22.1 C
Bali
31 Agustus 2026

Ngaben Massal di Kalianget Diikuti 44 Sawa, Bupati Sutjidra Serahkan Bantuan

Buleleng, MatahariTimur – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Massal yang digelar masyarakat Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng, Rabu (26/8/2026). Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama jajaran hadir memenuhi undangan sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan upacara adat dan keagamaan tersebut.

Kehadiran Bupati Sutjidra disambut hangat oleh keluarga dan krama yang melaksanakan rangkaian upacara. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Buleleng dengan masyarakat, khususnya dalam menjaga kedekatan dan kebersamaan dalam berbagai kegiatan adat dan keagamaan.

Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Massal ini diikuti oleh 44 sawa, sementara rangkaian ngeraphu diikuti 50 sawa. Pelaksanaan secara massal menjadi salah satu bentuk kebersamaan masyarakat dalam menjalankan kewajiban keagamaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong antar-krama.

Puncak karya pengabenan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan dengan berpedoman pada tata pelaksanaan adat dan agama Hindu yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Upacara Pitra Yadnya secara bersama-sama. Menurutnya, pelaksanaan upacara tidak hanya memiliki makna spiritual bagi keluarga yang melaksanakan, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberadaan adat dan budaya Bali.

Bupati berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam pelaksanaan Pitra Yadnya dapat terus dipahami dan diwariskan kepada generasi muda. Dengan demikian, tradisi dan adat Bali dapat tetap hidup, berkembang, dan lestari meskipun masyarakat menghadapi berbagai perubahan serta perkembangan zaman.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan karya pengabenan massal tersebut, Bupati Sutjidra juga menyerahkan bantuan dana yang diterima langsung oleh ketua panitia. Dukungan ini diharapkan dapat membantu kelancaran seluruh rangkaian upacara sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga tradisi, adat, serta budaya Bali. (MT-Sug)

 

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles