23.5 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 15

Sukses Kembangkan Komoditas Pertanian Bawang Putih, Bupati Gede Dana Panen Bawang Putih di Desa Sebudi

Amlapura, MatahariTimur – Pemkab Karangasem dalam program peningkatan sektor petanian, terus berupaya untuk mengembangkan sejumlah komoditas pertanian yang bisa ditanam, hidup dan memungkinkan untuk dikembangkan di Bumi Lahar Karangasem. Upaya ini dilakukan oleh Bupati Gede Dana mengingat Kabupaten Karangasem hanya memiliki kurang dari 10 persen lahan basah sementara sisanya adalah lahan tadah hujan dan lahan tandus.

Beberapa komoditas pertanian yang saat ini tengah gencar dikembangkan diantaranya bawang merah dan bawang putih, dan ini berhasil. Kamis (13/4/2023) Bupati Karangasem I Gede Dana melaksanakan panen bawang putih, yang dikembangkan oleh Kelompok Tani Catur Amerta Sari, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem.

Bupati Gede Dana dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pertanian dalam arti luas merupakan sub sektor yang penting di Kabupaten Karangasem, menurut data BPS sektor pertanian pada tahun 2021 menyumbang 26,5 dari total PDRB Kabupaten Karangasem.

“Sehingga sektor pertanian merupakan prioritas utama dalam visi, misi dan program kerja Pemerintah Kabupaten Karangasem. Peningkatan produksi pertanian baik itu subsektor Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan merupakan program pemerintah Kabupaten Karangasem,” tegasnya.

Bawang putih merupakan komoditas pertanian yang digunakan sebagai bumbu dasar untuk masakan maupun untuk kesehatan. Dari data yang ada, konsumsi bawang putih di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya selama periode 1985-2016. Sementara pada periode yang sama, produksi bawang putih menunjukkan tren menurun yang menyebabkan pemerintah melakukan impor.

Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian mencanangkan program swasembada bawang putih tahun 2019 yang bertujuan mengurangi impor dan meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri. Beberapa alasan yang mendasari produksi domestik tidak mampu memenuhi permintaan konsumen adalah terdapatnya permasalahan produksi yang tergantung pada musim, ketidakefisienan struktur lahan, produktifitas yang rendah, dan rendahnya kualitas hasil pertanian.

Penurunan produksi bawang putih disebabkan oleh menurunnya minat petani bawang putih untuk menanam karena masuknya bawang putih impor dalam jumlah besar dengan tingkat harga yang lebih rendah sehingga petani kalah bersaing. Pada Tahun 2016 produksi bawang putih di Kabupaten Karangasem sebesar 11 ton dengan luas tanam 2 hektar. Pada Tahun 2022 dengan luas tanam 20 hektar bawang putih, menghasilkan produksi sebesar 144 ton dengan produktivitas 14,4 ton/ha.

“Visi dan misi kami selaku Pemerintah Kabupaten Karangasem adalah menempatkan sektor pertanian yang pertama. Berbagai langkah kami lakukan untuk meningkatkan produksi pertanian di Karangasem baik melalui dana APBD II, APBD I dan APBN diantaranya pemberian bantuan benih bawang putih sebanyak 20 hektar yang ada di Kecamatan Selat dan Kecamatan Kubu,” paparnya.

Sementara itu, kadis Pertanian Pangan dan Prikanan, I Nyoman Siki Ngurah menambahkan, Pada Tahun 2016 produksi bawang putih di Kabupaten Karangasem sebesar 11 ton dengan luas tanam 2 hektar. Pada Tahun 2022 dengan luas tanam 20 hektar bawang putih, menghasilkan produksi sebesar 144 ton dengan produktivitas 14,4 ton/ha.

“Kita akan berupaya keras untuk meningkatkan produksi bawang putih, memfasilitasi bantuan sarana dan prasarana adalah salah satu program kita. Selain itu kita akan memastikan agar Penyuluh Pertanian dapat bekerja optimal mendampingi petani di lapangan sehingga setiap permasalahan dengan cepat bisa diatasi,” sebutnya.

