23.5 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 14

Tahun 2023 Pemkab Karangasem Target Perbaikan Jalan Sepanjang 34,524 Kilometer

Amlapura, MatahariTimur – Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Karangasem yang mengalami kerusakan terus dikebut. Bahkan di tahun 2023 Pemkab Karangasem sudah menargetkan perbaikan jalan sepanjang 34,524 Kilometer. Salah satunya perbaikan jalan di Kecamatan Kubu, *Kabupaten* Karangasem yang sudah masuk daftar antrean.

Daftar antrean diberlakukan karena masih terkendala anggaran yang dipastikan tidak memungkinkan bisa memperbaiki seluruh jalan rusak sekaligus karena terbatasnya anggaran. Apalagi, anggaran yang dimiliki Pemkab tidak terfokus hanya pada perbaikan jalan melainkan ada juga pos-pos ainnya yang harus diutamakan, terutama di beberapa dinas yang memerlukan anggaran untuk kegiatan lebih urgensi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karangasem, Wedasmara saat diwawancarai, Sabtu (13/5) mengungkapkan, perbaikan jalan dan jembatan di Kabupaten sudah menjadi prioritas. Akan terapi, perlu dilakukan bertahap karena harus melihat potensial kerusakan dan urgensi penggunaan jalan.

Data yang dimiliki pihaknya, ada sebanyak 575 ruas jalan di Kabupaten Karangasem dengan total panjang mencapai 1.202,54 Kilometer. Dari jumlah tersebut sebanyak 80,08 persen jalan masih dalam kondisi bagus.

Menurutnya, spesifikasi jalan yang mengalami kerusakan ringan ada sepanjang 51,92 Kilometer. Jalan dengan kerusakan sedang sepanjang 214,13 Kilometer dan Rusak Berat sepanjang 187,60 Kilometer.

“Dari total tersebut yang sudah mendapatkan penanganan di tahun 2021 sebanyak 4 ruas jalan dengan panjang 36,082 Klilometer yang terdiri dari pemliharaan rutin, pembangunan trotoar di 8 kecamatan dan pembangunan jembatan sebanyak 5 paket masing-masing di Kecamatan Karangasem, Bebandem, Kubu dan Rendang,” ungkapnya.

Sementara di tahun 2022, sempat ditekankan Bupati Karangasem Gede Dana agar Dinas PUPR mengalokasikan anggaran perbaikan ruas jalan dan jembatan. Sehingga total ruas jalan yang diperbaiki sebanyak 32 ruas dengan panjang total 52,305 Kilometer.

Secara rinci perbaikan jalan yang sudah dilakukan Dinas PUPR meliputi Kecamatan Abang 10 ruas jalan dengan panjang total 13,448 Kilometer, Kecamatan Kubu sebanyak 4 ruas jalan dengan panjang total 9,058 Kilomter.

“Kecamatan Karangasem 3 ruas jalan sepanjang 4,684 Kilometer, Kecamatan Bebandem sebanyak 3 ruas jalan sepanjang 5,850 Kilometer. Kecamatan Selat sebanyak 3 ruas jalan sepanjang 5,807 Kilometer, Kecamatan Rendang 4 ruas jalan sepanjang 6,040 Kilometer dan Kecamatan Sidemen 3 ruas jalan sepanajng 5, 478 Kilometer,” ujarnya.

Sementara di tahun 2023 ini, Pemkab Karangasem juga sudah menganggarkan dan melanjutkan pembangunan peningkatan ruas jalan dan jembatan di delapan kecamatan. Di tahun ini Pemkab Karangasem merealisasikan _*perbaikan*_ sebanyak 25 ruas jalan sepanjang 34,524 Kilometer.

Termasuk kelanjutan peningkatan 6 ruas jalan di Kecamatan Kubu sepanjang 7,177 Kilometer. Jalan di Kecamatan Kubu yang akan dikerjakan yakni Pembangunan Ruas Jalan Banjar Bantas-Banjar Dukuh (Lanjutan) 1 Paket senilai Rp 1.300.000.000. Pembangunan ruas Jalan Tepas – Pura Dalem Ban senilai Rp 1.300.000.000.

Pembangunan ruas Jalan Tulamben – Ancak (Lanjutan) senilai Rp 1.560.000.000. Rekonstruksi ruas Jalan Temakung – Jati Tuhu senilai Rp 2.100.000.000. Selanjutnya rekonstruksi Jalan Kabupaten ruas Jalan Pertanian Penginyahan – Celagi senilai Rp 1.300.000.000 dan rekonstruksi ruas Jalan Tianyar Barat – Bubung Lada senilai Rp 1.300.000.000.

Selain di kawasan tersebut, ada satu ruas jalan yang menjadi prioritas kelanjutan pembangunan ruas jalan yakni jalan di Dlundungan-Asti, Desa Ban, Kecamatan Kubu sepanjang 2,86 Kilometer. Dimana jalan tersebut sudah dilakukan perbaikan sepanjang 1,2 Kilometer dan sisanya 1,66 kilometer sudah masuk dalam usulan BKK di tahun 2024 mendatang.

“Ini harus kami lakukan secara bertahap. Jadi tidak bisa secara keseluruhan sekalian di tahun yang sama. Sementara, ada prioritas lain yang membutuhkan anggaran seperti Dinas Kebersihan, Dinas Kesehatan dan Dinas-dinas lainnya. Kami sudah berupaya, tetapi harus bertahap,” tandasnya. ( MT – 001)

Bupati Karangasem Serahkan Piagam Penghargaan Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana, menyerahkan piagam penghargaan dari Ombudsman RI kepada Unit Penyelenggara Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem. Atas penghargaan itupun, Bupati juga menyerahkan piagam apresiasi , bertempat di Gedung Kerta Graha Kantor Bupati Karangasem, Selasa (9/5/2023).

Dalam laporannya Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Sedana Merta menyampaikan bahwa setiap tahun penyelenggaraan pelayanan pada instansi pusat dan daerah dievaluasi oleh 2 (dua) Lembaga, yaitu Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan Kementerian PANRB. Pada tahun 2022, unit kerja di lingkungan Pemkab Karangasem yang dievaluasi Ombudsman RI adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Disdukcapil), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos,PPPA,PPKB), Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah raga (Disdikpora), Puskesmas Karangasem I dan Puskesmas Manggis I. Sedangkan dari Kementerian PANRB yang dievaluasi DPMPTSP dan Disdukcapil.

Lebihlanjut Sedana Merta menyampaikan, dari hasil penilaian yang dilakukan, memperoleh nilai dan predikat yang cukup membanggakan pada semua unit kerja yang dievaluasi. DPMPTSP dari ORI nilai 94,83 (kategori A, opini kualitas tertinggi) dan dari KemenPANRB capaian indeks 4,41 (A-). Diskdukcapil dari ORI nilai 89,95 (kategori A, opini kualitas tertinggi) dan dari KemenPANRB capaian indeks 4,35 (A-). Puskesmas Karangasem I dari ORI nilai 94,71 (kategori A, opini kualitas tertinggi). Puskesmas Manggis I dari ORI nilai 93,39 (kategori A, opini kualitas tertinggi). Dinsos,PPPA,PPKB dari ORI nilai 85,9 (kategori B, opini kualitas tinggi) dan Disdikpora dari ORI nilai 84,01 (kategori B, opini kualitas tinggi). Sehingga nilai rata-rata Pemerintah Kabupaten Karangasem berdasarkan Evaluasi oleh Ombudsman RI adalah 90,47 dengan kategori A, opini kualitas tertinggi.

Bupati Gede Dana dalam arahannya, mengucapkan terima kasih kepada unit kerja yang telah dievaluasi pada tahun 2022, baik oleh Ombudsman RI maupun oleh KemenPANRB, dengan hasil yang cukup baik. Dan berharap untuk tidak berpuas diri, tetap mengupayakan peningkatan kualitas, terutama melalui inovasi-inovasi penyelenggaraan pelayanan publik, karena standar pelayanan publik yang diharapkan oleh masyarakat sangat dinamis, dengan tuntutan yang semakin tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Karangasaem tetap berkomitmen dalam pemenuhan standar pelayanan, termasuk secara bertahap menyediakan sarana prasarana pelayanan yang memadai, mengingat keterbatasan anggaran,” imbuh Gede Dana.( MT – 001)

Pemkab Karangasem Berhasil Raih WTP delapan Kali Berturut-turut

AMLAPURA, MatahariTimur – Reformasi birokrasi dan pembenahan tata kelola keuangan daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem, dibawah kepemimpinan Dana-Dipa, sukses mengantarkan Pemkab Karangasem meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kedelapan kalinya secara berturut-turut dari BPK-RI.

Penyerahan WTP ini dilaksanakan oleh Plt. Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satriya Perwira, SE, MM, Ak,CA,JSFA di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Selasa (9/5/2023), dan diterima langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika. Penyeraham WTP ini juga diikuti oleh Ketua DPRD dan Bupati/Walikota se- Bali, dan disaksikan oleh Sekda Propinsi Bali Drs. I Dewa Made Indra, M.Si.

Plt. Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali I Gusti Ngurah Satriya mengapresiasi kerja keras Pemkab Karangasem bersama DPRD Kabupaten Karangasem. Sehingga menghasilkan laporan keuangan yang akuntabel.
Pihaknya berpesan agar Pemkab Karangasem terus menyempurnakan perbaikan terhadap beberapa catatan yang ditemukan, untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali serta Kabupaten /kota se Bali yang telah menyerahkan LKPD tepat waktu, sehingga hasil pemeriksaannya dapat kami serahkan kembali dengan cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gede Dana, usai menerima penghargaan WTP tersebut menyampaikan terimakasih kepada BPK-RI atas penghargaan tersebut. Gede Dana juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh OPD dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Karangasem yang telah bekerja keras dan teguh menjalankan prinsip Clean Governance, transparansi, dan tata kelola keuangan daerah yang baik, cermat dan akuntable.

“Terimakasih kami sampaikan atas apresiasi yang telah diberikan kepada Pemda Karangasem terkait opini WTP yang kami raih Gede Danaselama delapan kali berturut-turut. Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel, sesuai dengan visi dan misi kami,” ujar Gede Dana.

Gede Dana juga mengatakan bahwa Opini WTP dari BPK RI ini merupakan harapan bersama dan tanggung jawab kepada masyarakat Karangasem sebagai sebuah kewajiban dalam menjalankan tata kelola keuangan daerah yang bersih. Tentunya, pencapaian tersebut juga telah melalui perjalanan panjang dalam membangun tata kelola keuangan yang benar sesuai ketentuan.

Kedepan ini prinsip-prinsip bersih dan akuntable serta kecermatan dalam mengelola keuangan dan aset daerah ini diharapkannya bisa terus dipertahankan oleh masing-masing Kepala OPD. “Tentu kedepannya saya mengharapkan agar seluruh Kepala OPD juga diminta agar terus melakukan inovasi dan melakukan penyempurnaan atas sistem pengendalian internal Pemda serta menindak lanjuti apa yang menjadi  temuan BPK,” tandasnya.

LHP BPK ini berisikan informasi yang begitu sarat dan kaya akan informasi mengenai tata kelola dan penatausahaan sumber daya yang ada. Oleh karenanya, informasi yang kaya ini akan dimanfaatkannya untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah di masa yang akan datang. Begitu pula terhadap temuan-temuan yang masih terjadi dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem Anggaran 2022. 
“Hal ini menjadi komitmen saya dan jajaran untuk menindaklanjutinya dalam waktu segera sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, Bupati Gede Dana menegaskan agar seluruh aparat di Pemerintah Kabupaten Karangasem senantiasa meningkatkan kinerjanya dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya kesesuaian antara pelaksanaan dengan pertanggungjawaban laporan keuangan.

“Saya juga mengharapkan peran lebih dan kerja keras dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah untuk mewujudkan Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti dan Nadhi,” tuntasnya.( MT – 001)

Deklarasi Perdana, Semeton Selem Tianyar Tegas Dukung Capres Ganjar Pranowo

Karangasem, MatahariTimur — Ribuan massa Paiketan Semeton Selem di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem – Bali, menyatakan secara tegas dan solid mendukung Ganjar Pranowo yang ditetapkan bakal Calon Presiden (Capres) yang diusung  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Pemilihan Presiden (Pilpres)2024 mendatang. 

Hal tersebut terungkap saat pengukuhan serta deklarasi relawan Capres Ganjar Pranowo yang diinisiasi Ketua Umum Paiketan Semeton Selem I Gede Sarjana, Minggu (7/5).

Pria yang akrab disapa Jero Selem itu merinci, jumlah keseluruhan Semeton Selem di Desa Tianyar Timur, Tianyar Tengah dan Tianyar Barat kurang lebih sekitar 1900 kepala keluarga (KK).

“Hari ini, kita deklarasikan relawan Capres Ganjar dihadapan petinggi DPC Karangasem dan DPD PDI Perjuangan Bali. Kita sepakat, seluruh anggota paiketan Semeton Selem Kabupaten Karangasem  menyatakan kompak dan tegas pilih Capres Ganjar Pranowo yang diusung oleh PDI Perjuangan di kontestasi Pilpres 2024 mendatang,” ucap Jero Selem yang saat ini jabat Bendesa Adat di Pert, Australia Barat.

Jero Selem mengaku, pilihan Semeton Selem mendukung Capres Ganjar Pranowo lantaran sosok Capres Ganjar adalah kandidat Capres yang humble serta dipandang paling siap dari berbagai sektor sebagai penerus Jokowi – KH Ma’ruf Amin.

“Sekarang tidak usah basa-basi lagi, rapatkan barisan serta kuatkan konsolidasi penguatan memenangkan Capres Ganjar di Pilpres bulan Februari 2024 mendatang. Capres Ganjar menurut kami paling disukai masyarakat, dan juga kami nilai memang siap dari segala sektor, baik kapasitas, kapabilitas, integritas, popularitas, dan elektabilitas,” tegasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem yang juga jabat Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan ST, MSi jabat Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, mengapresiasi deklarasi relawan Semeton Selem memenangkan bakal Capres Ganjar Pranowo.

Dana menyebut, penetapan Ganjar sebagai bacapres pada Pemilu 2024 merupakan momentum yang sudah ditunggu-tunggu relawan, simpatisan, dan masyarakat luas khusunya di Kabupaten Karangasem. Pihaknya pun meyakini mampu meraup target diatas 90 persen di Pilpres 2024 mendatang.

“Ini merupakan deklarasi perdana sekaligus support dari ujung barat Kabuapten Karangasem. Kami sangat bangga terhadap pilihan Paiketan Semeton Selem. Kami yakin, dukungan ke sosok bakal Capres Ganjar nantinya kian mengalir, dengan begitu jumlah pemilih yang hadir makin tinggi di tempat pemungutan suara (TPS). Dulu (Pilpres 2019) kita menang 92 persen. Nanti, di Pilpres 2024 kami yakin menang lebih besar lagi. Mari kita syukuri dan bersama-sama berjuang memenangkan Ganjar Pranowo,” ungkapnya.

Sementara, Alit Kelakan mengungkapkan,  hasil kordinasi dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster menargetkan kemenangan 95 persen di Pilpres 2024 mendatang.

“Kemungkinan targetnya itu, 95 persen kemenangan di Provinsi Bali untuk bakal Capres Ganjar Pranowo. Itu berdasarkan pernyataan dari Ketua DPD PDI Perjuangan Wayan Koster setelah melakukan analisis  dan simulasi. Nah, target pastinya, setelah kami lakukan rembug, merancang serta atur strategi terkait kepatian target pemenangan di Pilpres 2024 mendatang,” singkatnya.( MT – 001)

Buka Musorkab, Bupati Gede Dana Tekankan Perbaikan Manajemen Olahraga Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Melalui Musyarawah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Karangasem, I Gede Suadi SH, akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite Nasional Olah Raga Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem, periode 2023-2028. Tonggak kepemimpinan dari Ketua KONI Karangasem periode sebelumnya I Nengah Toya ke Ketua KONI Karangasem baru I Gede Suadi, diharapkan bisa menghadirkan semangat baru bagi dunia olah raga di Bumi Lahar Karangasem, utamanya dalam menggenjot prestasi cabang-cabang olah raga agar bisa menuai prestasi dalam event-event olah raga, baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional termasuk even olahraga Internasional seperti Sea Games dan Asian Games.

Bupati Karangasem, I Gede Dana yang hadir dalam Musorkab yang diselenggarakan di Aula Disdikpora Karangagsem, Senin (1/5/2023) menyampaikan, selaku Pembina Olahraga di Kabupaten Karangasem, pihaknya menyambut baik dan memberi apresiasi yang terbaik kepada segenap unsur pelaku dan pelaksana olahraga di Karangasem yang sudah siap berkomitmen untuk memajukan olahraga demi Kabupaten Karangasem tercinta.

Dikatakannya, olahraga prestasi yang dinaungi oleh 36 Cabang Olahraga (Cabor) merupakan rumah utama bagi pembinaan atlet-atlet pilihan untuk mengharumkan nama Karangasem. “Dalam kesempatan ini saya mengharapkan pembinaan atlet adalah agenda besar yang harus menjadi skala prioritas, disamping meningkatkan raihan prestasi dalam event-event olahraga yang ada dari tahun-tahun sebelumnyam,” tandas Gede Dana.

Diterangkannya, memanajemen olahraga menuju prestasi bukanlah suatu pekerjaan dianggap tidak berkelas, karena didalamnya ada identitas yang akan mampu mengharumkan nama Karangasem baik ketingkat Provinsi, Nasional, maupun International.

“Dengan terpilihnya Ketua KONI yang baru, saya berharap bisa menjadi manager handal yang mampu meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Karangasem dalam olahraga di Provinsi Bali dan melahirkan atlet-atlet olahraga prestasi serta mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku dan pelaksana olahraga di Kabupaten Karangasem,” harapnya.

Sementara itu, ada banya Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh Ketua KONI Karangasem terpilih, diantaranya perbaikan pembinaan dan perbaikan sarana olah raga atau venue yang sangat dibutuhkan oleh para atlet Karangasem untuk pemusatan latihan. Selain itu masalah banyaknya atlet Karangasem yang membela kabupaten lain dalam beberapa even oleh raga seperti Porprov dan lainnya juga menjadi PR.

Di Cabor Sepak Bola, saat ini Bupati Karangasem secara bertahap telah berhasil menyelesaikan Stadion I Ketut Jelantik, Jalur 11 Karangasem dengan pembangunan Tribun penonton berikut dengan sarana penunjangnya. Ini menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan semangat baru dalam menjaring bibit-bibit atlet berprestasi di Karangasem.

“Dengan manajemen, latihan dan pembinaan yang baik, saya yakin prestasi oleh raga di Kabupaten Karangasem bisa digenjot. Utamanya bagaimana menjaring dan membina atlet potensial yang memiliki dedikasi tinggi untuk membela dan mengharumkan nama Kabupaten Karangasem,” ujarnya. ( MT – 001)

Bupati Karangasem I Gede Dana Membuka Mukerkab Palang Merah Indonesia (PMI) Karangasem Tahun 2023

0

AMLAPURA, MatahariTimur – Untuk mengevaluasi kinerja dan capaian program kerja Tahun 2022, PMI Kabupaten Karangasem melaksanakan Musyawarah Kerja Kabupatyen (Muskerkab) Tahun 2023 di Aula Disdikpora, Selasa (25/4/2023). Muskerkab tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana.

Dalam arahannya, Bupati Gede Dana menyampaikan, Pemkab Karangasem menyambut baik serta memberikan apresiasi positif atas terelenggaranya Musyawarah Kerja Kabupaten Palang Merah Indonesia tersebut. Muskerkab ini menurutnya sangat penting bagi PMI dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan maupun target yang sudah tercapai dan yang masih dalam progres, serta apa yang belum tercapai dalam program kerja khususnya yang menjadi visi dan misi dari PMI Kabupaten Karangasem ini.

“PMI perlu selalu berbenah diri dan selalu melakukan inovasi yang tentunya bermanfaat untuk kepentingan kemanusiaan, serta dapat dijadikan sebagai ruang bagi pembaharuan pencapaian program kerja melalui perencanaan yang lebih terpadu bagi kemajuan PMI,” ujar Gede Dana.

Ini juga sekaligus sebagai ruang untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi baik dengan pemerintah maupun dengan stakeholdernya. Pihaknya berharap melalui Muskerkab ini kinerja dan tanggungjawab PMI bersama-sama pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial kemanusiaan seperti penyediaan darah di Rumah Sakit dan bantuan penanggulangan bencana melalui pengiriman relawan selalu lebih baik dari waktu kewaktu yang tentunya ada upaya dan usaha kita untuk senantiasa berbenah diri dan melakukan monitoring dan self assessment.

“Harus kita sadari bersama, peran dan fungsi Palang Merah Indonesia sangat besar khususnya pada bidang kemanusiaan dimana kita ketahui Kabupaten Karangasem memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Ini tentu saja membawa konsekuensi bagi peran PMI yang senantiasa menjadi garda terdepan memberikan pertolongan pertama kepada para korban bencana,” hematnya.

Berdasarkan pada maksud dan tujuan serta sisi kedayagunaan, maka keberadaan organisasi Palang Merah Indonesia di tengah tengah kehidupan masyarakat telah kita rasakan, atas dasar itu maka sudah sewajarnya kita memberikan dukungan yang positif terhadap keberadaan PMI dan kegiatannya.

“Karenanya selaku Pemerintah Daerah, saya berpesan kepada seluruh peserta agar benar-benar mengikuti musyawarah kerja dengan baik, demi kemajuan PMI yang kita cintai ini. Dan semoga bantuan oprasional yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya sesuai kebutuhan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus PMI Kabupaten Karangasem, dr. I Nengah Suranten, menyampaikan, tugas pokok Palang Merah Indonesia (PMI) adalah membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan terutama tugas-tugas kepalangmerahan yang meliputi: Kesiapsiagaan Bantuan dan Penanggulangan Bencana, Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Sukarelawan, Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Transfusi Darah.
Pelayanan dodnor darah dilakukan melalui mobil unit keliling maupun layanan di UDD RSUD Kabupaten Karangasem untuk memenuhi kebutuhan darah pasien yang di rawat di RS.

”Persediaan Darah pada akhir-akhir ini memang belum maksimal. Hal ini karena adanya penurunan animo untuk donor darah dan juga kendala akses kepada pendonor sukarela yang harus datang ke UDD RSUD Kabupaten Karangasem bila mau donor darah. Mungkin kedepan bisa dipikirkan Pelayanan donor darah di UDD RS berada di tempat strategis, mudah dijangkau dan suasananya lebih nyaman di luar Rumah Sakit,” usulnya. Sementara dari PMI Bali di wakili oleh Ketua Bidang Organisasi dr. Lanang M. Rudiarta.( MT – 001)

Menginap di Gubuk Warga, Bupati Gede Dana Janjikan Bedah Rumah dan Perbaiki Akses Jalan

AMLAPURA, MatahariTimur – Ditengah kesibukannya dipemerintahan, Bupati Karangasem, I Gede Dana memanfaatkan waktu cutinya untuk turun menemui masyarakat sekaligus menginap di rumah warga di desa atau dusun yang dikunjungi, agar bisa mengetahui dari dekat kehidupan ekonomi, sosial dan kondisi infrastruktur desa/dusun bersangkutan.

Kali ini Bupati Gede Dana memilih mengunjungi dan bermalam di rumah I Wayan Mardika, petani miskin di daerah paling tandus di Kabupaten Karangasem, tepatnya di Banjar Dinas Bukit Catu, Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem, Minggu (23/4/2023). Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Bupati Gede Dana untuk berkililing desa sembari berbincang dengan warga dan tokoh masyarakat, sambil menikmati secangkir kopi dan jagung goreng.

“Saya berjalan-jalan keliling di banjar tersebut. Memang kondisi jalan disana rusak dan cukup membahayakan bagi pengguna jalan. Akses jalan itu merupakan akses ekonomi dan akses pendidikan bagi anak-anak disana. Saya sudah berbincang dengan warga dan tokoh masyarakat disana, nanti kami upayakan perbaikan secepatnya,” tegas Bupati Gede Dana.

Usai berkeliling, Gede Dana langsung menuju rumah Wayan Mardika, sementara istri Mardika cukup terkejut dengan kedatanggan Bupati dan mengira jika Bupati hanya mampir sebentar, namun istri Mardika kaget dan tidak bisa berkata apa-apa saat Gede Dana mengatakan akan menginap digubuknya yang hanya berukuran 4X3 tersebut.

“Saya kira siapa yang datang, ternyata Bapak Bupati. Dan saya kira Pak Bupati hanya mampir tapi saya kaget waktu beliau bilang mau bermalam di rumah saya,” ungkap istri Wayan mardika, yang langsung menuju kebun miliknya mencari ubi kayu untuk makan malam bersama Bupati usai menelpon sang suami agar segera pulang dan mengabari jika Bupati Gede Dana akan menginap dirumah mereka malam itu.

Belum sempat istri Mardika ke kebun mencari ubi kayu, Bupati Gede Dana langsung menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga ini sekaligus mengajak makan bersama dengan menu ikan bakar, nasi sele yang juga dibuat disana. Sementara, bupati Gede Dana sendiri memilih tidur di tempat itu dengan beralaskan tikar yang terbuat dari pandan. “Ini menginap yang kesekian kalinya di rumah warga, terkait kondisi rumah memang sangat layak mendapatkan bedah rumah,” lontar Gede Dana

Gede Dana berjanji akan berupaya memperjuangkan memberikan bedah rumah kepada I Wayan Mardika sehingga memiliki rumah yang cukup layak. “Tadi saya sempat berbincang juga dengan tokoh masyarakat dan warga, mereka meminta adanya perbaikan jalan menuju banjar dinas Bukit Catu hingga ke wilayah Bakung yang memang puluhan tahun tidak pernah tersentuh perbaikan,” ujarnya.

Dijelaskannya, terkait perbaikan akses jalan itu tahun 2023 ini pemerintah baru bisa merancang untuk melakukan pengaspalan di sepanjang 1 kilometer. Sisanya, rencananya akan dilakukan pada Tahun 2024 mendatang. “Yang pasti 1 Kilometer di tahun 2023, sisanya tahun 2024 mendatang, apalagi akses jalan ini cukup vital, anak-anak sekolah juga harus jalan kaki sepanjang hampir 3 kilometer,” hemat Gede Dana.

