23.4 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 14

PAC PDI Perjuangan Manggis Gelar Konsolidasi, Seruan Dukung Ganjar Berkumandang Lantang

0

Amlapura, MatahariTimur – Pengurus Anak Cabang Partai Demokrasi Perjuangan Kecamatan Manggis mengadakan kegiatan konsolidasi organisasi partai dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat bendesa adat dan kelian-kelian adat serta jajaran partai dari pengurus PAC, penasehat, Korwil, sampai ke pengurus ranting se-Kecamatan Manggis. Kegiatan ini bertempat di Wantilan Banjar Karangasem Desa Sengkidu Kecamatan Manggis, pada Sabtu (7/10/2023).

Kegiatan yang dikoordinir langsung Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Manggis Wayan Sunarta ini, menghadirkan Ketua DPC PDIP Karangasem yang sekaligus Bupati Karangasem Gede Dana. Selain koordinasi, sosialisasi partai ini juga memantapkan langkah menyongsong dan memenangkan pemilu yang akan datang dengan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden RI. Kegiatan ini sekaligus untuk menyerap aspirasi dari tokoh-tokoh masyarakat setempat bagi kemajuan Karangasem ke depannya.

Ketua PAC PDIP Manggis Wayan Sunarta dalam sambutannya mengatakan, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam membangun desa.
“Saya selaku wakil masyarakat tentunya sangat membutuhkan masukan dari masyarakat. Kami di pemerintahan tidak antikritik, silahkan mengkritik asal sifatnya membangun dan untuk kebaikan bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Karangasem Gede Dana dalam sambutannya mengatakan, dalam memimpin Karangasem tentunya ada sejumlah perencanaan yang belum terealisasi, dikarenakan banyak hal hambatan pembiayaan yang terjadi, misalnya wabah Covid yang terjadi saat memulai kepemimpinannya.

*Saya mohon maaf jika ada yang merasa belum puas dalam kepemimpinan kami, tapi kami tetap berusaha, terutama dalam ketahanan pangan, insfrastruktur dan lain lain, tapi tentunya tidak kelihatan karena tidak banyak diekspos. Kami akan selalu mendorong sektor pertanian semoga Karangasem tetap bisa menyediakan pangan sendiri untuk masyarakat setempat, ” ujarnya.

Gede Dana melanjutkan, untuk sektor pendidikan Karangasem juga sudah memiliki perguruan tinggi negeri sendiri. “Saya juga punya tanggung jawab untuk menyalurkan nanti lulusan tersebut di bidangnya masing masing, begitu juga dengan pelayanan kesehatan utamanya antar-jemput pasien yang sudah berjalan sampai saat ini,” tambahnya.

Ditemui usai acara, Wayan Sunarta mengatakan kegiatan ini selain kordinasi, sosialisasi dan menyerap aspirasi juga memantapkan langkah ke depannya dalam pemenangan Ganjar Pranowo

“Saya selaku Ketua Tim pemenangan Ganjar Pranowo Kecamatan Manggis sudah menunjuk tim pemenangan untuk wilayah barat yaitu Bapak Wayan Dresta untuk wilayah manggis barat dan Bapak Nengah Rusnawan untuk tim pemenangan wilayah Manggis timur,” ujarnya disambut pekik sorakan lantang untuk mendukung Ganjar Pranowo.

Wayan Sunarta yang juga anggota DPRD PDI Perjuangan Dapil Manggis menambahkan bahwa dirinya juga meminta izin kepada tokoh-tokoh masyarakat dan kepala-kepala desa bahwa kader-kader partai yg menjadi caleg dari PDIP agar diizinkan ke wilayah desa-desa untuk melakukan sosialisasi. “Istilahnya kami kulo nuwun permisi dan agar dimaklumi dan tidak ada hambatan dalam menyongsong pemilu yang akan datang,” katanya.

Sementara itu, Bendesa Adat Desa Sengkidu Jro Nyoman Wage selaku tuan rumah dan memfasilitasi kegiatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Gede Dana dan tokoh tokoh masyarakat yang menyempatkan waktunya untuk hadir, dalam konsolidasi dan penyerapan aspirasi ini.

