27.1 C
Bali
2 November 2026
Beranda blog Halaman 13

Gede Dana Serahkan Ratusan Juta Rupiah Sebagai Bonus Bagi Atlet Porsenijar Karangasem

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana menyerahkan bonus berupa uang tunai kepada para atlet yang bertanding di ajang Porsenijar Provinsi Bali beberapa bulan lalu pada Selasa (28/11), di Tribun Stadion I Gusti Ketut Djelantik. Pemberian bonus diserahkan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah atas jerih payah seluruh Atlet peraih medali dan kepada Official/Pelatih berprestasi dalam Porsenijar Provinsi Bali Tahun 2023. Tidak tanggung-tanggung bonus yang diserahkan yakni sebesar Rp.328.300.00. Dengan rincian bonus Atlet, Emas senilai Rp. 108.500.000, medali Perak senilai Rp. 88.700.000, medali Perunggu senilai Rp. 85.800.000 dan bonus Official/Pelatih berjumlah Rp. 45.300.000.

Bonus yang diberikan ini diharapkan mampu memberi semangat dan motivasi untuk meraih hasil yang terbaik dalam kejuaraan- kejuaraan baik tingkat daerah maupun tingkat Nasional pada tahun tahun mendatang. “Kami berharap penyerahan BONUS ini menjadi momentum kedepan untuk berusaha lebih keras dan berjuang lebih maju dalam mendorong bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi sepanjang keadaan keuangan Pemerintah Kabupaten Karangasem memungkinkan untuk itu,” ujarnya Bupati Dana.

Bupati Karangasem, I Gede Dana, mengatakan, sebagai salah satu event olahraga, Porsenijar Provinsi Bali memiliki makna strategis, tidak saja merupakan tolak ukur keberhasilan pembangunan bidang keolahragaan di Bali, tetapi juga menjadi ajang kompetisi untuk menjaring, menyeleksi dan terutama sekali rasa wirang para atlet Kabupaten Karangasem untuk memberikan yang terbaik buat Kabupaten Karangasem. Serta peran yang tidak kalah pentingnya dari official dan pelatih yang dengan setia mendampingi atlet pada saat bertanding ataupun pada saat tidak bertanding dengan memberikan semangat dan motivasi selama pelaksanaan Porsenijar Provinsi Bali Tahun 2023. “Ini memberikan pelajaran kepada kita semua bahwa apapun yang kita inginkan, apapun yang kita mimpikan pasti mampu kita wujudkan sepanjang kita mau bekerja dengan sungguh-sungguh, bekerja keras dan pantang menyerah. Ke depan tentu akan menjadi tantangan bagi kita bersama bagaimana bisa memperbaiki prestasi untuk kedepanya,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, I Wayan Sutrisna mengatakan,total Medali yang berhasil di raih oleh Atlet Kontingen Karangasem adalah sebanyak 157 medali dengan rincian36 medali emas,42 medali perak,79 medali perunggu. Dikatakan Sutrisna, kabupaten Karangasem mengirimkan kontingen sejumlah 270 atlet. “Dari 270 atlet yang dikirim itu, hanya 157 orang sedangkan sisanya lagi 120 orang belum berhasil, dengan total 157 medali,” ujar Sutrisna.

Sutrisna menambahkan, pada ajang Porsenijar Tingkat Provinsi Bali itu kabupaten Karangasem mengirimkan atlet-atletnya di 22 cabang olahraga dari 31 cabor yang dipertandingkan. Cabor-cabor yang diikuti itu diantaranya, Atletik, Pencak Silat, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Catur, Panjat Tebing, Taekwondo, Karate, Judo, Bola Volly, Sepak Bola, Tarung Derajat, Petanque, Dance Sport , Balap Sepeda, Muaythai, Bola Basket, Senam, Panahan, Wushu.( MT – 001)

Bupati Dana Buka Pelatihan dan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran di Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem I Gede Dana secara resmi membuka pelatihan dan pembinaan bagi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kabupaten Karangasem dengan menyematkan tanda relawan kepada peserta. Acara ini berlangsung di Tribun Stadion I Gusti Ketut Jelantik pada Kamis (23/11).

