28.6 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 15

Bupati I Gede Dana Apresiasi Tingginya Minat Lulusan SMA Daftar Kuliah di Politeknik Negeri Bali Kampus Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik l2023-2024 Politeknik Negeri Bali, Kampus Karangasem, sudah mulai di buka dengan tiga gelombang pendaftaran, dimana Gelombang I telah dimulai sejak akhir Bulan Februari 2023 dan Gelombang ke II saat ini pendaftarannya tengah berlangsung.

Untuk Politeknik Negeri Bali Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) pendaftarannya dibuka untuk dua Program Studi (Prodi) masing-masing Prodi Diploma 3 Perhotelan dan Prodi Diploma 3 Administrasi Bisnis.

Panitia Pendaftaran Mahasiswa Baru, Politeknik Negeri Bali, Kampus Karangasem, Drs. Made Suria Antara. M.Par, di Kampus SKB Jasri, Sabtu (24/6/2023) menyampaikan jika untuk pendaftaran Prodi D3 Pariwisata dan D3 Administrasi Bisnis melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) telah ditutup dan sebanyak 8 orang calon mahasiswa baru Prodi D3 Pariwisata dan 8 orang calon mahasiswa baru Prodi Administrasi Bisnis telah mendaftar ulang.

“Nah sedangkan untuk pendaftaran melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Test atau SNBT juga sudah selesai dimana ada sebanyak 3 orang calon mahasiswa baru Prodi D3 Perhotelan dan 9 orang calon mahasiswa untuk Prodi D3 Administrasi Bisnis yang sudah mendaftar ulang,” ujar Made Suria Antara.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gede Dana mengaku sangat mengapresiasi semangat dan tingginya minat lulusan SMA/SMK/MA di Karangasem untuk kuliah di Politeknik Negeri Bali, Kampus Karangasem. Sebab saat ini mereka tidak perlu jauh-jauh lagi kuliah hingga ke Denpasar karena Politeknik Negeri Bali sidah ada di Kabupaten Karangasem, kendati memang untuk saat ini baru di buka dua Prodi saja.

“Ini akan dikembangkan terus, jika minat anak-anak lulusan SMA/SMK/MA untuk kuliah di Politeknik Negeri Bali, Kampus Karangasem tinggi dan jumlah pendaftar sangat banyak, nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak kampus untuk membuka Prodi lainnya,” ujar Gede Dana.

Dari informasi yang diperolehnya, pendaftaran mahasiswa jalur mandiri untuk gelombang 1 dan 2 juga sudah dilakansakan dimana ada sebanyak 14 calon mahasiswa baru yang mendaftar di Prodi D3 Perhotelan dan 11 orang calon mahasiswa baru yang mendaftar di Prodi D3 Administrasi Bisnis.

Artinya sementara saat ini jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar di Prodi D3 Perhotelan dari jalur SNBP, SNBT dan jalur Mandiri sebanyak 25 orang, dan untuk Prodi D3 Administrasi Bisnis sebanyak 28 orang. “Nah nanti setelah pengumuman jalur tes mandiri Gelombang ke 1, akan dibuka kembali pendaftaran jalur mandiri Gelombang ke 3 pada 30 Juni 2023 mendatang,” ucap Gede Dana sembari menegaskan jika ini bagian tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam upaya peningkatan IPM serta pembentukan SDM yang memiliki daya saing tinggi (!MT – 001)

Pembukaan Bulan Bung Karno di Atas Bukit Lahangan Sweet, Bupati Dana Ajak Masyarakat Aktualisasikan Ajaran Bung Karno

Amlapura, MatahariTimur – Apel bendera di atas bukit di ketinggian 1200 MDPL menjadi sensasi tersendiri bagi para OPD di lingkungan Pemkab Karangasem. Udaranya yang segar dengan kelembaban 80 persen menghadirkan kedamaian bagi siapapun yang berada di Obyek Wisata Lahangan Sweet, Banjar Dinas Gulinter, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem.

Bukit Lahangan dipilih menjadi tempat berlangsungnya apel pembukaan kegiatan Bulan Bung Karno ke V yang nantinya kegiatan akan berlangsung selama sebulan penuh yang disinkrunkan dengan kegiatan HUT Kota Amlapura.

Sebelum Apel Bendera Bulan Bung Karno di mulai, Bupati Karangasem I Gede Dana mengajak seluruh OPD untuk melaksanakan persembahyangan bersama di Padmasana Bukit Lahangan Sweet. Persembahyangan berlangsung khusyuk dipimpin oleh pemangku pura setempat.