Sementara itu, Kelian Dinas Bukit Catu,I Made Kari, menyebutkan jika akses jalan ke Bukit Catu tersebut telah rusak sejak puluhan tahun. Bahkan agar akses jalan tersebut bisa dilewati, warga pun bergotong royong dan urunan untuk tambal sulam menutup bagian lobang jalan yang membahayakan. “Panjang ruas jalan yang rudak itu sekitar dua kilometer lebih, ya mulai dari Tinjalas itu sampai disini. Kami sangat berharap Bapak Bupati bisa memperbaiki akses jalan ini, kalau bisa di hot mix biar tahan lama,” pinta Made Kari.( MT – 001)

Tuntaskan Misi Membangun Pertanian, Anggota DPR-RI Made Urip Bersama Bupati Gede Dana Serahkan Bantuan Sapi

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana terus berupaya untuk menggenjot produksi petanian dan peternakan guna menuntaskan Visi dan Misi, Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem, melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Shanti dan Nadi (Prakerthi Nadi), utamanya pada Misi perta yakni Membangun pertanian yang tangguh dan mandiri dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan.

Berkaitan dengan ini, Pemkab Karangasem menerima bantuan 15 ekor sapi dari Pemerintah Pusat, yang merupakan bantuan sitimulus untuk kelompok tani. Bantuan ini sendiri difasilitasi oleh anggota DPR RI Drs. I Made Urip yang menyerahkan langsung bantuan tersebut bersama Bupati Karangasem, I Gede Dana kepada Kelompok Tani Gopala, di Banjar Dinas Kebon, Tumbu, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Rabu (19/4/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Gede Dana menyampaikan, sektor peternakan adalah salah satu sektor yang mendongkrak perekonomian di Kabupaten Karangasem. “Dimana menurut data BPS jumlah petani/peternak di Kabupaten Karangasem sekitar 41 persen dari total penduduk Kabupaten Karangasem. Terlebih dalam visi dan misi Bupati Karangasem menempatkan pertanian sebagai sektor unggulan yang didalamnya juga terdapat sektor peternakan,” tegasnya.

Lanjut Gede Dana menandaskan, ternak sapi merupakan komuditas unggulan Kabupaten Karangasem, Budaya beternak sapi merupakan budaya turun temurun yang telah diwariskan oleh nenek moyang masyarakat di Karangasem. Artinya bagi peternak di Kabupaten Karangasem beternak sapi merupakan usaha sampingan, ternak sapi merupakan tabungan bagi peternak dan akan dijual disaat peternak membutuhkan dana seperti untuk biaya sekolah, biaya upacara keagamaan dan lain sebagainya.

“Bantuan ternak sapi di Kelompok Tani Gopala Desa Tumbu Kecamatan Karangasem merupakan ini wujud komitmen kami Pemerintah Karangasem dalam membantu kelompok tani/kelompok ternak,” ucap Gede Dana. Pihaknya berharap semoga bantuan ternak sapi tersebut dapat berkembang biak, sehingga bantuan tersebut bisa bermanfaat dan mampu meningkatkan pendapatan peternak.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini anggota DPR RI Drs. I Made Urip yang telah membantu memfasilitasi peternak di Kabupaten Karangasem dalam hal ini Kelompok Tani Gopala menerima bantuan ternak sapi sebanyak 15 ekor,” pungkasnya.( MT – 001)

Bupati dan Wabup Karangasem Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah

AMLAPURA MatahariTimur – Empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri warga muslim di sebagian besar Kampung Muslim yang ada di Kabupaten Karangasem mulai disibukkan dengan kegiatan membuat tape ketan, dimana pada empat hari sebelum lebaran ini dikenal sebagai “Hari Penapean” dimana para ibu-ibu mulai membuat tape.

Dua hari menjelang lebaran warga muslim utamanya ibu-ibu juga kembali disibukkan dengan kegiatan membuat jajan untuk dihidangkan kepada tamu saat Lebaran idul Fitri nanti. Bagi warga muslim di Karangasem dua hari lebaran lebih dikenal dengan “Hari Penyajean” atau hari dimana para ibu-ibu mulai membuat jajanan, seperti jaje uli, jaje iwel, jaje wajik, dan tentunya tape ketan yang telah di buat pada saat “Penapean” yakni empat hari menjelang Idul Fitri.

Sementara sehari menjelang lebaran juga dikenal dengan “Penamahan Lebaran, dimana saat itu, warga muslim mulai menangkap ayam peliharaannya untuk disembelih guna dimasak kare dan opor yam, termasuk memasak ketupat.

Berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri, Bupati Karangasem, I Gede Dana di Amlapura Selasa (18/4/2023) mengimbau pada masyarakat umat muslim khususnya di Kabupaten Karangasem agar didalam merayakan Hari Raya, selalu dalam ketenangan dan kedamaian sehingga dapat merayakan dengan penuh Hikmah. Juga seperti slogan yang selama ini melekat pada Bupati Gede Dana, yakni perayaan ini di jalankan dengan fokus, lurus dan tulus.

Guna membatu masyararkat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga murah. menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan juga telah menyelenggarakan Pasar Murah untuk memenuhi kebutuhan Lebaran pada Senin (17/4/2023) lalu yang dipusatkan di Banjar Tibulaka Sasak, Desa Bukit, Karangasem.

Pasar murah di hari raya keagamaan ini memang sangat dinanti-nanti masyarakat, untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga relatif lebih murah dari di pasaran. Tak hanya itu, Operasi pasar murah juga dibuka untuk umum sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Karangasem dan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Kami berharap pasar murah ini dapat mensetabilkan harga komoditi di pasaran sehingga meringankan kebutuhan masyarakat, utamanya menjelang hari raya,” ujar Bupati Gede Dana.

Dalam rangka hari raya besar bagi umat Islam yakni Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah yang jatuh tepat pada Jumat, 21 April 2023 Masehi, Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa nengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi umat yang merayakan.

“Saya I Gede Dana, Bupati Karangasem dan I Wayan Artha Dipa Wakil Bupati Karangasem atas nama pribadi dan jajaran pemerintah Kabupaten Karangasem mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Mohon Maaf Lahir dan Bathin! Semoga umat Muslim yang merayakan selalu dalam Lindungannya,” ucap Bupati Karangasem I Gede Dana.Prokopim ( MT – 001)

Bupati Gede Dana Loncing Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Bantuan Pangan

Amlapura, MatahariTimur – Menjaga ketahanan pangan dan antisipasi peningkatan kebutuhan pangan utamanya beras saat Hari Raya Idul Fitri dan sebagai upaya menjaga stabilitas harga beras di pasaran guna mencegah terjadinya inflasi, Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama Perum Bulog, Meloncing Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Bantuan Pangan Tahun 2023 di Kabupaten Karangasem, Senin (17/4/2023).

Bupati I Gede Dana dalam sambutannya menyampaikan, pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi karena merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup. Pemerintah Pusat maupun Daerah wajib memberikan jaminan atas pangan terutama bagi masyarakat yang berpendapatan rendah, dengan tujuan agar rumah tangga atau keluarga tersebut selalu memiliki akses terhadap pangan pada harga dan volume yang terjangkau bagi kebutuhannya.

Terlebih lagi kenaikan harga beras akibat terjadinya inflasi menyebabkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah semakin menurun. “Pada saat inilah Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan beras kepada yang membutuhkan dengan penyaluran bantuan pangan berupa beras,” tegas Gede Dana.

Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pangan bagi masyarakat. Pemerintah Pusat melakukan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah yang bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah yang ada di BULOG kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah selama tiga bulan alokasi yaitu Bulan Maret, April, dan Mei 2023.

Disebutkkannya, Penyaluran CPP dari Badan Pangan Nasional Tahun 2023 akan diberikan kepada 41.300 KPM (Keluarga Penerima Manfaat ) dengan total bantuan sebanyak 413.000 kg. yang tersebar di seluruh Desa di kabupaten Karangasem. Setiap penerima bantuan pangan berupa beras tersebut akan mendapatkan masing masing 10 (sepuluh) kg beras kwalitas Medium per alokasi penyaluran (per bulan) atau sebanyak 30 kg per 3 bulan (Maret, April, Mei) yang akan disalurkan per bulan.

“Saya berharap pemberian bantuan ini dapat mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan sebagai upaya untuk melindungi mereka akibat gejolak harga pangan, untuk mengatasi kerawanan pangan, menurunkan stunting dan gizi buruk, menurunkan kemiskinan, dan membantu mengendalikan dampak inflasi,” tandasnya. Dirinya berharap semoga para penerima bantuan pangan segera dapat merasakan manfaatnya, sehingga bisa meringankan beban mereka selama beberapa waktu kedepan.

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Kepala Badan Pangan Nasional, Menteri Sosial, Pihak Perum Bulog dan semua pihak yang telah berkontribusi menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah ini,” ujarnya, didampingi Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah.

Pihaknya pun meminta kepada Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Kepala Dinas Sosial, P3A dan PPKB, para Camat dan semua yang terlibat dalam pemantauan dan penyaluran supaya bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga dapat tuntas dan tepat sasaran sesuai waktu yang diberikan dari Pusat.( MT – 001)