Kegiatan panen bawang putih Kabupaten Karangasem dipusatkan di Kelompok Tani Catur Amerta sari, Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Luas lahan 15 Hektar dengan jumlah anggota keseluruhan sebanyak 32 orang. Potensi kelompok adalah Cabai Besar, Cabai Rawit, Bawang Merah, Bawang Putih, Jeruk Siem Madu, dan Jeruk Brastagi.( MT – 001)

Optimalkan Pendapatan di Sektor Wisata Tirta, Bupati Ajak Pengusaha Bersinergi Membangun Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Berbagai upaya dilakukan oleh Pemkab Karangasem untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), utamanya pendapatan dari sector retribusi rekreasi yang didalamnya masuk Wisata Tirta. Sektor wisata tirta ini dinilai cukup potensial jika dikelola dengan baik. Berkaitan dengan ini, Bupati Karangasem, I Gede Dana, Rabu (12/4/2023) mengumpulkan sekitar 50 pengusaha Wisata Tirta yang beroperasi di Kabupaten Karangasem.

Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Sukasada Ujung serta dihadiri oleh dinas terkait. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karangasem I Gede Dana mengharapkan agar para pengusaha Wisata Tirta juga ikut ambil peran bersama pemerintah dalam membangun Karangasem salah satunya dengan membayar retribusi pajak yang diterima dari para wisatawan.

Ditegaskan Gede Dana, retribusi pajak tersebut sangat membantu penambahan pendapatan daerah, “Sementara saat ini PAD Pemkab Karangasem paling banyak dari sektor galian C. Sedangkan, dari pajak hotel dan restaurant maupun retribusi lainnya masih rendah dibandingkan kabupaten lain,” tegasnya.

Bupati juga berharap para pelaku pariwisata untuk membujuk para tamu agar mau menginap di Kabupaten Karangasem. “Karena ketika saya cek, para tamu hanya berkunjung dan menikmati suasana Karangasem sedangkan menginapnya di Kabupaten lain. Ini adalah fakta yang saya dapatkan di lapangan, kalau semua bisa menggiring tamu untuk menginap di Karangasem pastinya penambahan PAD kita bisa terbantu,” sebut Gede Dana.

Pemkab Karangasem hemat Gede Dana, harus berpikir bagaimana membangun pariwisata yang berkesinambungan, serta membentuk SDM yang unggul dan pastinya di berikan lowongan pekerjaan untuk warga Karangasem bekerja. “Jangan sampai, katanya, baru tamat SMA anak- anak sudah merantau ke kabupaten lain untuk mencari kerja. Padahal kalau dilihat dari potensi alam, potensi budaya dan yang lainnya , Kabupaten Karangasem tidak kalah dengan kabupaten lain, oleh sebab itu kami minta tolong supaya pelaku wisata dengan pemerintah bisa bersinergi dengan baik,” pintanya.

Khusus untuk sector Wisata Tirta, pihaknya akan secepatnya ke pemerintah pusat dengan membawa proposal. Pemerintah pusat melalui APBN, juga menyiapkan anggaran sebesar Rp 400 miliar untuk pembenahan pantai. Dari pemerintah katanya, akan memberikan infrastruktur yang memadai untuk menunjang pariwisata. “Terkait wisata Tirta Rafting yang di Telaga Waja permasalahannya adalah truk yang beriringan sehingga menyebabkan banyaknya tamu yang complain. Untuk wisata tirta rafting, buatlah spot- spot yang bagus sehingga tamu merasa nyaman,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Karangasem, I Wayan Purna, mengatakan, sinergi antara pengusaha dan pemerintah harus dijalin dengan erat sehingga bisa beriringan. Disamping itu, pemerintah sudah mempunyai Peraturan Daerah (Perda) terkait retribusi yang salah satu hal yang di atur dalam Perda retribusi adalah rekreasi. Retribusi sendiri adalah dengan dibayar secara langsung sehingga berbeda dengan pajak. “Kalau pajak dibebankan ke perusahaan, jadi kami minta mohon kepada para pengusaha supaya retribusi yang di targetkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata harus bisa di capai, Kami juga sudah sosialisasikan terkait Perda retribusi dan mohon agar dijadikan acuan,” imbuh Wayan Purna.( MT -001)