Apel Bendera berlangsung khidmat dimana bendera berukuran besar berkibar diatas Bukit Lahangan, dan dalam amanatnya Bupati Karangasem I Gede Dana menyampaikan, tema pelaksanaan Bulan Bung Karno V tahun ini yakni Mahajnana Segara Kerthi yang bermakna Pemuliaan Laut.

“Artinya bagaimana kita mendalami ajaran Bung Karno, dengan mengambil sub tema Daulat Politik Bahari yakni Kebertahanan Pangider Bali, Berdikari Ekonomi Pesisir, Ekonomi Laut Bali serta berkepribadian dalam Kebudayaan Maritim dalam hal ini Peradaban Maritim Bali,” tegas I Gede Dana.

Sementara tujuan dari pelaksanaan Bulan Bung Karno ini sebut Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem ini, yakni untuk mengimplementasikan dan mengaktualisasi kepemimpinan Bung Karno dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Santhi dan Nadi.

Mengimplementasikan Ajaran Berdaulat Secara Politik melalui Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila 1 Juni 1945 dalam Masyarakat, Mengimplementasikan Ajaran Berdikari Secara Ekonomi melalui Pemajuan UMKM/IKM dan Aktualisasi Ekonomi Kerthi Bali, dan Mengimplementasikan Ajaran Berkepribadian Dalam Kebudayaan melalui Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali, untuk mewujudkan keharmonisan alam, manusia dan kebudayaan Bali berdasarkan kearifan lokal.

“Ini hal yang paling penting dari esensi peringatan Bulan Bung Karno yang kita slenggarakan selama sebulan penuh, dengan berbagai kegiatan-kegiatan sebagai implementasi dari ajaran Bung Karno,” terang Bupati Gede Dana, sembari menyebutkan berbagai lomba juga akan diselenggarakan dalam pelaksanaan Bulan Bung Karno ini, diantaranya, Lomba membaca Teks Pidato Bung Karno, Lomba Membaca Teks Proklamasi, dan Lomba Membaca Puisi Lomba Menggambar Wajah Bung Karno – Lomba Bahasa dan Sastra.

Juga dilaksanakan, Lomba Literasi dan Numerasi, Lomba Olahraga Tradisional seperti Lari Karung, Dagongan, Terompah dan Tarik Tambang, Lomba Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Lomba Mixologi Arak, Lomba Karaoke, Lomba Tari, Pertandingan Bola Voly Bupati Cup tingkat Umum 2. Kegiatan Gotong Royong dan Gerakan Bersih Sampah Plastik di Areal Pantai dan Pasar, Parade Gong Kebyar AnakAnak, Grand Final Jegeg Bagus Karangasem , Donor Darah 6, dan Konser Bhakti Bung Karno (KBS).
Sementara usai Apel Pembukaan Bulan Bung Karno, Bupati Gede Dana langsung mengajak OPD untuk Nge-Camp menginap di Lahangan Sweet, untuk bersama merenungkan sudah sejauh mana mereka mengaktualisasikan perjuangan dan nilai-nilai yang diajarkan Bung Karno.( MT -001)

Bupati Gede Dana Awali Gerakan Tanam Jagung Dengan Target 400 Hektar

Amlapura, MatahariTimur – Mewujudkan ketahanan pangan serta optimalisasi sektor pertanian, utamanya pertanian tadah hujan, Pemkab Karangasem melakukan berbagai upaya guna menggenjot hasil pertanian kendati hampir 90 persen di Karangasem merupakan lahan kering. Varietas jagung mejadi salah satu solusi untuk pertanian lahan kering selain ubi atau ketela pohon dan kapas.

Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Karangasem, I Gede Dana, Senin (29/5/2023) pagi melakukan kegiatan menanam benih jagung secara simbolis di lahan tadah hujan di Subak Datah, Desa Kertha Mandala, Kecamatan Abang, Karangasem. Kegiatan ini sekaligis menadai dimulainya “Gerakan Tanam Jagung” yang nantinya akan di laksanakan di sejumlah daerah di Karangasem dengan target luasan lahan total 400 hektar.

Dari hasil kajian Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, diketahui jika benih jagung jenis hibrida varietas unggul Betras 1 sangat cocok untuk dikembangkan di lahan pertanian tadah hujan di Desa Datah. Bibit unggul ini rencananya akan disalurkan kepada 37 kelompok tani/subak. Dimana Lokasi pengembangan jagung di Kabupaten Karangasem diantaranya tersebar di Kecamatan Abang sebanyak 27 kelompok/subak, di Kecamatan Karangasem 6 Subak, Bebandem 3 Subak dan di Kecamatan Manggis 1 Subak.

Seusai menanam benih jagung secara simbolis, Bupati Dana menyempatkan diri duduk bersama para petani jagung untuk menyerap aspirasi para petani. Dalam sambutannya, Bupati Gede Dana mengatakan, kehadirannya memberikan semangat kepada para petani yang merupakan tulang punggung ketahanan pangan di Kabupaten Karangasem.

“Petani jagung patut berbangga dan terus semangat menanam, karena komoditas jagung memiliki potensi untung lebih tinggi dibanding komoditas lainnya,” ucap Gede Dana yang menerangkan bahawa komoditas jagung merupakan tanaman pangan kedua setelah padi. Bahkan di beberapa tempat, jagung merupakan bahan makanan pokok utama pengganti beras atau sebagai campuran beras, selain ada juga ubi kayu dan ubi jalar sebagai pengganti karbohidrat.

“Jagung merupakan salah satu bahan makanan pokok sekitar 70 persen dari hasil produksi digunakan untuk konsumsi. Selain sebagai bahan pangan, jagung juga menjadi campuran bahan pakan ternak, dan bahan baku pendukung industri,” terangnya.

Pada tahun 2017 untuk meningkatkan produksi jagung dan menstabilkan harga jagung di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, telah mencanangkan pencapaian Swasembada Pangan Padi, Jagung dan Kedelai. Kebijakan tersebut dipopulerkan dengan sebutan Program Upaya Khusus (UPSUS) Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) melalui Program Perbaikan Jaringan Irigasi dan Sarana Pendukungnya. Selanjutnya program pencapaian Swasembada Pangan mulai tahun 2020 dirubah menjadi Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani).

Meskipun bantuan pengembangan jagung untuk di Karangasem masih jauh dari potensi lahan pertanian di Kabupaten Karangasem yang dapat ditanami jagung yakni 4.500 hektar/tahun dengan rata-rat produksi 10.000 per tahun, Bupati menyebutkan Pemkab Karangasem kedepannya akan terus mendorong pengembangan jagung sehingga meningkatkan pendapatan petani jagung dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga setelah panen jagung yang dikembangkan di lahan seluas 400 hektar di beberapa daerah di Karangasem ini, nantinya mampu memberikan hasil yang maksimal bagi petani sehingga apa yang saya cita citakan, yakni mewujudkan pertanian yang tangguh dan mandiri dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani di Karangasem dapat terwujud,” tutupnya.( MT – 001)

Panen Raya Kapas Bersama Petani, Bupati Gede Dana Akan Membentuk Perusda

Amlapura,MatahariTimur – Bupati Karagasem, I Gede Dana bersama Kelompok Tani Merta Sari Bulakan, Desa Tegallanglangan, Datah, Kecamatan Abang, Senin (22/5/2023) melaksanakan panen raya kapas. Panen raya kapas ini dilaksanakan untuk kesekian kalinya, karena Pemkab Karangasem menaruh perhatian lebih dalam upaya pengembangan senytra pertanian kapas di Karangasem, utamanya di Desa Datah yang sejak dulu terkenal dengan pertanian kapasnya.

Hasil panen kapas saat ini cukup baik dan memuaskan, dimana Kapas Jenis Hybrida yang ditanam petani di daerah ini cukup bagus dengan Grade II. Dan hasilnya pun setiap tahun mengalami peningkatan. Sementara untuk membantu petani dalam hal pemasaran hasil panen, Bupati Karangasem, I Gede Dana menyebutkan jika saat ini Pemkab Karangasem tengah dibentuk Perusahaan Daerah (Perusda).

Pembentukan perusaahan daerah ini nantinya memiliki tujuan menampung dan membeli seluruh hasil pertanian kapas. Dengan begitu, petani kapas di Kabupaten Karrangasem akan ternaungi dengan baik, sehingga tidak perlu khawatir lagi saat panen raya kesulitan mencari pembeli atau memasarkan hasil pertaniannya.

Dengan adanya Perusda ini, maka Pemerintah Daerah melalui Persuda lah yang nantinya akan membeli dan memasarkan kapas petani ke luar daerah. “Saya akan buat SOPdan regulasinya, agar perusaahan luar daerah agar membeli hasil pertanian langsung dari daerah bukan ke petaninya langsung. Kecuali mereka membelinya dengan harga lebih mahal dari yang ditawarkan pemerintah,” jelas Bupati Gede Dana.