Pembinaan dan pelatihan ini diikuti oleh 80 peserta dari 8 desa dalam 8 kecamatan di Kabupaten Karangasem, yang sebelumnya telah dibentuk berdasarkan SK Bupati Nomor 749/HK/2023. Tujuan kegiatan ini, seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, adalah meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Bupati Gede Dana menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat berlanjut secara berkala sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1-306 Tahun 2020. Dana berharap pelatihan ini akan membantu tugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, khususnya dalam memberikan informasi lokasi dan arahan saat terjadi kebakaran.

Dalam arahannya, Bupati Dana mengungkapkan bahwa meskipun baru dapat memberikan pelatihan untuk 80 orang dari 135 orang yang telah diangkat berdasarkan SK, harapannya adalah agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diaplikasikan secara berkelanjutan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut dan berpesan agar prinsip kerja Redkar, yaitu cepat, tepat, partisipatif, dan koordinatif, dapat senantiasa diterapkan oleh seluruh Relawan Pemadam Kebakaran.

Bupati Dana menutup sambutannya dengan harapan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam menciptakan sumber daya aparatur yang profesional, membawa Kabupaten Karangasem ke arah yang lebih baik, dan menuju era baru.( MT -001)

Bupati Dana Ingin Warga Kedampal Nikmati Faskes Gratis Bakti Sosial Peringati HKN ke 59 di Karangasem

0

Amlapura, MatahariTimur – Momentum Hari Kesehatan Nasional ke 59 dimanfaatkan Bupati Karangasem I Gede Dana untuk menghadirikan pelayanan kesehatan bagi warga yang sangat membutuhkan di wilayah Dusun Kedampal, Desa Datah, Kecamatan Abang,Kabupaten Karangasem.

Pelayanan kesehatan gratis berupa kegiatan Bakti Sosial di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem sengaja Bupati Dana usulkan untuk dilaksanakan di Dusun Kedampal Desa Datah karena wilayah ini tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai meskipun itu puskesmas pembantu.

Hal ini Bupati Dana ungkapkan dalam sambutannya membuka kegiatan Bakti Sosial dimaksud dalam rangka peringatan HKN ke 59 di Kabupaten Karangasem yang digelar tepatnya di SD N 5 Datah yang juga berareal di SMPN Satu Atap Datah, Jumat (24/11).

Dihadapan masyarakat Kedampal, Bupati mengungkapkan keprihatinannya atas akses pelayanan kesehatan sangat jauh untuk bisa dijangkau masyarakat sehingga penanganan kesehatan sering kali terlambat diperoleh masyarakat. Di Kedampal saat ini baru memiliki lokasi pelayanan kesehatan yakni di Pustu Wates ,namun tidak maksimal pemanfaatnya dan Pustu di Datah, namun cukup jauh. Untuk menuju Puskesmas pun, harus ke Culik atau ke Abang. Lokasi ini jaraknya cukup jauh dengan kondisi masyarakat di Kedampal berada di bawah garis kemiskinan.

Bupati Dana menyadari hal ini dikarenakan sebagian masyarakat bekerja sebagai petani di lahan yang kurang subur. Sebagian lagi berternak, namun sekarang dirinya bersyukur, mindset para petani di daerah ini mulai terbuka untuk meningkatkan hasil pertanian. Para warga di sini sebagian besar yang berhasil karena mengandalkan sanak saudara atau anak yang bekerja di rantauan.

“Mengetahui hal ini, Saya dorong ke depan Kadiskes Karangasem untuk mengusulkan pelayanan kesehatan berupa Pustu, dimana Kadus atau Bendesa Adat bisa membantu menyiapkan lahan pembangunan Pustu. Permasalahan kita untuk melakukan pembangunan biasanya terkait lahan yang belum tersedia,jika ada, Pemerintah siap memfasilitasi,” imbuhnya.

Bupati Dana sanga ingin warganya di Kedampal kehidupannya meningkat, ekonominya maju, kesehatannya terjamin.

Sementara itu, Perbekel setempat gede Subrata, mengucapkan terimakasih atas kesediaan Bupati Dana bersama tenaga kesehatan yang mengelar kegiatan Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Dusun yang berpenduduk 2000 orang kurang lebih 520 KK di Dusun Kedampal, Desa Datah.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan antusias dalam perisiapan digelarnya kegiatan ini,dimana situasi kondisi di wilayah ini tengah memasuki musim kemarau panjang,”ungkapnya.

Perbekel melalui kesempatan tersebut juga mengucapkan terimakasih atas perhatian Bupati Karangasem I Gede Dana yang memprioritaskan Masyarakat di Dusun Kedampal dalam menerima,bedah rumah,rehab rumah, bantuan beras,begitu juga telah dibangunnya Cubang di wilayah Kedampal untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Diakhir kegiatan Bupati Dana menyempatkan diri menyapa siswa di lokasi Bakti Sosial dan meninjau sejumlah ruang kelas serta pembangunan sekolah yang sedang berjalan. ( MT – 001)

Bupati Karangasem Ingatkan ASN Jaga Netralitas Menjelang Pemilu 2024

0

KARANGASEM, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang tanggung jawab besar mereka dalam menjaga netralitas dan integritas selama Pemilihan Umum Tahun 2024. Bupati menekankan bahwa sebagai pilar pelayanan publik di tingkat daerah, ASN memiliki peran krusial dalam memastikan keadilan dan profesionalisme.

“Pemilihan Umum adalah momen krusial dalam kehidupan demokrasi kita. ASN harus memegang teguh prinsip netralitas, bukan hanya sebagai aturan formal, tetapi juga sebagai cerminan dari keadilan dan profesionalisme,” ujar Bupati I Gede Dana.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk menjaga netralitas dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan pentingnya untuk menghindari keterlibatan dalam kegiatan politik praktis, serta menunjukkan bahwa ASN adalah pelayan yang dapat dipercaya oleh semua lapisan masyarakat.

“Saya berharap ASN di Pemerintah Kabupaten Karangasem dapat menjaga suasana kondusif di lingkungan kerja. Netralitas kita adalah amanah yang harus dijaga untuk menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah Kabupaten Karangasem,” lanjut Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa ketidaknetralan ASN dapat berdampak negatif, termasuk diskriminasi layanan, kesenjangan dalam lingkup ASN, konflik kepentingan, dan penurunan profesionalisme. Ia menekankan pentingnya pengawasan yang kuat dan penerapan sanksi sebagai kunci untuk memastikan netralitas ASN selama pemilu.

“Mengakhiri sambutan ini, saya berharap ASN dapat mengikuti acara sosialisasi hari ini dengan sungguh-sungguh dan tetap menjaga netralitas. Ini adalah bagian dari Core Value ASN BerAKHLAK yang siap membangun Karangasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Santi, dan Nadi,” tutup Bupati I Gede Dana.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Karangasem, I Komang Agus Sukasena mengatakan, netralitas ASN tetap menjadi isu utama dalam setiap pelaksanaan pemilihan umum/pemilihan, dan untuk mencegah potensi pelanggaran, Bawaslu menggelar sosialisasi sebagai agenda wajib.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, dan Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum. Sosialisasi bertujuan untuk memastikan netralitas ASN selama Pilkada 2024.

“Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, menghadirkan langsung para kepala perangkat daerah di lingkungan Kabupaten Karangasem, sementara seluruh ASN perangkat daerah lainnya mengikuti secara daring di tempat kerjanya masing-masing. Narasumber berasal dari Bawaslu Provinsi Bali, menjadikan kegiatan ini terintegrasi dengan rangkaian perayaan HUT KORPRI ke-52, ” kata Sukasena.

Dalam acara sosialisasi Netralitas ASN menjelang Pemilihan Umum Tahun 2024 ini juga diikuti oleh Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Bawaslu Provinsi Bali bidang Koordinator Devisi Hukum Dan Penyelesaian Sengketa, Gede Sutrawan bersama staf sekaligus sebagai Narasumber, di dampingi Staf Ahli, Asisten Bupati Kabupaten Karangasem, Kepala BKSDM Kab. Karangasem Direktur RSUD Kab. Karangasem Direktur RS Pratama Kab. Karangasem, serta Kepala OPD Pemkab. Karangasem dan Para Camat/yang mewakili, serta juga dapat di saksikan secara Meeting Zoom kepada anggota ASN yang lain.

Diakhir kegiatan, sebagai bukti Netralitas Anggota ASN dilakukan Penyerahan Fakta Integritas dari peserta ASN yang di serahkan perwakilan secara simbolis dari Anggota ASN yang mewakili Kepada Kepala Inspektorat Kab. Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika, bertempat di Gedung Wantilan Sabha Prakerti Nadi Kamis, 23 Nopember Tahun 2024.( MT – 001)

Bupati Dana Pimpin Rapat Koordinasi “Menuju 0 Persen Angka Kemiskinan Ekstrim di Karangasem

0

Karangasem, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana, membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan tahun 2023 dengan tema “Menuju 0 Persen Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Karangasem” 20 November 2023. Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas PUPR & Kim, Kepala Dinas Sosial PPPA & PPKB, Kepala BPS, serta undangan lainnya.

Dalam laporannya Wakil Bupati Artha Dipa, menyampaikan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Karangasem berhasil menurunkan persentase masyarakat miskin dari 6,98 persen menjadi 6,56 persen. Pemutakhiran data P3KE melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Sementara itu Bupati Gede Dana mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam penurunan angka kemiskinan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati selaku ketua TKPK, Kepala Bappelitbangda, anggota TKPK, tenaga PKH, TKSK, TPK, dan seluruh jajaran tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa/lurah.

Dana mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, dan menekankan pentingnya integrasi antar lembaga dan partisipasi masyarakat dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Dia memerintahkan seluruh perangkat daerah untuk menjadikan data 48 KK Miskin Ekstrem sebagai sasaran program, dengan tujuan mendekati nol persen angka kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2024.

“Saya meyakini dengan kerja keras dan kolaborasi kita bersama, kemiskinan di Kabupaten Karangasem dapat terus kita turunkan secara bertahap bahkan hingga mendekati 0 persen,” tutup Bupati Dana. Semangat penanggulangan kemiskinan di Karangasem diharapkan akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.( MT -001)

Hut Korpri, ASN Diminta Jaga Netralitas

0

KARANGASEM, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana menekankan pentingnya netralitas ASN dalam acara peringatan HUT KORPRI ke-52. Dalam sambutannya, Bupati Dana mengingatkan para anggota KORPRI, terutama ASN, untuk menjaga nama baik organisasi dan tidak terlibat dalam politik praktis menjelang musim politik.

“Jangan sampai ada yang meboye (malas), apalagi terlibat politik praktis, saya sangat berharap bagaimana bapak ibu dengan membawa label KORPRI menjaga dengan baik nama baik KORPRI, jangan asal-asalan, dan terus tingkatkanlah martabat KORPRI khususnya di Karangasem,” tegasnya.

Bupati Dana juga memberi pesan agar anggota KORPRI bekerja tegak lurus sesuai dengan amanat yang sudah ada. Dalam konteks politik, ASN diminta menggunakan hak politiknya dengan bijak dan menjaga netralitas, menghindari dukungan terhadap paslon tertentu yang dapat merusak citra Aparatur Sipil Negara.

Berbagai kegiatan juga dilakukan dalam memperingati Hut Korpri di Karangasem, selain jalan santai jufa dilanjutkan dengan berbagai perlombaan tradisional di Taman Budaya Candra Buana, diikuti pengundian hadiah untuk peserta jalan santai, serta penyerahan sembako kepada warga Karangasem dari bantuan KORPRI yang diserahkan oleh Bupati dan Sekda Kabupaten Karangasem.( MT – 001)

Sinergi Kapolda Bali, Bupati Gede Dana Yakini Pemilu 2024 Berjalan Damai

0

KARANGASEM, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana meyakini Pemilu tahun 2024 mendatang akan berjalan aman, nyaman dan adil apabila semua pihak bersinergi dan berkomitmen untuk menciptakan pemilu damai.

Terlebih, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Karangasem dan Kapolda Bali telah melakulan berbagai upaya dan kesiapan Pengamanan selama jalannya tahapan hingga pada saat pelaksanaan Pemilu tahun 2024 mendatang.

“Kami akan kumpulkan para partai polik untuk mensosialisasikan supaya pemilu berjalan aman nyaman dan adil. Saya berharap kepada pelaku politik untuk bisa mengundang para tokoh masyarakat untuk ikut bersama – sama mendukung jalannya pemilu agar berjalan aman dan damai, ” kata Bupati Gede Dana saat ikut mendampingi Kapolres Karangasem menerima kunjungan Kerja Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra di Aula Kanya Badra Polres Karangasem pada Jumat (17/11/2023).

Ia juga berharap, selama tahapan pemilu agar masyarakat bisa memilah dan menghindari isu – isu yang bersifat profokatif terlebih berita bohong atau hoak yang belum jelas ujung pangkal serta sumber informasi tersebut. Karena menurut Gede Dana, sesuatu informasi entah itu yang bersifat tuduhan terhadap pihak – pihak tertentu harus ada bukti dan sumber yang jelas.

“Dengan arahan dari kapolda saya meyakini pemilu ini akan berjalan aman, saya juga meyakini dengan kepemimpinan bapak kapolda dan kapolres, penyelenggaraan pemilu khususnya di Karangasem pasti akan berjalan aman dan lancar kedepannya, ” imbuhnya.( MT – 001)

Dorong Budidaya Ikan Lele, Bupati Karangasem Serahkan Bantuan Boiflok

Amlapura, MatahariTimur – Berbagai program dan terobosan diluncurkan oleh Pemkab Karangasem dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat di sektor perikanan dan kelautan. Setelah sebelumnya menyerahkan bantuan motor berefrigerator kepada kelompok nelayan di Kecamatan Kubu, Kamis (9/11/2023) Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menyerahkan bantuan Bioflok Tahun Anggaran 2023 kepada Kelompok Tirta Mas di Banjar Dinas Ketug, Desa Antiga Kecamatan Manggis.

Kepada awak media, Bupati Gede Dana membeberkan, Kabupaten Karangasem sesungguhnya mempunyai potensi perikanan yang cukup besar, baik perikanan tangkap maupun perikanan budidayanya. Pada Tahun 2022 jumlah nelayan di Karangasem mencapai 5.445 orang yang terbagi dalam 241 Kelompok Nelayan (KN) dengan produksi ikan mencapai 26.848 Ton.

Kelompok pembudidaya ikan berjumlah 63 kelompok dengan anggota 630 yang tersebar di 7 kecamatan yaitu Kecamatan Rendang, Selat, Manggis, Sidemen, Bebandem, Karangasem dan Abang dengan jenis budidaya ikan meliputi, usaha budidaya kolam air tenang dengan potensi 225,82 Hektar dan baru dimanfaatkan sebanyak 41,76 Hektar.

Usaha budidaya ikan di lahan sawah dengan potensi 7.374 Hektar dan baru dimanfaatkan 14,27 Hektar, usaha tambak rakyat dengan potensi 90 Hektar dan dimanfaatkan 13 Hektar dengan Komoditas Udang Galah, Gurami, Karper, Nila Lele, Bawal dan Ikan hias serta usaha budidaya Tambak dengan komoditas udang Vaname. Sedangkan total luas potensi usaha perikanan budidaya luasnya mencapai 7.689,4 Hektar namun baru dimanfaatkan 69,1 Hektar.

“Dari sisi teknologi perikanan, untuk di Karangasem sendiri sudah cukup maju, dan ada pula petani yang menerapkan budidaya secara tradisional. Namun dari hasil, semakin tahun terus mengalami peingkatan. Untuk itu kita dorong terus sektor ini karena potensi ekonominya cukup besar,” tegas Bupati Gede Dana.

Produksi perikanan budidaya di dua tahun terakhir ini, yaitu Tahun 2021 sebesar 180,4 Ton dan di Tahun 2022 sebesar 278,3 Ton. Sedangkan untuk jenis ikan yang diproduksi di Tahun 2022 jumlahnya masing-masing untuk Ikan Bawal 2,5 Ton, Gurami 3 Ton, Lele 3,2 Ton, Karper 0.49 Ton, Nila 5,8 Ton, Udang galah 2,8 Ton, Mina Padi 0,45 Ton, Udang Vaname sebesar 260 Ton, dan untuk Ikan hias 20.250 ekor.

“Secara umum permasalahan utama yang dihadapi petani/nelayan dalam pengembangan usaha perikanan budidaya di Kabupaten Karangasem diantaranya belum optimalnya pemanfaatan lahan potensial, dan adanya alih profesi pembudidaya terutama SDM nya, serta persoalan alih fungsi lahan potensial untuk budidaya perikanan,” sebutnya.

Ketersediaan benih yang tidak tepat waktu, mutu dan jumlah, terbatasnya sarana dan prasarana pembudidaya ikan, harga pakan ikan yang semakin mahal yang tidak diimbangin dengan harga jual yang memadai juga menjadi persoalan yang dihadapi petani. “Sejauh ini upaya yang terus kami lakukan diantaranya pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan melalui pelatihan teknis dan pembinaan,” lontarnya.

Selain pula memberikan bantuan demplot dan penerapan CPIB (cara pembenihan ikan yang baik) serta CBIB (cara budidaya ikan yang baik), pengembangan komoditas unggulan, pengadaan paket-paket produksi berupa pakan, benih, pendampingan teknologi budidaya, serta pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha perikanan melalui optimalisasi pemanfaatan pakan alternatif.( MT – 001)

Turun Langsung, Bupati dan Wabup Karangasem Validasi Data Warga Miskin Ekstrim

Amlapura, MatahariTimur – Penurunan hingga pengentasan kemiskinan di Bumi Lahar Karangasem menjadi salah satu target dalam program kerja Bupati-Wakil Bupati Karangasem, yang tertuang dalam Visi-Misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Karangasem. Karenanya berbagai upaya dilakukan Bupati Karangasem, I Gede Dana, salah satunya dengan turun langsung ke tengah masyarakat.

Bupati Karangasem I Gede Dana, kepada awak media, Selasa (24/10/2023) menyebut ini sangat penting untuk mengetahui secara langsung karakteristik wilayah, Topografi, dan kondisi geografis wilayah tersebut. Sehingga bisa diketahui permasalahan yang dialami warga dan menjadi penyebab rendahnya perekonomian warga di wilayah tersebut sehingga menyebabkan terhadinya kemsikinan ekstrim seperti yang disebutkan dalam data statistik.

“Dengan demikian, kita bisa mengetahui dengan pasti apa kendalanya sehingga bisa menentukan langkah yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan dalam wilayah tersebut,” ujar Gede Dana, yang dalam kesempatan itu melakukan verifikasi data kemiskinan ekstrem dengan menyusuri desa terpencil hingga bukit bukit yang ada di wilayah Kecamatan Rendang dan Karangasem, didampingi OPD terkait dan PKH (Pendamping Keluarga Harapan).

Menurutnya dari hasil pengecekan langsung yang dilakukannya itu, memang kondisi riil ada yang belum sesuai dengan data yang dikirim kepada pemerintah daerah. Artinya masih banyak yang tidak memahami kriteria dari miskin ekstrem tersebut. Sehingga terjadi kekeliruan dalam memasukkan data yang menyebabkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Karangasem tinggi.

“Jadi kami sengaja mengecek di lapangan terkait laporan dari seluruh camat yang ada melalui hasil validasi hari ini apakah data yang masuk sudah sesuai atau tidak,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Wabup Artha Dipa. Saat dirinya turun menyambangi kediaman warga di Kecamatan Rendang yang dalam data dinyatakan sebagai warga miskin ekstrim, dan ternyata dari enam Kepala Keluarga (KK) yang disambangi dalam data tersebut hanya 1 KK saja yang memenuhi kriteria.

Namun meski demikian, warga miskin tetap menjadi prioritas pemerintah untuk mendapatkan bantuan sesuai program yang telah berjalan. Bahkan, dalam kunjungannya, Wabup Artha Dipa memberikan secara spontan uang tunai kepada salah satu kerabat warga lansia miskin yang kondisinya sakit dan tidur tanpa alas di tengah rompok dapur yang terbuat dari anyaman bambu seadanya. Lansia berstatus janda tersebut luput dari pendataan Karena hidup hanya menumpang dengan saudara jauhnya.

