23.2 C
Bali
30 Juli 2026
Beranda blog Halaman 12

Bupati Dana Pimpin Rapat Koordinasi “Menuju 0 Persen Angka Kemiskinan Ekstrim di Karangasem

0

Karangasem, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana, membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan tahun 2023 dengan tema “Menuju 0 Persen Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Karangasem” 20 November 2023. Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas PUPR & Kim, Kepala Dinas Sosial PPPA & PPKB, Kepala BPS, serta undangan lainnya.

Dalam laporannya Wakil Bupati Artha Dipa, menyampaikan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Karangasem berhasil menurunkan persentase masyarakat miskin dari 6,98 persen menjadi 6,56 persen. Pemutakhiran data P3KE melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Sementara itu Bupati Gede Dana mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam penurunan angka kemiskinan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati selaku ketua TKPK, Kepala Bappelitbangda, anggota TKPK, tenaga PKH, TKSK, TPK, dan seluruh jajaran tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa/lurah.

Dana mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, dan menekankan pentingnya integrasi antar lembaga dan partisipasi masyarakat dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Dia memerintahkan seluruh perangkat daerah untuk menjadikan data 48 KK Miskin Ekstrem sebagai sasaran program, dengan tujuan mendekati nol persen angka kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2024.

“Saya meyakini dengan kerja keras dan kolaborasi kita bersama, kemiskinan di Kabupaten Karangasem dapat terus kita turunkan secara bertahap bahkan hingga mendekati 0 persen,” tutup Bupati Dana. Semangat penanggulangan kemiskinan di Karangasem diharapkan akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.( MT -001)

Hut Korpri, ASN Diminta Jaga Netralitas

0

KARANGASEM, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana menekankan pentingnya netralitas ASN dalam acara peringatan HUT KORPRI ke-52. Dalam sambutannya, Bupati Dana mengingatkan para anggota KORPRI, terutama ASN, untuk menjaga nama baik organisasi dan tidak terlibat dalam politik praktis menjelang musim politik.

“Jangan sampai ada yang meboye (malas), apalagi terlibat politik praktis, saya sangat berharap bagaimana bapak ibu dengan membawa label KORPRI menjaga dengan baik nama baik KORPRI, jangan asal-asalan, dan terus tingkatkanlah martabat KORPRI khususnya di Karangasem,” tegasnya.

Bupati Dana juga memberi pesan agar anggota KORPRI bekerja tegak lurus sesuai dengan amanat yang sudah ada. Dalam konteks politik, ASN diminta menggunakan hak politiknya dengan bijak dan menjaga netralitas, menghindari dukungan terhadap paslon tertentu yang dapat merusak citra Aparatur Sipil Negara.

Berbagai kegiatan juga dilakukan dalam memperingati Hut Korpri di Karangasem, selain jalan santai jufa dilanjutkan dengan berbagai perlombaan tradisional di Taman Budaya Candra Buana, diikuti pengundian hadiah untuk peserta jalan santai, serta penyerahan sembako kepada warga Karangasem dari bantuan KORPRI yang diserahkan oleh Bupati dan Sekda Kabupaten Karangasem.( MT – 001)

Sinergi Kapolda Bali, Bupati Gede Dana Yakini Pemilu 2024 Berjalan Damai

0

KARANGASEM, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana meyakini Pemilu tahun 2024 mendatang akan berjalan aman, nyaman dan adil apabila semua pihak bersinergi dan berkomitmen untuk menciptakan pemilu damai.

Terlebih, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Karangasem dan Kapolda Bali telah melakulan berbagai upaya dan kesiapan Pengamanan selama jalannya tahapan hingga pada saat pelaksanaan Pemilu tahun 2024 mendatang.