Disebutkannya, dana yang disiapkan pemerintah untuk modal Perusda tersebut juga tidak tanggung tanggung, yakni Rp 10 Milyar. Dengan modal Rp 10 milyar tersebut diakunya roda usaha Perusda akan berjalan dengan baik. Dan yang pasti dengan dana yang cukup besar itu, Perusda akan bisa membeli dan menampung hasil panen kapas, untuk selanjutnya dijual ke pihak ketiga. Selain itu, modal tersebut juga akan digunakan membeli hasil hasil komoditas pertanian khas Karangasem lainnya, semisal Tuak Bali.( MT -001)

Tahun 2023 Pemkab Karangasem Target Perbaikan Jalan Sepanjang 34,524 Kilometer

Amlapura, MatahariTimur – Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Karangasem yang mengalami kerusakan terus dikebut. Bahkan di tahun 2023 Pemkab Karangasem sudah menargetkan perbaikan jalan sepanjang 34,524 Kilometer. Salah satunya perbaikan jalan di Kecamatan Kubu, *Kabupaten* Karangasem yang sudah masuk daftar antrean.

Daftar antrean diberlakukan karena masih terkendala anggaran yang dipastikan tidak memungkinkan bisa memperbaiki seluruh jalan rusak sekaligus karena terbatasnya anggaran. Apalagi, anggaran yang dimiliki Pemkab tidak terfokus hanya pada perbaikan jalan melainkan ada juga pos-pos ainnya yang harus diutamakan, terutama di beberapa dinas yang memerlukan anggaran untuk kegiatan lebih urgensi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karangasem, Wedasmara saat diwawancarai, Sabtu (13/5) mengungkapkan, perbaikan jalan dan jembatan di Kabupaten sudah menjadi prioritas. Akan terapi, perlu dilakukan bertahap karena harus melihat potensial kerusakan dan urgensi penggunaan jalan.

Data yang dimiliki pihaknya, ada sebanyak 575 ruas jalan di Kabupaten Karangasem dengan total panjang mencapai 1.202,54 Kilometer. Dari jumlah tersebut sebanyak 80,08 persen jalan masih dalam kondisi bagus.

Menurutnya, spesifikasi jalan yang mengalami kerusakan ringan ada sepanjang 51,92 Kilometer. Jalan dengan kerusakan sedang sepanjang 214,13 Kilometer dan Rusak Berat sepanjang 187,60 Kilometer.

“Dari total tersebut yang sudah mendapatkan penanganan di tahun 2021 sebanyak 4 ruas jalan dengan panjang 36,082 Klilometer yang terdiri dari pemliharaan rutin, pembangunan trotoar di 8 kecamatan dan pembangunan jembatan sebanyak 5 paket masing-masing di Kecamatan Karangasem, Bebandem, Kubu dan Rendang,” ungkapnya.

Sementara di tahun 2022, sempat ditekankan Bupati Karangasem Gede Dana agar Dinas PUPR mengalokasikan anggaran perbaikan ruas jalan dan jembatan. Sehingga total ruas jalan yang diperbaiki sebanyak 32 ruas dengan panjang total 52,305 Kilometer.

Secara rinci perbaikan jalan yang sudah dilakukan Dinas PUPR meliputi Kecamatan Abang 10 ruas jalan dengan panjang total 13,448 Kilometer, Kecamatan Kubu sebanyak 4 ruas jalan dengan panjang total 9,058 Kilomter.

“Kecamatan Karangasem 3 ruas jalan sepanjang 4,684 Kilometer, Kecamatan Bebandem sebanyak 3 ruas jalan sepanjang 5,850 Kilometer. Kecamatan Selat sebanyak 3 ruas jalan sepanjang 5,807 Kilometer, Kecamatan Rendang 4 ruas jalan sepanjang 6,040 Kilometer dan Kecamatan Sidemen 3 ruas jalan sepanajng 5, 478 Kilometer,” ujarnya.

Sementara di tahun 2023 ini, Pemkab Karangasem juga sudah menganggarkan dan melanjutkan pembangunan peningkatan ruas jalan dan jembatan di delapan kecamatan. Di tahun ini Pemkab Karangasem merealisasikan _*perbaikan*_ sebanyak 25 ruas jalan sepanjang 34,524 Kilometer.

Termasuk kelanjutan peningkatan 6 ruas jalan di Kecamatan Kubu sepanjang 7,177 Kilometer. Jalan di Kecamatan Kubu yang akan dikerjakan yakni Pembangunan Ruas Jalan Banjar Bantas-Banjar Dukuh (Lanjutan) 1 Paket senilai Rp 1.300.000.000. Pembangunan ruas Jalan Tepas – Pura Dalem Ban senilai Rp 1.300.000.000.

Pembangunan ruas Jalan Tulamben – Ancak (Lanjutan) senilai Rp 1.560.000.000. Rekonstruksi ruas Jalan Temakung – Jati Tuhu senilai Rp 2.100.000.000. Selanjutnya rekonstruksi Jalan Kabupaten ruas Jalan Pertanian Penginyahan – Celagi senilai Rp 1.300.000.000 dan rekonstruksi ruas Jalan Tianyar Barat – Bubung Lada senilai Rp 1.300.000.000.

