau masyarakat dan dinas terkait untuk tidak lengah, apalagi saat ini sudah muncul lagi varian Covid-19 baru yakni Varian XBB. “Kendati varian baru tersebut belum ditemukan di Indonesia, tapi penting untuk melakukan upaya pencegahan yakni dengan membentuk Herd Immunity melalui suntikan vaksinasi booster kedua ini.

“Kita juga tetap melakukan pengawasan dan pengendalian secara ketat. Karena kita tidak tahu, bisa saja nantinya tiba-tiba kasus covid ini berlanjut,” lontarnya.

Sedangkan untuk menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat terkait pencabutan PPKM, pihaknya juga akan mencabut semua peraturan yang terkait pelanggaran PPKM, diantaranya terkait denda bagi warga yang melanggar PPKM.( MT – 001)

Peringati Hari Arak Bali, Bupati Gede Dana Himbau Lestarikan Arak Bali Berbahan Tuak

AMLAPURA, MatahariTimur – Melakukan persembahyangan di Pura Manik Kembar, Tradisi Megenjekkan, Tradisi Megibung dan Toas Arak menandai peringatan Hari Arak Bali ke 1 di Kabupaten Karangasem. Peringatan Hari Arak Bali ke 1 di Karangasem, di hadiri langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana, bersama Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, Tim Ahli, Staff Ahli serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Karangasem, dimana peringatan Hari Arak Bali ini dipusatkan di Pura Manik Kembar, Banjar Batubelah, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, Minggu (29/1/2023).

Usai melaksanakan persembahyangan, Bupati Gede Dana lanjut melihat tradisi megenjekkan yang dipentaskan oleh Seka Genjek, Banjar Bangle, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, setelah itu dilaksanakan tradisi megibung sebelum kemudian Bupati Gede Dana mengajak yang hadir untuk Toas Arak Bali menandai peringatan Hari Arak Bali ke 1.

Kepada awak media, Bupati Gede Dana menekankan jika Arak Bali bukan untuk mabuk-mabukkan namun Arak Bali merupakan minuman obat sekaligus minuman tradisional khas warisan budaya leluhur utamanya di Karangasem untuk keperluan upacara yang patut dilestaraikan. Bahkan saking kentalnya budaya dan tradisi leluhur berkaitan dengan Arak Bali ini, di Desa Labasari bahkan ada Pelinggih Arak Geni.

“Jadi saya tekankan disini, Arak Bali bukanlah dipakai untuk mabuk-mabukkan, namun utnuk obat-obatan dan keperluan upacara. Orang-orang tua kita dulu sebelum berangkat ke ladang atau ke sawah, mereka minum arak satu sloki untuk menghangatkan tubuh sebelum bekerja di musim dingin,” ujar Gede Dana.

Pihaknya dan juga masyarakat di Kabupaten Karangasem menyampaikan terimakasih kepada
Bapak Gubernur Bali Wayan Koster yang sudah menetapkan Arak sebagai minuman destilasi yang dilindungi, sehinga pada hari ini Tanggal 29 Januari 2023 bisa diperingati sebagai Hari Arak Bali yang pertama kalinya.

Pihaknya juga berpesan kepada masyarakat Karangasem agar betul-betul mempedomani Peraturan Gubernur Nomor 1 Tahun 2020 tentang Destilasi Minuman Beralkohol terutama Arak Bali. Sehingga Arak Bali ini tidak ada cacat. “Karena dunia sudah mengakui Arak Bali ini sebagai minuman destilasi atau spirit ke 7 dunia. Ini sangat luar biasa, kami berharap masyarakat ikut mendukung mensuport bahkan mensosialisasikan Arak Bali ini,” sebut Gede Dana.

Saat ini di Kabupaten Karangasem sendiri ada sebanyak 2.865 produsen Arak Bali, pihaknya berharap agar produsen arak yang ada ini tetap berpegang pada Pergub 1 tahun 2020, tidak melakukan tindakan yang melenceng dengan memproduksi Arak sintetis dari permentasi gula.

“Kami sangat mendukung kebijakan Pak Gubernur membantu masyarakat kecil terutama yang memilikinusaha-usaha tradisional di rumahnya masing-masing. Berarti UMKM harus kita lindungi serta jaga secara bersama-sama,” tandasnya.( MT – 001)

Apresiasi Perjuangan, Bupati Gede Dana Bagikan Bonus Untuk Atlet Peraih Mendali

AMLAPURA, MatahariTimur – Sebagai bentuk apresiasi Pemkab Karangasem terhadap prestasi para Atlit Karangasem yang telah berlaga diajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV Tahun 2022, Bupati Karangasem, I Gede Dana, Kamis (29/12/2022) menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para Atit Karangasem yang berhasil meraih mendali pada beberapa Cabang Olah Raga (Cabor) yang dipertandingkan pada Porprov bebeapa waktu lalu tersebut.

Penyerahan bonus untuk para atlit dan ofisial ini sendiri dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Amlapura. Dalam kesempatan itu, Bupati Gede Dana yang di dampingi Wakil Bupati I wayan Artha Dipa dan Forkompimda Karangasem menyampaikan, terimakasih dan ucapan selamat atas capaian prestasi Kontingen Kabupaten Karangasem yang telah mampu meraih medali dalam pelaksanan Porprov.

Sebagai salah satu event olahraga, Porprov Bali memiliki makna strategis, tidak saja merupakan tolak ukur keberhasilan pembangunan bidang keolahragaan di Bali, tetapi juga menjadi ajang kompetisi untuk menjaring, menyeleksi dan mempersiapkan Atlet Olahraga handal yang bakal diterjunkan dalam event lebih tinggi seperti Pekan Olahraga Nasional.

“Dalam kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Atlet yang telah berhasil meraih medali, demikian juga kepada para Official/Pelatih yang telah berjuang dengan mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki,” ucap Bupati Gede Dana.

Kendati hasil perolehan mendali belum sesuai dengan target dan harapan, namun para atlit dan offisial telah berjuang dan melakukan yang terbaik untuk Kabupaten Karangasem. “Saya sangat menyadari bahwa pencapaian ini merupakan buah dari hasil kerja keras semua pihak terutama sekali rasa wirang para atlet untuk memberikan yang terbaik buat Kabupaten Karangasem,” ujar Gede Dna.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Karangasem memberikan bonus berupa uang kepada seluruh Atlet peraih medali dan kepada Official/Pelatih berprestasi dalam Porprov. Pihaknya berharap semoga bonus ini mampu memberi semangat dan motivasi untuk meraih hasil yang terbaik dalam kejuaraan-kejuaraan baik tingkat Daerah maupun tingkat Nasional pada tahun tahun mendatang.

“Kami berharap penyerahan bonus ini menjadi momentum kedepan untuk berusaha lebih keras dan berjuang lebih maju dalam mendorong prestasi olahraga Kabupaten Karangasem. Secara keseluruhan jumlah anggaran Bonus bagi atlit dan pelatih tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu,” sebut Gede Dana.

Sementara itu Ketua KONI Karangasem, I Putu Toya, menyampaikan jumlah kontingen Kabupaten Karangasem pada perhelatan Porprov Bali XV Tahun 2022 berjumlah 375 orang .dengan perincian, 277 orang Atlit, 62 orang Official/Pelatih dan 36 orang panitia, dengan 31 Cabor yang diikuti.

Total Medali yang berhasil di raih oleh Atlet Kontingen Karangasem adalah sebanyak 68 medali masing-masing 10 medali emas, 15 medali perak, dan 43 medali perunggu. “Dari 277 atlet, yang berhasil memperoleh medali hanya 134 orang sedangkan sisanya lagi 143 orang belum berhasil.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Karangasem utamanya Bapak Bupati, karena kontingen Karangasem belum berhasil memperbaiki peringkat, walaupun perolehan medali emas bisa meningkat dari 9 medali menjadi 10 medali,” kata Putu Toya. Sementara jumlah bonus yang diberikan totalnya sebesar Rp. 1.448.625.000,- dengan rincian, bonus atlit peraih mendali emas sebesar Rp. 520.000.000, Perak Rp. 206.000.000,- dan Perunggu : Rp. 342.500.000.( MT – 001)

Nengah Suranten Resmi Nahkodai PMI Karangasem Masa Bakti 2022-2027

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Kepengurusan PMI Kabupaten Karangasem periode 2022 – 2027 resmi dilantik oleh Ketua PMI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra, pada hari Kamis tanggal 29 Desember 2022, bertempat di Aula Kantor Disdikpora Karangasem.

Pada kesempatan ini, dr I Nengah Suranten resmi dilantik menjadi Ketua sebagai Ketua PMI Karangasem masa bakti 2022-2027. Kegiatan ini dihadiri Bupati Karangasem Gede Dana, Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Wayan Suastika, Sekda Karangasem Ketut Sedana Merta, dan jajaran Forkopimda serta undangan lainnya.