“Kami akan kumpulkan para partai polik untuk mensosialisasikan supaya pemilu berjalan aman nyaman dan adil. Saya berharap kepada pelaku politik untuk bisa mengundang para tokoh masyarakat untuk ikut bersama – sama mendukung jalannya pemilu agar berjalan aman dan damai, ” kata Bupati Gede Dana saat ikut mendampingi Kapolres Karangasem menerima kunjungan Kerja Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra di Aula Kanya Badra Polres Karangasem pada Jumat (17/11/2023).

Ia juga berharap, selama tahapan pemilu agar masyarakat bisa memilah dan menghindari isu – isu yang bersifat profokatif terlebih berita bohong atau hoak yang belum jelas ujung pangkal serta sumber informasi tersebut. Karena menurut Gede Dana, sesuatu informasi entah itu yang bersifat tuduhan terhadap pihak – pihak tertentu harus ada bukti dan sumber yang jelas.

“Dengan arahan dari kapolda saya meyakini pemilu ini akan berjalan aman, saya juga meyakini dengan kepemimpinan bapak kapolda dan kapolres, penyelenggaraan pemilu khususnya di Karangasem pasti akan berjalan aman dan lancar kedepannya, ” imbuhnya.( MT – 001)

Dorong Budidaya Ikan Lele, Bupati Karangasem Serahkan Bantuan Boiflok

Amlapura, MatahariTimur – Berbagai program dan terobosan diluncurkan oleh Pemkab Karangasem dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat di sektor perikanan dan kelautan. Setelah sebelumnya menyerahkan bantuan motor berefrigerator kepada kelompok nelayan di Kecamatan Kubu, Kamis (9/11/2023) Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menyerahkan bantuan Bioflok Tahun Anggaran 2023 kepada Kelompok Tirta Mas di Banjar Dinas Ketug, Desa Antiga Kecamatan Manggis.

Kepada awak media, Bupati Gede Dana membeberkan, Kabupaten Karangasem sesungguhnya mempunyai potensi perikanan yang cukup besar, baik perikanan tangkap maupun perikanan budidayanya. Pada Tahun 2022 jumlah nelayan di Karangasem mencapai 5.445 orang yang terbagi dalam 241 Kelompok Nelayan (KN) dengan produksi ikan mencapai 26.848 Ton.

Kelompok pembudidaya ikan berjumlah 63 kelompok dengan anggota 630 yang tersebar di 7 kecamatan yaitu Kecamatan Rendang, Selat, Manggis, Sidemen, Bebandem, Karangasem dan Abang dengan jenis budidaya ikan meliputi, usaha budidaya kolam air tenang dengan potensi 225,82 Hektar dan baru dimanfaatkan sebanyak 41,76 Hektar.

Usaha budidaya ikan di lahan sawah dengan potensi 7.374 Hektar dan baru dimanfaatkan 14,27 Hektar, usaha tambak rakyat dengan potensi 90 Hektar dan dimanfaatkan 13 Hektar dengan Komoditas Udang Galah, Gurami, Karper, Nila Lele, Bawal dan Ikan hias serta usaha budidaya Tambak dengan komoditas udang Vaname. Sedangkan total luas potensi usaha perikanan budidaya luasnya mencapai 7.689,4 Hektar namun baru dimanfaatkan 69,1 Hektar.

“Dari sisi teknologi perikanan, untuk di Karangasem sendiri sudah cukup maju, dan ada pula petani yang menerapkan budidaya secara tradisional. Namun dari hasil, semakin tahun terus mengalami peingkatan. Untuk itu kita dorong terus sektor ini karena potensi ekonominya cukup besar,” tegas Bupati Gede Dana.

Produksi perikanan budidaya di dua tahun terakhir ini, yaitu Tahun 2021 sebesar 180,4 Ton dan di Tahun 2022 sebesar 278,3 Ton. Sedangkan untuk jenis ikan yang diproduksi di Tahun 2022 jumlahnya masing-masing untuk Ikan Bawal 2,5 Ton, Gurami 3 Ton, Lele 3,2 Ton, Karper 0.49 Ton, Nila 5,8 Ton, Udang galah 2,8 Ton, Mina Padi 0,45 Ton, Udang Vaname sebesar 260 Ton, dan untuk Ikan hias 20.250 ekor.

“Secara umum permasalahan utama yang dihadapi petani/nelayan dalam pengembangan usaha perikanan budidaya di Kabupaten Karangasem diantaranya belum optimalnya pemanfaatan lahan potensial, dan adanya alih profesi pembudidaya terutama SDM nya, serta persoalan alih fungsi lahan potensial untuk budidaya perikanan,” sebutnya.

Ketersediaan benih yang tidak tepat waktu, mutu dan jumlah, terbatasnya sarana dan prasarana pembudidaya ikan, harga pakan ikan yang semakin mahal yang tidak diimbangin dengan harga jual yang memadai juga menjadi persoalan yang dihadapi petani. “Sejauh ini upaya yang terus kami lakukan diantaranya pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan melalui pelatihan teknis dan pembinaan,” lontarnya.

Selain pula memberikan bantuan demplot dan penerapan CPIB (cara pembenihan ikan yang baik) serta CBIB (cara budidaya ikan yang baik), pengembangan komoditas unggulan, pengadaan paket-paket produksi berupa pakan, benih, pendampingan teknologi budidaya, serta pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha perikanan melalui optimalisasi pemanfaatan pakan alternatif.( MT – 001)

Turun Langsung, Bupati dan Wabup Karangasem Validasi Data Warga Miskin Ekstrim

Amlapura, MatahariTimur – Penurunan hingga pengentasan kemiskinan di Bumi Lahar Karangasem menjadi salah satu target dalam program kerja Bupati-Wakil Bupati Karangasem, yang tertuang dalam Visi-Misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Karangasem. Karenanya berbagai upaya dilakukan Bupati Karangasem, I Gede Dana, salah satunya dengan turun langsung ke tengah masyarakat.

Bupati Karangasem I Gede Dana, kepada awak media, Selasa (24/10/2023) menyebut ini sangat penting untuk mengetahui secara langsung karakteristik wilayah, Topografi, dan kondisi geografis wilayah tersebut. Sehingga bisa diketahui permasalahan yang dialami warga dan menjadi penyebab rendahnya perekonomian warga di wilayah tersebut sehingga menyebabkan terhadinya kemsikinan ekstrim seperti yang disebutkan dalam data statistik.

“Dengan demikian, kita bisa mengetahui dengan pasti apa kendalanya sehingga bisa menentukan langkah yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan dalam wilayah tersebut,” ujar Gede Dana, yang dalam kesempatan itu melakukan verifikasi data kemiskinan ekstrem dengan menyusuri desa terpencil hingga bukit bukit yang ada di wilayah Kecamatan Rendang dan Karangasem, didampingi OPD terkait dan PKH (Pendamping Keluarga Harapan).

Menurutnya dari hasil pengecekan langsung yang dilakukannya itu, memang kondisi riil ada yang belum sesuai dengan data yang dikirim kepada pemerintah daerah. Artinya masih banyak yang tidak memahami kriteria dari miskin ekstrem tersebut. Sehingga terjadi kekeliruan dalam memasukkan data yang menyebabkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Karangasem tinggi.

“Jadi kami sengaja mengecek di lapangan terkait laporan dari seluruh camat yang ada melalui hasil validasi hari ini apakah data yang masuk sudah sesuai atau tidak,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Wabup Artha Dipa. Saat dirinya turun menyambangi kediaman warga di Kecamatan Rendang yang dalam data dinyatakan sebagai warga miskin ekstrim, dan ternyata dari enam Kepala Keluarga (KK) yang disambangi dalam data tersebut hanya 1 KK saja yang memenuhi kriteria.

Namun meski demikian, warga miskin tetap menjadi prioritas pemerintah untuk mendapatkan bantuan sesuai program yang telah berjalan. Bahkan, dalam kunjungannya, Wabup Artha Dipa memberikan secara spontan uang tunai kepada salah satu kerabat warga lansia miskin yang kondisinya sakit dan tidur tanpa alas di tengah rompok dapur yang terbuat dari anyaman bambu seadanya. Lansia berstatus janda tersebut luput dari pendataan Karena hidup hanya menumpang dengan saudara jauhnya.

Agar tidak salah persepsi, Wabup Artha Dipa menegaskan kembali tujuh kriteria miskin ekstrem yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat, diantaranya enam bulan terakhir tidak terdapat paling sedikit satu anggota keluarga yang memiliki sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok perbulan, kedua tidak semua anggota keluarga makan makanan beragam (makanan pokok, sayur, buah, dan lauk paling sedikit dua kali sehari), ketiga, keluarga tidak memiliki tabungan/simpanan (uang kontan, perhiasan, hewan ternak, hasil kebun, dan lain-lain) yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam 3 (tiga) bulan kedepan.
Bupati Dana yang juga melakukan validasi data di Kecamatan Karangasem seperti Jasri dan Padangkerta juga menyoroti hal yang sama. Dirinya pun meminta lurah dan camat untuk menindak lanjutinya dengan menverifikasi data kemiskinan ekstrim yang ada di wilayah masing-masing, sehingga data yang ada diharapkan betul-betul valid. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Karangasem bisa melakukan penanganan dengan tepat sasaran.

Diinformasikan, diawal datanya 6.339 KK,setelah dilakukan verifikasi menjadi 79 KK. Namun dalam verifikasi ulang, ternyata masih banyak yang tidak masuk kriteria kemiskinan ekstrem. Dan dalam kesempatan ini,Bupati maupun Wabup Karangasem juga menyerahkan sejumlah bantuan sembako seperti beras dan minyak kepada warganya yang terdata sebagai KK Miskin maupun miskin ekstrim dalam rangka Korpri Berbagi dalam rangka HUT KORPRI tahun 2023.( MT – 001)

PDI Perjuangan Karangasem Solidkan Barisan Dukung Ganjar-Mahfud MD, Koster Turun Langsung Panaskan Kader Partai.

0

Amlapura, MatahariTimur – Sedikitnya, 750 kader partai dari anak ranting, Ranting, PAC, serta badan dan sayap partai memenuhi wantilan kantor DPC PDI Perjuangan Karangasem dikumpulkan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster dalam rangka rekonsolidasi partai sekaligus memanaskan mesin partai menyusul semakin dekatnya perhelatan Pemilu Presiden dan Legislatif, Senin (23/10) kemarin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem, I Gede Dana mengatakan, dalam upaya memenangkan Pemilu 2024 mendatang, para kader partai agar selalu menyampaikan keberhasilan program-program pemerintah yang dimana bupati dan wakil bupati merupakan kader PDI Perjuangan. “Banyak program pro rakyat yang telah kita berikan kepada Masyarakat, akan tetapi Masyarakat banyak yang belum mengetahuinya,ini tugas kita sebagai kader untuk menyampaikan ke Masyarakat,” ujar Gede Dana.

Gede Dana juga menambahkan, melihat antusias kader partai yang hadir saat ini, pihaknya juga sangat yakin PDI Perjuangan bisa meraih kursi secara maksimal. Dimana saat ini, jumlah anggota DPRD Karangasem asal PDI Perjuangan baru 12 kursi. Dalam pemilu mendatang, pihaknya ingin kursi DPRD Karangasem bisa bertambah, begitu juga kursi DPRD Provinsi. “Dan yang paling penting lagi yakni Calon Presiden kita Ganjar Pranowo-Mahfud MD bisa menang telak di Karangasem,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster kader PDIP di Karangasem untuk solid bersama turun ke Masyarakat. Pihaknya juga tidak ingin antar kader saling gotok-gotokan, namun merugikan partai. Kalau bekerja sama antar caleg, pihaknya sangat yakin PDIP Karangasem bisa meraih kursi secara maksimal. “Jika kita kompak, Masyarakat pun akan menilai bagus,jangan sesama kader saling curiga, itu tidak bagus dilihat Masyarakat,” ujarnya.