Selain di kawasan tersebut, ada satu ruas jalan yang menjadi prioritas kelanjutan pembangunan ruas jalan yakni jalan di Dlundungan-Asti, Desa Ban, Kecamatan Kubu sepanjang 2,86 Kilometer. Dimana jalan tersebut sudah dilakukan perbaikan sepanjang 1,2 Kilometer dan sisanya 1,66 kilometer sudah masuk dalam usulan BKK di tahun 2024 mendatang.

“Ini harus kami lakukan secara bertahap. Jadi tidak bisa secara keseluruhan sekalian di tahun yang sama. Sementara, ada prioritas lain yang membutuhkan anggaran seperti Dinas Kebersihan, Dinas Kesehatan dan Dinas-dinas lainnya. Kami sudah berupaya, tetapi harus bertahap,” tandasnya. ( MT – 001)

Bupati Karangasem Serahkan Piagam Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana, menyerahkan piagam penghargaan dari Ombudsman RI kepada Unit Penyelenggara Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem. Atas penghargaan itupun, Bupati juga menyerahkan piagam apresiasi , bertempat di Gedung Kerta Graha Kantor Bupati Karangasem, Selasa (9/5/2023).

Dalam laporannya Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Sedana Merta menyampaikan bahwa setiap tahun penyelenggaraan pelayanan pada instansi pusat dan daerah dievaluasi oleh 2 (dua) Lembaga, yaitu Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan Kementerian PANRB. Pada tahun 2022, unit kerja di lingkungan Pemkab Karangasem yang dievaluasi Ombudsman RI adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Disdukcapil), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos,PPPA,PPKB), Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah raga (Disdikpora), Puskesmas Karangasem I dan Puskesmas Manggis I. Sedangkan dari Kementerian PANRB yang dievaluasi DPMPTSP dan Disdukcapil.

Lebihlanjut Sedana Merta menyampaikan, dari hasil penilaian yang dilakukan, memperoleh nilai dan predikat yang cukup membanggakan pada semua unit kerja yang dievaluasi. DPMPTSP dari ORI nilai 94,83 (kategori A, opini kualitas tertinggi) dan dari KemenPANRB capaian indeks 4,41 (A-). Diskdukcapil dari ORI nilai 89,95 (kategori A, opini kualitas tertinggi) dan dari KemenPANRB capaian indeks 4,35 (A-). Puskesmas Karangasem I dari ORI nilai 94,71 (kategori A, opini kualitas tertinggi). Puskesmas Manggis I dari ORI nilai 93,39 (kategori A, opini kualitas tertinggi). Dinsos,PPPA,PPKB dari ORI nilai 85,9 (kategori B, opini kualitas tinggi) dan Disdikpora dari ORI nilai 84,01 (kategori B, opini kualitas tinggi). Sehingga nilai rata-rata Pemerintah Kabupaten Karangasem berdasarkan Evaluasi oleh Ombudsman RI adalah 90,47 dengan kategori A, opini kualitas tertinggi.

Bupati Gede Dana dalam arahannya, mengucapkan terima kasih kepada unit kerja yang telah dievaluasi pada tahun 2022, baik oleh Ombudsman RI maupun oleh KemenPANRB, dengan hasil yang cukup baik. Dan berharap untuk tidak berpuas diri, tetap mengupayakan peningkatan kualitas, terutama melalui inovasi-inovasi penyelenggaraan pelayanan publik, karena standar pelayanan publik yang diharapkan oleh masyarakat sangat dinamis, dengan tuntutan yang semakin tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Karangasaem tetap berkomitmen dalam pemenuhan standar pelayanan, termasuk secara bertahap menyediakan sarana prasarana pelayanan yang memadai, mengingat keterbatasan anggaran,” imbuh Gede Dana.( MT – 001)

Pemkab Karangasem Berhasil Raih WTP delapan Kali Berturut-turut

AMLAPURA, MatahariTimur – Reformasi birokrasi dan pembenahan tata kelola keuangan daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem, dibawah kepemimpinan Dana-Dipa, sukses mengantarkan Pemkab Karangasem meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kedelapan kalinya secara berturut-turut dari BPK-RI.

Penyerahan WTP ini dilaksanakan oleh Plt. Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satriya Perwira, SE, MM, Ak,CA,JSFA di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Selasa (9/5/2023), dan diterima langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika. Penyeraham WTP ini juga diikuti oleh Ketua DPRD dan Bupati/Walikota se- Bali, dan disaksikan oleh Sekda Propinsi Bali Drs. I Dewa Made Indra, M.Si.

Plt. Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satriya mengapresiasi kerja keras Pemkab Karangasem bersama DPRD Kabupaten Karangasem. Sehingga menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel.
Pihaknya berpesan agar Pemkab Karangasem terus menyempurnakan perbaikan terhadap beberapa catatan yang ditemukan, untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali serta Kabupaten /kota se Bali yang telah menyerahkan LKPD tepat waktu, sehingga hasil pemeriksaannya dapat kami serahkan kembali dengan cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gede Dana, usai menerima penghargaan WTP tersebut menyampaikan terimakasih kepada BPK-RI atas penghargaan tersebut. Gede Dana juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh OPD dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Karangasem yang telah bekerja keras dan teguh menjalankan prinsip Clean Governance, transparansi, dan tata kelola keuangan daerah yang baik, cermat dan akuntable.

“Terimakasih kami sampaikan atas apresiasi yang telah diberikan kepada Pemda Karangasem terkait opini WTP yang kami raih Gede Danaselama delapan kali berturut-turut. Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel, sesuai dengan visi dan misi kami,” ujar Gede Dana.

Gede Dana juga mengatakan bahwa Opini WTP dari BPK RI ini merupakan harapan bersama dan tanggung jawab kepada masyarakat Karangasem sebagai sebuah kewajiban dalam menjalankan tata kelola keuangan daerah yang bersih. Tentunya, pencapaian tersebut juga telah melalui perjalanan panjang dalam membangun tata kelola keuangan yang benar sesuai ketentuan.

Kedepan ini prinsip-prinsip bersih dan akuntable serta kecermatan dalam mengelola keuangan dan aset daerah ini diharapkannya bisa terus dipertahankan oleh masing-masing Kepala OPD. “Tentu kedepannya saya mengharapkan agar seluruh Kepala OPD juga diminta agar terus melakukan inovasi dan melakukan penyempurnaan atas sistem pengendalian internal Pemda serta menindak lanjuti apa yang menjadi  temuan BPK,” tandasnya.

LHP BPK ini berisikan informasi yang begitu sarat dan kaya akan informasi mengenai tata kelola dan penatausahaan sumber daya yang ada. Oleh karenanya, informasi yang kaya ini akan dimanfaatkannya untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah di masa yang akan datang. Begitu pula terhadap temuan-temuan yang masih terjadi dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem Anggaran 2022. 
“Hal ini menjadi komitmen saya dan jajaran untuk menindaklanjutinya dalam waktu segera sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, Bupati Gede Dana menegaskan agar seluruh aparat di Pemerintah Kabupaten Karangasem senantiasa meningkatkan kinerjanya dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya kesesuaian antara pelaksanaan dengan pertanggungjawaban laporan keuangan.

“Saya juga mengharapkan peran lebih dan kerja keras dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah untuk mewujudkan Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti dan Nadhi,” tuntasnya.( MT – 001)

Deklarasi Perdana, Semeton Selem Tianyar Tegas Dukung Capres Ganjar Pranowo

Karangasem, MatahariTimur — Ribuan massa Paiketan Semeton Selem di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem – Bali, menyatakan secara tegas dan solid mendukung Ganjar Pranowo yang ditetapkan bakal Calon Presiden (Capres) yang diusung  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Pemilihan Presiden (Pilpres)2024 mendatang. 

Hal tersebut terungkap saat pengukuhan serta deklarasi relawan Capres Ganjar Pranowo yang diinisiasi Ketua Umum Paiketan Semeton Selem I Gede Sarjana, Minggu (7/5).

Pria yang akrab disapa Jero Selem itu merinci, jumlah keseluruhan Semeton Selem di Desa Tianyar Timur, Tianyar Tengah dan Tianyar Barat kurang lebih sekitar 1900 kepala keluarga (KK).

“Hari ini, kita deklarasikan relawan Capres Ganjar dihadapan petinggi DPC Karangasem dan DPD PDI Perjuangan Bali. Kita sepakat, seluruh anggota paiketan Semeton Selem Kabupaten Karangasem  menyatakan kompak dan tegas pilih Capres Ganjar Pranowo yang diusung oleh PDI Perjuangan di kontestasi Pilpres 2024 mendatang,” ucap Jero Selem yang saat ini jabat Bendesa Adat di Pert, Australia Barat.

Jero Selem mengaku, pilihan Semeton Selem mendukung Capres Ganjar Pranowo lantaran sosok Capres Ganjar adalah kandidat Capres yang humble serta dipandang paling siap dari berbagai sektor sebagai penerus Jokowi – KH Ma’ruf Amin.