Acara ini selain dihadiri tokoh-tokoh adat, jajaran partai, juga para caleg PDIP kabupaten juga para caleg provinsi seperti Putu Wily Suryandanu dan Wayan Wirawan dan juga tampak hadir mantan Ketua DPRD Kabupaten Karangasem Wayan Sukadana yang juga sesepuh PDI Perjuangan.( MT – 001)

Maraknyq Kasus Rabies. Distan Karangasem sosialisasi sasar sekolah sekolah .

0

Amlapura, MatahariTimur – Dengan maraknya kasus rabies yang terjadi di Kabupaten Karangasem, melalui Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Sekda I Ketut Sedana Merta dan Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan Siki Ngurah memberikan Sosialisasi/Edukasi kepada siswa SD Insan Mandiri terkait bahaya virus Rabies dalam rangka Hari Rabies Sedunia, Jumat (6/10/2023) bertempat di SD Insan Mandiri Karangasem.

Bupati I Gede Dana dalam edukasinya mengatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting, dimana kita harus menyayangi binatang. Sekarang banyak sekali anjing liar yang tidak dijaga dan dirawat dengan baik. Bupati pun menegaskan jangan sampai menyepelekan gigitan anjing apalagi anjing liar. Dirinya mencotohkan, beberapa minggu yang lalu, di Desa Kesimpar, ada anjing liar yang menggigit seseorang dan setelah di cek anjing tersebut positif Rabies. “Lebih baik mencegah daripada mengobati. Mari kita sadar bersama jika memiliki anjing peliharaan agar segera divaksin dan dirawat dengan baik. Jangan melepas anjing sembarangan, yang kemungkinan bisa membahayakan orang lain. Tidak hanya anjing, hewan seperti kucing pun harus divaksin,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dana juga mengungkapkan, melalui vaksinasi rabies pada hewan pembawa rabies, di Kabupaten Karangasem dari estimasi populasi anjing sebanyak 77.092 ekor sampai dengan akhir bulan September sudah melakukan Vaksinasi sebanyak 44.695 ekor (57,98 %). Melalui vaksinasi rabies terutama pada anjing, dengan cakupan minimal 70 % di wilayah tertular akan bisa melindungi masyarakat dari ancaman rabies.

Penanggulangan penyakit rabies memerlukan pendekatan One Health, melalui kerja sama dan komitmen lintas sektor, yang terdiri dari kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan. Di samping itu, keterlibatan aktif masyarakat tentu juga sangat diperlukan. Keberhasilan pengendalian rabies sangat dipengaruhi oleh seberapa besar keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, baik keaktifan petugas kesehatan dan kesehatan hewan, perilaku pemilik hewan, partisipasi masyarakat, keberhasilan sosialisasi, penyediaan logistik, dan dipahaminya ekologi HPR (Hewan Pembawa Rabies), dalam hal ini anjing sebagai target utama penular rabies.

“Sebagaimana halnya hari Ini sebagai tonggak Hari Rabies Sedunia, bukan juga mempertimbangkan aspek kesehatan manusia, tetapi peringatan untuk memberikan perhatian Kesehatan Manusia, Kesehatan Hewan dan Keselamatan Lingkungan ( One Healt ),” tutupnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan, Siki Ngurah menjelaskan, Rabies adalah penyakit menular khas pada hewan tertentu khusunya anjing dan srigala yang disebabkan oleh virus dapat ditularkan kepada manusia melalui gigitan hewan yang tertular. Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonosis, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Virus rabies ditularkan ke manusia melalu gigitan hewan misalnya oleh anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar. Rabies disebut juga penyakit anjing gila. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang menjadi masalah secara global karena sampai saat ini belum ditemukan cara pengobatannya dan case fatality rate mencapai 100%.

Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap tanggal 28 September. Rangkaian kegiatan perayaan hari rabies tahun ini di Kabupaten Karangasem diselenggarakan kegiatan vaksinasi rabies secara masal dan serentak di sembilan desa/kelurahan bagi hewan anjing, kucing, maupun kera, sebagai bentuk upaya pengendalian rabies. serta kegiatan Edukasi pada anak-anak sekolah yang dipusatkan di SD Insan Madiri Amlapura. Kabupaten Karangasem masih merupakan daerah endemis rabies. Sepanjang tahun 2023 dilaporkan terdapat 1.861 kasus gigitan dan 82 kasus terkonfirmasi positif rabies. Penyakit rabies ini sendiri sangat berisiko menyebabkan kematian apabila tidak cepat ditangani, Oleh karena itu, upaya mengendalikan rabies pada hewan harus dilakukan, diantaranya melalui Gerakan vaksinasi rabies massal secara berkelanjutan, pengendalian populasi HPR, dan pengaturan lalu lintas HPR, serta strategi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) kepada masyarakat. ( MT – 001)

.

Bupati Gede Dana Dorong Perbekel dan Lurah Intensifkan Pemungutan PBB-P2

Amlapura, MatahariTimur – Dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Daerah disektor Pajak, Bupati Karangasem I Gede Dana mendorong Perbekel dan Lurah untuk mengintensifkan Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).

Pernyataan itu ditegaskan Bupati Dana saat membuka sekaligus memberi materi dalam Kegiatan Strategi dan Sinergitas Optimalisasi Pemungutan
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2),Rabu 4 Oktober 2023 bertempat di Wantilan Sabha Prakerthi Kantor Bupati Karangasem.

Bupati Dana mengatakan, pendapatan Asli Daerah dalam kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir setelah dilanda virus covid-19 telah mampu bangkit kembali. Hal ini ditandai dengan pencapaian PAD ditahun 2022 telah mencapai angka tertinggi dalam 5 tahun terakhir yakni sejumlah Rp. 301 M. Dimana penyumbang tertinggi dari PAD adalah dari pajak daerah. Peningkatan PAD akan memberikan peningkatan Dana Bagi Hasil ke desa.

“Tapi pencapaian tersebut tidak boleh menjadikan kita lengah dan bersombong diri tetaplah rendah hati dan semangat untuk terus menggali potensi peningkatan PAD di Kabupaten Karangasem untuk memajukan masyarakat Karangasem,”imbuhnya.

Dari 10 jenis pajak sebagai sumber PAD, Pajak MBLB masih menjadi Favorit dan penyumbang terbesar. Namun, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang dikenal dengan Pajak PBB-P2 merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah perlu ditingkatkan pelayanannya, sehingga mampu berkontribusi lebih untuk PAD di tahun mendatang.

Pajak PBB-P2 semenjak dilimpahkan penangananya dari KPP Pratama tahun 2014 membawa permasalahan diantaranya permasalahan tunggakan piutang yang cukup tinggi sebesar 25 M dan saat ini tunggakan PBB-P2 mencapai 54 M.

Sehingga diperlukan langkah-langkah strategis dalam menangani PBB-P2 yang perlu mendapatkan dukungan dari para Perbekel dan Lurah se-Kabupaten Karangasem sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan terdekat kepada masyarakat.

“Maka pada hari ini kita berkumpul untuk berkomitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan dari tahap pendistribusian SPPT sampai dengan pembayaran. Untuk meningkatkan penerimaan Pajak PBB-P2 saya mengharuskan setiap BUMDES untuk melayani pembayaran PBB-P2 bekerja sama dengan BPD Bali,” tegasnya.

Bupati meminta BUMSED untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat dengan jemput bola sehingga memudahkan masyarakat dalam melaksanakan pembayaran PBB-P2. Melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat untuk melaksanakan pemutakhir data sehingga tanah yang sudah ada bangunan maupun berpindah kepemilikan dapat didaftarakan sehingga data base menjadi lebih valid.

Dalam pemaparannya, Bupati Gede Dana menyebutkan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang potensial, dimana penerimaan sektor PBB P2 menjadi salah satu potensi yang dapat membantu pembiayaan pembangunan di Kabupaten Karangasem.

“Oleh karena itu, dalam hal ini tentunya kita harus terus melakukan upaya peningkatan penerimaan dari sektor pajak PBB P2 ini,” kata Bupati.