Terkait situasi yang terjadi di pusat, Koster juga meminta kader di bawah untuk selalu menampilkan politik yang beradab dan selalu menjaga kesantunan dalam berpolitik. Lebih baik, ajak Koster, seluruh kader dan simpatisan terus bergerak turun kebawah memperkuat akar rumput. Apalagi, PDI Perjuangan sebagaii partai pelopor dan sekaligus partai pejuang yang tidak pernah gentar dalam menghadapi kepungan kekuasaan. “Persatuan dengan rakyat adalah kekuatan yang paling dasyat,selalu tampilkan politik yang beradab, sekarang jamanya sudah berbeda,” ujarnya lagi. ( MT – 001)

PAC PDI Perjuangan Manggis Gelar Konsolidasi, Seruan Dukung Ganjar Berkumandang Lantang

0

Amlapura, MatahariTimur – Pengurus Anak Cabang Partai Demokrasi Perjuangan Kecamatan Manggis mengadakan kegiatan konsolidasi organisasi partai dengan mengundang tokoh-tokoh masyarakat bendesa adat dan kelian-kelian adat serta jajaran partai dari pengurus PAC, penasehat, Korwil, sampai ke pengurus ranting se-Kecamatan Manggis. Kegiatan ini bertempat di Wantilan Banjar Karangasem Desa Sengkidu Kecamatan Manggis, pada Sabtu (7/10/2023).

Kegiatan yang dikoordinir langsung Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Manggis Wayan Sunarta ini, menghadirkan Ketua DPC PDIP Karangasem yang sekaligus Bupati Karangasem Gede Dana. Selain koordinasi, sosialisasi partai ini juga memantapkan langkah menyongsong dan memenangkan pemilu yang akan datang dengan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden RI. Kegiatan ini sekaligus untuk menyerap aspirasi dari tokoh-tokoh masyarakat setempat bagi kemajuan Karangasem ke depannya.

Ketua PAC PDIP Manggis Wayan Sunarta dalam sambutannya mengatakan, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam membangun desa.
“Saya selaku wakil masyarakat tentunya sangat membutuhkan masukan dari masyarakat. Kami di pemerintahan tidak antikritik, silahkan mengkritik asal sifatnya membangun dan untuk kebaikan bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Karangasem Gede Dana dalam sambutannya mengatakan, dalam memimpin Karangasem tentunya ada sejumlah perencanaan yang belum terealisasi, dikarenakan banyak hal hambatan pembiayaan yang terjadi, misalnya wabah Covid yang terjadi saat memulai kepemimpinannya.

*Saya mohon maaf jika ada yang merasa belum puas dalam kepemimpinan kami, tapi kami tetap berusaha, terutama dalam ketahanan pangan, insfrastruktur dan lain lain, tapi tentunya tidak kelihatan karena tidak banyak diekspos. Kami akan selalu mendorong sektor pertanian semoga Karangasem tetap bisa menyediakan pangan sendiri untuk masyarakat setempat, ” ujarnya.

Gede Dana melanjutkan, untuk sektor pendidikan Karangasem juga sudah memiliki perguruan tinggi negeri sendiri. “Saya juga punya tanggung jawab untuk menyalurkan nanti lulusan tersebut di bidangnya masing masing, begitu juga dengan pelayanan kesehatan utamanya antar-jemput pasien yang sudah berjalan sampai saat ini,” tambahnya.

Ditemui usai acara, Wayan Sunarta mengatakan kegiatan ini selain kordinasi, sosialisasi dan menyerap aspirasi juga memantapkan langkah ke depannya dalam pemenangan Ganjar Pranowo

“Saya selaku Ketua Tim pemenangan Ganjar Pranowo Kecamatan Manggis sudah menunjuk tim pemenangan untuk wilayah barat yaitu Bapak Wayan Dresta untuk wilayah manggis barat dan Bapak Nengah Rusnawan untuk tim pemenangan wilayah Manggis timur,” ujarnya disambut pekik sorakan lantang untuk mendukung Ganjar Pranowo.