Bupati Gede Dana Membuka Kegiatan Porsenijar Kabupaten Karangasem Tahun 2023

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana secara resmi membuka kegiatan Pekkan Olah Raga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kabupaten Karangasem Tahun 2023, yang bertempat di GOR Gunung Agung Amlapura, Selasa (11/4/2023). Dalam sambutannya, Bupati Gede Dana menegaskan, upaya pembangunan masyarakat tidak hanya dititikberatkan pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana semata. Akan tetapi kata Gede Dana, pembangunan menyeluruh juga dilakukan terhadap pembangunan sumberdaya manusia, dimana salah satu upaya pembangunan sumber daya manusia adalah melalui Pembinaan Olahraga dan Seni Budaya.

“Pada hari ini merupakan suatu kebahagiaan bagi saya, bahwa hari ini adalah satu momen yang juga merupakan suatu tahapan pembinaan Olahraga dan Seni tersebut, terutama bagi Generasi Muda Pelajar sebagai upaya menjaring atlet-atlet Muda dan Seniman Kabupaten Karangasem yang berprestasi melalui kegiatan Porsenijar,” tegas Gede Dana.

Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem tersebut mengingatkan, jika tujuan pelaksanaan Porsenijar untuk memacu prestasi Atlet dan Seniman dikalangan Pelajar di Karangasem. Porsenijar juga sebagai evaluasi terhadap kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh sekolah.

“Selain itu, tujuan pelaksanaan Porsenijar untuk menggali bibit-bibit atlet dan seniman dari usia dini yang potensial untuk dibina dalam program pembinaan prestasi sekaligus untuk menyeleksi pelajar sebagai kontingen Karangasem,” tandasnya.

Dengan Tema Porsenijar Kabupaten Karangasem Tahun 2023 “Melalui Pekan Olahraga dan Seni Pelajar Kabupaten Karangasem Tahun 2023 Kita Raih Prestasi dengan Menjunjung Sportifitas Berlandaskan Karangasem Prakerthi Nadi”, maka Porsenijar adalah sarana tepat, dalam target membangun karakter pelajar dan pemuda, untuk menjadi sosok pekerja keras, pantang menyerah, jujur dan memiliki jiwa sportif.

Oleh karena itu, pihaknya berharap ajang ini tidak semata-mata diarahkan pada perolehan medali semata, namun lebih menekankan pembangunan karakter pelajar dan generasi muda. Pembangunan karakter, olahraga, seni dan budaya, tentunya sangat sejalan dengan Misi Kabupaten Karangasem dalam Mengembangkan SDM yang handal dan berdaya saing tinggi serta memajukan sektor ekonomi, sosial dan budaya secara komperehensif, terintegrasi dan berkelanjutan.

Dengan demikian, melalui even akan mendapatkan bibit atlet dan seniman yang mumpuni untuk mewakili Kabupaten Karangasem dalam ajang Porsenijar Propinsi Bali nantinya. Melalui kegiatan ini juga diharapkan banyak aspek yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan mencakup pemanduan bakat, pembinaan prestasi di bidang olahraga dan seni budaya, sehingga dapat memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk mengukir prestasi, serta mengarahkan putra putri Karangasem pada kegiatan-kegiatan yang positif.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem, I Wayan Sutrisna menyampaikan, Porsenijar Tahun 2023 ini diikuti oleh 8 Kontingen Kecamatan dengan Jumlah sebanyak 1.529 Orang terdiri dari, Kecamatan Abang 234 orang, Bebandem 199 orang, Karangasem 271 orang, Kubu 182 orang, Manggis 152 orang, Rendang 199 orang, Selat 163 orang dan Kecamatan Sidemen 129 orang.

“Kegiatan ini akan berlangasung dari tanggal 11-14 April 2023, di GOR Gunung Agung, Stadion Gusti Ketut Jelantik, PB. Prima, dan sekolah-sekolah di lingkungan Kota Amlapura,” sebutnya.