“Sekarang tidak usah basa-basi lagi, rapatkan barisan serta kuatkan konsolidasi penguatan memenangkan Capres Ganjar di Pilpres bulan Februari 2024 mendatang. Capres Ganjar menurut kami paling disukai masyarakat, dan juga kami nilai memang siap dari segala sektor, baik kapasitas, kapabilitas, integritas, popularitas, dan elektabilitas,” tegasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem yang juga jabat Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan ST, MSi jabat Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, mengapresiasi deklarasi relawan Semeton Selem memenangkan bakal Capres Ganjar Pranowo.

Dana menyebut, penetapan Ganjar sebagai bacapres pada Pemilu 2024 merupakan momentum yang sudah ditunggu-tunggu relawan, simpatisan, dan masyarakat luas khusunya di Kabupaten Karangasem. Pihaknya pun meyakini mampu meraup target diatas 90 persen di Pilpres 2024 mendatang.

“Ini merupakan deklarasi perdana sekaligus support dari ujung barat Kabuapten Karangasem. Kami sangat bangga terhadap pilihan Paiketan Semeton Selem. Kami yakin, dukungan ke sosok bakal Capres Ganjar nantinya kian mengalir, dengan begitu jumlah pemilih yang hadir makin tinggi di tempat pemungutan suara (TPS). Dulu (Pilpres 2019) kita menang 92 persen. Nanti, di Pilpres 2024 kami yakin menang lebih besar lagi. Mari kita syukuri dan bersama-sama berjuang memenangkan Ganjar Pranowo,” ungkapnya.

Sementara, Alit Kelakan mengungkapkan,  hasil kordinasi dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster menargetkan kemenangan 95 persen di Pilpres 2024 mendatang.

“Kemungkinan targetnya itu, 95 persen kemenangan di Provinsi Bali untuk bakal Capres Ganjar Pranowo. Itu berdasarkan pernyataan dari Ketua DPD PDI Perjuangan Wayan Koster setelah melakukan analisis  dan simulasi. Nah, target pastinya, setelah kami lakukan rembug, merancang serta atur strategi terkait kepatian target pemenangan di Pilpres 2024 mendatang,” singkatnya.( MT – 001)

Buka Musorkab, Bupati Gede Dana Tekankan Perbaikan Manajemen Olahraga Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Melalui Musyarawah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Karangasem, I Gede Suadi SH, akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite Nasional Olah Raga Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem, periode 2023-2028. Tonggak kepemimpinan dari Ketua KONI Karangasem periode sebelumnya I Nengah Toya ke Ketua KONI Karangasem baru I Gede Suadi, diharapkan bisa menghadirkan semangat baru bagi dunia olah raga di Bumi Lahar Karangasem, utamanya dalam menggenjot prestasi cabang-cabang olah raga agar bisa menuai prestasi dalam event-event olah raga, baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional termasuk even olahraga Internasional seperti Sea Games dan Asian Games.

Bupati Karangasem, I Gede Dana yang hadir dalam Musorkab yang diselenggarakan di Aula Disdikpora Karangagsem, Senin (1/5/2023) menyampaikan, selaku Pembina Olahraga di Kabupaten Karangasem, pihaknya menyambut baik dan memberi apresiasi yang terbaik kepada segenap unsur pelaku dan pelaksana olahraga di Karangasem yang sudah siap berkomitmen untuk memajukan olahraga demi Kabupaten Karangasem tercinta.

Dikatakannya, olahraga prestasi yang dinaungi oleh 36 Cabang Olahraga (Cabor) merupakan rumah utama bagi pembinaan atlet-atlet pilihan untuk mengharumkan nama Karangasem. “Dalam kesempatan ini saya mengharapkan pembinaan atlet adalah agenda besar yang harus menjadi skala prioritas, disamping meningkatkan raihan prestasi dalam event-event olahraga yang ada dari tahun-tahun sebelumnyam,” tandas Gede Dana.

Diterangkannya, memanajemen olahraga menuju prestasi bukanlah suatu pekerjaan dianggap tidak berkelas, karena didalamnya ada identitas yang akan mampu mengharumkan nama Karangasem baik ketingkat Provinsi, Nasional, maupun International.

“Dengan terpilihnya Ketua KONI yang baru, saya berharap bisa menjadi manager handal yang mampu meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Karangasem dalam olahraga di Provinsi Bali dan melahirkan atlet-atlet olahraga prestasi serta mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku dan pelaksana olahraga di Kabupaten Karangasem,” harapnya.

Sementara itu, ada banya Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh Ketua KONI Karangasem terpilih, diantaranya perbaikan pembinaan dan perbaikan sarana olah raga atau venue yang sangat dibutuhkan oleh para atlet Karangasem untuk pemusatan latihan. Selain itu masalah banyaknya atlet Karangasem yang membela kabupaten lain dalam beberapa even oleh raga seperti Porprov dan lainnya juga menjadi PR.