Wayan Sunarta yang juga anggota DPRD PDI Perjuangan Dapil Manggis menambahkan bahwa dirinya juga meminta izin kepada tokoh-tokoh masyarakat dan kepala-kepala desa bahwa kader-kader partai yg menjadi caleg dari PDIP agar diizinkan ke wilayah desa-desa untuk melakukan sosialisasi. “Istilahnya kami kulo nuwun permisi dan agar dimaklumi dan tidak ada hambatan dalam menyongsong pemilu yang akan datang,” katanya.

Sementara itu, Bendesa Adat Desa Sengkidu Jro Nyoman Wage selaku tuan rumah dan memfasilitasi kegiatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada Gede Dana dan tokoh tokoh masyarakat yang menyempatkan waktunya untuk hadir, dalam konsolidasi dan penyerapan aspirasi ini.

Acara ini selain dihadiri tokoh-tokoh adat, jajaran partai, juga para caleg PDIP kabupaten juga para caleg provinsi seperti Putu Wily Suryandanu dan Wayan Wirawan dan juga tampak hadir mantan Ketua DPRD Kabupaten Karangasem Wayan Sukadana yang juga sesepuh PDI Perjuangan.( MT – 001)

Maraknyq Kasus Rabies. Distan Karangasem sosialisasi sasar sekolah sekolah .

0

Amlapura, MatahariTimur – Dengan maraknya kasus rabies yang terjadi di Kabupaten Karangasem, melalui Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem I Gede Dana didampingi Sekda I Ketut Sedana Merta dan Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan Siki Ngurah memberikan Sosialisasi/Edukasi kepada siswa SD Insan Mandiri terkait bahaya virus Rabies dalam rangka Hari Rabies Sedunia, Jumat (6/10/2023) bertempat di SD Insan Mandiri Karangasem.

Bupati I Gede Dana dalam edukasinya mengatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting, dimana kita harus menyayangi binatang. Sekarang banyak sekali anjing liar yang tidak dijaga dan dirawat dengan baik. Bupati pun menegaskan jangan sampai menyepelekan gigitan anjing apalagi anjing liar. Dirinya mencotohkan, beberapa minggu yang lalu, di Desa Kesimpar, ada anjing liar yang menggigit seseorang dan setelah di cek anjing tersebut positif Rabies. “Lebih baik mencegah daripada mengobati. Mari kita sadar bersama jika memiliki anjing peliharaan agar segera divaksin dan dirawat dengan baik. Jangan melepas anjing sembarangan, yang kemungkinan bisa membahayakan orang lain. Tidak hanya anjing, hewan seperti kucing pun harus divaksin,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dana juga mengungkapkan, melalui vaksinasi rabies pada hewan pembawa rabies, di Kabupaten Karangasem dari estimasi populasi anjing sebanyak 77.092 ekor sampai dengan akhir bulan September sudah melakukan Vaksinasi sebanyak 44.695 ekor (57,98 %). Melalui vaksinasi rabies terutama pada anjing, dengan cakupan minimal 70 % di wilayah tertular akan bisa melindungi masyarakat dari ancaman rabies.

Penanggulangan penyakit rabies memerlukan pendekatan One Health, melalui kerja sama dan komitmen lintas sektor, yang terdiri dari kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan. Di samping itu, keterlibatan aktif masyarakat tentu juga sangat diperlukan. Keberhasilan pengendalian rabies sangat dipengaruhi oleh seberapa besar keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, baik keaktifan petugas kesehatan dan kesehatan hewan, perilaku pemilik hewan, partisipasi masyarakat, keberhasilan sosialisasi, penyediaan logistik, dan dipahaminya ekologi HPR (Hewan Pembawa Rabies), dalam hal ini anjing sebagai target utama penular rabies.

