Bhubaneswar, Matahari Timur — Tokoh Gandhian asal Bali, Indonesia, Padma Shri Ida Rsi Putra Manuaba (Agus Indra Udayana), melakukan kunjungan kehormatan kepada Yang Mulia Gubernur Odisha di Raj Bhavan, Bhubaneswar, pada Kamis (6/11) siang.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh makna, membahas upaya mempererat hubungan budaya dan spiritual antara Odisha dan Bali, dua wilayah yang memiliki ikatan sejarah panjang sejak masa kejayaan maritim kuno Kalinga.
Dalam kesempatan tersebut, Ida Rsi Putra Manuaba menyampaikan kekagumannya terhadap warisan budaya dan nilai-nilai spiritual Odisha, yang menurutnya memiliki kedekatan mendalam dengan tradisi dan filosofi kehidupan masyarakat Bali. Ia juga menegaskan pentingnya menghidupkan kembali hubungan budaya dan kemanusiaan yang telah lama menyatukan kedua daerah.
Yang Mulia Gubernur Odisha, yang dikenal sebagai pendukung ajaran Mahatma Gandhi dan penggerak dialog lintas budaya, menyambut kunjungan tersebut dengan penuh antusias. Gubernur menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Ida Rsi Putra Manuaba dalam menyebarkan pesan perdamaian dan ajaran Mahatma Gandhi di Indonesia melalui kegiatan sosial dan spiritual di berbagai ashram yang dipimpinnya.
Kedua tokoh sepakat memperkuat kerja sama di bidang kebudayaan, pendidikan, dan pertukaran ilmiah, dengan menekankan pentingnya hubungan antarmasyarakat (people-to-people connection). Salah satu hasil konkret dari pertemuan ini adalah munculnya gagasan membentuk Program Pertukaran Cendekiawan dan Budaya (Scholar and Cultural Exchange Programme) antara Odisha dan Indonesia. Program ini diharapkan dapat mempererat pemahaman antarbangsa sekaligus menghidupkan kembali semangat maritim dan nilai-nilai perdamaian yang pernah menghubungkan Kalinga dan Bali.
Usai pertemuan di Raj Bhavan, delegasi melanjutkan audiensi dengan Sekretaris Utama Pemerintah Odisha, Ibu Rupa Roshan Sahu, IAS, yang menyatakan komitmen penuh untuk menindaklanjuti hasil pembicaraan tersebut. Dalam pertemuan itu, juga disepakati rencana pendirian “Kursi Indonesia” (Indonesian Chair) di Ramadevi Women’s University sebagai simbol persahabatan akademik antara kedua wilayah.
Kunjungan bersejarah ini menjadi tonggak penting dalam memperkokoh hubungan budaya, akademik, dan spiritual antara Indonesia dan India, khususnya antara Bali dan Odisha.
Dalam pernyataannya, Ida Rsi Putra Manuaba menegaskan makna kunjungan ini sebagai jembatan kemanusiaan yang menghubungkan masa lalu dan masa depan:
“Selama lebih dari sepuluh tahun saya hidup di Odisha, saya menyaksikan betapa kuatnya nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas di sini. Melalui kerja sama pendidikan dan kebudayaan, kita dapat membangun kembali jembatan masa lalu menjadi lembaran indah masa kini — demi persaudaraan dan kemajuan bersama.” (MT-003)