Agar tidak salah persepsi, Wabup Artha Dipa menegaskan kembali tujuh kriteria miskin ekstrem yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat, diantaranya enam bulan terakhir tidak terdapat paling sedikit satu anggota keluarga yang memiliki sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok perbulan, kedua tidak semua anggota keluarga makan makanan beragam (makanan pokok, sayur, buah, dan lauk paling sedikit dua kali sehari), ketiga, keluarga tidak memiliki tabungan/simpanan (uang kontan, perhiasan, hewan ternak, hasil kebun, dan lain-lain) yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam 3 (tiga) bulan kedepan.
Bupati Dana yang juga melakukan validasi data di Kecamatan Karangasem seperti Jasri dan Padangkerta juga menyoroti hal yang sama. Dirinya pun meminta lurah dan camat untuk menindak lanjutinya dengan menverifikasi data kemiskinan ekstrim yang ada di wilayah masing-masing, sehingga data yang ada diharapkan betul-betul valid. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Karangasem bisa melakukan penanganan dengan tepat sasaran.

Diinformasikan, diawal datanya 6.339 KK,setelah dilakukan verifikasi menjadi 79 KK. Namun dalam verifikasi ulang, ternyata masih banyak yang tidak masuk kriteria kemiskinan ekstrem. Dan dalam kesempatan ini,Bupati maupun Wabup Karangasem juga menyerahkan sejumlah bantuan sembako seperti beras dan minyak kepada warganya yang terdata sebagai KK Miskin maupun miskin ekstrim dalam rangka Korpri Berbagi dalam rangka HUT KORPRI tahun 2023.( MT – 001)

PDI Perjuangan Karangasem Solidkan Barisan Dukung Ganjar-Mahfud MD, Koster Turun Langsung Panaskan Kader Partai.

0

Amlapura, MatahariTimur – Sedikitnya, 750 kader partai dari anak ranting, Ranting, PAC, serta badan dan sayap partai memenuhi wantilan kantor DPC PDI Perjuangan Karangasem dikumpulkan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster dalam rangka rekonsolidasi partai sekaligus memanaskan mesin partai menyusul semakin dekatnya perhelatan Pemilu Presiden dan Legislatif, Senin (23/10) kemarin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem, I Gede Dana mengatakan, dalam upaya memenangkan Pemilu 2024 mendatang, para kader partai agar selalu menyampaikan keberhasilan program-program pemerintah yang dimana bupati dan wakil bupati merupakan kader PDI Perjuangan. “Banyak program pro rakyat yang telah kita berikan kepada Masyarakat, akan tetapi Masyarakat banyak yang belum mengetahuinya,ini tugas kita sebagai kader untuk menyampaikan ke Masyarakat,” ujar Gede Dana.

Gede Dana juga menambahkan, melihat antusias kader partai yang hadir saat ini, pihaknya juga sangat yakin PDI Perjuangan bisa meraih kursi secara maksimal. Dimana saat ini, jumlah anggota DPRD Karangasem asal PDI Perjuangan baru 12 kursi. Dalam pemilu mendatang, pihaknya ingin kursi DPRD Karangasem bisa bertambah, begitu juga kursi DPRD Provinsi. “Dan yang paling penting lagi yakni Calon Presiden kita Ganjar Pranowo-Mahfud MD bisa menang telak di Karangasem,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster kader PDIP di Karangasem untuk solid bersama turun ke Masyarakat. Pihaknya juga tidak ingin antar kader saling gotok-gotokan, namun merugikan partai. Kalau bekerja sama antar caleg, pihaknya sangat yakin PDIP Karangasem bisa meraih kursi secara maksimal. “Jika kita kompak, Masyarakat pun akan menilai bagus,jangan sesama kader saling curiga, itu tidak bagus dilihat Masyarakat,” ujarnya.

Terkait situasi yang terjadi di pusat, Koster juga meminta kader di bawah untuk selalu menampilkan politik yang beradab dan selalu menjaga kesantunan dalam berpolitik. Lebih baik, ajak Koster, seluruh kader dan simpatisan terus bergerak turun kebawah memperkuat akar rumput. Apalagi, PDI Perjuangan sebagaii partai pelopor dan sekaligus partai pejuang yang tidak pernah gentar dalam menghadapi kepungan kekuasaan. “Persatuan dengan rakyat adalah kekuatan yang paling dasyat,selalu tampilkan politik yang beradab, sekarang jamanya sudah berbeda,” ujarnya lagi. ( MT – 001)