“Sebagaimana halnya hari Ini sebagai tonggak Hari Rabies Sedunia, bukan juga mempertimbangkan aspek kesehatan manusia, tetapi peringatan untuk memberikan perhatian Kesehatan Manusia, Kesehatan Hewan dan Keselamatan Lingkungan ( One Healt ),” tutupnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan, Siki Ngurah menjelaskan, Rabies adalah penyakit menular khas pada hewan tertentu khusunya anjing dan srigala yang disebabkan oleh virus dapat ditularkan kepada manusia melalui gigitan hewan yang tertular. Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonosis, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Virus rabies ditularkan ke manusia melalu gigitan hewan misalnya oleh anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar. Rabies disebut juga penyakit anjing gila. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang menjadi masalah secara global karena sampai saat ini belum ditemukan cara pengobatannya dan case fatality rate mencapai 100%.

Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap tanggal 28 September. Rangkaian kegiatan perayaan hari rabies tahun ini di Kabupaten Karangasem diselenggarakan kegiatan vaksinasi rabies secara masal dan serentak di sembilan desa/kelurahan bagi hewan anjing, kucing, maupun kera, sebagai bentuk upaya pengendalian rabies. serta kegiatan Edukasi pada anak-anak sekolah yang dipusatkan di SD Insan Madiri Amlapura. Kabupaten Karangasem masih merupakan daerah endemis rabies. Sepanjang tahun 2023 dilaporkan terdapat 1.861 kasus gigitan dan 82 kasus terkonfirmasi positif rabies. Penyakit rabies ini sendiri sangat berisiko menyebabkan kematian apabila tidak cepat ditangani, Oleh karena itu, upaya mengendalikan rabies pada hewan harus dilakukan, diantaranya melalui Gerakan vaksinasi rabies massal secara berkelanjutan, pengendalian populasi HPR, dan pengaturan lalu lintas HPR, serta strategi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) kepada masyarakat. ( MT – 001)

.

Bupati Gede Dana Dorong Perbekel dan Lurah Intensifkan Pemungutan PBB-P2

Amlapura, MatahariTimur – Dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Daerah disektor Pajak, Bupati Karangasem I Gede Dana mendorong Perbekel dan Lurah untuk mengintensifkan Pemungutan Pajak Bumi Dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).

Pernyataan itu ditegaskan Bupati Dana saat membuka sekaligus memberi materi dalam Kegiatan Strategi dan Sinergitas Optimalisasi Pemungutan
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2),Rabu 4 Oktober 2023 bertempat di Wantilan Sabha Prakerthi Kantor Bupati Karangasem.

Bupati Dana mengatakan, pendapatan Asli Daerah dalam kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir setelah dilanda virus covid-19 telah mampu bangkit kembali. Hal ini ditandai dengan pencapaian PAD ditahun 2022 telah mencapai angka tertinggi dalam 5 tahun terakhir yakni sejumlah Rp. 301 M. Dimana penyumbang tertinggi dari PAD adalah dari pajak daerah. Peningkatan PAD akan memberikan peningkatan Dana Bagi Hasil ke desa.

“Tapi pencapaian tersebut tidak boleh menjadikan kita lengah dan bersombong diri tetaplah rendah hati dan semangat untuk terus menggali potensi peningkatan PAD di Kabupaten Karangasem untuk memajukan masyarakat Karangasem,”imbuhnya.

Dari 10 jenis pajak sebagai sumber PAD, Pajak MBLB masih menjadi Favorit dan penyumbang terbesar. Namun, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang dikenal dengan Pajak PBB-P2 merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah perlu ditingkatkan pelayanannya, sehingga mampu berkontribusi lebih untuk PAD di tahun mendatang.

Pajak PBB-P2 semenjak dilimpahkan penangananya dari KPP Pratama tahun 2014 membawa permasalahan diantaranya permasalahan tunggakan piutang yang cukup tinggi sebesar 25 M dan saat ini tunggakan PBB-P2 mencapai 54 M.