Ketua PMI Propinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra dalam sambutannya mengingatkan, agar jajaran Pengurus PMI Kabupaten Karangasem tidak berpikir untuk mendapatkan gaji maupun honor. Menurutnya, menjadi pengurus PMI murni untuk beryadnya. Sehingga para pengurus harus bisa mejauhkan diri akan mendapat apa di PMI. “Pengurus PMI murni ngayah (beryadnya), jadi kalau menuntut gaji atau honor bukan di PMI tempatnya,” ujar IGB Alit Putra.

IGB Alit Putra juga meminta kepengurusan PMI Karangasem untuk siap bergerak kapan saja apalagi Ketika terjadi bencana. PMI, sebutnya, tidak saja memiliki tugas saat terjadi bencana, namun juga memberikan pelayanan kesehatan masyarakat berupa penyimpanan darah pada blood bank refrigerator yang sesuai dengan standar kesehatan. IGB Alit Putra juga menitipkan kepengurusan PMI Karangasem kepada bupati I Gede Dana dan jajaran Forkopimda untuk selalu diajak dalam penanganan bencana maupun aksi sosial lainya. ”Pelantikan pengurus di Karangasem sangat kompak di hadiri mulai dari Bupati, wakil bupati, Ketua DPRD, Kajari, Ketua PN, Kapolres, Dandim dan Sekda Karangasem, kami titipkan para pengurus kepada bapak-bapak,” ujarnya lagi.

Sementara itu Bupati Gede Dana dalam pidatonya mengatakan, pihaknya sangat senang, bangga dan mengapresiasi terpilihnya kepengurusan baru PMI Karangasem. Dikatakan juga pemerintah sangat terbantu dengan kinerja PMI dalam kebencanaan apalagi Karangasem secara geografis memang daerah yang sangat rentan bencana.

“Saya yakini PMI Karangasem akan bisa maju karena saya lihat orang – orang yang duduk di dipengurusan adalah orang – orang yang memang dibidangnya. Selama ini PMI dianggap orang orang yg tugasnya pengumpulan darah, padahal sejatinya banyak tugas – tugas kebencanaan yang dilakukan” ujarnya.

Gede Dan juga mengatakan agar PMI menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat dalam situasi bencana dan berharap agar PMI membentuk embrio – embrio baru di masing-masing sekolah. “PMR agar dibangkitkan lagi ke depan. Tidak hanya Pramuka saja, karena relawan PMR jiwa menolongnya juga sangat tinggi dan itu hendaknya dibangkitkan sejak dini, karena jiwa masyarakat Indonesia adalah gotong royong,” ucapnya.

Bupati Dana mengingatkan agar PMI tidak hanya sekedar ada papan nama dan struktur kepengurusan saja dan menjadi organisasi kemanusiaan terdepan memberikan layanan kepada masyarakat sesuai dengan prinsip – prinsip dasar gerakan internasional Palang Merah dan bisa bersinergi dengan pemerintah.

Sementara Ketua PMI Karangasem yang baru dilantik dr Nengah Suranten dalam paparannya mengatakan, untuk program dan rencana kerja ke depan mengatakan dirinya akan bekerja keras untuk bisa membangkitkan PMI Karangasem, “PMI mempunyai sejarah yang amat panjang. Sebagai ketua baru, kami ini ibarat baru berjalan sepuluh meter, nanti baru akan kelihatan apa saja yang akan dilalui dan dilihat tentunya juga akan kelihatan apa saja yg harus dilaksanakan. Kami akan menjalin Komunikasi terus dengan pengurus PMI propinsi, begitu juga dengan pemerintah agar program – program kerja ke depan bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Selain dr I Nengah Suranten sebagai ketua dan I Wayan Suara Arsana sebagai sekretaris, PMI Kabupaten Karangasem juga diisi oleh tiga dewan Kehormatan, yakni dr I Gede Parwata, dr I Gede Yuliasena, dan I Gede Sudarma. Susunan kepengurusan PMI Karangasem juga diisi dengan bidang-bidang yang sebagian besar diisi oleh anak-anak muda. ( MT – 00)

Alumni Teknik Kimia ITN Malang Sukses Gelar Family Gathering, Kuatkan Spirit Persaudaraan

0

Malang, MatahariTimur – Ikatan Keluarga Alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional Malang (IKA Teknik Kimia ITN Malang) sukses menggelar family gathering. Bertajuk “One For All – All For One, Bersama Berbagi Sinergi” reuni akbar perdana diadakan di Hotel The 101 Kota Malang, Senin (26/12/2022).

Family Gathering sebagai semangat menguatkan spirit persaudaraan mendapat sambutan luar biasa dari alumni. Kesempatan inipun menjadi momen terpilihnya Johanes Sutikno angkatan ’87 secara aklamasi sebagai Ketua IKA Teknik Kimia ITN Malang masa bakti 2022-2025. Serta, persiapan berdirinya IKA Teknik Kimia ITN Malang yang berbadan hukum.

Ketua Panitia Reuni Akbar Teknik Kimia ITN Malang, Ir Agus Setiawan mengatakan, panitia sengaja mengemas dengan family gathering sebagai momen temu kangen keluarga besar teknik kimia. Antusiasme alumni yang luar biasa, membuat panitia berhasil mendatangkan perwakilan semua angkatan, mulai angkatan 1981 hingga 2018.

“Luar biasa sambutan alumni. Ini diluar ekspektasi kami. Awal yang mendaftar hanya 50 orang kemudian berkembang jadi 350 orang. Alhamdulillah semua angkatan terwakili,” kata Agus.

Semangat alumni ini sebagai embrio terjalinnya ikatan moral serta ikatan emosional yang kuat untuk merangkai persaudaraan. Serta menjadi semangat baru untuk semakin memperkuat solidaritas alumni teknik kimia.

“Secepatnya kami akan membangun data base alumni yang qualified, credible, dan capable dengan merangkul seluruh angkatan. Untuk mempermudah pengurus akan membentuk korwil dan menggelar reuni kecil beberapa tahun sekali,” kata Agus.

Hal senada diungkapkan oleh Kaprodi Teknik Kimia ITN Malang, Mohammad Istnaeny Hudha ST MT. Istnaeny berharap IKA Teknik Kimia bisa menyatukan semua angkatan mulai angkatan ’81 sampai 2018. Alumni juga mempunyai kewajiban moril turut membesarkan prodi. Target yang tercatat akan lebih mudah dicapai ketika mendapat dukungan dari alumni.

“Mas Johanes (dalam sambutannya) menginginkan ada regenerasi kepemimpinan di dalam alumni. Sehingga kepengurusan melibatkan angkatan ’86 ’87, hingga 2000. Harapannya kepengurusan pertama ini bisa menjembatani berbagai angkatan,” katanya.

Bahkan peran alumni tidak hanya ke internal, namun juga ke eksternal. Dengan berupaya mengedukasi masyarakat tentang prospek cerah lulusan teknik kimia. Pasalnya, hampir seluruh pekerjaan di dunia industri membutuhkan tenaga teknik kimia.

Program kerja yang siap dijalankan oleh kepengurusan yang baru adalah data base alumni. Harapnnya IKA Teknik Kimia mampu menjembatani alumni dalam mendapatkan pekerjaan. Serta sebagai penghubung alumni kepada dunia usaha dan dunia industri.

“IKA Teknik Kimia bisa menjadi perantara untuk alumni yang ingin mendapatkan pekerjaan. Alumni setelah lulus juga sudah dibekali keahlian dan dibantu untuk menyalurkan ke dunia industri,” jelas alumnus Teknik Kimia ITN Malang angkatan ’92 ini. (MT-010)

Bupati Gede Dana Pantau Aktifitas Portal, Perbaikan Jalan Picu Kenaikkan PAD MBLB Hingga 150 Persen

AMLAPURA, MatahariTimur – Guna memastikan kondisi infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem, I Gede Dana, Selasa (27/12/2022) turun melaksanakan monitoring ke sejumlah tempat. Salah satunya ruas jalan di Banjar Dinas Uma Anyar, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem.

Saat monitoring tersebut, Bupati Gede Dana sempat menyambangi Portal pengawasan dan pemeriksaan Faktur Pajak yang berada di Banjar Dinas Uma Anyar, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem.

Dalam kesempatan itu, Bupati sempat berbincang dengan petugas Portal dan beberapa sopir truk Galian C yang melintas dan menyampaikan terimakasih kepada para sopir truk yang sudah ikut dan taat aturan dengan mengambil dan membayar faktur pajak MBLB.

“Kami selaku Pemerintah Daerah tentu sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas ketaatan pengusaha Galian C maupun para sopir truk yang membeli material, dalam memenuhi kewajibannya membayar faktur Pajak MBLB,” ucap Gede Dana.

Dari perbincangan itu, Bupati akhirnya memahami jika perbaikan dan kondisi infrastruktur jalan sangat mempengaruhi kenaikkan PAD di sektor Galian C. Dimana jalan yang bagus dan rata serta aman, akan menarik para sopir untuk mengambil atau membeli material Galian C di Uma Anyar dan di Butus, utamanya di lokasi usaha galian C berizin.

“Kami melihat perbaikan infrastruktur jalan yang telah dilakukan, berdampak positif bagi peningkatan jumlah truk Galian C yang membeli pasir di lokasi ini, karena mereka merasa lebih aman dan waktu tempuh mereka juga lebih cepat. Jadi dari awalanya hanya satu rit perhari, karena jalannya bagus dan aman mereka sehari bisa sampai dua rit,” beber Gede Dana.

Sementara dari penjelasan dan data petugas Portal, pasca dilakukannya perbaikkan ruas jalan, untuk pemasukan daerah dari galian C di Uma Anyar saat ini mengalami peningkatan hingga 150 persen dari bulan-bulan sebelumnya.

Sedangkan ketika dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika menyampaikan terkait peningkatan PAD di sektor pajak MBLB, “Untuk target PAD kita Tahun 2022 ini sebesar Rp. 87.5 Milyar, namun saat ini target sudah terlampaui dimana hingga Desember 2022 ini total PAD dari pajak MBLB sudah mencapai Rp. 95.1 Milyar,” ucap I Wayan Ardika.

Intinya sambung Ardika, pengetatan pengawasan serta perbaikan infrastruktur jalan yang telah dilaksanakan oleh Bapak Bupati menjadi pemicu peningkatan PAD dari sektor pajak MBLB.( MT – 001)

Sebulan Pasca Gempa Cianjur, Warga Syukuri Perayaan Natal di Tenda Depan Gereja

0

CIANJUR, MatahariTimur – Lima hari lalu tepat sebulan peristiwa gempa Cianjur yang membuat warga dirundung kesedihan. Kejadian yang merenggut lebih dari 600 jiwa meninggal dunia dan ribuan rumah rusak itu menyisakan kisah pilu yang membekas dalam ingatan.

Namun raut wajah kesedihan itu tidak nampak hari ini. Para warga umat nasrani berbondong-bondong menyambut dengan suka cita perayaan natal di Kota Cianjur. Senyum lebar terpancar dari setiap jemaat yang hadir pada acara perayaan natal di Gereja Santo Petrus, Kota Cianjur, Jawa Barat, pada Minggu (25/12).

Acara keagamaan ini dilaksanakan dengan menggunakan tenda yang didirikan di depan gereja. Tampak tenda besar bernuansa biru dan putih berdiri kokoh di halaman depan pintu masuk gereja.

Pemilihan lokasi ini dikarenakan kondisi Gereja Santo Petrus yang mengalami rusak berat pasca gempa. Selain itu, peniadaan kegiatan ibadah di dalem gereja juga untuk menghindari rasa trauma apabila terjadi gempa susulan yang dapat menggangu jalannya ibadah keagamaan.

Petugas keamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri terlihat berjaga di pintu masuk. Setelah pintu masuk, nampak sejumlah panitia melakukan _screening_ awal berupa pengecekan suhu tubuh, pemberian handsanitizer dan pembagian masker bagi jemaat yang tidak membawa. Hal ini dilakukan dalam rangka penerapan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

Tanpa mengurangi kekhusyukan acara, warga melaksanakan seluruh rangkaian keagamaan dengan khidmat.

Intan Simarmata selaku ketua panitia natal di Gereja Santo Petrus menuturkan, warga cukup antusias dalam perayaan natal di tengah kondisi pascagempa.

“Malam (24/12) sama pagi ini (25/12), sepertinya ada 700 warga yang hadir disini, cukup antusias sekali walaupun situasi seperti ini, warga tetap suka cita untuk bergabung merayakan natal bersama,” ujar Intan.

Hal senada juga diungkapkan Supri salah satu jemaat Gereja Santo Petrus, dirinya mengaku ingin bangkit setelah kejadian pascagempa.

“Saya sangat optimis terhadap kebangkitan cianjur, toleransi antar umat beragama dalam masa darurat kemarin juga telah menjadi bukti bahwa kita bisa bangkit bersama,” Ungkap Supri.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan warga cianjur dengan sikap toleransi antarumat beragama dalam menghadapi situasi pascagempa. Seperti diketahui, masa tanggap darurat kini sudah beralih ke masa transisi pemulihan. BNPB juga secara konsisten terus mendampingi pemerintah daerah dalam masa tanggap darurat, transisi pemulihan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.( MT – 001)