Cabang olahraga dan seni dipertandingkan dan dilombakan yakni, Cabang Olahraga meliputi, Atletik, Pencak Silat, Karate, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Catur, Bolavoli dan Sepak Bola. Sedangkan untuk cabang Seni melipiuti, Melukis tingkat SD, SMP dan SMA, Menyalin Aksara Latin Ke Aksara Bali tingkat SD, SMP dan SMA, Mesatua Bali ( SD), Macepat tingkat SD, Mapidarta tingkat SMP, Mekidung tingkat SMP, Darma Wacana tingkat SMA dan Makekawin tingkat SMA.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Resmikan Antrian Online dan Dibukanya Poliklinik Syaraf di RSUD Karangasem

Amlapura, MatahariTimut – Sejak awal kepemimpinannya, peningkatan kwalitas dan layanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Karangasem, menjadi program kerja prioritas Bupati Karangasem I Gede Dana, karenanya berbagai pembenahan layanan kesehatan utamanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem terus dilakukan bersama Direktur RSUD Karangasem.

Dalam rentang dua tahun, RSUD Karangasem tampil dengan wajah baru berikut fasilitas dan peralatan medis yang kian lengkap dengan peningkatan layanan medis terhadap masyarakat sesuai dengan Visi-misi dalam Prakerthi Nadhi.

Memasuki gedung Wijaya Kusuma (WK) RSUD Karangasem, pasien sudah disuguhkan dengan suasana nyaman dengan faslitas ruangan yang bersih, asri dengan meubelair nyaman yang tertata apik, serta layanan petugas yang ramah. Berbagai inovasi terus dilakukan, Selasa (11/4/2023) Bupati Gede Dana bersama Wabup Wayan Artha Dipa, meresmikan Antrian Online yang mulai diterapkan di RSUD Karangasem, dan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Karangasem.

Dengan layanan Antrian Polyklinik Online ini, pasien yang akan berobat jalan bisa mencari nomor antrian secara online dari rumah termasuk mengetahui nomor antrian berapa yang diperolehnya. Untuk mengakses nomor antrian ini, pasien atau keluarga pasien cukup mendownload aplikasi Hi-Doc atau Mobile JKN. Tinggal buka salah satu aplikasi tersebut, dan mengisi kolom isian di aplikasi, maka pasien akan mendapatkan kode batang atau Barcode. Nah Barkode itulah yang di di Scann di alat yang disediakan dipelayanan Poly Klinik.

Ketika di Scann maka secara otomatis, alat printer mengeluarkan sejumlah dokumen yang tercetak berkaitan dengan data pasien bersangkitan, meliputi nomor antrian Poly Klinik, Barkode dan Surat Eligibitas Kepesertaan (SEP) BPJS Kesehatan. Artinya semua klop dalam satu layanan tersebut.

“Ini inovasi yang bagus sekali. Dengan pendaftaran online ini diharapkan tidak ada lagi pasien yang antre mengambil nomor antrian atau antre di Poli Klinik karena pasien sudah terinformasikan nomor berapa dia dapat, jam berapa dia dapat. Karena kalau antre berdesak-desakkan akan beresiko menimbulkan penyakit baru,” tegas Gede Dana. Berikutnya hanya perlu disosialisasikan kepada masyarakat, bahwa berobat di Poly Klinik RSUD Karangasem daftar antriannya sudah bisa dari rumah secara online.

Selain meresminkan Antrian Online, Bupati Gede Dana juga resmi membuka Poly Klinik Syaraf. “Ini upaya kami untuk melayani pemeriksaan dan pengobatan pasien Syaraf di Karangasem. Kita sudah memiliki alat dan sudah dioperasikan, jadi masyarkat yang memiliki keluhan syaraf tidak perlu lagi jauh-jauh ke rumah sakit lain. Karena kita sudah punya alatnya,” lugas Gede Dana.

Dari data yang dimiliki, pasien penyakit Syaraf di Karangasem jumlahnya cukup banyak. Dengan pemeriksaan mengngunakan alat tersebut (Foto Otak,red) akan bisa mendiagnosa pesien yang memiliki sakit ayan atau epilepsi. Ini juga perlu disosialisasikan agar masyarakat mengetahuinya.( MT – 001)

TP-PKK Kabupaten Karangasem Sabet Juara 1 Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Lokha Bali

Amlapura, MatahariTimur – Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Karangasem, sukses menyabet juara satu dalam lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan nilai sempurna yakni 96.45, sekaligus menggeser peserta lomba dari TP-PKK kabupaten/kota lainnya se-Provinsi Bali.

Lomba Paduan Suara dan Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali tersebut dilaksanakan oleh TP-PKK Provinsi Bali dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 Tahun 2023 yang dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Maret 2023 lalu di Gedung Wanita Nari Graha, Renon-Denpasar.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat kepada Tim Senam perwakilan TP-PKK Kabupaten Karangasem, yang berahasil menyabet juara 1 dalam lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dikatakannya, dirinya hadir langsung menyaksikan aksi para peserta lomba, yang memang dari sisi kekompakkan, kwalitas gerak, kreasi pembuka dan penutupnya serta personilnya pilihan dan gerakkan benar-benar mantap.

“Setelah ibu tonton, dan mendengar pengumuman dewan juri klop sepertinya. Jadi kekompakkannya, kwalitas gerak, kreasi pembuka dan penutup serta personilnya memang pilihan! Jadi selamat ya kepada TP PKK Kabupaten Karangasem dapat juara 1,” ucap Ny. Putri Suastini Koster.

Dirinya mendorong agar tim senam TP-PKK Kabupaten Karangasem yang sebagian besar adalah anak-anak muda untuk terus berlatih dan masing-masing menyebarluaskan gerakkan Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Karena apa, karena dalam gerakkan senam itu ada keindahan, ada filosofi serta ada olah raga didalamnya. Sekali lagi selamat dan mantap untuk Karangasem,” imbuhnya.

Atas juara yang diraih tersebut, TP-PKK Kabupaten Karangasem berhak menerima hadiah sebesar Rp. 30.000.000. Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Nuriasih Gede Dana, Senin (3/4/2023) menyampaikan apresiasi atas prestasi tim senam TP PKK Karangasem, dibawah pelatih I Gede Yudi Septian Permana dan I Made Subena Putra, yang berahasil meraih prestasi gemilang di Tingkat Provinsi.

“Ini hasil latihan dan perjuangan keras Tim Senam TP PKK Karangasem, kedepan prestasi ini tetap dijaga dan ditingkatkan di event lomba senam tingkat Nasional,” kata Ny. Nuriasih Gede Dana. Selanjutnya menjadi tugas tim dan pelatih untuk menularkan, melatih dan mempopulerkan gerak Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali ke masyarakat Karangasem.( MT – 001)

Pemkab Karangasem Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1945 dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Amlapura, MatahariTimur – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi yang merupakan perayaan tahun baru umat Hindu yakni Tahun Baru Saka 1945 yang jatuh pada Tanggal 22 Maret 2023 mendatang. Berbagai kegiatan upacara dilaksanakan oleh umat Hindu di Seluruh bali, khususnya di Kabupaten Karangasem, salah satunya Upacar Melasti ke Pantai ataupun ke Danau yang merupakan upacara penyucian serta digelarnya Tawur Agung Kesanga yang bertujuan untuk menyeimbangkan Buana Alit dan Buana Agung.

Berbeda dengan perayaan Nyepi tahun sebelumnya, Hari Raya Nyepi tahun ini bertepatan dengan masuknya Bulan Ramadhan atau Bulan Puasa. Berkaitan dengan ini Bupati Karangasem I Gede Dana, Senin (20/3/2023) menghimbau kepada masyarakat Karangasem, untuk saling menghargai dan menghormati dalam menjalankan upacara ke-gamaannya masing-masing.

“Hari Raya Nyepi, hari suci penuh makna, Catur Brata Penyepian bagian dari pengendalian diri sehingga Krama harus mampu memberikan kenyaman ketenangan kepada diri sendiri dan kepada orang lain,” ucap Bupati Gede Dana.

Mengingat Hari Raya Nyepi bertepatan dengan bertepatan dengan masuknya Bulan Suci Ramadhan dimana umat islam di Karangasem juga melaksanakan ibadan Shalat Tarawih dan Puasa, Bupati juga menekankan untuk saling menghargai dan menghormati dan saling menjaga sehingga masyarakat sama-sama mendapat kenyamanan dan ketenangan dalam menjalankan upacara ke agamaan masing-masing.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Karangasem, dalam kesempatan ini, Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1945 bagi umat Hindu. Semoga perayaan Nyepi tahun ini bisa membawa anugrah kekuatan serta kesehatan lahir batin dalam upaya memulihkan kehidupan pasca pandemi Covid-19,” ujar Bupati dan Wakil Bupati Karangasem.

“Selama dua tahun kami terkurung, kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem juga mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Pusat karena sudah memberikan ruang dan waktu untuk memulihkan kondisi kami utamanya dalam membangkitkan pariwisata, syukur-syukur kami masih diberikan sehat,” sambungnya.

Dalam kesematan itu, Baik Bupati maupun Wakil Bupati Karangasem berharap agar perayaan Nyepi dan Puasa Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri kali ini, masyarakat saling menjaga dan menghormati, serta merayakan Hari Raya masing-masing dengan khusyuk.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Sebutkan, Hampir 100 Persen Warga Karangasem Tercover JKN

AMLAPURA, MatahariTimur – Untuk mewujudkan pola pembangunan semesta berencana menuju Karangasem Era Baru sesuai dengan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” Pemerintah Kabupaten Karangasem, menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Nasional melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang merupakan upaya pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Dimana seluruh Masyarakat Karangasem saat ini telah memiliki jaminan kesehatan.

Bupati Karangasem, I Gede Dana kepada awak media, Kamis (16/3/2023) menyampaikan, Jaminan Kesehatan Nasional yang selanjutnya disebut JKN adalah berupa perlindungan kesehatan untuk memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang.

JKN tersebut diperuntukkan bagi masyarakat Karangasem yang kepesertaannya merupakan peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) dengan manfaat pelayanan kesehatan di ruang perawatan kelas III, yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati Karangasem, yang pembiayaannya berupa pembayaran iuan kepada peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), di fasilitas FKTP (Puskesmas, Klinik) dan RS yang bekerjasama dengan BPJS.

“Saat ini seluruh masyarakat Karangasem sudah tercover JKN BPJS Kesehatan. Karena ini merupakan kebutuhan dasar, maka selaku pemerintah kami melakukan berbagai upaya agar seluruh masyarakat Karangasem bisa terlindungi dengan JKN,” tegas Gede Dana. Tinggal bagaimana meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat mulai dari Puskesmas hingg layanan di rumah sakit.

Untuk persentase UHC saat ini seudah mencapai 98.02 persen, dengan jumlah segmeen kepesertaan mencapai 520.788 orang. Pencapaian UHC yang diraih Pemkab Karangasem tersebut, Pemerintah Pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Muhadjir Effendi, kemudian memberikan penghargaan kepada Kabupaten Karangasem dalam UHC Award dan piagam penghargaan pada tanggal 14 Maret 2023 di Balai Sudirman, Tebet Jakarta Selatan. ( MT – 001)

Pasar Murah Desa Jungutan Diserbu Warga, Bupati Dana : Ini Langkah Pemkab Karangasem Penuhi Kebutuhan Pokok Jelang Hari Raya

0

Amlapura, MatahariTimur – Kantor Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem mendadak ramai didatangi warga. Masyarakat tampak riang gembira berbondong bondong datang untuk membeli beberapa jenis bahan pokok yang dijual di Pasar Murah yang diselenggrakan oleh Pemkab Karangasem pada Kamis 16 Maret 2023, pagi.

Bupati Gede Dana juga tampak hadir memantau langsung pelaksanaan pasar murah ini. Dalam wawancara bersama Tim Media dan Prokopim Karangasem,Bupati Gede Dana mengaku sangat senang melihat antusias warga memanfaatkan pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau. Bupati Dana menegaskan, selain untuk meningkatkan daya beli masyarakat, kegiatan seperti ini akan terus diupayakan sebagai langkah mencegah inflasi.

Bupati Dana menjelaskan, Pemkab Karangasem melalui Dinas Koperasi,UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem melalui Bidang Perdagangan menggelar pasar murah di 8 ( delapan ) Kecamatan dari tanggal 8 Maret s/d 26 Maret 2023.

“Mengingat perayaan hari Raya Nyepi dan bulan puasa yang hampir bersamaan dipastikan kebutuhan bahan pokok masyarakat akan meningkat. Bahkan belakangan beberapa harga komoditas juga mulai meningkat, yang bisa menimbulkan peningkatan inflasi, untuk mencegah hal inilah maka kami menggelar Pasar Murah hampir di seluruh kecamatan di Karangasem,” terangnya.

Pasar Murah yang digelar melibatkan 6 Distributor diantaranya PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia ( PPI) PT. Gabungan Import Export Bali ( GIEB ), Perum BULOG, PT. Ni Luh Kartika Sari, PT. Indomarco Prismatama dan Distributor Sembako ( Sayur dan Bumbu ).

Kegiatan Pasar Murah ini merupakan yang ke 5 setelah Kecamatan Kubu, Abang, Rendang dan Manggis untuk selanjutkan akan diadakan di Kecamatan Karangasem, Sidemen dan Selat. Di 4 (empat) Kecamatan tersebut masyarakat antusias sekali dengan adanya pasar murah , dilihat dari hasil penjualan yang diperoleh para Distributor seperti di Kecamatan Kubu hasil penjualan sebesar Rp. 27.610.800, Di Kecamatan Abang hasil penjualanya sebesar Rp. 33.206.500, di Kecamatan rendang hasil penjualan sebesar Rp. 33.979.800 dan Kecamatan Manggis hasil penjualan sebesar Rp. 21.759.800..

Dalam Pasar Murah ini masyarakat bisa membeli beras dengan harga Rp.43.000 / 5 kg sedangkan harga di pasar berkisar 50.000 s/d 55.000 per 5 kg., untuk LPG Tabung 3 kg harga Rp. 16.000 sedangkan di pasar berkisaran Rp. 20.000 per tabung.( MT -001)

Bupati Gede Dana Panen Raya Padi Bersama Para Petani

Amlapura, MatahariTimur – Hamparan sawah yang menguning, mulai dipanen oleh Bupati Gede Dana bersama para petani di Subak Basangalas, Desa Tribhuana, Kecamatan Abang,Kamis, 9 Maret 2023 Sore.

Kegiatan ini menjadi rangkaian dari agenda kerja guna mendorong ketahanan pangan masyarakat utamanya pada komoditas beras di Kabupaten Karangasem dan memperkuat pasokan beras di tengah masuknya musim panen raya padi 2023.

Panen Padi Nusantara ini juga serentak dilaksanakan mulai dari tanggal 09 Maret 2023 di masing-masing daerah se-Indonesia. Dimana diketahui Beras merupakan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk di Asia Tenggara, utamanya penduduk Indonesia.

Terlahir dari keluarga petani, membuat Bupati Gede Dana terbiasa melakukan berbagai kegiatan di areal persawahan, terlihat Bupati Gede Dana sangat lihai melakukan kegiatan panen tersebut. Selain itu Bupati Gede Dana juga bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

Pada kesempatan tersebut Bupati Gede Dana nampak berbaur dan bercengkrama dengan para petani, dimana kegiatan ini diawali dengan panen padi, kemudian Perontokan padi menggunakan mesin power thresser, dengan menghasilkan 6,4 ton per hektar gabah kering giling.

Usai panen, Bupati Gede Dana menuturkan bahwa Panen Raya ini adalah bagian dari upaya Pemerintah mewujudkan swasembada pangan, selaras dengan hal tersebut sektor pertanian ini juga menjadi salah satu ujung tombak pembangunan dan potensi meningkatkan perekonomian berbasis kerakyatan.