Sehingga diperlukan langkah-langkah strategis dalam menangani PBB-P2 yang perlu mendapatkan dukungan dari para Perbekel dan Lurah se-Kabupaten Karangasem sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan terdekat kepada masyarakat.

“Maka pada hari ini kita berkumpul untuk berkomitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan dari tahap pendistribusian SPPT sampai dengan pembayaran. Untuk meningkatkan penerimaan Pajak PBB-P2 saya mengharuskan setiap BUMDES untuk melayani pembayaran PBB-P2 bekerja sama dengan BPD Bali,” tegasnya.

Bupati meminta BUMSED untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat dengan jemput bola sehingga memudahkan masyarakat dalam melaksanakan pembayaran PBB-P2. Melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat untuk melaksanakan pemutakhir data sehingga tanah yang sudah ada bangunan maupun berpindah kepemilikan dapat didaftarakan sehingga data base menjadi lebih valid.

Dalam pemaparannya, Bupati Gede Dana menyebutkan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang potensial, dimana penerimaan sektor PBB P2 menjadi salah satu potensi yang dapat membantu pembiayaan pembangunan di Kabupaten Karangasem.

“Oleh karena itu, dalam hal ini tentunya kita harus terus melakukan upaya peningkatan penerimaan dari sektor pajak PBB P2 ini,” kata Bupati.

Untuk memastikan komitmen dalam optimalisasi pemungutan pajak ini, dilaksanakan juga penandatangan Surat Pernyataan Komitmen perwakilan dari Perbekel masing-masing Kecamatan serta dilanjutkan pemberian materi dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali tentang aplikasi dan mekanisme pembayaran PBB-P2.( MT -001)

Pantau Pengerjaan Lapangan Stadion IGKJ, Ada Harapan Bupati Gede Dana Bangkitkan Sepak Bola Gumi Lahar

Amlapura, MatahariTimur – Bupati Karangasem, I Gede Dana meninjau progres beberapa pengerjaan proyek salah satunya adalah proyek lapangan stadion I Gusti Ketut Jelantik, yang kini tengah mencapai 52 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gede Dana didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem, I Wayan Sutrisna melihat secara langsung pengerhaan untuk memastikan kualitas pengerjaan proyek agar sesuai dengan yang diharapkan.

“Secara umun berjalan sesuai dengan harapan, saya juga mengingatkan agar kualitas proyek ini benar – benar sesuai dengan perencanaan sehingga kedepan bisa difungsikan secara maksimal, target kita kedepan agar stadion ini bisa dilirik untuk dipakai event berskala nasional, ” ujarnya disela – sela peninjauan, Selasa (3/10/2023).

Pantauan dilokasi, proyek penataan stadion saat ini masih berlangsung, terlihat jalur lingkar diluar stadion sudah tertata cukup rapi dan dipasangi paping. Bahkan ada rencana kedepannya kegiatan Car Free Day akan dialihkan dari jalur 11 ke seputaran stadion apabila proses penataan telah rampung.

Lebih jauh, pria asal Abang, Karangasem ini juga memiliki harapan untuk menghidupkan sepak bola Gumi lahar dengan cara menata kembali lapangan – lapangan umum yang ada disetiap Kecamatan di Kabupaten Karangasem untuk mencetak bibit – bibit pemain sepak bola di Karangasem.

“Setiap kecamatan kan ada lapangan umum, itu akan kita tata kedepan, untuk mencetak bibit pemain sepak bola di Karangasem kedepannya, ” terang Bupati Gede Dana.

Selain proyek stadion, Bupati Gede Dana juga melihat pengerjaan renovasi wantilan Disdikpora, disana Bupati sempat menyoroti sejumlah titik pegerjaan serta memberikan beberapa masukan terkait sentuhan disain yang akan dikerjakan. Ia juga menyempatkan melihat dan ngobrol bersama staf sebelum meninjau proyek stadion. ( MT -001)