Untuk memastikan komitmen dalam optimalisasi pemungutan pajak ini, dilaksanakan juga penandatangan Surat Pernyataan Komitmen perwakilan dari Perbekel masing-masing Kecamatan serta dilanjutkan pemberian materi dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali tentang aplikasi dan mekanisme pembayaran PBB-P2.( MT -001)

Pantau Pengerjaan Lapangan Stadion IGKJ, Ada Harapan Bupati Gede Dana Bangkitkan Sepak Bola Gumi Lahar

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana meninjau progres beberapa pengerjaan proyek salah satunya adalah proyek lapangan stadion I Gusti Ketut Jelantik, yang kini tengah mencapai 52 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gede Dana didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem, I Wayan Sutrisna melihat secara langsung pengerhaan untuk memastikan kualitas pengerjaan proyek agar sesuai dengan yang diharapkan.

“Secara umun berjalan sesuai dengan harapan, saya juga mengingatkan agar kualitas proyek ini benar – benar sesuai dengan perencanaan sehingga kedepan bisa difungsikan secara maksimal, target kita kedepan agar stadion ini bisa dilirik untuk dipakai event berskala nasional, ” ujarnya disela – sela peninjauan, Selasa (3/10/2023).

Pantauan dilokasi, proyek penataan stadion saat ini masih berlangsung, terlihat jalur lingkar diluar stadion sudah tertata cukup rapi dan dipasangi paping. Bahkan ada rencana kedepannya kegiatan Car Free Day akan dialihkan dari jalur 11 ke seputaran stadion apabila proses penataan telah rampung.

Lebih jauh, pria asal Abang, Karangasem ini juga memiliki harapan untuk menghidupkan sepak bola Gumi lahar dengan cara menata kembali lapangan – lapangan umum yang ada disetiap Kecamatan di Kabupaten Karangasem untuk mencetak bibit – bibit pemain sepak bola di Karangasem.

“Setiap kecamatan kan ada lapangan umum, itu akan kita tata kedepan, untuk mencetak bibit pemain sepak bola di Karangasem kedepannya, ” terang Bupati Gede Dana.

Selain proyek stadion, Bupati Gede Dana juga melihat pengerjaan renovasi wantilan Disdikpora, disana Bupati sempat menyoroti sejumlah titik pegerjaan serta memberikan beberapa masukan terkait sentuhan disain yang akan dikerjakan. Ia juga menyempatkan melihat dan ngobrol bersama staf sebelum meninjau proyek stadion. ( MT -001)

Sikapi Dampak Serius Kebakaran Hutan Lindung Gunung Agung, Bupati Tidak Bisa Hadiri Rapat Paripurna

Amlapura, MarahariTimur – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di lereng atas Gunung Agung, Rabu (27/9/2023). Berdasarkan laporan dari KRPH Kubu, ada banyak titik api yang tersebar di lereng Gunung Agung utamanya titik api terbesar ada di lereng diatas Banjar Dinas Belong, Desa Ban, di lereng diatas Banjar Dinas Bantas, Desa Baturinggit, dan lereng diatas Banjar Dinas Batudawa, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu.

Menyikapi Karhutla yang terus meluas, Bupati Karangasem bersama Kapolres dan Dandim 1623 Karangasem, meluncur ke lokasi dekat titik api Karhutla di Banjar Bantas, Baturinggit. Untuk mencapai dekat titik api harus melintasi medan yang sulit. Namun saat perjalanan menuju titik api kebakaran, sekitar pukul 15.00 Wita, pihaknya dihubungi Sekda Karangasem, jika Sekretariat DPRD menyampaikan undangan Rapat Paripurna di Gedung DPRD. Sehingga undangan Rapat Paripurna yang sangat mendadak tersebut, dirinya tidak bisa menghadirinya karena sedang berada di lokasi Karhutla bersama Forkopimda.

“Karena tidak memungkinkan untuk hadir dalam Rapat Paripurna, jadi saya menugaakan Pak Sekda untuk menghadirinya. Untuk itu saya memohon maaf kepada dewan,” ucap Gede Dana, sembari melanjutkan kegiatan pemantauan dan penanganan Karhutla bersama Forkopimda.

“Medannya sulit sehingga titik api tidak bisa dijangkau oleh tim gabungan dari BPBD, Damkar, KRPH Kubu, Polres dan Kodim serta warga setempat. Sehingga kita arahkan untuk membuat sekat api agar api tidak merembet ke areal lahan pertanian warga,” ujar Bupati Gede Dana yang ikut turun bersama membuat sekat api.

Dikatakan Gede Dana, kebakaran hutan lindung Gunung Agung terakhir terjadi pada Tahun 2012 lalu, dan setelah 11 tahun kejadian kebakaran terjadi lagi. Pihaknya tidak mau berandai-andai terkait penyebab pasti yang memicu terjadinya kebakran hutan lindung di lereng atas Gunung Agung tersebut. Namun mengingat saat ini musim kemarau dan kekeringan, gesekan lahan kering akibat angin kencang juga bisa berpotensi menyulut api kebakaran lahan.

“Yang terbakar itu kawasan hutan lindung di Pal 449 hingga Pal 554. Dan menurut laporan dari KRPH luas hutan lindung yang terbakar itu mencapai 35 hektar. Dan itu tersebar di banyak titik. Saat ini kita masih berkoordinasi dengan Kapolres, Dandim, KRPH, Perbekel Baruringgit dan tim di lapangan untuk mencari langkah tepat penanganan Karhutla ini agar tidak terus meluas,” cetus Gede Dana.

Namun demikian, saat ini tim masih terus melakukan pemantauan di dekat lokasi titik api, dan sebagian lagi stand by di Desa Tulamben untuk memudahkan dan mempercepat pergerakkan jika api kebakaran hutan itu mendekat ke lahan atau pemukiman warga.
Sementara dari Informasi mengenai kebakaran ini diterima dari Bhabinkamtibmas Baturinggit pada pukul 11:30 Wita, yang melaporkan bahwa asap tebal terlihat di lereng Gunung Agung, yang berada dalam wilayah Dusun Bantas. Kawasan yang terbakar adalah Hutan Lindung di lereng Gunung Agung. untuk lokasi kebakaran jauh dari pemukiman penduduk dan berada di tapal batas lahan penduduk.

“Untuk Masyarakat di sekitar lokasi kebakaran diimbau untuk tetap waspada dan siaga. Karena saat ini berada di puncak musim kemarau ( El Nino ), Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan,” himbau Bupati. ( MT – 001)

Kendati Hari Libur, Bupati Gede Dana Tetap Intens Memantau Proyek Infrastruktur di Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Pemkab Karangasem berkomitment untuk menuntaskan perbaikan infrastruktur di Kabupaten Karangasem baik yang mengalami kerusakan akibat bencana alam maupun proyek rekonstruksi dan peningkatan ruas jalan di sejumlah daerah di Bumi Lahar Karangasem, kendati dengan anggaran terbatas.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana, Minggu (17/9/2023) saat melakukan peninjauan lapangan terkait sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang tengah berlangsung, dan pengecekkan kondisi infratruktur yang akan segera dilaksanakan perbaikkan.

Didampingi Kepala Dinas PUPR Karangasem, Wedasmara dan tim teknis, Bupati Gede Dana meninjau proyek rekonstruksi peningkatan ruas jalan penghubung Abang-Kikian, Kecamatan Abang, Karangasem. Ruas jalan ini sebut Gede Dana menjadi ruas jalan yang cukup vital karena merupakan jalur alternatif tercepat warga di Kecamatan Abang menuju ke tempat mereka bekerja di Pusat Kota Amlapura. Karenanya bisa dikatakan jika akses jalan ini setiap harinya ramai dilintasi kendaraan warga.

Dijelaskannya, rekonstruksi ruas jalan Abang-Kikian dilakukan sepanjang 2,150 Kilometer, dengan lebar aspal 3 Meter, dengan waktu pengerjaan 120 hari kalender. Dimana rekonstruksi ruas jalan tersebut meliputi lapis permukaan (Ac-Wc) dengan bangunan pelengkap seperti pembangunan gorong-gorong, saluran, DPT/senderan, dan betonisasi bahu jalan.

“Tadi saya bersama Kadis PUPR dan Tim Teknis melakukan pengecekkan kwalitas bahan dan pengerjaannya. Karena akses jalan ini sangat penting dan ramai dilintasi kendaraan warga, jadi kwalitas pengerjaannya harus betul-betul diawasi,” ujar Gede Dana, sembari menyebutkan sejauh ini kwalitasnya sudah bagus dan sudah sesuai dengan perencanaan. Dan jalan tersebut sudah diperlebar. Untuk bagian yang diaspal saja itu lebarnya 3 meter belum termasuk lebar bahu jalan yang diibetonisasi.

Usai memantau proyek rekonstruksi ruas jalan Abang-Kikian, lanjut Bupati Gede Dana meninjau pembangunan wantilan di Kantor Camat Abang yang saat ini tengah berlangsung. Dalam peninjauan tersebut, Gede Dana secara detail mengecek spesifikasi dan perencanaan dalam buku kontrak, termasuk progres pembangunan yang tengah berlangsung tersebut.

“Untuk rekonstruksi Wantilan di Kantor Camat Abang, saya lihat tadi gambarnya sdah bagus, perencanaannya juga sudah bagus. Tapi tadi kami berfikir selama ini kan wantilan di Karangasem sering digunakan untuk masyarakat degan kapasitas banyak. Sehingga kami berharap kapasitas tampung wantilan ini bisa ditingkatkan. Bisa di CCO mungkin perencanaannya, sehingga nantinya bisa digunakan dengan kapasitas orang yang banyak,” jelas Bupati Gede Dana. Wantilan tersebut juga didukung oleh lapangan yang luas sehingga bisa dimanfaatkan untuk lokasi parkir kendaraan saat ada kegiatan di wantilan tersebut.

Sementara menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat, Bupati Gede Dana juga memantau kondisi ruas jalan yang menghubungkan Dusun Teki dengan Panglega, di Dusun Wates, Desa Datah, Kecamatan Abang, yang terputus akibat terjangan banjir bandang pada Kamis 6 April 2023 lalu.

Dari hasil pengecekkan bersama tim teknis, Bupati Gede Dana mengusulkan untuk dilakukannya peningkatan ruas jalan sehingga nantinya ruas jalan penghubung dua dusun di Desa Datah tersebut bisa diperlebar dengan badan jalan Hotmix.

“Kondisi jalan memang sudah ada rabat beton, tapi kondisinya sudah mengalami kerusakan, dan ada badan jalan yang putus. Akses jalan tersebut sangat vital karena menjadi akses ekonomi dan pendidikan warga. Kami akan usahakan perbaikannya bisa segera dilakukan,” tegasnya.( MT – 001)

Perluas Jangkauan Perizinan, Bupati Gede Dana Launching Inovasi Serasi Tari Baris

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana, resmi melaunching inovasi “Serasi Tari Baris” Strategi Kolaborasi Percepatan Perizinan Berusaha Berbasis Desa/Kelurahan, di Taman Budaya Chandra Bhuana, Amlapura, Kamis (24/8/2023)

Inovasi ini digagas oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Karangasem sebagai meningkatkan kualitas, jangkauan dan akses yang yang lebih luas kepada masyarakat tentang fasilitasi perizinan berusaha berbasis risiko.

Bupati Gede Dana menyebutkan jika novasi ini menjadi bagian dari strategi kolaborasi Pemkab Karangasem melibatkan kecamatan, desa dan kelurahan guna menindaklanjuti target capaian realisasi investasi Nasional sebesar 1.400 triliun dan target penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebesar 3 juta Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Melalui inovasi ini, saya mendorong kemudahan perizinan berusaha bisa dilayani di kantor desa maupun kelurahan, apalagi saat ini kita sudah menyusun Perda Pemberian Insentif Kemudahan Penanaman Modal untuk meningkatkan iklim investasi di Karangasem,” lontar Gede Dana.

Dalam jangka pendek ditunjuk 9 desa terluar yang aksesnya jauh ke MPP Karangasem sebagai Desa Percontohan, yaitu Desa Tianyar Barat, Bunutan, Seraya Timur, Pasedahan, Bhuana Giri, Sebudi, Sidemen, Sangkan Gunung, dan Pempatan. Saya perintahkan di Tahun 2023 ini, 69 desa/kelurahan sudah tuntas mengikuti pelatihan OSS RBA dan siap memfasilitasi perizinan berusaha di desa/kelurahan masing-masing.

“Saya senantiasa mendorong semua OPD untuk terus berinovasi terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang tentunya harus selaras dengan visi misi Kabupaten Karangasem, yaitu mengembangkan tata kelola pemerintahan yang baik, bebas korupsi serta pelayanan publik yang prima,” tuntas Bupati asal Desa Datah ini. ( MT – 001)

Bupati Karangasem Ajak Masyarakat Gunakan Buah Lokal dan Hasil UMKM Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Menjelang Hari Raya Galungan, umat Hindu di Bali khususnya di Kabupaten Karangasem, mulai disibukkan dengan kegiatan persiapan untuk menyambut hari kemenangan Dharma melawan Adharma tersebut, diantaranya membeli berbagai keperluan hari raya seperti membeli Daging Babi, Telur Ayam, berbagai kebutuhan bumbu dapur, jajanan kering dan perlengkapan serta hiasan Penjor Galungan.

Mengantisipasi lonjakan harga barang kebutuhan pokok di pasaran menjelang Hari Raya Galungan, Bupati Karangasem bersama Forkopimda, Sekda Karangasem dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga telah berulang kali melakukan operasi pasar guna memantau harga dan distribusi kebutuhan pokok.

“Jelang Hari Raya Galungan ini kami telah beberapa kali turun ke sejumlah pasar tradisonal di Karangasem untuk memantau kondisi harga, pasokan dan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok di pasaran. Hasilnya Astungkare hingga saat ini harga-harga masih stabil kendati ada sedikit peningkatan seperti bawang putih, cabai dan telur ayam. Tapi masih dalam batas wajar,” ujar Bupati Karangasem, I Gede Dana.

Saat ini menurutnya perayaan Hari Raya Galungan akan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini sudah dalam masa Endemi Covid-19, sehingga kondisinya sudah normal seperti dulu lagi.

Dalam perayaan Hari Raya Galungan ini, Bupati Gede Dana menghimbau masyarakat untuk membeli menggunakan hasil-hasil produk UMKM asli Karangasem, seperti aneka jajanan kering diantaranya Jajan Rengginang, Buntilan, Kue Kaliadrem, Opak-opak Seraya, Jajan Kembang Goyang dan jenis jajanan kering lainnya.

“Himbauan kami, gunakanlah produk hasil UMKM asli di Karangasem, karena kue dan jajanan kering itu banyak diproduksi di Karangasem. Termasuk perlengkapan upacara dan hari raya seperti hiasan penjor juga banyak di produksi oleh perajin di Karangasem,” himbau Gede Dana.

Dengan demikian, akan dapat memberikan nilai tambah bagi UMKM di Karangasem, khususnya pada momen Hari Raya Galungan ini, yang paling ditunggu oleh UMKM untuk mendulang rupiah karena pada saat itulah mereka mendapatkan banyak pesanan.

“Akhirnya atas nama probadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem serta Masyarakat Kabupaten Karangasem, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga Ida Sanghyang Widhi Wasa senantiasa menganugrahkan kedamaian dan kerahayuan bagi masyarakat di Kabupaten Karangasem,” ucap Bupati Gede Dana didampingi Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa.( MT -001)

Jelang Galungan dan Kuningan, Bupati Gede Dana Laksanakan Sidak Pasar

Amlapura, MatahariTimur – Pemerintah Kabupaten Karangasem menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, melaksanakan sidak harga barang dan kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Karangasokong Subagan dan Pasar Timur Amlapura. Sidak harga ketersediaan bahan pokok ini dipimpin Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Ketut Sedana Merta, Forkopimda san Para Kepala OPD terkait, Selasa (28/07).

Sidak ini bertujuan untuk mengetahui harga kebutuhan pokok di pasaran. Dengan sejumlah harga kebutuhan pokok diantaranya seperti daging ayam, telur, bawang merah, bawang putih, buah-buahan dan sejumlah barang pokok lainnya. Salah seorang pedagang Ni Nengah Sukerti Asih mengatakan harga barang pokok masih stabil, hanya saja harga kebutuhan pokok jenis buah-buahan seperti pisang yang harganya masih naik turun.

Di Pasar Karangsokong harga pisang mulai mengalami kenaikan. Dalam satu ijas alias tendon, mencapai Rp 17000 dari sebelumnya Rp 8000. ujar Nengah Sukerti Asih. Sedangkan, untuk harga buah buahan import seperti apel, jeruk dan lainnya masih stabil,paling hanya naik sebesar Rp 5000 dari harga biasa. “Jika dibandingkan Galungan sebelumnya,harga buah buahan masih stabil,”imbuhnya.

Bupati Karangasem mengatakan dari hasil sidak turun ke lapangan, pada umumnya semua harga masih stabil, tetapi ada beberapa buah-buahan yang harganya naik seperti pisang tetapi kenaikannya tidak signifikan. Hanya saja secara umum harga semua masih normal.

Untuk harga daging,disampaikan masih di harga normal,bahkan jika dibandingkan dengan Galungan sebelumnya,harga daging babi masih stabil. “Galungan sebelumnya seminggu jelang hari raya bisa mencapai Rp 85 ribu per/kg,tapi Galungan sekarang,harga per kg daging babi hanya Rp 75 Ribu,” jelas Bupati Dana seuasai menerima laporan Kadiskoperindag yang menyebutkan hal ini bisa dikarenakan banyaknya upacara pitra yadnya massal yang berdampak menurunnya permintaan daging babi.

Dia mengaku, saat ini harga masih cendrung stabil. “Biasanya mendekati Galungan, seminggu sebelum hari raya, semua ke pasar, saat itu baru naik tinggi,” ujar Bupati asal Datah. Kenaikan justru terjadi pada harga telur yang mencapai Rp 52-70 ribu/trai. Kenaikan harga telur yang sebelumnya bisa didapat dengan harga Rp 40 Ribu/terai sudah terjadi hampir sebulan ini.

Bupati Dana sendiri turun untuk mengantisipasi lonjakan sebelum hari besar berlangsung. “Sejak awal kami antisipasi, kalau mulai melonjak, langsung adakan rapat karena ada tim,” terangnya.

Apabila muncul kenaikan yang tinggi, pihaknya akan melangsungkan operasi pasar seperti yang pernah dilakukan saat Idul Fitri lalu. “Dan langkah itu efektif menekan harga, mudah-mudahan harga masih tetap stabil, sehingga masyarakat daya belinya bisa menjangkau dan tidak terjadi keluh kesah,” pungkas Bupati Dana.( MT – 001)

Jelang Hari Raya Galungan, Pemkab Karangasem Gelar Pasar Murah

Amlapura, MatahariTimur – Pemkab Karangasem melalui Dinas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Karangasem Pasar Murah pada Selasa, 18 Juli 2023.

Pelaksanaan pasar murah kali ini menyasar warga di wilayah Banjar Adat Pande Mas, Desa Budakeling, Kec. Bebandem.

Bupati Karangasem I Gede Dana , bersama Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa didampingi Sekda I Ketut Sedana Merta dan Kadiskoperindag memantau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut.

Dalam wawancara bersama media, Bupati Dana mengatakan, kegiatan Pasar Murah ini sudah sering kali dilaksanakan Pemkab Karangasem. Apalagi menjelang Hari Besar Keagamaan, kebutuhan pokok akan menjadi incaran dan berpotensi mengalami kenaikan harga yang cukup pesat.

Maka digelar Pasar Murah yang bertujuan untuk menjaga stabilitas dan pengendalian harga bahan pokok menjelang hari raya seperti saat ini adalah hari raya Galungan dan Kuningan.
Bupati Dana juga mengatakan , sesuai laporan Kadiskoperindag I Gede Loka Santika, pelaksanaan pasar murah ini digelar melibatkan Bulog hingga, Distributor, UMKM lokal untuk penyediaan beras dan minyak.

“Kami berharap kegiatan pasar murah dalam rangka Hari Raya Galungan dan Kuningan Tahun 2023 ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang tentunya dengan harga terjangkau,” Kata Bupati Gede Dana.

Adapun harga bahan pokok yang dijual yakni beras pertiwi 5 kg dijual dengan harga Rp22.000, beras pertiwi 10 kg Rp116.000.Kemudian beras medium SPHP Rp 42.000, Minyak Kita 1 Liter Rp13.500 dan telur per krat Rp 51.000. Masyarakat juga dapat memperoleh Gas LPG 3 kg Rp18.000 dan lain lain.( MT -001)