“Pemkab Karangasem terus bertekad untuk meningkatakan kesejahteraan petani dan mengurangi memasok beras dari daerah lain dengan menjaga kualitas, ketersedian dan kestabilan harga gabah atau beras, begitu juga dengan sarana dan prasarana,” Terang Bupati Gede Dana.( MT – 001)

Bupati Gede Dana Targetkan Tahun Ini Air Telaga Waja Aliri Wilayah di Kecamatan Abang dan Kubu

AMLAPURA, MatahariTimur – Guna memastikan proyek infrastruktur utamanya menyediaan air baku yang sangat dibutuhkan masyrakat berjalan sesuai dengan rencana. Bupati Gede Dana bersama Dinas PUPR Kabupaten Karangasem, Kepala UPT PAM Provinsi Bali dan Direktur PDAM Karangasem, Selasa (7/3/2023) turun bersama melakukan Monitoring dan Evakuasi (Monev) ke Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Telaga Waja RD. Dukuh, Kecamatan Kubu dan RD Datah Kecamatan Abang.

Dalam pemantauan tersebut, Bupati Gede Dana naik ke atas Reservoar guna melihat langsung kondisi air Telaga Waja serta memastikan kadar mutu air baku yang terkenal dengan kejernihanya tersebut. Bersama tim teknis, Bupati Gede Dana menghitung debit aliran air yang dengan cepat memenuhi Reservoar, sebelum kemudian turun dan membuka keran untuk mencoba segarnya air Telaga Waja yang sejak belasan tahun diimpikan oleh warga di Kecamatan Abang dan Kubu, yang selama ini mengalami kesulitan air bersih.

“Airnya bagus, jernih. Tadi saya coba meminum langsung dan cuci muka,” ucap Gede Dana. Berkaitan dengan penyediaan air baku, usai melakukan pemantauan kondisi sarana dan prasarana SPAM tersebut, Bupati Gede Dana memerintahkan Kepala Dinas PUPR dan Direktur PDAM untuk berkoordinasi intensif dengan Balai PPW Provinsi Bali terkait program OPOR oleh BPPW Bali di Tahun Anggaran 2023.

“Selaku Pemerintah Daerah, kami ingin agar masyarakat Kecamatan Kubu dan Abang secepatnya dapat menikmati layanan air bersih dari SPAM Telaga Waja ini,” seru Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, ini.

Sebelumnya lanjut dia, lima Kecamatan di Karangasem sudah dapat menikmati air bersih melalui SPAM Telaga Waja. Bahkan tiga Desa di Kecamatan Kubu seperti Desa Tianyar Barat, Tianyar Tengah dan Desa Tianyar Timur juga sudah bisa dilalui jaringan transmisi serta distribusi jaringan pipa Telaga Waja dari tahun lalu.

“Kini, saya ingin segera memenuhi janji mengalirkan Air Telaga Waja hingga ke Kecamatan Abang dan secara bertahap ke wilayah tandus lainnya,” lugasnya, menegaskan dengan mengalirnya air baku Telaga Waja ini sekaligus menjawab kegundahan dan rasa pesimisme warga yang hampir belasan tahun memimpikan air telaga waja bisa mengalir sampai ke desa-desa di wilayah tandus di Kecamatan paling utara Karangasem tersebut.

Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Tohlangkir I Komang Haryadi Parwatha mengatakan, saat ini juga sudah dilaksanakan uji coba secara mengkhusus terhadap 21 SR di RD Dukuh. Selanjutnya secara bertahap akan terus dikoordinasikan dengan pihak terkait agar air Telaga Waja bisa mengaliri di seluruh desa di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Abang.

Ini merupakan capaian pembangunan dua tahun kepemimpinan Dana-Dipa, dimana pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan pemanfaatan air baku Telaga Waja mulai dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat Karangasem. Sementara ikut pula dalam kegiatan Monev tersebut, Camat Kubu, Camat Abang, Perbekel Desa Dukuh, Perbekel Desa Datah dan Bendesa Adat beserta tokoh masyarakat setempat.( MT – 001)