Di Cabor Sepak Bola, saat ini Bupati Karangasem secara bertahap telah berhasil menyelesaikan Stadion I Ketut Jelantik, Jalur 11 Karangasem dengan pembangunan Tribun penonton berikut dengan sarana penunjangnya. Ini menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan semangat baru dalam menjaring bibit-bibit atlet berprestasi di Karangasem.

“Dengan manajemen, latihan dan pembinaan yang baik, saya yakin prestasi oleh raga di Kabupaten Karangasem bisa digenjot. Utamanya bagaimana menjaring dan membina atlet potensial yang memiliki dedikasi tinggi untuk membela dan mengharumkan nama Kabupaten Karangasem,” ujarnya. ( MT – 001)

Bupati Karangasem I Gede Dana Membuka Mukerkab Palang Merah Indonesia (PMI) Karangasem Tahun 2023

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Untuk mengevaluasi kinerja dan capaian program kerja Tahun 2022, PMI Kabupaten Karangasem melaksanakan Musyawarah Kerja Kabupatyen (Muskerkab) Tahun 2023 di Aula Disdikpora, Selasa (25/4/2023). Muskerkab tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana.

Dalam arahannya, Bupati Gede Dana menyampaikan, Pemkab Karangasem menyambut baik serta memberikan apresiasi positif atas terelenggaranya Musyawarah Kerja Kabupaten Palang Merah Indonesia tersebut. Muskerkab ini menurutnya sangat penting bagi PMI dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan maupun target yang sudah tercapai dan yang masih dalam progres, serta apa yang belum tercapai dalam program kerja khususnya yang menjadi visi dan misi dari PMI Kabupaten Karangasem ini.

“PMI perlu selalu berbenah diri dan selalu melakukan inovasi yang tentunya bermanfaat untuk kepentingan kemanusiaan, serta dapat dijadikan sebagai ruang bagi pembaharuan pencapaian program kerja melalui perencanaan yang lebih terpadu bagi kemajuan PMI,” ujar Gede Dana.

Ini juga sekaligus sebagai ruang untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi baik dengan pemerintah maupun dengan stakeholdernya. Pihaknya berharap melalui Muskerkab ini kinerja dan tanggungjawab PMI bersama-sama pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial kemanusiaan seperti penyediaan darah di Rumah Sakit dan bantuan penanggulangan bencana melalui pengiriman relawan selalu lebih baik dari waktu kewaktu yang tentunya ada upaya dan usaha kita untuk senantiasa berbenah diri dan melakukan monitoring dan self assessment.

“Harus kita sadari bersama, peran dan fungsi Palang Merah Indonesia sangat besar khususnya pada bidang kemanusiaan dimana kita ketahui Kabupaten Karangasem memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Ini tentu saja membawa konsekuensi bagi peran PMI yang senantiasa menjadi garda terdepan memberikan pertolongan pertama kepada para korban bencana,” hematnya.

Berdasarkan pada maksud dan tujuan serta sisi kedayagunaan, maka keberadaan organisasi Palang Merah Indonesia di tengah tengah kehidupan masyarakat telah kita rasakan, atas dasar itu maka sudah sewajarnya kita memberikan dukungan yang positif terhadap keberadaan PMI dan kegiatannya.

“Karenanya selaku Pemerintah Daerah, saya berpesan kepada seluruh peserta agar benar-benar mengikuti musyawarah kerja dengan baik, demi kemajuan PMI yang kita cintai ini. Dan semoga bantuan oprasional yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya sesuai kebutuhan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus PMI Kabupaten Karangasem, dr. I Nengah Suranten, menyampaikan, tugas pokok Palang Merah Indonesia (PMI) adalah membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan terutama tugas-tugas kepalangmerahan yang meliputi: Kesiapsiagaan Bantuan dan Penanggulangan Bencana, Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Sukarelawan, Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Transfusi Darah.
Pelayanan dodnor darah dilakukan melalui mobil unit keliling maupun layanan di UDD RSUD Kabupaten Karangasem untuk memenuhi kebutuhan darah pasien yang di rawat di RS.

”Persediaan Darah pada akhir-akhir ini memang belum maksimal. Hal ini karena adanya penurunan animo untuk donor darah dan juga kendala akses kepada pendonor sukarela yang harus datang ke UDD RSUD Kabupaten Karangasem bila mau donor darah. Mungkin kedepan bisa dipikirkan Pelayanan donor darah di UDD RS berada di tempat strategis, mudah dijangkau dan suasananya lebih nyaman di luar Rumah Sakit,” usulnya. Sementara dari PMI Bali di wakili oleh Ketua Bidang Organisasi dr. Lanang M. Rudiarta.( MT – 001)