27.3 C
Bali
16 Desember 2025

Sebagai Wujud Menjaga Kesucian Pantai serta Perwujudan Kasih terhadap Binatang, Bupati Gelar Persembahyangan Bersama

Amlapura, MatahariTimur – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkofimda) Karangasem melaksanakan kegiatan upacara persembahyangan bersama di Pantai Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem, Sabtu (27/8) kemarin. Upacara persembahyangan dilaksanakan serangkaian Tumpek Uye dan Segara kerthi itu dipuput langsung oleh Jro Mangku Nyoman Pura. Dalam upacara turut dihadiri, kepala Perangkat Daerah beserta staf serta kepala instansi Vertikal, BUMD, BUMN, Bendesa Madya Bendesa Alitan dan prajuru Desa Adat Jasri serta masyarakat sekitar.

Bupati Karangasem, I Gede Dana, mengungkapkan, Rainan Tumpek Uye atau Tumpek Kandang merupakan salah satu media bagi umat Hindhu untuk lebih mendekatkan lagi kepada sang pencipta, serta memuja keagungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui pemeliharaan atas ciptaan-Nya berupa binatang ternak atau peliharaan.

“Perayaan Tumpek Uye ini, sebagai umat Hindu adalah memuja keagungan sang pencipta sebagai Siva atau Pasupati, yang memelihara semua makhluk di alam semesta ini. Pemujaan ini diwujudkan dengan memberikan upacara selamatan terhadap semua bintang, khususnya binatang ternak atau piliharaan,” Ucapnya.

Menurut, Gede Dana, dalam agama Hindu banyak pelaksanaan hari-hari raya keagamaan. Di antara demikian banyak hari-hari raya Hindu, satu di antaranya adalah hari untuk memuja keagungan Tuhan Yang Maha Esa melalui pemeliharaan atas ciptaan-Nya berupa binatang ternak atau peliharaan yang disebut Tumpek Kandang atau Hari Tumpek Uye ini.

“Upacara Tumpek Uye ini untuk memuja keagungan Tuhan Yang Mahaesa sebagai Siva atau Pasupati, yang memelihara semua makhluk di alam semesta ini. Pemujaan kepada Tuhan Yang Mahaesa ini diwujudkan dengan memberikan upacara selamatan terhadap semua bintang, khususnya binatang ternak atau peliharaaan. Jadi, upacara selamatan kepada binatang dimaksud untuk menumbuhkan rasa kasih sayang kepada semua binatang, khususnya binatang ternak atau piaraaan.

Dia menjelaskan, dalam kaitan perayaan nilai nilai tradisi masyarakat Bali melalui perayaan Tumpek Uye, Pemerintah Kabupaten Karangasem disamping merayakan kegiatan secara niskala maka kegiatan sekala diisi dengan program kegiatan vaksinasi hewan peliharaan yg dilakukan oleh instansi teknis terkait seperti vaksinasi yang dilakukan dalam mengantisipasi penularan penyakit PMK. “Semoga kegiatan perayaan Tumpek Uye dapat memberikan. Nilai manfaat baik secara niskala maupun sekala mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bersamaan dengan upacara Tumpek Uye, juga dilaksanakan upacara segara kerthi yang bermakna untuk menjaga kesucian atau kelestarian pantai dan lautan serta berbagai sumber-sumber alam yang ada didalamnya. Karena lautan memegang peranan yang penting pada kehidupan di bumi ini.

“Sebab, secara niskala Segara Kerthi dilaksanakan dengan melaksanakan berbagai upakara yang terkait dengan pembersihan-penyucian lautan secara niskala, serta melestarikan pura-pura segara. Tujuannya adalah menjaga vibrasi energi positif pada samudera,” katanya.( MT – 001)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles